• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEK SEDATIF DARI FRAKSI METANOL BIJI OROK- OROK (Crotalaria juncea L.) PADA MENCIT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "EFEK SEDATIF DARI FRAKSI METANOL BIJI OROK- OROK (Crotalaria juncea L.) PADA MENCIT"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

i

EFEK SEDATIF DARI FRAKSI METANOL BIJI

OROK-OROK (

Crotalaria juncea

L.) PADA MENCIT

SKRIPSI

Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S. Farm.)

Diajukan Oleh:

SITI MUSYAROFAH

1208010062

Fakultas Farmasi

(2)
(3)
(4)
(5)

v

MOTO

Belajarlah dari kehidupan kita serta lihatlah sekeliling kita agar

menjadikan diri ini lebih baik lagi.

Apapun yang terjadi pada diri kita itulah skenario yang telah Allah

tulis, maka petiklah nilai yang positif untuk menghadapi masa

yang akan datang sehingga menjadikan akhlak kita senantiasa

diridhai Allah SWT.

(6)

PERSEMBAHAN

Dengan menyebut nama Allah SWT Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

rasa syukur saya kepada Allah SWT tiada henti-hentinya, atas rahmat dan

karuniaNya, penyusunan skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

Dengan penuh kasih sayang skripsi ini penulis persembahkan kepada kedua orang

tua penulis yang telah bekerja keras, mendoakan dan memberikan penulis yang

terbaik dalam segala hal. Perjuangan dan pengorbanannya menjadikan semangat

penulis dalam menjalankan kehidupan ini. Kepada kakak-kakak penulis yang

tercinta yang memberikan dorongan semangat dan nilai-nilai kehidupan semoga

selalu menjungjung tinggi nilai kehidupan.

Penulis juga mempersembahkan skripsi ini kepada teman-teman Fakultas

Farmasi, semoga semua hal baik yang didapat dapat disalurkan dan dibagikan

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbalalamin segala puji bagi Allah atas rahmat dan

inayahNya, dan salawat serta salam saya haturkan kepada junjungan Nabi

Muhammad SAW, yang membawa kita dari jaman jahiliyah ke jaman sekarang

ini. Atas segala pertolonganNya dan RidhloNya, sehingga penulis dapat

menyelesaikan penelitian skripsi dengan judul ‘’EFEK SEDATIF DARI FRAKSI METANOL BIJI OROK-OROK (Crotalaria juncea L.) PADA MENCIT’’.

penelitian ini digunakan sebagai salah satu syarat dalam mencapai derajat sarjana

Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Penyelesaian skripsi ini tidak terlepas dari bantuan semua pihak yang tidak dapat

disebutkan satu persatu, untuk itu dengan kerendahan hati penulis menyampaikan

rasa hormat dan terimakasih banyak kepada:

1. Bapak Dr. Agus Siswanto, M.Si., Apt selaku Dekan Fakultas Farmasi

Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

2. Ibu Dr. Asmiyenti Djaliasrin Djalil, M.Si selaku Pembimbing I, yang telah

memberi kesempatan, menjadi guru inspirasi serta meluangkan waktunya

untuk membimbing saya dan saran dalam menyelesaikan skripsi ini.

3. Ibu Erza Genatrika, M.Sc., Apt. selaku dosen pembimbing II, yang telah

memberi kesempatan, memotivasi dan meluangkan waktu untuk

membimbing saya dan saran dalam menyelesaikan skripsi ini.

4. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Farmasi yang telah mengamalkan ilmu bagi

penulis selama menuntut ilmu di Fakultas Farmasi Universitas

Muhammadiyah Purwokerto.

5. Bapak Rochmadi selaku laboran di Laboratorium Biologi Fakultas Farmasi

yang membantu sampai selesainya skripsi ini.

6. Bapak dan Ibu yang telah memberikan pelajaran kehidupan, memotivasi

dalam meraih cita-cita.

7. Kakak-kakakku tercinta yang senantiasa mensuport dan mendukung saya

(8)

8. Sahabat-sahabatku terimakasih atas semangat dan diskusi yang mendukung

penyelesaian skripsi ini.

9. Partnerku yang spesial Bayu Satria N.P yang selalu memberi arahan ketika

dalam penulisan skripsi ini mengalami kendala.

10. Seluruh warga kost Wisma Hidayah yang selama ini menghiasi hari-hari

penulis.

Semoga Allah SWT memberikan balasan yang melimpah, yang lebih

baik atas semua yang diberikan kepada penulis. Semoga karya tulis ini dapat

(9)

ix

ABSTRAK

Insomnia merupakan gangguan ketidakmampuan untuk mensuplai kebutuhan tidur. Insomnia juga dikaitkan dengan gangguan psikologik misalnya terjadinya depresi, ansietas, dan penurunan daya ingat, karena pada dasarnya tidur berguna untuk resusitasi otak dan konsolidasi daya ingat. Pemilihan terapi insomnia di Desa Lembarawa Brebes secara empiris, biasanya menggunakan biji orok-orok (Crotalaria juncea L.) sebagai sedatif, adapun kandungannya sebagai efek sedatif yaitu alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa biji orok-orok (Crotalaria juncea L.) memiliki potensi sebagai efek sedatif dengan dosis yang tepat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah posstest-only control group design. Mencit dibagi menjadi 6 kelompok dari 18 ekor mencit, kelompok I (fenobarbital) kelompok II (Na CMC 1%) , kelompok III fraksi metanol (25 mg/kgbb), kelompok IV fraksi metanol (50 mg/kgbb), kelompok V fraksi metanol (75 mg/kgbb), dan kelompok VI fraksi metanol (100 mg/kgbb). Pengamatan daya cengkeram mencit, reflek balik badan mencit, diameter pupil mata mencit dianalisis secara deskriptif, dan daya jatuh mencit dianalisis secara statistik menggunakan uji one way ANOVA dengan bantuan software SPSS 16.0 for window. Hasil analisis data uji statistik one way ANOVA p=0.082 (p>0.05) yang berarti menunjukkan tidak adanya perbedaan yang bermakna dengan kelompok fenobarbital. Dari variasi dosis yang telah diujikan, kadar setengah dosis telah mampu memberikan efek sedatif dan dosis 2 kali normalnya memberikan efek terkuat, sehingga secara efek empirisnya dapat dibuktikan.

(10)

ABSTRACT

Insomnia is a disruption that can not supply the needs of sleeping. Insomnia is also having connection by the disruption of psychology such as depresion, anxiety, and derivation memory because sleeping is usefull for brain resusitation and rememberance consolidation. Choosing insomnia therapy at Lembarawa, Brebes is empirically usually using orok-orok seed (Crotalaria juncea L.) as sedative, these seeds contain as alcoloid. This research is aimed for improving that seeds (Crotalaria juncea L.) has potential as sedative effect by giving right dosis. This methodology research is posstest-only group design. The mice are devided in to 6 groups of 18 mice, group I (phenobarbital), group II (Na CMC 1%), group III methanol fraction (25 mg/kgbb), group IV methanol fraction (50 mg/kgbb), group V methanol fraction (75 mg/kgbb), and group VI methanol fraction (100

mg/kgbb). Observing of mouse’s grip power, return mouse’s reflect, diameter mouse’s pupil are analyzed descriptively, and power of mouse’s fall down is

analyzed statistics using one way ANOVA by assist of software SPSS 16.0 for window. The result of statistics data one war ANOVA p=0.082 (p>0.05) is showing which there is no differences of phenobarbital group. By doses variation is examined, a half of doses has be able to give sedative effect and twice normally doses gives strength effect, so empirically the effect is proofed.

(11)

xi

RIWAYAT HIDUP

Nama : Siti Musyarofah

Tempat, tanggal lahir : Brebes, 14 Agustus 1991

Nama Ayah : Muhasyim

Nama Ibu : Khuzaemah

Nama Kakak : Komarudin, S.E

Samsul Ma’ruf, S.E Fatkhuri

Ahmad Basori

Bastanul Arifin, Amd

Khaerul Iman, S.T

Riwayat Pendidikan:

SD : SDN Lembarawa 01

SMP : SMPN Brebes 02

SMK : SMK Al-Ikhlash Kota Tegal Program Keahlian Farmasi

(12)

DAFTAR ISI

B. Perumusan Masalah ... 3

C. Tujuan Penelitian ... 3

D. Manfaat Penelitian ... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 4

A. Tanaman Orok-orok ... 4

B. Sedatif ... 5

C. Ekstrak dan Fraksi ... 6

(13)

xiii

2. Variabel bebas ... 9

3. Variabel terkendali ... 10

C. Definisi Operasional... 10

D. Waktu dan Tempat Penelitian ... 11

E. Bahan dan Alat ... 11

1. Alat ... 11

2. Bahan... 11

F. Cara Penelitian ... 11

1. Pengumpulan bahan ... 11

2. Determinasi tanaman ... 12

3. Perijinan etichal clearance ... 12

4. Pembuatan simplisia ... 12

5. Pembuatan ekstrak ... 12

6. Fraksinasi ekstrak metanol ... 13

7. Penentuan dosis ... 13

8. Pembuatan larutan Na CMC 1% ... 15

9. Uji aktivitas sedatif ekstrak ... 15

10.Uji aktivitas sedatif fraksinasi ekstrak ... 16

(14)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Hasil Organoleptis... 20

Tabel 2. Data Penurunanan Daya Cengkeram Mencit Uji Fraksinasi ... 22

Tabel 3. Data Pengamatan Diameter Pupil Mata Mencit Uji Fraksinasi .... 23

Tabel 4. Data Pengamatan Reflek Balik Badan Mencit Uji Fraksinasi ... 24

Tabel 5. Data Pengamatan Banyaknya Mencit Terjatuh Uji Fraksinasi ... 25

Tabel 6. Data Penurunan Daya Cengkeram Pada Uji Aktivitas Ekstrak .... 34

Tabel 7. Data Pengamatan Diameter Pupil Mata Pada Uji Aktivitas

Ekstrak ... 35

Tabel 8. Data Pengamatan Reflek Balik Badan Pada Uji Aktivitas

Ekstrak ... 35

Tabel 9. Data Pengamatan Banyaknya Mencit Terjatuh Pada Uji Aktivitas

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1. Biji orok-orok (Photo by Shri Ram College of Pharmacy et al.,

2014) ... 5

Gambar 2. Tumbuhan biji orok-orok ... 44

Gambar 3. Seperangkat alat desilasi ... 44

Gambar 4. Proses maserasi ... 44

Gambar 5. Fraksinasi metanol dan N-heksan ... 45

Gambar 6. Fraksinasi metanol dan etil asetat... 45

Gambar 7. Hasil fraksinasi (N-heksan, metanol, dan etil asetat) ... 45

Gambar 8. Fraksi metanol ... 46

Gambar 9. Seperangkat alat evaporator ... 46

Gambar 10. Perlakuan uji ekstrak ... 47

Gambar 11. Perlakuan uji fraksi... 47

Gambar 12. Uji pupil mata mencit ... 47

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Hasil determinasi tumbuhan ... 32

Lampiran 2. Perhitungan rendemen ekstrak dan fraksinasi ... 33

Lampiran 3. Hasil data uji aktivitas ekstrak biji orok-orok ... 34

Lampiran 4. Hasil data uji aktivitas ekstrak biji orok-orok ... 35

Lampiran 5. Analisis data daya jatuh mencit pada uji aktivitas ekstrak ... 37

Lampiran 6. Analisis lanjutan daya jatuh ‘post hock ... 38

Lampiran 7. Analisis data daya jatuh mencit pada uji fraksinasi ... 39

Lampiran 8. Analisis lanjutan pada daya jatuh mencit pada uji fraksinasi .. 40

Lampiran 9. Analisis lanjutan pada daya jatuh mencit pada uji fraksinasi .. 41

Lampiran 10. Analisis lanjutan pada daya jatuh mencit pada uji fraksinasi 42 Lampiran 11. Gambar tumbuhan, alat destilasi dan proses ekstraksi ... 43

Lampiran 12. Gambar proses fraksinasi dan hasil fraksinasi ... 44

Lampiran 13. Gambar hasil fraksi metanol dan alat evaporator ... 45

Lampiran 14. Gambar uji aktivitas sedatif ... 46

Lampiran 15. Perhitungan dosis ekstrak ... 47

Lampiran 16. Perhitungan dosis fraksi... 48

Lampiran 17. Perhitungan larutan stok dosis ekstrak ... 49

Lampiran 18. Perhitungan larutan stok dosis fraksinasi ... 50

Gambar

Tabel 1. Hasil Organoleptis........................................................................

Referensi

Dokumen terkait

UJI ANALGESIK FRAKSI ETANOL-HEKSAN EKSTRAK METANOL-AIR DAUN Macaranga tanarius DENGAN METODE GELIAT PADA MENCIT GALUR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hepatoprotektif pemberian jangka pendek 6 jam fraksi heksan-etanol dari ekstrak metanol-air daun Macaranga tanarius(L.)

Oleh karena itu, dengan penambahan bahan organik berupa pupuk kandang dan Crotalaria juncea diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil serta menurunkan

Berdasarkan penelitian Choi et.al, 1996 bahwa pada fraksi diklorometan dan etil asetat ekstrak metanol biji Cassia lora menunjukkan aktivitas peredaman radikal bebas terhadap

Setelah dilakukan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji LSD terbukti bahwa pemberian fraksi heksan maupun fraksi metanol ekstrak biji pepaya lokal Bali yang masih muda

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperglikemik air seduhan biji kebiul (Caesalpinia bonduc (L.) Roxb.) pada mencit putih jantan yang diinduksi

n -heksana, kloroform, dan metanol biji pepaya selama 20 hari (Tabel 2) Pada penelitian sebelumnya disebutkan bahwa fraksi benzen biji pepaya yang diberikan secara oral

Penelitian Satriyasa [9], menunjukkan bahwa fraksi metanol dan fraksi n-heksana biji pepaya dapat menghambat spermatogonia mencit jantan, pada penelitian kali ini akan