HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP IKLAN OBAT BATUK DI TELEVISI DENGAN PERILAKU SWAMEDIKASI MASYARAKAT DI KABUPATEN BANYUMAS SKRIPSI

Teks penuh

(1)

1

HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP IKLAN OBAT BATUK DI

TELEVISI DENGAN PERILAKU SWAMEDIKASI MASYARAKAT

DI KABUPATEN BANYUMAS

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu

Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm)

Diajukan Oleh :

SUBIANTO DANANGJOYO NUGROHO

1208010099

Fakultas Farmasi

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

2016

(2)

2 aii

(3)

3 iii

(4)

4 iv

(5)

5

PERSEMBAHAN

Puji syukur panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan petunjuk dan kemudahan, sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik dan lancar.

Skripsi ini penulis persembahkan untuk:

Kedua Orang Tuaku

Terimakasih atas segala doa, saran, bimbingan , motivasi, kasih sayang dan pengorbanan yang tidak ada habisnya yang selalu diberikan kepada penulis untuk

mencapai kesuksesan dan mimpinya. Hanya Allah SWT yang akan membalas dengan balasan terindah dan terbaik terutama kedua Orang Tua.

Kakak dan Adekku Tercinta

Terima kasih atas doa, saran, semangat dan keceriaan disaat penulis merasa bosan dan jenuh.

Seluruh Dosen dan Karyawan Farmasi

Terima kasih atas segala ilmu dan manfaat yang telah diberikan kepada penulis.

Terima kasih untuk semua teman Farmasi angkatan 2012 yang telah berjuang bersama saat sedih dan bahagia.

v

(6)

6

MOTTO

Mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan (Soichiro Honda)

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang- orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah

(Thomas Alfa Edison)

Usaha kita harus menciptakan sesuatu yang baru sehingga mendahului saingan (Akoi Morita)

Jika Anda terlahir miskin itu bukan kesalahan anda, tapi jika nada mati miskin itu kesalahan anda (Bill Gates)

Maksimalkanlah masa mudamu untuk bekerja keras pada segala hal supaya ketika tua kamu bisa memetik hasilnya dengan rasa senang

vi

(7)

7

PRAKATA

Segala puji bagi Allah SWT atas rahmat, petunjuk dan kemudahan yang telah diberikan dalam penyusun skripsi yang berjudul “Hubungan Persepsi Terhadap

Iklan Obat Batuk Di Televisi Dengan Perilaku Swamedikasi Masyarakat Di

Kabupaten Banyumas”. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk syarat untuk mencapai gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Penulis sepenuhnya menyadari bahwasannya terselesaikannya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan rasa terimakasih kepada:

1. Bapak Dr. Syamsuhadi Irsyad, S.H., M.H. selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

2. Bapak Dr. Agus Siswanto, M.Si., Apt selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

3. Bapak Anjar Mahardian Kusuma, MSc., Apt selaku dosen Pembimbing I terimaksih atas bimbingan dan arahannya.

4. Ibu Githa Fungie Galistiani, M.Si., Apt selaku dosen Pembimbing II terimaksih atas bimbingan dan arahannya.

5. Seluruh Dosen dan Staf Karyawan Fakultas Farmasi Unversitas Muhammadiyah Purwokerto.

6. Kedua orang tua terimakasih atas kesabarannya, doa, dan dukungannya sampai selesai skripsi ini.

7. Kakak dan adikku yang selalu memberi semangat dan motivasi kepadaku. 8. Sahabat-sahabatku terimakasih atas kebersamaan, kekeluargaan, canda tawa

dan semangat yang kalian berikan selama ini.

9. Teman-teman Farmasi agkatan 2012 terimakasih atas kebersamaan dan kekeluargaan yang kalian berikan selama ini.

10. Semua pihak yang telah membantu hingga selesainya skripsi ini.

vii

(8)

8 viii

(9)

9

ABSTRAK

Pengobatan sendiri adalah upaya seseorang untuk mengurangi gejala tanpa menggunakan resep dokter. Pravelensi pengobatan sendiri di Indonesia tahun 2013 sebesar 63,13% dan di provinsi Jawa Tengah sebesar 57,45%. Perilaku pengobatan sendiri kemungkinan dapat dipengaruhi oleh persepsi terhadap iklan obat di televisi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis persepsi terhadap iklan obat batuk di televisi, menganalisis perilaku swamedikasi dan menganalisis hubungan persepsi terhadap iklan obat batuk di televisi dengan perilaku swamedikasi masyarakat di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penetapan sampel menggunakan multistage sampling dan untuk pengambilan sampel menggunakan

accidental sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan memiliki persepsi yang baik (86%) dan perilaku yang baik (88%). Berdasarkan analisa korelasi dengan uji Lambda diperoleh nilai p value 0,003 < 0,05 yang menunjukkan terdapat hubungan antara persepsi terhadap iklan obat batuk di televisi dengan perilaku swamedikasi dan memiliki nilai korelasi 0,714 yang menunjukkan memiliki korelasi sedang. Kesimpulan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi yang baik terhadap iklan obat batuk di televisi, perilaku swamedikasi yang baik dan terdapat hubungan antara persepsi terhadap iklan obat batuk di televisi dengan perilaku swamedikasi masyarakat di Kabupaten Banyumas.

Kata Kunci: iklan obat batuk, swamedikasi, persepsi, perilaku

ix

(10)

10

ABSTRACT

Self-medication is a person effort to reduce a light symptom without doctor prescription. Prevalence of self-medication in Indonesia in 2013 was 63, 13% and in Central Java Province was 57, 45%. The behavior of self-medication might be influenced by people’s perception of medicine advertisement in television. The aim of this study was to analyze people’s perception of cough medicine advertisement in television, the people’s behavior of self-medication, and the correlation of people’s perception of cough medicine advertisement in television and the people’s behavior of self-medication in Banyumas regency. This research was an analytic study with cross sectional design. Multistage sampling was used in determining sample. In taking the sample, researcher used accidental sampling. In getting the data, researcher applied questionnaire. The result of the study shows that people who have good self-medication perception is 86%, good behavior of self-medication is 88%. Based on correlation analysis using Lambda test, the p value 0, 0003 < 0, 05 represents that there is a correlation between people perception to the cough medicine advertisement in television and self-medication behavior. The correlation value 0, 714 indicates that it has average correlation. The conclusion of the study is that most of the respondents have good perception to the cough medicine advertisement in television and good behavior of self-medication. There is a correlation between people perception to the cough medicine in television and people self-medication in Banyumas regency.

Key words: cough medicine advertisement, self-medication, perception, behavior

x

(11)

11

RIWAYAT HIDUP

Nama

Tempat/Tanggal Lahir

Jenis Kelamin

Agama

Alamat Rumah

:

:

:

:

:

SUBIANTO DANANGJOYO NUGROGO

Banyumas, 30 September 1994

Laki-laki

Islam

Desa Dawuhanwetan RT 04/ RW 01, Kecamatan

Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Provinsi

Jawa Tengah

Riwayat Pendidikan:

1. 1999 - 2000 : TK Diponegoro Dawuhanwetan

2. 2000 - 2006 : SD N 1 Keniten

3. 2006 - 2009 : SMP N 2 Kedungbanteng

4. 2009 - 2012 : SMA N Baturraden

5. 2012 - 2016 : Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto

xi

(12)

12

DAFTAR ISI

halaman

HALAMAN JUDUL ...

HALAMAN PERSETUJUAN ...

HALAMAN PENGESAHAN ...

HALMAN PERNYATAAN ...

HALAMAN PERSEMBAHAN ...

MOTTO ... A. Latar Belakang Masalah ... B. Perumusan Masala ... C. Tujuan Penelitian ... D. Manfaat Penelitian ... 1. Bagi Peneliti ... 2. Bagi Masyarakat ... 3. Bagi Instansi Pendidikan ... 4. Bagi Pemerintah ...

(13)

13 3. Televisi Sebagai Salah Satu Iklan ...

4. Peraturan Periklanan ... B. Swamedikasi ...

BAB III. METODE PENELITIAN ... A. Jenis dan Rancangan Penelitian ... B. Definisi Variabel Operasional ... C. Tempat dan Waktu Penelitian ... D. Bahan dan Alat ... a. Kriteria Persepsi Iklan Obat di Televisi ... b. Kriteria Perilaku Swamedikasi ... 3. Uji Instrumen ...

(14)

14 a. Tahap Survey ...

b. Pembuatan Kuesioner ... c. Pembuatan Surat Perijinan ... 2. Tahap Pelaksanaan Penelitian ... a. Penyebaran Kuesioner ... b. Skema Penelitian ... F. Pengolahan Data ... G. Analisis Data ... 1. Analisis Univariat ... 2. Analisis Bivariat ...

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... A. Uji Validitas dan Reliabilitas... B. Karakteristik Responden ... 1. Jenis Kelamin ... 2. Umur ... 3. Tingkat Pendidikan ... 4. Satus Pekerjaan ... C. Lama Waktu Responden Menonton Televisi Tiap Hari ... D. Frekuensi Melihat Iklan Obat Batuk di Televisi dalam Tiga

Bulan Terakhir ... E. Iklan Obat Batuk yang Sering dilihat di Televisi dalam Tiga

Bulan Terakhir ... F. Sumber Informasi yang Paling Mendukung Melakukan

Swamedikasi ... G. Persepsi terhadap Iklan Obat Batuk di Televisi ... H. Perilaku Swamedikasi ... I. Hubungan antara Persepsi terhadap Iklan Obat Batuk di

Televisi dengan Perilaku Swamedikasi ...

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... A. Kesimpulan ...

(15)

15

DAFTAR PUSTAKA ...

LAMPIRAN ...

47 53

xv

(16)

16

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1. Definsi Variabel Operasional ...

Tabel 2. Daftar Desa dan Masyarakat yang Berusia > 17 Tahun ... Tabel 3. Kriteria Skala Likert Persepsi ... Tabel 4. Kriteria Interpretasi Skor Persepsi ... Tabel 5. Kriteria Skala Likert Perilaku ... Tabel 6. Kriteria Interpretasi Skor Perilaku ... Tabel 7. Jenis Kelamin ... Tabel 8. Umur ... Tabel 9. Tingkat Pendidikan ... Tabel 10. Status Pekerjaan ... Tabel 11. Lama Waktu Responden Menonton Televisi Tiap Hari ... Tabel 12. Frekuensi Melihat Iklan Obat Batuk di Televisi dalam Tiga

Bulan Terakhir ... Tabel 13. Iklan Obat Batuk yang Sering dilihat di Televisi dalam Tiga

Bulan Terakhir ... Tabel 14. Sumber Informasi yang Paling Mendukung Melakukan

Swamedikasi ... Tabel 15. Persepsi terhadap Iklan Obat Batuk di Televisi ... Tabel 16. Perilaku Swamedikasi ... Tabel 17. Hubungan antara Persepsi terhadap Iklan Obat Batuk di

Televisi dengan Perilaku Swamedikasi ...

20

(17)

17

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman Lampiran 1. Lembar Informasi dan Ketersediaan ...

Lampiran 2. Lembar Kuesioner ... Lampiran 3. Blueprint Kuesioner ... Lampiran 4. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner ... Lampiran 5. Analisis Data ... Lampiran 6. Persetujuan Etik Penelitian dari Fakultas Kedokteran

Universitas Jendral Soedirman ... Lampiran 7. Surat Pengantar Ijin Validasi Kuesioner dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto ... Lampiran 8. Surat Ijin Validasi dari KESBANGPOL ... Lampiran 9. Surat Keterangan Telah Melakukan Validasi Kuesioner

di Desa Dukuhwaluh ... Lampiran 10. Surat Pengantar Ijin Penelitian dari Fakultas

Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto ... Lampiran 11. Surat Perijinan Penelitian dari KESBANGPOL ... Lampiran 12. Surat Perijinan Penelitian dari BAPPEDA ... Lampiran 13. Surat Perijinan Penelitian dari DINKES ... Lampiran 14. Surat Perijinan Penelitian dari Kecamatan Wangon ... Lampiran 15. Surat Perijinan Penelitian dari Desa Wangon ... Lampiran 16. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian di

Desa Wangon ... Lampiran 17. Surat Ijin Pengambilan data dari KESBANGPOL ... Lampiran 18. Dokumentasi Penelitian ...

54

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...