BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan perumahan maka
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian Kepustakaan adalah pengumpulan data dengan cara mencari, menghimpun, mempelajari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier, terutama
Bahan hukum sekunder merupakan bahan hukum yang digunakan untuk membantu menjelaskan dan memahami bahan hukum primer. Bahan hukum sekunder yang digunakan antara lain
Data sekunder dalam penelitian hukum adalah data yang diperoleh dari hasil penelaahan kepustakaan atau penelaahan terhadap berbagai literatur atau bahan pustaka yang
Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan (library studies) atau dikenal juga dengan nama studi dokumen. Data sekunder berupa bahan hukum primer
Data Sekunder merupakan data yang diperoleh dari bahan-bahan kepustakaan tentang (1) Pemerintahan Daerah dan Otonomi Daerah; (2) Peraturan yang mencakup
Studi kepustakaan dilakukan untuk mempelajari bahan hukum primer yang berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder yang berupa pendapat hukum dan pendapat
Dalam penelitian Hukum Normatif atau kepustakaan, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka terhadap bahan-bahan hukum, baik bahan hukum primer , bahan
Jenis data sekunder adalah jenis data yang digunakan diperoleh melalui studi kepustakaan dan mengumpulkan bahan- bahan hukum yang terdiri dari24 : a Bahan Hukum Primer berupa