MAKALAH TUTORIAL
MAKALAH TUTORIAL
FERTILISASI DAN NIDASI FERTILISASI DAN NIDASI Ny. Nida dengan Kehamilan Ny. Nida dengan Kehamilan Untuk Memenuhi Tu
Untuk Memenuhi Tugas Tutorial gas Tutorial Pada Materi BlPada Materi Blok Antenatal Careok Antenatal Care
Disusun Oleh Disusun Oleh
Nurulia Eka R
Nurulia Eka R 130104140001301041400011 Sri
Sri Rahayu Rahayu 130104140001301041400055 Putri
Putri Enita Enita 130104140001301041400077 Ai
Ai Lisnawati Lisnawati 130104140011130104140011 Fingki
Fingki Nurjamilah Nurjamilah 130104140011301041400133 Nurlaela Effendy
Nurlaela Effendy 130104140011301041400166 Nurin Alziana F
Nurin Alziana F 130104140021301041400222 Dian
Dian Nurlaela Nurlaela 130104140028130104140028
PROGAM STUDI DIPLOMA KEBIDANAN
PROGAM STUDI DIPLOMA KEBIDANAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
TAHUN AJARAN 2014/2015
TAHUN AJARAN 2014/2015
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala Alhamdulillah, puji syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tutorial kami ini yang berjudul nikmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tutorial kami ini yang berjudul ““Fertilisasi dan NidasiFertilisasi dan Nidasi” dengan baik.” dengan baik.
Begitu banyak hal yang dilalui penulis sampai dengan selesainya maka
Begitu banyak hal yang dilalui penulis sampai dengan selesainya maka lah mata kuliahlah mata kuliah blok
blok Antenatal Care Antenatal Care disemester 2 ini. Mungkin apa yang telah penulis hasilkan bukanlahdisemester 2 ini. Mungkin apa yang telah penulis hasilkan bukanlah yang terbaik. Namun, penulis berharap apa yang telah kami
yang terbaik. Namun, penulis berharap apa yang telah kami tulis ini akan bermanfaat dan bisatulis ini akan bermanfaat dan bisa digunakan dengan sebaik mungkin bagi yang membacanya.
digunakan dengan sebaik mungkin bagi yang membacanya.
Kami sadar bahwa apa yang telah kami peroleh tidak semata-mata hasil dari jerih Kami sadar bahwa apa yang telah kami peroleh tidak semata-mata hasil dari jerih payah
payah penulis penulis semata, semata, tetapi tetapi hasil hasil dari dari keterlibatan keterlibatan semua semua pihak. pihak. Oleh Oleh sebab sebab itu, itu, kamikami menyampaikan terima kasih kepada semua dosen mata kuliah
menyampaikan terima kasih kepada semua dosen mata kuliah Antenatal Antenatal CareCare yang telahyang telah membantu dalam penulisan makalah ini.
membantu dalam penulisan makalah ini.
Akhir kata, penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam makalah ini, Akhir kata, penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam makalah ini, untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan.
untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan.
Jatinangor, 08 April 2015 Jatinangor, 08 April 2015
Penulis Penulis
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala Alhamdulillah, puji syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tutorial kami ini yang berjudul nikmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tutorial kami ini yang berjudul ““Fertilisasi dan NidasiFertilisasi dan Nidasi” dengan baik.” dengan baik.
Begitu banyak hal yang dilalui penulis sampai dengan selesainya maka
Begitu banyak hal yang dilalui penulis sampai dengan selesainya maka lah mata kuliahlah mata kuliah blok
blok Antenatal Care Antenatal Care disemester 2 ini. Mungkin apa yang telah penulis hasilkan bukanlahdisemester 2 ini. Mungkin apa yang telah penulis hasilkan bukanlah yang terbaik. Namun, penulis berharap apa yang telah kami
yang terbaik. Namun, penulis berharap apa yang telah kami tulis ini akan bermanfaat dan bisatulis ini akan bermanfaat dan bisa digunakan dengan sebaik mungkin bagi yang membacanya.
digunakan dengan sebaik mungkin bagi yang membacanya.
Kami sadar bahwa apa yang telah kami peroleh tidak semata-mata hasil dari jerih Kami sadar bahwa apa yang telah kami peroleh tidak semata-mata hasil dari jerih payah
payah penulis penulis semata, semata, tetapi tetapi hasil hasil dari dari keterlibatan keterlibatan semua semua pihak. pihak. Oleh Oleh sebab sebab itu, itu, kamikami menyampaikan terima kasih kepada semua dosen mata kuliah
menyampaikan terima kasih kepada semua dosen mata kuliah Antenatal Antenatal CareCare yang telahyang telah membantu dalam penulisan makalah ini.
membantu dalam penulisan makalah ini.
Akhir kata, penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam makalah ini, Akhir kata, penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam makalah ini, untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan.
untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan.
Jatinangor, 08 April 2015 Jatinangor, 08 April 2015
Penulis Penulis
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
KATA
KATA PENGANTAR PENGANTAR ... i. i DAFTAR
DAFTAR ISI ISI ... ii... ii BAB I
BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN ... ... 11 1.1
1.1 Latar Latar Belakang Belakang ... ... 11 1.2
1.2 Rumusan Rumusan Masalah Masalah ... ... 11 BAB II
BAB II PEMBAHASAN PEMBAHASAN ... ... 22 2.1 2.1 Kasus Kasus ... ... 22 2.1.1 2.1.1 Pertemuan Pertemuan ke ke 1 1 ... ... 22 2.1.2 2.1.2 Pertemuan Pertemuan ke ke 2 2 ... ... 22 2.1.3 2.1.3 Pertemuan Pertemuan ke ke 3 3 ... ... 22 2.2 2.2 Pembahasan Pembahasan ... .... 33 2.2.1 2.2.1 WDK WDK ... ... 33 1.
1. MACAM MACAM TANDA KEHAMILANMACAM MACAM TANDA KEHAMILAN... ... 33 2.
2. CARA PENGGUNAAN KONTRASEPSI (KONDOM)CARA PENGGUNAAN KONTRASEPSI (KONDOM)... ... 66 3.
3. CARA MENGHITUNG MASA SUBUR DAN USIA KEHAMILANCARA MENGHITUNG MASA SUBUR DAN USIA KEHAMILAN ... 7 ... 7 4.
4.KEADAAN SEPERTI APA SAJA YANG MENYEBABKAN KONTRASEPSI TIDAKKEADAAN SEPERTI APA SAJA YANG MENYEBABKAN KONTRASEPSI TIDAK MENAJMIN
MENAJMIN... ... 88 5.
5. APAKAH BISA HAMIL JIKA BERSENGGAMA DILAKUKAN SETELAH MASAAPAKAH BISA HAMIL JIKA BERSENGGAMA DILAKUKAN SETELAH MASA SUBUR
SUBUR ... ... 1010 6.
6. MACAM-MACAM PENYEBAB TERLAMBATNYA HAIDMACAM-MACAM PENYEBAB TERLAMBATNYA HAID... ... 1010 7.
7. MACAM MACAM PEMERIKSAAN UNTUK MENENTUKAN KEHAMILANMACAM MACAM PEMERIKSAAN UNTUK MENENTUKAN KEHAMILAN ... 12 ... 12 8.
8. PERBEDAAN PRIMI DAN PARAPERBEDAAN PRIMI DAN PARA... 16... 16 9.
9. GAMBARKAN ISTMUS, UTERUS, FUNDUS, PORTIOGAMBARKAN ISTMUS, UTERUS, FUNDUS, PORTIO... .. 1717 10.
10. KONSISTENSI KONSISTENSI UTERUS UTERUS PADA PADA WANITA WANITA HAMIL HAMIL DAN DAN BELUM BELUM HAMIL HAMIL ... ... 1818 11.
11. MENGAPA ISTMUS LUNAK PADA POSITIF HAMILMENGAPA ISTMUS LUNAK PADA POSITIF HAMIL ... ... .. 1818 12.
12. APA FUNGSI HCGAPA FUNGSI HCG... ... 1919 13.
13. BAGAIMANA PROSES PEMBERIAN MAKANAN PADA EMBRIOBAGAIMANA PROSES PEMBERIAN MAKANAN PADA EMBRIO ... 20 ... 20 14.
14. FUNGSI CAIRAN AMNIONFUNGSI CAIRAN AMNION... 20... 20 15.
15. APA YANG DIBUTUHKAN DAN DIHINDARI PADA SAAT ORGANOGENESISAPA YANG DIBUTUHKAN DAN DIHINDARI PADA SAAT ORGANOGENESIS DAN FETAL GROWTH
DAN FETAL GROWTH... ... 2121 2.2.2
1.
1. FERTILISASIFERTILISASI ... 36... 36 2.
2. NIDASI NIDASI... ... 4242 3.
3. PESIAPAN KEHAMILANPESIAPAN KEHAMILAN... ... 4343 BAB III
BAB III PENUTUPAN...PENUTUPAN... ... 4747 3.1
3.1 Simpulan...Simpulan... ... 4747 DAFTAR
BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1
1.1 Latar BelakangLatar Belakang
Fertilisasi adalah proses penyatuan peleburan inti sel telur (ovum) dengan inti Fertilisasi adalah proses penyatuan peleburan inti sel telur (ovum) dengan inti sel spermatozoa membentuk makhluk hidup baru yang disebut
sel spermatozoa membentuk makhluk hidup baru yang disebut dengan zigot.dengan zigot.
Pertemuan tersebut menghasilkan zigot, zigot membelah secara mitosis menjadi dua, Pertemuan tersebut menghasilkan zigot, zigot membelah secara mitosis menjadi dua, empat, delapan, enam belas dan seterusnya.
empat, delapan, enam belas dan seterusnya. Nidasi/Implantasi
Nidasi/Implantasi adalah adalah Proses Proses menempelnya menempelnya embrio embrio (tahap (tahap blastosis) blastosis) padapada endometrium induk (dinding rahim) sehingga terjadi hubungan antara selaput ekstra endometrium induk (dinding rahim) sehingga terjadi hubungan antara selaput ekstra embrionik dengan selaput lendir rahim atau tertanamnya hasil konsepsi ke dalam embrionik dengan selaput lendir rahim atau tertanamnya hasil konsepsi ke dalam endometrium. Blastula
endometrium. Blastula diselubungi oleh diselubungi oleh sutu sampai disebut sutu sampai disebut trofoblas trofoblas yang yang mampumampu menghancurkan dan mencairkan jaringan. Ketika blastula mencapai rongga rahim, menghancurkan dan mencairkan jaringan. Ketika blastula mencapai rongga rahim, jaringan endometrium berada dalam masa sekresi.
jaringan endometrium berada dalam masa sekresi. 1.2
1.2 Rumusan Rumusan MasalahMasalah 1.
1. Macam-macam Tanda Kehamilan?Macam-macam Tanda Kehamilan? 2.
2. Cara Penggunaan Kontrasepsi (kondom)?Cara Penggunaan Kontrasepsi (kondom)? 3.
3. Cara Menghitung Masa Subur dan Usia Kehamilan?Cara Menghitung Masa Subur dan Usia Kehamilan? 4.
4. Keadaan Seperti Apa Saja yang Menyebabkan Kontrasepsi Tidak Menjamin?Keadaan Seperti Apa Saja yang Menyebabkan Kontrasepsi Tidak Menjamin? 5.
5. Apakah Bisa Hamil Jika Dilakukan Senggama Pada Saat Lewat Masa SApakah Bisa Hamil Jika Dilakukan Senggama Pada Saat Lewat Masa S ubur?ubur? 6.
6. Macam-macam Penyebab Terlambatnya Haid?Macam-macam Penyebab Terlambatnya Haid? 7.
7. Macam-macam Pemeriksaan Untuk Menentukan Kehamilan?Macam-macam Pemeriksaan Untuk Menentukan Kehamilan? 8.
8. Perbedaan Primi dan Para Ukuran uterus?Perbedaan Primi dan Para Ukuran uterus? 9.
9. Gambarkan Istmus, Uterus, Fundus, Portio?Gambarkan Istmus, Uterus, Fundus, Portio? 10.
10. Konsistensi Uterus pada Wanita Hamil dan Belum Hamil?Konsistensi Uterus pada Wanita Hamil dan Belum Hamil? 11.
11. Mengapa Istmus Mengapa Istmus Mengalami Perlunakan pada Mengalami Perlunakan pada Wanita yang Wanita yang Positif Hamil?Positif Hamil? 12.
12. Apa Fungsi Hormon HCG?Apa Fungsi Hormon HCG? 13.
13. Bagaimana Proses Pemberian Makanan pada Embrio?Bagaimana Proses Pemberian Makanan pada Embrio? 14.
14. Fungsi Cairan Amnion?Fungsi Cairan Amnion? 15.
15. Apa yang dibutuhkan dan dihindari pada saat organogenesis dan fetalgrowth?Apa yang dibutuhkan dan dihindari pada saat organogenesis dan fetalgrowth? 16.
16. Fertilisasi?Fertilisasi? 17.
17. Nidasi? Nidasi? 18.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Kasus
2.1.1 Pertemuan ke 1
Ny. Nida, 20 tahun mengeluh terlambat haid 7 hari. Kemarin keluar flek coklat sebesar koin, lalu berhenti. Ada sedikit rasa ngilu dikedua payudaranya selain terasa agak membesar. Ia baru menikah 3 bulan karena masih kuliah, Ny. Nida bermaksud menunda kehamilanya. Setiap berhubungan suami istri,
selalu menggunakan kondom. 2.1.2 Pertemuan ke 2
Pada anamnesis lebih lanjut, Ny. Nida mengatakan tidak merasakan mual muntah ataupun pusing. Dari pemeriksaan TTV didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg, Nadi 80x/menit, respirasi 20x/menit, suhu 36,5oC. hasil pemeriksaan konjungtiva merah muda, sclera putih, payudara simetris, putting
susu menonjol, tidak teraba massa. Status obstretik:
Palpasi perut fundus uteri tak teraba Vulva tak tampak klainan
Inspeksi vagina: dinding kebiruan, lender normal
Pemeriksaan bimanual: portio agak lunak, daerah istmus teraba lembek,
uterus agak membesar
Hasil pemeriksaan penunjang (PP tes) hasilnya positif
2.1.3 Pertemuan ke 3
Setelah ibu mengetahui hasil pemeriksaan, ibu didiagnosis hamil dan diberikan edukasi mengenai perubahan fisiologis pada kehamilan dan kebutuhan yang harus pada masa kehamilan.
PROBLEM HIPOTESIS MEKANISME MORE INFO 1. Ny. Nida usia 20
th mengeluh terlambat haid 7 hari
2. Keluar flek coklat sebesar koin lalu berhenti 3. Sedikit ngilu
dikedua payudara dan terasa agak membesar 4. Menunda
kehamilan karna masih kuliah dan setiap berhubungan menggunakan kondom 5. Portio agak lunak, daerah istmus terasa lembek uterus agak membesar 6. Inspeksi vagina dinding kebiruan 7.PP tes + Ny. Nida dengan kehamilan
Ny. Nida 20t baru menikah 3 bln, menunda kehamilan dgn
menggunakan kondom setiap berhubungan
↓ Anamnesis
Terlambat haid 7 hari Keluar flek coklat sebesar
koin
Payudara sedikit ngilu &
membesar ↓
Hasil pemeriksaan
Pemeriksaan bimanual
portio agak lunak, daerah istmus terasa lembek
Uterus membesar
Inspeksi vagina dinding
kebiruan PP test positif ↓ Positif Hamil 1. Kapan terakhir haid? 2. Kapan terakhir berhubungan suami istri? 3. Apakah penggunaan kontrasepsi sudah benar? 4. Apakah terdapat tanda tanda seperti mual, muntah, pusing? 5. Apakah sudah melakukan pemeriksaan kehamilan sebelumnya? 2.2 Pembahasan 2.2.1 WDK
1. MACAM MACAM TANDA KEHAMILAN
Kehamilan melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial dalam keluarga. Menurut Armi (2006), bahwa tanda-tanda kehamilan terbagi menjadi 3 yaitu :
A. Tanda-tanda dugaan hamil adalah :
1) Amenorea (tidak mendapat haid). Gejala ini sangat penting karena umunnya wanita hamil tidak dapat haid lagi. Penting diketahui tanggal hari pertama haid terakhir, supaya dapat ditentukan tuanya kehamilan dan bila persalinan diperkirakan akan terjadi.
2) Mual dan muntah. Umumnya terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan, keadaan ini sering terjadi pada pagi hari tetapi tidak selalu dan keadaan ini disebut ”morning sickness”. Dalam
batas-batas tertentu keadaan ini masih fisiologis, tetapi bila terlalu sering dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang biasa disebut hiperemesis gravidarum.
3) Sering kencing. Keadaan ini terjadi pada kehamilan bulan-bulan pertama disebabkan uterus yang membesar menekan pada kandung kemih, gejala ini akan hilang pada trimester kedua kehamilan. Pada akhir kehamilan gejala ini akan kembali terjadi karena kandung kemih ditekan oleh kepala janin.
4) Mammae membesar, tegang dan sedikit nyeri. Disebabkan oleh pengaruh estrogen dan progesteron yang merangsang duktus dan alveoli payudara. Kelenjar Montgomery terlihat lebih membesar (Rustam Mochtar, 1998).
5) Striae dan hiperpigmentasi kulit. Pada pipi, hidung dan dahi tampak deposit pigmen yang berlebihan yang dikenal dengan cloasma gravidarum. Areola mammae menghitam. Pada linea alba tampak menjadi lebih hitam.
6) Obstipasi terjadi karena tonus otot menurun yang disebabkan oleh pengaruh hormon steroid (Hanifa, 2005).
7) Epulis adalah suatu hipertrofi papilla gingivae. Sering terjadi pada triwulan pertama (Hanifa, 2005).
8) Varises. Sering dijumpai pada triwulan terakhir. Didapat pada daerah genetalia eksterna, fossa poplitea, kaki dan betis. Pada multigravida kadang-kadang varises ditemukan pada kehamilan yang terdahulu, timbul kembali pada triwulan pertama (Hanifa, 2005). B. Tanda-tanda kemungkinan hamil adalah :
1) Tanda hegar
Dengan meletakkan 2 jari pada forniks posterior dan tangan lain di dinding perut diatas simpisis pubis, maka terasa korpus uteri seakan-akan terpisah dengan serviks ( istmus sangat lembek pada kehamilan). Pada kehamilan 6 – 8 minggu dengan pemeriksaan bimanual sudah dapat diketahui tanda hegar ini (Hanifa, 2005).
2) Tanda piskacek
Tanda piskacek adalah suatu pembesaran uterus yang tidak rata hingga menonjol jelas kejurusan uterus yang membesar (uterus dalam keadaan hamil tumbuh cepat pada tempat implantasinya) (Armi, 2006).
3) Tanda Braxton hicks
Uterus pada saat hamil bila dirangsang mudah berkontraksi. Kontraksi yang tidak teratur tanpa nyeri disebut kontraksi Braxton Hicks. Adanya kontraksi Braxton Hicks ini menunjukkan bahwa kehamilan bukan kehamilan ektopik (Armi, 2006).
4) Tanda ballotement
Pada kehamilan muda (kira-kira 20 minggu) air ketuban jauh lebih banyak sehingga dengan menggoyangkan uterus atau sekonyong-konyong uterus ditekan maka janin akan melenting dalam uterus, keadaan inilah yang disebut dengan ballottement (Hanifa, 2005). 5) Tanda Chadwick adalah warna selaput lendir vulva dan vagina
menjadi ungu (Hanifa, 2005).
C. Tanda-tanda pasti kehamilan adalah sebagai berikut : 1) Gerakan janin dalam rahim
a. Terlihat atau teraba gerakan janin b. Teraba bagian-bagian janin
2) Denyut jantung janin
a. Didengar dengan stetoskop laenec, alat kardiotokografi, alat dopler.
Pemeriksaan dengan alat canggih, yaitu rontgen untuk melihat kerangka janin, ultrasonografi.1
2. CARA PENGGUNAAN KONTRASEPSI (KONDOM)
Alat kontrasepsi digunakan untuk mencegah bertemunya sel telur dengan sperma, salah satu jenisnya adalah kondom. Kondom 95-98% efektif mencegah kehamilan apabila cara penggunaannya benar. Berikut cara penggunaan kondom yang baik dan benar:
Pastikan tanggal penggunaan belum expired
Keluarkan dari wadah dengan hati-hati (Jangan sampai tergores oleh
kuku/perhiasan)
Tempatkan kondom di ujung penis
Jika di ujung terdapat gelembung udara, tekan dengan ibu jari untuk
mengeluarkannya.
Gulung ke bawah secara perlahan ke pangkal penis (Jika kondom tidak
mau menggulung ke bawah, mungkin Anda memegangnya dengan salah. Ini bisa membuatnya tidak efektif, buang saja dan ganti dengan yang baru)
Setelah seks selesai, lepaskan kondom saat posisi penis masih ereksi.
Tahan bagian pangkalnya agar tidak tumpah saat dilepas. Setelah dilepas, pastikan penis tidak bersentuhan dengan vagina lagi.
Bungkus dengan tissue saat membawa kondom bekas agar tidak tumpah.
Buang ke tempat sampah.
3. CARA MENGHITUNG MASA SUBUR DAN USIA KEHAMILAN A. Menentukan masa subur dengan siklus menstruasi
Untuk yang memiliki siklus menstruasi teratur setiap bulannya, maka masa subur adalah antara hari ke 11 sampai hari ke 17 setelah hari menstruasi terakhir dengan puncak masa subur di hari ke 14 setelah menstruasi atau 14 hari sebelum menstruasi selanjutnya (sebelum berakhir siklus). Jadi masa subur berlangsung antara hari ke 11 sampai
hari ke 17 (7 hari) dari siklus wanita pada umumnya atau siklus 28 hari. Contohnya: jika menstruasi di bulan februari adalah pada tanggal 7, maka masa suburnya adalah di tanggal 17 sampai tanggal 23 dengan puncak masa subur pada tanggal 20 di bulan tersebut. Sedangkan untuk yang memiliki siklus haid yang kurang teratur, maka untuk menentukan masa subur perlu mencatat siklus haid selama 6 bulan sebelumnya, dengan menggunakan rumus Ogino Knouss.
Penentuan masa subur berdasarkan siklus terpendek - 18, siklus terpanjang – 11.
Perhatikan contoh pencatatan siklus haid di bawah ini, 1. Bulan 1 : siklus haid selama 30 hari
2. Bulan 2 : siklus haid selama 29 hari
3. Bulan 3 : siklus haid selama 33 hari (ini adalah contoh siklus terpanjang)
4. Bulan 4 : siklus haid selama 30 hari
5. Bulan 5 : siklus haid selama 28 hari (ini adalah contoh siklus terpendek)
6. Bulan 6 : siklus haid selama 31 hari.
Dari contoh diatas dapat kita ambil bahwa siklus tersingkat anda adalah 28 hari sedangkan siklus terlama adalah 33 hari, maka masa subur anda adalah antara
28 - 18 = hari ke 10 sampai 33 - 11 = hari ke 22.3
Selain menggunakan metode kalender di atas, anda dapat mengenali masa subur dari tanda yang ditunjukkan oleh tubuh anda sendiri, diantaranya
1. Perubahan kekentalan lendir dari area kewanitaan, perubahan ini dipicu oleh peningkatan hormon estrogen. Untuk melakukan tes, basahi dan rekatkan ujung jari telunjuk dan jempol anda dengan cairan lendir rahim kemudian renggangkan sekitar 2 hingga 3 cm, jika lendir tersebut tidak terputus (kental) maka kemungkinan sekitar
80% anda berada pada masa subur. 2. Terasa nyeri di bagian perut bawah, dan Peningkatan suhu tubuh dari suhu tubuh biasa.4
4. KEADAAN SEPERTI APA SAJA YANG MENYEBABKAN KONTRASEPSI TIDAK MENAJMIN
Kondom digadang-gadang oleh pemerintah sebagai benda yang dapat menekan risiko serta mencegah penularan HIV melalui hubungan seksual. Selain itu, penggunaan kondom juga dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan penularan penyakit kelamin.
Melihat fungsi kondom yang begitu penting, maka penting juga menyadari ketepatan penggunaan kondom untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan dari berhubungan seks. Agar penggunaannya tetap efektif, maka hindarilah kesalahan-kesalahan berikut:
1. Tidak memperhatikan kerusakan pada kondom
Meskipun sedang keadaan terangsang secara seksual, logika juga perlu tetap berjalan. Periksa keadaan kondom dengan seksama. Kerusakan, biasanya kebocoran, pada kondom justru akan menjadikan penggunaan kondom tidak efektif. Kerusakan kondom seringkali terjadi akibat kesalahan saat membuka kemasan kondom.
2. Terlambat menggunakan kondom
Seringkali pria baru menggunakan kondom saat hubungan seks sudah terjadi. Dengan melakukan ini maka penularan penyakit mungkin sudah terjadi. Maka pastikan menggunakan kondom sebelum hubungan seks terjadi.
Selagi masih melakukan hubungan seksual, jangan dulu melepas kondom. Kondom harus dipakai lebih awal hingga aktivitas bercinta benar-benar selesai. Apabila terlalu buru-buru melepas kondom, sama
saja seperti berhubungan seks tanpa kondom. 4. Menggunakan kondom yang sama berulang
Terkadang ada pria yang menggunakan kondom lebih dari satu kali. Padahal hal ini dapat meningkatkan risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Penggunaan kondom berulang akan mengurangi efektivitas kondom tersebut.
5. Gagal menghilangkan udara di ujung kondom
Ketika menggunakan kondom, pastikan untuk menghilangkan udara di ujung kondom sehingga sperma dapat tertampung sempurna. Jika tidak maka kondom bisa rusak selama ejakulasi.
6. Salah menyimpan kondom
Kondom perlu disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Salah menyimpan kondom akan menyebabkan kondom rusak dan berkurang efektivitasnya.
7. Memilih kondom dengan aroma atau rasa
Menggunakan kondom yang memiliki aroma atau rasa mungkin akan memberikan sensasi berbeda. Tetapi ada beberapa ahli berpendapat penggunaan kondom yang ditambahkan rasa tertentu memiliki risiko. Pasalnya, sebagian besar kondom jenis ini mengandung gula yang dapat menyebabkan infeksi yeast. Meskipun vagina memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dari bakteri, namun bahan kimia asing dapat menyebabkan risiko serius.
8. Tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa
Kondom juga memiliki batas kedaluwarsa, biasanya lima tahun. 9. Terbalik memakai kondom
Bahkan memakainya di dua sisi dengan pemakaian berulang. Hal ini sama saja dengan Anda tidak menggunakan kondom karena tetap dapat menularkan penyakit bahkan kehamilan yang tidak diinginkan.
10. Salah membuka kemasan kondom
Jangan buka kondom dengan kuku, gigi, dan benda tajam lai nnya, karena hal ini dapat memperbesar kemungkinan kondom bocor.5
5. APAKAH BISA HAMIL JIKA BERSENGGAMA DILAKUKAN SETELAH MASA SUBUR
Tidak, karena setelah masa subur terlewat maka sel telur sudah meluruh. Masa subur adalah saat dikeluarkannya sel telur dari ovarium, yang jumlahnya hanya 1. Masa subur wanita untuk hamil hanya berlangsung sekali dalam 1 siklus, yakni pada kurang lebih 14 hari sebelum menstruasi yang akan datang. Umur sel telur kurang lebih 24 jam. Dengan demikian, masa subur seorang wanita sangat pendek.6
Setelah ovulasi, sel telur akan bertahan selama 24 jam. Sedangkan sperma dapat bertahan hingga 3-6 hari, tapi umumya 3 hari atau 72 jam.7
Waktu terbaik agar cepat hamil adalah dengan melakukan hubungan intim sebelum dan saat ovulasi. Karena berhubungan intim setelah ovulasi tidak akan menyebabkan hamil. Peningkatan jumlah estrogen dalam rahim dan saluran reproduksi perempuan menjelang ovulasi memungkinkan sperma untuk hidup hingga 6 hari.8
6. MACAM-MACAM PENYEBAB TERLAMBATNYA HAID Penyebab Terlambat Haid
1. Stres
Stres menyebabkan gangguan malfungsi pada hypothalamus. Hypothalamus sendiri bertanggung jawab untuk memproduksi hormon sepanjang masa menstruasi. Jika proses produksi hormon terhenti, maka telur tidak akan berkembang dan menuju dinding rahim seperti yang normal dilakukan.
Ketika sedang dalam tekanan, tubuh akan mengurangi produksi hormon GnRH yang menyebabkan tubuh wanita tidak berovulasi atau terlambat menstruasi.
2. Lelah fisik
Kelelahan menjadi pemicu seorang wanita bisa mengalami terlambat menstruasi. Lelah fisik juga bisa diakibatkan karena perubahan jadwal hidup yang akan mempengaruhi bagaimana tubuh bekerja.
3. Salah hitung
Normalnya panjang satu siklus mestruasi wanita adalah 28 hari, tapi ini bukan paten pada semua wanita. Siklus menstruasi berbeda pada setiap
wanita. Terkadang ada yang menyebut menstruasinya terlambat datang padahal yang benar adalah karena salah hitung.
4. Pra-menopause
Kondisi ini adalah saat transisi antara usia produktif ke usia non produktif. Pada saat ini, menstruasi menjadi tidak teratur, kadang banyak, kadang sedikit, kadang juga lama atau pendek.
5. Konsumsi obat
Mengkonsumsi obat atau dalam masa pengobatan dapat mempengaruhi siklus menstruasi wanita. Contohnya saja jika sedang dalam mengkonsumsi pil KB atau suntik KB, hormon yang terdapat pada pil atau obat suntik akan mengacaukan hormon yang mengatur pada proses menstruasi karena terdapat hormon di dalamnya.
6. Berat badan
Penyebab wanita telat datang bulan juga bisa disebabkan oleh faktor berat badan. Obesitas atau terlalu kurus yang tiba-tiba akan
menyebabkan keterlambatan menstruasi karena badan secara mendadak harus menyesuaikan dengan keadaan sehingga badan akan mengalami stres. Seorang wanita yang terlalu banyak lemak juga akan menekan pengeluaran dan pendistribusian hormon di dalam tubuh.9
7. Gangguan ovarium
Gangguan ovarium seperti Polycystic Ovary Symptom atau PCOS dapat menganggu siklus bulanan Anda. Sebab PCOS sendiri merupakan ketidakseimbangan hormon estrogen, progesteron, dan testosteron yang bisa menurunkan ovulasi.
8. Penyakit
Penyakit menyebabkan fungsi organ dalam tubuh terganggu sehingga akan berdampak pada proses menstruasi. Contoh penyakit yang dapat mempengaruhi proses menstruasi adalah pituitary tumors. Kelenjar pituitary besarnya sebiji kacang dan berada di dalam otak. Fungsinya adalah untuk memproduksi beberapa jenis hormon. Apabila ada tumor yang tumbuh pada organ tersebut, maka ia akan menunda menstruasi hingga beberapa waktu lamanya.10
7. MACAM MACAM PEMERIKSAAN UNTUK MENENTUKAN KEHAMILAN
A. Anamnesa
Terdiri atas pertanyaan tentang identitas, lama terhambat menstruasi, tanggal menstruasi terakhir, dan keluhan yang berkaitan dengan kehamilan. Misalnya, mual-muntah, sakit kepala, nyeri ulu hati, nafsu makan berkurang atau malah bertambah. Juga akan ditanyakan riwayat kehamilan sebelumnya jika itu bukan kehamilan pertamanya.11
B. Pemeriksaan Fisik
Pada kunjungan pertama pasien dilakukan pemeriksaan dari kepala sampai ke ujung kaki, termasuk semua sistem tubuh, penampilan umum, dan staus psikoligis. Temuan awal ini penting untuk digunakan kemudian. Bila pasien diketahui mengalami gangguan major seperti diabetes, berusia lebih mudah dari 18 tahun atau lebih dari 35 tahun, atau memiliki riwayat komplikasi obstetrik, ia digolongkan sebagai ibu beresiko tinggi yna memerlukan perhatian khusus sepanjang masa
kehamilannya.
Pemeriksaan fisik yang dilkakukan adalah sebagai berikut:
1) Penampilan umum, termasuk postur tubuh, status nutrisi, dan usia. 2) Tinggi dan berat badan, bentuk tubuh.
Pertambahan berat badan ibu tidak selalu berbanding lurus dengan pertambahan berat janin. Pertambahan berat badan ibu ada artinya setelah umur 20 minggu. Umumnya pertambahan berat badan normal selama kehamilan adalah 8-14 kg.
3) Mata, telinga, hidung mulut dan gigi.
Lubang pada gigi membutuhkan penanganan segera. 4) Tekanan darah, jantung dan paru-paru.
Perasaan lelah pada ibu hamil sulit diterangkan, namun kerja jantung dirasakan lebih berat pada umur 32 minggu.
5) Pemeriksaan payudara dan puting susu.
Payudara terasa nyeri dan kencang disebabkan payudara membesar karena pengaruh hormon estrogen pada ductus mammae dan progesteron pada alveoli.
dengan palpasi (merasakan) pembesaran uterus, denyut jantung janin (bila janin berusia 10 munggu atau lebih) dan temuan abdomen lainnya.
7) Pemeriksaan ekstremitas terhadap edema atau varises (vena varikose).
Pemekaran vena-vena, dapat terjadi pada kaki, betis dan vulva. Biasanya dijumpai pada triwulan akhir.
8) Pemeriksaan vagina.
Pemeriksaan vagina terhadap tanda kehamilan seperti tanda Chadwicks, yaitu mukosa vagina berwarna kebiruan karena hipervaskularisasi hormon estrogen.
9) Usap sekresi serviks dan sekresi vagina untuk mengetahui adanya abnormal (sel kanker, gonorhe).
10) Pemeriksaan bimanual organ-organ pelvik Yaitu terhadap tanda-tanda kehamilan seperti: • Tanda Goodell, portio teraba melunak.
• Tanda Hegar, isthmus uteri teraba lebih panjang dan lunak. • Tanda Piscaseck, pembesaran dan pelunakan pada tempat implantasi/nidasi. Biasannya ditemukan saat umur 10 minggu.1,2 C. Pemeriksaan Laboratorium
1) Urin
Tes urin biasanya lebih akurat bila dilakukan sekitar 14 hari setelah ovulasi, atau sekitar saat tidak mendapatkan haid. Dan punca meningkatnya hormon kehamilan yaitu hormon HCG pada usia kehamilan 10-12 mingggu.
Kadar hCG diatas 5 mIU biasanya sudah dianggap hamil. Sebagian alat untuk tes urin mengukur kadar hCG antara 25 – 200 mIU. Tidak ada resiko bila menjalani tes ini.
Alat tes kehamilan mendeteksi hormon khusus yang ada dalam urin atau darah yang hanya ada ketika seorang perempuan sedang hamil. Hormon yang sering disebut dengan hormon kehamilan ini adalah HCG atau human chorionic gonadotropin. HCG diproduksi oleh plasenta dan hormon ini ada dalam tubuh ketika sel telur yang telah dibuahi menempel ke rahim. Hal ini terjadi sekitar enam hari setelah
hubungan seksual. Tetapi pada beberapa perempuan, lamanya bisa lebih dari enam hari. Kadar HCG akan meningkat secara drastis seiring dengan bertumbuhnya janin.
Pemeriksaan dengan urin ini sebaiknya dilakukan di pagi hari, karena urin akan lebih pekat dan produksi hormon HCG akan lebih banya di pagi hari, sebelum melakukan aktivitas dan sebelum makan dan
minum. Alat tes kehamilan bisa memiliki akurasi yang baik, namun akurasi ini tergantung dari kapan dan bagaimana menggunakannya. Pastikan mengikuti petunjuk penggunaan produk dan memperhatikan tanggal kadaluarsa. Produk dengan merek yang berbeda akan memiliki instruksi yang berbeda untuk mengambil sampel urin dan waktu yang dibutuhkan untuk menunggu munculnya hasil tes.
Ketika melihat hasil, tidak perlu memperhatikan seberapa tebal garisnya. Bila itu menunjukkan simbol positif, meski warnanya pudar, itu berarti positif.
Kadar HCG dalam urin meningkat seiring berjalannya waktu. Jadi, semakin awal melakukan tes kehamilan, semakin sulit bagi alat tes untuk mendeteksi keberadaan HCG.
2) Pemeriksaan Darah
Tes darah dapat dilakukan sekitar 10 hari setelah ovulasi. Tes darah biasanya lebih sensitif, tetapi harganya lebih mahal dan tidak mudah dilakukan. Tes darah dapat mendeteksi HCG lebih awal daripada tes urin. Tes darah dapat mendeteksi kehamilan sekitar enam sampai delapan hari setelah Anda berovulasi (melepaskan sel telur dari ovarium). Terdapat dua jenis tes darah untuk memeriksa kehamilan yakni kualitatif dan kuantitatif.
Tes darah kuantitatif atau disebut juga tes beta HCG dapat
menunjukkan berapa tepatnya kadar HCG dalam darah Anda bahkan saat kadarnya masih sedikit.
Tes darah kualitatif hanya akan menunjukkan apakah ada HCG
atau tidak. Jenis tes darah ini memiliki akurasi yang sama dengan tes urin.
Selama hamil, mungkin Ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali.
Melalui pemeriksaan darah, bisa diketahui:
Kadar zat besi dalam darah. Bila rendah, Ibu akan merasa mudah
lelah dan lesu.
Golongan darah dan faktor Rhesus Ibu. Dokter harus mengetahui
golongan darah Ibu, apakah darah Ibu Rhesus positive (RH+) atau Rhesus negative (RH-). Bila darah Ibu RH- dan Ibu mengandung bayi dengan RH+, tubuh Ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+ . Ini berbahaya bagi bayi Ibu. Kalau dokter sudah mengetahui
golongan darah Ibu, kemungkinan yang akan terjadi bisa diatasi.
Infeksi akibat virus seperti Toxoplasma, Rubella, dan
Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan bayi, pemeriksaan yang sering disebut pemeriksaan TORCH ini perlu
untuk melihat adanya antibodi dalam darah Ibu.
Penyakit lain seperti HIV B, Syphilis, bahkan HIV/AIDS.
Tes darah juga untuk memeriksa adanya anemia (kurang darah), dan mendeteksi adanya sifilis, AIDS, hepatitisB, juga untuk memastikan golongan darah dan antibodi Rh. Jika ibu memiliki darah Rh-negatif, maka dilakukan pemeriksaan antibodi Rh. Jika darah ibu memiliki Rh-negatif dan darah ayah memiliki Rh-positif, maka janin bisa memiliki Rh-positif. Jika darah janin yang memiliki Rh-positif memasuki peredaran darah ibu yang memiliki Rh-negatif, maka tubuh ibu akan membentuk antibodi Rh yang bisa masuk ke aliran darah janin dan merusak sel darah merah sehingga terjadi jaundice (kuning), yang bisa menyebabkan kerusakan otak atau kematian janin.
D. Pemeriksaan USG
Pada trimester awal USG berguna untuk meyakinkan adanya kehamilan, melihat kelainan bawaan pada janin, bayinya hidup atau mati, apakah bayinya satu atau kembar, hamil di dalam atau di luar kandungan, menentukan penyebab perdarahan atau bercak darah dini pada kehamilan muda, misalnya, kehamilan ektopik, mencari lokasi alat KB yang
terpasang saat hamil, menentukan kondisi janin jika tidak ada denyut jantung atau pergerakan janin, adakah yang mengganggu kehamilan, misalnya, kista, mioma, dan sebagainya; juga untuk menentukan usia kehamilan.
Untuk menentukan usia hamil akan lebih akurat jika dilakukan di trimester I, terutama di bawah usia 12 minggu. USG pada trimester II dilakukan pada usia kehamilan 20-22 minggu. Tujuannya melihat tumbuh kembang janin dalam rahim, menilai jumlah air ketuban, kedudukan janin dalam rahim, menentukan kondisi plasenta, menentukan jenis kelamin dalam rahim, dan menentukan kelainan bawaan janin dalam rahim. Sedangkan pada trimester III, USG biasanya hanya dilakukan bila ada indikasi medis. Misalnya, kepala janin tak bisa masuk jalan lahir, bayinya terlalu kecil, atau letaknya melintang.12,13,14 8. PERBEDAAN PRIMI DAN PARA
Perbedaan Primi, para, multi, grande, dan gravid
1. Para adalah seorang wanita yang pernah melahirkan bayi hidup untuk pertama kalinya.
2. Primipara adalah seorang wanita yang pernah melahirkan bayi hidup untuk pertama kalinya.
3. Nullipara adalah seorang wanita yang belum pernah melahirkan bayi viable.
4. Gravida adalah seorang wanita yang sedang hamil.
5. Primigravida adalah seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya. 6. Multipara atau pleuripara adalah wanita yang pernah melahirkan bayi
viable beberapa kali( sampai 5 kali ).
7. Grande multipara adalah wanita yang pernah melahirkan bayi 6 kali atau lebih, hidup atau mati. ( Mochtar, 1998 : 91-92 )
9. GAMBARKAN ISTMUS, UTERUS, FUNDUS, PORTIO
a. Isthmus adalah bagian uterus antar korpus dan serviks uteri, yang diliputi oleh peritoneum viserale. Isthmus, akan melebar selama kehamilan dan disebut segmen bawah rahim.
b. Uterus merupakan suatu organ muskular berbentuk seperti pir yang terletak di antara kandung kencing dan rektum.
Fungsi dari uterus adalah:
Setiap bulan, berfungsi dalam pengeluaran darah haid dengan ditandai
adanya perubahan dan pelepasan dari endometirum.
Selama kehamilan sebagai tempat implantasi, retensi dan nutrisi
konseptus.
Saat persalinan dengan adanya kontraksi dinding uterus dan pembukaan
serviks uterus, isi konsepsi dikeluarkan. Letak uterus adalah sebagai berikut:
1. Antefleksi (menekan ke depan), merupakan letak fisiologis 2. Retrofleksi (menghadap ke belakang)
3. Anteversio, uterus terdorong ke depan 4. Retroversio, uterus terdorong ke belakang 5. Torsio, uterus yang memutar
Ukuran uterus berbeda-beda tergantung pada usia, pernah melahirkan atau belum. Ukuran uterus pada anak-anak 2-3 cm, nuli para 6-8 cm dan multi para 8-9 cm.
c. Porsio merupakan Bagian dari leher rahim yang menonjol ke dalam vagina. terdiri atas tiga lapisan yaitu: lapisan mukosa yang merupakan kulit, lapisan otot dan lapisan jaringan ikat.
Fungsi:
Saluran untuk keluarnya menstruasi dari Rahim Tempat senggama
Jalan lahir.
15
d. Fundus adalah bagain uterus proksimal di aats muara tuba uterina yang mirip dengan kubah , di bagian ini tuba fallopii masuk ke uterus. Fundus uteri ini biasanya diperlukan untuk mengetahui usia atau lamanya kehamilan
10. KONSISTENSI UTERUS PADA WANITA HAMIL DAN BELUM HAMIL
Selain bertambah besar, uterus juga mengalami perubahan berat, bentuk, dan posisi. Dinding-dinding otot menjadi kuat dan elastis, fundus pada serviks mudah fleksi disebut tanda Mc Donald . Konsistensi rahim dalam kehamilan juga berubah menjadi lunak dibandingkan keadaan uterus ketika tidak terjadi kehamilan, terutama daerah isthmus uteri.
Pertumbuhan uterus dimulai setelah implantasi dengan proses hiperplasia dan hipertrofi sel. Hal ini terjadi akibat pengaruh hormon estrogen dan progesteron. Penyebab pembesaran uterus antara lain:
1) peningkatan vaskularisasi (peningkatan pembentukan pembuluh darah) dan dilatasi pembuluh darah.
2) hyperplasia (produksi serabut otot dan jaringan fibroelastis baru) dan hipertropi (pembesaran serabut otot dan jaringan fibroelastis yang sudah ada) dan perkembangan desidua.16,17
11. MENGAPA ISTMUS LUNAK PADA POSITIF HAMIL
Hipertropi ithmus pada triwulan pertama membuat ithmus menjadi panjang dan lebih lunak yang disebut tanda Hegar. Hipertrofi adalah pembesaran atau pertambahan massa total suatu otot akibat dari peningkatan jumlah filamen aktin dan miosin dalam serat otot pada istmus. Peristiwa ini biasanya terjadi sebagai respon terhadap suatu kontraksi otot akibat adanya perlekatan/implantasi ovum yang sudah mengalami pembuahan.
Tanda hegar adalah pola pelunakan uterus sebagai berikut : istmus melunak dan dapat di tekan (Bobak,2004: 107)
Pada wanita hamil minggu ke 6, isthmus uteri akan sangat lembek karena peningkatan kadar estrogen dan progesterone. Sehingga pada pemeriksaan bimanual, corpus uteri seolah-olah menyatu dengan
serviks.16,17
12. APA FUNGSI HCG
hCG (Gonadotropin karionik manusia)HCG merupakan hormon berupa glikoprotein yang dihasilkan oleh tropoblast merupakan sel yang membentuk plasenta pada trisemester pertama dari kehamilan. Hormon ini strukturnya sangatmirip dengan LH. Konsentrasi hCG bertambah dua kali lipat setiap2-3 hari saat kehamilan. Hal ini berfungsi untuk skrining danmembedakan kehamilan normal dan abnormal, menjadi indikasiimplantasi abnormal (apabila terjadi kegagalan peningkatan), dan kadar hCG yang lebih tinggi maka akan muncul kehamilan kembar dan kehamilan (Heffner dan Schust, 2006).
Fungsi hormon hCG dapat diamati sebagai berikut :
Memelihara korpus luteum agar tetap memproduksi estrogen dan
progesteron sampai plasenta mampu menghasilkan kedua hormone tersebut dengan sendirinya
Mencegah involusi normal dari korpus luteum pada akhir siklus seksual
wanita
Menyimpan nutrisi dalam jumlah besar dan tidak dibuang dalam darah
menstruasi
Merangsang sel-sel interstisial testis sehingga mengakibatkan
pembentukan testosteron pada fetus pria sampai waktu lahir(Guyton dan Hall, 1997).
Hormon kehamilan ini hanya ditemukan pada tubuh seorang wanita hamil yang dibuat oleh embrio segera setelah pembuahan dan karena pertumbuhan jaringan plasenta. Hormon kehamilan yang dihasilkan oleh villi choriales ini berdampak pada meningkatnya produksi progesteron oleh indung telur sehingga menekan menstruasi dan menjaga kehamilan. Produksi HCG akan meningkat hingga sekitar hari ke 70 dan akan menurun selama sisa kehamilan. Hormon kehamilan HCG mungkin mempunyai fungsi tambahan, sebagai contoh diperkirakan HCG mempengaruhi toleransi imunitas pada kehamilan. Hormon ini merupakan indikator yang dideteksi oleh alat test kehamilan yang melalui air seni. Jika, alat test kehamilan mendeteksi adanya peningkatan kadar hormon HCG dalam urine, maka alat test kehamilan akan mengindikasikan sebagai terjadinya kehamilan atau hasil test positif.18
13. BAGAIMANA PROSES PEMBERIAN MAKANAN PADA EMBRIO Janin memperoleh semua nutrisi dan oksigen dari ibunyamelalui aliran darah. Meskipun demikian, darah janin dan darah sang ibu tidak pernah bercampur. Hal ini disebabkan janin memiliki darah sendiri dan mengalir
lewat tali pusar menuju plasenta.
Plasenta adalah organ yang menghubungkan sang ibu dengan janin di dalam tubuhnya. Bagian bawah plasenta akan tertanam ke dalam dinding rahim. Pembuluh – pembuluh darah saling berhubungan antara plasenta dan dinding rahim melalui tonjolan- tonjolan yang disebut vilus korion. Di sekitar vilus korion, yaitu interverus ada darah ibu, di bagian inilah terjadi pertukaran berbagai macam nutrisi, gas-gas dan zat-zat sisa melalui suatu
lapisan jaringan yang sangat tipis yang disebut trofoblas. Sekresi- sekresi zat- zat makanan dan oksigen yang berasal dari sang ibu akan dialirkan melalui trofoblas ke janin. Begitu pula dengan zat-zat sisa metabolisme janin akan disalurkan melalui trofoblas ke sang ibu untuk dibuang.19
Rongga yang diliputi selaput janin disebut sebagai rongga amnion. Di dalam rongga ruangan ini terdapat cairan amnion (likuor amnii). Cairan amnion (cairan ketuban) merupakan cairan berwarna mirip jerami,pucat, jernih dan mengelilingi janin dalam kantong ketuban. cairan ini terdiri atas air 99% dan garam-garam mineral terutama berasal dari sekresi sel-sel selapu tamnion.
Fungsi cairan amnion:
Proteksi: melindungi janin terhadap trauma atau cedera dari luar. Mobilisasi: memungkinkan ruang gerak bagi janin.
Homeostasis: menjaga keseimbangan suhu dan lingkungan asam-basa
(pH) dalam rongga amnion untuk suasana lingkungan yang optimal bagi janin.
Mekanik: menjaga keseimbangan tekanan dalam seluruh ruangan
intrauterin (terutama pada persalinan) atau meratakan tekanan di dalam uterus pada saat persalinan sehingga pintu rahim membuka.
Pada persalinan, membersihkan atau melicinkan jalan lahir dengan
cairan steril sehingga melindungi bayi dari kemungkinan infeksi jalan lahir.20
15. APA YANG DIBUTUHKAN DAN DIHINDARI PADA SAAT ORGANOGENESIS DAN FETAL GROWTH
I. Apa yang Dibutuhkan dan Dihindarkan pada Saat Or ganogenesis A. Awal kehamilan
Umur janin dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT). Hal ini dilakukan karena sulit untuk menentukan secara pasti kapan ibu mengalami ovulasi (keluarnya sel telur dari indung
telur), dan kapan sel sperma membuahi sel telur tersebut. Jadi, karena peritungan kehamilan dihitung berdasarkan HPHT, berarti umur janin yang dikandung ibu adalah usia kehamilan dikurangi 2 minggu.
Tubuh ibu akan banyak berubah dalam masa 3 bulan pertama kehamilan. Perkembangan janin yang terjadi pada rahim ibu, sedikit banyak membawa pengaruh pada gejala normal seperti halnya perasaan mual, nyeri punggung, lelah, perubahan mood,
kram kaki, sering berkemih dan konstipasi (sembelit) dapat terjadi di awal kehamilan. Ibu tidak usah khawatir, karena semua kejadian ini normal dialami dalam kehamilan.
Seiring dengan bertambahanya waktu, semakin besarnya kehamilan, maka keluhan ini perlahan-lahan akan menghilang. Makanlah asupan nutrisi yang bergizi karena trimester pertama adalah masa penting di dalam pertumbuhan organ janin (organogenesis). Setiap kehamilan berbeda, dan kehamilan ibu akan memiliki keunikan tersendiri.
Minggu 1 : Jaga kondisi tubuh ibu Minggu 2 : Bersiap-siap Ovulasi Minggu 3 : Tanda awal kehamilan Minggu 4 : Awal pembentukan organ Minggu 5 : Permulaan awal embriogenik Minggu 6 : Kunjungan Prenatal pertama Minggu 7 : Adaptasi masa kehamilan Minggu 8 : Tingkatkan kualitas gizi
Minggu 9 : Peningkatan volume tubuh ibu Minggu 10 : Pembesaran pembuluh vena ibu Minggu 11 : Pertahankan kontrol pola makan Minggu 12 : Perubahan fisik ibu
Minggu 13 : Plasenta berkembang sempurna
II. Hal-hal yang dibutuhkan dan dihindarkan pada saat organogenesis 1. Minggu 1 awal kehamilan
• Hal yang dibutuhkan ibu 1) Vitamin b
Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B, serta asam folat sebanyak 400 mikrogram/ hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio. Asam folat dapat berasal dari hati, telur, brokoli, kacang, jeruk, padi- padian, buncis. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan apabila ibu akan mengkonsumsi suplemen asam
2) Posisi berhubungan seksual
Posisi pria di atas merupakan posisi yang direkomendasikan apabila pasangan ingin memiliki anak. Dalam posisi tersebut, proses penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) dapat terjadi lebih dalam sehingga semen yang mengandung sel sperma dapat lebih dekat ke serviks (leher rahim) maupun uterus (rahim. Posisikanlah pinggul ibu lebih tinggi setelah selesai berhubungan seksual agar memudahkan sel sperma berenang ke arah yang tepat.
• Hal yang harus dihindari Jaga kondisi tubuh ibu
Minggu pertama merupakan minggu periode haid terakhir, perlahan-lahan hormon FSH (Follicle Stimulating ormone) mulai diproduksi untuk membantu pamatangan sel telur. Pembuahan (pertemuan sel telur dan sprema) baru terjadi 12-14 hari lagi.
Hentikan semua kegiatan merokok, mengkonsumsi NAPZA dan alkohol. Tiga hal yang disebutkan di atas dapat mempengaruhi perkembangan embrio dan menyebabkan kecacatan.
Untuk konsumsi obat rutin (obat tekanan darah tinggi, diabetes) sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menghentikannya.
2. Minggu 2 awal kehamilan Bersiap-siap ovulasi
Akhir minggu ini adalah waktu ibu berovulasi. Ketika 200-300 juta sperma berenang di liang vagina. Hanya jutaan sperma saj a yang mampu mencapai rongga rahim dan tuba, hanya sekitar 300-500 sel sperma yang mampu mencapai ampula tuba (dimana sel telur menanti dibuahi), dan hanya 1 sel sperma yang mampu memenangkan persaingan dari jutaan sel sperma lainnya pada akhir perjalanan.
• Hal yang dibutuhkan Ibu Tambahan Kalori
Kesehatan ibu yang baik merupakan salah satu faktor yang penting dalam kehamilan. Nutrisi adekuat, olahraga dan istirahat yang cukup akan mempengaruhi kesehatan ibu. Jika berat badan ibu berada di dalam batas normal sebelum kehamilan, ibu memerlukan asupan kalor sebesar
2200 kalori setiap harinya pada 13 minggu pertama (trimester pertama). Selama trimester kedua dan ketiga, ibu memerlukan tambahan 300 kalori per hari. Kalori tambahan dapat memberikan energi yang dibutuhkan
tubuh untuk ibu maupun janin. • Hal yang harus dihindari
Hindari Kafein
Kafein sebaiknya dihindari pada wanita hamil. Kafein sendiri dapat masuk ke saluran pencernaan janin yang masih belum sempurna. Beberapa penelitian membuktikan bahwa konsumsi kafein berlebih pada wanita hamil dapat menyebabkan kecacatan janin, persalinan premature, dan meningkatkan risiko untuk bayi lahir dengan berat badan rendah. 3. Minggu 3 awal kehamilan
Tanda awal kehamilan • Hal yang dibutuhkan
Kebutuhan kalsium
Protein digunakan untuk membuat jaringan baru, kalsium (1200 mg/ hari) berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi, dan zat besi (30mg/ hari) merupakan mineral dasar untuk meningkatkan volume darah embrio. Kalsium dapat bersumber dari produk susu, sedangkan zat besi banyak terdapat di daging merah, telur dan sayuran hijau.
Ketika pembelahan zigot dimulai, sel akan membelah menjadi 2 buah, kemudian terus-menerus membelah setiap 12 jam. Dalam waktu 3 hari sel akan membelah menjadi 16 (morula). Kemudian sel akan terarahkan perlahan-lahan berjalan dari saluran tuba menuju rahim. Di dalam rongga rahim sel akan berkembang menjadi ratusan sel dan dikelilingi oleh rongga berisi cairan yang disebut blastokista.
atas dari rahim). Tubuh ibu akan mengeluarkan protein imunosupresan yang mencegah tubuh bereaksi karena melihat janin sebagai benda asing. Jika implantasi atau perlekatan ini terjadi barulah dapat disebut kehamilan. Selamat Ibu sedang hamil 3 minggu (meskipun janin ibu baru berusia 1 minggu).
• Ibu:
Minggu ini ibu akan sering merasa lelah dan payudara mulai terasa tegang dan sakit. Kedua hal tersebut merupakan pertanda awal kehamilan. Ibu juga dapat mengalami ketidakseimbangan mood atau disebut “bad mood” yang dikarenakan perubahan hormonal pada ibu hamil. Selain itu, mual atau morning sickness juga dapat terjadi. Konsumsi nutrisi yang adekuat sangat dibutuhkan pada fase ini, seperti asam folat, protein, kalsium, dan besi, sangat penting bagi pertumbuhan embrio.
4. Minggu 4 awal kehamilan Awal pembentukan organ
Embrio akan bekerja keras minggu ini, membuat plasenta, tangkai penghubung (yang akan berkembang menjadi tali pusat), dan dasar dari tubuhnya. Kantung amnion yang berisi cairan amnion atau cairan ketuban yang mengelilingi embrio berguna untuk melindungi embrio. Sedangkan yolk sac akan memproduksi darah dan membantu memberikan nutrisi untuk embrio sampai plasenta mengambil alih.
• Hal yang dibutuhkan
Sama seperti minggu sebelumnya, ibu akan merasakan tanda-tanda kehamilan. Ibu dapat memeriksakan kehamilannya minggu ini dengan melakukan tes kehamilan menggunakan test pack (stick). Jangan kecewa apabila hasilnya negatif, tidak semua alat tes kehamilan memiliki sensitifitas yang sama. Apabila hasilnya masih negatif maka ibu dapat mencoba lagi 1 minggu ke depan. Semakin lama menunggu untuk melakukan tes kehamilan, maka akan semakin besar kemungkinannya untuk positif. Makan berlebihan tidak akan menambah kesehatan janin namun hanya akan menambah berat badan ibu dan hal tersebut tidak baik. Apabila ibu lapar, sebaiknya ibu mengkonsumsi makanan sehat seperti snack ringan, jus segar, roti
gandum, susu atau produk susu, dan sumber protein seperti daging dan unggas. Sereal, buah, dan sauran sebaiknya dikonsumsi secara seimbang. Hindari kalori kosong (banyak gula dan lemak).
• Hal yang harus dihiindari
Hindari aspirin, merokok dan minum alkohol ketika hamil. Aspirin dapat menyebabkan perdarahan dan perubahan di dalam fungsi pembekuan darah. Merokok mengganggu penyerapan dari vitamin B dan C serta asam folat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah, peningkatan risiko keguguran dan kematian bayi segera setelah melahirkan. Perokok pasif juga memiliki efek yang sama dengan yang aktif. Saat hamil, mintalah agar orang sekitar untuk tidak merokok di dekat Anda. Minum-minuman keras dapat menyebabkan fetal alcohol syndrome.
5. Minggu 5 awal kehamilan Permulaan masa embriogenik
Pada minggu ini ibu tidak akan mendapatkan menstruasi, salah satu pertanda untuk kehamilan. Apabila ibu melakukan tes kehamilan, maka akan sangat besar kemungkinannya untuk positif. Tes ini mendeteksi adanya HCG, hormon yang meningkat pada saat kehamilan. Produksi hormon yang masih meningkat dapat menimbulkan keluhan seperti minggu-minggu sebelumnya.
• Hal yang dibutuhkan
Ibu hamil membutuhkan 300 kalori ekstra setiap harinya. Pastikan ibu makan makanan yang bergizi untuk perkembangan embrio.
• Hal yang harus dihindari:
1) Hati dan produk hati. Mengandung vitamin A dosis tinggi yang bersifat teratogenik menyebabkan cacat pada janin). Makanan
mentah atau setengah matang dapat meningkatakan risiko toksoplasma (seafood, daging).
2) Ikan yang mengandung metal merkuri dalam kadar tinggi seperti hiu, marlin, yang dapat mengganggu sistem saraf janin.
3) Kafein yang terkandung dalam kopi, teh, coklat, kola dibatasi 200 mg per hari. Efek yang dapat terjadi diantaranya adalah insomnia
4) Vitamin A dalam dosis > 20.000 – 50.000 IU/ hari dapat menyebabkan kelainan bawaan.
5) Susu atau produk susu yang tidak dipasteurisasi.
6) Telur mentah atau makanan yang mengandung telur mentah 7) Keju lunak seperti brie, camembert, feta, roqueforta
8) Beberapa makanan yang mengandung parasit seperti listeriosis dan toksoplasma dengan efek dapat mengakibatkan kecacatan pada embrio sebaiknya dihindari. Toksoplasmosis juga dapat melekat pada kotoran kucing. Sebaiknya ibu meminta orang lain untuk membersihkan kotoran kucing selama ibu hamil. Pastikan ibu memasak matang semua makanan, mencuci sayur dan buah sampai bersih, menghindari kotoran kucing, dan memakai sarung tangan
apabila akan bekerja dengan tanah. 6. Minggu 6 awal kehamilan
• Hal yang dibutuhkan
Kunjungan prenatal pertama
Perdarahan berupa bercak merupakan hal normal yang terjadi di awal kehamilan, namun berhati-hatilah karena bercak atau flek perdarahan tersebut dapat berupa tanda awal dari keguguran atau kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim). Hubungi dokter kebidanan Ibu apabila bercak perdarahan tersebut berlanjut.
Apabila ibu mulai sering merasa kelelahan, maka latihan fisik sedang atau olahraga disarankan untuk meningkatkan energi. Cobalah untuk berjalan atau mengikuti kelas yoga. Sering berkemih atau sering bolak - balik ke kamar mandi merupakan tanda umum kehamilan. Hal ini terjadi karena hormon ß-hCG akan meningkatkan aliran darah ke daerah panggul, bagus untuk peningkatan kepuasan seksual selama kehamilan.
Pada minggu ke-6 calon pasangan orangtua dapat berkonsultasi dan memulai kunjungan prenatal pertama ke dokter. Pada sebagian besar ibu hamil, Ibu akan diminta untuk kembali setiap 4 minggu selama 7 bulan pertama, kemudian setiap 2 minggu pada bulan ke-8, lalu setiap minggu pada bulan ke-9. Pemeriksaan USG dapat dilakukan minggu ini untuk mendeteksi gerakan janin dan anggota tubuh janin. Kelainan
seperti blighted ovum atau mola hidatidosa dapat diketahui lebih dini dengan pemeriksaan USG.
• Hubungi petugas kesehatan bila terjadi:
Terkadang didapatkan beberapa tanda-tanda yang mengancam nyawa janin dan berbahaya bagi ibu. Tanda-tanda tersebut di antaranya
adalah:
1) Perdarahan atau bercak dari vagina 2) Nyeri perut tiba-tiba dan berkelanjutan 3) Perembesan cairan dari vagina
4) Muntah terus-menerus (hiperemesis gravidarum) 5) Nyeri berkemih
6) Sakit kepala hebat dan terus-menerus 7) Gangguan penglihatan pada mata 8) Pembengkakan pada tangan dan kaki 7. Minggu 7 awal kehamilan
• Hal yang dibutuhkan Adaptasi masa kehamilan
Payudara ibu akan membesar dan terasa tidak nyaman, hal ini terjadi karena peningkatan hormon estrogen dan progesteron. Puting akan terasa lebih sensitif dan lebih nyeri dari biasanya. Areola, daerah gelap sekitar puting, akan menjadi semakin gelap, semakin besar dan akan terus membesar dalam beberapa bulan ke depan. Selain itu, ibu juga dapat melihat adanya bintil-bintil (seperti saat kita merinding) di sekitar areola. Bintil ini dinamakan tuberkel Montgomery, yaitu kelenjar keringat yang berfungsi sebagai pelumas bagi areola.
Produk susu sangat penting di masa kehamilan karena banyak mengandung kalsium yang berguna untuk pertumbuhan gigi dan tulang embrio. Mulailah mengkonsumsi susu atau produk susu. Bila Ibu ingin tetap menjaga kalori yang masuk, maka susu rendah lemak menjadi pilihan, kandungan kalsium tidak akan terpengaruh pada produk susu rendah lemak. Vitamin prenatal juga sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil. Vitamin yang mengandung kalsium, tembaga, asam folat, yodium, zinc dan vitamin A, B, C, D, E. Vitamin ini akan lebih baik
Mengurangi mual dan muntah saat hamil
1) Makanlah makanan kering seperti sereal, roti atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur.
2) Cobalah makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna).
3) Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna.
4) Tetap duduk tegak selama 10-20 menit setelah makan untuk menghindari refluks lambung dan heartburn.
5) Jahe mampu mengurangi mual.
6) Cobalah untuk memakan permen jahe, minum air jahe, atau jahe dalam bentuk kapsul.
7) Hubungi dokter untuk konsumsi vitamin B6 atau terapi obat lainnya.
8) Hubungi dokter bila muntah terjadi. • Hal yang harus dihindari
1) Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur.
2) Hindari makanan pedas, gorengan atau berminyak. Hindari kopi karena dapat merangsang asam lambung.
3) Hindari bau yang menyengat dan menyebabkan mual. 8. Minggu 8 awal kehamilan
• Hal yang dibutuhkan Tingkatkan kualitas gizi
Jangan kaget apabila ukuran bra ibu bertambah 1-2 ukuran lebih besar, terutama bila ini adalah embrio pertama. payudara ibu akan terus membesar sebagai persiapan untuk menyusui. Sedangkan rahim ibu sekarang berukuran sebesar jeruk. Jangan berdiet selama kehamilan. Ibu harus meningkatkan berat badan sekarang karena akan berbahaya bagi janin bila Ibu mengurangi berat badan.
Vitamin prenatal sebaiknya tetap ibu konsumsi. Meskipun Ibu mengkonsumsi vitamin, ibu juga harus tetap mengkonsumsi makanan
bergizi yang berasal dari makanan. Sumber zat gizi makanan dapat dilihat di bawah ini:
Protein : daging, telur, produk susu, kacang, produk kedelai (tahu, tempe)
Kalsium : produk susu, sayuran berdaun hijau, tahu, kacang
Asam folat : hati, telur, brokoli, kacang, jeruk, padi-padian, buncis Zat besi : hati, unggas, ikan, daging, kuning telur, sayuran berdaun hijau, kacang
Magnesium : coklat, seafood, buncis, kacang, padi-padian Vitamin B6 : hati, padi-padian, daging
Vitamin E : ikan, telur, susu, daging, sereal Zinc : seafood, susu, kacang, daging, buncis • Hal yang harus dihindari
Hati-hati keguguran
Hati-hati terhadap risiko keguguran pada trimester pertama. Angka kejadian aborsi meningkat dengan bertambahnya usia Ibu dan terdapatnya riwayat aborsi sebelumnya. Penyebab abortus spontan bervariasi meliputi infeksi, faktor hormonal, kelainan bentuk rahim, faktor imunologi (kekebalan tubuh), dan penyakit dari ibu. Apabila ibu merasakan nyeri perut bagian bawah, kram pada rahim, perdarahan dari kemaluan, dan keluarnya embrio dari dalam rahim, maka segera hubungi dokter kandungan ibu.
9. Minggu 9 awal kehamilan
• Peningkatan volume tubuh ibu
Ibu akan mulai merasakan peningkatan dari lingkar pinggul minggu ini, meskipun Ibu masih belum terlihat jelas sedang hamil. Apabila ibu sering sekali bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, maka kurangi konsumsi kafein yang terkandung di dalam kopi dan teh, namun jangan mengurangi asupan cairan secara keseluruhan. Perkembangan luar biasa minggu ini adalah embrio Ibu yang mulai bergerak. Meskipun sudah mulai bergerak, ibu masih belum bisa merasakannya. Panjang janin Ibu saat ini adalah 22-30 mm dengan berat badan sekitar 2 gram.
Selama hamil, volume darah akan meningkat sekitar 50%. peningkatan volume darah ini penting untuk memenuhi kebutuhan rahim yang sedang berkembang dan melindungi ibu dan bayi dari efek yang membahayakan ketika ibu berbaring atau berdiri. Peningkatan volume darah ini juga berfungsi sebagai pelindung selama persalinan karena kemungkinana banyaknya kehilangan darah.
• Gizi kehamilan
Untuk gizi kehamilan, sebaiknya ibu setiap hari makan 1 atau 2 buah yang kaya akan vitamin C dan minimal 1 kali sayuran berwarna hijau tua atau kuning tua untuk zat besi ekstra, serat dan asam folat. Makanlah daging merah sebagai sumber dari zat besi. Berhati-hatilah selalu akan makanan yang ibu makan, beberapa jenis makanan dapat mengandung bakteri yang berbahaya bagi perkembangan janin.
10. Minggu 10 awal kehamilan
• Pembesaran pembuluh vena ibu hamil
Minggu ini plasenta sudah mulai berfungsi mengatur hormonal embrio. Karena hal inilah maka gejala dari mual dan muntah ibu atau morning sickness mulai menurun. Meskipun begitu, fluktuasi kadar hormonal di dalam tubuh masih menyebabkan ketidakstabilan emosional atau mod yang naik turun pada ibu hamil. Jangan heran bila tiba-tiba ibu merasa sedih atau depresi, dan di menit berikutnya ibu merasa baik-baik saja dan sangat bahagia.
Suatu penanda dari volume darah yang meningkat adalah terlihatnya pembuluh vena yang membesar di permukaan kulit ibu hamil. Umumnya aliran garis biru ini dapat ibu lihat di payudara, perut, tangan, dan kaki. Peningkatan volume darah sekitar 20-40% pada ibu hamil memang diimbangi dengan pembesaran vena agar pembuluh darah tersebut dapat mengangkut aliran darah yang meningkat. Pembesaran vena ini akan perlahan-lahan menghilang setelah bayi dilahirkan dan ibu tidak lagi menyusui.
Ibu belum membutuhkan baju hamil pada saat ini, namun ibu mungkin merasakan bahwa pakaian atau baju sehari-hari mulai terasa tidak nyaman atau terasa ketat dan bra ibu mulai terasa sempit akibat dari pembesaran payudara. Untuk mengatasi hal tersebut, pakailah celana
yang memiliki karet elastis pada bagian pinggang, ibu dapat membeli bra baru yang nyaman (ukuran payudara dapat meningkat 1-2 ukuran),
dan pakailah pakaian yang longgar.
Peningkatan berat badan ibu selama kehamilan:
Ibu dengan berat badan kurang (IMT < 18,5): 15 kg – 20 kg
Ibu dengan berat badan normal (IMT 18,5 – 22,9): 12,5 kg – 15 kg Ibu dengan berat badan berlebih (IMT > 22,9): 7, 5 kg – 12,5 kg • Olahraga selama kehamilan
Olahraga seperti berenang dan berjalan setiap hari selama 30 menit adalah pilihan tepat di kala hamil. Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otot, tonus otot, dan ketahanan tubuh. Tiga kualitas yang dapat membantu ibu selama 9 bulan kehamilan, membantu mengurangi stress saat melahirkan dan membuat pembentukan tubuh setelah melahirkan jadi mudah.
11. Minggu 11 awal kehamilan
• Pertahankan kontrol pola makan
Minggu ini mual dan muntah akan mulai berkurang. Ibu akan merasa lebih nyaman dan dapat makan tanpa diiringi rasa mual. Ibu dapat fokus ke hal lain yaitu peningkatan berat badan ibu dan janin yang signifikan di trimester kedua.
Jangan khawatir apabila kondisi mual trimester pertama membuat Ibu tidak bisa makan. Pada 3 bulan pertama, kenaikan berat badan ibu memang berkisar 1-2,5 kg. Nafsu makan ibu akan kembali setelah fase ini terlampaui dan selanjutnya kenaikan berat badan ibu berkisar 0,5 kg/minggu. Namun saat ini bukan berarti ibu boleh makan tidak terkontrol, makan terus-menerus tanpa memperhatikan gizi, tidak akan ada manfaat bagi janin. Pilihlah makanan yang bergizi seperti sayuran, gandum dan ikan. Nutrisi yang baik sangat berpengaruh di dalam perkembangan otak dan tubuh janin.
Sayangnya beberapa keluhan selama kehamilan seperti konstipasi (hambatan pengeluaran sisa-sisa makanan yang berkaitan dengan kesulitan BAB akibat tinja yang keras disertai dengan nyeri pada perut), heartburn (sensasi rasa panas atau rasa tidak nyaman yang
kembung, bersendawa, dan buang gas yang berkaitan dengan perubahan hormon mulai dirasakan. Sakit kepala juga dapat ibu rasakan akibat dari peningkatan kadar hormon. Ibu dapat mencegah terjadinya sakit kepala dengan makan teratur, tingkatkan asupan cairan, istirahat dan tidur teratur serta hindari stress.
12. Minggu 12 awal kehamilan • Perubahan fisik ibu
Rahim ibu akan perlahan-lahan membesar sekitar 1 cm setiap minggunya. Dari ukuran yang sangat kecil, rahim ibu sekarang berdiameter 12-14 cm, sebesar bola kasti. Pada saat melahirkan, rahim ibu akan berdiameter sekitar 37-42 cm. Berat rahim ibu akan meningkat dari 70 gram sebelum kehamilan menjadi hampir 1100 gram ketika melahirkan. Ibu sudah mulai dapat berbelanja baju kehamilan saat ini dan akan lebih baik dan lebih nyaman bila ibu mulai menggunakan pakaian longgar.
Perasaan heartburn pada ibu saat ini terjadi karena plasenta yang memproduksi hormon progesteron merelaksasi katup yang memisahkan esogafus dan lambung sehingga memudahkan terjadinya refluks atau naiknya asam lambung ke esofagus sehingga menimbulkan sensasi panas atau terbakar di daerah dada.
Kulit ibu berubah selama kehamilan. Pada sebagian besar wanita akan muncul garis vertikal berwarna coklat kehitaman di kulit sepanjang bagian tengah perut yang disebut dengan linea nigra. Garis ini akan ada selama kehamilan dan akan menghilang setelah melahirkan. Jaring- jaring vaskuler dan palmar eritema (kemerahan di telapak tangan) dapat terjadi akibat pelebaran pembuluh darah dan tingginya kadar estrogen selama kehamilan. Gejala ini hanya sementara, tidak berbahaya dan akan menghilang setelah melahirkan.
• Mencegah ginggivitis kehamilan
Sekitar 50% wanita hamil mengalami ginggivitis (radang pada gusi) pada kehamilan. Ginggivitis tersebut terjadi karena peningkatan kadar hormon progesteron yang berakibat gusi ibu bereaksi lebih terhadap bakteri yang terdapat di plak gigi. Peningkatan suplai perdarahan pada
perdarahan terhadap gusi. Pencegahan ginggivitas kehamilan dilakukan dengan menjaga kebersihan rongga mulut, gosok gigi secara teratur dan dental floss.
III. Apa yang dibutuhkan dan dihindari pada saat fetal growth (periode pertumbuhan dan perkembangan janin)
A. Tahap Fetus (Janin)
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran.
Berkembang delapan minggu setelah pembuahan. Sel tulang pertama mulai tumbuh dan embrio menjadi janin. Dari periode ini sampai saat kelahiran bentuk tubuh makin sempurna, bagian- bagian tubuh tumbuh dengan laju yang berbeda-beda dan janin
sendiri tumbuh memanjang sampai kira-kira 20 kalinya.
Selama janin tumbuh dan berkembang, total cairan tubuh menurun dari 92 menjadi 72 persen. Perubahan ini diikuti oleh peningkatan protein dan lemak terutama selama dua bulan terkahir kehamilan, dimana peningkatan protein lebih banyak dari pada lemak. Selain itu pada janin terjadi pula pertambahan yang nyata pada natrium, kalsium dan besi. Natrium terutama terdapat dalam cairan ekstraseluler dan dalam tulang, sedang kalium terdapat dalam cairan intraseluler berkaitan dengan massa sel.
Kegiatan janin selama dalam kandungan selain menghisap zat gizi dan bernafas, janin juga bergerak aktif seperti menyepak, berputar, melengkung dan menggenggam. Selain itu janin mampu melakukan respon terhadap rangsangan suara atau getaran. Janin juga peka terhadap kondisi kejiwaan ibunya, misalnya ibu yang mengandung merasa takut, sedih atau cemas maka janin akan
apabila si ibu kelelahan. Respon tersebut diduga karena adanya perubahan sekresi kelenjar yang terjadi dalam tubuh ibunya.
Pada trimester kedua dan ketiga, ketika masa morning sickness telah berlalu, biasanya ibu hamil sudah mulai dapat menikmati makanan dan merasakan gerakan janin dalam perut. Pada trimester kedua ini pertumbuhan janin pun berlangsung sangat cepat. Boleh dikatakan, separuh dari penambahan bobot badan ibu selama hamil terjadi pada bulan ke-6 dan ke-7. Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi pada usia kehamilan ini, bisa jadi akan "menularkan" derita yang sama pada sang janin yang dikandungnya. Sebagai patokan, bobot badan ibu hamil kurang dari 45 kg pada trimester ketiga menunjukkan kekurangan energi kronis.
Kebutuhan zat gizi pada trimester kedua dan ketiga ini juga perlu diperhatikan karena erat kaitannya dengan perkembangan intelegensia janin. Pasalnya, pada usia kehamilan 15 - 20 minggu, otak janin mengalami pertumbuhan pesat sekali. Bahkan memasuki kehamilan minggu ke-30 sampai bayi berusia 18 bulan, otak mengalami fase pertumbuhan pesat kedua. Berbeda dengan kebutuhan gizi pada trimester pertama, memasuki trimester kedua dan ketiga ibu hamil membutuhkan zat gizi sebagai berikut:
Minggu ke-13
Kurangi atau hindari minum kopi. Sebab kafeinnya (juga terdapat di teh, kola dan cokelat) berisiko mengganggu perkembangan sistem saraf pusat janin yang mulai berkembang.
Janin: Perkembangan organ tubuhnya mengalami percepatan. Minggu ke-14
Anda perlu menambah asupan 300 kalori per hari untuk tambahan energi yang dibutuhkan untuk tumbuh-kembang janin. Penuhi antara lain dari 2 cangkir nasi atau penggantinya. Juga perlu lebih banyak ngemil, 3-4 kali sehari porsi sedang.
Janin: Cikal bakal telinga terbentuk, begitu juga telinga luar dan daun telinga.