• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEN PE G N E G M E BA B N A G N A G N A N KO K R O POR PO AS A I GL G OB O A B L

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEN PE G N E G M E BA B N A G N A G N A N KO K R O POR PO AS A I GL G OB O A B L"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Perusahan yang mengglobalisasi operasinya menghadapi masalah khusus. Globalisasi diartikan sebagai strategi mendekati pasar dunia dengan produk standar. Kesadaran terhadap peluang maupun ancaman yang dihadapi perusahan global sangat penting bagi para perencana di hampir semua industri domestic A.S.

Memahami liku-liku persaingan di pasar global dan menghadapi korporasi global dengan cepat telah menjadi kompetensi yang dituntut dari para manajer strategik.

Penilaian intern meliputi identifikasi kekuatan-kekuatan pokok operasi perusahan. Kekuatan ini khususnya penting dalam operasi global, karena mereka seringkali merupakan karakteristik perusahan yang di hargai Negara tuan rumah dan, karenanya, memberikan kekuatan tawar menawar yang penting. Kekuatan sumber daya dan kapabilitas global perusahaan hrs dianalisis.

Perusahan yang secara serius melakukan penilitian intern dan ekstern adalah Bisiness International Corporation, yang menyarankan untuk mempertimbangkan tujuh kategori umum factor. Seperti diperhatikan pada strategi Global, kategori ini meliputi factor ekonomi, politik, geografi, tenaga kerja, pajak,

(3)

PENGEMBANGAN KORPORASI GLOBAL

PENGEMBANGAN KORPORASI GLOBAL

Evolusi suatu korporasi global seringkali melibatkan tingkat strategi yang semakin tinggi.

Tingkat pertama, yang seringkali melibatkan kegiatan ekspor-impor, kurang terasa dampaknya atas orientasi manajemen yang ada atau atas lini produk yang sudah ada.

Tingkat kedua, yang dapat berupa lisensi asing dan alih teknologi, memerlukan sedikit perubahan pada manajemen atau operasi.

Tingkat ketiga biasanya ditandai oleh investasi langsung dalam operasi seberang lautan, termasuk pabrik. Tingkat ini menuntut pengeluaran modal dan pengembangan ketrampilan mnajemen global, biasanya sudah dikategorikan sebagai perusahaan multinasional (MNC) sejati. Pada tingkat ini, perusahaan mulai muncul sebagai perusahaan global (global enterprise) dengan ancangan global untuk produksi, penjualan, keuangan, dan

(4)

MENGAPA PERUSAHAAN MELAKUKAN

GLOBALISASI

MENGAPA PERUSAHAAN MELAKUKAN

GLOBALISASI

Keunggulan teknologi yang pernah dinikmati Amerika Serikat telah menurun dramatic selama 30 tahun terakhir. Pada akhir tahun 1950-an, lebih dari 80% inovasi teknologi penting dunia pertama kali diperkenalkan di A.S. Pada tahun 1990, angka itu telah menurun menjadi kurang dari 50%. Sebaliknya Perancis membuat kemajuan mengesankan di bidang traksi listrik, tenaga nuklir, dan penerbangan. Jerman memimpin di bidang kimia dan farmasi, peralatan berat dan peralatan presisi, barang listrik berat, metalurgi, dan peralatan transport permukaan. Jepang memimpin di bidang optic, solid state physic, rekayasa ilmu kimia, dan proses metalurgi. Eropa Timur dan mantan Uni Soviet, yang dinamakan megara-negara COMECON (Council for Mutual Economic Assistance), menghasilkan 30% dari aplikasi paten seluruh dunia setahun.

Tetapi, A.S. dapat merebut kembali sebagian dari ketinggalan teknologi ini. Melalui globalisasi, perusahaan-perusahaan A.S. seringkali dapat meraih manfaat dari industri dan teknologi yang dikembangkan di mancanegara. Bahkan perusahaan jasa yang relatif kecil dapat memanfaatkan operasi seberang lautan yang besar.

Dalam banyak situasi, pengembangan global layak dijadikan senjata bersaing. Penetrasi langsung ke pasar asing dapat menarik arus kas yang vital dari operasi domestic pesaing asing.

(5)

ORIENTASI STRATEGIK PERUSAHAAN

GLOBAL

ORIENTASI STRATEGIK PERUSAHAAN

GLOBAL

Perusahaan2 Multinasional pada dasarnya memperlihatkan satu dari empat orientasi mereka dalam aktivitasnya. Mereka punya keyakinan mengenai cara mengendalikan operasi asing. Perusahaan yang ethnocentric orientation percaya bahwa nilai dan prioritas organisasi induk seyogyanya menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan stratejik dalam semua operasinya. Perusahaan mempunyai polycentric orientation jika kemudian budaya negara tempat diterapkannya strategi tersebut memungkinkan untuk mendominasi proses pengambilan keputusan. Kebalikannya, regiocentric orientation tejadi ketika perusahaan induk berusaha mencampur nilai dan prioritas mereka dengan peraturan/nilai setempat. Akhirnya, perusahaan dengan geocentric orientation mengadopsi pendekatan system global untuk pembuatan keputusan stratejik, sehingga penekanan pada integrasi global.

(6)

Kompleksitas Lingkungan Global Kompleksitas Lingkungan Global

Perencanaan srategik global lebih rumit daripada perencanaan sejenis untuk domestic. Sedikitnya ada lima faktor yang menyebabkan kompleksitas ini;

1. Operasi global menghadapi lingkungan politik, ekonomi, legal, social, dan budaya yang beragam di samping juga laju perubahan yang berlain-lainan pada masing-masing factor ini.

2. Interaksi antara nasional dan asing bersifat kompleks, karena masalah kedaulatan nasional dan sangat berbedanyakondisi ekonomi dan sosial.

3. Keterpisahan geografis, perbedaan budaya dan kebangsaan, serta perbedaan cara berbisnis kesemuanya cenderung menyulitkan komunikasi dan upaya pengendalian antara kantor pusat dan afiliasi seberang lautan.

4. Operasi global menghadapi persaingan yang ekstrim, karena perbedaan dalam hal struktur industri.

5. Operasi global terbatas dalam hal pilihan strtegi bersaing yang ada karena beragamnya blok-blok ekonomi, seperti Masyarakat Ekonomi Eropa, Kawasan perdaganganbebes eropa, dan kawasan perdagangan bebas amerika latin.

(7)

Masalah Pengendalian Perusahaan Global

Masalah Pengendalian Perusahaan Global

Faktor penyulit interen bagi banyak perusahaan global adalah kebijakan keuangan mereka umumnya disesuaikan dengan tujuan perusahaan induk dan kurang mempertimbangkan tujuan Negara tuan rumah. Hal ini menimbulkan konflik antara berbagai bagian dari perusahaan global yang bersangkutan, antara keseluruhan perusahaan dengan Negara asal dan Negara tuan rumah, serta antara Negara asal dengan Negara tuan rumah itu sendiri.

Dalam perusahaan global, perencanaan dipersulit oleh pebedaan sikap nasional terhadap pengukuran kerja, dan oleh perbedaan tuntutan pemerintah mengenai keterbukaan informasi. Meskipun masalah-masalah seperti ini merupakan satu aspek dari lingkungan global, bukan akibat dari manajemen yang lemah, mereka sering kali dapat dikurangi melalui peningkatan perhatian terhadap perencanaan strategik

(8)

Perencanaan strategic Global

Perencanaan strategic Global

Pada perusahaan demikian, manajer tidak boleh

melihat operasi global sebagai kumpulan informasi yang

independent. Para manajer ini menghadapi keputusan

saling

tukar

(trade

of

decision)

yang

harus

mempertimbangkan

berbagai

produk,

lingkungan

Negara, sumber daya, kapabilitas perusahaan induk dan

anak perusahaan, serta pilihan strategic.

Dalam

industri

multi

domestik,

anak-anak

perusahaan global haruslah dikelola sebagai

badan-badan usaha yang berbeda artinya, masing-masing

anak perusahaan bersifat otonom, memiliki otoritas

untuk mengambil keputusan independent sebagai

reaksi terhadap kondisi pasar setempat.

Dalam

industri

multi

domestik,

anak-anak

perusahaan global haruslah dikelola sebagai

badan-badan usaha yang berbeda artinya, masing-masing

anak perusahaan bersifat otonom, memiliki otoritas

untuk mengambil keputusan independent sebagai

reaksi terhadap kondisi pasar setempat.

(9)

Industri Global

Industri Global

Industri global adalah industri yang persaingannya

melintasi batas-batas Negara . persaingan terjadi dalam

skla dunia. Banyaknya pakar percaya bahwa hampir

semua industri yang berorientasi kepada produk akan

menjadi global.

1.Meningkatkan globalisasi perusahaan.

2.Ledakan informasi.

3.Meningkatkan persaingan global.

4.Perkembangan

teknologi

yang

cepatMakin

luasnya

cakupan tugas manejemen global.

5.Perencanaan manajemen strategic menumbuhkan rasa

pecaya diri manajerial.

(10)

Strategik demikian menuntut pengambilan

keputusan yang sangat tersentralisasi di kantor

pusat perusahaan untuk memungkinkan keputusan

trade off di antara anak-­‐anak perusahaan. Tingkat

pengeluaran R&D yang besar untuk produk-­‐produk

yang memerlukan lebih dari satu pasar untuk

menutup biaya pengembangan. Kurangnya regulasi

perdangangan atau regulasi mengenai investasi

asing.

(11)

TANTANGAN GLOBAL

TANTANGAN GLOBAL

Meskipun bidang industri saat ini dapat dikatakan

berkarakteristik global atau multidomestik, beberapa “kasus

murni” masih tetap ada. Sebuah perusahaan industri global

yang berkompetisi di industri global harus bias bersifat

responsive, mulai dari level bawah sampai mengetahui kondisi

pasar lokal. Demikian juga dengan kompetisi di industri

multidomestik, tidak dapat mengabaikan kesempatan untuk

selalu menggunakan semua sumber daya yang ada untuk

selalu ikut dalam berkompetisi. Jadi, setiap perusahaan global

harus dapat memutuskan fungsi perusahaan itu sendiri, mana

yang yang harus dikerjakan, dimana, dan sampai level mana

tingkat koordinasi dapat bertahan diantara mereka.

(12)

Lokasi Dan Koordinasi Aktivitas

Lokasi Dan Koordinasi Aktivitas

• Tipe fungsional aktivitas harus mempunyai bagian

pembelian, bagian operasi, riset dan development,

penjualan,

dan

pelayanan.

Sebuah

perusahaan

multinasional

harus

mempunyai

batasan

beberapa

pilihan lokasi untuk setiap kegiatan dan oleh karena itu

maka harus memutuskan bentuk, jumlah dan lokasi

aktivitas tersebut. Perusahaan tersebut dapat juga

membagi-bagi aktivitasnya di beberapa lokasi tertentu.

Contohnya untuk riset dan development akan difokuskan

di

satu

tempat

dimana

dimungkinkan

untuk

mengendalikan semua kegiatan perusahaan.

(13)

Permasalahan Lokasi dan Koordinasi Permasalahan Lokasi dan Koordinasi

LOKASI DAN KOORDINASI AKTIVITAS

AKTIFITAS LOKASI KOORDINASI

Operasi Lokasi dan fasilitas untuk memproduksi suatu komponen barang

vJaringan pabrik di seluruh dunia

Penjualan Pemilihan produk tertentu Negara tujuan

vMenyamakan nama diseluruh dunia

vKoordinasi penjualan secara multinasional vKesamaan target konsumen dan produk di seluruh dunia

vKoordinasi harga di Negara-negara yang berbeda

Pelayanan Lokasi untuk pengorganisasian pelayanan

vMenyamakan standar pelayanan diseluruh dunia

Research and Development

Jumlah dan lokasi untuk melakukan riset

vPenukaran informasi untuk hasil riset

vBertanggung jawab untuk menentukan produk yang dibutuhkan di suatu Negara

vMembuat dan memperkenalkan produk ke seluruh dunia

Tabel di bawah ini menunjukkan beberapa isu permasalahan yang terkait dengan titik kritis dimensi lokasi dan koordinasi pada rencana strategi penjualan multinasional. Tabel tersebut juga menunjukkan fungsi aktivitas dan performa perusahaan di setiap dimensi

(14)

Kebutuhan Pasar dan Karakteristik Global

Kebutuhan Pasar dan Karakteristik Global

Sebuah perusahaan harus dapat berpegang

pada dua hal : “penerimaan konsumen untuk

produk mereka dan seberapa tinggi produk

tersebut dapat diterima oleh kalangan pasar”

Seperti table di bawah ini, menunjukkan semua

pasar dapat menjadi satu kesatuan dari pasar

tertentu dimana untuk suatu produk tertentu

dapat dinikmati juga oleh konsumen lain dengan

cara market by market. Contohnya film berwarna

dan petrochemicals, sementara untuk boneka

dan toilet sebagai contoh yang baik untuk produk

tambahan untuk pilihan

Tabel dibawah ini juga menunjukkan bagaimana 2

dimensi dapat dikombinasi menjadi satu untuk

memungkinkan keseragaman baik dari sisi kebutuhan

konsumen dan tingkat rata-­rata produk tambahan

baru.

Tabel dibawah ini juga menunjukkan bagaimana 2

dimensi dapat dikombinasi menjadi satu untuk

memungkinkan keseragaman baik dari sisi kebutuhan

konsumen dan tingkat rata-­rata produk tambahan

baru.

(15)

Kebutuhan Pasar dan Karakteristik Produk

Cip Komputer Konsumen Kasus Yang diperhatikan Elektronik Otomotif Elektronik Boneka

Film Berwarna Automobiles Obat - Obatan Truk

Bahan - bahan Kimia Telekomunikasi

Peralatan Jaringan Pasta gigi Industri Shampoo Permesinan

Standarisasi Customized

Dalam Semua Pasar Pasar demi Pasasr

Minimalisasi Biaya Pengiriman Pelatihan Toilet

Baja Kesempatan Permen Coklat Bahan Kimia Tempat

polyethylene) Eksplorasi

Hidangan Minuman Soda

Mengoperasikan perubahan yg pernah ada scr Globaldlm Gudang Perbedaan Perawatan

Rata - rata dalam Perubahan setiap Produk Cepat

(16)

Strategi Internasional Strategi Internasional

Tabel dibawah ini menunjukkkan strategi dasar dari perusahaan multinasional dari pertimbangan dimensi lokasi dan koordinasi. Rendahnya koordinasi dan penyebaran geografik aktivitas secara tidak langsung akan mempengaruhi operasi serta strategi bagi Negara yang dituju perusahaan tersebut.

Aktivitas Dalam Koordinasi Tinggi Rendah Strategi Internasional

High ForeignInvestment with extensive coordination among subsidiaries

Global strategy

Country-centered strategy by multinationals with a number of domestic firms operating in only one country

Export-based strategy with decentralized marketing

Geographically Dispersed

Geographically Concentrated

(17)

BERBAGAI STRATEGI KOMPETITIF PERUSAHAAN PADA PASAR LUAR NEGERI

BERBAGAI STRATEGI KOMPETITIF PERUSAHAAN PADA PASAR LUAR NEGERI

Perusahaan yang memilih untuk mengikuti arus globalisasi harus memiliki strategi. Dan hal tersebut dapat dikategorikan sesuai dengan tingkat kompleksitas (kesulitan) dari tiap pasar luar negeri dan juga dari perbedaan produk perusahaan itu (lihat table 5.15). Kompleksitas akan menghubungkan sejumlah factor kesuksesan yang dibutuhkan di arena yang semakin kompetitif. Perbedaan dan ragam produk sebagai variabel kedua akan menghubungkan dengan luasnya jalur bisnis. Semakin banyak perusahaan tersebut menawarkan suatu bisnis, maka semakin tinggi pula perbedaan tersebut.

Dua hal tersebut, kempleksitas dan perbedaan adalah rangkaian pilihan strategis. Apabila satu perusahaan dapat

(18)

Tempat Tujuan Ekspor

Tempat Tujuan Ekspor

Tujuan utama pasar untuk suatu perusahaan yang menginginkan pasar ekspor adalah untuk memodifikasi performance suatu produk tertentu atau ukuran karakteristik untuk bertemu dengan pasar luar negeri. Dengan menggabungkan kombinasi antara pasar US dan pasar luar negeri, akan melambankan dan membosankan. Akan tetapi, sejumlah teknik ekspansi membuktikan beberapa perusahaan di US dapat mengambil beberapa kesempatan dilingkungan yang baru. Sebagai contoh N.V. Philips dan beberapa perusahaan kompetitor (saingan) dari Jepang seperti Sony dan Matsushita bekerjasama untuk mengejar kalangan pasar mereka sendiri.

Untuk mengekspor barang biasanya dibutuhkan dana investasi yang minimal. Bagaimana cara perusahaan tersebut untuk mengatur dan mengkontrol kualitas barang setelah proses produksi dan menjaga risiko untuk dapat bertahan merupakan tipe yang paling minimal yang paling umum. Sebagai tambahan, Departemen Perdagangan US melalu program “ Export Now Program” denan beberapa agen pemerintah yang terkait dapat mengecilkan risiko perusahaan kecil dengan memberikan penyuluhan dan bantuan informasi tentang ekspor dan pelatihan tentang penjualan.

(19)

Perijinan Dan Kontrak

Perijinan Dan Kontrak

Membuat persiapan kontrak adalah langkah selanjutnya yang

dibutuhkan suatu perusahaan untuk keperluan kerjasama

ekspor. Perijinan juga termasuk membawa beberapa produk dari

pemegang ijin untuk dijadikan barang yang berguna.

Kebanyakan barang-barang tersebut telah mempunyai hak paten

sendiri, nama barang sendiri, atau secara teknikal diakui oleh

pasar untuk batas waktu tertentu sebagai pengembalian bentuk

royalty dan juga sebagai jalan untuk menghindari terkenanya

tarif untuk batasan ekspor.

Dua masalah utama yang berkaitan dengan perijinan.

Pertama adalah kemungkinan rekan bisnis luar negeri akan

mendapat

pelajaran

dan

pengalaman

baru

dan

besar

kemungkinan akan menjadi competitor (pesaing) utama setelah

masa kontrak kerjasama berakhir. Hal ini dialami oleh

perusahaan elektronik Jepang yang bekerjasama dengan

perusahaan US, menjadikan US sebagai rival utama Jepang di

bidang elektronik setelah masa kontrak kerjasama mereka

berakhir. Masalah yang kedua sumber daya untuk produksi,

penjualan dan distribusi secara umum dari produknya. Dengan

(20)

Hak Monopoli

Hak Monopoli

Bentuk yang sangat special dari perijinan adalah Franchising (hak monopoli) dimana si penerima hak dapat menjual produk atau pelayanan dengan menggunakan nama serta logo dan semua hal yang berkaitan dengan perusahaan pemberi ijin. Sebagai balasannya, si penerima ijin akan memberikan bayaran berupa fee ke perusahaan pemberi ijin yang biasanya besarnya ditentukan dari jumlah serta volume penjualan dimana si penerima ijin berada. Contoh Mc Donald yang diketahui sebanyak 70% dari jumlah gerainya di seluruh dunia menggunakan perijinan franchising.

(21)

Kantor Cabang Luar Negeri Kantor Cabang Luar Negeri

Kantor cabang adalah perluasan dari kantor pusat yang berada di luar wilayah kantor pusat yang bertanggungjawab terhadap semua kegiatan kantor pusat termasuk pengelolaan, operasional, penjualan, pelayanan terhadap konsumen dan juga distribusi. Kantor cabang ini akan sangat bermakna “lokal” sehingga akan dibutuhkan pimpinan dari penduduk setempat mulai dari level bawah sampai level pimpinan

Investasi Saham

Perusahaan kecil dan menengah dengan tingkat pertumbuhan yang pesat biasanya membutuhkan dana tambahan untuk mendukung laju perusahaan tersebut agar lebih maksimal. Perusahaan seperti ini seringkali mendapat bantuan dana dari rekan kerja mereka atau mendapat bantuan dana dari investasi pribadi (investor) yang

(22)

Kantor Cabang Pribadi

Kantor Cabang Pribadi

Kantor cabang yang dimiliki secara pribadi oleh satu orang biasanya memiliki pertimbangan sendiri dari kantor pusat. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan fungsi kontrol dan pengendalian peruasahaan agar lebih efisien. Untuk keputusan dan kebijakan yang berhubungan dengan penjualan, jenis produk, ekspansi dan lainnya akan di tentukan oleh manager senior dari kantor pusat.

Pembukaan kantor cabang seperti ini dapat dimulai dari mengambil alih sebuah perusahaan yang sudah mulai maju. Bila hal ini berjalan lancar, maka kantor pusat dapat memiliki keuntungan yang berlipat, terutama bila perusahaan yang diambil alih tersebut telah mempunyai produk unggulan sendiri atau telah memiliki jaringan distribusi dan konsumen sendiri.

Pembukaan kantor cabang seperti ini dapat dimulai dari mengambil alih sebuah perusahaan yang sudah mulai maju. Bila hal ini berjalan lancar, maka kantor pusat dapat memiliki keuntungan yang berlipat, terutama bila perusahaan yang diambil alih tersebut telah mempunyai produk unggulan sendiri atau telah memiliki jaringan distribusi dan konsumen sendiri.

(23)

Akan tetapi cara ini juga masih memiliki risiko sendiri yang

akan berbeda dengan operasi normal suatu perusahaan.

Pertama

bila

kantor

pusat ingin

dana

yang

mereka

investasikan aman, pimpinan harus benar-benar mengetahui

karakter pasar Negara tersebut, bahasa Negara tersebut dan

kebudayaan setempat. Kedua, biasanya Negara tujuan akan

mengharapkan 2 hal dari kantor pusat, komitmen jangka

panjang dan kemungkinan untuk dipekerjakan sebagai

karyawan dalam struktur atau operasi di perusahaan mereka.

Biasanya

dengan

mempekerjakan

tenaga

luar

negeri,

merupakan kebijakan yang baik dari suatu perusahaan yang

ingin berkembang, tentunya dengan pertimbangan selama hal

itu dapat mendekatkan diri pada kemampuan pasar dan

komunikasi yang baik. Hal ini sangat penting bagi perusahaan

kecil dengan lingkup regional. Kertiga, mengubah standar

Gambar

Tabel di bawah ini menunjukkan beberapa isu permasalahan yang terkait dengan titik kritis dimensi lokasi dan koordinasi pada rencana strategi penjualan multinasional
Tabel dibawah ini menunjukkkan strategi dasar dari perusahaan multinasional dari pertimbangan dimensi lokasi dan koordinasi.

Referensi

Dokumen terkait

Pengadaan persediaan bahan baku dengan menggunakan just in time dilakukan dengan pemesanan bahan baku berdasarkan jumlah yang dibutuhkan, bahan baku yang didatangkan

Puguh Wicaksono atau yang biasa dikenal dengan panggilan akrabnya Pak Puguh ini lahir di Lumajang pada 17 oktober 1984. Dialah awal mulanya yang mempunyai

Pengalaman dalam berorganisasi dibutuhkan dalam membangun suatu organisasi, tetapi dalam penelitian ini pengalaman organisasi berpengaruh negatif terhadap persepsi pemuda

Ketika matahari berada dijalur Ka’bah bayangan matahari akan berhimpit dengan arah yang menuju Ka’bah untuk suatu lokasi atau tempat, sehingga pada waktu itu setiap benda

Karena pada arsitektur jaringan terdapat 6 network berbeda yang diberi PC dan diambil sebuah PC atau komputer pada masing-masing network maka akan digunakan 6

Instrumen Pemetaan MUTU PAUDNI Lembaga dan Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilaksanakan SKB. SKB menyerahkan data dan laporan pelaksanaan kepada BP-PAUDNI Regional IV

Menimbang, bahwa majelis hakim banding sependapat dengan hakim tingkat pertama mengenai obyek yang dapat dijadikan sebagai harta warisan dalam perkara ini adalah