• Tidak ada hasil yang ditemukan

Disajikan oleh Endrotomo Tim KPT BELMAWA DIKTI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Disajikan oleh Endrotomo Tim KPT BELMAWA DIKTI"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)

Disajikan oleh Endrotomo

Tim KPT BELMAWA DIKTI

(2)

Dasar pemikiran pengembangan kurikulum pendidikan tinggi 2014

Dengan diterbitkannya Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sebagai Peraturan Presiden no 8 tahun 2012, maka mendorong semua perguruan tinggi untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan di dalamnya. KKNI merupakan pernyataan kualitas SDM Indonesia, dimana tolok ukur kualifikasinya ditetapkan berdasarkan capaian pembelajaran (learning outcomes) yang dimiliki. Jenjang kualifikasi merupakan kesepakatan nasional, khususnya untuk pendidikan tinggi, yaitu setiap lulusan suatu program studi harus memiliki capaian pembelajaran yang sesuai dengan rumusan capaian pembelajaran yang dinyatakan dalam deskripsi KKNI menurut jenjangnya. Misal, Sarjana setara jenjang 6 KKNI, Magister setara jenjang 8, dan Doktor setara dengan jenjang 9.

Kurikulum pendidikan tinggi merupakan program untuk menghasilkan lulusan, sehingga program tersebut seharusnya menjamin agar lulusannya memiliki kualitas yang setara dengan kualifikasi yang disepakati dalam KKNI. Konsep yang dikembangkan DIKTI (Ditjen Belmawa) selama ini dalam menyusun kurikulum dimulai dengan menetapkan profil lulusan yang kemudian dirumuskan kemampuan/kompetensinya. Dengan adanya KKNI rumusan “kompetensi” lulusan perlu dikaji terhadap deskripsi dan jenjang kualifikasi yang ditetapkan di dalam KKNI.

Dalam KKNI “kemampuan” dirumuskan ke dalam istilah “capaian pembelajaran”(terjemahan dari learning

outcomes), dimana kompetensi tercakup di dalamnya atau merupakan bagian dari capaian pembelajaran.

Penggunaan istilah kompetensi yang digunakan DIKTI selama ini sebenarnya setara dengan capaian pembelajaran yang digunakan dalam KKNI, hanya karena didunia kerja penggunaan istilah kompetensi diartikan sebagai kemampuan yang sifatnya lebih terbatas, terutama yang terkait dengan uji kompetensi dan sertifikat kompetensi, maka selanjutnya dalam kurikulum pernyataan “kemampuan lulusan” digunakan istilah capaian pembelajaran. Disamping hal tersebut, didalam kerangka kualifikasi di dunia internasional, untuk mendeskripsikan kemampuan setiap jenjang kualifikasi digunakan istilah “learning outcomes”.

Deskripsi capaian pembelajaran dalam KKNI, mengandung empat unsur, yaitu unsur sikap dan tatanilai, unsur kemampuan kerja, unsur penguasaan keilmuan, dan unsur kewenangan dan tanggung jawab. Dengan telah terbitnya SNPT rumusan capaian pembelajaran tercakup dalam salah satu standar yaitu Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Dalam SNPT capaian pembelajaran terdiri dari unsur sikap , ketrampilan umum, ketrampilan khusus, dan pengetahuan. Unsur sikap dan ketrampilan umum telah dirumuskan secara rinci dan tercantum dalam lampiran SNPT, sedangkan unsur ketrampilan khusus dan pengetahuan harus dirumuskan oleh forum program studi sejenis yang merupakan ciri lulusan prodi tersebut. Rumusan capaian pembelajaran setiap jenis program studi ditetapkan oleh dirjen DIKTI setelah melalui kajian tim pakar yang ditunjuk. Berdasarkan rumusan ‘capaian pembelajaran’ tersebut kurikulum suatu program studi disusun.

Secara garis besar kurikulum, sebagai sebuah rancangan, terdiri dari empat unsur, yakni capaian pembelajaran, bahan kajian yang harus dikuasai, strategi pembelajaran untuk mencapai, dan sistem penilaian ketercapaiannya.

(3)

UUPT

(UU DIKTI)

(no 12/2012)

Tim Belmawa DIKTI 2014

KKNI

(Perpres no 8/2012)

PERGURUAN TINGGI

PRODI

PRODI

KURIKULUM

SNPT

(SN DIKTI)

Kepmen

no 49/2014

• SN Pendidikan

• SN Penelitian

• SN PKM

1. Standar Kompetensi Lulusan

2. Standar Isi Pembelajaran

3. Standar Proses Pembelajaran

4. Standar Penilaian

5. Standar Dosen

6. Standar Sarana dan Prasarana

7. Standar Pengelolaan

8. Standar Pembiayaan

• Penjenjangan

• Penyetaraan

• Deskripsi

a

Perumusan

capaian

pembelajaran

b

Pembentukan

mata kuliah

c

Penyusunan

dokumen

kurikulum

(4)

Rencana

Pembelajaran

Semester

K

O

N

S

E

P

K

U

R

IK

U

L

U

M

Lulusan yang

memiliki capaian

pembelajaran

Dosen

Evaluasi Program Pembelajaran

Mahasiswa

Sumber

belajar

[email protected]

Pembelajaran

(5)

Rencana

Pembelajaran

Semester

K

O

N

S

E

P

K

U

R

IK

U

L

U

M

Lulusan

memiliki capaian

pembelajaran

Dosen

Evaluasi Program Pembelajaran

Mahasiswa

Sumber

belajar

KURIKULUM

Standar

Dosen

Standar

Sarana dan

Prasarana

Standar

Penilaian

Standar

Proses

Standar

Kompetensi

Lulusan

Standar

pengelolaan

Standar

Isi

Standar

pembiayaan

(6)

Kebijakan Universitas

terkait KKNI &SNPT

AKREDITASI

OLEH

BAN PT

STANDAR

NASIONAL

PENDIDIKAN

TINGGI

Tim Belmawa DIKTI 2014

1

2

3

4

5

7

8

9

6

(7)

SARJANA

MAGISTER

DOKTOR

144 sks

72 sks

72 sks

4-5 tahun

1,5 - 4 tahun

> 3 tahun

(8-10 semester) (3-8 semester)

(>6 semester)

CP

CP

CP

KKNI & SN DIKTI

(CP)

capaian

pembelajaran

(8)
(9)

1

2

3

4

5

7

8

9

6

ALASAN EKSTERNAL

• Tantangan dan persaingan

global

• Ratifikasi Indonesia di

berbagai konvensi

ALASAN INTERNAL

• Kesenjangan mutu, jumlah

dan kemampuan

• Relevansi penghasil vs

pengguna, pengangguran

• Beragam aturan kualifikasi

dan sertifikasi

• Beragam pendidikan

Penilaian

kesetaraan

dan

pengakuan

kualifikasi

SDM

asing

SDM

Indonesia

(10)
(11)

Tingkat

keahlian

kemampuan dalam

ke-profesi-an

Jabatan pada

perusahan,

industri,

kepegawaian

Tingkat

penghargaan

masy/pengguna

tenaga kerja

AQF

EQF

SQF

(12)

2011

Pengembangan KKNI

Kementrian Diknas dan

Kementrian Nakertrans

2010

Studi literatur dan komparasi:

Australia, New Zealand, UK,

Germany, France, Japan,

Thailand, Hongkong,

European Commission

of Higher Education

2009

2003

2006

UU 20-2003

PP no.31 -2006 –

dasar dari KKNI

Implementasi KKNI

,

sinkronisasi antar sektor,

pengakuan oleh berbagai

sektor atas kualifikasi KKNI.

2012

2016

Penyetaraan

antara kualifikasi

lulusan dengan kualifikasi KKNI,

RPL, Pendidikan multi entry dan

multi exit,Pendidikan sistem terbuka

2015

(13)

2008-2009

2010-2011

2012-2013

2014-2015

• Harmonisasi

regulasi

• Perbaikan sistem

dan penguatan

institusi

• Persiapan dan

pelaksanaan

Mutual

Recognition

Arrangement

(MRA)

• Pelaksanaan

MRA untuk

okupasi yang

sudah disepakati

• Perluasan,

penyiapan dan

pelaksanaan

untuk bidang

profesi lain

BIDANG PROFESI

1

ENGINEERS

5

MEDICAL DOCTOR

2

ARCHITECT

6

DENTIST

3

ACCOUNTANT

7

NURSES

4

LAND SURVEYORS

8

LABORS IN TOURISM

(14)

LOGISTICS SERVICES

LEGAL SERVICES

ACCOUNTANCY

• ARCHITECTURE

• ENGINEERING SERVICES

• COMPUTER AND

RELATED SERVICES

POSTAL AND COURIER

SERVICES

• CONSTRUCTION AND

RELATED ENGINEERING

SERVICES

• TELECOMMUNICATIONS

AUDIOVISUAL SERVICES

DISTRIBUTION SERVICES

• ENERGY SERVICES

• ENVIRONMENTAL

SERVICES

FINANCIAL SERVICES

TOURISM

• MARITIME TRANSPORT

• ROAD TRANSPORT

SERVICES

(15)

Fokus pada

pengembangan

dan peningkatan

keahlian kerja

yang spesifik

Fokus pada

pengembangan

keilmuan

LEVEL Kualifikasi

Diploma 4

Profesi

Spesialis

I

Spesialis

II

Magister

Terapan

Doktor

Terapan

Sarjana

Magister

Doktor

Diploma 3

Diploma 2

Diploma 1

9

8

7

6

5

4

3

(16)

1

2

3

4

5

7

8

9

6

1 2 3 4 5 6 7 8 9

(17)

Deskripsi Sikap dan Tata nilai

Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka

implementasi sistem pendidikan nasional dan sistem pelatihan kerja yang

dilakukan di Indonesia pada setiap level kualifikasi mencakup proses yang

menumbuhkembangkan afeksi sebagai berikut :

• Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

Memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di dalam

menyelesaikan tugasnya

• Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air serta

mendukung perdamaian dunia

Mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial dan kepedulian

yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya

• Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan

agama serta pendapat/temuan orisinal orang lain

Menjunjung tinggi penegakan hukum serta memiliki semangat untuk

mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas.

Tim Belmawa DIKTI 2014

(18)

DESKRIPSI LEVEL 5

(setara lulusan D3)

Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas,

memilih metode yang sesuai dari beragam pilihan yang

sudah maupun belum baku dengan menganalisis data,

serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan

kuantitas yang terukur.

Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu

secara umum, serta mampu memformulasikan

penyelesaian masalah prosedural.

Mampu mengelola kelompok kerja dan menyusun

laporan tertulis secara komprehensif.

Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat

diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja

kelompok.

Tim Belmawa DIKTI 2014

UNSUR DESKRIPSI

KEMAMPUAN

KERJA

PENGUASAAN

PENGETAHUAN

KEWENANGAN DAN

TANGGUNG JAWAB

(19)

CP lulusan S1

Prodi ARS

a

b

c

1

2

3

4

5

7

8

9

6

2.Level kualifikasi.

1.Kelengkapan deskripsi

a. Kemampuan kerja

b. Pengetahuan yang dikuasai

c. Kewenangan & tanggung jwb

CP lulusan S1

Prodi KIMIA

a

b

c

c

CP lulusan S1

Prodi OR

a

b

c

b

CP lulusan S1

PS FILSAFAT

a

b

c

a

LE

V

E

L S

1

(20)

Rumusan kemampuan kerja LEVEL 2

(yang tercantum dalam KKNI) lulusan SMA

Mampu melaksanakan satu tugas

spesifik, dengan menggunakan alat, dan

informasi, dan prosedur kerja yang

lazim dilakukan, serta menunjukkan

kinerja dengan mutu yang terukur, di

bawah pengawasan langsung atasannya.

Konsep rumusan kemampuan kerja

lulusan

PRODI D3 GIZI

Memiliki ketrampilan melaksanakan

pelayanan gizi terbatas untuk kasus

kasus non komplikasi mengikuti

tugas yang diberikan sesuai standar

pelayanan gizi minimal yang bersifat

rutin dibawah pengawasan.

DESKRIPSI LEVEL 5

(kemampuan kerja yang seharusnya dimiliki oleh lulusan D3)

Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih metode yang sesuai

dari beragam pilihan yang sudah maupun belum baku dengan menganalisis data

serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur.

CONTOH KETIDAKSETARAAN CAPAIAN PEMBELAJARAN

(21)

Tim Belmawa DIKTI 2014

Jenjang

kualifikasi

GRADASI KEMAMPUAN KERJA dalam KKNI

Program

9

Melakukan pendalaman dan perluasan IPTEKS, riset

multi-transdisiplin

Doktor

8

Mengembangkan IPTEKS melalui riset inter/multi disiplin, inovasi,

teruji.

Magister

7

Mengelola sumber daya, menerapkan, minimal setara standar

profesi, mengevaluasi, pengembangan strategis organisasi.

Profesi

6

Mengaplikasikan, mengkaji, membuat desain, memanfaatkan

IPTEKS, menyelesaikan masalah.

Sarjana

5

Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih berbagai metode

Diploma 3

4

Menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus spesifik , memilih

metode baku

Diploma 2

3

Melaksanakan serangkaian tugas spesifik,

Diploma 1

2

Melaksanakan satu tugas spesifik

SMA

1

Melaksanakan tugas sederhana, terbatas, bersifat rutin, dibawah

(22)

1. Standar Nasional Pendidikan

a.

Standar Kompetensi Lulusan

b. Standar Isi Pembelajaran

c.

Standar Proses Pembelajaran

d. Standar Penilaian Pembelajaran

e. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan

f.

Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran

g.

Standar Pengelolaan Pembelajaran

h. Standar Pembiayaan Pembelajaran

2. Standar Nasional Penelitian

(23)

sikap dan tata nilai

DESKRIPSI

CAPAIAN PEMBELAJARAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9

DALAM KKNI

DALAM SN DIKTI

(24)

Deskripsi capaian pembelajaran lulusan program studi

sesuai SN DIKTI 2014

Dirumuskan oleh forum prodi sejenis

Tercantum dalam lampiran SNPT

ditetapkan oleh Dirjen

Cerminan sikap dan tata nilai

sebagai warga negara

dan bangsa Indonesia

kemampuan kerja umum

dan tanggung jawab

menurut tingkat dan jenis

pendidikan tinggi

tingkat penguasaan,

keluasan, dan kedalaman

pengetahuan yang menjadi

ciri program studi.

kemampuan kerja spesifik

terkait bidang keilmuan/

keahlian program studi

(25)

Tim Belmawa DIKTI 2014

PARAMETER

DESKRIPSI

PENGERTIAN YANG TERCANTUM DALAM SN DIKTI

SIKAP

perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi nilai

dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual, personal,

maupun sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja

mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat

yang terkait pembelajaran.

KETERAMPILAN

merupakan penguasaan konsep, teori, metode, dan/atau falsafah

bidang ilmu tertentu secara sistematis yang diperoleh melalui

penalaran dalam proses pembelajaran, pengalaman kerja

mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat

yang terkait pembelajaran.

PENGETAHUAN

kemampuan melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep,

teori, metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui

pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau

pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.

(26)

Tim Belmawa DIKTI 2014

PARAMETER

DESKRIPSI

RINCIAN DESKRIPSI

(

ketentuan dalam Standar Kompetensi Lulusan

)

SIKAP

Ditetapkan dalam SNPT, tetapi program studi dapat

menambahkan sikap khusus yang dibutuhkan untuk profesi

atau institusi tertentu.

KETERAMPILAN

UMUM

KETERAMPILAN

KHUSUS

PENGETAHUAN

Dirumuskan bidang/cabang ilmu dan pengetahuan yang harus

dikuasai , tingkat penguasaannya, tingkat keluasan dan

kedalaman bahan kajiannya.

Dirumuskan dalam sebuah pernyataan yang menujukkan

kemampuan kerja di bidang yang terkait prodi, metode /cara

yang digunakan dalam kerja tersebut, dan dinyatakan tingkat

kualitas hasil yang dapat dicapai, serta dinyatakan pencapaian

hasil tersebut dalam kondisi/proses tertentu.

Ditetapkan di dalam SNPT, tetapi program studi juga dapat

menambahkan keterampilan umum sebagai ciri lulusannya

atau ciri institusi tempat program studi tersebut berada.

(27)

Semua lulusan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi

wajib memiliki sikap :

(tercantum dalam SNPT)

a. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius ;

b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

agama, moral dan etika;

c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,

bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila;

d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki

nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;

e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta

pendapat atau temuan orisinal orang lain;

f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat

dan lingkungan;

g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara

h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

i. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya

secara mandiri;

j. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan

(28)

Ketrampilan Umum Lulusan SARJANA (SNPT)

1. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks

pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan

menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;

2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

3. mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan

dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan

keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka

menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;

4. Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk

skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

5. mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang

keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

6. mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat

baik di dalam maupun di luar lembaganya.

7. mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta

evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah

tanggung jawabnya;

8. mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung

jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;

9. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk

menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;

(29)

Ketrampilan umum lulusan

PROGRAM MAGISTER

1. mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah,

penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang

memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun

konsepsi ilmiah dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk

tesis yang dipublikasikan tulisan dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi;

2. mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahliannya dalam menyelesaikan

masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan

keahliannya;

3. mampu menyusun ide, hasil pemikiran dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan

berdasarkan etika akademik, serta menkomunikasikan melalui media kepada masyarakat

akademik dan masyarakat luas;

4. mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memosisikan

ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter atau multi

disipliner;

5. mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu

pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan

kajian ,analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;

6. mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di

dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas;

7. mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri;

8. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil

penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;

(30)

Ketrampilan umum lulusan

PROGRAM DOKTOR

1.

mampu menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/gagasan ilmiah, dan memberikan kontribusi pada

pengembangan, serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang memperhatikan dan

menerapkan nilai humaniora di bidang keahliannya, dengan menghasilkan penelitian ilmiah berdasarkan

metodolog ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;

2.

mampu menyusun penelitian interdisiplin, multidisiplin atau transdisiplin, termasuk kajian teoritis dan/atau

eksperimen pada bidang keilmuan, teknologi, seni, dan inovasi yang dihasilkannya dalam bentuk desertasi,

serta mempublikasikan 2 tulisan pada jurnal ilmiah internasional terindeks.

3.

mampu memilih penelitian yang tepat guna, terkini dan termaju dan memberikan kemaslahatan pada umat

manusia melalui pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisipliner, dalam rangka mengembangkan

dan/atau menghasilkan penyelesaian masalah di bidang keilmuan, teknologi, seni, atau kemasyarakatan,

berdasarkan hasil kajian tentang ketersediaan sumberdaya internal maupun eksternal.

4.

mampu mengembangkan peta jalan penelitian dengan pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau

transdisipliner, berdasarkan kajian tentang sasaran pokok penelitian serta kontelasinya pada sasaran yang lebih

luas

5.

mampu menyusun argumen dan solusi keilmuan, teknologi atau seni berdasarkan pandangan kritis atas fakta,

konsep, prinsip, atau teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika akademik, serta

mengkomunikasikannya melalui media masa atau langsung kepada masyarakat

6.

mampu menunjukkan kepemimpinan akademik dalam pengelolaan ,pengembangan dan pembinaan

sumberdaya serta organisasi yang berada dibawah tanggung jawabnya.

7.

mampu mengelola, termasuk menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan

informasi hasilpenelitian yang berada dibawah tanggung jawabnya.

8.

mampu mengembangkan dan memelihara hubungan kolegial dan kesejawatan didalam lingkungan sendiri atau

melaluijaringan kerja sama dengan komunitas peneliti diluar lembaga.

(31)

S1

S2

S3

PENGUASAAN PENGETAHUAN

a. menguasai konsep teoretis matematika meliputi logika matematika, matematika diskret, aljabar, analisis dan geometri, serta teori peluang dan statistika;

b. menguasai prinsip-prinsip permodelan matematika, program linear, persamaan diferensial, dan metode numerik

a. menguasai salah satu teori logika, aljabar, analisis, geometri, matematika diskret, analisis numerik atau proses stokastik; b. menguasai pengetahuan akan isu terkini,

termaju, dan terdepan (recent/ latest, advanced and frontier) dalam bidang matematika.

• Menguasai filsafat keilmuan matematika, perkembangan keilmuan matematik yang terkini, termaju, dan terdepan (recent/ latest, advanced and frontier), serta penerapan teori disiplin lain yang relevan.

KETERAMPILAN KHUSUS

a. mampu melakukan eksplorasi, penalaran

logis, generalisasi, abstraksi, dan

pembuktian formal dalam merumuskan

dan memodelkan masalah dengan

variabel dan asumsi yang spesifik

melalui pendekatan matematis dengan

atau tanpa bantuan piranti lunak

matematis;

b. merekonstruksi, memodifikasi,

menganalisis model matematis dari suatu

sistem/masalah, mengkaji keakuratan

model dan kemanfaatan model dan

menarik kesimpulan yang kontekstual;

c. mampu melakukan analisis terhadap

berbagai alternatif model matematis yang

telah tersedia dan menyajikan simpulan

analisis secara mandiri atau kelompok,

untuk pengambilan keputusan yang tepat.

a. mengonstruksi model matematis

melalui tahapan analisis dan

sintesis, menggunakan pendekatan

deduksi teoritis, eksperimental,

atau komputasi/simulasi untuk

menyelesaikan suatu

sistem/masalah multidisiplin.

b. melakukan kajian tentang

keakuratan dan kemanfaatan suatu

model matematis dalam

menyelesaikan suatu

sistem/masalah multidisiplin.

c. mampu melakukan pendalaman

atau perluasan keilmuan

matematika dengan menghasilkan

model/ metode/ pengembangan

teori yang akurat, teruji, dan

inovatif.

a.mampu mengembangkan

teori matematika dengan

spesialisasi tertentu melalui

riset inovatif dengan

menghasilkan metode baru

atau perluasan dari yang

sudah ada yang dituangkan

dalam karya ilmiah bidang

matematika yang teruji dan

original;

b.mampu menyelesaikan

masalah matematika yang

kompleks seperti masalah tak

linear, infinite, multivariable,

uncertainty, dengan

menghasilkan solusi terkini

melalui riset inter-, multi-,

atau transdisiplin.

(32)

Kurikulum Pendidikan Tinggi

Konsep

2014

(33)

• mengutamakan

penguasaan

IPTEKS

• Konsorsium

menetapkan mk

wajib S1:100-110 sks

• Forum program studi

sejenis menetapan

Kompetensi Utama

• SNPT metetapkan : sikap dan

ketrampilan umum, prodi sejenis

merumuskan ketrampilan khusus,

dan pengetahuan.

endrotomoits@ yahoo.com

• mengutamakan

pencapaian

kompetensi

• mengutamakan kesetaraan

capaian pembelajaran (mutu)

KBI

KBK

KPT

• tidak fokus

merumuskan

kemampuannya

• tidak ditetapkan batasan

keilmuan yang harus

dikuasai

• capaian pembelajaran terdiri dari

sikap, ketrampilan umum,

ketrampilan khusus, dan

penguasaan pengetahuan.

(34)

RENCANA PEMBELAJARAN

Mng

Pokok Bahasan

Ref.

1

Lingkup

manajemen

2

Manajemen

3

Perkembangan

.

UTS

. . 15

UAS

[email protected]

PROSES

PEMBELAJARAN

PROSES EVALUASI

(Assessment)

PENCIPTAAN

SUASANA AKADEMIK

DAFTAR MATA KULIAH

SEMESTER I

sks

1 Manjemen I 4 2 Pengantar Ekonomi 3 3 Statistik 3 4 Bahasa Indonesia 2 5 Bahasa Inggris 2 6 Pancasila 2 7 Olah raga 2 18

CAPAIAN PEMBELAJARAN

LULUSAN

1 2 3 4

(35)

Konsep &

Strategi

pembelajaran

[email protected]

Pemilihan bahan

kajian :

Tingkat keluasan,

Tingkat kedalaman,

Tingkat kemampuan

yang ingin dicapai

Matriks bahan

kajian dengan

Sikap, ketrampilan

umum dan

ketrampilan

khusus

Konsep mata kuliah

dan besarnya sks

Struktur kurikulum &

Rancangan pembelajaran

DOKUMEN KURIKULUM BARU

Kebijakan

Universitas &

Program Studi

Peta keilmuan (nomenklatur)

Kelompok Studi/

Bidang studi /

Laboratorium

Keterlibatan

semua dosen

Tugas Tim

Pengembang

Kurikulum Prodi

Masukan

Asosiasi &

Stake holders

Ketetapan

Program studi

Konsep

kurikulum

Tugas

Tim

Pengembang

Kurikulum Prodi

SWOT analysis

(University values)

(Scientific vision)

Need assessment

(Market signal analysis)

(Tracer study aluni)

PROFIL LULUSAN

CAPAIAN

PEMBELAJARAN

(36)

Tahapan Penyusunan Kurikulum

Penyusunan kurikulum dapat dibagi dalam 3 tahap :

a. Tahap perumusan capaian pembelajaran

Bagi prodi yang telah beroperasi, tahap ini merupakan tahap evaluasi kurikulum lama, yakni mengaji seberapa jauh capaian pembelajaran telah terbukti dimiliki oleh lulusan, dan dapat beradaptasi terhadap perkembangan kehidupan. Informasi untuk pengkajian ini bisa didapatkan melalui penelusuran lulusan (tracer study), masukan pemangku kepentingan, asosiasi profesi/keilmuan, perkembangan keilmuan dan keahlian. Dalam tahap ini akan dihasilkan rumusan capaian pembelajaran baru. Pada program studi baru, maka tahap pertama ini akan dimulai dengan SWOT analysis, penetapan scientific vision prodi, dan kebijakan universitas dalam pengembangan prodi, disamping juga melakukan need assessment analysis, serta mempertimbangkan masukan pemangku kepentingan, asosiasi profesi/keilmuan. Semua tahap ini rumusan capaian pembelajaran yang dihasilkan harus memenuhi ketentuan yang tercantum dalam SNPT dan KKNI.

b. Tahap pembentukan dan penyusunan mata kuliah

Pada tahap ini rumusan pengetahuan yang harus dikuasai (diajarkan) dari suatu program studi diurai menjadi bahan kajian dan ditetapkan tingkat penguasan, keluasan, dan kedalamannya. Penetapan ini perlu melibatkan kelompok/bidang/ laboratorium yang ada di prodi, dengan mengacu pada rumpun, cabang, dan ranting keilmuan yang terkait dengan prodi. Untuk membungkus bahan kajian menjadi mata kuliah, harus dimulai dengan membuat matrik antara rumusan capaian pembelajaran (sikap, ketrampilan umum, ketrampilan khusus) dengan bahan kajian, untuk menjamin keterkaitan keduanya. Penetapan besaran sks sebuah mata kuliah didasarkan pada perkiraan waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk dapat memenuhi bagian dari capaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kuliah tersebut.

c. Penyusunan dokumen kurikulum

Tahap ini adalah menyusun mata kuliah ke dalam program semesteran. Pola susunan mata kuliah perlu memperhatikan hal berikut :

a. beban sks rata-rata di setiap semester yakni 18-20 sks,

b. ketepatan letak mata kuliah yang disesuaikan dengan keruntutan tingkat kemampuan dan integrasi antar mata kuliah. c. Strategi pembelajaran yang direncanakan dalam usaha memenuhi capaian pembelajaran lulusan.

Susunan mata kuliah yang dilengkapi dengan uraian capaian pembelajaran dan rencana pembelajaran setiap mata kuiah, merupakan dokumen kurikulum. Karena kurikulum juga memiliki arti pembelajaran maka proses pelaksanaan dan cara penilaian atau asssement merupakan satu kesatuan pengertian kurikulum.

(37)

Need assessment

(Market signal analysis)

(Tracer study alumni)

Masukan

Asosiasi &

Stake holders

Visi, misi, dan

kebijakan

Universitas

PROFIL

LULUSAN

RUMUSAN

CAPAIAN

PEMBELAJARAN

LULUSAN

SWOT Analysis

(University values)

(Scientific vision)

sikap dan tata nilai

KKNI

SNPT

REFERENSI

(38)

Pemilihan

bahan kajian :

tingkat

kemampuan

keluasan dan

kedalaman

Matriks bahan

kajian dengan

sikap, ketrampilan

umum, ketrampilan

khusus

Konsep mata

kuliah dan

besarnya sks

Pengertian

sks dan

konsep

kurikulum

RUMUSAN

CAPAIAN

PEMBELAJARAN

Tim Belmawa DIKTI 2013

Peta keilmuan

(nomenklatur)

Kelompok

bidang studi /

Laboratorium

Keterlibatan

semua dosen

(39)

http://www.thecb.state.tx.us

CONTOH

(40)

IS : Information System CS : Computer Science SE : Software Engineering IT : Information Technologi CE : Computer Engineering

(41)

Program

GRADASI PENGETAHUAN

dalam Standar Isi Pembelajaran SN DIKTI

Kesetaraan

jenjang

kualifikasi

Doktor

menguasai filosofi keilmuan bidang pengetahuan dan keterampilan

tertentu.

9

Magister

menguasai teori dan teori aplikasi bidang pengetahuan tertentu

8

Profesi

menguasai teori aplikasi bidang pengetahuan dan keterampilan

tertentu;

7

Sarjana

menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan

tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam

bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam;

6

Diploma 3

menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan

tertentu secara umum

5

Diploma 2

menguasai prinsip dasar pengetahuan dan keterampilan pada

bidang keahlian tertentu;

4

Diploma 1

menguasai konsep umum, pengetahuan, dan keterampilan

operasional lengkap;

3

SMA

Pengetahuan operasional dasar dan pengetahuan faktual

bidang kerja yang spesifik

2

pengetahuan faktual

1

(42)

Pharmaceutical Public Healh

Pharmaceutical Care

P

o

p

u

la

ti

o

n

f

o

cu

s

• Health promotion

• Medicines information and

advice

• Assessment of medicines

• Compounding medicines

• Dispensing Accurately dispense

• Medicines

• Monitor medicines therapy

• Patient consultation and diagnosis

P

at

ie

n

t f

o

cu

s

Sy

st

e

m

f

o

cu

s

• Budget and reimbursement

• Human Resources management

• Improvement of service

• Procurement

• Supply chain and management

• Work place management

• Communication skills

• Continuing Professional Development

• Legal and regulatory practice

• Professional and ethical practice

• Quality Assurance and Research in the

work place

• Self-management

P

ra

ct

ic

e

fo

cu

s

Organization and mangement

Professional/Personal

Management knowledge

Scientific knowledge

(43)

IPTEKS yang dipelajari

BAHAN KAJIAN YANG HARUS DIKUASAI

Tingkat Keluasan Materi

Tingkat kedalaman

D3

S1

S2

1

Pharmaceutical

Public Health

• Health promotion

• Medicines information and advice

2

Pharmaceutical Care

• Assessment of medicines

• Compounding medecines

• Dispensing Accurately dispense

• Medicines

• Monitor medicines therapy

• Patient consultation and diagnosis

3

Organisation and

management

• Budget and reimbursement

• Human Resources management

• Improvement of service

• Procurement

• Supply chain and management

• Supply chain and management

• Work place management

4

Profesional/

Personal

• Communication skills

• Continuing Professional Development

• Legal and regulatory practice

• Professional and ethical practice

• Quality Assurance and Research in the work

place

• Self-management

(44)

BIDANG IPTEKS

yang dipelajari

BAHAN KAJIAN YANG HARUS DIKUASAI

Tingkat keluasan materi

Tingkat Kedalaman

1

Pharmaceutical

Public Health

1. Health promotion

2. Medicines information and advice

2

Pharmaceutical

Care

1. Assessment of medicines

2. Compounding medecines

3. Dispensing Accurately dispense

4. Medicines

5. Monitor medicines therapy

6. Patient consultation and diagnosis

3

Organisation and

management

1. Budget and reimbursement

2. Human Resources management

3. Improvement of service

4. Procurement

5. Supply chain and management

6. Supply chain and management

7. Work place management

4

Profesional/

Personal

1. Communication skills

2. Continuing Professional Development

3. Legal and regulatory practice

4. Professional and ethical practice

5. Quality Assurance and Research in the

work place

6. Self-management

Tingkat Kedalaman

(contoh)

DIII

S1

APT

Prinsip

prinsip

konsep

teoretis

teori

dan

teori

aplikatif

Pengt

prosedur

al

Prinsip

prinsip

Konsep

dan

prinsip

Pengeta

huan

faktual

Pengeta

huan

prosedu

ral

Prinsip

prinsip

(45)

BIDANG IPTEKS

yang dipelajari

BAHAN KAJIAN YANG HARUS DIKUASAI

Tingkat keluasan materi

(kebenarannya perlu kajian, ini hanya permisalan)

Tingkat

Kedalaman

1

2

3

4

5

6

Tim Belmawa DIKTI 2014

BIDANG IPTEKS

yang dipelajari

(misal)

1

Ilmu Gizi

2

Biomedik

3

Biologi

4 Ilmu komunikasi

5

Keperawatan

6

Ilmu sosial

Tingkat kedalaman

level 6 KKNI

Konsep teoretis

mendalam

Konsep teoretis

secara umum

Prinsip-prinsip

Prinsip-prinsip

Pengetahuan

prosedural

Pengetahuan

faktual

• kebutuhan dasar kalori tubuh

• Komposisi nutrisi

• diet

Fisiologi tubuh

Pertumbuhan sel

Komunikasi sosial dan interpersonal

Prosedur keperawatan

(46)

RUMUSAN

SIKAP

DAN

KETRAMPILAN

LULUSAN

PENGETAHUAN YANG HARUS DIKUASAI

Inti keilmuan IPTEK penunjang IPTEK pelengkap IPTEK yang diunggulkan Ciri PT

1 2 SIKAP 3 4 5 KETRAMPILAN UMUM 6 7 8 KETRAMPILAN KHUSUS 9 10 [email protected]

(47)

RUMUSAN

SIKAP

DAN

KETRAMPILAN

LULUSAN

BAHAN KAJIAN

Inti keilmuan IPTEK penunjang IPTEK pelengkap IPTEK yang diunggulkan Ciri PT

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Inti keilmuan IPTEK penunjang IPTEK pelengkap IPTEK yang diunggulkan Ciri PT D e s a in a rs S tr u k tu r E s te ti k a S a in s b a n g L a n d s c a p e T a ta k o ta S e n i M e k a n ik a C o m p u ti n g Pe rm o d e la n Pe rm u k im a n A rs t ra d is i K e la u ta n K e b a n g s a a n B a h a s a

1

menyusun konsep ranc ……

2

merancang arsitektur………

3

mengkomunikasikan hasil..

4

menyajikan alternatif ……

5

mengawasi pelaksanaan ……

6

etis, estetis, apresiatif …

7

mengkaji pengetahuan ……

8

penalaran ilmiah ………

9

mempublikasikan karya …

10

menjujung tinggi nilai ……

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

Mk Desain

Arsitektur

Mk CAAD

[email protected]

(48)

Waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa

untuk dapat memiliki kemampuan

yang sesuai dengan ‘capaian pembelajaran’

yang dirumuskan dalam sebuah mata kuliah

Besarnya sks mata kuliah dimaknai sebagai :

Unsur penentu untuk memperkirakan besaran sks :

1. capaian pembelajaran lulusan program stud;

2. metode/strategi pembelajaran yang dipilih;

3. tingkat kedalaman dan keluasan bahan kajian yang

harus dikuasai;

(49)

HITUNGAN BEBAN STUDI

• BELAJAR minimal 8 jam/ hari

maksimal 10 jam/hari

• Perminggu dihitung 6 hari, maka :

minimal : 8 jam x 6 hari = 48 jam

maksimal :10 jam x 6 hari = 60 jam

• Hitungan sks :

minimal 48 jam/3 jam = 16 sks

maksimal 60 jam /3 jam = 20 sks

Rata-rata = 18 sks per semester

• S1 selama 8 semester = 8 x 18 sks = 144 sks (min)

= 8 X 20 sks =160 sks (mak)

(50)

PRAKTIKUM/ STUDIO/ BENGKEL

RESPONSI/ TUTORIAL/ SEMINAR

kegiatan tatap muka 100 menit kegiatan mandiri 60 menit

160 menit kegiatan di laboratorium/studio/bengkel

KULIAH

Kegiatan mandiri 60 menit Kegiatan tatap muka 50 menit Kegiatan terstruktur 50 menit

PENGERTIAN

SATUAN KREDIT

SEMESTER

(51)

Tim Belmawa DIKTI 2014

Struktur kurikulum &

Rancangan

pembelajaran

Ketetapan

Program studi

MATA KULIAH DAN

BESARNYA SKS

DOKUMEN KURIKULUM BARU

Konsep

kurikulum

Tugas

Tim

Pengembang

Kurikulum Prodi

Konsep &

Strategi

pembelajaran

Pengetahuan

(52)

Semester

MATA KULIAH

ALTERNATIF

sks

1

2

3

4

5

6

7

A

B

C

Sem 12

18

15

12

Sem 11

18

19

20

Sem 10

18

19

20

Sem 9

18

19

20

Sem 8

18

12

10

Sem 7

18

18

18

Sem 6

18

19

19

Sem 5

18

19

19

Sem 4

18

19

19

Sem 3

18

19

19

Sem 2

18

19

20

Sem 1

18

19

20

Program

Pendidikan

Akademik

Menyusun mata kuliah dalam semester

(53)

DRAFT (Tim)

SEM

S

M

D

144 sks 72 sks 108 sks

6 SEM

18

18

18

18

18

18

4 SEM

18

18

18

18

8 SEM

8X18

KEPUTUSAN

SEM

S

M

D

144 sks 72 sks

72 sks

6 SEM

18

18

18

18

4 SEM

18

18

18

18

8 SEM

18

7x20

(54)

KEPUTUSAN

SEM

S

M

D

144 sks 72 sks

72 sks

6 SEM

4 SEM

18

18

18

18

8 SEM

8x18

Perkuliahan

: 32 sks

Proposal tesis

: 5 sks

Seminar

: 5 sks

Penelitian dan penulisan

: 20 sks

Karya ilmiah

: 10 sks

JUMLAH

: 72 sks

Surat Edaran Dirjen DIKTI:526/E.E3/MI/2014

Perkuliahan

: 12 sks

Proposal Desertasi

: 5 sks

Seminar

: 5 sks

Penelitian dan penulisan

: 20 sks

Karya ilmiah

: 10 sks

JUMLAH

: 72 sks

Dapat

diatur

oleh PT

sendiri

(55)

STANDAR PROSES

SEM

S

M

D

144 sks

72 sks

72 sks

6 SEM

4 SEM

18

18

18

18

8 SEM

8x18

Perkuliahan

: 32 sks

Proposal tesis

: 5 sks

Seminar

: 5 sks

Penelitian dan penulisan

: 20 sks

Karya ilmiah

: 10 sks

JUMLAH

: 72 sks

Perkuliahan

: 12 sks

Proposal Desertasi

: 5 sks

Seminar

: 5 sks

Penelitian dan penulisan

: 20 sks

Karya ilmiah

: 10 sks

JUMLAH

: 72 sks

Dapat

diatur

oleh PT

sendiri

Mahasiswa yang memiliki prestasi akademik

tinggi dan berpotensi menghasilkan penelitian

yang sangat inovatif sebagaimana ditetapkan

senat perguruan tinggi dapat mengikuti progra

m

doktor bersamaan dengan penyelesaian program

magister paling sedikit setelah menempuh

program magister 1 (satu) tahun.

(56)

KEPUTUSAN

SEM

S

M

D

144 sks 72 sks

72 sks

6 SEM

4 SEM

18

3 sem

18 18

18 20

18 20

8 SEM

4 +

14

7x20

S2 : 1,5 tahun

Beban

belajar

mahasiswa

berprestasi

akademik tinggi setelah dua semester tahun

pertama dapat ditambah hingga 64 (enam

puluh empat) jam per minggu setara dengan

24 (dua puluh empat) sks per semester.

Mata kuliah program

magister ditempuh saat

masih di program

Sarjan, kemudian diakui

saat mendaftar di

(57)

6. MEMBANGUN STRUKTUR KURIKULUM

(ada dua model struktur kurikulum)

• Berdasar strategi pembelajaran

• Prasyarat dieliminir dalam

proses pembelajaran

• Integrasi lebih awal.

Tim DIKTI

Ma

th

em

a

ti

c

&

B

a

si

c

Sci

ence

B

a

si

c

E

n

gi

n

ee

ri

n

g

(

En

gi

n

ee

ri

n

g

P

ri

n

ci

p

a

l)

En

gi

n

ee

ri

n

g

D

es

ig

n

En

gi

n

ee

ri

n

g

D

is

p

lin

e

Sp

ecia

liz

a

ti

o

n

H

u

m

in

it

y,

S

o

ci

a

l s

ci

ence,

p

ro

fes

io

n

a

l p

ra

ct

ice

&

E

th

ic

Engineering Disipline

Specialization

Engineering Design

Basic Engineering

(Engineering Principle)

Mathematic & Basic

Science

H

u

m

an

is

ti

c,

so

cia

l s

cien

ce

,

p

ro

fe

si

o

n

al

p

ra

ct

ice

&

e

th

ic

• Berdasar logika keilmuan.

• Asumsi dasar, ada prasyarat.

• Parsial, integrasi diakhir

(58)

PENDIDIKAN

Sarjana

L

ab

or

at

or

iu

m

(B

id

ang

S

tu

di

)

D

EN

T

A

L

CA

RE

D

EN

T

A

L

M

ED

ICA

L

S

CI

EN

CE

A

N

A

T

O

M

I

&

R

A

D

IO

LO

G

I

La

bor

at

or

iu

m

(B

id

ang

S

tu

di

)

La

bo

ra

to

ri

um

(B

id

ang

S

tud

i)

SOCIAL

SCIENCE,

ETHICS,

HUMINITY

L

ab

or

at

or

ium

(

Bi

da

ng

S

tud

i)

BASIC

MEDICAL

SCIENCE

DENTAL CARE

PROFESION

PENDIDIKAN

Profesi

BIOMEDICAL/

DENTISTRY

SCIENCE

PENDIDIKAN

Spesialis

(59)

PENILAIAN/

ASSESSMENT

CAPAIAN

PEMBELAJARAN

[email protected]

BAHAN KAJIAN

YANG DIKUASAI

STRATEGI

PEMBELAJARAN

Mampu berenang

lima gaya

Teknik – teknik

berenang

Ceramah dan

diskusi

Ujian tulis,

paper

• sesuai level KKNI

dan SNPT

• mengacu hasil

kesepakatan prodi

sejenis

• memiliki ciri sesuai

visi dan misi PT

• Sesuai rumpun

ilmu

• mengacu capaian

pembelajaran

• ditambah bidang

keilmuan yang

dikembangkan dan

• yang dibutuhkan

lulusan untuk

masa depan

• Sesuai capaian

pembelajaran

• pertimbangan

karakteristik

mahasiswa,

dosen, dan

sumber belajar

• Penilaian

proses dan

hasil belajar

• Penggunaan

instrumen

rubrik dan

porto folio

(60)

SURAT KETERANGAN PENDAMPING IJASAH

1

Rumusan capaian

pembelajaran lulusan

2

Juara II olimpiade

Matematika

3

Perenang PON Jateng

4

Kerja praktek 2 bulan di

“PT Rejeki Nomplok”

5

Pelatihan “Dasar

Manajemen proyek”

DEKAN :

Dr. Pangeran Linggis Wesi

Tim Belmawa DIKTI 2014

Ijasah

Predikat Kelulusan

Sangat

memuaskan

TRANSKRIP

1 Pancasila B 2 Agama A 3 Kewarganegaraan B 4 Bhs. Indonesia B 5 Manajemen I C 7 Bhs Inggris B 8 Ekonomi I A . ……….. 45 Skripsi A

IPK = 3,50

(61)
(62)

50 menit kegiatan tatap muka

50 menit kegiatan terstruktur

60 menit kegiatan belajar mandiri

terdiri dari :

160 menit

Mata kuliah

8 sks :

8 x160’ = 1.280 menit

(63)

8 sks :

8 x160’ = 1.280 menit

22 jam/minggu

Hari ke 1 :

Jam 09.00 – 12.00

Jam 13.00 – 16.00

Hari ke 2 :

Jam 09.00 – 12.00

Jam 13.00 – 16.00

Hari ke 3 :

Jam 09.00 – 12.00

Referensi

Dokumen terkait

Mengetahui karakteristik kesehatan individu (personal hygiene, riwayat alergi, riwayat penyakit kulit sebelumnya) dan lingkungan rumah (kelembaban udara, suhu , kebersihan

Penelitian ini dikerjakan agar dapat memberikan manfaat pada bidang pabrik industri dalam menentukan penjadwalan NWFS pada lebih dari satu mesin menggunakan metode

memiliki muatan makna teologis yang mengikat seseorang dalam melaksana- kan agamanya, karena itu sumpah selalu dikaitkan dengan agama. Sakralitas sump- ah menjadi

Produksi program berita feature pada karya bidang ini dibuat dengan lima posisi pekerjaan berdasarkan tugas dan tanggung jawab masing-masing, yaitu produser, sutradara,

Komunikasi Hasil kegiatan disampaikan dengan jelas serta obyektif dengan pendukung data penunjang Hasil kegiatan disampaikan dengan jelas dan didukung sebagian data

Tabel 2. Sampel total adalah semua rumah tangga yang dicacah dalam survei dasar. Sampel panel adalah rumah tangga yang dicacah pada survei dasar 2007 dan survei lanjutan PKH

Rencana Kerja SKPD Tahun 2013 disusun sebagai Pedoman Atau Arah Kebijakan Pelaksanaan Pembangunan Daerah dalam Penyusunan Anggaran SKPD Dinas Pemuda dan Olah Raga

Dari ketiga variabel pengukuran tumbuh kembang mandibula pada penelitian ini, hanya variabel rotasi mandibula yang menunjukkan adanya korelasi antara tumbuh kembang