Disajikan oleh Endrotomo
Tim KPT BELMAWA DIKTI
Dasar pemikiran pengembangan kurikulum pendidikan tinggi 2014
Dengan diterbitkannya Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sebagai Peraturan Presiden no 8 tahun 2012, maka mendorong semua perguruan tinggi untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan di dalamnya. KKNI merupakan pernyataan kualitas SDM Indonesia, dimana tolok ukur kualifikasinya ditetapkan berdasarkan capaian pembelajaran (learning outcomes) yang dimiliki. Jenjang kualifikasi merupakan kesepakatan nasional, khususnya untuk pendidikan tinggi, yaitu setiap lulusan suatu program studi harus memiliki capaian pembelajaran yang sesuai dengan rumusan capaian pembelajaran yang dinyatakan dalam deskripsi KKNI menurut jenjangnya. Misal, Sarjana setara jenjang 6 KKNI, Magister setara jenjang 8, dan Doktor setara dengan jenjang 9.
Kurikulum pendidikan tinggi merupakan program untuk menghasilkan lulusan, sehingga program tersebut seharusnya menjamin agar lulusannya memiliki kualitas yang setara dengan kualifikasi yang disepakati dalam KKNI. Konsep yang dikembangkan DIKTI (Ditjen Belmawa) selama ini dalam menyusun kurikulum dimulai dengan menetapkan profil lulusan yang kemudian dirumuskan kemampuan/kompetensinya. Dengan adanya KKNI rumusan “kompetensi” lulusan perlu dikaji terhadap deskripsi dan jenjang kualifikasi yang ditetapkan di dalam KKNI.
Dalam KKNI “kemampuan” dirumuskan ke dalam istilah “capaian pembelajaran”(terjemahan dari learning
outcomes), dimana kompetensi tercakup di dalamnya atau merupakan bagian dari capaian pembelajaran.
Penggunaan istilah kompetensi yang digunakan DIKTI selama ini sebenarnya setara dengan capaian pembelajaran yang digunakan dalam KKNI, hanya karena didunia kerja penggunaan istilah kompetensi diartikan sebagai kemampuan yang sifatnya lebih terbatas, terutama yang terkait dengan uji kompetensi dan sertifikat kompetensi, maka selanjutnya dalam kurikulum pernyataan “kemampuan lulusan” digunakan istilah capaian pembelajaran. Disamping hal tersebut, didalam kerangka kualifikasi di dunia internasional, untuk mendeskripsikan kemampuan setiap jenjang kualifikasi digunakan istilah “learning outcomes”.
Deskripsi capaian pembelajaran dalam KKNI, mengandung empat unsur, yaitu unsur sikap dan tatanilai, unsur kemampuan kerja, unsur penguasaan keilmuan, dan unsur kewenangan dan tanggung jawab. Dengan telah terbitnya SNPT rumusan capaian pembelajaran tercakup dalam salah satu standar yaitu Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Dalam SNPT capaian pembelajaran terdiri dari unsur sikap , ketrampilan umum, ketrampilan khusus, dan pengetahuan. Unsur sikap dan ketrampilan umum telah dirumuskan secara rinci dan tercantum dalam lampiran SNPT, sedangkan unsur ketrampilan khusus dan pengetahuan harus dirumuskan oleh forum program studi sejenis yang merupakan ciri lulusan prodi tersebut. Rumusan capaian pembelajaran setiap jenis program studi ditetapkan oleh dirjen DIKTI setelah melalui kajian tim pakar yang ditunjuk. Berdasarkan rumusan ‘capaian pembelajaran’ tersebut kurikulum suatu program studi disusun.
Secara garis besar kurikulum, sebagai sebuah rancangan, terdiri dari empat unsur, yakni capaian pembelajaran, bahan kajian yang harus dikuasai, strategi pembelajaran untuk mencapai, dan sistem penilaian ketercapaiannya.
UUPT
(UU DIKTI)
(no 12/2012)
Tim Belmawa DIKTI 2014
KKNI
(Perpres no 8/2012)
PERGURUAN TINGGI
PRODI
PRODI
KURIKULUM
SNPT
(SN DIKTI)
Kepmen
no 49/2014
• SN Pendidikan
• SN Penelitian
• SN PKM
1. Standar Kompetensi Lulusan
2. Standar Isi Pembelajaran
3. Standar Proses Pembelajaran
4. Standar Penilaian
5. Standar Dosen
6. Standar Sarana dan Prasarana
7. Standar Pengelolaan
8. Standar Pembiayaan
• Penjenjangan
• Penyetaraan
• Deskripsi
a
Perumusan
capaian
pembelajaran
b
Pembentukan
mata kuliah
c
Penyusunan
dokumen
kurikulum
Rencana
Pembelajaran
Semester
K
O
N
S
E
P
K
U
R
IK
U
L
U
M
Lulusan yang
memiliki capaian
pembelajaran
Dosen
Evaluasi Program Pembelajaran
Mahasiswa
Sumber
belajar
Pembelajaran
Rencana
Pembelajaran
Semester
K
O
N
S
E
P
K
U
R
IK
U
L
U
M
Lulusan
memiliki capaian
pembelajaran
Dosen
Evaluasi Program Pembelajaran
Mahasiswa
Sumber
belajar
KURIKULUM
Standar
Dosen
Standar
Sarana dan
Prasarana
Standar
Penilaian
Standar
Proses
Standar
Kompetensi
Lulusan
Standar
pengelolaan
Standar
Isi
Standar
pembiayaan
Kebijakan Universitas
terkait KKNI &SNPT
AKREDITASI
OLEH
BAN PT
STANDAR
NASIONAL
PENDIDIKAN
TINGGI
Tim Belmawa DIKTI 2014
1
2
3
4
5
7
8
9
6
SARJANA
MAGISTER
DOKTOR
144 sks
72 sks
72 sks
4-5 tahun
1,5 - 4 tahun
> 3 tahun
(8-10 semester) (3-8 semester)
(>6 semester)
CP
CP
CP
KKNI & SN DIKTI
(CP)
capaian
pembelajaran
1
2
3
4
5
7
8
9
6
ALASAN EKSTERNAL
• Tantangan dan persaingan
global
• Ratifikasi Indonesia di
berbagai konvensi
ALASAN INTERNAL
• Kesenjangan mutu, jumlah
dan kemampuan
• Relevansi penghasil vs
pengguna, pengangguran
• Beragam aturan kualifikasi
dan sertifikasi
• Beragam pendidikan
Penilaian
kesetaraan
dan
pengakuan
kualifikasi
SDM
asing
SDM
Indonesia
Tingkat
keahlian
kemampuan dalam
ke-profesi-an
Jabatan pada
perusahan,
industri,
kepegawaian
Tingkat
penghargaan
masy/pengguna
tenaga kerja
AQF
EQF
SQF
2011
Pengembangan KKNI
Kementrian Diknas dan
Kementrian Nakertrans
2010
Studi literatur dan komparasi:
Australia, New Zealand, UK,
Germany, France, Japan,
Thailand, Hongkong,
European Commission
of Higher Education
2009
2003
2006
UU 20-2003
PP no.31 -2006 –
dasar dari KKNI
Implementasi KKNI
,
sinkronisasi antar sektor,
pengakuan oleh berbagai
sektor atas kualifikasi KKNI.
2012
2016
Penyetaraan
antara kualifikasi
lulusan dengan kualifikasi KKNI,
RPL, Pendidikan multi entry dan
multi exit,Pendidikan sistem terbuka
2015
2008-2009
2010-2011
2012-2013
2014-2015
• Harmonisasi
regulasi
• Perbaikan sistem
dan penguatan
institusi
• Persiapan dan
pelaksanaan
Mutual
Recognition
Arrangement
(MRA)
• Pelaksanaan
MRA untuk
okupasi yang
sudah disepakati
• Perluasan,
penyiapan dan
pelaksanaan
untuk bidang
profesi lain
BIDANG PROFESI
1
ENGINEERS
5
MEDICAL DOCTOR
2
ARCHITECT
6
DENTIST
3
ACCOUNTANT
7
NURSES
4
LAND SURVEYORS
8
LABORS IN TOURISM
LOGISTICS SERVICES
LEGAL SERVICES
ACCOUNTANCY
• ARCHITECTURE
• ENGINEERING SERVICES
• COMPUTER AND
RELATED SERVICES
POSTAL AND COURIER
SERVICES
• CONSTRUCTION AND
RELATED ENGINEERING
SERVICES
• TELECOMMUNICATIONS
AUDIOVISUAL SERVICES
DISTRIBUTION SERVICES
• ENERGY SERVICES
• ENVIRONMENTAL
SERVICES
FINANCIAL SERVICES
TOURISM
• MARITIME TRANSPORT
• ROAD TRANSPORT
SERVICES
Fokus pada
pengembangan
dan peningkatan
keahlian kerja
yang spesifik
Fokus pada
pengembangan
keilmuan
LEVEL KualifikasiDiploma 4
Profesi
Spesialis
I
Spesialis
II
Magister
Terapan
Doktor
Terapan
Sarjana
Magister
Doktor
Diploma 3
Diploma 2
Diploma 1
9
8
7
6
5
4
3
1
2
3
4
5
7
8
9
6
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Deskripsi Sikap dan Tata nilai
Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka
implementasi sistem pendidikan nasional dan sistem pelatihan kerja yang
dilakukan di Indonesia pada setiap level kualifikasi mencakup proses yang
menumbuhkembangkan afeksi sebagai berikut :
• Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
•
Memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di dalam
menyelesaikan tugasnya
• Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air serta
mendukung perdamaian dunia
•
Mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial dan kepedulian
yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya
• Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan
agama serta pendapat/temuan orisinal orang lain
•
Menjunjung tinggi penegakan hukum serta memiliki semangat untuk
mendahulukan kepentingan bangsa serta masyarakat luas.
Tim Belmawa DIKTI 2014DESKRIPSI LEVEL 5
(setara lulusan D3)
Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas,
memilih metode yang sesuai dari beragam pilihan yang
sudah maupun belum baku dengan menganalisis data,
serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan
kuantitas yang terukur.
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu
secara umum, serta mampu memformulasikan
penyelesaian masalah prosedural.
Mampu mengelola kelompok kerja dan menyusun
laporan tertulis secara komprehensif.
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat
diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja
kelompok.
Tim Belmawa DIKTI 2014
UNSUR DESKRIPSI
KEMAMPUAN
KERJA
PENGUASAAN
PENGETAHUAN
KEWENANGAN DAN
TANGGUNG JAWAB
CP lulusan S1
Prodi ARS
a
b
c
1
2
3
4
5
7
8
9
6
2.Level kualifikasi.
1.Kelengkapan deskripsi
a. Kemampuan kerja
b. Pengetahuan yang dikuasai
c. Kewenangan & tanggung jwb
CP lulusan S1
Prodi KIMIA
a
b
c
c
CP lulusan S1
Prodi OR
a
b
c
b
CP lulusan S1
PS FILSAFAT
a
b
c
a
LE
V
E
L S
1
Rumusan kemampuan kerja LEVEL 2
(yang tercantum dalam KKNI) lulusan SMA
Mampu melaksanakan satu tugas
spesifik, dengan menggunakan alat, dan
informasi, dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan, serta menunjukkan
kinerja dengan mutu yang terukur, di
bawah pengawasan langsung atasannya.
Konsep rumusan kemampuan kerja
lulusan
PRODI D3 GIZI
Memiliki ketrampilan melaksanakan
pelayanan gizi terbatas untuk kasus
kasus non komplikasi mengikuti
tugas yang diberikan sesuai standar
pelayanan gizi minimal yang bersifat
rutin dibawah pengawasan.
DESKRIPSI LEVEL 5
(kemampuan kerja yang seharusnya dimiliki oleh lulusan D3)
Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih metode yang sesuai
dari beragam pilihan yang sudah maupun belum baku dengan menganalisis data
serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur.
CONTOH KETIDAKSETARAAN CAPAIAN PEMBELAJARAN
Tim Belmawa DIKTI 2014
Jenjang
kualifikasi
GRADASI KEMAMPUAN KERJA dalam KKNI
Program
9
Melakukan pendalaman dan perluasan IPTEKS, riset
multi-transdisiplin
Doktor
8
Mengembangkan IPTEKS melalui riset inter/multi disiplin, inovasi,
teruji.
Magister
7
Mengelola sumber daya, menerapkan, minimal setara standar
profesi, mengevaluasi, pengembangan strategis organisasi.
Profesi
6
Mengaplikasikan, mengkaji, membuat desain, memanfaatkan
IPTEKS, menyelesaikan masalah.
Sarjana
5
Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih berbagai metode
Diploma 3
4
Menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus spesifik , memilih
metode baku
Diploma 2
3
Melaksanakan serangkaian tugas spesifik,
Diploma 1
2
Melaksanakan satu tugas spesifik
SMA
1
Melaksanakan tugas sederhana, terbatas, bersifat rutin, dibawah
1. Standar Nasional Pendidikan
a.
Standar Kompetensi Lulusan
b. Standar Isi Pembelajaran
c.
Standar Proses Pembelajaran
d. Standar Penilaian Pembelajaran
e. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan
f.
Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran
g.
Standar Pengelolaan Pembelajaran
h. Standar Pembiayaan Pembelajaran
2. Standar Nasional Penelitian
sikap dan tata nilai
DESKRIPSI
CAPAIAN PEMBELAJARAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9
DALAM KKNI
DALAM SN DIKTI
Deskripsi capaian pembelajaran lulusan program studi
sesuai SN DIKTI 2014
Dirumuskan oleh forum prodi sejenis
Tercantum dalam lampiran SNPT
ditetapkan oleh Dirjen
Cerminan sikap dan tata nilai
sebagai warga negara
dan bangsa Indonesia
kemampuan kerja umum
dan tanggung jawab
menurut tingkat dan jenis
pendidikan tinggi
tingkat penguasaan,
keluasan, dan kedalaman
pengetahuan yang menjadi
ciri program studi.
kemampuan kerja spesifik
terkait bidang keilmuan/
keahlian program studi
Tim Belmawa DIKTI 2014
PARAMETER
DESKRIPSI
PENGERTIAN YANG TERCANTUM DALAM SN DIKTI
SIKAP
perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi nilai
dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual, personal,
maupun sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja
mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat
yang terkait pembelajaran.
KETERAMPILAN
merupakan penguasaan konsep, teori, metode, dan/atau falsafah
bidang ilmu tertentu secara sistematis yang diperoleh melalui
penalaran dalam proses pembelajaran, pengalaman kerja
mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat
yang terkait pembelajaran.
PENGETAHUAN
kemampuan melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep,
teori, metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui
pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau
pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.
Tim Belmawa DIKTI 2014
PARAMETER
DESKRIPSI
RINCIAN DESKRIPSI
(
ketentuan dalam Standar Kompetensi Lulusan
)
SIKAP
Ditetapkan dalam SNPT, tetapi program studi dapat
menambahkan sikap khusus yang dibutuhkan untuk profesi
atau institusi tertentu.
KETERAMPILAN
UMUM
KETERAMPILAN
KHUSUS
PENGETAHUAN
Dirumuskan bidang/cabang ilmu dan pengetahuan yang harus
dikuasai , tingkat penguasaannya, tingkat keluasan dan
kedalaman bahan kajiannya.
Dirumuskan dalam sebuah pernyataan yang menujukkan
kemampuan kerja di bidang yang terkait prodi, metode /cara
yang digunakan dalam kerja tersebut, dan dinyatakan tingkat
kualitas hasil yang dapat dicapai, serta dinyatakan pencapaian
hasil tersebut dalam kondisi/proses tertentu.
Ditetapkan di dalam SNPT, tetapi program studi juga dapat
menambahkan keterampilan umum sebagai ciri lulusannya
atau ciri institusi tempat program studi tersebut berada.
Semua lulusan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi
wajib memiliki sikap :
(tercantum dalam SNPT)
a. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius ;
b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan
agama, moral dan etika;
c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila;
d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki
nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta
pendapat atau temuan orisinal orang lain;
f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat
dan lingkungan;
g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
i. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya
secara mandiri;
j. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
Ketrampilan Umum Lulusan SARJANA (SNPT)
1. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks
pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan
menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
3. mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan
dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan
keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka
menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
4. Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk
skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
5. mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang
keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
6. mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat
baik di dalam maupun di luar lembaganya.
7. mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta
evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah
tanggung jawabnya;
8. mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung
jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
9. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk
menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;
Ketrampilan umum lulusan
PROGRAM MAGISTER
1. mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah,
penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun
konsepsi ilmiah dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk
tesis yang dipublikasikan tulisan dalam jurnal ilmiah yang terakreditasi;
2. mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahliannya dalam menyelesaikan
masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan
keahliannya;
3. mampu menyusun ide, hasil pemikiran dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan
berdasarkan etika akademik, serta menkomunikasikan melalui media kepada masyarakat
akademik dan masyarakat luas;
4. mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memosisikan
ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter atau multi
disipliner;
5. mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan
kajian ,analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;
6. mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di
dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas;
7. mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri;
8. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil
penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi;
Ketrampilan umum lulusan
PROGRAM DOKTOR
1.
mampu menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/gagasan ilmiah, dan memberikan kontribusi pada
pengembangan, serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang memperhatikan dan
menerapkan nilai humaniora di bidang keahliannya, dengan menghasilkan penelitian ilmiah berdasarkan
metodolog ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;
2.
mampu menyusun penelitian interdisiplin, multidisiplin atau transdisiplin, termasuk kajian teoritis dan/atau
eksperimen pada bidang keilmuan, teknologi, seni, dan inovasi yang dihasilkannya dalam bentuk desertasi,
serta mempublikasikan 2 tulisan pada jurnal ilmiah internasional terindeks.
3.
mampu memilih penelitian yang tepat guna, terkini dan termaju dan memberikan kemaslahatan pada umat
manusia melalui pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisipliner, dalam rangka mengembangkan
dan/atau menghasilkan penyelesaian masalah di bidang keilmuan, teknologi, seni, atau kemasyarakatan,
berdasarkan hasil kajian tentang ketersediaan sumberdaya internal maupun eksternal.
4.
mampu mengembangkan peta jalan penelitian dengan pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau
transdisipliner, berdasarkan kajian tentang sasaran pokok penelitian serta kontelasinya pada sasaran yang lebih
luas
5.
mampu menyusun argumen dan solusi keilmuan, teknologi atau seni berdasarkan pandangan kritis atas fakta,
konsep, prinsip, atau teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika akademik, serta
mengkomunikasikannya melalui media masa atau langsung kepada masyarakat
6.
mampu menunjukkan kepemimpinan akademik dalam pengelolaan ,pengembangan dan pembinaan
sumberdaya serta organisasi yang berada dibawah tanggung jawabnya.
7.
mampu mengelola, termasuk menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan
informasi hasilpenelitian yang berada dibawah tanggung jawabnya.
8.
mampu mengembangkan dan memelihara hubungan kolegial dan kesejawatan didalam lingkungan sendiri atau
melaluijaringan kerja sama dengan komunitas peneliti diluar lembaga.
S1
S2
S3
PENGUASAAN PENGETAHUAN
a. menguasai konsep teoretis matematika meliputi logika matematika, matematika diskret, aljabar, analisis dan geometri, serta teori peluang dan statistika;
b. menguasai prinsip-prinsip permodelan matematika, program linear, persamaan diferensial, dan metode numerik
a. menguasai salah satu teori logika, aljabar, analisis, geometri, matematika diskret, analisis numerik atau proses stokastik; b. menguasai pengetahuan akan isu terkini,
termaju, dan terdepan (recent/ latest, advanced and frontier) dalam bidang matematika.
• Menguasai filsafat keilmuan matematika, perkembangan keilmuan matematik yang terkini, termaju, dan terdepan (recent/ latest, advanced and frontier), serta penerapan teori disiplin lain yang relevan.
KETERAMPILAN KHUSUS
a. mampu melakukan eksplorasi, penalaran
logis, generalisasi, abstraksi, dan
pembuktian formal dalam merumuskan
dan memodelkan masalah dengan
variabel dan asumsi yang spesifik
melalui pendekatan matematis dengan
atau tanpa bantuan piranti lunak
matematis;
b. merekonstruksi, memodifikasi,
menganalisis model matematis dari suatu
sistem/masalah, mengkaji keakuratan
model dan kemanfaatan model dan
menarik kesimpulan yang kontekstual;
c. mampu melakukan analisis terhadap
berbagai alternatif model matematis yang
telah tersedia dan menyajikan simpulan
analisis secara mandiri atau kelompok,
untuk pengambilan keputusan yang tepat.
a. mengonstruksi model matematis
melalui tahapan analisis dan
sintesis, menggunakan pendekatan
deduksi teoritis, eksperimental,
atau komputasi/simulasi untuk
menyelesaikan suatu
sistem/masalah multidisiplin.
b. melakukan kajian tentang
keakuratan dan kemanfaatan suatu
model matematis dalam
menyelesaikan suatu
sistem/masalah multidisiplin.
c. mampu melakukan pendalaman
atau perluasan keilmuan
matematika dengan menghasilkan
model/ metode/ pengembangan
teori yang akurat, teruji, dan
inovatif.
a.mampu mengembangkan
teori matematika dengan
spesialisasi tertentu melalui
riset inovatif dengan
menghasilkan metode baru
atau perluasan dari yang
sudah ada yang dituangkan
dalam karya ilmiah bidang
matematika yang teruji dan
original;
b.mampu menyelesaikan
masalah matematika yang
kompleks seperti masalah tak
linear, infinite, multivariable,
uncertainty, dengan
menghasilkan solusi terkini
melalui riset inter-, multi-,
atau transdisiplin.
Kurikulum Pendidikan Tinggi
Konsep
2014
• mengutamakan
penguasaan
IPTEKS
• Konsorsium
menetapkan mk
wajib S1:100-110 sks
• Forum program studi
sejenis menetapan
Kompetensi Utama
• SNPT metetapkan : sikap dan
ketrampilan umum, prodi sejenis
merumuskan ketrampilan khusus,
dan pengetahuan.
endrotomoits@ yahoo.com• mengutamakan
pencapaian
kompetensi
• mengutamakan kesetaraan
capaian pembelajaran (mutu)
KBI
KBK
KPT
• tidak fokus
merumuskan
kemampuannya
• tidak ditetapkan batasan
keilmuan yang harus
dikuasai
• capaian pembelajaran terdiri dari
sikap, ketrampilan umum,
ketrampilan khusus, dan
penguasaan pengetahuan.
RENCANA PEMBELAJARAN
MngPokok Bahasan
Ref.
1
Lingkup
manajemen
2Manajemen
3Perkembangan
.UTS
. . 15UAS
[email protected]PROSES
PEMBELAJARAN
PROSES EVALUASI
(Assessment)
PENCIPTAAN
SUASANA AKADEMIK
DAFTAR MATA KULIAH
SEMESTER I
sks
1 Manjemen I 4 2 Pengantar Ekonomi 3 3 Statistik 3 4 Bahasa Indonesia 2 5 Bahasa Inggris 2 6 Pancasila 2 7 Olah raga 2 18CAPAIAN PEMBELAJARAN
LULUSAN
1 2 3 4Konsep &
Strategi
pembelajaran
[email protected]Pemilihan bahan
kajian :
Tingkat keluasan,
Tingkat kedalaman,
Tingkat kemampuan
yang ingin dicapai
Matriks bahan
kajian dengan
Sikap, ketrampilan
umum dan
ketrampilan
khusus
Konsep mata kuliah
dan besarnya sks
Struktur kurikulum &
Rancangan pembelajaran
DOKUMEN KURIKULUM BARU
Kebijakan
Universitas &
Program Studi
Peta keilmuan (nomenklatur)Kelompok Studi/
Bidang studi /
Laboratorium
Keterlibatan
semua dosen
Tugas Tim
Pengembang
Kurikulum Prodi
Masukan
Asosiasi &
Stake holders
Ketetapan
Program studi
Konsep
kurikulum
Tugas
Tim
Pengembang
Kurikulum Prodi
SWOT analysis
(University values)
(Scientific vision)
Need assessment
(Market signal analysis)
(Tracer study aluni)
PROFIL LULUSAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
Tahapan Penyusunan Kurikulum
Penyusunan kurikulum dapat dibagi dalam 3 tahap :
a. Tahap perumusan capaian pembelajaran
Bagi prodi yang telah beroperasi, tahap ini merupakan tahap evaluasi kurikulum lama, yakni mengaji seberapa jauh capaian pembelajaran telah terbukti dimiliki oleh lulusan, dan dapat beradaptasi terhadap perkembangan kehidupan. Informasi untuk pengkajian ini bisa didapatkan melalui penelusuran lulusan (tracer study), masukan pemangku kepentingan, asosiasi profesi/keilmuan, perkembangan keilmuan dan keahlian. Dalam tahap ini akan dihasilkan rumusan capaian pembelajaran baru. Pada program studi baru, maka tahap pertama ini akan dimulai dengan SWOT analysis, penetapan scientific vision prodi, dan kebijakan universitas dalam pengembangan prodi, disamping juga melakukan need assessment analysis, serta mempertimbangkan masukan pemangku kepentingan, asosiasi profesi/keilmuan. Semua tahap ini rumusan capaian pembelajaran yang dihasilkan harus memenuhi ketentuan yang tercantum dalam SNPT dan KKNI.
b. Tahap pembentukan dan penyusunan mata kuliah
Pada tahap ini rumusan pengetahuan yang harus dikuasai (diajarkan) dari suatu program studi diurai menjadi bahan kajian dan ditetapkan tingkat penguasan, keluasan, dan kedalamannya. Penetapan ini perlu melibatkan kelompok/bidang/ laboratorium yang ada di prodi, dengan mengacu pada rumpun, cabang, dan ranting keilmuan yang terkait dengan prodi. Untuk membungkus bahan kajian menjadi mata kuliah, harus dimulai dengan membuat matrik antara rumusan capaian pembelajaran (sikap, ketrampilan umum, ketrampilan khusus) dengan bahan kajian, untuk menjamin keterkaitan keduanya. Penetapan besaran sks sebuah mata kuliah didasarkan pada perkiraan waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk dapat memenuhi bagian dari capaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kuliah tersebut.
c. Penyusunan dokumen kurikulum
Tahap ini adalah menyusun mata kuliah ke dalam program semesteran. Pola susunan mata kuliah perlu memperhatikan hal berikut :
a. beban sks rata-rata di setiap semester yakni 18-20 sks,
b. ketepatan letak mata kuliah yang disesuaikan dengan keruntutan tingkat kemampuan dan integrasi antar mata kuliah. c. Strategi pembelajaran yang direncanakan dalam usaha memenuhi capaian pembelajaran lulusan.
Susunan mata kuliah yang dilengkapi dengan uraian capaian pembelajaran dan rencana pembelajaran setiap mata kuiah, merupakan dokumen kurikulum. Karena kurikulum juga memiliki arti pembelajaran maka proses pelaksanaan dan cara penilaian atau asssement merupakan satu kesatuan pengertian kurikulum.
Need assessment
(Market signal analysis)
(Tracer study alumni)
Masukan
Asosiasi &
Stake holders
Visi, misi, dan
kebijakan
Universitas
PROFIL
LULUSAN
RUMUSAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
LULUSAN
SWOT Analysis
(University values)
(Scientific vision)
sikap dan tata nilaiKKNI
SNPT
REFERENSI
Pemilihan
bahan kajian :
tingkat
kemampuan
keluasan dan
kedalaman
Matriks bahan
kajian dengan
sikap, ketrampilan
umum, ketrampilan
khusus
Konsep mata
kuliah dan
besarnya sks
Pengertian
sks dan
konsep
kurikulum
RUMUSAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
Tim Belmawa DIKTI 2013
Peta keilmuan
(nomenklatur)
Kelompok
bidang studi /
Laboratorium
Keterlibatan
semua dosen
http://www.thecb.state.tx.us
CONTOH
IS : Information System CS : Computer Science SE : Software Engineering IT : Information Technologi CE : Computer Engineering
Program
GRADASI PENGETAHUAN
dalam Standar Isi Pembelajaran SN DIKTI
Kesetaraan
jenjang
kualifikasi
Doktor
menguasai filosofi keilmuan bidang pengetahuan dan keterampilan
tertentu.
9
Magister
menguasai teori dan teori aplikasi bidang pengetahuan tertentu
8
Profesi
menguasai teori aplikasi bidang pengetahuan dan keterampilan
tertentu;
7
Sarjana
menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan
tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam
bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam;
6
Diploma 3
menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan
tertentu secara umum
5
Diploma 2
menguasai prinsip dasar pengetahuan dan keterampilan pada
bidang keahlian tertentu;
4
Diploma 1
menguasai konsep umum, pengetahuan, dan keterampilan
operasional lengkap;
3
SMA
Pengetahuan operasional dasar dan pengetahuan faktual
bidang kerja yang spesifik
2
pengetahuan faktual
1
Pharmaceutical Public Healh
Pharmaceutical Care
P
o
p
u
la
ti
o
n
f
o
cu
s
• Health promotion
• Medicines information and
advice
• Assessment of medicines
• Compounding medicines
• Dispensing Accurately dispense
• Medicines
• Monitor medicines therapy
• Patient consultation and diagnosis
P
at
ie
n
t f
o
cu
s
Sy
st
e
m
f
o
cu
s
• Budget and reimbursement
• Human Resources management
• Improvement of service
• Procurement
• Supply chain and management
• Work place management
• Communication skills
• Continuing Professional Development
• Legal and regulatory practice
• Professional and ethical practice
• Quality Assurance and Research in the
work place
• Self-management
P
ra
ct
ic
e
fo
cu
s
Organization and mangement
Professional/Personal
Management knowledge
Scientific knowledge
IPTEKS yang dipelajari
BAHAN KAJIAN YANG HARUS DIKUASAI
Tingkat Keluasan Materi
Tingkat kedalaman
D3
S1
S2
1
Pharmaceutical
Public Health
• Health promotion
• Medicines information and advice
2
Pharmaceutical Care
• Assessment of medicines
• Compounding medecines
• Dispensing Accurately dispense
• Medicines
• Monitor medicines therapy
• Patient consultation and diagnosis
3
Organisation and
management
• Budget and reimbursement
• Human Resources management
• Improvement of service
• Procurement
• Supply chain and management
• Supply chain and management
• Work place management
4
Profesional/
Personal
• Communication skills
• Continuing Professional Development
• Legal and regulatory practice
• Professional and ethical practice
• Quality Assurance and Research in the work
place
• Self-management
BIDANG IPTEKS
yang dipelajari
BAHAN KAJIAN YANG HARUS DIKUASAI
Tingkat keluasan materi
Tingkat Kedalaman
1
Pharmaceutical
Public Health
1. Health promotion
2. Medicines information and advice
2
Pharmaceutical
Care
1. Assessment of medicines
2. Compounding medecines
3. Dispensing Accurately dispense
4. Medicines
5. Monitor medicines therapy
6. Patient consultation and diagnosis
3
Organisation and
management
1. Budget and reimbursement
2. Human Resources management
3. Improvement of service
4. Procurement
5. Supply chain and management
6. Supply chain and management
7. Work place management
4
Profesional/
Personal
1. Communication skills
2. Continuing Professional Development
3. Legal and regulatory practice
4. Professional and ethical practice
5. Quality Assurance and Research in the
work place
6. Self-management
Tingkat Kedalaman
(contoh)
DIII
S1
APT
Prinsip
prinsip
konsep
teoretis
teori
dan
teori
aplikatif
Pengt
prosedur
al
Prinsip
prinsip
Konsep
dan
prinsip
Pengeta
huan
faktual
Pengeta
huan
prosedu
ral
Prinsip
prinsip
BIDANG IPTEKS
yang dipelajari
BAHAN KAJIAN YANG HARUS DIKUASAI
Tingkat keluasan materi
(kebenarannya perlu kajian, ini hanya permisalan)
Tingkat
Kedalaman
1
2
3
4
5
6
Tim Belmawa DIKTI 2014
BIDANG IPTEKS
yang dipelajari
(misal)
1
Ilmu Gizi
2
Biomedik
3
Biologi
4 Ilmu komunikasi
5
Keperawatan
6
Ilmu sosial
Tingkat kedalaman
level 6 KKNI
Konsep teoretis
mendalam
Konsep teoretis
secara umum
Prinsip-prinsip
Prinsip-prinsip
Pengetahuan
prosedural
Pengetahuan
faktual
• kebutuhan dasar kalori tubuh
• Komposisi nutrisi
• diet
Fisiologi tubuh
Pertumbuhan sel
Komunikasi sosial dan interpersonal
Prosedur keperawatan
RUMUSAN
SIKAP
DAN
KETRAMPILAN
LULUSAN
PENGETAHUAN YANG HARUS DIKUASAI
Inti keilmuan IPTEK penunjang IPTEK pelengkap IPTEK yang diunggulkan Ciri PT1 2 SIKAP 3 4 5 KETRAMPILAN UMUM 6 7 8 KETRAMPILAN KHUSUS 9 10 [email protected]
RUMUSAN
SIKAP
DAN
KETRAMPILAN
LULUSAN
BAHAN KAJIAN
Inti keilmuan IPTEK penunjang IPTEK pelengkap IPTEK yang diunggulkan Ciri PT1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Inti keilmuan IPTEK penunjang IPTEK pelengkap IPTEK yang diunggulkan Ciri PT D e s a in a rs S tr u k tu r E s te ti k a S a in s b a n g L a n d s c a p e T a ta k o ta S e n i M e k a n ik a C o m p u ti n g Pe rm o d e la n Pe rm u k im a n A rs t ra d is i K e la u ta n K e b a n g s a a n B a h a s a
1
menyusun konsep ranc ……
2merancang arsitektur………
3mengkomunikasikan hasil..
4menyajikan alternatif ……
5mengawasi pelaksanaan ……
6etis, estetis, apresiatif …
7
mengkaji pengetahuan ……
8
penalaran ilmiah ………
9
mempublikasikan karya …
10
menjujung tinggi nilai ……
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
v
Mk Desain
Arsitektur
Mk CAAD
[email protected]Waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa
untuk dapat memiliki kemampuan
yang sesuai dengan ‘capaian pembelajaran’
yang dirumuskan dalam sebuah mata kuliah
Besarnya sks mata kuliah dimaknai sebagai :
Unsur penentu untuk memperkirakan besaran sks :
1. capaian pembelajaran lulusan program stud;
2. metode/strategi pembelajaran yang dipilih;
3. tingkat kedalaman dan keluasan bahan kajian yang
harus dikuasai;
HITUNGAN BEBAN STUDI
• BELAJAR minimal 8 jam/ hari
maksimal 10 jam/hari
• Perminggu dihitung 6 hari, maka :
minimal : 8 jam x 6 hari = 48 jam
maksimal :10 jam x 6 hari = 60 jam
• Hitungan sks :
minimal 48 jam/3 jam = 16 sks
maksimal 60 jam /3 jam = 20 sks
Rata-rata = 18 sks per semester
• S1 selama 8 semester = 8 x 18 sks = 144 sks (min)
= 8 X 20 sks =160 sks (mak)
PRAKTIKUM/ STUDIO/ BENGKEL
RESPONSI/ TUTORIAL/ SEMINAR
kegiatan tatap muka 100 menit kegiatan mandiri 60 menit
160 menit kegiatan di laboratorium/studio/bengkel
KULIAH
Kegiatan mandiri 60 menit Kegiatan tatap muka 50 menit Kegiatan terstruktur 50 menitPENGERTIAN
SATUAN KREDIT
SEMESTER
Tim Belmawa DIKTI 2014
Struktur kurikulum &
Rancangan
pembelajaran
Ketetapan
Program studi
MATA KULIAH DAN
BESARNYA SKS
DOKUMEN KURIKULUM BARU
Konsep
kurikulum
Tugas
Tim
Pengembang
Kurikulum Prodi
Konsep &
Strategi
pembelajaran
Pengetahuan
Semester
MATA KULIAH
ALTERNATIFsks
1
2
3
4
5
6
7
A
B
C
Sem 12
18
15
12
Sem 11
18
19
20
Sem 10
18
19
20
Sem 9
18
19
20
Sem 8
18
12
10
Sem 7
18
18
18
Sem 6
18
19
19
Sem 5
18
19
19
Sem 4
18
19
19
Sem 3
18
19
19
Sem 2
18
19
20
Sem 1
18
19
20
Program
Pendidikan
Akademik
Menyusun mata kuliah dalam semester
DRAFT (Tim)
SEM
S
M
D
144 sks 72 sks 108 sks
6 SEM
18
18
18
18
18
18
4 SEM
18
18
18
18
8 SEM
8X18
KEPUTUSAN
SEM
S
M
D
144 sks 72 sks
72 sks
6 SEM
18
18
18
18
4 SEM
18
18
18
18
8 SEM
18
7x20
KEPUTUSAN
SEM
S
M
D
144 sks 72 sks
72 sks
6 SEM
4 SEM
18
18
18
18
8 SEM
8x18
Perkuliahan
: 32 sks
Proposal tesis
: 5 sks
Seminar
: 5 sks
Penelitian dan penulisan
: 20 sks
Karya ilmiah
: 10 sks
JUMLAH
: 72 sks
Surat Edaran Dirjen DIKTI:526/E.E3/MI/2014
Perkuliahan
: 12 sks
Proposal Desertasi
: 5 sks
Seminar
: 5 sks
Penelitian dan penulisan
: 20 sks
Karya ilmiah
: 10 sks
JUMLAH
: 72 sks
Dapat
diatur
oleh PT
sendiri
STANDAR PROSES
SEM
S
M
D
144 sks
72 sks
72 sks
6 SEM
4 SEM
18
18
18
18
8 SEM
8x18
Perkuliahan
: 32 sks
Proposal tesis
: 5 sks
Seminar
: 5 sks
Penelitian dan penulisan
: 20 sks
Karya ilmiah
: 10 sks
JUMLAH
: 72 sks
Perkuliahan
: 12 sks
Proposal Desertasi
: 5 sks
Seminar
: 5 sks
Penelitian dan penulisan
: 20 sks
Karya ilmiah
: 10 sks
JUMLAH
: 72 sks
Dapat
diatur
oleh PT
sendiri
Mahasiswa yang memiliki prestasi akademik
tinggi dan berpotensi menghasilkan penelitian
yang sangat inovatif sebagaimana ditetapkan
senat perguruan tinggi dapat mengikuti progra
m
doktor bersamaan dengan penyelesaian program
magister paling sedikit setelah menempuh
program magister 1 (satu) tahun.
KEPUTUSAN
SEM
S
M
D
144 sks 72 sks
72 sks
6 SEM
4 SEM
18
3 sem
18 18
18 20
18 20
8 SEM
4 +
14
7x20
S2 : 1,5 tahun
Beban
belajar
mahasiswa
berprestasi
akademik tinggi setelah dua semester tahun
pertama dapat ditambah hingga 64 (enam
puluh empat) jam per minggu setara dengan
24 (dua puluh empat) sks per semester.
Mata kuliah program
magister ditempuh saat
masih di program
Sarjan, kemudian diakui
saat mendaftar di
6. MEMBANGUN STRUKTUR KURIKULUM
(ada dua model struktur kurikulum)
• Berdasar strategi pembelajaran
• Prasyarat dieliminir dalam
proses pembelajaran
• Integrasi lebih awal.
Tim DIKTI
Ma
th
em
a
ti
c
&
B
a
si
c
Sci
ence
B
a
si
c
E
n
gi
n
ee
ri
n
g
(
En
gi
n
ee
ri
n
g
P
ri
n
ci
p
a
l)
En
gi
n
ee
ri
n
g
D
es
ig
n
En
gi
n
ee
ri
n
g
D
is
p
lin
e
Sp
ecia
liz
a
ti
o
n
H
u
m
in
it
y,
S
o
ci
a
l s
ci
ence,
p
ro
fes
io
n
a
l p
ra
ct
ice
&
E
th
ic
Engineering Disipline
Specialization
Engineering Design
Basic Engineering
(Engineering Principle)
Mathematic & Basic
Science
H
u
m
an
is
ti
c,
so
cia
l s
cien
ce
,
p
ro
fe
si
o
n
al
p
ra
ct
ice
&
e
th
ic
• Berdasar logika keilmuan.
• Asumsi dasar, ada prasyarat.
• Parsial, integrasi diakhir
PENDIDIKAN
Sarjana
L
ab
or
at
or
iu
m
(B
id
ang
S
tu
di
)
D
EN
T
A
L
CA
RE
D
EN
T
A
L
M
ED
ICA
L
S
CI
EN
CE
A
N
A
T
O
M
I
&
R
A
D
IO
LO
G
I
La
bor
at
or
iu
m
(B
id
ang
S
tu
di
)
La
bo
ra
to
ri
um
(B
id
ang
S
tud
i)
SOCIAL
SCIENCE,
ETHICS,
HUMINITY
L
ab
or
at
or
ium
(
Bi
da
ng
S
tud
i)
BASIC
MEDICAL
SCIENCE
DENTAL CARE
PROFESION
PENDIDIKANProfesi
BIOMEDICAL/
DENTISTRY
SCIENCE
PENDIDIKANSpesialis
PENILAIAN/
ASSESSMENT
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
[email protected]BAHAN KAJIAN
YANG DIKUASAI
STRATEGI
PEMBELAJARAN
Mampu berenang
lima gaya
Teknik – teknik
berenang
Ceramah dan
diskusi
Ujian tulis,
paper
• sesuai level KKNI
dan SNPT
• mengacu hasil
kesepakatan prodi
sejenis
• memiliki ciri sesuai
visi dan misi PT
• Sesuai rumpun
ilmu
• mengacu capaian
pembelajaran
• ditambah bidang
keilmuan yang
dikembangkan dan
• yang dibutuhkan
lulusan untuk
masa depan
• Sesuai capaian
pembelajaran
• pertimbangan
karakteristik
mahasiswa,
dosen, dan
sumber belajar
• Penilaian
proses dan
hasil belajar
• Penggunaan
instrumen
rubrik dan
porto folio
SURAT KETERANGAN PENDAMPING IJASAH
1
Rumusan capaian
pembelajaran lulusan
2
Juara II olimpiade
Matematika
3
Perenang PON Jateng
4
Kerja praktek 2 bulan di
“PT Rejeki Nomplok”
5
Pelatihan “Dasar
Manajemen proyek”
DEKAN :
Dr. Pangeran Linggis Wesi
Tim Belmawa DIKTI 2014