L A P O R A N H A R I A N
RISET
WEI Penutupan Prb %Prb %Ytd P/E
Americas
INDU Index 15,568.93 -1.35 -0.01 18.81 15.03 SPX Index 1,762.11 2.34 0.13 23.55 16.70 CCMP Index 3,940.13 -3.232 -0.08 30.49 23.48 IBOV Index 55,073.37 919.22 1.70 (9.64) #N/A N/A
EMEA UKX Index 6,725.82 4.48 0.07 14.04 20.09 CAC Index 4,251.61 -20.7 -0.48 16.77 18.22 RTSSTD Index 10,263.79 -16.59 -0.16 1.60 3.78 IBEX Index 9,736.20 -79.3 -0.81 19.21 53.85 FTSEMIB Index 18,829.42 -45.33 -0.24 15.71 442.29 AEX Index 388.80 -0.39 -0.10 13.45 15.78 SMI Index 8,291.10 41.79 0.51 21.53 20.17 Asia / Pacific NKY Index 14,261.41 -134.63 -0.94 37.19 23.48 HSI Index 22,842.33 35.75 0.16 0.82 10.48 SHCOMP Index 2,133.87 0.914 0.04 (5.96) 11.05 TWSE Index 8,407.48 -0.35 0.00 9.20 23.53 KOSPI Index 2,043.52 -4.62 -0.23 2.33 21.21 JCI Index 4,590.54 9.692 0.21 6.34 17.38 SET Index 1,449.62 -5.26 -0.36 4.14 15.74 PCOMP Index 6,539.81 -43.96 -0.67 12.51 19.31 SENSEX Index 20,570.28 -113.24 -0.55 5.89 17.87 FSSTI Index 3,198.94 -8.91 -0.28 1.01 13.10 Sebelumnya %Prb 4,504.27 0.002 3,785.97 -0.09 5,080.36 -0.17 1,341.89 -0.09 (141,069.75) -1.37 Terakhir Sebelumnya %Prb 14,580.00 0.07 7,185.00 0.07 23,200.00 -0.11 97.55 1.16 3.75 0.95 79.35 1.51 1,352.65 0.01 872.50 0.86 2,444.00 0.78 (*) WTI Cushing (**) McCloskey Newscatle Terakhir % Konversi
Volume Transaksi (Juta Saham) 3,458.80
Deskripsi Terakhir
Kapitalisasi Pasar (IDR Triliun) 4,512.48
Timah/Tins (US$/Ton) 23,175.00 Nilai Transaksi (IDR Juta) 4,227.15 Nilai/ saham (IDR) 1,222.14 Net Asing (IDR Juta) 51,795.50
Komoditas
Nikel/Nickel (US$/Ton) 14,590.00 Tembaga/Copper (US$/Ton) 7,190.00 Minyak/Oil (US$/BBL) (*) 98.68 Gas (US$/MMBTU) 3.79 Batu Bara/Coal (US$/Ton) (**) 80.55 Emas/Gold (USD/OZ) 1,352.85 CPO PALMROTT(USD/ton) 880.00 CPO MALAYSIA(RM/ton) 2,463.00
Bloomberg Terakhir
PERKIRAAN PASAR HARI INI
IHSG hari ini bergerak flat cenderung melemah
PERKEMBANGAN INDUSTRI / PERUSAHAAN
• PT Sentul City Tbk (BKSL) – Tingkatkan Capex Menjadi Rp 600 – 700 miliar. BUY. Analyst: Thendra Crisnanda
No Stock Top Value (IDR)
1 LPKR IJ 482,432,253,952 2 PGAS IJ 242,745,769,984 3 TLKM IJ 231,912,259,584 4 TRAM IJ 215,037,427,712 5 ADHI IJ 171,781,914,624
No Stock Top Volume (Shares)
1 LPKR IJ 440,500,500.00 2 TRAM IJ 136,546,000.00 3 TMPI IJ 130,561,000.00 4 ENRG IJ 113,256,500.00 5 TLKM IJ 103,357,500.00
No Top Gainers % change
1 AGRO IJ 22.11
2 MAYA IJ 17.39
3 ABBA IJ 17.28
4 BAJA IJ 10.96
5 FPNI IJ 8.65
No Top Losers % change
1 SIAP IJ -23.53
2 MFMI IJ -22.68
3 CMPP IJ -20.55
4 OKAS IJ -13.17
5 GSMF IJ -11.46
No Leading Movers % change
1 TLKM IJ 4.60
2 LPKR IJ 8.57
3 PGAS IJ 1.51
4 BTPN IJ 6.10
5 UNTR IJ 1.98
No Lagging Movers % change
1 ASII IJ -2.16
2 BBRI IJ -1.18
3 BMRI IJ -1.14
2
P E R K I R A A N P A S A R H A R I I N I
IHSG hari ini bergerak flat cenderung melemah
Bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan hari Senin (28/10) kemarin ditengah rilisnya data perekonomian Amerika Serikat yang menunjukkan pertumbuhan yang flat baik dalam sektor manufaktur maupun sektor perumahan. Angka dari produksi industri (Industrial Production) menunjukkan pertumbuhan produksi hanya 0,6% di bulan September, dibandingkan dengan 0,4% pada bulan sebelumnya. Manufaktur bertumbuh 0,1%, sedangkan di bulan Agustus menunjukkan kenaikan 0,7%. Dallas Fed Manufacturing Index yang mengukur aktivitas bisnis di bulan Oktober tercatat 3,6, merosot dari 12,8 di bulan September. Sementara dari sektor perumahan, indeks penjualan rumah tertunda (Pending Home Sales) tercatat di level 101,6 untuk bulan September, turun dari Agustus 107,7 atau melemah 5,6% MoM. Laporan penjualan perumahan di Amerika Serikat telah menunjukkan penurunan sepanjang empat bulan
terakhir. Di sisi lain, lemahnya data‐data perekonomian
menumbuhkan optimisme bahwa pertemuan the Fed yang akan dimulai hari ini tidak akan menghasilkan keputusan tapering. Sejalan dengan bursa di Amerika Serikat, bursa Eropa kemarin juga mayoritas melemah dengan saham‐saham produser otomotif di Eropa berjatuhan setelah J.P Morgan Cazenove memangkas sektor otomotif dari overweight ke neutral. Pemangkasan tersebut dengan alasan bahwa pendapatan produser otomotif akan terhambat di waktu dekat disaat melambatnya pertumbuhan PMI di zona tersebut. Bursa Asia pagi ini mayoritas dibuka di teritori negatif, indeks Nikkei tertekan setelah produsen alat berat Komatsu memprediksi penurunan 1% laba operasional tahun 2013. Dari dalam negeri, investor menanti laporan kinerja emiten di kuartal ketiga dengan sentimen positif dari pertumbuhan laba bersih sektor perbankan yang telah dirilis. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak flat dengan kecenderungan melemah di kisaran 4.572‐4.610 dengan sektor yang dapat menopang indeks antara lain dari sektor Perkebunan dan Pertambangan. Analyst: Yasmin Soulisa ([email protected])
R I N G K A S A N B E R I T A
• PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dan PT BW Plantation Tbk (BWPT), mencatatkan penurunan harga jual minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) hingga kuartal III 2013. Harga jual CPO Astra Agro turun 11,7%, sementara harga jual CPO BW Plantation turun 12,9%. Harga jual CPO Astra Agro per kuartal III masih mengalami penurunan sebagai imbas dari penurunan harga CPO dunia.
• PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan layanan teknologi informasi komunikasi (TIK) pada sektor pemerintahan. Peningkatan tersebut dilakukan pada program Indonesia Digital Government (IndiGov). Program IndiGov per Oktober ini mencatat sekitar 357 pemerintah kabupaten atau kota telah tersambung infrastruktur jaringan serat optik. Selain itu, mereka telah mengonsumsi bandwith hingga 10 Gbps atau rata rata konsumsi lebih dari 25 Mbps per pemkot/pemkab. Dengan begitu, konsumsi bandwidth tumbuh sebesar 200% dibandingkan awal tahun ini.
• PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) masih mengkaji peluang konsolidasi dengan operator mana pun, baik berteknologi CDMA maupun GSM. Upaya konsolidasi ini merupakan strategi menyehatkan industri CDMA. Pihaknya memang melakukan pembicaraan tidak resmi mengenai konsolidasi dengan berbagai operator seluler dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Perseroan enggan menyebutkan operator mana yang terlibat secara spesifik dengan perseroan.
• Margin bersih PT Kalbe Farma Tbk (KBLF), turun 87 basis poin menjadi 11,94% hingga kuartal III 2013 dibanding periode yang sama tahun lalu 12,81%. Pelemahan nilai tukar rupiah dan peningkatan beban operasional menyebabkan margin bersih perseroan tertekan sepanjang periode tersebut. Pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut hingga kuartal III telah memberi tekanan terhadap perseroan.
• PT PP (Persero) Tbk (PTPP), menargetkan penjualan Rp 2,5 triliun hingga Rp 3 triliun dalam proyek properti komersial di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Di proyek ini, perseroan bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) selaku pemilik lahan. Perseroan dinyatakan sebagai pemenang tender pemanfaatan dan pengelolaan lahan milik Pertamina seluas 4,2 hektare di Tanjung Duren. Perseroan berencana membangun high rise buidling untuk segmen menengah‐atas yang akan dipasarkan pada kuartal I atau kuartal II 2014.
• PT Acset Indonusa Tbk (ACST), mendapatkan plafon kredit senilai Rp 220 miliar dari PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII). Fasilitas ini sebagian akan digunakan untuk membiayai modal kerja proyek gedung perkantoran District 8 di Senopati, Jakarta Selatan.
4 kuartal III 2013 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan pendapatan premi ini membuat aset perusahaan naik menjadi Rp 7,8 triliun. Perusahaan membukukan kenaikan pendapatan premi dari berbagai kanal distribusi yang dimiliki yaitu, bancassurance, agency, direct marketing serta group insurance.
• PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan perolehan laba bersih sebanyak Rp 1,6 triliun pada akhir tahun. Target ini akan dicapai dengan menekan kredit bermasalah sehingga mengurangi alokasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). Di kuartal III 2013, pertumbuhan laba bersih BTN hanya 3,5% karena bank harus meningkatkan CKPN agar rasio kredit bermasalah turun. BTN harus menambah CKPN hingga Rp 325 miliar untuk menjaga tingkat NPL tidak melampaui ketentuan regulator sebesar 5%.
• PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI), untuk meningkatkan bisnis transaksi perdagangan online (e‐commerce). Menurut pejabat, untuk tahap awal perseroan menyasar 10% pengguna jasa kereta untuk menggunakan jasa e‐commerce. Pembayaran online dilakukan melalui layanan e‐commerce payment dengan layanan CIMB Clicks dan juga melalui mesin EDC yang terpasang di 157 stasiun KAI di seluruh Indonesia. • Source : Investor Daily, Kontan, Indonesia Finance Today, Inilah
P E R K E M B A N G A N I N D U S T R I / P E R U S A H A A N
PT Sentul City Tbk (BKSL) – Tingkatkan Capex Menjadi Rp 600 – 700 miliar
Analyst: Thendra Crisnanda
Berita :
BKSL meningkatkan anggaran capex menjadi Rp 600 – 700 miliar pada tahun 2014 atau meningkat 100% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Rp 350 miliar. Rencananya perseroan akan mengembangkan landed house serta pengembangan CBD. Selain itu perseroan juga berencana membangun perkantoran, luxury hotel, apartemen dan kompleks terpadu. BKSL menargetkan marketing sales senilai Rp 2 triliun pada tahun 2014 atau meningkat 25% dibandingkan periode sebelumnya. Perseroan juga telah menetapkan penjualan sebanyak 29 ha baik untuk residential dan komersial.
Pandangan Analis :
Kami menilai positif atas rencana ekspansi perseroan ke depan ditopang oleh prospektifnya wilayah Sentul ke depan sebagai basis kota terpadu yang baru yang berkonsep green living di tengah area perbukitan. Meskipun demikian, eksekusi proyek serta pengembangan fasilitas transportasi publik ke wilayah tersebut menjadi issue yang krusial bagi BKSL ke depan dimana hal ini masih membutuhkan proses pengembangan yang panjang dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami menilai bahwa BKSL lebih tepat untuk dijadikan investasi jangka panjang atas prospek yang baik di masa mendatang. Kami merekomendasikan BUY untuk BKSL dengan TP sebesar Rp 420 per lembar saham untuk 12 bulan mendatang. Saat ini perseroan diperdagangkan pada PE sebesar 7,12x dan PBV 1,22x dimana nilai ini
relative jauh lebih rendah dibandingkan dengan peersnya.
Analyst: Thendra Crisnanda ([email protected])
6
RESEARCH TEAM
Research Division : +62 21 25543946 Fax No : +62 21 57935831
E‐mail : [email protected]
Norico Gaman ext. 3934 [email protected] Head of Research Investment Strategy, Banking, Telco, Cement, Airline
Heru Irvansyah ext. 2030 [email protected] Economist Thendra
Crisnanda
ext. 2098 [email protected] Analyst Automotive, Heavy Equipment, Property, Infrastructure, Oil and Gas
Yasmin Soulisa ext. 3987 [email protected] Analyst Coal and Metal Mining, Plantation
Andri Zakarias ext. 2054 [email protected] Technical Analyst Market Strategy, Commodities, Currency, Bond & Stocks. Ankga
Adiwirasta ext. 3986 [email protected] Research Analyst Venia Allani
Meissalina ext. 2050 [email protected] Research Assistant
Dessy Lapagu ext. 2051 [email protected] Research Assistant
EQUITY TEAM
CM : +62 21 25543946Fax No : +62 21 57935831
Ronny Hari ext. 3929 [email protected] Equity Division Head
Jufrani Amsal ext. 3957 [email protected] Channel Development Division Head Yulinda ext. 3950 [email protected] Institutional Sales
Arif Irwanto ext. 3919 / 3960 [email protected] Retail Sales Achmadsyah ext. 3965 / 3966 [email protected] Retail Sales