• Tidak ada hasil yang ditemukan

makalah fluidisasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "makalah fluidisasi"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PEMISAHAN CAMPURAN HETEROGEN I

PEMISAHAN CAMPURAN HETEROGEN I

“FLUIDISASI”

“FLUIDISASI”

Dosen: Lia Lismeri, S.T.,M.T

Dosen: Lia Lismeri, S.T.,M.T

Dissn O!e":

Dissn O!e":

N

Na

am

ma

a

:

: R

Ra

an

n##iia

an

na

a S

Seerra

a

N

NP

PM

M

:

: $

$%

%$

$&

&'

'(

($

$'

'(

(%

%

)URUSAN TE*NI* *IMIA

)URUSAN TE*NI* *IMIA

FA*ULT

FA*ULTAS TE

AS TE*NI

*NI* 

UNI+ERSITAS LAMPUNG

UNI+ERSITAS LAMPUNG

ANDAR LAMPUNG

ANDAR LAMPUNG

-'$(

-'$(

(2)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

Pen

Pener

er#ia

#ian

n F!

F!i/i

i/isas

sasi..

i...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

$

$

Pri

Prinsi

nsi0

0 *er

*er1a

1a F!

F!i/i

i/isas

sasi..

i...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

%

%

Per

Pera!a

a!a#an

#an F!

F!i/i

i/isas

sasi..

i...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

..

2

2

A0

A0!i

!i3a

3asi

si F!

F!i

i/i

/isa

sasi

si Da

Da!a

!am

m In

In/

/s#r

s#ri.

i...

....

....

....

....

....

....

....

....

....

....

....

....

....

....

....

....

...

...

....

...

...

$'

$'

DAF

(3)

Pener#ian F!i/isasi Pener#ian F!i/isasi

Fluidisasi adalah metode pengontakan butiran-butiran padat dengan fluida baik cair maupun Fluidisasi adalah metode pengontakan butiran-butiran padat dengan fluida baik cair maupun gas. Dengan metode ini diharapkan butiran-butiran padat memiliki sifat seperti fluida dengan gas. Dengan metode ini diharapkan butiran-butiran padat memiliki sifat seperti fluida dengan viskositas tinggi.

viskositas tinggi. Flu

Fluidiidisasi sasi merumerupakpakan an salsalah ah satu satu cara cara untuntuk uk menmengongontaktakkan kan butbutirairan n padpadat at dendengan gan flufluidaida.. Apabila kecepatan fluida relative rendah, unggun tetap diam karena fluida hanya mengalir  Apabila kecepatan fluida relative rendah, unggun tetap diam karena fluida hanya mengalir  mel

melalualui i ruaruang ng antantar ar parpartiktikel el tantanpa pa menmenyeyebabbabkan kan terjterjadiadinya nya perperubaubahan han sussusunaunan n parpartiktikelel tersebut.

tersebut.

Apabila kecepatan fluida dinaikkan sedikit demi sedikit, pada saat tertentu penurunan tekanan Apabila kecepatan fluida dinaikkan sedikit demi sedikit, pada saat tertentu penurunan tekanan akan sama dengan gaya berat yang bekerja terhadap butiran-butiran padat sehingga unggun akan sama dengan gaya berat yang bekerja terhadap butiran-butiran padat sehingga unggun mulai bergerak.

mulai bergerak.

Dalam dunia industri, fluidisasi diaplikasikan dalam banyak hal seperti transportasi serbuk  Dalam dunia industri, fluidisasi diaplikasikan dalam banyak hal seperti transportasi serbuk   padatan

 padatan (conveyor (conveyor untuk untuk solid), solid), pencampuran pencampuran padatan padatan halus, halus, perpindahan perpindahan panas panas (seperti(seperti  pendinginan

 pendinginan untuk untuk bijih bijih alumina alumina panas), panas), pelapisan pelapisan plastik plastik pada pada permukaan permukaan logam, logam, prosesproses drying dan siing pada pembakaran, proses pertumbuhan partikel dan kondensai bahan yang drying dan siing pada pembakaran, proses pertumbuhan partikel dan kondensai bahan yang dapat mengalami sublimasi, adsorpsi (untuk pengeringan udara dengan adsorben), dan masih dapat mengalami sublimasi, adsorpsi (untuk pengeringan udara dengan adsorben), dan masih  banyak aplikasi lain. (

 banyak aplikasi lain. (http!""###.scribd.com"doc"$%&'"Fluidisasihttp!""###.scribd.com"doc"$%&'"Fluidisasi).).

Fluidisasi dipakai untuk menerangkan atau menggambarkan salah satu cara mengontakkan Fluidisasi dipakai untuk menerangkan atau menggambarkan salah satu cara mengontakkan  butiran-butiran

 butiran-butiran padat padat dengan dengan fluida fluida (gas"cair). (gas"cair). *ebagai *ebagai ilustrasi ilustrasi dari dari apa apa yang yang dinamakandinamakan dengan fluidisasi ini, kita tinjau dari suatu bejana dimana ditempatkan sejumlah partikel padat dengan fluidisasi ini, kita tinjau dari suatu bejana dimana ditempatkan sejumlah partikel padat  berbentuk

 berbentuk bola. bola. +elalui +elalui unggun unggun padatan padatan ini ini kemudian kemudian dialirkan dialirkan gas gas dengan dengan arah arah aliran aliran daridari  ba#ah ke atas. ada laju

 ba#ah ke atas. ada laju alir yang cukup rendah, partikel padat akan diam. eaalir yang cukup rendah, partikel padat akan diam. ea daan demikiandaan demikian disebut sebagai unggun diam atau fi/ed bed0. alau laju alir dinaikkan , maka akan sampai disebut sebagai unggun diam atau fi/ed bed0. alau laju alir dinaikkan , maka akan sampai  pada

 pada suatu suatu keadaan keadaan dimana dimana unggun unggun padatan padatan tadi tadi tersuspensi tersuspensi di di dalam dalam aliran aliran gas gas yangyang melaluinya. ada kondisi partikel yang mobil ini, sifat unggun akan menyerupai sifat-sifat melaluinya. ada kondisi partikel yang mobil ini, sifat unggun akan menyerupai sifat-sifat su

suatatu u cacairairan n dedengngan an viviskskososititas as titingnggigi, , mimisalsalnynya a adada a kekececendnderuerungngan an ununtutuk k memengngalialir,r, mempunyai sifat hidrostatik. eadaan tersebut dinamakan fluidied bed0.

mempunyai sifat hidrostatik. eadaan tersebut dinamakan fluidied bed0.

1ila cairan atau gas dile#atkan pada unggun partikel padat pada keepatan rendah dari ba#ah ke 1ila cairan atau gas dile#atkan pada unggun partikel padat pada keepatan rendah dari ba#ah ke atas, unggun atidak bergerak. ada kedadaan tersebut penurunan tekanan di sepanjang unggun atas, unggun atidak bergerak. ada kedadaan tersebut penurunan tekanan di sepanjang unggun dinyatakan dalam persamaan berikut!

(4)

Dengan memasukkan data empiris untuk k 

Dengan memasukkan data empiris untuk k dan k dan k %%serta memasukkan factor sperifitas partikelserta memasukkan factor sperifitas partikel

didapatkan ! didapatkan !

dimana ! dimana !

2 sferisitas atau kebolaan 2 sferisitas atau kebolaan

ersamaan tersebut disebut persamaan

(5)

Prinsi0 *er1a F!i/isasi Prinsi0 *er1a F!i/isasi

Fluidisasi adalah metode pengotakan butiran-butiran padat dengan fluida baik cair maupun Fluidisasi adalah metode pengotakan butiran-butiran padat dengan fluida baik cair maupun gas. Dengan metode ini diharapkan butiran-butiran padat memiliki sifat seperti fluida dengan gas. Dengan metode ini diharapkan butiran-butiran padat memiliki sifat seperti fluida dengan viskositas tinggi.

viskositas tinggi. 1il

1ila a suasuatau tau at at cair cair dildile#ate#atkan kan melmelalualui i hamhamparaparan n laplapisan isan parpartiktikel el padpadat at padpada a kecekecepatpatanan rendah, partikel-partikel itu tidak bergerak. 3ika kecepatan fluida berangsur-angsur dinaikan, rendah, partikel-partikel itu tidak bergerak. 3ika kecepatan fluida berangsur-angsur dinaikan,  partikel-partikel

 partikel-partikel itu itu akhirnya akhirnya akan akan mulai mulai bergerak bergerak dan dan melayang melayang di di dalam dalam fluida. fluida. 4stilah4stilah fluidisasi0 (fluidiation) dan hamparan fluidisasi0 (fluidied bed) biasa digunakan untuk  fluidisasi0 (fluidiation) dan hamparan fluidisasi0 (fluidied bed) biasa digunakan untuk  kea

keadaadaan n parpartiktikel el yanyang g selseluruuruhnyhnya a diadianggnggap ap melmelayanayang, g, karkarena ena sussuspenpense se ini ini berberperiperilaklakuu seak

seakan-an-akaakan n flufluida ida raprapat. at. 3ik3ika a hamhamparparan an itu itu dimdimiriniringkagkan, n, perpermukmukaan aan atasatasnya nya akaakan n tetatetapp horiontal, dan benda-benda besar akan mengapung atau tenggelam di dalam hamparan itu horiontal, dan benda-benda besar akan mengapung atau tenggelam di dalam hamparan itu  bergantung

 bergantung pada pada perbandingan perbandingan densitasnya densitasnya terhadap terhadap suspense. suspense. 5ata 5ata padat padat yang yang terfluidisasiterfluidisasi dapat dikosongkan dari hamparannya melalui pipa dan katub sebagaimana halnya suatu at dapat dikosongkan dari hamparannya melalui pipa dan katub sebagaimana halnya suatu at cair, dan sifat fluiditas ini merupakan keuntungan utama dari penggunaan fluidisasi untuk  cair, dan sifat fluiditas ini merupakan keuntungan utama dari penggunaan fluidisasi untuk  menangani at padat.

menangani at padat. 6da

6dara ra dimdimasuasukkakkan n dibdiba#aa#ah h plaplat t disdistribtribusi usi dendengan gan laju laju lamlambat bat dan dan nainaik k keakeatas tas dendengangan hamparan tanpa menyebabkan terjadinya gerakan dalam partikel. 3ika partikel itu cukup kecil, hamparan tanpa menyebabkan terjadinya gerakan dalam partikel. 3ika partikel itu cukup kecil, aliran didalam saluran-saluran diantara partikel-partikel dalam hamparan itu akan bersifat aliran didalam saluran-saluran diantara partikel-partikel dalam hamparan itu akan bersifat laminar. 3ika kecepatan itu dinaikkan , penurunan tekanan akan meningkat, tetapi laminar. 3ika kecepatan itu dinaikkan , penurunan tekanan akan meningkat, tetapi partikel- partikel

 partikel itu itu tetap tetap masih masih tidak tidak bergerak bergerak dan dan tinggi tinggi hamparan hamparan pun pun tidak tidak berubah. berubah. adaada kec

kecepatepatan an terttertententu, u, penpenuruurunan nan tekatekanan nan melmelintaintas s hamhamparparan an itu itu akaakan n menmengimgimbanbangi gi gaygayaa gravitasi yang dialaminya dengan kata lain mengimbangi bobot hamparan., dan jika kecepatan gravitasi yang dialaminya dengan kata lain mengimbangi bobot hamparan., dan jika kecepatan masih dinaikkan lagi partikel itu akan mulai bergerak.

masih dinaikkan lagi partikel itu akan mulai bergerak. 7itik ini digambarkan oleh 7itik ini digambarkan oleh titik A padatitik A pada grafik

grafik. . 3ika kecepatan itu 3ika kecepatan itu terus ditingkatterus ditingkatkan lagi, kan lagi, partikepartikel-partil-partikel itu kel itu akan memisahkan danakan memisahkan dan menjadi cukup berjauhan satu sama lain sehingga dapat berpindah-pindah dalam hamparan menjadi cukup berjauhan satu sama lain sehingga dapat berpindah-pindah dalam hamparan itu, dan fluidisasi yang sebenarnya pun mulailah terjadi. 3ika hamparan itu sudfah terfluidisasi itu, dan fluidisasi yang sebenarnya pun mulailah terjadi. 3ika hamparan itu sudfah terfluidisasi , penurunan tekanan melintas hamparan akan tetap konstan, akan tetapi tinggi hamparan akan , penurunan tekanan melintas hamparan akan tetap konstan, akan tetapi tinggi hamparan akan  bertambah terus jika aliran ditinngkatkan lagi.

 bertambah terus jika aliran ditinngkatkan lagi.

3ika laju aliran hamparan ke fluidisasi (fluied bed) itu perlahan-lahan diturunkan, penurunan 3ika laju aliran hamparan ke fluidisasi (fluied bed) itu perlahan-lahan diturunkan, penurunan tekanan tetap sama, tetapi tinggi hamparan berkurang. Akan tetapi, tinggi akhir hamparan itu tekanan tetap sama, tetapi tinggi hamparan berkurang. Akan tetapi, tinggi akhir hamparan itu mu

mungngkikin n lelebibih h bebesasar r dadari ri ninilalaininyya a papada da hahampmpararan an didiam am sesemmulula, a, kakarerena na aat t papadadatt yangdicurahkan dalam tabung itumenetal lebih rapat dari at padat yang mengendap yangdicurahkan dalam tabung itumenetal lebih rapat dari at padat yang mengendap perlahan-lahan dari keadaan fluidisasi.

lahan dari keadaan fluidisasi.

enurunan pada kecepatan rendah lebih kecil dari hamparan diam semula. 3ika fluidisasi enurunan pada kecepatan rendah lebih kecil dari hamparan diam semula. 3ika fluidisasi dimulai kembali, penurunan tekanan akan mengimbangi bobot hamparan pada titik 1, titik dimulai kembali, penurunan tekanan akan mengimbangi bobot hamparan pada titik 1, titik inilah yang harus kita anggap sebagai kecepatan fluidisasi minimum 6mf dan bukan titik A. inilah yang harus kita anggap sebagai kecepatan fluidisasi minimum 6mf dan bukan titik A. 6ntuk mengukur 6mf hamparan itu harus difluidisasikan dengan kuat terlebih dahulu,

6ntuk mengukur 6mf hamparan itu harus difluidisasikan dengan kuat terlebih dahulu, dibiarkan

dibiarkan menge

mengendap dengan mematikan aliran ndap dengan mematikan aliran udara, dan udara, dan laju aliran laju aliran dinaidinaikan lagi kan lagi perlahperlahan-lahan-lahanan sampai hamparan itu mengembang.

(6)

Adapun fenomena-fenomena yang dapat terjadi pada proses fluidisasi itu sendiri antara lain! Adapun fenomena-fenomena yang dapat terjadi pada proses fluidisasi itu sendiri antara lain!

• FenomenaFenomena fixed bed fixed bed

Fenomena ini terjadi ketika laju alir fluida kurang dari laju minimum yang dibutuhkan untuk  Fenomena ini terjadi ketika laju alir fluida kurang dari laju minimum yang dibutuhkan untuk   proses a#al fluidisasi. ada kondisi ini partikel padatan tetap diam

 proses a#al fluidisasi. ada kondisi ini partikel padatan tetap diam..

• FenomenaFenomenaminimum or incipient fluidizationminimum or incipient fluidization

Fenomena ini terjadi ketika laju alir fluida mencapai laju alir minimum yang dibutuhkan untuk  Fenomena ini terjadi ketika laju alir fluida mencapai laju alir minimum yang dibutuhkan untuk   proses fluidisasi. ada kondisi ini partikel-partikel padat mu

 proses fluidisasi. ada kondisi ini partikel-partikel padat mulai terekspansi.lai terekspansi. •

• FenomenaFenomena smooth or homogenously fluidization smooth or homogenously fluidization  Fenomena

 Fenomena iniini terterjadjadi i ketketika ika keckecepaepatan tan dan dan disdistritribusbusi i alialiran ran flufluida ida mermerataata, , dendensitasitas s dandan distri

distribusi partikel dalam busi partikel dalam ungguunggun n sama atau sama atau homoghomogen en sehingsehingga ga ekspanekspansi si pada setiap pada setiap partikpartikelel  padatan seragam.

 padatan seragam.

• FenomenaFenomenabubbling fluidizationbubbling fluidization  Fenomena

 Fenomena iniini terjadi ketika gelembung 8gelembung pada unggun terbentuk akibat densitas terjadi ketika gelembung 8gelembung pada unggun terbentuk akibat densitas dan distribusi partikel tidak homogen.

dan distribusi partikel tidak homogen.

• FenomenaFenomena slugging fluidization slugging fluidization  Fenomena ini

 Fenomena ini t t erjadi ketika gelembung-gelembung besar erjadi ketika gelembung-gelembung besar  yang mencapai lebar dari diameter yang mencapai lebar dari diameter  kolom terbentuk pada partikel-partikel padat. ada

kolom terbentuk pada partikel-partikel padat. ada kondisi ini terjadi penorakan sehinggakondisi ini terjadi penorakan sehingga  partikel-partikel padat seperti terangkat.

 partikel-partikel padat seperti terangkat.

•  Fenomena chanelling fluidization Fenomena chanelling fluidization

 Fenomena ini terjadi ketika dalam unggun partikel padatan terbentuk sal

 Fenomena ini terjadi ketika dalam unggun partikel padatan terbentuk sal uran-saluran sepertiuran-saluran seperti tabung vertical.

(7)

• 

•  FenomenaFenomenadisperse fluidizationdisperse fluidization  Fenomena ini

 Fenomena ini terjadi saat kecepatan alir fluida melampaui kecepatan maksimum aliran fluida. terjadi saat kecepatan alir fluida melampaui kecepatan maksimum aliran fluida. ada fenomen

ada fenomena a ini sebagian partikel akan terba#a aliran ini sebagian partikel akan terba#a aliran fluidfluida a dan ekspansi mencapadan ekspansi mencapai i nilainilai maksimum.

maksimum.

Fenomena-fenomena fluidisasi tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor! Fenomena-fenomena fluidisasi tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor! . laju alir fluida dan jenis fluida

. laju alir fluida dan jenis fluida %. ukuran partikel dan bentuk partikel %. ukuran partikel dan bentuk partikel

$. jenis dan densitas partikel serta faktor interlok antar partikel $. jenis dan densitas partikel serta faktor interlok antar partikel 9. porositas unggun

9. porositas unggun &. distribusi aliran, &. distribusi aliran,

'. distribusi bentuk ukuran fluida '. distribusi bentuk ukuran fluida :. diameter kolom :. diameter kolom ;. tinggi unggun. ;. tinggi unggun. Pera!a#an F!i/isasi Pera!a#an F!i/isasi

(8)

eterangan instalasi peralatan gambar diatas! eterangan instalasi peralatan gambar diatas! D

D 2 2 ddiissttrriibbuuttoor  r   

DD 2 2 kkeerraannggaan n ddiiaaffrraaggmmaa 

<<== 2 2 kkeerraannggaann 

33 2 2 kkeerraannggaan n jjaarruumm 

>>?? 2 2 kkoolloomm +

+ 22manometer tabung 1ourdon untuk mengukur tekanan gas keluar manometer tabung 1ourdon untuk mengukur tekanan gas keluar  +%

+% 2 m2 manoanometmeter er tabtabung ung 1ou1ourdordon n untuntuk uk menmengukgukur ur tektekanaanan dn dalam alam tantangkigki 7@

7@ 2 2 susumbmber er flfluiuida da bebertertekakananann +6

+6 2 mano2 manometer pmeter pipa 6 bipa 6 berisi aierisi air untur untuk mengk mengukur tukur tekanan ekanan gas antgas antara tap  ara tap  dan tadan tap %p % +6

+6%% 2 2 mamanonomemeter pipter pipa a 6 6 beberirisi si aiair r ununtutuk k memengngukukur tekaur tekananan n gagas s anantatara tap ra tap   terterhahadadapp udara luar 

udara luar  =

= 2 2 fflloo##mmeetteer  r   6

6 2 2 uunngggguun n bbuuttiirraan n ppaaddaatt

@ambar eralatan Fluidisasi @ambar eralatan Fluidisasi

(9)

a.

a. F@ vF@ verertictical fal fluluididiiining dg dryryer er 

 b.

 b. Fluidied bed po#der Fluidied bed po#der 

c.

(10)

d.

d. FluFluididiied cled cleaeaninning eBug eBuipmipmenentt

ee.. FFlluuiiddiieed dd drriieer r 

f.

(11)

g

g.. 7777??FF11

h

h.. 7777??FFCC

A0!i3asi F!i/isasi Da!am

A0!i3asi F!i/isasi Da!am In/s#riIn/s#ri

Pennaan 0roses 4!i/isasi /a!am in/s#r5 m

(12)

)

) >peras>perasi *ecai *ecara Fira Fisik (sik (hysihysical >cal >peratioperation), n), sepertiseperti!! a.

a. 77rrananspspoortrtasasii

*ifat fludisasi pada fluidied bed juga merupakan sifat yang sama dengan cairan *ifat fludisasi pada fluidied bed juga merupakan sifat yang sama dengan cairan dan sifat ini sangat efektif digunakan untuk alat transportasi dari bubuk padatan. dan sifat ini sangat efektif digunakan untuk alat transportasi dari bubuk padatan.  b.

 b. eat </changer (<)eat </changer (<) Fl

Fluiuidded ed bebed d dadapapat t didigugunanakakan n ununtutuk k < < opopererasasi i fifisisik k dadan n kikimimia a kakarerenana kemampuannya untuk mempercepat perpindahan panas dan menjaga suhu menjadi kemampuannya untuk mempercepat perpindahan panas dan menjaga suhu menjadi kon

konstan stan dendengan gan ditditunjunjukaukan n sebsebagiagian an keckecil il dardari i bermbermacam acam penpengguggunaanaan n daldalamam lingkup ini.

lingkup ini. cc.. AAddssoorrbbssii

roses adsorbs multistage fluid chart untuk pemisahan dan pemurnian kembali roses adsorbs multistage fluid chart untuk pemisahan dan pemurnian kembali komponen gas.

komponen gas. d

d.. eennggereriinnggaann e.

e. eencncamampupuraran *n *ererbubuk k alalusus f.

f. elelapiapisan san 1ah1ahan an lalastik stik adada a ermermukaukaanan %)

%) >p>pererasi asi *e*ecarcara a imimiaia

Contoh! =eaksi gas dengan katalis padat dan reaksi padat dengan gas, oksidasi etilena, Contoh! =eaksi gas dengan katalis padat dan reaksi padat dengan gas, oksidasi etilena,  pembuatan anhidrida ftlat, cracking hidrokarbon, dan lain-lain.

 pembuatan anhidrida ftlat, cracking hidrokarbon, dan lain-lain. A0!i3asi 4!i/isasi /a!am in/s#r5

A0!i3asi 4!i/isasi /a!am in/s#r5 •

• embakaran 1atubaraembakaran 1atubara

*ystem pembakaran batubara umumnya terbagi menjadi dua, yaitu system unggun *ystem pembakaran batubara umumnya terbagi menjadi dua, yaitu system unggun terfluidakan (fluidied bed system) dan unggun tetap (fi/ed bed system atau grate terfluidakan (fluidied bed system) dan unggun tetap (fi/ed bed system atau grate system)

system)

--

FluidFluidied 1ed *ystem, adalahied 1ed *ystem, adalah sistem dimana udara ditiup dari ba#ah menggunakansistem dimana udara ditiup dari ba#ah menggunakan  blo#er sehingga benda

 blo#er sehingga benda padat duatasnya berkelakuan padat duatasnya berkelakuan mirip fluida. 7eknik fluidisasi dalammirip fluida. 7eknik fluidisasi dalam  pembakaran batubara adalah teknik

 pembakaran batubara adalah teknik yang paling efisien yang paling efisien dalam menghasilkan energy. asir dalam menghasilkan energy. asir  ata

atau u corcorundundum um yanyang g berberlaklaku u sebsebagaagai i medmedium ium pempemanaanas s dipdipanaanaskaskan n terterleblebih ih dahdahuluulu.. emanasan biasanya dilakukan dengan minyak bakar. *etelah temperature pasir mencapai emanasan biasanya dilakukan dengan minyak bakar. *etelah temperature pasir mencapai te

tempmpererataturure e babakakar r babatutubabara ra ($($oCoC) ) mamaka ka didiumumpapanknkananlalah h babatutubabarara. . *y*ystestem m ininii menghasilkan abu terbang dan abu yang turun diba#ah alat. Abu-abu tersebut disebut menghasilkan abu terbang dan abu yang turun diba#ah alat. Abu-abu tersebut disebut dengan fly ash dan bottom ash. 7eknologi fluidied bed biasanya digunakan di ?76 dengan fly ash dan bottom ash. 7eknologi fluidied bed biasanya digunakan di ?76 (embangkit ?istrik 7enaga 6ap). omposisi fly ash da bottom ash yang terbentuk dalam (embangkit ?istrik 7enaga 6ap). omposisi fly ash da bottom ash yang terbentuk dalam  perbandingan berat adalah! (

 perbandingan berat adalah! (;-E) berbanding (-%;-E) berbanding (-%).).

--

Fi/ed bed Fi/ed bed system atau system atau @rate *ystem, adalahtekn@rate *ystem, adalahteknik ik pembpembakaran dimana batubara beradaakaran dimana batubara berada diatas conveyor yang berjalan atau grate. *ystem ini kurang efisien karena batubara yang diatas conveyor yang berjalan atau grate. *ystem ini kurang efisien karena batubara yang terbakar kurang sempurna atau dengan kata lain masih ada karbon yang tersisa. Ash yang terbakar kurang sempurna atau dengan kata lain masih ada karbon yang tersisa. Ash yang terbentuk terutama bottom ash masih memiliki kandungan kalori sekitar $ kkal"kg. terbentuk terutama bottom ash masih memiliki kandungan kalori sekitar $ kkal"kg. teknologi Fi/ed bed *ystrm banyak digunakan pada industry tekstil sebagai pembangkit teknologi Fi/ed bed *ystrm banyak digunakan pada industry tekstil sebagai pembangkit ua

uap p (s(steteam am gegeneneraratotor)r). . omompoposissisi i fly fly asash h dadan n bobottottom m asash h yayang ng teterbrbenentutuk k dadalamlam  perbandingan berat adalah! (

 perbandingan berat adalah! (&-%&) berbanding (:&-%&&-%&) berbanding (:&-%&).).

• @asifikasi@asifikasi @asifik

@asifikasi asi adalah suatu adalah suatu proseproses s perubperubahanahan  bahan  bahan bakar bakar padatpadat  se  secacarara termo kimiatermo kimia

menjadi gas, dimana

menjadi gas, dimana udaraudara yang diperlukan lebih rendah dari udara yang digunakan yang diperlukan lebih rendah dari udara yang digunakan untuk 

(13)

*e

*elamlama a prprososes es gagasifsifikikasi asi rereakaksi si kikimimia a ututamama a yayang ng teterjarjadi di adadalaalah h enendodotetermrmisis (diperlukan panas dari luar selama proses berlangsung). +edia yang paling umum (diperlukan panas dari luar selama proses berlangsung). +edia yang paling umum digunakan pada proses gasifikasi ialah udara dan uap. roduk yang dihasilkan dapat digunakan pada proses gasifikasi ialah udara dan uap. roduk yang dihasilkan dapat dikategorikan menjadi tiga bagian utama, yaitu padatan, cairan (termasuk gas yang dikategorikan menjadi tiga bagian utama, yaitu padatan, cairan (termasuk gas yang dapat dikondensasikan) dan gas permanen.

dapat dikondensasikan) dan gas permanen. +edia yang paling umum digunakan dalam+edia yang paling umum digunakan dalam  proses

 proses gasifikasi gasifikasi adalah adalah udara udara dan dan uap. uap. @as @as yang yang dihasilkan dihasilkan dari dari gasifikasi gasifikasi dengandengan menggunakan udara mempunyai nilai kalor yang lebih rendah tetapi disisi lain proses menggunakan udara mempunyai nilai kalor yang lebih rendah tetapi disisi lain proses operasi menjadi lebih sederhana.

operasi menjadi lebih sederhana.

1eberapa keunggulan dari teknologi gasifikasi yaitu ! 1eberapa keunggulan dari teknologi gasifikasi yaitu ! 

.. +a+ampmpu u mmenengghahasisilklkan pan proroduduk gak gas yas yang kng kononsisiststen yen yanang dag dappat dat digigununakakanan sebagai pembangkit listrik.

sebagai pembangkit listrik. %.

%. +a+ampmpu u mememmprprososes bes bereragagam iam inpnput but bahahan ban bakakar tar terermamasusuk bk batatu bau barara, mi, minynyak bak bereratat,,  biomassa, berbagai macam sampah kota dan lain sebagainya.

 biomassa, berbagai macam sampah kota dan lain sebagainya. $.

$. +a+ampmpu u memengngububah sah samampapah yah yang bng bererninilalai rei rendndah mah menenjajadi pdi proroduduk yk yanang beg bernrnililai lai lebebihih tinggi.

tinggi. 9

9.. ++aammppu u mmeenngguuraranngi gi jujummllaah h ssamampapah h ppadadaatt.. &.

&. @a@as ys yang ang didihahasisilklkan an titidadak mk mengenganandudung ng fufuraran dn dan an didio/o/in in yayang ng beberbrbahahayaya.a. In/s#r5 5an menna3an me#o/e 4!i/isasi

In/s#r5 5an menna3an me#o/e 4!i/isasi

1eberapa industry yang menggunakan metode fluidisasi adalah! 1eberapa industry yang menggunakan metode fluidisasi adalah!

• roses Desulfurisasi 1atubararoses Desulfurisasi 1atubara ro

roses ses desdesulfulfuriurisassasi i batbatubaubara ra 77onondondongkugkurahrah, , *ul*ula#ea#esi si *el*elatan atan teltelah ah dildilakuakukan kan dendengangan menggunakan larutan hidrogen peroksida yang diencerkan dalam asam sulfat berkonsentrasi menggunakan larutan hidrogen peroksida yang diencerkan dalam asam sulfat berkonsentrasi ,

, . . ercobercobaan aan desulfdesulfurisasi tersebut urisasi tersebut dilakudilakukan kan dengadengan n menggmenggunakaunakan n peraperalatan latan kolomkolom fl

fluiuididisassasi i yayang ng memempmpunyunyai ai ukukururan an papanjnjanang g ; ; cm cm dedengngan an didiamameteter er $,$,& & cmcm. . oolomlom dihubungkan dengan sebuah pompa sirkulasi yang mampu memberikan suplai larutan dengan dihubungkan dengan sebuah pompa sirkulasi yang mampu memberikan suplai larutan dengan  jumlah

 jumlah aliran aliran yang yang diatur diatur sebesar sebesar   cc cc per per menit. menit. asil asil percobaan percobaan menunjukkan menunjukkan bah#abah#a  proses selama

 proses selama % jam % jam dengan mempergunakan kolom tersebut mampu dengan mempergunakan kolom tersebut mampu mengurangi $,E persenmengurangi $,E persen  jumlah sulfur

 jumlah sulfur yang terdapat di yang terdapat di dalam batubara 7ondongkudalam batubara 7ondongkurah yang rah yang berukuran (-9G%) mesh.berukuran (-9G%) mesh. erpanjangan #aktu sirkulasi larutan hidrogen peroksida dari % jam menjadi ' jam mampu erpanjangan #aktu sirkulasi larutan hidrogen peroksida dari % jam menjadi ' jam mampu menin

meningkatkgkatkan an jumlajumlah h pengpengurangurangan an sulfusulfur r menjamenjadi di sebesar 9%,$ sebesar 9%,$ persenpersen. . asil percobaanasil percobaan lainnya menunjukkan bah#a perkecilan ukuran partikel batubara dari (-9G%) mesh menjadi lainnya menunjukkan bah#a perkecilan ukuran partikel batubara dari (-9G%) mesh menjadi (-%G9;) mesh mampu meningkatkan angka tersebut. ada percobaan desulfurisasi dengan (-%G9;) mesh mampu meningkatkan angka tersebut. ada percobaan desulfurisasi dengan ukuran batubara (-%G9;) mesh selama % jam, jumlah pengurangan sulfur adalah E,' persen. ukuran batubara (-%G9;) mesh selama % jam, jumlah pengurangan sulfur adalah E,' persen. Dem

Demikiikian an pulpula, a, apaapabilbila a #ak#aktu tu sirsirkulkulasi asi dindinaikkaikkan an menmenjadjadi i ' ' jam jam penpengurgurangangan an sulsulfur fur  meningkat menjadi 9;,E persen.

meningkat menjadi 9;,E persen. •

• eembmbuauatatan n @a@as s *i*intntesiesis s DaDari ri 1a1atutubabara ra DeDengngan an 77eeknknolologogi i @a@asisifikfikasi asi 6n6nggggunun 7erfluidisasi

7erfluidisasi e

ercorcobabaan an gagasifsifikikasi asi didilalakukukakan n teterhrhadadap ap cocontntoh oh babatutubarbara a 4n4ndodonenesisia a dedengnganan men

mengguggunaknakan an reacreactor tor gasigasifikfikasi asi sistsistem em ungunggun gun terfterfluiluidisdisasi asi digdigunaunakan kan batbatubaubarara ukuran halus (-9; G '& mesh). @as pereaksi masuk melalui plat distributor untuk  ukuran halus (-9; G '& mesh). @as pereaksi masuk melalui plat distributor untuk 

(14)

mengangkat batubara dan pasir silica sebagai unggun material dalam ona reaksi mengangkat batubara dan pasir silica sebagai unggun material dalam ona reaksi sehing

sehingga ga unggunggun un terfluiterfluidisasi dan disasi dan terjadi proses terjadi proses pencampencampuran yang puran yang sempusempurna rna antaraantara gas pereaksi dan batubara. ada kondisi fluidisasi suhu dalam reactor lebih merata gas pereaksi dan batubara. ada kondisi fluidisasi suhu dalam reactor lebih merata dibanding dengan reaktor sistem unggun tetap. *uhu reaktor sistem unggun fluidisasi dibanding dengan reaktor sistem unggun tetap. *uhu reaktor sistem unggun fluidisasi ada

adalah lah EEooC. C. @as @as hashasil il gasgasifiifikasi kasi yanyang g disdisebuebut t gas gas sinsintetitetis s (sy(syngangas) s) dildilakuakukankan

 pemurnian

 pemurnian dengan dengan alat alat cyclone, cyclone, condenser condenser dan dan scrubber. *esudah scrubber. *esudah syngas syngas dimurnikandimurnikan kemudian dianalisa komposisinya dengan menggunakan gas chromatography (@C). kemudian dianalisa komposisinya dengan menggunakan gas chromatography (@C).

DAFTAR PUSTA*A DAFTAR PUSTA*A

(15)

http://hilda-rosalina.blogspot.com/2013/03/fidisasi.html http://hilda-rosalina.blogspot.com/2013/03/fidisasi.html http://s!nangn"a#liahsambilb!rbisnis.blogspot.com/2011/05/ma#alah-fidisasi.html fidisasi.html http://h!rsantoso17.blogspot.com/2012/11/fidisasi.html http://h!rsantoso17.blogspot.com/2012/11/fidisasi.html

anduan elaksana ?aboratorium 4nstruksional 4"44,

Referensi

Dokumen terkait

Melalui teknik ini, dapat membantu oksigenasi saraf medianus pada area pergelangan tangan dan tangan, terjadi penurunan tekanan di dalam perineum , penurunan

Kecepatan fluida di permukaan atas airfoil lebih tinggi jika dibandingkan engan kecepatan di permukaan bawah fluida, hal ini menyebabkan tekanan di permukaan atas airfoil

 Pendidik bersama-sama dengan peserta didik menyebutkan pengertian dari sifat koligatif larutan, penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku

Jika kecepatan superficial dinaikkan maka pada suatu saat gaya seret fluida menyebabkan unggun mengembang dan tahanan terhadap aliran udara mengecil, sampai

Dalam aplikasinya digunakan tekanan atmosfer, atau tekanan lainnya, untuk memberi gaya pada fluida yang kemudian impeller akan mengeluarkan fluida dengan kecepatan

Kecepatan fluida di permukaan atas airfoil lebih tinggi jika dibandingkan engan kecepatan di permukaan bawah fluida, hal ini menyebabkan tekanan di permukaan atas airfoil

Kecepatan fluida di permukaan atas airfoil lebih tinggi jika dibandingkan engan kecepatan di permukaan bawah fluida, hal ini menyebabkan tekanan di permukaan atas airfoil

Dalam aplikasinya digunakan tekanan atmosfer, atau tekanan lainnya, untuk memberi gaya pada fluida yang kemudian impeller akan mengeluarkan fluida dengan kecepatan