• Tidak ada hasil yang ditemukan

Silabus Belajar dan Pembelajaran Seni Tari.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Silabus Belajar dan Pembelajaran Seni Tari.docx"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS

Belajar dan Pembelajaran Seni

Tari

JURUSAN PENDIDIKAN SENI TARI

FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

(2)

SILABUS

1. Identitas Mata Kuliah

Nama Mata Kuliah : Belajar dan Pembelajaran Seni Tari Kode Mata Kuliah :

Bobot SKS : 4 sks Semester/Jenjang : S 1

Kelompok Mata Kuliah : MKKP Bidang Studi Teoretik Jurusan/Program Studi : Pend. Sendratasik/Pend. Seni Tari Status Mata Kuliah : Mata Kuliah Tingkat Menengah Prasyarat : - Lulus MK Landasan Pendidikan

- Lulus MK Perkembangan Peserta Didik Dosen/Kode Dosen : Dewi Karyati, M.Pd.

Frahma Sekarningsih, M.Si. Heni Komalasari, M.Pd.

2. Tujuan Mata Kuliah

Mahasiswa memiliki pengetahuan, wawasan dan pemahaman mengenai belajar dan pembelajaran seni tari di sekolah. Dengan dikuasainya konsep-konsep belajar dan pembejaran seni tari secara teoretik, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan dalam melaksanakan pembelajaran seni tari dengan optimal dan profesional.

3. Deskripsi Mata Kuliah

(3)

saling terkait satu dengan yang lainnya, sehingga semuanya merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Untuk pemenuhan semua aspek hasil belajar, maka perkuliahan dilakukan dengan menerapkan model-model yang bervariasi, serta diskusi dan kerja kelompok.

4. Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan : Ekspositori atau model informasi, interaksi sosial

Metode : Ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, latihan, kerja kelompok.

6. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan

Pertemuan 1

1. Tujuan mata kuliah

2. Ruang lingkup mata kuliah

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan 4. Kebijakan penilaian hasil belajar 5. Tugas yang harus diselesaikan

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya 7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Pertemuan 2

Pengertian Belajar dan Pembelajaran: a. Teori belajar,

b. Arti dan pentingnya belajar, c. Proses dan fase belajar

Pertemuan 3

Hakikat Belajar dan Pembelajaran a. Komponen-komponen pembelajaran b. Kriteria keberhasilan pembelajaran

(4)

Pertemuan 4

Kurukulum – Guru – Pembelajaran a. Kurikulum

b. Guru

c. Pembelajaran

Pertemuan 5

Model dan Metode Pokok Mengajar

a.Model information processing (tahapan pengolahan informasi) b. Model personal (pengembangan pribadi)

c. Model sosial (hubungan bermasyarakat) d. Model behavioral (pengembangan perilaku) e. Ciri khas metode mengajar

f. Ragam/jenis metode mengajar

Pertemuan 6

Strategi dan tahapan pembelajaran a. Strategi pembelajaran SPELT b. Tahap-tahap pembelajaran: (1) Tahap prainstruksional (2) Tahap instruksional

(3) Tahap Evaluasi dan tindak lanjut

Pertemuan 7

a. Pendekatan pembelajaran b. Prinsip pembelajaran

Pertemuan 8

Ujian Tengah Semester: Tes tulisan dengan tes pilihan ganda dan essay

Pertemuan 9

(5)

a. Tujuan pengelolaan kelas b. Prinsip pengelolaan kelas c. Penataan ruang

d. Pengelolaan kelas yang efektif Pertemuan 10-11

Observasi pembelajaran ke sekolah-sekolah dengan cara perkelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah lima mahasiswa.

Pertemuan 12-13

Diskusi hasil observasi dengan presentasi kelompok di depan kelas Tugas:

Pertemuan 14-15

Diskusi hasil observasi dengan presentasi kelompok di depan kelas

Pertemuan 16

Ujian akhir semester: tes tulisan dengan pilihan ganda dan essay.

7. Daftar Buku

Djamarah, SB. (2002). Stategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Muhibbin Syah. (2000). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin, dkk. Strategi Belajar Mengajar. Suarabaya: Citramedia.

Rusyan, TT, dkk. (1992). Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sudjana, N. (1987). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Gulo, W. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Gramedia Widiasarana.

Masunah, J. Dan Tati Narawati. (2003). Seni dan Pendidikan Seni. Bandung: P4ST UPI. Silberman, ML. (2004). Active Learning: 101 Strategis to Teach Any Subject.

Terjemahan Active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif . Bandung: Nuansa. Sagala,Syaiful. 2005. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabet

Sudjana,N. (1989). Dasar-Dasar Proses BelajarMengajar.Bandung: Sinar Baru. Tisnasomantri, A. (1999). Metode Pengajaran Tari. Bandung: IKIP.

Djamarah, SB. (2002). Stategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

(6)

Muhaimin, dkk. Strategi Belajar Mengajar. Suarabaya: Citramedia.

Rusyan, TT, dkk. (1992). Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sudjana, N. (1987). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Referensi

Dokumen terkait

 Membandingkan bentuk penyajian gerak tari daerah tempat tinggal siswa dengan daerah lain berdasarkan level dan pola lantai  Membandingkan musik iringan tari di. lingkungan

Dalam proses belajar mengajar, guru mempunyai tanggung jawab melaksanakan dan mengembangkan proses pembelajaran, mulai dari pengembangan materi pembelajaran, kegiatan

1·3 1 la,Ib,Ie Menjelaskan Konsep' Kuliah ORP, Tugas Uraian 1,4 konsep, falsafah, konsep dan mimbar, Rand individu. tujuan dan pengertian diskusi Out pen dekatan

Secara teoretik: pengertian Hukum Acara dan praktik peradilan konstitusi; pengertian, fungsi dan kedudukan konstitusi, materi muatan konstitusi, interpretasi

guru dan kepala TK, pakar seni anak dan nara sumber lainnya yang terkait; (2) Persiapan yaitu tujuan, materi, dan setrategi; (3) proses pembelajaran seni yang mencakupi: materi

Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan/ Alat Jenis Tagihan Bentuk

Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan/ Alat Jenis Tagihan Bentuk Instrumen

Kompetensi Dasar Materi Pokok dan Uraian Materi Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan/ Alat Jenis Tagihan Bentuk