• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. DAMPAK PEMBANGUNAN THD PERUBAHAN IKLIM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "2. DAMPAK PEMBANGUNAN THD PERUBAHAN IKLIM"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

M. Chana

n

Pemb & perub i

klim

1

DAMPAK PEMBANGUNAN THD

DAMPAK PEMBANGUNAN THD

PERUBAHAN IKLIM

PERUBAHAN IKLIM

POLUTAN :

POLUTAN :

¤

SO

SO

xx

(Sulfur Oksida) : SO

(Sulfur Oksida) : SO

22

dan SO

dan SO

33

¤

NOx (Nitrogen monoksida) : NO dan

NOx (Nitrogen monoksida) : NO dan

NO

NO

22

¤

CO (Carbon monoksidda)

CO (Carbon monoksidda)

¤

O

O

33

(Ozon)

(Ozon)

¤

CH

CH

44

(Methane)

(Methane)

¤

CFC (Chloro flouro carbon)

CFC (Chloro flouro carbon)

PENINGKATAN POLUTAN DI

PENINGKATAN POLUTAN DI

ATMOSFER AKIBAT PERKEMBANGAN

ATMOSFER AKIBAT PERKEMBANGAN

PEMBANGUNAN MENYEBABKAN :

PEMBANGUNAN MENYEBABKAN :

Hujan asam

Hujan asam

Pemanasan global

Pemanasan global

Perubahan iklim global

Perubahan iklim global

Menipisnya lapisan ozon

Menipisnya lapisan ozon

DAMPAK

(2)

M. Chana

n

Pemb & perub i

klim

2

HUJAN ASAM

HUJAN ASAM

Emisi SOEmisi SOxx dan NOx yg bereaksi dg air dan NOx yg bereaksi dg air

menghasilkan asam nitrat dan asam sulfat

menghasilkan asam nitrat dan asam sulfat

Hujan asam dpt menghancurkan hutan dan Hujan asam dpt menghancurkan hutan dan

kehidupan biota perairan

kehidupan biota perairan

Emisi SOEmisi SOxx dan NOx yg bereaksi dg air dan NOx yg bereaksi dg air

menghasilkan asam nitrat dan asam sulfat

menghasilkan asam nitrat dan asam sulfat

Hujan asam dpt menghancurkan hutan dan Hujan asam dpt menghancurkan hutan dan

kehidupan biota perairan

kehidupan biota perairan

SO

SO22 : : berbau tajam dan tdk mudah berbau tajam dan tdk mudah

terbakar

terbakar

SO3 : sangat reaktif, mudah bereaksi dg

uap air di udara membentuk asam sulfit

SO3 + H2O H2SO4 (asam

sulfat)

2SO2 + O2 2SO3

SO2 + H2O H2SO3 (asam

sulfit)

H2SO4 dan H2SO3 + air hujan

hujan asam (acid rain)

SO

SO22 : : berbau tajam dan tdk mudah berbau tajam dan tdk mudah

terbakar

terbakar

SO3 : sangat reaktif, mudah bereaksi dg

uap air di udara membentuk asam sulfit

SO3 + H2O H2SO4 (asam

sulfat)

2SO2 + O2 2SO3

SO2 + H2O H2SO3 (asam

sulfit)

H2SO4 dan H2SO3 + air hujan

hujan asam (acid rain)

Indus

Indus

tri

tri Pemuki

Pemuki

man

man Hutan/vege Hutan/vege

tasi

tasi

H

H22SOSO44

HNO

HNO33

SOx

SOx

NOx

NOx OksidasiOksidasi

Parti

Parti

kel

kel Hujan asamHujan asam

0,5 ppm

0,5 ppm

dpt

dpt

merusak

merusak

tan

tan

0,5 ppm

0,5 ppm

dpt

dpt

merusak

merusak

tan

tan

Oksida

Oksida

si

(3)

M. Chana

n

Pemb & perub i

klim

3

PEMANASAN GLOBAL

PEMANASAN GLOBAL

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

PEMANASAN PEMANASAN BUMI BUMI PEMANASAN PEMANASAN BUMI BUMI PERUBAHAN PERUBAHAN IKLIM IKLIM PERUBAHAN PERUBAHAN IKLIM IKLIM Permukaan laut naik Permukaan laut naik

Es di kutub utara

Es di kutub utara

mencair

mencair

Es di kutub utara

Es di kutub utara

mencair

mencair

Kenaikan 1,5-4,5

Kenaikan 1,5-4,5 ooCC

Permukaan air laut

Permukaan air laut

naik :

naik :

20-140 cm (iklim

20-140 cm (iklim

panas)

panas)

80 cm (iklim

80 cm (iklim

sedang)

sedang)

Kenaikan 1,5-4,5

Kenaikan 1,5-4,5 ooCC

Permukaan air laut

Permukaan air laut

naik :

naik :

20-140 cm (iklim

20-140 cm (iklim

panas)

panas)

80 cm (iklim

80 cm (iklim

sedang)

sedang)

PEMANASAN GLOBAL

PEMANASAN GLOBAL

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

Dipacu dg peningkatan efek rumah kaca

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

dari gas-gas di atmosfer (CO2, O3, CH4,

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

CFC, NO, dan gas-gas lain dlm jumlah kecil)

PEMANASAN PEMANASAN BUMI BUMI PEMANASAN PEMANASAN BUMI BUMI PERUBAHAN PERUBAHAN IKLIM IKLIM PERUBAHAN PERUBAHAN IKLIM IKLIM Permukaan laut naik Permukaan laut naik

Es di kutub utara

Es di kutub utara

mencair

mencair

Es di kutub utara

Es di kutub utara

mencair

mencair

Kenaikan 1,5-4,5

Kenaikan 1,5-4,5 ooCC

Permukaan air laut

Permukaan air laut

naik :

naik :

20-140 cm (iklim

20-140 cm (iklim

panas)

panas)

80 cm (iklim

80 cm (iklim

sedang)

sedang)

Kenaikan 1,5-4,5

Kenaikan 1,5-4,5 ooCC

Permukaan air laut

Permukaan air laut

naik :

naik :

20-140 cm (iklim

20-140 cm (iklim

panas)

panas)

80 cm (iklim

80 cm (iklim

sedang)

(4)

M. Chana

n

Pemb & perub i

klim

4

MENIPISNYA LAPISAN OZON

MENIPISNYA LAPISAN OZON

Lapisan ozon :

Lapisan ozon : Lapisan pelindung Lapisan pelindung atmosfer bumi yg berfungsi

atmosfer bumi yg berfungsi

menahan sinar ultra violet yg

menahan sinar ultra violet yg

datang berlebihan dari sinar

datang berlebihan dari sinar

matahari

matahari

Lapisan ozon :

Lapisan ozon : Lapisan pelindung Lapisan pelindung atmosfer bumi yg berfungsi

atmosfer bumi yg berfungsi

menahan sinar ultra violet yg

menahan sinar ultra violet yg

datang berlebihan dari sinar

datang berlebihan dari sinar

matahari

matahari

O

O22 + Snr mth (UV) + Snr mth (UV) O + OO + O

O

O22 + O + O OO33 (ozon) (ozon)

Cl

Cl22FF22C + Ultra violetC + Ultra violet ClFClF22C + ClC + Cl

O

O3 3 + Cl+ Cl ClO + OClO + O22

ClO + O

ClO + O Cl + OCl + O22

O

O22 + Snr mth (UV) + Snr mth (UV) O + OO + O

O

O22 + O + O OO33 (ozon) (ozon)

Cl

Cl22FF22C + Ultra violetC + Ultra violet ClF2ClF2C + ClC + Cl

O

O3 3 + Cl+ Cl ClO + OClO + O22

ClO + O

ClO + O Cl + O2Cl + O2

NOx di udara dipengaruhi oleh sinar

NOx di udara dipengaruhi oleh sinar

matahari yg mengikuti daur fotolitik NO

matahari yg mengikuti daur fotolitik NO22..

NO

NO22 + snr mth + snr mth NO + ONO + O

O + O

O + O22 OO33 (ozon) (ozon)

O

O33 + NO + NO NONO22 + O + O2 2

Snr

Snr

UV

UV

NO

NO22

O

O

NO

NO

O

O

3

3

O

O22

Snr

Snr

mth

(5)

M. Chana

n

Pemb & perub i

klim

5

HIDROKARBON (HC)

HIDROKARBON (HC)

Adalah Adalah pencemar pencemar udara udara yg yg dapat dapat

berupa : gas, cair dan padat.

berupa : gas, cair dan padat.

Pembakaran HC dg jumlah OPembakaran HC dg jumlah O2 2 yg tepat yg tepat

menghasilkan gas buang CO

menghasilkan gas buang CO22 dan H dan H22O.O.

Apabila HC tdk tercampur rata pada saat Apabila HC tdk tercampur rata pada saat

pembakaran dg O

pembakaran dg O22, maka HC akan keluar , maka HC akan keluar dg gas buang sbg bahan pencemar.

dg gas buang sbg bahan pencemar.

HC bersama dg Nox dan OHC bersama dg Nox dan O22 akan akan

membentuk kabut fotokimia. membentuk kabut fotokimia.

Gas yg tak berwarna, tak berbau dan tak Gas yg tak berwarna, tak berbau dan tak

berasa

berasa

Dapat berbentuk cair pada suhu –192Dapat berbentuk cair pada suhu –192ooCC

Terbentuknya gas CO :

Terbentuknya gas CO :

Hasil pembakaran bahan bakar fosil Hasil pembakaran bahan bakar fosil

(BBM)

(BBM)

Pada suhu tinggi terjadi reaksi antara Pada suhu tinggi terjadi reaksi antara

CO

CO22 dg C membentuk gas CO dg C membentuk gas CO

Pada suhu tinggi COPada suhu tinggi CO22 dpt terurai kembali dpt terurai kembali menjadi CO dan O

menjadi CO dan O22

CARBON MONOKSIDA (CO)

Referensi

Dokumen terkait

Berbagai aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil, penebang- an dan pembakaran hutan untuk pengalihfungsian menjadi lahan pertanian, pemukiman dan industri

Karena dalam proses pembuatan kokas tersebut, meliputi proses-proses pembakaran batubara dan aspal dengan suhu tinggi, maka diperkirakan akan menghasilkan gas

terkandung dalam emisi gas buang kendaraan uji akan terjerap ke dalam pori-pori media karbon aktif pada knalpot uji, sedangkan sebagian yang lain dari polutan HC dan SO 2

Tetapi melakukan pengurangan penggunaan bahan bakar yang berasal dari fosil dan menggantinya dengan energi lain tidak akan mencapai hasil yang optimum untuk mengurangi gas buang

Semakin mendekati spesifikasi celah busi yang ditentukan, maka kadar CO, HC, O 2 dan lamda akan semakin menurun atau semakin mendekat ke spesifikasi kadar emisi gas buang

Panas ini bersumber dari proses pembakaran bahan bakar pada ruang bakar dan pada umumnya dilepaskan ke udara dengan 2 dua mekanisme, gas buang flue gas dan air panas radiator..

Dengan adanya fuel injection yang efisien dan penerapan elektrolisis bahan bakar air maka pembakaran menjadi lebih optimal dan sangat efisien, agar menciptakan emisi gas buang yang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan catalytic converter berbahan kuningan terhadap pengurangan kadar gas CO dan HC pada emisi gas buang kendaraan bermotor 2