PERBANDINGAN EFISIENSI TEKNIS INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN (ISIC 31) SKALA BESAR DENGAN SKALA SEDANG DI INDONESIA | Susilo | JESP: Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan 2150 5857 1 SM
Teks penuh
Dokumen terkait
Menganalisis seberapa jauh kemampuan faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja yaitu jumlah unit usaha, tingkat upah ,investasi asing, investasi dalam negeri,
Tabel 5.13 Matriks Pengaruh Perkembangan Industri Skala Sedang dan Besar yang Teraglomerasi terhadap Peningkatan Intensitas Pemanfaatan Lahan Permukiman di Mojosongo-Teras
Rekomendasi dari hasil penelitian ini untuk sekolah diharapkan dapat memberikan gambaran perbandingan efisiensi antara praktikum kimia skala kecil dan skala besar
Data yang dapat dianalisis dengan teknik analisis kuantitatif meliputi, volume penjualan gula jawa pada UD.Simanis Asli Purworejo, jumlaAh tenaga kerja,
Hasil perhitungan Posisi type Superior (S) dalam matrik BCG adalah Cash Cow atau sapi perah, dimana tingkat pertumbuhan relatif rendah 2,3% akan tetapi menguasai
yang saat ini nilai aktual sebesar 540 milyar rupiah ,. sedangkan BPS untuk mencapai nilai
Analisis regresi linier berganda model data panel digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel Upah Minimum (X1), Nilai Output (X2), dan Jumlah Unit Usaha (X3)
Hasil pengukuran efisiensi menunjukkan bahwa selama periode penelitian, bank besar adalah yang paling efisien baik secara teknis, alokatif, maupun biaya