O L E H :
D R . D I F F A H H A N I M , D R A . M . S I
KIE
Strategi
1. ADVOKASI :
Cari dukungan dari para pengambil keputusan Kelompok sasarannya disebut “kelompok
sasaran tersier”.
Bentuk operasional : pendekatan kpd
pimpinan institusi tertinggi setempat.
2. BINA SUASANA
- Membuat lingkungan bersikap positif thd Kespro. - Kelompok sasarannya disebut Kelompok sasaran
Sekunder yaitu para pimpinan masyarakat/orang yg
berpengaruh besar thd pengetahuan & perilaku sasaran utama.
- Bentuk operasional : pelatihan, sosialisasi program, pertemuan dengan metode
komunikasi modern dan formal metode sederhana (tatap muka) serta informal.
3. GERAKAN MASYARAKAT
- Peningkatan pengetahuan kelompok sasaran
utama (memiliki masalah) dgn diikuti
perubahan perilaku.
- Kelompok sasaran utama atau primer yaitu
mereka yg pengetahuan dan perilakunya
akan diubah (kader PKK, Posyandu)
- Bentuk operasional : penyuluhan kelompok
dgn metode komunikasi sederhana dan
5 (LIMA) ASPEK DALAM GERAKAN MASYARAKAT DAN BINA SUASANA MHS FL WAJIB PAHAM
1. Pesan inti yg disampaikan (APA)
2. Kelompok sasaran penyampaian pesan (SIAPA)
3. Pengetahuan diharapkan diketahui oleh kelompok sasaran
4. Perilaku yg diharapkan MAU diterima dan dilakukan kelompok sasaran
5. Cara apa yg paling tepat (JALUR DAN MEDIA) mhs FL dibimbing untuk mengerti
KEGIATAN OPERASIONAL KIE
KESEHATAN REPRODUKSI Mhs FL wajib Tahu
1. Kegiatan KIE di dalam gedung Puskesmas
a. Penyampaian pesan scr langsung (tatap muka).
- Dilakukan di klinik KIA/KB, ruang tunggu maupun di rawat inap
- Diupayakan komunikasi 2 arah
b. Penyampaian pesan scr tidak langsung. - Pemutaran kaset, pemasangan poster,
2. Kegiatan KIE di luar gedung Puskesmas
a. Penyampaian pesan utk kelompok kecil atau
khusus (Tatap muka)
- untuk kelompok sasaran sekunder (kelomp ibu2 PKK, kelomp pengajian) atau kelompok sasaran utama (paguyuban KB, pertemuan remaja)
- Peluang besar utk berhasil
- Penyampaian ketrampilan dlm bentuk peragaan/demonstrasi
b. Penyampaian pesan untuk kelompok besar
-
Kelompok orang yang sangat banyak.
-
Tidak dimungkinkan komunikasi 2 arah.
-
Pesan yg disampaikan : singkat, menarik,
mudah diingat dan mudah dilakukan.
-
Beberapa contoh :
1. Pada acara keagamaan
2. Siaran keliling (pemutaran kaset dlm
mobil)
3. Pengeras suara masjid atau gereja
4. Poster, spanduk, papan pengumuman
5. Pembagian selebaran/leaflet atau stiker
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
KIE KESEHATAN REPRODUKSI
I. Analisis Masalah Kesehatan Reproduksi dan Perilaku
1. Mengenal Masalah Kesehatan reproduksi
- masalah kesehatan reproduksi : gangguan kesehatan yang dinyatakan dalam ukuran morbiditas dan mortalitas
- masalah determinan/faktor2 yang mempengaruhi kesehatan reproduksi menurut Blum :
a. faktor lingkungan ( fisik,biologis,sosiokultural) b. faktor perilaku kesehatan
c. faktor program dan pelayanan kesehatan d. faktor genetika dan kependudukan
- masalah program kesehatan reproduksi :
masalah manajemen program yang meliputi
Input, proses,Output (hasil antara), outcome
(hasil akhir), Impact berupa manfaat dan dampak
terhadap lingkungan, Feedback ( Umpan balik)
dan Lingkungan Organisasi layanan Kesehatan.
MHS FL CUKUP TAHU TIDAK WAJIB PRAKTEK
A.
LANGKAH2 ANALISIS MASALAH KESPRO & PERILAKU1. Mengenal masalah kesehatan reproduksi
a. tentukan masalah kesehatan reproduksi, masalah determinan kesehatan reproduksi, masalah program kesehatan reproduksi yg akan dipecahkan
b. kalau >1 masalah→ tetapkan proritas
2. Mengenal penyebab masalah kesehatan reproduksi
Penyebab masalah yg dimaksud dikelompokan dalam penyebab masalah kesehatan reproduksi, determinan kesehatan reproduksi, masalah program kesehatan reproduksi
3.Mengenal sifat masalah kesehatan
reproduksi
a. Beratnya Masalah
b. Luasnya masalah
4.Mengenal epidemiologi masalah
mengenal perkembangan terjadi dan
meluasnya masalah
Menetapkan Sasaran KIE Kesehatan Reproduksi - sasaran individu atau kelompok
- ditetapkan berdasarhasil analisis masalah KES &perilaku - agar efektif sasaran hrs spesifik dg ciri yg berkaitan dg
masalah yg akan dipecahkan Segmentasi sasaran :
1. Sasaran Primer yaitu individu atau kelompok yang : a. terkena masalah
b. diharapkan akan berperilaku seperti yg diharapkan c. memperoleh manfaat paling besar dr hasil
perubahan perilaku → dibagi dlm beberapa segmen berdasar : umur, jenis kelamin, pendidikan, status sos-ek, tahap perkembangan reproduksi, geografi
2. Sasaran Sekunder :
individu atau kelompok individu yang berpengaruh dan disegani oleh sasarn primer. Diharapkan mampu
mendukung pesan-pesan yg disampaikan pada sasarn primer
3. Sasaran Tersier :
mencakup pengambil keputusan, para penyandang dana, pihak2 yg berpengaruh.
→
dibagi dlm segmen2 berdasarkan tk pendidikan, bidang pengaruhnya dllMenetapkan Tujuan KIE KESPRO
1. Tujuan Umum
tercapainya perilaku hidup sehat di kalangan
masyarakat serta berperan serta dlm program
kespro
2. Tujuan Khusus
dikembangkan untuk kelompok sasran tertentu
dan harus menjawab pertanyaan :
Social Support (Dukungan Lingkungan)
Dapat berbentuk :
a. Perilaku hidup sehat dlm kespro dianggap sbg bagian dr norma masyarakat
b. Adanya anjuran positif dr pemuka masyarakat c. Adanya anjuran positif dr petugas kesehatan
d. opini masyarakat dan media masa utk melaksanakan perilaku hidup sehat dlm Kespro
e. Kesiapan pelayanan Kespro yg bermutu dan simpatik Sasaran pendekatan:
a. Lembaga masyarakat b. Pemuka masyarakat c. Organisasi profesi kesehatan d. Media massa
3. Empowerment (Pemberdayaan)
→ memberi kemampuan kepada individu atau kelompok sasaran primer maupun sekunder diberbagai tatanan seperti rumah tangga,sekolah dll
→ yang ingin dicapai :
a. Meningkatnya perilaku hidup sehat dlm Kespro b. Meningkatnya peran serta masyarakat
→ Kegiatan yang dilakukan :
a. Mahasiswa mengkaji masalah kespro dan perilaku terkait dg masalah tsb.
b. Menentukan sasaran dan tujuan serta pesan pokok KIE c. Mengadakan kajian media yg sesuai sasaran
d. Menetapkan pesan rinci dan media yg digunakan e. Menyampaikan pesan pada sasaran
MENETAPKAN PESAN POKOK KIE KESEHATAN REPRODUKSI Unsur-unsur yang merupakan bagian dari pesan pokok :
1.
Perilaku yang diharapkan utk dilakukan oleh sasaran;2.
Keuntungannya kalau melaksanakan perilaku tersebut;3.
Alasannya, mengapa menguntungkan atau bermanfaat;4.
Nada pesan (Tone) ialah sifat pesan yaitu apakah pesantersebut bernada gembira, lucu, serius, ilmiah, emosional, umum, berorientasi pd klg, mendidik,
otoriter, tradisional, modern, berorientasi pedesaan atau perkotaan, kasih sayang, dsb.
5.
Sumber informasi : harus masuk dalam pesan KIE, baik cetak maupun media elektronika.Mis : dokter, Ibu PKK, pemuka agama, dllVII. MENETAPKAN KEGIATAN OPERASIONAL KIE KESEHATAN REPRODUKSI
N Jenis Keg. KIE
Tempat Sasaran Tujuan Waktu Penang gungja
wab
Ket
1 2 3 4 5 6 7 8
Aspek-aspek yang perlu diuraikan :jenis kegiatan, tempat, sasaran, tujuan, waktu, dan
penanggungjawab yang disajikan dalam bentuk Tabel:
Menetapkan pemantauan dan Penilaian KIE
Kesehatan Reproduksi
1. Pemantauan
1. Ruang lingkup pemantauan
a. Pesan atau bahan KIE Kesehatan Reproduksi dalam perjalan program;
b. Input KIE Kesehatan reproduksi; c. Hasil KIE Kesehatan reproduksi. 2. Indikator atau aspek pemantauan
Kuantitas/frekuensi KIE Kesehatan Reproduksi;
Kejelasan KIE Kesehatan Reproduksi;
Pencapai kegiatan yang direncanakan;
Jumlah yang hadir dlm KIE Kesehatan Reproduksi;
Target sasaran yang terjangkau;
Jumlah sasaran yang bisa mengingat pesan pokok;
Jumlah target sasaran yg berperilaku seperti yg dianjurkan dlm pesan KIE Kesehatan Reproduksi;
Pembiayaan;
Kualitas bahan KIE Kesehatan Reproduksi;
Dan lain-lain.3. Cara Pemantauan
Menganalisis laporan dan data sekunder
Observasi
Wawancara orang yang keluar dari tmp KIEMATERI, TARGET, INDIKATOR
KIE KESEHATAN REPRODUKSI
A. MATERI KIE
I. Materi Utama :
1.
Prinsip Dasar Kesehatan Reproduksi dan Pendekatan Siklus Hidup2. Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial a. Kesehatan Ibu & Bayi Baru Lahir
b. Keluarga Berencana
c. Kesehatan Reproduksi Remaja
d. Penyakit Menular Seksual, termasuk HIV/AIDS BAB IV