• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of EFEKTIVITAS PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN MISTERY BOX DI TAMAN KANAK-KANAK ULUL ILMI PADANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "View of EFEKTIVITAS PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN MISTERY BOX DI TAMAN KANAK-KANAK ULUL ILMI PADANG"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

127 EFEKTIFITAS PENGENALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS

ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN MISTERY BOX DI TAMAN KANAK-KANAK ULUL ILMI PADANG

Nia Susanti1,, Elise Muryanti2. Universitas Negeri Padang

Corresponding Author: Nia Susanti, email : [email protected], [email protected]

ARTICLE INFO Article history:

Received 12, 01, 2023

Revised 18, 01, 2023

Accepted 10, 03, 2023

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifitasan pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia dini melalui permainan mistery box di Taman Kanak-kanak Ulul Ilmi Padang. Metode pada penelitian ini yaitu penelitian quasy eksperimen. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 20 orang anak, yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan observasi. Melalui kegiatan bermain mistery box kemampuan pengenalan kosakata bahasa Inggris pada anak mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat pada uji hipotesis dengan teknik statistik T-test dari SPSS 25.0 yang didapat tingkat signifikansi 0,00 < 0,05. Maka dapat dikatakan permainan mistery box memberikan pengaruh terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini di Taman Kanak-kanak Ulul Ilmi Padang.

Kata Kunci : Permainan, Bahasa Inggris, Anak Usia Dini.

How to Cite : Nia susanti, dan Elise Muryanti, (2023), Efektifitas Pengenalan Kosakata

Bahasa Inggris Anak Usia Dini Melalui Permainan Mistery Box di Taman Kanak-Kanak Ulul Ilmi Padang, Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 5 (1), 127-141.

DOI : https://doi.org/10.52266/pelangi.v4i1.766

Journal Homepage : https://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/pelangi This is an open acc : ess article under the CC BY SA license

PENDAHULUAN

Anak Usia Dini merupakan aset yang sangat berharga bagi keluarga maupun lingkunganya. Stimulasi yang baik akan memberikan pengalaman yang berhmakna kepada anak, karena pada masa inilah anak dibentuk untuk memiliki kesiapan dalam melanjutkan ke tahapan perkembangan selanjutnya. Anak usia dini adalah anak yang berada pada fase pra sekolah yang mengalami proses pertumbuhan dan p_ISSN: 2655593 & e_ISSN: 27456439

Volume 5, Issue 1, Maret 2023

(2)

128 perkembangan dengan cepat, selain itu pada fase ini anak sedang berada pada masa golden age sehingga anak dapat menyerap informasi atau kemampuan dengan baik1. Anak usia dini merupakan makhluk sosial yang sedang mengalami perkembangan, untuk memberikan stimulasi perkembangan yang baik kepada anak dapat diperoleh dari pendidikan formal maupun non formal.2

Pendidikan anak usia dini adalah lembaga formal yang digunakan untuk memberikan stimulasi atau merangsang pertumbuhan dan aspek perkembangan anak.3 Pendidikan anak usia dini adalah lembaga yang memiliki peran penting dalam pembentukan masa depan anak4. Hal tersebut karena pendidikan Anak Usia Dini memfokuskan stimulasi terhadap perkembangan fisik, kecerdasan, emosi, sosial emosional, komunikasi dan bahasa5. Bahasa pada anak usia dini sangat penting untuk dikenalkan, karena melalui bahasa anak dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkunganya sehingga akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak.6

Di era 4.0 ini bahasa sangat penting dikenalkan pada anak usia dini karena kemajuan zaman memberi ruang untuk terjalin komunikasi dengan setiap orang walaupun dengan latar belakang yang berbeda, karena hal tersebut bahasa Inggris dijadikan sebagai tali penguhubung agar komunikasi global berjalan dengan baik. Untuk menjalin komunikasi global anak perlu dibekali dengan kemampuan berbahasa Inggris, karena bahasa Inggris telah disahkan sebagai bahasa Internasional.7

1 Nurmalitasari, Femmi. 2015. Perkembangan Sosial Emosi Pada Anak Usia Prasekolah’, Buletin Psikologi, 23 (2)

2 Suryana, Dadan. 2013. Pendidikan Anak Usia Dini ( Teori Dan Praktik Pembelajaran . Padang: UNP Press Padang.

3 Muhiyatul Huliyah. 2016. Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini Jalur Pendidikan Informal. Pendidikan Guru Raudlatul Athfal, 1.(1), 61–62)

4 Nilawati Astini, dkk. 2019. Identifikasi Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) Dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak.. Journal of Chemical Information and Modeling, 59 (9).

5 Tanu, I Ketut. 2019. Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Agar Dapat Tumbuh Dan Berkembang Sebagai Generasi Bangsa Harapan Di Masa Depan’, Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar. 2.(2)19

6 Dwiyanti, L, and R I Khan. 2019. Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui APE’, Senaster" Seminar Nasional Riset …,

7 R Rusefrinaria. 2020. Peningkatan Kosa Kata Bahasa Inggris Anak Melalui Permainan Tebak Suara Dengan Kartu Bergambar Binatang Di Paud Palapa I Kecamatan Batang

(3)

129 Di Indonesia sendiri bahasa Inggris dijadikan sebagai bahasa asing pertama yang dikenalkan kepada anak sejak dini8. Pengenalan bahasa Inggris pada anak dilakukan dengan memperkenalkan kosakata baru.

Kosakata adalah sebuah kata yang dijadikan sebagai dasar terjadinya komunikasi, oleh karena itu kosakata sangat penting karena menjadi dasar dalam proses pengenalan bahasa Inggris pada anak usia dini Fitriyani dalam.9 Dalam mengenalkan bahasa Inggris pada anak sangat berbeda dengan orang dewasa.

Pengenalan kosakata bahasa Inggris pada anak dilakukan denganmengenalkan kosakata sederhana seperti identitas diri, nama- nama warna, angka1-10, anggota keluarga, nama-nama binatang, nama- nama tumbuhan, anggota tubuh dan kalimat perintah sederhana10, Sedangkan pada penelitian ini kosakata yang digunakan untuk mengenalkan bahasa Inggris adalah tentang anggota tubuh (parts of the body) mencangkup mata (ayes), kepala (head), rambut (hair), tangan (hand) dan bibir (lip). Selain itu pengenalan bahasa Inggris harus dilakukan dengan menunjukkan sesuatu yang nyata ke abstrak11.

Hal itu dapat dilakukan melalui kegiatan permainan terarah, karena melalui permainan anak akan lebih cepat menampung informasi baru.

Permainan memberikan peluang kepada anak untuk dapat berkomunikasi dan mengenal kosakata baru, sehingga anak akan merasa senang dan tertarik dalam mengenal bahasa asing.12

Anak Kabupaten Padang Pariaman. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, I(1.) 12–26

8 Khairi, Husnuzziadatul. 2018. Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini Dari 0-6 Tahun. Jurnal Warna. 2.(2) 15–28

9 Asadi, H, and D Suryana. Studi Deskriptif Pengaruh Permainan Snakes and Ladders Terhadap Perkenalan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai. 4. 2993–3006.

10 Nurhadi, Achmad.2012. Teaching English To Young Learners ( Pengajaran Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini ).Educate, 1.1 (2012), 1–4

11 H Hidayati, Niswatin Nurul. 2017. Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini Dengan Kartu Bergambar. Al-Hikmah : Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education,.1(1) 67–86.

12 Muryanti, Elise. Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini. 2011, 97

(4)

130 Permainan merupakan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencapai kesenangan hati.13 Selain itu melalui permainan akan menciptakan pengetahuan dan pengalaman anak sehingga akan menunjang dalam pengenalan bahasa Inggris. Banyak permainan yang dapat dilakukan untuk mengenalkan kosakata bahasa Inggris diantaranya melalui permainan flash card , video games, ular tangga, wayang dan lainnya. Hal ini sejalan dengan penelitian tentang peningkatan kosakata bahasa Inggris anak usia dini melalui permainan bisik berantai dengan media bergambar pada kelompok B. Dari hasil penelitiannya ini tampak bahwa permainan memberikan pengaruh serta peningkatan terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini. Dari penelitian ini dapat dilihat bahwa belajar melalui permainan sangat memberi pengaruh terhadap perkembangan anak14.

Hal ini tampak dari hasil pengamatan yang dilakukan peneliti di Taman Kanak-kanak Ulul Ilmi Padang, untuk pengenalan bahasa Inggris masih kurang serta minimnya media yang digunakan. Media yang sering digunakan dalam pengenalan bahasa Inggris di Taman Kanak-kanak ini ialah melalui media gambar yang ditempel dipapan tulis, kemudian guru menyebutkan dan anak mengulangi. Sehingga keterbatasan media tersebut menimbulkan rasa bosan kepada anak.

Salah satu media permainan yang dapat digunakan untuk mengenalkan kosakata bahasa Inggris pada anak yaitu permainan mistery box. Mistery box merupakan suatu permainan yang dilakukan menggunakan kotak yang tidak tembus pandang15. Mistery box merupakan permainan menggunakan kota yang terdapat kartu kata atau kalimat didalamnya yang dapat mengajarkan anak untuk melakukan kegiatan membaca maupun mengenal huruf. Permainan menggunakan

13 Paputungan, Irving Vitra,2006. Konsep Permainan Tic-Tac-Toe Menggunakan Algoritma Genetika. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi, 3–6

14 Rostini,dkk. 2020. Meningkatan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Permainan Pesan Berantai Dengan Media Gambar Pada Kelompok B Di RA Al-Islamiyah. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif, 3.(4)282–89

15 Ariska, Karin,dan Suyadi. 2020. Penggunaan Metode Show and Tell Melalui Media Magic Box Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Dalam Pendidikan Anak Usia Dini. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 6.(2)137–45

(5)

131 mistery box menjadi pembelajaran yang aktif sehingga anak akan lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran serta dapat meningkatkan daya ingat anak.16 Hal ini sesuai dengan teori bermain menurut Vygotsky yang menjelaskan bahwa melalui bermain anak dapat mengembangkan kosakata bahasa Inggris.17

Langkah permainan mistery box ini yaitu anak diminta untuk mengambil benda yang terdapat di dalam mistery box, selanjutnya anak diminta untuk menyebutkan benda yang didapat menggunakan bahasa Indonesia kemudian di ikuti dengan bahasa Inggris dengan bantuan guru.

Kemudian dilanjutkan dengan anak meniru susunan kata sesuai dengan benda yang didapat anak menggunakan kartu huruf yang tersedia.

Dengan permainan mistery box diharapkan membantu dalam pengembangan bahasa anak terutama dalam berbicara, bercerita dan kosakata baru bagi anak18. Berdasarkan paparan diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang efektifitas pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia dini di Taman Kanak-kanak Ulul Ilmi Padang.

TINJAUAN TEORITIS A. Permainan Mistery Box

Mistery box merupakan permainan yang terdapat didalam kotak yang tidak transparan dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan19. Menurut Yudiastusi dan Sistawanti mistery box memiliki beberapa kelebihan yaitu memiliki bentuk yang menarik, mudah dibuat dan dilakukan, kegiatan yang menyenangkan dan biaya pembuatan yang murah. Melalui mistery box menjadikan pembelajaran terpusat kepada

16 Ariska, Karin,dan Suyadi. 2020. Penggunaan Metode Show and Tell Melalui Media Magic Box Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Dalam Pendidikan Anak Usia Dini. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 6.(2)137–45

17 Majuwita, Nurasra, dan Elise Muryanti. 2022. Pengaruh Permainan Ular Tangga Terhadap Perkembangan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini Di Taman Kanak- Kanak. 6(1) 57

18 Juliana,dkk. 2016. Peningkatan Rasa Ingin Tahu Melalui Permainan Kotak Misteri Di Tk Immanuel Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5.(7), 1–11

19 Simamora,dkk. 2019. Pengaruh Penerapan Permainan Magic Box (Kotak Misteri) Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di Ra Al-Fajar Medan Denai’, Jurnal Raudhah, 7(2)

(6)

132 anak, yang berakibat anak akan lebih aktif untuk berfikir sehingga terjadi interaksi antara guru dan anak.

Alat dan bahan yang digunakan yaitu mistery box, miniatur anggota tubuh dan kartu huruf. Adapun langkah pelaksanaan permainan mistery box : 1. Kegiatan awalnya guru menjelaskan langkah-langkah permainan, dan

menyebutkan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia tentang semua benda yang terdapat pada mistery box

2. Selanjutnya anak diminta untuk mengambil miniatur yang terdapat di dalam mistery box,kemudian anak diminta untuk menyebutkan dalam bahasa Indonesia terlebih dahulu baru kemudia dalam bahasa inggris.

3. Selanjutnya anak menyusun kartu huruf sesuai dengan kata yang didapat anak pada miniatur anggota tubuh.

4. Kegiatan terakhir anak diminta untuk mampu menyebutkan dalam bahasa inggris beserta artinya. Dengan tujuan agar anak dapat mengingat dnegan lebih baik.

Dengan penggunaan mistery box diharapkan dapat mengembangkan dan menambah kosakata bahasa Inggris anak usia dini.

B. Bahasa Inggris Anak Usia Dini

Anak Usia Dini perlu dikenalkan bahasa Inggris, karena pada masa Ini anak sedang berada pada masa golden age. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang banyak diterapkan diIndonesia, sehingga perlunya kemampuan khusus untuk mengenalkan bahasa Inggris ini pada anak20. Tahap-tahap pembelajaran bahasa Inggris sebagai berikut:21

a) Listening(Mendengarkan)

Selain mendengarkan kita berbicara, bahasa Inggris juga dapat dikenalkan kepada anak dengan memperdengarkan lagu atau video singkat berbahasa Inggris.

b) Speaking( berbicara)

20 Khairi, Husnuzziadatul. 2018. Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini Dari 0-6 Tahun. Jurnal Warna. 2.(2)15–28

21 Jazuly, Ahmad. 2016. Peran Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini’, Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa. 6(1 ) 33–40

(7)

133 Ketika anak sudah sering mendengarkan kata-kata berbahasa Inggris, anak akan terdorong untuk menyebutkan atau berbicara dengan kalimat sederhana.

c) Reading (membaca)

Ada 2 metode yang pertama whole languange approach, metode ini dilakukan dengan cara menyebutkan banda-benda ketika anak melihat suatu tulisan, misalnya ketika anak melihat tulisan ”cat” maka kita menyebutkan bacaannya “ket” dan artinya kucing. Kedua metode phonic dengan cara mengejakan huruf satu persatu pada anak.

d) Writing (menulis)

Menulis merupakan tahapan yang paling sulit dalam bahasa Inggris, karena ada beberapa aturan dalam penulisan bahasa Inggris ini. Oleh karena menulis tidak bisa dilakukan secara terburu-buru sebelum anak menguasai ketiga tahapan sebelumnya.

Suyasnto menyatakan bahwa aspek pembelajaran bahasa Inggris mencakup semua kemampuan termasuk kemampuan menyimak (listening),berbicara( speaking), membaca (reading) dan menulis (speaking).

Namun pada pembelajaran anak usia dini hanya mencakup pada keterampilan menyimak dan berbicara. Karena untuk kemampuan menulis dan berbicara mengalami banyak perbedaan sehingga akan menimbulkan kesulitan pada anak karena belum sesuai dengan tahapan perkembangan anak.22

Pembelajaran anak usia dini sangat berbeda dengan pembelajaran orang dewasa. Jadi, saat melakukan pembelajaran pada anak harus dipersiapkan sebaik mungkin baik dari suasana maupun sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana digunakan agar anak terlibat secara aktif, sehingga akan membentuk pengetahuan dan pengalaman anak. Hal ini sesuai dengan teori Konstrutivistik dimana dijelaskan bahwa pemnbelajaran pada teori ini menekankan kepada aspek-aspek penting

22 Rahimmatussalisa, Khomsim. 2021. Efektivitas Media Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1)

(8)

134 seperti budaya,literasi,bahasa, minat dan disesuaikan dengan kebutuhan serta pengalaman anak.23

METODE PENELITIAN

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Penelitian kuantitatif adalah pendekatan yang dilakukan untuk menguji teori objektif dengan menlakukan pengujian terhadap hubungan antar variabel yang dapat diukur menggunakan instrumen sehingga diperoleh data jumlah menggunakan analisis prosedur statistik.24 Metode penelitian eksperimen merupakan bagian dari penelitian kuantitatif.

Penelitian ini dilakukan di Taman Kanak-kanak Ulul Ilmi yang terletak di Jalan Anshar 28 Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah Kota Padang kurang lebih 3 minggu. Sampel penelitian ini terdiri dari kelas B1 dan kelas B2, dimana B1 berjumlah 10 orang sebagai kelas kontrol dan B2 berjumalah 10 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan observasi. Sedangkan teknik analisis yang dilakukan dengan bantuan SPSS 25.0 untuk melakukan uji normalitas, homogenitas, hipotesist, serta uji effect size. Terdapat tiga tahapan dalam melakukan penelitian ini yaitu persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti sebanyak 10 kali pertemuan 5 kali dikelas eksperimen dan 5 kali dikeloas kontrol. Dimana pada kelas ekpsperimen menggunakan mistery box dan dikelas kontrol menggunakan katru bergambar. Tampak adanya ketertarikan anak dalam pembelajaran bahasa Inggris dan terjadi peningkatan kemampuan bahasa Inggris anak usia dini dengan menggunakan permainan mistery box.

Pada proses pengenalan kosakata bahasa Inggris dengan menggunakan istery box dilakukan dengan cara, pertama anak mengambil

23 Dkk Ratminingsih, ni made. 2021. Pembelajaran Bahasa INggris Untuk Anak Abad 21 .Depok: Rajawali Press.

24 Payadnya, I, and I Jayantika. 2018. Panduan Penelitian Eksperimen Beserta Analisis Stattistik Dengan SPSS.

(9)

135 benda yang terdapat dalam mistery box. Kedua, anak diminta menyebutkan benda yang terdapat dalam bahasa Indonesia dan kemudian diikuti dengan bahasa Inggris didampingi oleh guru. Ketiga, anak dimunta meniru susunan huruf sesuai dengan kata yang terdapat pada benda yang telah didapat oleh anak menggunakan kartu huruf.

Kemudian anak mengulangi lagi dalam bahasa Inggris disertai artinya.

Secara umum terjadi peningkatan terhadap skor anak dalam mengenal kosakata bahasa Inggris, dimana nilai skor anak pre-test 117 dan post-test 176. Sedangkan rata-rata yang didapat pada keseluruhan pre-test 11,7 dan post-test 17,6. Pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sama-sama mengalami kenaikan, hanya saja skor kenaikan pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.

Tabel 1. Perbandingan Pre-test dan Post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol

Kelas eksperimen Kelas kontrol Nama pre

- test

Post- test Seli

sih nama Pre-

test Post-

test Selisi h Apin 11 18 7 Adisya 11 14 3 Atarva 15 20 5 Adit 10 13 3 Bintang 11 18 7 Arifin 10 15 4 Davin 16 17 1 Atta 11 15 4 Kayla 10 18 8 Azam 13 16 3 Najwa 11 17 6 Cila 11 15 4 Nindi 13 17 4 Hafiz 11 15 4 Rayan 10 16 6 Karen 13 14 1 Rafael 7 16 9 Kirana 13 14 1 Syarif 13 19 6 Zaki 11 14 3 Jumlah 117 176 59 jumlah 114 145 31

Rata-

rata 11,7 17,6 5,9 Rata-

rata 11,4 14,5 3,1

Uji normalitas dilakukan agar dapat melakukan uji-t . pada uji normalitas, data harus berdistribusi normal yaitu dengan nilai signifikansi > 0,005.

Untuk melihat data berdistribusi normal atau tidak. Penguji memperoleh informasi setelah melakukan uji liliefors pada SPSS 25.0

Berikut hasil uji normalitas menggunakan SPSS 25.0, dapat dilihat sebagai berikut:

Tabel 2. Uji Normalitas menggunakan Uji liliefors

(10)

136

Berdasarkan tabel diatas diperoleh data (N) pada kelas eksperimen adalah 10 anak dan kelas kontrol 10 anak. nilai sig kolmogorov smirnov untuk kelas eksperimen adalah 0,445 dan untuk kelas kontrol adalah 0,258 kemudian berdasarkan perhitungan diatas menggunakan kolomgorof smirnov dapat disimpulkan bahwa data rata-rata berdistribusi normal karena memiliki sig > 0,05.

Langkah selanjutnya yaitu melakukan uji homogenitas dengan menggunakan one way anova untuk melihat apakah data dari kelas kontrol dan kelas eksperimen bersifat homogen.

Adapun uji homogenitas dengan menggunakan SPSS 25.0 ialah Tabel 3. Uji Homogenitas

Test of Homogeneity of Variances Levene

Statisti

c df1 df2 Sig.

Hasil belajar Based on Mean 1.350 1 18 .260 Based on

Median

1.328 1 18 .264 Tests of Normality

Kelas

Kolmogorov-

Smirnova Shapiro-Wilk Statis

tic df Sig.

Statisti

c Df Sig.

hasil belaja r

post-test kelas eksperime n

.182 10 .200* .930 10 .445

post-test kelas kontrol

.222 10 .178 .906 10 .258

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

(11)

137 Based on

Median and with adjusted df

1.328 1 14.682 .268

Based on trimmed mean

1.346 1 18 .261

Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai signifikasni adalah 0,260.

karena diketahui bahwa 0,026 besar dari 0,05 sehingga data dikatakan homogen. Langkah selanjutnya yaitu melakukan uji hipotesis dan uji effect size untuk melihat efek nyata dari permainan mistery box. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji independent sample t-test yang bertujuan untuk melihat perbandingan antara dua kelompok data yang sebelumnya mesti mencari nilai gain score pada kedua kelas dengan berbantuan SPSS 25.0

Tabel 4. Independent sample t-test Independent Samples Test Levene's

Test for Equality of

Variances t-test for Equality of Means

F Sig. t df

Sig.

(2- tailed )

Mean Differ ence

Std.

Error Diffe rence

95%

Confidenc e Interval of the Difference Lowe r

Upp er hasil

belaj ar

Equal varia nces assu med

1.350 .260 6.433 18 .000 3.100 .482 2.088 4.112

Equal varia nces not assu med

6.433 15.75

0 .000 3.100 .482 2.077 4.123

Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai signifikansi ( sig) pada leave’s test of variance adalah sebesar 0.260. Disimpulkan bahwa varians data N-gain untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol sama atau

(12)

138 homogen. Kemudian berdasarkan tabel diatas diketahui nilai sig(2-tailed) adalah sebesar 0,00 < 0,05. Dengan demikian disimpulkan terdapat perbedaan efektifitas yang signifikansi atau nyata antara pengenalan kosakata bahasa Inggris menggunaka permainan mistery box dengan perlakuan yang diberikan guru menggunakan kartu bergambar kepada anak di Taman Kanak-kanak Ulul Ilmi.

Pada hasil uji effect size diperoleh d = 1,651 yang berdasarkan kategori kriteria effect size cohen’d tergolong dalam kategori kuat. Sehingga dapat dikatakan melalui permainan mistery box efektif digunakan dalam mengenalkan kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini.

SIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis data,dapat disimpulkan bahwa permainan mistery ox memiliki pengaruh dalam pengembangan kosakata bahasa Inggris anak usia dini. Hal itu tampak pada adanya peningkatan rata-rata kelas eksperimen dan kontrol dengan rata-rata kelas eksperimen 17,6 dengan rata-rata kelas kontrol 14,5.

Bedasarkan table uji homogenitas diketahui nilai signifikansi pada leave’s test of variance adalah sebesar 0,260 > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa varians data N-gain untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama atau homogen. Berdasarkan nilai sig (2-tailed) adalah 0,00 sehingga 0,00 < 0,05 dengan demikian disimpulkan bahwa permainan mistery box berpengaruh terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak di Taman Kanak-kanak Ulul Ilmi Padang. Dengan pemerolehan effect size sebesar 1,651 dikategorikan kuat. Dengan demikian permainan mistery box efektif digunakan dalam pengenalan kosakata bahasa Inggris pada anak.

DAFTAR PUSTAKA

Ariska, Karin, dan Suyadi. 2020. Penggunaan Metode Show and Tell Melalui Media Magic Box Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Dalam Pendidikan Anak Usia Dini. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 6.(2)137–45

Asadi, H, and D Suryana. 2020. Studi Deskriptif Pengaruh Permainan Snakes and Ladders Terhadap Perkenalan Kosakata Bahasa Inggris

(13)

139 Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai. 4. 2993–3006

<https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/802>

Dwiyanti, L, and R I Khan. 2019. Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui APE. SENASTER" Seminar Nasional Riset …,

<https://jurnal.untidar.ac.id/index.php/senaster/article/view/275 4>

Hidayati, Niswatin Nurul. 2017. Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini Dengan Kartu Bergambar. Al-Hikmah : Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education. 1(1 ) 67–86

<https://doi.org/10.35896/ijecie.v1i1.6>

Jazuly, Ahmad. 2016. Peran Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini. Jurnal

Pendidikan Dompet Dhuafa. 6.(1) 33–40

<https://jurnal.makmalpendidikan.net/index.php/JPD/article/vie w/89>

Juliana, dkk.Peningkatan Rasa Ingin Tahu Melalui Permainan Kotak Misteri Di Tk Immanuel Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(7) 1–11

Khairi, Husnuzziadatul. 2018. Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini Dari 0-6 Tahun. Jurnal Warna. 2(2) 15–28 <ejournal.iaiig.ac.id>

Majuwita, Nurasra, dan. Elise Muryanti. Pengaruh Permainan Ular Tangga Terhadap Perkembangan Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak.6(1) 57

Muhiyatul Huliyah. 2016. Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini Jalur Pendidikan Informal. Pendidikan Guru Raudlatul Athfal. 1(1), 61–62 Muryanti, Elise. 2011. Bahasa Inggfus Untuk Anak Usia Din1. 97

Nilawati Astini, dkk. 2019. Identifikasi Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) Dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak.

Journal of Chemical Information and Modeling, 59 (9)

Nurhadi, Achmad. 2012. Teaching English To Young Learners ( Pengajaran Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini ). Educate, 1.(1) 1–4

<https://www.academia.edu/7037107/TEACHING_ENGLISH_TO _YOUNG_LEARNERS>

Nurmalitasari, Femmi.2015, Perkembangan Sosial Emosi Pada Anak Usia

(14)

140 Prasekolah’, Buletin Psikologi. 23(2), 103

<https://doi.org/10.22146/bpsi.10567>

Paputungan, Irving Vitra. 2006. Konsep Permainan Tic-Tac-Toe Menggunakan Algoritma Genetika. Seminar Nasional Aplikasi

Teknologi Informasi,.0.(0), 3–6

<https://journal.uii.ac.id/Snati/article/view/1603>

Payadnya, I, dan I Jayantika. 2018. Panduan Penelitian Eksperimen Beserta Analisis Stattistik Dengan SPSS.

Rahimmatussalisa, Khomsim. 2021. Efektivitas Media Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Kosakata Bahasa Inggris Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak. 10 (1)

Ratminingsih, ni made, Dkk. 2021. Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Anak Abad 21 Depok: Rajawali Press.

Rostini, Siti, Ronny Mugara, and Heni Naqiqoh. 2020. Meningkatan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Permainan Pesan Berantai Dengan Media Gambar Pada Kelompok B Di RA Al-Islamiyah. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif, 3(4), 282–89

Rusefrinaria. 2020Peningkatan Kosa Kata Bahasa Inggris Anak Melalui Permainan Tebak Suara Dengan Kartu Bergambar Binatang Di Paud Palapa I Kecamatan Batang Anak Kabupaten Padang Pariaman.

Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, I(1) 12–26 Simamora, Laili Hajriah, Humaidah Br. Hasibuan, and Zulfahmi

Lubis.2019. Pengaruh Penerapan Permainan Magic Box (Kotak Misteri) Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di Ra Al-Fajar Medan Denai. Jurnal Raudhah, 7(2)

<https://doi.org/10.30829/raudhah.v7i2.506>

Suryana, Dadan,. 2013. Pendidikan Anak Usia Dini ( Teori Dan Praktik Pembelajaran (Padang: UNP Press Padang.

Tanu, I Ketut.2019. Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini Agar Dapat Tumbuh Dan Berkembang Sebagai Generasi Bangsa Harapan Di Masa Depan.Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar,.2(2)

<https://doi.org/10.25078/aw.v2i2.960>

(15)

141

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat dan Karunia-Nya penulis diberikan kemudahan dalam penyusunan skripsi ini. Shalawat beserta salam

Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis menggunakan metode penelitian eksperimental, yang berarti penulis mengadakan kegiatan percobaan untuk melihat hasil dari aplikasi

Peta Moving Range dirancang untuk membandingkan nilai permintaan actual dengan nilai peramalan.Dengan kata lain membandingkan data actual dan peramalan pada periode yang

Jika laba yang dihasilkan perusahaan meningkat maka hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja perusahaan yang baik dan hal tersebut dapat menjadikan tanggapan positif

Puji syukur kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria yang telah membimbing, menyertai, dan memberikan hikmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul:

antara luas daerah yang diarsir dengan luas persegi panjang ABCD

Luas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau tahun 2003 yang tercatat 1.486.989 ha, bila satu ha dapat menampung satu ekor sapi di luar potensinya dalam menyediakan pakan

Hasil identifikasi sulfat pada air baku dengan metode Spektrofotometri DR