vi
Universitas Kristen Maranatha
Abstrak
Perusahaan Bintang jaya Textile merupakan perusahaan yang bergerak di bidang textile terutama produksi kain kasur. Sudah menerapkan pemakaian system informasi untuk mendukung mereka dalam bisnis. Tetapi masih adanya masalah sehingga system informasi tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya. Untuk mengetahu masalah yang ada maka akan dianalisis sistem dengan menggunakan
framework Cobit 4.1 dan juga disini akan dipakai 12 proses untuk membantu menganalisis sitem terutama : P03, P04, P06, P08, DS03, DS06, DS07, DS09, DS10, DS11, DS12, DS13. Dan dengan adanya 12 proses ini maka diharapkan dapat membantu proses analisis dan juga untuk menemukan masalah dan juga akan didapat saran untuk perbaikan.
vii
Universitas Kristen Maranatha
Abstract
Bintang Jaya Textile Company is a company mainly engaged in textile mattress fabric production. Already adopted the use of information systems to support them in business.
But there still exists the problem so that the information system is not working properly. To determines the existing problems will be analyzed using a systems framework, COBIT 4.1 and also here will be used 12 process to help analyze the system were mainly: P03, P04, P06, P08, DS03, DS06, DS07, DS09, DS10, DS11, DS12, DS13 . And by the 12th of this
process is expected to assist the process of analysis and also to find the problem and will also get suggestions for improvement.
viii
ix
x
xi
xii
xiii
1
Universitas Kristen Maranatha
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
Perusahaan telah bergerak dalam bisnis produksi dan pemasaran produk
texstil selama lebih dari 25 tahun. Melalui pengalaman dan komitmen
perusahaan untuk memberikan produk-produk berkualitas tinggi dan
memuaskan pelanggan, perusahaan telah dikenal di pasar lokal sebagai
produsen texstil terbaik. Perusahaan menjamin kualitas produk melalui
proses manufaktur untuk memastikan kualitas dan keamanan
produk-produknya. Dengan tekad untuk memberikan pelayanan yang terbaik,
perusahaan terus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi yang
paling terkemuka. Tetapi system informasi produksi ini belum berjalan secara
maksimal untuk itulah diperlukan pengelolaan system yang baik pada
perusahaan agar seluruh aktifitas yang dijalankan sesuai dengan tujuan
bisnis perusahaan. Salah satu bentuknya adalah melakukan audit sistem
informasi dengan menggunakan framework COBIT 4.1.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana membuat, memaintenance, serta mengatur perencanaan
infrastruktur ?
2. Seperti apakah proses IT di perusahaan & hubungannya ?
3. Bagaimana membangun suatu kebijakan baru dan merelasikannya ke
user ?
4. Bagaimana memanage kualitas IT?
5. Bagaimana mengelola performansi dan kapasitas sumber daya IT?
6. Bagaimana alokasi biaya TI perusahaan untuk bisnis secara
seimbang dan memadai?
7. Bagaimana pengaturan sumber daya manusia?
8. Bagaimana menjaga integritas dari konfigurasi perangkat keras dan
2
Universitas Kristen Maranatha 9. Seperti apa penanganan permasalahan yang dilakukan perusahaan
berkaitan dengan TI?
10. Bagaimana proses manajemen data perusahaan seperti proses
backup, recovery data serta disposal media yang memadai?
11. Bagaimana pengelolaan dan perlindungan peralatan komputer
perusahaan?
12. Bagaimana cara perusahaan dalam memanage operasionalnya?
1.3 Tujuan Pembahasan
Tujuan penulisan laporan ini :1. Proses membuat, memaintenance, serta mengatur perencanaan
infrastruktur akan diberikan oleh perusahaan yang bersangkutan.
2. Mengidentifikasi dan mengetahui apakah proses IT yang sudah ada
sudah ada hubungannya dengan perusahaan.
3. Proses memberikan suatu kebijakan baru itu dan mengenalkannya
kepada para user.
4. Manage kualitas IT sesuai dengan standart yang berlaku.
5. Mengidentifikasi dan mengetahui pengelolaan performansi dan
kapasitas sumber daya IT perusahaan.
6. Mengidentifikasi dan mengetahui pengalokasian biaya IT perusahaan
untuk bisnis secara seimbang dan memadai.
7. Mengidentifikasi dan mengetahui pengaturan sumber daya manusia
perusahaan.
8. Mengidentifikasi dan mengetahui cara perusahaan menjaga integritas
dari konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak.
9. Mengidentifikasi dan mengetahui bentuk penanganan permasalahan
yang dilakukan perusahaan berkaitan dengan IT.
10. Mengidentifikasi dan mengetahui proses manajemen data perusahaan
seperti proses backup, recovery data serta disposal media yang
3
Universitas Kristen Maranatha 11. Mengidentifikasi dan mengetahui pengelolaan dan perlindungan
peralatan komputer perusahaan.
12. Mengidentifikasi dan mengetahui cara perusahaan dalam memanage
operasional.
1.4 Ruang Lingkup Kajian
Analisis dan audit system akan mengacu pada COBIT framework.
Pengauditan akan fokus pusat di kota Bandung.
Proses-proses yang digunakan dalam pengauditan adalah P03 Determine Technologycal Direction
Fungsi layanan informasi menentukan arah teknologi untuk
mendukung bisnis. Hal ini membutuhkan pembentukan rencana
infrastruktur teknologi dan suatu dewan arsitektur yang
menentukan dan mengatur ekspektasi yang jelas dan realities
dari teknologi apa yang dapat ditawarkan dalam bentuk produk,
jasa dan mekanisme pengiriman. Rencana ini secara regular
diperbaharui dan disesuaikan dengan aspek - aspek seperti
arsitektur system, arah teknologi, rencana akuisisi, standar -
standar, perpindahan strategi dan contingensi. Hal ini
memungkinkan respon tepat waktu terhadap perubahan dalam
lingkungan kompetitif, skala ekonomis untuk perekrutan dan
investasi system informasi, dan juga meningkatkan
kemampuan beroperasi dari aplikasi dan platform.
P04 Define the IT processes, organization and relationship Suatu organisasi IT didefinisikan dengan memepertimbangkan
kebutuhan untuk pegawai, kemampuan, fungsi, akuntabilitas,
otoritas, peran dan tanggung jawab serta supervisi. Organisasi
ini disesuaikan kepada suatu kerangka proses IT yang
menjamin transparansi dan kendali serta pelibatan eksekutif
4
Universitas Kristen Maranatha meyakinkan kegagalan dewan dalam mendeteksi kesalahan IT
dan 1 atau lebih comite pengarah dalam bisnis dan IT yang
berpartisipasi untuk menentukan prioritas sumber daya IT yang
sejalan dengan kebutuhan bisnis. Proses, kebijakan dan
prosedur administrative berada pada tempatnya untuk semua
fungsi, dengan perhatian spesifik untuk kendali, jaminan
kualitas, manajemen resiko, keamanan informasi, kepemilikan
data dan system dan pemisahan tugas.
P06 Communicate Management Aims and Direction
Manajemen mengembangkan suatu kerangka kendali IT
perusahaan dan mendefinisikan serta mengkomunikasikan
kebijakan - kebijakan.suatu program komunikasi yang berjalan
terus menerus diimplementasikan untuk menyampaikan misi,
tujuan pelayanan, kebijakan, prosedur dan lain - lain serta
disetujui dan didukung oleh manajemen. Komunikasi
mendukung pencapaian tujuan IT dan meyakinkan kesadaran
dan pengertian terhadap resiko, tujuan, dan arah bisnis dan IT.
Proses meyakinkan kepatuhan terhadap hokum dan regulaasi
yang berlaku.
P08 Manage Quality
Sistem manajemen kualitas dikembangkan dan dipelihara yang
termasuk pengembangan yang terbukti dan proses dan standar
akuisisi. Hal ini dimungkinkan oleh perencanaan, penerapan,
dan pemeliharaan QMS dengan menyediakan
kebutuhan,prosedur dan kebijakan kualitas yang jelas.
Kebutuhan kualitas ditetapkan dan dikomunikasikan dalam
indicator yang kuantitatif dan dapat dicapai. Pengembangan
secara terus menerus dicapai dengan pengawasan berjalan,
analisis dan tindakan atas deviasi dan komunikasi hasil
terhadap pemegang saham. Manajemen kualitas penting untuk
5
Universitas Kristen Maranatha pengembangan berkelanjutan dan transparansi terhadap
pemegang saham.
DS03 Manage Performance and Capacity
Dalam proses ini menjelaskan mengenai pengelolaan,
pelaksanaan dan kapasitas dari sumber daya IT termasuk
memperkirakan kebutuhan IT dimasa yang akan datang. DS06 Identify and Allocate Costs
Kebutuhan alokasi biaya TI untuk bisnis secara seimbang dan
memadai memerlukan pengukuran biaya TI yang akurat serta
persetujuan dengan pengguna bisnis pada alokasi yang
seimbang. Pada proses ini akan membahas mengenai
pengalokasian dana untuk biaya teknologi informasi.
DS07 Educate and Train Users
Sumber daya manusia diatur sesuai dengan kebutuhan dan
mengikuti prosedur yang ditentukan oleh instansi terkait.
Contohnya: pengaturan sumber daya manusia sesuai dengan
latar belakang pendidikan dengan posisi penempatan yang
ada, proses pelatihan terhadap TI yang baru dikembangkan.
Proses ini menjelaskan mengenai system pelatihan yang
dipakai oleh perusaaan, sehingga dapat memenuhi standar
SDM yang dibutuhkan.
DS09 Manage the Configuration
Memastikan integritas konfigurasi hardware dan software
memerlukan pembentukan dan pemeliharaan yang akurat dan
konfigurasi lengkap repositori. Proses ini mencakup
mengumpulkan informasi konfigurasi awal, mendirikan
baselines, verifikasi dan audit informasi konfigurasi, dan
meng-update konfigurasi repositori yang diperlukan. Efektif
6
Universitas Kristen Maranatha ketersediaan, produksi meminimalkan masalah dan
menyelesaikan masalah lebih cepat.
DS10 Manage Problems
Penanganan permasalahan yang ada berkaitan dengan IT
dilakukan dengan mengklasifikasikan permasalahan apakah
permasalahan berhubungan dengan perangkat keras,
perangkat lunak atau perangkat lunak pendukung, dampak dari
permasalahan tersebut terhadap fungsi bisnis utama, tingkat
kepentingan untuk menentukan prioritas penyelesaiannya.
Kelompok ini di sesuaikan dengan tanggung jawab users dalam
organisasi.
DS11 Manage Data
Proses ini membahas bagaimana perusahaan mengelola
data-data, seperti data penjualan dan data-data bahan baku lainnya.
Memanage data merupakan suatu hal yang penting dalam
menghasilkan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk
mendukung proses bisnis.
DS12 Manage the Physical Environment
Pengelolaan lingkungan fisik sangat penting dilakukan, dan
harus dimonitor sejauh mana kualitas lingkungan terhindar
dari masalah masalah yang ada. Proses ini membahas
mengenai cara pihak Binjatex mengelola lingkungan fisik IT
untuk melindungi aset IT dari akses, kerusakan atau
pencurian.
DS13 Manage Operations
Pemrosesan data yang lengkap dan akurat memerlukan
manajemen yang efektif atas prosedur pemrosesan data dan
7
Universitas Kristen Maranatha
1.5 Sumber Data
Sumber data diambil dari perusahaan yang bersangkutan, yang dalam hal ini
adalah Binjatex
Data premier : dengan cara melakukan wawancara langsung dengan pemilik perusahaan, observasi pada berbagai bagian
perusahaan.
Data sekunder : lainnya diperoleh dari internet.
1.6 Sistematika Penyajian
Sistematika penulisan laporan tugas akhir ini terdiri dari lima bab yang
didalamnya mencangkup hal-hal sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan
Pada bab ini berisikan latar belakang masalah, rumusan masalah,
tujuan pembahasan, ruang lingkup kajian, sistematika penyajian,
metode dan teknik penelitian.
Bab II Kajian teori
Pada bab ini berisikan teori-teori yang berhubungan dengan materi
penulisan yang diambil dari beberapa referansi baik buku, jurnal
maupun internet. Materi penulisan adalah mengenai COBIT
framework dan penjelasan mengenai proses-proses yang akan
diaudit.
Bab III Analisis
Bab ini berisikan proses pengauditan berdasarkan COBIT 4.1
Bab IV Hasil Tercapai
Pada Bab ini menjelaskan bagaimana proses yang dilakukan untuk
menilai kepatuhan terhadap control yang sudah ditetapkan. Apakah
system yang telah diterapkan saat ini sudah sesuai dengan standar
dari COBIT. Hal-hal apa saja yang sudah memenuhi standar COBIT
dan hal-hal apa saja yang belum memenuhi standar COBIT.
8
Universitas Kristen Maranatha Pada bab ini berisikan kesimpulan dan saran dari penulis berasal dari
145
Universitas Kristen Maranatha
Bab IV Penutup
Kesimpulan yang dapat ditarik oleh penulis berkenaan dengan analisis yang
dilakukan pada Perusahaan Bintang Jaya Textile adalah :
4.
1 Kesimpulan
1. Perusahaan sudah mulai melakukan proses maintenance, serta
pengaturan infrastruktur IT yang akan diterapkan didalam perusahaan.
2. Proses IT yang sudah ada sudah dapat dipakai untuk membantu
dalam bisnis karena hampir semua kegiatan dilakukan di komputer
mulai dari data konsumen serta data barang.
3. Perusahaan sudah memberikan kebijakan baru yang dikeluarkan
setiap 1 bulan sekali dan langsung direlasikan kepada para karyawan
secara langsung tidak ada kebijakan yang dibuat secara tertulis oleh
perusahaan tersebut.
4. Kualitas dari sistem yang dipakai sudah cukup memadai karena
jarangnya terjadi sistem eror.
5. Perusahaan sudah mulai meningkatkan sumber daya IT perusahaan
dengan cara melakukan perbaikan dan perbaharuan terhadap sistem
yang ada sehingga terhindar dari masalah, serta sudah
membicarakan rancangan IT untuk kedepannya walau belum
terdokumentasikan secara jelas.
6. Perusahaan sudah menetapkan biaya IT yang akan dikeluarkan tiap
146
Universitas Kristen Maranatha 7. Perusahaan melakukan training langsung terhadap sumber daya
manusia yang baru masuk dengan cara praktek langsung
penggunaan sistemnya.
8. Perusahaan sudah melakukan maintencance setiap 1 bulan sekali
untuk menjaga integritas sistem serta mengecek hardware sehingga
terhindar dari berbagai masalah.
9. Perusahaan sudah mulai menetapkan kartu maintence untuk
mengetahui masalah yang timbul kemudian akan dikelompokkan dan
akan langsung diselesaikan serta ditemukan solusi yang tepat.
10. Perusahaan sudah membackup data perusahaan dalam sebuah
komputer server ataupun juga dalam harddisk, serta menjaga
keamanan data ketika data akan dikembalikan ke dalam sistem dan
juga mengecek ulang data yang sudah tidak dipakai untuk dihapus.
11. Perusahaan sudah menerapkan penggunaan kamera pengintai untuk
mengawasi langsung ruangan yang berisi komputer IT.
12. Perusahann sudah mengelola penerapan operasional dengan baik
mulai dari penjagaan terhadap hardaware, serta sistemnya.
4.2 Saran
Penulis menyarankan pemakaian COBIT untuk membantu dalam
menganalisa suatu sistem agar proses yang kita jalani akan terbantu dan
juga memudahkan kita untuk menemukan masalah dan juga akar
masalahnya sehingga lebih mudah untuk mengetahui masalah dan segera
147
Jogiyanto,H.M.(2006).Analisis dan Desain Sistem Informasi.
Jogiyanto,H.M.(1997).Sistem Informasi Berbasis Komputer.edisi kedua.Jogyakarta:BPFE
,GM, Davis.(1984).Development of Information System.
Mcleod,Raymond.(2001).Characteristic from Information System.
Mcleod,Raymond.(2001).Integration Data and Information System.
Sasongko,Budi.(2007).Audit Sistem Informasi.Retrivied September 2007
from http://theakuntan.com/auditing/audit-sistem-informasi-at-a-glance).
Alter,(2001).Technology Information.
Hartono(2008). Audit Sistem Informasi.Retrivied Juni 23 2008 from
http://one.indoskripsi.com/node/3607
(Cobit 3 Audit Guidelines,2009) COBIT Steering Committee and the IT
Governance InstituteTM. Retrivied January 30,2009 from
http://www.isaca.org/cobitonline).
(Weber,1999) Information Systems Control and Audit, The University of
Queensland, Prentice Hall)
(IT Governance Institute,2000) Management Guidelines, COBIT 3rd
148
Universitas Kristen Maranatha (Artikel Beranda Idrianita,2007) Pengertian COBIT.Retrivied April 27 2007
from http://idrianta.wordpress.com/2007/04/27/audit-siti)
(Cobit 4.1 Audit Guideliness,2009)Framework Control Objectives
Management Guidelines Maturity Model. Retrivied Maret 30,2009 from
http://www/isaca.org/cobitonline).
Gordon, B.(1974).Informasi. from http://blog.re.or.id/definisi-informasi-2.htm
Jogiyanto,H.M.(1997).Sistem Informasi Berbasis Komputer.edisi kedua.Jogyakarta:BPFE
Tenjomaya, Putra. (2008). Pengertian Data, Informasi, dan Tek.
Informasi.from
http://t3nj0m4y4.blogspot.com/2007/07/pengertian-data-informasi-dan-teknologi.html
Chemodz. (2008). Jenis Data. Retrieved November, 26, 2008. From
http://one.indoskripsi.com/node/6495
H Hidayat. (2009). Jenis-Jenis Audit Umum, from http://
hidayat.blog.org/jenis-jenis-audit-umum/
Ananto, Priyadi. (2009). Bagaimana Audit IT dilakukan. Retrieved