• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

lndikator kinerja daerah secara teknis pada dasarnya dirumuskan dengan mengambil indikator dari program prioritas yang telah ditetapkan ( outcome ) maupun indikator sasaran ( impact ). Suatu indikator kinerja daerah dapat dirumuskan berdasarkan hasil analisis pengaruh dari satu atau lebih indikator capaian kinerja program ( outcome ) terhadap tingkat capaian indikator kinerja daerah berkenaan setelah program prioritas ditetapkan. Penetapan indikator kinerja daerah bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai ukuran keberhasilan pencapaian visi misi Gubernur dan wakil Gubernut dari sisi penyelenggaraan pemerintahan daerah pada akhir periode perencanaan. Indikator kinerja daerah akan menjadi bahan evaluasi kinerja RPJMD.

Penyajian indikator kinerja daerah dibagi menjadi 3 (tiga) aspek yaitu aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum, serta aspek daya saing daerah.

Indikator pada aspek kesejahteraan masyarakat menggambarkan suatu kondisi indikator makro ekonomi dan sosial, seperti laju pertumbuhan ekonomi, inflasi, persentase penduduk miskin, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Indikator pada aspek Pelayanan Umum memberikan tolok ukur atas pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan urusan baik wajib maupun pilihan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Indikator kinerja pada aspek daya saing daerah memberikan gambaran daya dukung mencapai pertumbuhan tingkat kesejahteraan yang tinggi dan berkelanjutan.

Penetapan Indikator Kinerja Daerah Provinsi Kepulauan Riau sebagaimana tertuang

pada Tabel 9.1.

(2)

No IndikatorKinerja Program (outcome) Satuan Perangkat Daerah Tahun

2015 Tahun

2016 Tahun

2017 Tahun

2018 Tahun

2019 Tahun

2020 Tahun 2021

Kondisi Kinerja akhir RPJMD

A Aspek Kesejahteraan Masyarakat

1) Pertumbuhan Ekonomi % 6,02 7,4 7,4 7,5 7,5 7,5 7,5 7,5 Seluruh PD

2) Laju Inflasi % 6,36-6,39 5 - 7 5 – 7 5 - 7 5 - 7 5 - 7 5 - 7 5 – 7 Seluruh PD

3) Indeks Gini % 0,4 0,4 0,39 0,38 0,37 0,37 0,36 0,36 Seluruh PD

4) Persentase penduduk miskin % 5,78 4,6 4,3 3,8 3,4 3,4 3,4 3,4Seluruh PD

5) Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indeks 73,40 73,97 74,54 75,11 75,68 76,25 76,82 76,82 Seluruh PD

B Aspek Pelayanan Umum

1. Pendidikan

6) Rata-rata nilai siswa mata pelajaran budaya lokal

pada jenjang SD Nilai 73,00 73,50 74,00 74,50 75,00 75,50 76,00 76,00 Dindik

7) Rata-rata nilai siswa mata pelajaran budaya lokal pada jenjang SMP

Nilai 72,00 72,50 73,00 73,50 74,00 74,50 75,00 75,00 Dindik 8) PersentaseSiswa beragama Islam jenjang SD

yang bisamembaca Al Quran % 80,00 80,50 81,00 81,50 82,00 82,50 83,00 83,00 Dindik

9) Persentasesiswa SMP beragama Islam memilikisertifikatkhatam Al Quran

% 50,00 50,50 51,00 51,50 52,00 52,50 53,00 53,00 Dindik 10) Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMK

Paket C % 82,23 84,00 85 87 88 89 90 90 Dindik

11) Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/MA/SMK % 71,58 72 73 74 76 78 80 80 Dindik

12) Angka Kelulusan SMA/MA/SMK/Paket C % 100 100 100 100 100 100 100 100 Dindik

13) Rata-rata nilai UN SMA/MA/SMK/Paket C Angka 53,90 54,20 55,00 56,00 57,00 57,5 58,00 58,00 Dindik

(3)

RPJMD

2. Kesehatan

14) Angka Kematian Ibu (AKI) per 100.000 KH per 100.000

KH

144 142 140 138 136 134 132 132 Dinkes

15) Angka Kematian Bayi (AKB) per 1.000 KH per 1.000

KH 35*

BPS 34 33 32 31 30 29 29 Dinkes

16) Persentase kekurangan gizi (underweight) pada

anak balita) % 17,07 17,02 16,7 16,2 15,7 15,2 15 15 Dinkes

17) Angka Keberhasilan Pengobatan TB (success

rate) % 41

(2014) 45 50 55 60 65 70 70 Dinkes

18) Persentase angka kasus HIV yang diobati

% 65,39 67 69 71 73 74 75 75 Dinkes

19) Insidens rate DBD Per 100.000 penduduk Per 100.000 penduduk

69 (*rata-

rata 2011- 2015)

68 67 65 64 63 60 60 Dinkes

20) API (Annual Paracite Incidence) per 1.000 penduduk

per 1.000 penduduk

0,41 (*rata-

rata 2011- 2015)

0,39 0,37 0,35 0,33 0,32 0,3 0,3 Dinkes

21) Status Akreditasi Rumah Sakit Batu 8 (Versi

KARS) Status - Paripurna Paripurn

a Paripur

na Paripurn

a Paripur

na Paripurna RSUD Batu 8

3. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

22) Persentase jalan provinsi berkondisi baik % 72,00 72,00 73,00 75,00 77,00 78,00 80,00 80,00 DPU 23) Persentase jembatan kondisi baik % 71,27 78,67 79,88 81,24 82,30 83,51 84,72 84,72 DPU 24) Persentase Tersedianya air irigasi untuk

pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada (%)

% 33,64 33,64 36,64 39,64 42,64 45,64 48,64 48,64 DPU

(4)

RPJMD 25) Cakupan pelayanan Sanitasi (air limbah

perkotaan, drainase, persampahan) Layak(%) % 72 72 74 76 78 79 80 80 DPU

26) Persentasi pelayanan akses air bersih/minum

yang aman (%) % 72,00 72,00 74,00 76,00 78,00 79,00 80,00 80,00 DPU

4. Perumahan Rakyat dan Kawasan

Permukiman

27) Luas kawasan kumuh ha 360 360 327 294 260 227 193 193 DPU

5. Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan

Pelindungan Masyarakat

28) Cakupan penegakan perda Provinsi dan peraturan

gubernur % 0 26,08 43,48 56,52 73,91 86,96 100,00 100 Satpol PP

29) Persentase demo yang aman % 90 91 92 93 94 94 95 95 Satpol PP

30) Persentase tingkat pemahaman masyarakat terhadap

konsep wawasan kebangsaan provinsi Kepri % - - 80 83 86 89 92 92 Badan

Kesbangpol 31) Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu (PILGUB,

PILEG, PILPRES) % Pilgub:

55,25 Pileg (2014):

71,65 Pilpres (2014):

59,43

- - - Pileg:

73,50 Pilpres:

64,75

Pilgub:

61,80 - Pileg: 73,50

Pilpres:

64,75 Pilgub: 61,80

Badan Kesbangpol

6. Sosial

32) Persentase PMKS anak yang mendapatkan pelayanan dan rehabilitasi sosial berbasis lembaga (panti dan LKS)

% 20,79 3,40 12,47 21,54 30,62 39,69 48,76 48,76 Dinsos

33) Persentase lanjut usia terlantar yang mendapatkan pelayanan sosial berbasis lembaga (panti dan LKS)

% 11,16 1,56 5,46 9,35 13,25 17,15 21,04 21,04 Dinsos

(5)

RPJMD 34) Persentase PMKS penyandang disabilitas yang

mendapatkan pelayanan dan rehabilitasi sosial berbasis lembaga (panti dan LKS)

% 4,66 0,00 0,81 1,63 2,44 3,26 4,07 4,07 Dinsos

35) Persentase tunasosial yang mendapatkan pelayanan dan rehabilitasi sosial berbasis lembaga (panti dan LKS)

% 0,00 0,00 0,24 0,48 0,72 0,96 1,20 1,20 Dinsos

36) Persentase korban tindak kekerasan, eksploitasi, dan perdagangan manusia yang mendapatkan rehabilitasi sosial berbasis lembaga (panti dan LKS)

% 37,19 0,00 41,32 41,32 41,32 41,32 41,32 34,44 Dinsos

37) Persentase korban bencana alam dan bencana sosial provinsi yang terpenuhi kebutuhan dasarnya

% 0,00 23,60 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 87,27 Dinsos

38) Persentase Korban Bencana Yang mendapat

Bantuan Kebutuhan Dasar dan Logistik % 100 100 100 100 100 100 100 100 BPBD

B Urusan Pemerintahan Wajib Non

Pelayanan Dasar

7. Tenaga kerja

39) Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) (%) % 6,2 4,8 4,6 4,3 4,1 4,1 4,1 4,1 Disnaker

40) Besaran tenaga kerja yang mendapatkan

pelatihan berbasis kompetensi % 95,00 95,25 95,50 95,75 96,00 96,25 96,50 96,50 Disnaker

41) Persentase Lulusan BLK yang diterima kerja % 80 80 85 90 95 97 100 100 Disnaker

42) Jumlah kasus ketenagakerjaan kasus 117 117 100 85 70 60 49 49 Disnaker

8. Pemberdayaan Perempuan dan

Pelindungan Anak

43) Indeks Pembangunan Gender (IPG) indeks 66,27 66,90 67,3 67,7 68,1 68,5 68,9 68,9 BPPPA 44) Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) indeks 60,79 61,2 61,5 61, 9 62,3 62,6 62,9 62,9 BPPPA

(6)

RPJMD

45) Persentase KDRT % 2 0,050 0,044 0,043 0,042 0,041 0,040 0,040BPPPA

46) Persentase kab/kota layak anak % 0 0 14,3 28,6 42,9 57,1 71,4 71,4 BPPPA

9. Pangan

47) Ketersediaan energi perkapita (Kkal/Ka p/Hr)

2.517 2400^ 2400^ 2400^ 2400^ 2400^ 2400^ 2400^ Badan Ketahanan Pangan 48) Ketersediaan protein perkapita (Gram/K

ap/Hr)

102.7 63^ 63^ 63^ 63^ 63^ 63^ 63^ Badan

Ketahanan Pangan 49) Stabilitas harga pangan pokok (beras) di tingkat

konsumen % 15,2 12,55 CV<10 CV<10 CV<10 CV<10 CV<10 CV<10 Badan

Ketahanan Pangan

50) Skor Pola Pangan Harapan (PPH) % 92.1 92.1** 92,3 92,5 92,7 92,9 93,1 93,1 Badan

Ketahanan Pangan

10. Pertanahan

51) Pengadaan Tanah untuk kepentingan umum di atas 5 hektar mendapat Penetapan lokasi

% 100 100 100 100 100 100 100 100 Biro

administrasi Pemerintahan Setda

11. Lingkungan hidup

52) Persentase jumlah sumber air yang dipantau kualitasnya dan ditetapkan serta diinformasikan status mutu airnya

% 100 100 100 100 100 100 100 100 BLH

53) persentase kab/kota yang diinformasikan status

mutu udara ambiennya % 100 100 100 100 100 100 100 100 BLH

(7)

RPJMD 54) Persentase Penyelesaian pengaduan

masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan /atau perusakan lingkungan hidup yang ditindaklanjuti

% 100 100 100 100 100 100 100 100 BLH

55) Luas lahan kritis ha 220.537 220.537 213.537 207.537 199.537 189.537 179.537 179.537 BLH 12. Administrasi Kependudukan dan

Pencatatan Sipil

56) Rasio penduduk ber KTP % 69,2 72 79 82 85 90 95 95 Disdukcapil

57) Rasio bayi ber-akte kelahiran % 73 75 76 77 79 80 82 82 Disdukcapil

13. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

58) Jumlah Desa yang mendirikan Badan Usaha Milik

Desa (BUMDesa) % 10,91 21,82 32,73 43,64 54,55 65,45 65,45 BPMD

59) Kelompok Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM) yang memperoleh pembinaan

% 0 2,12 4,77 7,59 10,95 15,18 20,90 20,90 BPMD

60) Pembinaan Tenaga Pendamping Desa (PD) % 51.65 61.54 67.03 78.02 89.01 100.00 100.00 BPMD 61) Pembinaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat

(LPM) % 62 69 76 84 91 100 100 BPMD

14. Pengendalian Penduduk dan Keluarga

Berencana

62) Persentase Peserta KB Aktif % 81 81,5 82 82,5 83 83,5 84 84 Dinas

Kesehatan

63) Unmet Need % 17,2 16,9 16,6 16,3 16,0 15,7 15,4 15,4 Dinas

Kesehatan

(8)

RPJMD

15. Perhubungan

64) Persentase Penyediaan Pelabuhan

Penyeberangan (roro) yang melayani Lintas Penyeberangan antar Kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Kepri

% 57.41 57.41 71.43 71.43 85.71 92.86 100 100 Dinas

Perhubungan

65) Persentase Penyediaan Kapal Penyeberangan yang melayani angkutan penyeberangan antar kabupaten / kota dalam wilayah Provinsi Kepri

% 77,78 77,78 77,78 77,78 100 100 100 100 Dinas

Perhubungan 66) Persentase pelayanan lintas penyeberangan

antar kabupaten / kota yang terlayani % 46,15 46,15 53,85 76,92 76,92 92,31 100 100 Dinas Perhubungan 67) Persentase Penyediaan Pelabuhan Laut yang

melayani angkutan Laut antar Kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Kepri

% 58,82 58,82 64,71 73,53 82,35 91,18 100 100 Dinas

Perhubungan 68) Persentase Penyediaan Kapal Laut yang

melayani angkutan Laut antar kabupaten / kota dalam wilayah Provinsi Kepri

% 44,44 44,44 55,56 66,67 77,78 88,89 100 100 Dinas

Perhubungan 69) Persentase Jaringan Transportasi Laut antar

kabupaten / kota yang terlayani % 33,33 33,33 55,56 66,67 77,78 88,89 100 100 Dinas

Perhubungan 70) Persentase pelayanan angkutan udara perintis

rute antar kabupaten/kota, antar provinsi % 80 80 80 80 80 90 100 100 Dinas

Perhubungan

16. Komunikasi dan Informatika

71) Nilai e- government Provinsi Kepri Skala nilai

1-4 1,5 1,5 1,7 2,0 2,1 2,3 2,5 2,5 Diskominfo

72) Nilai Keterbukaan informasi provinsi kepri Skala nilai 0-100

59,5 59,5 62,0 63,5 65,0 65,0 67,5 67,5 Diskominfo

17. Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

73) Persentase koperasi aktif % 82,19 48,6 49,3 50,0 50,6 50,8 51,2 51,2 Dinkop UKM

74) Persentase KSP/USP sehat % - 7,6 15,3 23 30,6 38,3 46,2 46,2 Dinkop UKM

(9)

RPJMD 75) Cakupan koperasi dan Usaha kecil menengah

(UKM) yang terbina % 17,8 18,5 19,2 19,8 20,5 21,2 21,2 Dinkop UKM

18. Penanaman Modal

76) Jumlah Nilai realisasi investasi (PMA) Rupiah

Milyar 10.065 11.000 12.100 13.310 14.640 16.110 17.720 17.720 BPMPTSP 77) Jumlah Nilai realisasi investasi (PMDN) Rupiah

Milyar

1.384 1.730 2.100 2.500 3.000 3.300 3.600 3.600 BPMPTSP

78) Jumlah investor berskala nasional (PMA) Investor 150 160 165 170 175 180 185 185 BPMPTSP 79) Jumlah investor berskala nasional (PMDN) Investor 120 130 135 140 145 150 155 155 BPMPTSP 80) Persentase izin dan non perizinan yang terlayani

tepat waktu oleh Pelayanan terpadu satu pintu % 80 85 90 90 95 95 100 100 BPMPTSP

81) Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat atas

Pelayanan Perijinan Satu Pintu (PTSP) % 80 90 100 100 100 100 100 100 BPMPTSP

19. Kepemudaan dan olah raga

82) Jumlah Prestasi pemuda yang diraih tingkat

nasional dan internasional Piala/

Medali 2 2 3 3 4 4 4 4 Dispora

83) Jumlah Prestasi olahraga tingkat nasional Piala/

Medali Emas

5 5 5 5 5 5 5 5 Dispora

84) Piala/

Medali Perak

4 5 5 5 5 5 5 5 Dispora

85) Piala/

Medali Perunggu

8 5 5 5 5 5 5 5 Dispora

(10)

RPJMD

20. Statistik

86) Persentase Keterisian data SIPD % 58,25 58,31 58,37 58,45 58,53 58,62 60 60 Bappeda

21. Persandian

87) Jumlah konten informasi dari setiap jenis informasi yang wajib diamankan dengan persandian

Angka NA 40 70 100 100 100 100 100 Biro umum

Sekretariat Daerah 88) Jumlah Perangkat daerahdi tingkat Provinsi yang

menggunakan persandian untuk mengamankan setiap jenis informasi yang wajib diamankan

Angka NA NA 4 10 18 28 34 34 Biro umum

Sekretariat Daerah

22. Kebudayaan

89) Persentase sekolah di tk.Pendidikan dasar yang

aktif mengajarkan budaya lokal % 0 5,22 10,43 15,65 20,86 26,08 31,29 31,29 Dinas

Kebudayaan 90) Persentase bangunan Pemerintah yang

bercirikan khas melayu

% 0 3,80 7,59 11,39 15,18 18,98 22,77 22,77 Dinas

Kebudayaan 91) Persentase Cagar Budaya yang lestari. % 19,06 19,42 20,14 20,86 21,58 22,30 23,02 23,02 Dinas

Kebudayaan 92) Persentase karya budaya intangible yang

ditetapkan sebagai WBTB Indonesia

% 4,04 4,87 5,75 6,64 7,52 8,41 9,29 9,29 Dinas

Kebudayaan 93) Persentase sanggar seni yang aktif

mengajarkan kesenian dan tradisi lokal. % 0 3,10 6,19 9,29 13,38 15,48 18,58 18,58 Dinas

Kebudayaan 94) Persentase Sanggar seni yang bersertifikasi % 0 1,55 10,22 18,89 27,55 36,22 44,89 44,89 Dinas

Kebudayaan

23. Perpustakaan

95) Jumlah pengunjung perpustakaan daerah

provinsi orang 72.911 76.000 77.000 79.000 80.000 82.000 84.000 84.000 BPAD

(11)

RPJMD

24. Kearsipan

96) Jumlah Dokumen Arsip Daerah yang

diselamatkan dokumen 264 50 50 55 60 65 70 70 BPAD

C Urusan Pemerintahan Pilihan

25. Kelautan dan Perikanan

97) Jumlah Produksi Perikanan Tangkap Ton 375.411,6

6 376.163,

99 376.917,82 377.673,1

7 378.430,

02 379.188,4

0 379.948,

29 379.948,29 DKP 98) Jumlah produksi perikanan budidaya Ton 33.515,48 33.582,6

5 33.649,95 33.717,38 33.784,9

5 33.852,66 33.920,5

0 33.920,50 DKP 99) Jumlah produk olahan Hasil perikanan (Ton) Ton 1315,67 1318,30 1320,94 1323,58 1326,23 1328,88 1331,54 1331,54 DKP 100) Jumlah Kawasan konservasi perairan yang dikelola

minimal pada level III Kawasan 1 3 5 5 5 5 5 5 DKP

101) Persentase penurunan kasus IUU Fishing % 10 10 10 10 10 10 10 10 DKP

26. Pariwisata

102) Kunjungan wisatawan Mancanegara Juta

orang 2.04 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 2.6 Dinas

pariwisata 103) Kunjungan wisatawan Nusantara Juta

orang na 1,48 1,51 1,54 1,57 1,6 1,63 1,63 Dinas

pariwisata

27. Pertanian

104) Jumlah Produksi Padi ton 1.404 1.410 1.425 1.450 1.571 1.625 1.801 1.801 Dintanhutnak

105) Jumlah Produksi Ubi Kayu (ton) ton 9.363 9.379 9.391 9.408 9.421 9.436 9.455 9.455 Dintanhutnak

106) Jumlah Produksi Sawi (Ton) ton 4785 5.011 5.763 6.627 7.621 8.230 8.806 8.806 Dintanhutnak

107) Jumlah Produksi Ketimun (ton) ton 7925 8.154 9.378 10.784 12.402 13.270 14.198 14.198 Dintanhutnak 108) Jumlah Produksi Kacang Panjang (ton) ton 5875 6.158 7.081 8.143 9.365 10.020 10.721 10.721 Dintanhutnak 109) Jumlah produksi Karet (Ton) Ton 21.694 22.031 22.531 22.969 23.156 23.881 24.837 24.837 Dintanhutnak

(12)

RPJMD

110) Jumlah Produksi Kelapa (Ton) Ton 12.369 14.953 17.090 17.250 17.410 17.570 19.766 19.766 Dintanhutnak

111) Populasi Ternak Sapi ekor 18.498 18.734 18.974 19.217 19.463 19.712 19.712 Dintanhutnak

112) Populasi Ternak kambing ekor 21.510 21.801 22.095 22.393 22.696 23.002 23.002 Dintanhutnak

28. Kehutanan

113) Luas lahan kritis ha 220.537 220.537 213.537 207.537 199.537 189.537 179.537 179.537 Dintanhutnak

29. Energi dan Sumber Daya Mineral

114) Rasio elektrifikasi % 76 76 77 79 79 80 80 80 Distamben

30. Perdagangan

115) Nilai ekspor produk-produk berbahan baku lokal asal Kepri

US $ 1.112.400.

913,89 1.185.67

1.553,44 1.258.942.

193,00 1.332.21

2.832,55 1.405.48

3.472,11 1.478.754

.111,67 1.552.02

4.751,22 1.552.024.751

,22 Disperindag 116) Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau Ribu US $ 8.657.953,

29 8.657.95

3,29 9.090.850,

95 9.999.93

6,05 11.299.9

27,74 12.881.91

7.62 14.749.7

95,67 16.962.265.03 Disperindag 117) Kontribusi sektor perdagangan terhadap PDRB % 8.03 8.11 8.19 8.27 8.35 8.44 8.52 8.52 Disperindag

31. Perindustrian

118) Jumlah industri kecil unit 1555 1632 1723 1809 1900 1995 2100 2100 Disperindag

119) Jumlah industri menengah dan besar unit 372 413 429 450 472 495 394 394 Disperindag

120) Jumlah industri berbahan baku lokal unit 1227 1251 1276 1301 1327 1353 1380 1380 Disperindag

32. Transmigrasi

121) Jumlah KK yang sudah bertransmigran di Kepri KK 3.920 3.920 3.920 3.920 3.920 3.920 3.920 3.920 Disnakertrans

(13)

RPJMD

D Penunjang Urusan Pemerintahan

33. Perencanaan

122) Persentase capaian target kinerja RPJMD % 75 76 77 78 79 80 80 Bappeda

123) Persentase usulan masyarakat dalam Musrenbang yang diakomodir

% 30 30 30 30 30 30 30 Bappeda

34. Keuangan

124) Pendapatan Asli Daerah Trilyun

Rupiah

1,109 1,129 1,236 1,364 1,491 1,648 1,648 Dispenda 125) Opini BPK atas LKPD Provinsi Kepulauan Riau Opini WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP Inspektorat

Daerah dan BPKKD

35. Kepegawaian

126) Persentase pejabat yang memenuhi syarat jabatan struktural

% 25 50 55 60 65 70 80 80 BKPP

127) Persentase ASN mengikuti Diklat sesuai Analisis

Kebutuhan Diklat (AKD) dan formasi % 5,3 3 3 3 3 3 3 3 BKPP

128) Jumlah kasus indisipliner pegawai kasus 13 33 20 20 13 7 7 7 BKPP

129) Persentase penanganan kasus indisipliner pegawai

% BKPP

130) Rata-rata Nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) % BKPP

36. Sekretariat DPRD

131) Persentase pelayanan pelaksanaan sidang dan

risalah DPRD sesuai SOP % 85 85 85 85 85 85 85 85 Setwan

(14)

RPJMD

37. Sekretariat Daerah

132) Nilai Reformasi Birokrasi Prov Kepri Nilai 41.15 60 63 67 70 72 75 75 Setda

133) Nilai Evaluasi SAKIP Prov Kepri Nilai 67.8 71 73 75 76 77 80 80 Setda

134) Peringkat LPPD provinsi Peringkat 10

besar

10 besar 10 besar 10 besar

10 besar 10 besar

10 besar Setda 135) Nilai e- government Provinsi Kepri Skala

nilai 1-4 1,5 1,5 1,7 2,0 2,1 2,3 2,5 2,5 Setda

136) Persentase OPD yang telah menerapkan Standar

Pelayanan Persen 61 63 68 84 89 92 95 95 Setda

137) Persentase OPD yang telah memiliki SOP Persen 66 71 79 79 95 95 100 100 Setda

138) Persentase OPD yang telah menerapkan SOP Persen 32 53 58 66 74 79 89 89 Setda

38. Inspektorat Daerah

139) Meningkatnya level Kapabilitas APIP Inspektorat Provinsi Kepri

Level 2 2 3 3 3 3 3 3 Inspektorat

Daerah 140) Opini BPK atas LKPD Provinsi Kepulauan Riau Opini WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP Inspektorat

Daerah dan BPKKD

39. Kantor Penghubung

141) Jumlah Pengunjung Anjungan Kepulauan Riau TMII

Orang 1.102 1.201 1.225 1.250 1.300 1.325 1.350 1.350 Kantor Penghubung

40. Badan Pengelola Perbatasan

142) Persentase lokasi prioritas kawasan perbatasan yang dilakukan penanganan infrastruktur, ekonomi dan pelayanan sosial dasar

% 2,44 34,15 63,41 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 BP-Perbatasan

143) Persentase lokasi prioritas kawasan perbatasan

yang memiliki rencana pengembangan potensi % - - 7.32 14.63 21.95 29.27 36.59 43.90 BP-Perbatasan

(15)

RPJMD

C Aspek Daya Saing

144) Nilai tukar petani % 100,48 101,1 101,23 101,3 101,2 101,3 101,3 101,3 Dintanbunak

Referensi

Dokumen terkait

Sebagaimana lazimnya sebuah alat ukur untuk mengukur kinerja suatu organisasi, maka indikator kinerja program pembangunan daerah ditetapkan dengan memenuhi kriteria

Indikator kinerja ini merupakan target-target capain per tahun yang yang diharapkan dapat tercapai sebagai bahan evaluasi capaian pembangunan daerah Kabupaten

Indikator yang digunakan untuk mengukur Pencapaian Sasaran 25 antara lain : a). Persentase barang kebutuhan pemda yang dapat ditetapkan standart harganya ; b). Tingkat

Indikator kinerja daerah ini ditunjukkan dari akumulasi pencapaian indikator outcome program pembangunan daerah setiap tahun atau indikator capaian yang bersifat

Indikator kinerja daerah dalam RPJMD Kabupaten Wakatobi tahun 2012-2016 dijadikan dasar oleh SKPD dalam pencapaian target kinerja program dan kegiatan pembangunan

Sebagaimana lazimnya sebuah alat ukur untuk mengukur kinerja suatu organisasi, maka indikator kinerja program pembangunan daerah ditetapkan dengan memenuhi kriteria sebagai

menjadi acuan dalam melakukan evaluasi kinerja pembangunan daerah setiap

Hal ini ditunjukkan dari akumulasi pencapaian indikator outcome program pembangunan daerah setiap tahun atau indikator capaian yang bersifat mandiri setiap tahun