• Tidak ada hasil yang ditemukan

ILMU DAN PENELITIAN Sub Pembahasan : 1) Ilmu dan Penalaran 2) Penelitian ilmiah 3) Proposisi dan Teori Dalam Penelitian 4) Metode Penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ILMU DAN PENELITIAN Sub Pembahasan : 1) Ilmu dan Penalaran 2) Penelitian ilmiah 3) Proposisi dan Teori Dalam Penelitian 4) Metode Penelitian"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

ILMU DAN PENELITIAN

Sub Pembahasan : 1) Ilmu dan Penalaran

2) Penelitian ilmiah

3) Proposisi dan Teori Dalam Penelitian 4) Metode Penelitian

tedi - last 08/16

(2)

Ilmu.

Ilmu adalah pengetahuan tentang fakta, baik eksakta (natura) maupun sosial yang berlaku umum dan sistematik, sehingga dapat disimpulkan pernyataan-

pernyataan berdasarkan kaidah-kaidah umum.

Ilmu selain merupakan himpunan pengetahuan yang sistematis, juga merupakan suatu metodologi, dalam hal

ini ilmu telah memberikan metode dan sistem, serta membentuk kebiasaan, meningkatkan kemampuan melakukan observasi, eksperimen, klasifikasi, analisis

dan generalisasi.

(3)

Catatan :

1) Metodologi adalah model yang mengandung prinsip-prinsip teoritis dan kerangka yang memberikan petunjuk bagaimana penelitian dilakukan dalam suatu konteks paradigma tertentu.

2) Paradigma adalah sejumlah proposisi yang menjelaskan bagaimana ‘dunia’ dihayati

3) Metode adalah cara/prosedur dan alat/teknik

untuk mengumpulkan data dan analisis data

(4)

Penalaran.

Ilmu membantu meningkatkan kemampuan berfikir secara logis yang disebut penalaran.

Proses berfikir logis adalah suatu refleksi yang teratur dan hati-hati yang lahir dari suatu keragu-raguan dan

keinginan untuk memperoleh suatu ketentuan yang kemudian berkembang menjadi masalah yang khas,

yang dipecahkan melalui penyelidikan berdasarkan

metode tertentu, sehingga diperoleh kesimpulan tentatif.

Dengan demikian, proses berfikir logis (penalaran) memiliki 2 (dua) unsur penting, yaitu :

(1) Logis, dan

(2) Analitis.

(5)

…Lanjutan : Penalaran.

Rasio atau fakta (data empiris) merupakan sumber utama penalaran.

Berfikir ilmiah merupakan gabungan antara penalaran secara deduktif dan induktif yang berkaitan erat dengan

rasionalisme dan empirisme.

Catatan :

1.

Induksi merupakan cara berfikir untuk menarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari kasus-kasus yang bersifat individual.

2.

Deduksi merupakan cara berfikir untuk menarik

kesimpulan yang bersifat khusus berdasarkan pernyataan

yang bersifat umum.

(6)

Pendekatan Deduktif dan Induktif

(Teori dan Empiris)

(7)

Penelitian Ilmiah

Penalaran dan observasi merupakan unsur dari Penelitian ilmiah.

Penelitian memiliki makna penyelidikan, investigasi,

pengujian/pemeriksaan, dan eksperimen yang dilakukan secara sistematis, teliti, kritis, objektif, dan logis.

Penelitian bisnis adalah

Penyelidikan atau investigasi terhadap suatu masalah tertentu yang dilakukan secara

terorganisir, sistematis, berdasarkan data, kritis, dan objektif, dengan maksud untuk memperoleh

jawaban/solusi atas masalah yang dihadapi

manajemen.

(8)

…Lanjutan : Penelitian ilmiah.

Kebenaran yang diperoleh melalui penelitian adalah suatu kebenaran yang telah ditemukan melalui proses ilmiah.

Kebenaran ilmiah dapat diterima bila :

1) Adanya koheren,  pernyataan dianggap benar bila koheren atau konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. --- Berfikir secara deduktif adalah menggunakan sifat koheren dalam menentukan kebenaran. (mahluk hidup mati, maka si polan akan mati)

2) Adanya koresponden,  pernyataan dianggap benar bila materi pengetahuan yang terkandung dalam pernyataan tersebut berhubungan atau memiliki korespondensi dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut. --- Berfikir secara induktif adalah menggunakan sifat koresponden dalam menentukan kebenaran (ayam mati, singa mati, semua hewan akan mati)

3) Adanya sifat Pragmatis,  pernyataan dianggap benar karena pernyataan tsb mempunyai sifat fungsional dalam kehidupan praktis (teori X digunakan untuk mengembangkan teknik Z, dan secara ilmiah teknik Z terbukti benar dalam kehidupan sehari-hari ; maka teori X adalah benar)

(9)

Proposisi, dan Teori Dalam penelitian.

Proposisi adalah pernyataan tentang sifat dari realita yang dapat diuji kebenarannya.

Proposisi yang sudah dirumuskan sedemikian rupa dan sementara diterima untuk diuji kebenarannya disebut

Hipotesis.

Dalam ilmu sosial, proposisi biasanya diartikan sebagai pernyataan antara dua atau lebih konsep (misalnya :

Teknologi informasi adalah salah satu faktor yang menentukan keandalan suatu Sistem Informasi

Akuntansi)

(10)

…lanjutan : proposisi, …

Teori adalah suatu set konsep atau construct yang saling berhubungan ; set dari proposisi yang mengandung suatu

pandangan sistematis dari fenomena.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan mengenai teori, yaitu :

1) Teori adalah sebuah set proposisi yang terdiri dari construct yang sudah didefinisikan secara luas dan dengan hubungan unsur-unsur dalam set tersebut secara jelas.

2) Teori menjelaskan hubungan antar variabel atau antar construct sehingga pandangan yang sistematis dari fenomena- fenomena yang diterangkan oleh variabel dapat terlihat dengan jelas.

3) Teori menerangkan fenomena dengan cara menspesifikasikan variabel-variabel yang berhubungan secara konseptual.

(11)

Teori Dalam Ilmu Sosial

(12)

…lanjutan : proposisi, …

Teori merupakan tool of science yang berperan sebagai berikut : 1) Teori sebagai orientasi utama dari ilmu. Fungsi utama dari

teori adalah memberi batasan terhadap ilmu dengan cara memperkecil jangkauan dari fakta yang akan dipelajari.

2) Teori sebagai konsepsualisasi dan klasifikasi. Teori memberikan rencana konseptual dengan cara

mengklasifikasikan fenomena-fenomena yang relevan secara sistematis.

3) Teori meringkas data. Dengan adanya teori, generalisasi terhadap hasil penelitian dapat dilakukan dengan mudah.

4) Teori memprediksi fakta. Pengikhtisaran fakta oleh teori akan menghasilkan uniformitas dari pengamatan-pengamatan.

5) Teori memperjelas celah kosong. Teori dapat memberikan petuntuk dan memperjelas aspek dari ilmu pengetahuan yang belum dieksplorasi.

(13)

…lanjutan : proposisi, …

Peran teori dalam penelitian, yaitu :

1) Teori meningkatkan keberhasilan penelitian karena teori dapat merangkum temuan-temuan khas ke dalam satu kesatuan, serta memperjelas proses- proses yang terjadi di dalamnya.

2) Teori dapat memberikan penjelasan mengenai hubungan antar variabel yang sedang diteliti.

Dilain pihak, penelitian dapat menguji teori, memperjelas konsep teori, mengubah fokus teori,

atau mengembangkan teori yang sudah ada

(14)

Peran Teori Dalam Penelitian Kualitatif

(15)

Peran Teori Dalam Penelitian Kuantitatif

(16)

…lanjutan : proposisi, …

Catatan :

1) Konsep adalah batasan atau definisi yang digunakan untuk menggambarkan secara abstrak keadaan, kejadian, kelompok, atau individu yang menjadi pusat perhatian. Misalnya : Partisipasi

2) Construct adalah konsep yang lebih rendah tingkat

abstraksinya, Misalnya : construct dari Partisipasi

adalah : Materi, karya, moril, tenaga.

(17)

Metode Penelitian.

Secara umum, penelitian terdiri atas 2 tipe, yaitu : 1) penelitian dasar (basic research), dan

2) penelitian terapan (applied research).

Penelitian dasar menghasilkan pengetahuan umum dan

pengertian-pengertian mengenai alam serta hukum-hukumnya yang digunakan sebagai dasar dalam memecahkan masalah- masalah praktis secara parsial, dengan fokus kesinambungan dan

integritas dari ilmu dan filosofi

Penelitian terapan menghasilkan suatu pengetahuan aplikatif yang digunakan untuk memecahkan masalah secara keseluruhan.

(18)

Perbandingan Penelitian Dasar dan Penelitian Aplikatif dalam Penelitian Bisnis.

(19)

Lanjutan.

Penelitian dibedakan juga berdasarkan pendekatan dalam analisis data, yaitu :

1. Penelitian Kualitatif

2. Pendekatan Kuantitatif

(20)

…lanjutan : metode …

Penelitian memiliki ciri yang merupakan kesimpulan mengenai ilmu dan pemikiran reflektif, yaitu :

1) Penelitian terfokus kepada masalah yang ingin dipecahkan 2) Penelitian mengandung unsur originalitas

3) Penelitian didasarkan kepada pandangan ‘ingin tahu’

4) Penelitian dilakukan dengan pandangan terbuka

5) Penelitian didasarkan kepada asumsi bahwa suatu fenomena mempunyai hukum dan aturan (order)

6) Penelitian dimaksudkan guna menemukan generalisasi

7) Penelitian merupakan studi tentang sebab akibat/korelasional 8) Penelitian menggunakan pengukuran

9) Penelitian menggunakan teknik yang secara sadar diketahui.

(21)

…lanjutan : metode …

Karakteristik utama dari penelitian ilmiah : 1) Bertujuan (purposiveness)

2) Dilakukan secara hati-hati (rigor) 3) Dapat diuji (testability)

4) Memiliki sifat replikasi situasi (Replicability)

5) Presisi (derajat akurasi berdasarkan sampel), dan meyakinkan (probabilitas kebenaran suatu

estimasi/confidence level) (Precision and confidence)

6) Objektif (objectivity)

7) Dapat digeneralisasi (aplikabilitas hasil dari suatu tatanan ke tatanan lain (generalizability)

8) Simplisitas/kesederhanaan (parsimony)

(22)

…lanjutan : metode …

Suatu penelitian dilaksanakan berdasarkan metode penelitian tertentu, sehingga peneliti memiliki panduan

yang jelas mengenai bagaimana penelitian harus dilakukan.

Metode penelitian berhubungan dengan prosedur

(urutan/tahapan pekerjaan)

, dan teknik

(cara pemilihan alat ukur).

Metode penelitian yang ada lebih banyak didasarkan kepada sifat masalah, tempat, jangkauan waktu, dan

area ilmu pengetahuan yang mendukungnya

(23)

…lanjutan : metode …

Beberapa pandangan mengenai pengelompokan metode penelitian.

Pendapat 1 : Metode penelitian dikelompokan kedalam 5 kelompok, yaitu :

1) Metode Sejarah 2) Metode Deskripsi : a. Metode Survey

b. Metode Deskriptif berkesinambungan c. Metode Studi Kasus

d. Metode Analisa Pekerjaan Dan Aktivitas e. Metode Studi Komperatif

f. Metode Studi Waktu Dan Gerak 3) Metode Eksperimen

4) Metode Grounded Research 5) Metode Penelitian Tindakan

(24)

…lanjutan : metode …

Pendapat 2 : Metode Penelitian dikelompokan menjadi 3 kelompok utama :

1) Metode Deskriptif

2) Metode Pengujian Hipotesis (Ekspalanatif) 3) Metode Eksploratif

Pendapat 3 : Metode Penelitian dikelompokan menjadi 4 kelompok, yaitu :

1) Metode Filosofis 2) Metode Deskriptif 3) Metode Sejarah

4) Metode Eksperimen

Perbedaan pandangan tersebut lebih kepada fokus disiplin ilmu, sementara substansinya adalah sama, yaitu : menghindari cara berfikir

spekulatif dan langkah trial and error, serta untuk meningkatkan objektivitas.

Referensi

Dokumen terkait

Bervariasinya nilai moneter yang diterima auditor pada tiap pekerjaan audit yang dilakukannya berdasarkan hasil negosiasi, tidak menutup kemungkinan akan

Rencana Kerja Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) Dinas Syariat Islam Aceh merupakan dokumen perencanaan Aceh untuk periode 1 (satu) tahun atau disebut juga rencana pembangunan

Dan saat ini PT.Pelayaran  Nasional Indonesia (Persero) Cabang Semarang melayani 3 kapal dengan  beragam type dan rute yang berbeda yakni KM.Kelimutu,KM.Lawit

Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pembelajaran IPA fisika dengan pendekatan inkuiri yang mampu menumbuhkan kompetensi memecahkan masalah, yang mampu

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penilaian efektivitas pelayanan samsat 86 di UPTD Kantor Bersama Samsat 86 Kabupaten Bangkalan Madura yang diukur menggukan

Dari kenyataan diatas penulis memandang penelitian ini sangat perlu dilakukan dengan beberapa pertimbangan: Pertama, pendidikan karakter di sekolah atau madrasah

Hal ini yang mendorong peneliti untuk membuat kostum tari berbasis bahan daur ulang subtema tanaman bunga. Pemilihan kostum tari berbasis bahan daur ulang ini