i
PEMIKIRAN DAN KRITIK IBNU KHALDUN (1332-1406 M) TERHADAP ILMU ‘AQLIY DALAM KITAB MUKADDIMAH
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi Sebagian Persyaratan
guna Melengkapi Gelar Sarjana Sastra Progam Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sebelas Maret Surakarta
Disusun Oleh:
JOKO SANTOSO NIM C1013032
PROGRAM STUDI SASTRA ARAB FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA 2017
ii
iii
iv
v MOTTO
سانلل مهعفنأ سانلا يرخ
Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lain (H.R Thabraniy)
وتايح ؿوط لهلجا ؿذ عرتج ةعاس ملعتلا رم ؽذي لم نمف
Orang yang tidak pernah merasakan pahitnya belajar walau sesaat, maka ia akan meneguk kebodohan sepanjang hayat.
(Imam Syafi’i)
Ilmu datangnya dari Allah, tetapi hanya akan didapat oleh jiwa yang aktif dan kreatif
(Syed Muhammad Naquib Al-Attas)
vi
PERSEMBAHAN
Syukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan Skripsi ini penulis persembahkan untuk:
Suparno & Suparti, orang tua penulis yang tak henti mendoakan Eko Nur Yuliatin, kakak penulis
Dialinda Agustina, adik penulis Semua keluarga besar
Semua teman seperjuangan, Sastra Arab UNS 2013
vii
KATA PENGANTAR
Syukur kepada Allah yang telah memberi kenikmatan, kasih sayang, cinta dan ridha yang tiada henti. Tiada henti syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas terselesaikannya skripsi ini dengan baik. Shalawat dan salam atas insan utusan, Nabi Muhammad SAW yang darinya umat manusia tercerahkan dengan cahaya petunjuk.
Tak lupa ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Dengan segala kerendahan hati dan kebanggaan, penulis ucapkan terima kasih kepada:
1. Suparno dan Suparti, orang tua penulis atas segala doa dan kerja keras yang dilakukan selama ini.
2. Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta atas kesempatan yang diberikan kepada penulis untuk kuliah dan menyelesaikan skripsi.
3. M. Farkhan Mujahidin, S.Ag., M.Ag., selaku Kepala Program Studi Sastra Arab, dan pembimbing skripsi yang telah sabar dalam memberikan pengarahan, motivasi, dan ilmu yang bermanfaat bagi penulis dalam studi di Sastra Arab dan dalam penyusunan serta penyelesaian skripsi ini.
4. Dr. Suryo Ediyono, M.Hum., selaku koordinator minat Kajian Timur Tengah yang telah memberikan motivasi, bimbingan dan ilmu kepada penulis.
5. Dr. Istadyantha, M.S., selaku dosen minat Kajian Timur Tengah yang telah memberikan motivasi, bimbingan dan arahan kepada penulis.
viii
6. Afnan Arummi, S.H.I., MA., selaku dosen Pembimbing Akademik yang telah banyak memberikan ilmu, motivasi dan dukungan kepada penulis selama studi di Sastra Arab.
7. Abdul Malik, S.S., M.Hum., Arifuddin, Lc., M.A., Muhammad Yunus Anis, S.S., M.A., Muhammad Ridwan, S.S., M.A., Dr. Eva Farhah, M.A., Ph.D., Nurul Hidayati, S.S., M.A., Nur Hidayah, Lc., M.A., dan seluruh dosen Sastra Arab yang telah membagikan ilmunya yang luar biasa kepada penulis dan tak lupa kepada Rita Hindrawati, S.S. yang telah memberikan kemudahan dalam admistrasi bagi penulis untuk kelancaran studi di Program Studi Sastra Arab.
8. Teman-teman Sastra Arab 2013, baik di KTT, Sastra, Linguistik maupun Penerjemahan, syukran buat persahabatan, ilmu dan motivasinya: Abdul, Agus, Anmut, Artia, Asri, Azmil, Dewi, Dila, Dita, Enki, Eris, Falah, Fatma, Gigin, Gun Gun, Habib, Hana Nabila, Hana Ulfa, Hanifah, Hapis, Hiraki, Heni, Indri, Irfan, Isti’anah, Istiqomah, Kurniasih, Mas Ahmad, Mbak Endah, Mufidah, Mustaqim, Nia, Nina, Nopal, Qoidah, Qonita, Qusnul, Ramiz, Rahmad, Rif’an, Rusi, Saipul, Tamara, Ulfah, Vega, Wahyu, Winda, Yaser, Yudi, Zula.
9. Teman-teman Saja Nasheed, terima kasih atas diskusi, motivasi, dan kelonggaran waktunya di sela-sela kesibukan bernasyid.
10. Teman-teman Komunitas Pintu Indonesia, terima kasih atas motivasi dalam studi selama ini.
11. Semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.
ix
Semoga yang penulis harapkan dapat terkabul, yaitu keridhaan dan balasan dari Allah SWT dengan sebaik-baiknya balasan atas bantuan yang diberikan kepada penulis selama ini.
Terakhir, penulis berharap agar skripsi ini dapat bermanfaat bagi penuntut ilmu umumnya, dan bagi peminat Kajian Timur Tengah khususnya.
Surakarta, 31 Juli 2017
Joko Santoso
x
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN
Transliterasi bahasa Arab ke dalam huruf Latin yang digunakan dalam penelitian ini berpedoman kepada Pedoman Transliterasi Arab-Latin keputusan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 158 tahun 1987 dan Nomor : 0543 b/U/1987.
Tertanggal 10 September 1987 dengan beberapa perubahan.
Perubahan dilakukan mengingat alasan kemudahan penghafalan, dan penguasaannya. Penguasaan kaidah tersebut sangat penting mengingat praktek transliterasi akan terganggu, tidak cermat, dan akan menimbulkan kesalahan jika pedomannya tidak benar-benar dikuasai. Pedoman transliterasi Arab-Latin ini dirumuskan dengan lengkap mengingat peranannya yang penting untuk pembahasan ini.
Adapun kaidah transliterasi setelah dilakukan perubahan pada penulisan beberapa konsonan, penulisan ta’ul-marbūthah, dan penulisan kata sandang yang dilambangkan dengan (ؿا) adalah sebagai berikut:
A. Penulisan Konsonan
No Huruf
Arab
Nama Kaidah Keputusan Bersama Menteri Agama-
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Perubahan
1
ا
Alif Tidak dilambangkan Tidakdilambangkan
2
ب
bā’ B B3
ت
tā’ T T4
ث
tsā’ S Ts5
ج
Jīm J Jxi
6
ح
chā’ H Ch7
خ
khā’ Kh Kh8
د
Dāl D D9
ذ
Dzāl Z Dz10
ر
rā’ R R11
ز
Zai Z Z12
س
Sīn S S13
ش
Syīn Sy Sy14
ص
Shād S Sh15
ض
Dhād D Dh16
ط
thā’ T Th17
ظ
dzā’ Z Zh18
ع
‘ain ‘ ‘19
غ
Ghain G Gh20
ؼ
fā’ F F21
ؽ
Qāf Q Q22
ؾ
Kāf K K23
ؿ
Lām L L24
ـ
Mīm M M25
ف
Nūn N N26
ك
Wau W W27
ق
hā’ H H28
ء
Hamzah ' ‘ jika di tengah dandi akhir
xii
29
ي
yā’ Y YB. Penulisan Vokal
1. Penulisan vokal tunggal
No Tanda Nama Huruf Latin Nama
1
ﹷ
Fatchah A A2
ﹻ
Kasrah I I3
ﹹ
Dhammah U UContoh:
ك ت
ب
: katabaب س ح
: chasibaب تُك
: kutiba2. Penulisan vokal rangkap
No Huruf/Harakat Nama Huruf Latin Nama
1
ى ػ
fatchah/yā’ Ai a dan i2
و ػ
fatchah/wau Au a dan uContoh:
ك ي
ف
: kaifaؿ و ح
: chaula3. Penulisan Mad (Tanda Panjang)
No Harakat/Charf Nama Huruf/Tanda Nama
1
اػ ػػ ىػ
fatchah/alif atau yā Ā abergaris atas
xiii
2
ى ػ
kasrah/ yā Ī i bergarisatas
3
وُػ
dhammah/wau Ū ubergaris atas Contoh:
ق
ؿا
: qālaق ي
ل
: qīlaر م
ى
: ramāػي ُق
ُؿ و
: yaqūluA. Penulisan Ta’ul-Marbuthah
1) Rumusan MA-MPK adalah: kalau pada suatu kata yang akhir katanya tā’ul-marbūthah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang al, serta bacaan kedua kata itu terpisah maka tā’ul-marbūthah itu ditransliterasikan dengan ha (h)
2) Perubahannya adalah: Tā’ul-Marbūthah berharakat fatchah, kasrah, atau dhammah dan pelafalannya dilanjutkan dengan kata selanjutnya transliterasinya dengan t, sedangkan tā’ul-marbūthah sukun/mati transliterasinya dengan h, contoh:
لا م د ػي ن ُة لا ُم ػن
و ر ُة
: Al-Madīnah Al-Munawwarah atau Al-Madīnatul-Munawwarah
ة ح ل ط
: Thalchah B. Syaddahxiv
Syaddah yang dalam bahasa Arab dilambangkan dengan sebuah tanda (ﹽ) transliterasinya adalah dengan mendobelkan huruf yang bersyaddah tersebut, contohnya adalah:
ر ػب نا
: rabbanāرلا
ُح ك
: a’r-rūchس ي
د ة
: sayyidahC. Penanda Ma’rifah (
ؿا
)1) Rumusan Menteri Agama-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah sebagai berikut:
a) Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyyah ditransliterasikan sesuai bunyinya, yaitu huruf i diganti dengan huruf yang sama dengan huruf yang langsung mengikuti kata sandang itu.
b) Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyyah ditransliterasikan sesuai dengan aturan yang digariskan di depan dan sesuai pula dengan bunyinya.
c) Baik diikuti huruf syamsiyyah maupun huruf qamariyyah, kata sandang ditulis terpisah dari kata yang mengikuti dan dihubungkan dengan tanda sambung/hubung, contohnya adalah:
رلا
ُل ُج
: ar-rajuluسلا ي د
ُة
: as-sayyidatuقلا
ل ُم
: al-qalamuلجا ل
ُؿ
: al-jalālu 2) Perubahannya adalah sebagai berikut:xv
a) Jika dihubungkan dengan kata berhuruf awal qamariyyah ditulis al- dan ditulis l- apabila di tengah kalimat, contohnya adalah:
قلا ل ُم لجا د ي
ُد
: al-qalamul-jadīduلا م د ػي ن لا ُم ُة ػن و ر
ة
: Al-Madīnatul-Munawwarahb) Jika dihubungkan dengan kata yang berhuruf awal syamsiyyah, penanda ma’rifahnya tidak ditulis, huruf syamsiyyah-nya ditulis rangkap dua dan sebelumnya diberikan apostrof, contohnya adalah:
رلا
ُل ُج
: a’r-rajuluسلا ي د
ُة
: a’s-sayyidatuD. Penulisan Kata
Setiap kata baik ism, fi’l, dan charf ditulis terpisah. Untuk kata-kata yang dalam bahasa Arab lazim dirangkaikan dengan kata lainnya, transliterasinya mengikuti kelaziman yang ada dalam bahasa Arab. Untuk charf wa dan fa pentrasliterasiannya dapat dipisahkan. Contohnya adalah sebagai berikut:
ك إ الل ف
ُ ل و خ ػي ُر رلا زا ق
ي
: Wa innā’l-Lāha lahuwa khairu’r-rāziqīnف أ ك ُػف و لا ا ك ي ل ك لا م ػي
فا ز
: Fa auful-kaila wal-mīzānس ب م الل رلا ح رلا ن ح ي
م
: Bismi’l-Lāhi’r-Rachmāni’r-Rachīmإ ن ا ك إ لل ن إ ا ل ي و ر ُع و جا
ف
: innā li’Lāhi wa innā ilaihi rāji’ūnE. Huruf Kapital
Meskipun dalam bahasa Arab tidak digunakan huruf kapital, akan tetapi dalam transliterasinya digunakan huruf kapital sesuai dengan ketentuan Ejaan
xvi
Yang Disempurnakan (EYD) dalam bahasa Indonesia. Contohnya adalah sebagai berikut:
ك م ُم ا د م إ ر لّ
ُس و
ؿ
: Wa mā Muchammadun Illā rasūlunلا م ُد ر لل ب لا ع لاػػ
ي م
: Al-Chamdu li’l-Lāhi rabbil-‘ālamīnه ُر ش ر م ض فا لا ذ ُأ ي ن ز ف ي و ؿ لا ُق ر
ُفآ
: Syahru Ramadhāna’l-ladzī unzila fīhi’l-Qur’ānxvii DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
HALAMAN PERNYATAAN ... iv
HALAMAN MOTTO ... v
HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN ... ix
DAFTAR ISI ... xvii
DAFTAR TABEL ... xx
DAFTAR SINGKATAN ... xxi
DAFTAR LAMPIRAN ... xxii
GLOSARIUM ... xxiii
ABSTRAK ... xxiv
ABSTRACT ... xxv
AL-MULAKHASH ... xxvi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 9
C. Tujuan Penelitian ... 9
D. Pembatasan Masalah ... 10
E. Manfaat Penelitian ... 10
F. Landasan Teori... 11
G. Sumber Data ... 13
H. Metode Penelitian ... 15
I .Sistematika Penulisan ... 16
xviii
BAB II PEMBAHASAN... 18
A. Biografi Ibnu Khaldun ... 18
1. Sejarah Hidup ... 18
2. Corak Pemikiran ... 27
B. Kitab Mukaddimah ... 32
C. Perkembangan Ilmu Sebelum Masa Hidup Ibnu Khaldun ... 39
D. Pembagian Ilmu Menurut Ibnu Khaldun ... 44
1. Ilmu Naqliy ... 47
2. Ilmu ‘Aqliy ... 49
E. Gagasan dan Kritik Ibnu Khaldun terhadap Ilmu ‘Aqliy ... 52
1. Ilmu Bilangan ... 54
a. Gagasan Ilmu Bilangan ... 56
b. Kritik terhadap Ilmu Bilangan ... 63
2. Ilmu Handasah ... 64
a. Gagasan Ilmu Handasah ... 66
b. Manfaat Ilmu Handasah... 67
3. Astronomi ... 69
a. Gagasan Ilmu Astronomi ... 72
b. Kritik terhadap Ilmu Astronomi ... 75
4. Ilmu Manthiq ... 77
a. Gagasan Ilmu Manthiq ... 78
b. Kritik terhadap Ilmu Manthiq ... 81
5. Ilmu Thabi’iyyāt ... 81
a. Gagasan Ilmu Thabi’iyyāt... 82
b. Kritik terhadap Thabi’iyyāt ... 95
6. Teologi ... 100
a. Gagasan Teologi ... 101
b. Kritik terhadap Teologi ... 104
xix
7. Filsafat ... 107
a. Sejarah Filsafat ... 107
b. Definisi Filsafat ... 112
c. Masuknya Filsafat ke Dunia Arab ... 114
d. Gagasan Filsafat ... 120
e. Kritik terhadap Filsafat ... 123
BAB III PENUTUP ... 127
A. KESIMPULAN ... 127
B. SARAN ... 129
DAFTAR PUSTAKA ... 131
LAMPIRAN ... 135
xx
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Penulisan Konsonan ... ix
Tabel 2 Penulisan Vokal Tunggal ... xi
Tabel 3 Penulisan Vokal Rangkap ... xi
Tabel 4 Penulisan Mad ... xi
xxi
DAFTAR SINGKATAN
H : Hijriyyah M : Masehi
SAW : Shall llahu ‘alaihi wasallam SM : Sebelum Masehi
SWT : Subch nahu wa Ta’ala
xxii
DAFTAR LAMPIRAN
Gambar 1. Lukisan Wajah Ibnu Khaldun ... 131
Gambar 2. Patung Ibnu Khaldun di Tunisia ... 131
Gambar 3. Kitab Mukaddimah berbahasa Inggris ... 132
Gambar 4. Kitab Mukaddimah berbahasa Arab ... 132
xxiii GLOSARIUM
‘Aqliy : Ilmu yang berlandaskan pada akal.
Naqliy : Ilmu yang berlandaskan pada wahyu.
Filsuf : Ahli filsafat.
Hijriyyah : Penanggalan tahun Islam.
Naturalisme :Aliran filsafat yang hanya menerima nature (alam) sebagai keseluruhan realitas.
Masehi : Perhitungan tahun yang dimulai sejak lahirnya Nabi Isa.
Sebelum Masehi : Perhitungan tahun yang dimulai sebelum lahirnya Nabi Isa Sekuler : Bersifat duniawi atau kebendaan.
xxiv ABSTRAK
Joko Santoso. C1013032. 2017. Pemikiran dan Kritik Ibnu Khaldun (1332 - 1406 M) terhadap Ilmu ‘Aqliy dalam Kitab Mukaddimah. Skripsi Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penelitian ini membahas: (1) Gagasan Ilmu ‘Aqliy Ibnu Khaldun, (2) Kritik Ibnu Khaldun terhadap ilmu ‘Aqliy dalam kitab Mukaddimah.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang disajikan secara deskriptif, yaitu dengan mendeskripsikan perkembangan ilmu ‘Aqliy sebelum Ibnu Khaldun, kemudian mendeskripsikan gagasan dan kritik Ibnu Khaldun terhadap ilmu ‘Aqliy yang berkembang pada zamannya dalam kitab Mukaddimah.
Berdasarkan penelitian ini dihasilkan kesimpulan, pertama Ibnu Khaldun membagi ilmu ‘Aqliy menjadi tujuh ilmu, yaitu Ilmu Bilangan, Ilmu Handasah, Astronomi, Ilmu Mantiq, Ilmu Thabi’iyyat, Teologi, dan Filsafat. Ilmu ‘Aqliy menurut Ibnu Khaldun tidak hanya sebatas wilayah fisika, tetapi juga menyangkut wilayah metafisika. Kedua, Ibnu Khaldun mengkritik ilmu ‘Aqliy yang berkembang pada masa hidupnya. Ilmu ‘Aqliy yang berkembang masih bercampur dengan keyakinan animisme seperti yang terjadi pada ilmu Thabi’iyyat dan Astronomi, mitologi seperti yang terjadi pada ilmu Kimia, serta bersifat sekuler seperti yang terjadi pada Filsafat.
Kata Kunci: Pemikiran, Kritik, Ibnu Khaldun, Mukaddimah dan Ilmu ‘Aqliy.
xxv ABSTRACT
Joko Santoso. C1013032. 2017. Ibnu Khaldun’s (1332-1406 M) Thought and Criticism of Rational Sciences in the Book Mukaddimah. Thesis of Arabic Literature Department Faculty of Cultural Sciences Sebelas Maret University Surakarta.
This research discusses: (1) Ibnu Khaldun thoughts about Rational Sciences, (2) Ibnu Khaldun criticism of Rational Sciences in the book Mukaddimah.
The method used is qualitative presented descriptively, that is by describing the development of Rational sciences before Ibnu Khaldun, then describe the Ibnu Khaldun’s thought and criticism of Rational sciences from the book Mukaddimah.
The results of this research are, first, Ibnu Khaldun’s view of Rational Science devided into seven classes: they are science of Numbers, Handasah sciences, Astronomy, Logic sciences, Natural sciences, Theology and Philosophy.
The Rational Sciences of Ibnu Khaldun not only limited to area of physics, but also concerning to the area of metaphysics. Second, Ibnu Khaldun criticizes Rational sciences that developed during his life. Rational sciences at the time it developed was still mixed with animism, mithology beliefs and secularism.
Keywords: Thoughts, Critics, Ibnu Khaldun, Mukaddimah and Rational Sciences.
xxvi
صخللما
س وكوج ا
ج بلاطلا ديقلا مقر .وسوتن ٠١٠٢١٢١
. ١١٠٢ و ةركف . نودلخ نبا دقن
( ٠٢٢١ - ٠٣١١ م
) لل .ةمّدقلما باتك في يلقعلا ملع
ثبح
ـولعلا ةيلكب بيرعلا بدلأا مسقل
تركاروس سرام سلبس ةعماج ةيفاقثلا .ا
:ثحبلا اذى شقاني (
١ ) ك فكدلخ نبلإ يلقعلا ملع ةركف (
٢ ) ملعلل فكدلخ نبا دقن
.ةم دقلما باتك في يلقعلا نع ثحبي جهنلما اذى .يريوصتلا يعونلا وى ثحبلا اذى في جهنلما
يلقعلا ملعلا روطت
فكدلخ نبا لبق باتك في ونامز في رشتنلما يلقعلا ملعلل فكدلخ نبا دقن ك ةركف روطت ثحبي ثم ˓
.ةم دقلما ثحبلا اذى صلختسي
لّكأ ˓ يبنامج ملعلا فكدلخ نبا م سق ˓ ملع ك يلقعلا ملع اهم ˓
ددعلا ـولعلا :ـولعلا ةعبس لىإ يلقعلا ملعلا فكدلخ نبا م سقي .يلقنلا ملع ك ةيسدنلا ـولعلا ك ةي
يرغ يلقعلا ملع فأ هدنع نم ك .ةفسلفلا ك تايللإا ملع ك تايعيبطلا ـولعلا ك قطنلما ملع ك ةئيلا ايناث .أضيأ ةعيبطلا ءارك ام ىلع لمشتي ونكل ك يعيبطلاب دكدم يلقعلا ملعلاب فكدلخ نبا د قني ˓
ةيمينلأاب طولمخ و نأ (
Animisme
جولوتيلما ك ) ( ةي
Mitologi
( ةيناملعلا ك )
Sekulerisme