Prediksi luas kebakaran hutan dan lahan pada tahun akibat faktor antropogenik menggunakan data CMIP5
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Selanjutnya, hubungan kepadatan titik api (hotspot) dengan curah hujan bulanan pada bulan Juli-Oktober tahun 2001-2013 di Provinsi Kalimantan Barat baik lahan gambut
Dalam sistem informasi yang dibangun, untuk merepresentasikan tingkat bahaya kebakaran hutan dan Lahan berdasarkan unsur cuaca di wilayah Kalimantan Barat
Kegiatan ini dititikberatkan pada analisis sebaran data titik panas sebaran, sebaran luasan kebakaran lahan dan hutan, dan tumpang susun hasil analisis tersebut
Hasil pendugaan luas area kebakaran hutan dengan menggunakan MARS menghasilkan beberapa variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu : FFMC, hari, temper- atur, DMC,
Dalam sistem informasi yang dibangun, untuk merepresentasikan tingkat bahaya kebakaran hutan dan Lahan berdasarkan unsur cuaca di wilayah Kalimantan Barat
ini disebabkan area terbakar tanah terbuka didominasi oleh lahan gambut, selain itu tingginya emisi karbondioksida yang dihasilkan akibat kebakaran hutan dan
Ada banyak faktor yang menyebabkan kebakaran hutan di Riau, yaitu penebangan hutan besar-besaran untuk perkebunan, illegal logging, peraturan-peraturan dan lemahnya kapasitas dan peran
DOI:10.30598/jhppk.2021.5.1.1 ISSN ONLINE:2621-8798 Page 1 TINGKAT KERAWANAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SIG DI KOTA AMBON STUDI KASUS DI