• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... BAB I PENDAHULUAN KONDISI UMUM... 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... BAB I PENDAHULUAN KONDISI UMUM... 1"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Perencanaan merupakan fondasi paling mendasar dalam menentukan arah kebijakan tepat dalam melalui pengejawantahan program dan kegiatan. Perencanan Strategis merupakan acuan bagi semua pihak, demi terciptaanya formulasi kebijakan yang menyentuh semua aspek, dimana secara garis besar proses input, output, monitoring dan outcome dapat berjalan sebagaima mestinya.

Rencana Strategis (Renstra) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas Tahun 2015 – 2019 merupakan pedoman selama lima tahun ke depan serta merupakan panduan bagi tugas pokok dan fungsi seluruh elemen KPU Kabupaten Padang Lawas. Adapun penyusunan Restra ini dengan mempertimbangkan aspek perubahan keadaan lingkungan yang sudah barang tentu akan berpengaruh pada potensi, peluang dan tantangan yang akan dihadapi oleh KPU Padang Lawas serta stakeholder terkait dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Renstra ini disusun dengan berpedoman pada RPJMN 2015 – 2019, dan sekaligus dimaksudkan untuk memberikan kontribusi keberhasilan pencapaian sasaran, agenda, dan misi pembangunan serta Visi Indonesia 2019 sebagaimana dimanatkan RPJMN 2015 – 2019.

Berdasarkan hal-hal tersebut maka seluruh unit kerja, yang meliputi pimpinan dan staf KPU Kabupaten Padang Lawas harus melaksanakan secara lebih terencana, tepat sasaran, akuntabel serta berorientasi terhadap peningkatan kinerja. Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaanya dan mewujudkan keberhasilan visi Renstra KPU Kabupaten Padang Lawas Tahun 2015 – 2019 yaitu menjadi “Penyelenggara Pemilihan Umum yang Mandiri, Professional dan Berintegritas, Untuk Terwujudnya Pemilu yang Luber dan Jurdil.

Dokumen Renstra ini disusun sebagai acuan dalam kegiatan tahun 2015 – 2019, dalam mewujudkan KPU Kabupaten Padang Lawas sebagai penyelenggara Pemilu yang memiliki integritas dan kredibilitas.

(2)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR GAMBAR ... iii

DAFTAR TABEL ... iv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 KONDISI UMUM ... 1

1.2 PERMASALAHAN DAN POTENSI... 9

BAB II VISI DAN MISI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS ... 12

2.1 VISI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS ... 12

2.2 MISI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS ... 12

2.3 SASARAN STRATEGIS ... 13

BAB III ARAH KEBIJAKAN, STRATEGI, KERANGKA REGULASI DAN KERANGKA KELEMBAGAAN ... 14 3.1 ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS ... 14 3.2 KERANGKA REGULASI ... 20

BAB IV TARGET KINERJA DAN KERANGKA PENDANAAN ... 23

4.1 TARGET KINERJA ... 23

4.2 KERANGKA PENDANAAN... 27

BAB V PENUTUP ... 33 LAMPIRAN 1 MATRIKS KINERJA DAN PENDANAAN KPU KABUPATEN

(3)

PADANG LAWAS

(4)

DAFTAR GAMBAR

GAMBAR 1 Bagan Organisasi KPU Kabupaten PADANG LAWAS Periode 2014- 2019...

7

GAMBAR 2 Struktur Organisasi Sekretariat KPU Kabupaten PADANG LAWAS...

7

(5)

DAFTAR TABEL

TABEL 1 Rekapitulasi Pegawai Berdasarkan Pendidikan ... 8 TABEL 2 Kegiatan dan Indikator Kinerja Kegiatan Program Dukungan

Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya ... 16 TABEL 3 Kegiatan dan Indikator Kinerja Kegiatan Program Penguatan

Kelembagaan Demokrasi dan Perbaikan Proses Politik ... 19 TABEL 4 Target Kinerja KPU Kabupaten PADANG LAWAS selama 5 Tahun

(2015-2019)

...

23

TABEL 5 Kerangka Pendanaan Program KPU Kabupaten PADANG LAWAS

selama 5 Tahun (2015-2019)

...

27

TABEL 6 Kerangka Pendanaan Kegiatan KPU Kabupaten PADANG LAWAS

selama 5 Tahun (2015-2019)

...

27

(6)

BAB I PENDAHULUAN

Perencanaan merupakan pemilihan dan perencanaan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi kebijakan proyek, program, prosedur, metode, sistem anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu dalam suatu perencanaan terdapat formulasi yang sifatnya integral dari berbagai aspek demi tercapainya sebuah tujuan.

Dalam konteks penyelenggaraan Negara dan Pemerintahan, perencaan baik itu jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang, dirangkum dalam sebuah desain kerja Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) dalam jangka waktu 20 tahun kedepan. Hal ini sebagaimana dimanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Dengan mengacu pada peraturan ini, maka setiap Kementerian/Lembaga diharuskan untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra) Kementerian/Lembaga yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN).

Dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 yang memberikan amanat kepada KPU untuk menyelanggarakan Pemilihan Umum pada tingkat Lokal dan Nasional, maka KPU Kabupaten Padang Lawas menyusun Renstra sebagaimana dimaksud. Adapun Renstra ini sendiri disusun untuk menyikapi tantangan internal maupun eksternal yang dihadapi lembaga ini seiring dengan dinamika kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya dan masyarakat khususnya dalam lingkup Kabupaten PADANG LAWAS.

1.1. KONDISI UMUM

Pemilihan Umum (Pemilu) sendiri merupakan pijakan paling awal dan cikal bakal dalam pengisian atau suksesi kepemimpinan dalam kehidupan bernegara dalam koridor Negara Demokrasi. Adapun Pemilu dianggap cara yang paling konstitusional dibandingakn mekanisme dan cara lain yang mungkin ada dan diterapkan di beberapa Negara. Sebagai sebuah entitas Negara, Negara Kestuan Republik Indonesia telah berhasil menyelenggarakan Pemilu sebanyak 11 kali dalam berbagai periode dan konstelasi politik yang menyertainya.

(7)

Sebagai lembaga penyelenggara Pemilu, KPU dalam hal ini KPU Kabupaten Padang Lawas memiliki tugas dan fungsi sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011. Adapun tugas dan fungsi KPU Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut :

Pasal 10 :

(1) Tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan Pemilu Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah meliputi :

a. menjabarkan program dan melaksanakan anggaran, serta menetapkan jadwal di kabupaten/kota;

b. melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan di kabupaten/kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. membentuk PPK, PPS dan KPPS dalam wilayah kerjanya;

d. mengendalikan dan mengoordinasikan penyelenggaraan oleh PPK, PPS dan KPPS dalam wilayah kerjanya;

e. menyampaikan daftar pemilih kepada KPU Provinsi;

f. memutakhirkan data pemilih berdasarkan data kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh pemerintah dengan memperhatikan data Pemilu dan/atau Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota terakhir dan menetapkannya sebagai daftar pemilih;

g. menetapkan dan mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara di PPK dengan membuat Berita Acara Rekapitulasi Suara dan Sertifikat Rekapitulasi Suara;

h. melakukan dan mengumumkan rekapitulasi hasil Penghitungan Suara Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi di Kabupaten/Kota berdasarkan Berita Acara Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara di PPK;

i. membuat berita acara penghitungan suara dan serta wajib menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilu, Panwaslu Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi;

j. menerbitkan keputusan KPU Kabupaten/Kota untuk mengesahkan hasil Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota dan mengumumkannya;

(8)

k. mengumumkan Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Terpilih sesuai dengan jumlah kursi setiap daerah pemilihan di Kabupaten/Kota bersangkutan dan membuat berita acaranya;

l. menindaklanjuti dengan segera temuan dan laporan yang disampaikan Panwaslu Kabupaten/Kota;

m. mengenakan sanksi administratif dan/atau menonaktifkan sementara Anggota PPK, Anggota PPS, Sekretaris KPU Kabupaten/Kota dan Pegawai Sekretariat KPU Kabupaten/Kota, yag terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilu berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota atau ketentuan perundang-undangan;

n. menyelenggarakan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu dan/atau yeng berkaitan dengan tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat;

o. melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu; dan p. melakukan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi dan/atau

peraaturan perundang-undangan.

(2) Tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota dalam dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden meliputi :

a. menjabarkan program dan melaksanakan anggaran serta menetapkan jadwal di Kabupaten/Kota;

b. melaksanakan semua tahapan penyelenggaran di Kabupaten/Kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. membentuk PPK, PPS dan KPPS dalam wilayah kerjanya;

d. mengoordinasikan dan mengendalikan tahapan penyelenggaraan oleh PPK, PPS dan KPPS dalam wilayah kerjanya;

e. memutakhirkan Data Pemilih berdasarkan data kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh pemerintah dengan memperhatikan Data Pemilu dan/atau Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota terakhir dan menetapkannya sebagai Daftar Pemilih;

f. menyampaikan Daftar Pemilih kepada KPU Provinsi;

g. melakukan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di Kabupaten/Kota yang bersangkutan berdasarkan hasil Rekapitulasi Penghitungan

(9)

Suara di PPK dengan membuat Berita Acara Rekapitulasi Suara dan Sertifikat Rekapitulasi Suara;

h. membuat Berita Acara Penghitungan Suara dan serta wajib menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilu, Panwaslu Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi;

i. menindaklanjuti dengan segera temuan dan laporan yang disampaikan Panwaslu Kabupaten/Kota;

j. mengenakan sanksi administratif dan/atau menonaktifkan sementara Anggota PPK, Anggota PPS, Sekretaaris KPU Kabupaten/Kota dan pegawai Sekretariat KPU Kabupaten/Kota, yag terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan terganggunya Tahapan Penyelenggaraan Pemilu berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota atau ketentuan perundang-undangan;

k. melaksanakan Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu dan/atau yeng berkaitan dengan tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat;

l. melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap Tahapan Penyelenggaraan Pemilu; dan m. melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi

dan/atau peraaturan perundang-undangan.

(3) Tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota dalam dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati/Walikota meliputi :

a. merencanakan Program, Anggaran dan Jadwal Pemilihan Biupati/Walikota;

b. menyusun dan Menetaapkan Tata Kerja KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPS dan KPPS dalam pemilihan bupati/walikota dengan memperhatikan pedoman dari KPU dan/atau KPU Provinsi;

c. menyusun dan menetapkan pedoman teknis untuk setiap Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati/Walikota berdasarkan peraturan perundang-undangan;

d. membentuk PPK, PPS dan KPPS dalam Pemilihan Gubernur serta Pemilihan Bupati/Walikota dalam wilayah kerjanya;

e. mengoordinasikan, menyelenggarakan dan mengendalikan semua Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati/Walikota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan memperhatikan pedoman dari KPU dan/atau KPU Provinsi;

f. menerima Daftar Pemilih dari PPK dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati/Walikota;

(10)

g. memutakhirakan Data Pemilih berdasarkan Data Kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh Pemerintah dengan memperhatikan Data Pemilu dan/atau Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota terakhir dan menetapkannya sebagai Daftar Pemilih;

h. menerima Daftar Pemilih dari PPK dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan menyampaikannya kepada KPU Provinsi;

i. menetapkan Calon Bupati/Walikota yang telah memenuhi persyaratan;

j. menetaapkan dan mengumumkan hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Bupati/Walikota berdasarkan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dari seluruh PPK di wilayah Kabupaten/Kota yang bersangkutan;

k. membuat Berita Acara Penghitungan Suara serta membuaat Sertifikat Penghitungan Suara dan wajib menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilihan, Panwaslu Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi;

l. menerbitkan keputusan KPU Kabupaten/Kota untuk mengesahkan hasil Pemilihan Bupati/Walikota dan mengumumkannya;

m. mengumumkan Calon Bupati/Walikota Terpilih dan dibuatkan berita acaranya;

n. melaporkan Hasil Pemilihan Bupati/Walikota kepada KPU melalui KPU Provinsi;

o. menindaklanjuti dengan segera rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota atas temuan dan dan laporan adanya dugaan pelaanggaran pemilihan;

p. mengenakan sanksi administratif dan/ataun menonaktifkan sementara Anggota PPK, Anggota PPS, Sekretaris KPU Kabupaten/Kota dan Pegawai Sekretariat KPU Kabupaten/Kota, yang terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan pemilu berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota atau ketentuan perundang-undangan;

q. melaksanakan Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota dan/atau yang berkaitan dengan tugas KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat;

r. melaksanakan tugas dan wewenang yang berkaitan dengan Pemilihan Gubernur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan pedoman KPU dan/atau KPU Provinsi;

s. melakukan evaluasi dan membuat Laporan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati/Walikota;

(11)

t. menyampaikan hasil Pemilihan Bupati/Walikota kepada DPRD Provinsi, Menteri Dalam Negeri, Bupati/Walikota, dan DPRD Kabupaten/Kota; dan

u. melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi dan/atau peraturan perundang-undangan.

(4) KPU Kabupaten/kota dalam Pemilu Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, dan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota berkewajiban :

a. melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan pemilu dengan tepat waktu;

b. memperlakukan peserta pemilu dan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Calon Gubernur, Bupati dan Walikota secara adil dan setara;

c. menyampaikan semua informasi penyelenggaran Pemilu kepada masyarakat;

d. melaporkan pertanggungjawaban penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

e. menyampaikan laporan pertanggungjawaban semua kegiatan penyelenggaran Pemilu kepada KPU melalui KPU Provinsi;

f. mengelola, memelihara dan merawat arsip /dokumen serta melaksanakan penyusutannya berdasarkan jadwal retensi arsip yang disusun oleh KPU Kabupaten/Kota dan lembaga kearsipan kabupaten/kota berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh KPU dan ANRI;

g. mengelola barang inventaris KPU Kabupaten/Kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;

h. Menyampaikan laporan periodik mengenai Tahapan Penyelenggaraan Pemilu kepada KPU dan KPU Provinsi serta menyampaikan tembusannya kepada Bawaslu;

i. membuat berita acara setiap Rapat Pleno KPU Kabupaten/Kota dan ditandatangani oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota;

j. menyampaikan data-data hasil Pemilu dari tiap-tiap TPS pada tingkat Kabupaten/Kota kepada peserta pemilu paling lama 7 (tujuh) hari setelah rekapitulasi di Kabupaten/Kota;

k. melaksanakan keputusan DKPP; dan

l. Melaksanaka kewajiban lain yang diberikan KPU, KPU provinsi dan/atau peraturan perundang-undangan.

(12)

KPU Kabupaten/Kota beranggotakan 5 (lima) orang dengan masa tugas selama 5 tahun terhitung sejak pengucapan sumpah/janji. Untuk mendukung kelancaran tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota maka dibentuk Sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang dipimpin oleh Sekretaris KPU Kabupaten/Kota. Dibawah ini disajikan bagan KPU Kabupaten PADANG LAWAS periode 2014- 2019 dan Sekretariat KPU Kabupaten PADANG LAWAS.

Gambar 1. Bagan Organisasi KPU Kabupaten Padang Lawas Periode 2015-2019

Gambar 2. Struktur Organisasi Sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas

No NAMA JABATAN /DIVISI

1 SYARIFUDDIN DAULAY, S.Ag KETUA

2 RAHMAT HABINSARAN DAULAY, S.Pd ANGGOTA/TEKNIS

PENYELENGGARA PEMILU 3 RAHMAT EFENDI SIREGAR, SS ANGGOTA/LOGISTIK,

KEUANGAN DAN SDM 4 AMRAN PULUNGAN, SE., MSP ANGGOTA/ SOSIALISASI,

DATA DAN HUPMAS 5 INDRA SYAHBANA NASUTION, SH., MH. ANGGOTA/HUKUM DAN

PENGAWASAN

(13)

Personalia Sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap APBN, Satpam/Sekuriti dan Pramubakti dengan total sebanyak 20 personalia. Adapun perincian jumlahnya adalah sebagai berikut :

1. PNS Daerah : 5 orang

2. PNS Organik : 8 orang

3. PTT APBN : 4 orang

4. Satpam dan Pramubakti : 3 orang

Jumlah : 20 Orang

Adapun untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik itu PNS Daerah maupun PNS Organik dirinci dalam tabel sebagai berikut ini :

Tabel.1 Rekapitulasi Pegawai Berdasarkan Pendidikan

No. Golongan Pendidikan

Jumlah

SD SLTP SLTA D3 S1 S2 S3

1. I - - - - - - - 0

2. II - - 3 1 1 - - 5

3. III - - 1 6 - - 7

4. IV - - - 1 - - 1

Jumlah - - 3 2 8 - - 13

(14)

KPU Kabupaten Padang Lawas sebagai bagian integral dari penyelenggara Pemilihan Umum secara keseluruhan telah ambil bagian dalam penyelenggaran Pemilihan Umum Tahun 2014 sesuai dengan cakupan wilayah kerjanya. Dalam penyelenggaran Pemilu Tahun 2014 telah banyak perubahan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yaitu Tahun 2009, pada tahun 2014 salah satu aspek yang jelas berbeda adalah adanya dan mudahnya publik/masyarakat untuk mengakses informasi Kepemiluan.

Hal itu dapat terwujud tentunya tidak lepas dari dikembangkannya beberapa aplikasi berbasis web/internet oleh KPU RI, yang selanjutnya didistribusikan penggunaanya kepada KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota termasuk disini KPU Kabupaten PADANG LAWAS. Adapun aplikasi sebagaimana dimaksud adalah Sistem Informasi Pemutakhiran Data Pemilih (Sidalih), Sistem Informasi Logistik (Silog) dan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng)

1.2.PERMASALAHAN DAN POTENSI

Dalam hal pelaksanaan tugas dan fungsi KPU Kabupaten Padang Lawas selaku lembaga penyelenggara pemilu, potensi dan permasalahan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Kabupaten Padang Lawas sebagai sebuah entitas wilayah pesisir dengan corak budaya yang terbentuk dari berbagai macam suku sudah barang tentu merupakan potensi tersendiri. Selain itu wilayah kabupaten PADANG LAWAS yang terdiri dari kepulauan dan didominasi perairan memerlukan sebuah penanganan tersendiri. Disini dapat dilihat bahwa diperlukan suatu perlakuan tersendiri katakanlah dalam hal distribusi logistik oleh personalia KPU Kabupaten Padang Lawas maupun badan penyelenggara ad hoc pada masing-masing kecamatan hingga ke tingkat TPS.

Adapun dimensi-dimensi yang akan dibahas berkaitan dengan permasalahan dan potensi mencakup Aspek Kelembagaan, Aspek Sumber Daya Manusia, Aspek Kepemimpinan, Aspek Perencanaan dan Anggaran, Aspek Bussines Process dan Kebijakan, Aspek Dukungan Infrastruktur dan Teknologi Informasi, dan Aspek Hubungan Dengan Stakeholder.

a. Aspek Kelembagaan :

Dalam hal kelembagaan KPU Kabupaten Padang Lawas telah berperan sebagaiman mestinya sebagai sebuah lembaga penyelenggara pemilihan umum yang independen, walaupun dalam pelaksanaanya terdapat berbagai hambatan :

(15)

Permasalahan :

- Perubahan peraturan yang seringkali mendadak, menimbulkan kesulitan tersendiri bagi KPU Kabupaten/Kota termasuk KPU Kabupaten Padang Lawas dalam melaksanakannya.

- Beban kerja antar unit kerja yang terkadang kurang berimbang Potensi :

- Adanya kesadaran bahwa KPU Kabupaten Padang Lawas merupakan bagian integral dari KPU sebagai penyelenggara pemilu yang bersifat mandiri dan bebas intervensi.

- Reformasi birokrasi secara langsung ataupun tidak langsung memberikan angin segar guna perbaikan dan peningkatan kinerja KPU termasuk KPU Kabupaten Padang Lawas.

- Dukungan dan komitmen yang cukup kuat dari seluruh lini personel KPU Kabupaten Padang Lawas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, khusunya pada saat penyelenggaraan Pemilu.

b. Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)

c. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aspek terpenting dan penggerak bagi berjalannya sebuah lembaga :

Permasalahan :

- Sebagian PNS di lingkup KPU Kabupaten Padang Lawas merupakan tenaga yang diperbantukan (DPK) sehingga menimbulkan ketergantungan terhadapa pemda.

- Komposisi pegawai terkadang berubah tidak terduga karena adanya mutasi pegawai pemda yang ditarik instansi induknya

Potensi :

- Kemampuan KPU Kabupaten Padang Lawas untuk memaksimalkan potensi personalia yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan dan disiplin ilmu.

- Setiap PNS/personalia yang ada di KPU Kabupaten Padang Lawas sesuai dengan tupoksinya diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya

d. Aspek Kepemimpinan Permasalahan :

Perlunya peningkatan sinergisitas antar unsur Sekretariat dan Komisioner KPU Kabupaten Padang Lawas dalam semua elemen/aspek demi tercapainya tujuan organisasi/lembaga.

Potensi :

(16)

Pimpinan KPU Kabupaten Padang Lawas telah cukup mampu untuk membangun eksistensi organisasi/lembaga pada lingkup Kabupaten Padang Lawas.

e. Aspek Perencanaan dan Anggaran Permasalahan :

Anggaran yang tersedia belum memenuhi bagi pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Hal ini mengingat secara geografis Kabupaten Padang Lawas merupakan daerah dengan kategori yang sulit, sehingga diharapkan dalam plotting anggaran disesuaikan dengan kondisi aktual/nyata di daerah

Potensi :

- Dalam hal perencanaan, KPU Kabupaten Padang Lawas telah cukup memenuhi aspek transparansi dan akuntabilitas

- Terlibatnya seluruh elemen KPU Kabupaten Padang Lawas dalam proses perencanaan f. Aspek Bussines Process dan Kebijakan

Permasalahan :

Adanya beberapa kendala yang mengakibatkan proses pelaksanaan kebijakan serta inovasi dalam organisasi belum sepenuhnya berjalan lancar

Potensi :

Kebijakan KPU Kabupaten Padang Lawas dalam merumuskan kebijakan dilakukan secara transparan dan melalui SOP yang cukup jelas untuk mengantisipasi kendala yang sewaktu- waktu dapat muncul.

g. Aspek Dukungan Infrastruktur dan Dukungan Teknologi Informasi Permasalahan :

Wilayah Kabupaten Padang Lawas yang dikategorikan sulit berimbas pada sulitnya akses dalam hal informasi/internet.

Potensi :

- KPU Kabupaten Padang Lawas melakukan peningkatan dalam hal pemenuhan infrastruktur demi terselenggaranya kerja organisasi

- KPU Kabuapten Padang Lawas menyediakan akses LAN maupun wireless/nirkabel serta menambah bandwidth untuk mengatasi kendala dalam hal akses internet

h. Aspek Hubungan Dengan Stakeholder Permasalahan :

(17)

Perlunya peningkatan komunikasi dan sharing informasi antara KPU Kabuapten Padang Lawas dengan lembaga penyelenggara Pemilu lainnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas dan unsur lainnya utamanya setelah penyelenggaran Pemilukada dan Pemilu

Potensi :

Salah satu indikator adanya relasi yang baik antara KPU Kabupaten Padang Lawas dengan stakeholder lainnya adalah minimnya permasalahan yang timbul menyikapi hasil Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati dalam wilayah kerja KPU Kabupaten Padang Lawas.

BAB II

VISI DAN MISI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS

2.1. VISI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS

Visi merupaka konsep dan pandangan kedepan yang berakitan dengan tujuan suatu lembaga serta hal-hal yang ingin dicapai. Adapun visi dari KPU Kabupaten Padang Lawas merupaka turunan dari visi KPU RI secara umum, yaitu : “menjadi penyelenggara pemilihan umum yang mandiri, professional, dan berintegritas, untuk terwujudnya pemilu yang luber dan jurdil”

Dari visi diatas dapat kita lihat sebuah kerangka konseptual yang tegas ikhwal tujuan KPU Kabupaten Padang Lawas untuk mewujudkan pemilihan umum yang jujur, adil, transparan, akuntabel, dan mandiri yang dilandasi dengan mekanisme kerja yang eefektif dan efisien dalam wilayah kerja KPU Kabupaten Padang Lawas. Selain itu terselenggaranya pemilu yang luber dan jurdil diharapkan juga bermuara kepada pembangunan masyarakat Indonesia umumnya dan Kabupaten Padang Lawas khususnya yang lebih baik dan memiliki kesadaran akan hak-hak politiknya.

2.2. MISI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS

Misi merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh lembaga berkaitan dengan pelaksanaan dari Visi. Adapun upaya yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Padang Lawas merupakan

(18)

gambaran nyata dan actual serta berkaitan dengan fungsi pokok dari lembaga ini sebagai penyelenggara pemilu, adalah sebagai berikut :

a. Membanguan dan meningkatkan kompetensi personalia sdm yang ada di dalam lingkup kpu kabupaten PADANG LAWAS.

b. Melaksanakan regulasi, baik itu berupa undang-undang, peraturan KPU dan produk regulasi lainnya secara konsekuen dan konsisten untuk kemudian dapat dijadika acuan dalam pengambilan kebijakan yang bermuara terlaksananya fungsi lembaga dengan baik.

c. Peningkatan kualitas pelayan kelembagaan, utamanya pada saat pemilu ke depannya yaitu pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas dan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018 serta Pemilu LegislatiF dan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.

d. Upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pemilih. Merupakan bagian dari tugas KPU Kabupaten Padang Lawas untuk dapat menghadirkan pemilih yang mempunyai kesadaran politik pada periode pemilu selanjutnya.

e. Selaku penyelenggara KPU Kabupaten Padang Lawas berupaya untuk meningkatkan integritasnya dalam semua aspek kepemiluan.

f. Menjadikan KPU Kabupaten Padang Lawas lebih efektif, efesien, transparan dan akuntabel sebagai penyelenggara pemilu.

2.3. SASARAN STRATEGIS

Adapun sasaran strategis yang dituju oleh KPU Kabupaten Padang Lawas secara umum merupakan sasaran stretegis KPU Republik Indonesia, yang tertaung dalam RPJM ke-3. Adapun sasaran pokonya adalah meningkatnya partisipasi politik pemilihan umum dan kualitas penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, penegakan hukum dan reformasi birokrasi yang ditandai dengan membaiknya indeks demokrasi Indonesia, meningkatnya indeks penegaakan hukum, indeks perilaku anti korupsi, indeks persepsi korupsi, indeks integritas nasional, dan indeks reformasi birokrasi yang diikuti dengan membaiknya tingkat pengelolaan anggaran (opini laporan keuangan), dan tingkat akuntabilitas instansi pemerintah (skor atas sakip).

Selain itu tujuan strategis KPU Kabupaten Padang Lawas secara lebih spesifisk dan sektoral adalah terselenggaranya Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas dan Pemilukada Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018 dengan baik, dengan indikator/tolok ukur dan sasaran strategis sebagai berikut :

(19)

a. Meningkatnya persentase pemilih

b. Meningkatnya partisipasi pemilih perempuan

c. Meningkatnya persentase penggunaan hak pilih oleh kaum disable

d. Meningkatkan kualitas daftar pemilih melalui peningkatan kerja kelembagaan, mulai dari KPU Kabupaten Padang Lawas, PPK, PPS hingga ppdp/pantarlih.

e. Meningkatkan kualitas proses distribusi logistik agar lebih tepat waktu dan tepat jumlah, hal ini perlu dicermati mengingat kondisi geografis Kabupaten Padang Lawas yang terdiri dari kepulauan dan perariran.

BAB III

ARAH KEBIJAKAN, STRATEGI, KERANGKA REGULASI DAN KERANGKA KELEMBAGAAN

3.1.ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI KPU KABUPATEN PADANG LAWAS

Startegi dapat dilihat sebagai pendekatan menyeluruh yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas yang terikat oleh dimensi waktu. Dalam hal arah kebijakan dan strategi yang dirumuskan oleh KPU Kabupaten Padang Lawas pada dasarnya merupakan turunan dari strategi yang dirumuskan oleh KPU RI secara umum namun dirumuskan secara sektoral dan lebih khusus dalam lingkup kewenangan KPU Kabupaten Padang Lawas.

Adapun perspektif utama dalam perumusan arah strategi dan kebijakan tersebut mencakup tiga hal utama, yaitu :

a. Perspektif Peningkatan Kapasitas Kelembagaan;

b. Perspektif Pelaksanaan Tugas Pokok Lembaga; dan c. Perspektif Pemangku Kepentingan (Stakeholder).

(20)

Hal paling mendasar dari ketiga perspektif ini adalah Perspektif Peningkatan Kapasitas Kelembagaan, dalam hal ini KPU Kabupaten Padang Lawas sebagai leading sector pelaksaan Pemilu di lingkup Kabupaten Padang Lawas dapat memperkuat perannya di mata masyarakat baik itu jangka pendek maupun jangka panjang.

Sementara itu Persepktif Pelaksanaan Tugas Pokok Lembaga merupakan mekanisme teknis yang berkaitan dengan mekanisme pelaksanaan tugas pokok kelembagaan demi menjaga visi dan misi KPU Kabupaten Padang Lawas agar dapat berjalan secara semestinya. Selanjutnya perspektif pemangku kepentingan (stakeholder), merupakan kemampuan KPU Kabupaten Padang Lawas dalam meramu kebijakan dengan lembaga lainnya baik itu stakeholder internal seperti Panwaslu dan DKPP serta Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas dan masyarakat dalam rangka pencapaian tujuan kelembagaan ataupun demi terlaksananya proses pesta demokrasi dengan baik.

KPU Kabupaten PADANG LAWAS dalam kurun waktu tahun 2015 – 2019 mencanangkan 2 (dua) program dan 8 (delapan) kegiatan. Adapun program-program yang akan dilaksanakan oleh seluruh elemen KPU Kabupaten Padang Lawas adalah sebagai berikut :

a. Program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya, program ini mempunyai sasaran tercapainya fasilitasi lembaga riset kepemiluan, terlaksanannya Pemutakhiran Data Pemilih melalui sinergitas dan sinkronisasi dengan Disdukcapil Kabupaten Padang Lawas dan Provinsi Suamtera Utara, dan terselenggaranya pembinaan SDM, pelayanan dan administrasi kepegawaian di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas.

(21)

- Tersedianya dokumen melalui mekanisme kerjasama dan koordinasi dengan stakeholder terkait, yaitu Disukcapil Kabupaten Padang Lawas dalam hal penyediaan Data Kependudukan secara lebih akurat.

- Terselenggaranya pengelolaan data, dokumentasi, distribusi serta inventarisasi Logistik Kebutuhan Pemilu.

- Menyelenggarakan dukungan operasional bagi pemeliharaan kantor

- Menyelenggarakan pembinaan SDM Pelayanan dan Adminsitrasi Kepegawaian pada lingkup kantor KPU Kabupaten Padang Lawas.

- Meningkatnya transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di lingkup kantor KPU Kabupaten Padang Lawas.

Tabel 2

Kegiatan dan Indikator Kinerja Kegiatan

Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya No. Kegiatan Sasaran Program/

Kegiatan Indikator Kinerja

(1) (2) (3) (4)

1 Pelaksanaan Akuntabilitas Pengelolaan Administrasi

Keuangan di

Lingkungan KPU Kabupaten Padang Lawas

Terselesaikannya

permasalahan pengelolaan keuangan

Prosentase penyelesaian

permasalahan dalam

pengelolaan keuangan pada satker KPU Kabupaten Padang Lawas

Tersusunnya laporan pertanggungjawaban

penggunaan anggaran

penggunaan anggaran (e-LPPA) yang tepat waktu dan valid

Layanan Perkantoran Persentase pengelolan perbendaharaan, Serta Sistem Akuntansi Pelaporan Pembayaran Gaji dan

(22)

2 Fasilitasi Pengelolaan Data, Dokumentasi, Pengadaan,

Pendistribusian, Pemeliharaan dan Inventarisasi Logistik

Terlaksananya Pembinaan Koordinasi Pengelolaan Logistik Pemilu

Persentase pola pengelolaan logistik pemilu di KPU Kabupaten Padang Lawas

Terlaksananya sistem informasi logistik (Silog) Pemilu dan Pilkada

Jumlah laporan sistem informasi logistik Pemilu dan Pilkada

Terfasilitasinya Pengadaan Logistik Pemilu

Tersedianya fasilitas ULP pada kantor sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas

Tersedianya data inventarisasi logistik pemilu

Persentase ketersediaan data inventaris logistik eks Pemilu dan Pilkada

3 Pelaksanaan Manajemen

Perencanaan dan Data

Tersedianya dokumen

perencanaan dan

penganggaran, koordinasi antar lembaga, data dan informasi serta hasil monitoring dan evaluasi

Jumlah dokumen perencanaan kerja dan anggaran.

Persentase kesesuaian antara Renstra dan Renja K/L dan RKA KL

Terpeliharanya jaringan LAN KPU Kabupaten Padang Lawas

Persentase pelaksanaan Pemeliharaan dan minotring jaringan LAN KPU Kabupaten Padang Lawas

Tersusunnya LAKIP tahun 2015 dan penyusunan PK tahun 2016

Jumlah laporan akuntabilitas kinerja dan perjanjian kinerja

Tersedianya dokumen pemutakhiran data pemilih

jumlah dokumen pemutakhiran data pemilih

Terlaksananya Bimtek Sistem Aplikasi kepemiluan

Jumlah sistem Aplikasi Kepemiluan

4 Pembinaan Sumber Daya Manusia,

Terlaksananya Diklat Teknis dan Diklat Struktural

Presentase pejabat struktural yang dilantik/diambil sumpah dilingkungan Sekretariat KPU Kab.

(23)

Pelayanan dan Administrasi

Padang Lawas

Jumlah pegawai yang mengikuti diklat teknis/struktural di Lingkungan Sekretariat KPU Kab.

Padang Lawas I Tingkat Ketepatan proses

pelaksanaan pergantian antar waktu (PAW) Anggota KPU Kabupaten

Pergantian Antar Waktu Anggota KPU Kabupaten Padang Lawas

5 Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan

Perkantoran KPU Kabupaten Padang Lawas

Meningkatnya akuntabilitas penatausahaan Barang Milik Negara

Persentase pengadministrasian BMN KPU Kabupaten Padang Lawas ke dalam aplikasi SIMAK Terwujudnya pengelolaan

Barang Milik Negara (Stock opname)

Jumlah Laporan persediaan asset berdasarkan stock opname

Meningkatnya pengelolaan dan penerapan kearsipan sesuai kaidah kearsipan

Persentase jumlah arsip yang dikelola sesuai dengan penerapan kaidah kearsipan Meningkatnya pelayanan

ketatusahaan, perlengkapan dan kerumahtanggan sekretatiat Kpu Kabupaten Padang Lawas

Persentase pelayanan ketatusahaan, perlengkapan

dan kerumahtanggan

sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas

6 Pemeriksaan di Lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas

Terevaluasinya LAKIP KPU Kabupaten Padang Lawas oleh KPU Provinsi Sumatera Utara

Persentase keberhasilan KPU Kabupaten Padang Lawas menyajikan LAKIP sesuai standar yang ada

Terlaksananya supervisin Reviu Laporan keuangan KPU Kabupaten Padang Lawas oleh KPU Provinsi Sumatera Utara

Peningkatan kualitas penyusunan laporan keuangan sesuai SAP

Tersusunnya laporan hasil review RKA K/L

Proses penganggaran KPU Kabupaten Padang Lawas yang efektif dan efisien

7 Penyiapan Penyusunan

Rancangan Peraturan KPU, Advokasi, Penyelesaian Sengketa dan

Advokasi dan Sengketa Hukum

Advokasi dan Bantuan Hukum

(24)

Penyuluhan Peraturan Perundang=Undangan yang Berkaitan

dengan

Penyelenggaraan Pemilu

8 Pemeriksaan di Lingkungan Setjen KPU, Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Sekretariat KPU Kabupaten/Kota

Tersusunnya LAKIP dan Laporan Keuangan

Persentase keberhasilan dalam menyajikan LAKIP dan Laporan Keuangan

b. Program Penguatan Kelembagaan Demokrasi dan Perbaikan Proses Politik, program ini merupakan program teknis Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas dengan sasaran program yang hendak dicapai adalah tersusunnya rancangan keputusan KPU Kabupaten Padang Lawas dengan mempedomani peraturan perundang-udangan, pendokumentasian informasi hukum, advokasi hukum, dan penyuluhannya, dan terfasilitasinya penyelenggaraan tahapan Pemilu, arah kebijakan ini mencakup :

- Menyiapkan penyusunan rancangan keputusan KPU Kabupaten Padang Lawas dengan mempedomani peraturan perundang-undangan terkait, pendokumentasian informasi hukum, advokasi hukum, dan penyuluhannya

- Memfasilitasi penyelenggaraan Tahapan Pemilu.

Tabel 3

Kegiatan dan Indikator Kinerja Kegiatan

Program Penguatan Kelembagaan Demokrasi dan Perbaikan Proses Politik

7 Penyiapan Penyusunan Rancangan Peraturan KPU, Advokasi, Penyelesaian

Meningkatnya kualitas

pertimbangan/opini hukum dan penyelesaian sengketa hukuman

Persentase penyelesaian sengketa hukum yang dimenangkan

(25)

Sengketa dan Penyuluhan Peraturan Perundang- undangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu

Persentase penyiapan bahan kajian /dukungan untuk

pertimbangan/opini hukum dan penyelesaian dengan tepat waktu

Meningkatnya pelayanan administrasi kepemiluan

Terlaksananya

pengelolaan dokumen produk hukum

Terlaksananya

penyediaan dan penyajian dokumentasi dan

informasi hukum yang terakhir

Meningkatnya kualitas pelayanan, pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum

Terlaksananya dukungan ketatausahaan yang handal (cepat, tepat dan akurat)

8 Pedoman, Petunjuk Teknis dan Bimbingan

Teknis/Supervisi/Publikasi/So sialisasi Penyelenggaraan Pemilu dan Pendidikan Pemilih

Meningkatnya kualitas dukungan teknis dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Prosentase proses PAW anggota DPR dan DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kuota dapat diselesaikan dalam waktu 5 hari kerja

Jumlah data serta dokumen Pemilu, Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Jumlah Kegiatan Pendidikan Pemilih Prosentase penyampaian informasi dan publikasi serta sosialisasi pada Pemilu dan Pemilukada

3.2. KERANGKA REGULASI

Regulasi ataupun produk hukum berupa undang-undang, Peraturan KPU dan produk hukum lainnya merupakan kerangka acuan yang digunakan oleh KPU Kabupaten Padang Lawas daalam

(26)

membuat keputusan dalam kurun waktu lima tahun kedepan. Adapun peraturan kpu yang dipedomani oleh KPU Kabupaten Padang Lawas secara garis besar terbagi dua jenis, yaitu : a. Peraturan yang mengatur tahapan Pemilu; dan

b. Peraturan yang mengatur dukungan kesekretariatan Penyelenggaraan Pemilu (non-tahapan Pemilu)

Selama kurun waktu tahun 2015 – 2019 regulasi yng diperlukan antara lain : a. Peraturan yang mengatur Tahapan Pemilu

▪ Pemilu Nasional (Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden) :

- Tahapan program dan jadwal Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden secara serentak;

- Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden;

- Pencalonan dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden;

- Kampanye Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden;

- Para Kampanye Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden;

- Sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden;

- Pembentukan Badan Penyelenggara Pemilu dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden;

- Norma standar, pendistribusian dan kebutuhan perlengkapan penyelenggraaan pemilu dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden;

- Pemungutan dan penghitungan suara dalam Pemilu Legislatif dan Presiden;

- Rekapitulasi perolehan suara dalam Pemilu Legislatif dan P e m i l u P r e s i d e n S e r t a P e n e t a p a n C a l o n T e r p i l i h ;

▪ Pemilihan Gubernur dan Bupati :

(27)

- Tahapan program dan jadwal Pemilu Gubernur dan Pemilu Bupati secara serentak;

- Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Gubernur dan Pemilu Bupati secara serentak;

- Pencalonan dalam Pemilihan Gubernur dan Bupati;

- Kampanye Pemilihan Gubernur dan Bupati;

- Para Kampanye Pemilihn Pemilihan Gubernur dan Bupati;

- Sosialisasi dan partisapasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Bupati;

- Pembentukan Badan Penyelenggara Pemilu dalam Pemilihan Gubernur dan Bupati;

- Norma standar, pendistribusian dan kebutuhan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu dalam Pemilihan Gubernur dan Bupati;

- Pemungutan dan penghitungan suara dalam Pemilihan Gubernur dan Bupati;

- Rekapitulasi perolehan suara dalam Pemilihan Gubernur dan bupati s e r t a p e n e t a p a n c a l o n t e r p i l i h ;

b. Terkait dengan dukungan Kesekretariatan Penyelenggaraan Pemilu (non-tahapan Pemlu) : - Peraturan tentang Pelaksanaan kegiatan dan anggaran;

- Peraturan tentang pengelolaan dan pertangungjawaban;

- Peraturan tentang kepegawaian;

- Peraturan tentang pengelolaan barang milik negara;

- Peraturan tentang kearsipan dan tata naskah dinas;

Peraturan kearsipan dalam tata naskah dinas.

-

(28)

BAB IV

TARGET KINERJA DAN KERANGKA PENDANAAN

4.1. TARGET KINERJA

Target kinerja merupakan ukuran satuan yang akan dicapai oleh unit kerja atau organisasi dari setiap indikator kinerja sasaran yang ada. Adapun target kinerja Komisi Pemilihan Umum Kabupaten PADANG LAWAS dalam kurun waktu 2015 – 2019 disajikan pada tabel sebagai berikut:

Tabel 4

Target Kinerja KPU Kabupaten PADANG LAWAS selama 5 Tahun (2015-2019)

No Kegiatan Sasaran Program/

Kegiatan Indikator Kinerja Target Kinerja

2015 2016 2017 2018 2019 1 Pelaksanaan

Akuntabilitas Pengelolaan Administrasi Keuangan di

Terselesaikannya permasalahan pengelolaan keuangan

Prosentase penyelesaian permasalahan dalam pengelolaan

keuangan pada satker

75% 76% 77% 78% 80%

(29)

Lingkungan KPU Kabupaten Padang Lawas

KPU Kabupaten Padang Lawas

Tersusunnya laporan

pertanggungjawaba n penggunaan anggaran

penggunaan anggaran (e-LPPA) yang tepat waktu dan valid

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Laporan

Layanan Perkantoran

Persentase pengelolan perbendaharaan, Serta Sistem Akuntansi Pelaporan Pembayaran Gaji dan

100% 100% 100% 100% 100%

2 Fasilitasi Pengelolaan Data, Dokumentasi, Pengadaan, Pendistribusia n,

Pemeliharaan dan

Inventarisasi Logistik

Terlaksananya Pembinaan Koordinasi Pengelolaan Logistik Pemilu

Persentase pola pengelolaan logistik pemilu di KPU Kabupaten Padang Lawas

70% 80% 100% 0% 0%

Terlaksananya sistem informasi logistik (Silog) Pemilu dan Pilkada

Jumlah laporan sistem informasi logistik Pemilu dan Pilkada

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Laporan

Terfasilitasinya Pengadaan Logistik Pemilu

Tersedianya fasilitas ULP pada kantor sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas

1 Layana n Pengad aan

1 Layana n Pengad aan

1 Layana n Pengad aan

1 Layana n Pengad aan

1 Layanan Pengada an

Tersedianya data inventarisasi logistik pemilu

Persentase

ketersediaan data inventaris logistik eks Pemilu dan Pilkada

70% 80% 100% 0% 0%

3 Pelaksanaan Manajemen Perencanaan dan Data

Tersedianya dokumen

perencanaan dan penganggaran, koordinasi antar lembaga, data dan informasi serta hasil monitoring dan evaluasi

Jumlah dokumen perencanaan kerja dan anggaran.

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokume n

Persentase

kesesuaian antara Renstra dan Renja K/L dan RKA KL

75% 77.50% 77.50% 77.50% 77.50%

(30)

Terpeliharanya jaringan LAN KPU Kabupaten Padang Lawas

Persentase pelaksanaan

Pemeliharaan dan minotring jaringan LAN KPU Kabupaten Padang Lawas

85% 85% 86% 87% 88%

Tersusunnya LAKIP tahun 2015 dan penyusunan PK tahun 2016

Jumlah laporan akuntabilitas kinerja dan perjanjian kinerja

60% 65% 65% 75% 75%

Tersedianya dokumen

pemutakhiran data pemilih

jumlah dokumen pemutakhiran data pemilih

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokume n

Terlaksananya Bimtek Sistem Aplikasi

kepemiluan

Jumlah sistem Aplikasi Kepemiluan

1 Aplikas i

1 Aplikas i

1 Aplikas i

3 Aplikas i

3 Aplikasi

4 Pembinaan Sumber Daya Manusia, Pelayanan dan Administrasi

Terlaksananya Diklat Teknis dan Diklat Struktural

Presentase pejabat struktural yang dilantik/diambil sumpah dilingkungan Sekretariat KPU Kab.

Padang Lawas

100% 100% 100% 100% 100%

Jumlah pegawai yang mengikuti diklat teknis/struktural di Lingkungan

Sekretariat KPU Kab.

Padang Lawas

100% 100% 100% 100% 100%

Tingkat Ketepatan proses pelaksanaan pergantian antar waktu (PAW) Anggota KPU Kabupaten

Pergantian Antar Waktu Anggota KPU Kabupaten Padang Lawas

0 85% 85% 85% 85%

5 Penyelenggara an

Operasional dan

Pemeliharaan Perkantoran KPU Kabupaten Padang Lawas

Meningkatnya akuntabilitas penatausahaan Barang Milik Negara

Persentase

pengadministrasian BMN KPU Kabupaten Padang Lawas ke dalam aplikasi SIMAK

60% 75% 80% 100% 100%

Terwujudnya pengelolaan Barang Milik Negara (Stock opname)

Jumlah Laporan persediaan asset berdasarkan stock opname

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Lapora n

1 Laporan

Meningkatnya pengelolaan dan penerapan

kearsipan sesuai kaidah kearsipan

Persentase jumlah arsip yang dikelola sesuai dengan penerapan kaidah kearsipan

50% 60% 70% 80% 90%

(31)

Meningkatnya pelayanan ketatusahaan, perlengkapan dan kerumahtanggan sekretatiat Kpu Kabupaten Padang Lawas

Persentase pelayanan ketatusahaan, perlengkapan dan kerumahtanggan sekretariat KPU Kabupaten Padang Lawas

90% 90% 90% 90% 90%

6 Pedoman, Petunjuk Teknis dan Bimbingan Teknis/Superv isi/Publikasi/S osialisasi Penyelenggara an Pemilu dan Pendidikan Pemilih

Meningkatnya kualitas dukungan teknis dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Prosentase proses PAW anggota DPR dan DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dapat diselesaikan dalam waktu 5 hari kerja

60% 80% 80% 80% 80%

Jumlah data serta dokumen Pemilu, Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokum en

1 Dokume n

Jumlah Kegiatan Pendidikan Pemilih

70% 70% 90% 90% 90%

Prosentase penyampaian informasi dan publikasi serta sosialisasi pada

Pemilu dan

Pemilukada

0 1

Lapora n

0 0 0

4.2. KERANGKA PENDANAAN

Target pendanaan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas dalam kurun waktu tahun 2015 – 2019 secara garis besar terbagi dalam tiga jenis, yaitu :

Tabel 5

Kerangka Pendanaan Program KPU Kabupaten Padang Lawas selama 5 Tahun (2015- 2019)

Program/

Kegiatan

Sasaran Program (Outcome)/Sasaran

Kegiatan (Output)/Indikator

Kinerja

Alokasi (dalam juta rupiah)

Jumlah

2015 2016 2017 2018 2019

(32)

076.01.01 Sasaran Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis

Lainnya 1.255.915 1.877.435

076.01.06 Sasaran Program Penguatan Kelembagaan Demokrasi dan Perbaikan Proses Politik

55.555 33.882

TOTAL 1.311.470 1.911.470

Sedangkan rincian anggaran untuk setiap kegiatannya, selama periode 2015-2019 dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 6

Kerangka Pendanaan Kegiatan KPU Kabupaten Padang Lawas selama 5 Tahun (2015- 2019)

Program/

Kegiatan

Sasaran Program (Outcome)/Sasaran

Kegiatan (Output)/Indikator

Kinerja

Alokasi (dalam juta rupiah)

Jumlah

2015 2016 2017 2018 2019

076.01.01 Sasaran Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis

Lainnya 1.255.915 1.877.435

3355 Pelaksanaan Akuntabilitas Pengelolaan Administrasi Keuangan di Longkungan KPU Kab. PADANG LAWAS

831.989 1.410.949

3356 Pengelolaan Data, Dokumentasi, Pengadaan, Pendistribusian, dan Inventarisasi Sarana dan

10.245 15.115

(33)

Pra Sarana Pemilu

3357 Pelaksanaan Manajemen

Perencanaan dan Data 33.440

58.426

3358 Pembinaan Sumber Daya Manusia, Pelayanan dan Administrasi Kepegawaian

3.740 2.600

3360 Penyelenggaraan

Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran KPU Kab. Padang Lawas

375.021 382.797

3361 Pemeriksaan di

Lingkungan Setjen KPU, Sekretariat KPU Provinsi, dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota

1.480 7.548

076.01.06 Program Penguatan Kelembagaan Demokrasi dan Perbaikan Proses

55.555 33.882

3363 Penyiapan Penyusunan Rancangan Peraturan KPU, Advokasi, Penyelesaian Sengketa dan Penyuluhan Peraturan Perundang- undangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu

3.560 11.240

3364 Pedoman, Petunjuk Teknis

dan bimbingan

Teknis/Supervisi/Publikas i/sosialisasi

penyelenggaraan Pemilu dan Pendidikan Pemilih

51.995 22.642

TOTAL 1.311.470 1.911.317

Program/

Kegiatan

Sasaran Program (Outcome)/Sasaran

Kegiatan (Output)/Indikator

Kinerja

Alokasi (dalam juta rupiah)

Jumlah

2015 2016 2017 2018 2019

(34)

076.01.01 Sasaran Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis

Lainnya 1.255.915 1.877.435

3355 Pelaksanaan Akuntabilitas Pengelolaan Administrasi Keuangan di Longkungan KPU Kab. PADANG LAWAS

831.989 1.410.949

Sasaran Kegiatan (Output)1 Terselesaikannya

permasalahan pengelolaan keuangan

30.698 23.432

Sasaran Kegiatan (Output)2 Tersusunnya laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran

14.051 18.355

Sasaran Kegiatan (Output)3

Layanan Perkantoran 787.240

1.369.162

3356 Pengelolaan Data, Dokumentasi, Pengadaan, Pendistribusian, dan Inventarisasi Sarana dan Pra Sarana Pemilu

10.245 15.115

Sasaran Kegiatan (Output)1 Terlaksananya Pembinaan Koordinasi Pengelolaan

Logistik Pemilu 10.245

800

Sasaran Kegiatan (Output)2 Terlaksananya sistem informasi logistik (Silog) Pemilu dan Pilkada

0 300

Sasaran Kegiatan (Output)3 Terfasilitasinya Pengadaan

Logistik Pemilu 0

7.015

Sasaran Kegiatan (Output)4 Tersedianya data inventarisasi logistik

0 7.000

Gambar

Gambar 1. Bagan Organisasi KPU Kabupaten Padang Lawas Periode 2015-2019

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksanaan kegiatan Peliputan, Pemberitaan, Dokumentasi Pilkada dan kegiatan ditetapkan denga Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Cilegon Nomor

Camat juga berperan sebagai Kepala Wilayah (wilayah kerja, namun tidak memiliki daerah dalam arti daerah kewenangan), melaksanakan tugas umum pemerintahan di wilayah

Eggs Density Index (EDI) di Area Intervensi Penelitian 137 Gambar 23 Jenis larva dari telur perolehan ovitrap 138 Gambar 24 Tingkat Partisipasi Masyarakat Penerima Intervensi

Dari tabel di atas, pengawasan terhadap pengumuman DPS, Panwaslu Kelurahan melaporkan bahwa KPU Kota Banjarmasin dibantu oleh PPK dan PPS menempelkan DPS disetiap kelurahan

SAP lingkup BPSDMP KP (%) 100 100 Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa pada tiap sasaran strategis dalam capaian kinerja perspektif pembelajaran dan pertumbuhan

Sasaran-9 : Terlaksananya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Penyelenggaraan Haji dan Umrah dengan indikator : Pelayanan Umum dan Rumah Tangga -1);

Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik pada Setiap Siklus dengan Penggunaan Media Film Pendek Bertema Perbandingan Trigonometri ..... Kemampuan Pemahaman

Gambar 4.10 Gambar perbandingan rekonstruksi bola untuk tekanan bagian imajiner dengan bilangan gelombang bernilai 1 (k=1)……… 68 Gambar 4.11 Gambar perbandingan rekonstruksi