DAFTAR ISI
Kata Pengantar ………...……… i
Daftar Isi ………...………… ii
BAB I. PENDAHULUAN ………...………… 1
1.1. Latar Belakang ……….……... 1
1.2. Landasan Hukum …... 2
1.3. Maksud dan Tujuan …………...… 4
1.4. Sistematika Penulisan ... 4
BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN ………... 7
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan ………..……... 7
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD ………... 11
BAB III. TUJUAN, STRATEGI DAN PROGRAM KEGIATAN TAHUN 2016 ... 17
3.1. Tujuan ... 17
3.2. Strategi Pembangunan ... 17
3.3. Indikator Kinerja Utama Tahun 2016 ………..…. 18
3.3. Program/Kegiatan Tahun 2016 ……….. 18
BAB V. PENUTUP...…... 24 LAMPIRAN
RENCANA KINERJA TAHUN 2016 RENCANA KERJA TAHUN 2016
i
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyusun Rencana Kerja (Renja) yang mengacu pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), Rencana Strategis (Renstra) SKPD, hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan periode sebelumnya, masalah yang dihadapi dan usulan program serta kegiatan yang berasal dari masyarakat.
Renja SKPD memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.
Penyusunan Renja Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2016 mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur periode tahun 2014-2019. Renja Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2016 merupakan rencana tahunan kedua dalam pelaksanaan Renstra Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2019.
Rencana Kerja SKPD merupakan penjabaran dari rencana jangka menengah dan jangka panjang yang disusun berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pengelolaan anggaran pendapatan, pengelolaan anggaran belanja, penatausahaan dan pelaporan pendapatan daerah, pada tahun- tahun yang sebelumnya, antisipasi atas permasalahan yang dihadapi, serta mengakomodasikan dan mempertimbangkan berbagai kebijakan nasional, kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta mempertimbangkan hasil penjaringan aspirasi masyarakat.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Dinas
Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2016 disusun dengan
mengacu pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jawa
Timur tahun 2016 yang merupakan dokumen induk perencanaan pembangunan tahunan dan didalamnya memuat kebijakan pembangunan daerah tahun anggaran 2016.
Program dan kegiatan yang tertuang dalam Rencana Kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2016 disusun berdasarkan Kebijakan Umum APBD (KUA - APBD) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Jawa Timur tahun 2016 yang menjadi dasar dalam proses penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jawa Timur tahun 2016, khususnya pada Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur.
Rencana Kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2016 akan dijadikan sebagai pedoman dan rujukan dalam menyusun program dan kegiatan tahun 2016 yang telah ditetapkan prioritas pembangunan daerah, yang mengarah pada pencapaian sasaran-sasaran pembangunan yang dalam penyusunannya juga memperhatikan program dan kebijakan dari pemerintah pusat yang dilaksanakan di daerah.
1.2. LANDASAN HUKUM
Dasar Hukum penyusunan Renja Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2016 adalah :
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
5. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tahun 2005 – 2025
6. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah
7. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan
8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
9. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah
10. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 tahun 2011 tentang
Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah
13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2015
14. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur
15. Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Timur
16. Peraturan Daerah Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Jawa Timur
17. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2009 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa
18. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 – 2019
19. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 31 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur
20. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 18 Tahun 2014 tentang Uraian Tugas Sekretariat, Bidang, Sub Bagian dan Seksi Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur
21. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 40 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur tahun 2016 22. Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No. 188/275/KPTS/032/2014
tentang Pengesahan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah, Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan dan Biro pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 – 2019
23. Surat Keputusan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Nomor 188.4/7827/116.01/KPTS/2014 tentang Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2014 – 2019.
1.3. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud penyusunan Rencana Kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2016 adalah untuk menselaraskan antara prioritas kegiatan pembangunan pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur tahun 2016 dengan program dan kegiatan pada Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2016.
Sedangkan tujuannya adalah :
1. Acuan pelaksanaan target kinerja tahun 2016 sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka mencapai visi dan misi;
2. Merumuskan program dan kegiatan pembangunan perikanan dan
1.4. SISTEMATIKA PENULISAN
BAB I PENDAHULUAN, pada bagian ini dijelaskan mengenai gambaran umum penyusunan rancangan RKT SKPD yang meliputi latar belakang, landasan hokum, maksud dan tujuan serta sistematika penulisan, sehingga substansi pada bab–bab berikutnya dapat dipahami dengan baik.
BAB II EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA SKPD
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD, memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu (tahun n-2) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun n-1), mengacu pada APBD tahun berjalan yang seharusnya pada waktu penyusunan Renja SKPD sudah disahkan.
Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra SKPD berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja SKPD tahun-tahun sebelumnya.
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD, berisikan kajian terhadap capaian kinerja pelayanan SKPD berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, maupun terhadap IKK sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.6 tahun 2008, dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007. Jika indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kinerja pelayanan
2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD,
berisikan uraian mengenai : Sejauh mana tingkat kinerja pelayanan
SKPD dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan SKPD,
Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan
tugas dan fungsi SKPD, Dampaknya terhadap capaian visi dan misi
kepala daerah, terhadap capaian program nasional/internasional,
Tantangan dan peluang serta Formulasi isu-isu penting berupa
rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam
perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan.
BAB III TUJUAN, SASARAN DAN PROGRAM KEGIATAN
3.1. Telaahan terhadap kebijakan Nasional, telaahan terhadap kebijakan nasional dan sebagaimana maksud, yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi SKPD
3.2. Tujuan dan Sasaran Renja SKPD, perumusan tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra SKPD
3.3. Program dan Kegiatan, berisikan penjelasan mengenai faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan, rekapitulasi program dan kegiatan serta penjelasan jika rumusan program dan kegiatan tidak sesuai dengan rancangan awal RKPD, baik jenis program/kegiatan, pagu indikatif, maupun kombinasi keduanya
BAB IV PENUTUP, menguraikan tentang catatan penting yang perlu
mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun
seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan, kaidah
pelaksanaannya serta rencana tindak lanjut.
BAB II
EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENCANA KERJA SKPD TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA SKPD
2.1. EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
Rencana Kerja (Renja) Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur adalah sebagai perencanaan tahunan yang merupakan penjabaran dari Rencana Strategis Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 - 2019.
Berdasarkan Rencana Strategis Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019, Dinas Perikanan dan Kelautan memiliki visi “Jawa Timur penghasil produk perikanan dan kelautan yang berdaya saing dan berkelanjutan”. Sedangkan misi yang akan dicapai adalah :
1. Meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia perikanan dan kelautan 2. Meningkatkan produksi perikanan dan kelautan
3. Meningkatkan daya saing produk hasil perikanan dan kelautan 4. Meningkatkan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil
Dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan dan dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 melaksanakan 10 (Sepuluh) program dan 43 (Empat puluh tiga) kegiatan.
Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan-kegiatan atau program yang
telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Akuntabilitas Kinerja
Pemerintah. Akuntabilitas merupakan suatu bentuk perwujudan kewajiban
untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan
misi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan dan sasaran yang telah
ditetapkan, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan
secara periodik.
Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja kegiatan. Pengukuran ini dilakukan dengan memanfaatkan data kinerja.
2.1.1. EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN TAHUN 2014
Total Anggaran Tahun 2014 Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur sebesar Rp. 244.052.816.000,- untuk mendukung pelaksanaan
9 (sembilan) program. Dari jumlah dana tersebut terealisasi sebesar Rp. 219.113.078.949,- atau 89,78 %. Sisa anggaran yang tidak terserap
tesebut dikarenakan adanya sisa lelang.
Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2014 adalah sebagai berikut :
NO. URAIAN Target Capaian %
1. Persentase peningkatan produksi
perikanan tangkap (%) 1,50 1,09 72,67
2. Persentase peningkatan produksi
perikanan budidaya (%) 5,00 4,81 96,20
3. Persentase peningkatan jumlah produk hasil perikanan dan kelautan yang bermutu (%)
5,00 3,21 64,20
4. Persentase penurunan tingkat kerusakan ekosistem mangrove (%)
0,04 0,062 155,00
5. Persentase penurunan tingkat kerusakan ekosistem terumbu karang (%)
0,002 0,002 100,00
Dalam pelaksanaan pembangunan perikanan dan kelautan masih terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi, yaitu :
a) Ketersediaan stok sumber daya ikan (SDI) yang semakin menurun;
b) Terbatasnya sarana usaha penangkapan serta modal usaha yang cukup khususnya bagi nelayan tradisional sehingga kegiatan penangkapan ikan kurang optimal;
c) Biaya pakan yang tinggi masih menjadi kendala bagi pembudidaya, pemberian paket hibah berupa mesin pelet masih belum menjangkau ke semua pembudidaya ikan air tawar;
d) Alih fungsi lahan perikanan budidaya untuk kegiatan non-perikanan;
e) Sebagian besar pembudidaya masih menerapkan teknologi konvensional
dan belum menerapkan inovasi teknologi pada unit usaha budidayanya;
f) Masih adanya pelanggaran beberapa armada penangkapan ikan terhadap jalur penangkapan dan terjadinya perebutan fishing ground yang memicu terjadinya konflik nelayan di kabupaten/kota, antar kabupaten/kota maupun antar provinsi. Demikian juga pelanggaran penggunaan alat tangkap yang dilarang dan bahan peledak yang merusak lingkungan;
g) Rehabilitasi mangrove dan terumbu karang yang dilakukan masih belum berimbang dengan tingkat kerusakan yang ada di Jawa timur karena dana yang dibutuhkan untuk merehabilitasi relatif besar;
h) Produktivitas garam belum optimal;
i) Keterbatasan bahan baku ikan untuk mencukupi kebutuhan industri pengolahan ikan di Jawa Timur;
j) Kompetensi pelaku industri perikanan belum memadai untuk menghadapi persaingan di pasar global.
2.1.2. PERKIRAAN PENCAPAIAN TAHUN ANGGARAN 2015
Sedangkan untuk tahun anggaran 2015 dengan anggaran sebesar Rp. 425.735.969.900,- terurai dalam 10 (sepuluh) program, diharapkan keberhasilan kinerja mencapai 100 % atau minimal sama dengan tahun 2014, baik realisasi keuangan maupun realisasi fisik.
Indikator Kinerja Utama Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2015 mengacu pada Renstra Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019 yang telah disusun dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Dinas Nomor 188.4/7827/116.01/KPTS/2014 tentang Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019.
Renstra Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun
2009 – 2014 telah berakhir masa berlakunya. Renstra Dinas Perikanan dan
Kelautan Provinsi Jawa Timur tahun 2014-2019 disusun sebagai upaya
tindak lanjut selama 5 (lima) tahun ke depan untuk menyelesaikan
permasalahan dalam pembangunan perikanan dan kelautan yang masih
terjadi hingga tahun 2014.
Berikut perkiraan pencapaian Indikator Kinerja Utama Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 :
NO. URAIAN Capaian
Th. 2014
Target Th. 2015
Perkiraan Capaian Th.
2015 1. Persentase kelas kelompok
perikanan dan kelautan yang naik kelas (%)
- 5,0 5,0
2. Persentase peningkatan produksi
perikanan tangkap (%) 1,09 1,50 1,60
3. Persentase peningkatan produksi
perikanan budidaya (%) 4,51 1,20 5,0
4. Persentase peningkatan produksi
garam (%) - 10 10
5. Nilai tambah produk hasil perikanan
dan kelautan (Rp. Triliun) 9,00 10,00 10,00
6. Persentase penurunan tingkat
kerusakan ekosistem mangrove (%) 0,062 0,02 0,03 7. Pesentase penurunan tingkat
kerusakan ekosistem terumbu
karang (%) 0,002 0,002 0,002
Untuk mencapai target tersebut, maka strategi yang diterapkan adalah:
- Peningkatan SDM Perikanan dan Kelautan
- Penerapan teknologi dibidang perikanan dan kelautan
- Fasilitasi sarana dan prasarana budidaya, penangkapan dan pengolahan hasil perikanan.
Program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, secara On-Farm dan Off-Farm secara garis besar adalah sebagai berikut:
a. Untuk kegiatan On Farm antara lain meliputi:
- Alat bantu penangkapan ikan di laut dan PUD;
- Penyempurnaan sarana prasarana PPP/PPI;
- Restrukturisasi armada penangkapan ikan;
- Fasilitasi Palkanisasi kapal & penerapan sistim rantai dingin;
- Fasilitasi program pakan mandiri;
- Pengembangan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi;
- Pengembangan Sistem Pemanfaatan Lahan Budidaya/pekarangan;
- Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat;
- Pengkayaan SDI di Laut & Perairan Umum Daratan.
b. Sedangkan kegiatan Off Farm adalah untuk mendukung pengelolaan hasil produksi perikanan. Baik sejak pasca panen, pengolahan sampai pada pemasaran hasil. Adapun kegiatannya antar lain : - Diversifikasi produk olahan;
- Layanan HC secara Online;
- Bimtek Penerapan CCS;
- Bimtek Penerapan Sistem Jaminan Mutu;
- Bimtek Pengembangan Produk berNilai Tambah (PPNT);
- Bimtek Pengembangan Pemasaran bagi Pedagang ikan;
- Bimtek Penguatan Kelembagaan bagi UMKM Wanita sektor Perikanan dan Kelautan;
- Bimtek dan Pelatihan Manajemen Usaha bagi UMKM;
- Pembinaan Penerapan GMP/SOP, SKP dan HACCP bagi UPI Ekspor;
- Bimtek dan pelatihan usaha garam rakyat;
- Bimtek dan pelatihan pengelolaan kelautan, pesisir dan pulau- pulau kecil serta pengawasan SDI dan usaha perikanan dan kelautan.
2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN SKPD
A. Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi
Dinas Perikanan dan Kelautan, mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dibidang perikanan dan kelautan. Yang mana dalam melaksanakan tugas Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang perikanan dan kelautan;
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang perikanan dan kelautan;
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Uraian Tugas Sekretariat, Bidang, Sub Bagian dan Seksi Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut :
1. Kepala Dinas
Mempunyai tugas memimpin, melakukan koordinasi, pengawasan dan pengendalian dalam penyelenggaraan kegiatan di bidang perikanan dan kelautan.
2. Sekretaris
Mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan administrasi umum, kepegawaian, perlengkapan, penyusunan program dan keuangan, hubungan masyarakat (humas) dan protokol. Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka sekretaris mempunyai fungsi :
a. Pengelolaan dan pelayanan administrasi umum b. Pengelolaan administrasi kepegawaian
c. Pengelolaan administrasi keuangan d. Pengelolaan administrasi perlengkapan
e. Pengelolaan urusan rumah tangga, humas dan protokol
f. Pelaksanaan koordinasi penyusunan program, anggaran dan perundang-undangan
g. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan tugas-tugas bidang h. Pengelolaan kearsipan dan perpustakaan dinas
i. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi organisasi dan tata laksana j. Pelaksanaan proses administrasi rekomendasi jaminan mutu dan
keamanan pangan
k. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi Sekretariat terdiri atas :
a. Sub Bagian Tata Usaha
b. Sub Bagian Penyusunan Program
c. Sub Bagian Keuangan
3. Bidang Perikanan Budidaya
Mempunyai tugas melaksanakan pengembangan perikanan budidaya, dan mempunyai fungsi :
a. Pengembangan budidaya dan perbenihan
b. Pengembangan dan fasilitasi prasarana, sarana dan usaha perikanan budidaya
c. Pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan budidaya
d. Pengendalian jaminan mutu dan keamanan pangan di bidang perikanan budidaya
e. Penyusunan kebijakan fasilitasi pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan
f. Penyiapan bahan penyebaran teknologi perikanan budidaya
g. Pelaksanaan verifikasi dokumen perizinan usaha budidaya laut dan budidaya di lintas kabupaten/kota
h. Penyiapan bahan penerbitan rekomendasi usaha budidaya laut dan budidaya di lintas kabupaten/kota
i. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi Bidang Perikanan Budidaya terdiri dari :
a. Seksi Produksi
b. Seksi Prasarana dan Sarana Perikanan Budidaya c. Seksi Kesehatan Ikan Budidaya dan Lingkungan 4. Bidang Perikanan Tangkap
Mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan dan mengkoordinasikan peningkatan dan pengembangan perikanan tangkap serta mempunyai fungsi :
a. Pengembangan pemanfaatan sumberdaya perikanan tangkap
b. Penyiapan bahan kebijakan prasarana dan sarana perikanan tangkap c. Penyiapan kebijakan penyebaran informasi teknologi dan penyediaan
sarana perikanan tangkap
d. Penyusunan kebijakan fasilitasi kelompok nelayan
e. Pengendalian jaminan mutu dan keamanan pangan perikanan
f. Penyiapan bahan kebijakan operasional pelabuhan perikanan;
g. Pelaksanaan verifikasi dokumen perizinan usaha perikanan tangkap;
h. Penyiapan bahan penerbitan rekomendasi usaha perikanan tangkap;
i. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi Bidang Perikanan Tangkap adalah sebagai berikut : a. Seksi Eksploitasi dan Teknologi
b. Seksi Prasarana dan Sarana Perikanan Tangkap c. Seksi Operasional Pelabuhan
5. Bidang Kelautan, Pesisir dan Pengawasan
Mempunyai tugas pengembangan, pengelolaan kelautan pesisir dan pulau-pulau kecil serta pengawasan sumberdaya perikanan dan kelautan serta mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Pengelolaan ruang laut sampai dengan 12 mil di luar minyak dan gas bumi
b. Pelaksanaan verifikasi dokumen perizinan pemanfaatan ruang laut di bawah 12 mil di luar minyak dan gas bumi
c. Penyiapan bahan penerbitan rekomendasi pemanfaatan ruang laut di bawah 12 mil di luar minyak dan gas bumi
d. Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil e. Penyiapan bahan kebijakan dan pelaksanaan konservasi dan
rehabilitasi sumberdaya kelautan
f. Penyiapan bahan kebijakan pengawasan pemanfaatan sumberdaya perikanan dan kelautan sampai dengan 12 mil
g. Penyusunan kebijakan fasilitasi kelompok masyarakat pesisir h. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas
Susunan organisasi Bidang Kelautan, Pesisir dan Pengawasan terdiri atas :
a. Seksi Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
b. Seksi Pengawasan dan Pengendalian
6. Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
Mempunyai tugas pengembangan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan serta mempunyai fungsi :
a. Penyiapan kebijakan pengolahan hasil perikanan
b. Penyiapan bahan kebijakan penyebaran informasi teknologi pengolahan dan pemasaran hasil perikanan
c. Penyiapan kebijakan jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan dan kelautan
d. Penyiapan kebijakan investasi dan permodalan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan
e. Penyiapan bahan kebijakan fasilitasi kelompok usaha perikanan f. Penyiapan kebijakan pemasaran hasil perikanan
g. Pelaksanaan verifikasi dokumen perizinan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di lintas kabupaten/kota
h. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas
Susunan organisasi Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan terdiri atas :
a. Seksi Pengembangan Usaha dan Pemasaran b. Seksi Bina Mutu
c. Seksi Pelayanan Usaha
Sedangkan untuk Unit pelaksanan Teknis (UPT) berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 31 Tahun 2014 tanggal 23 Mei 2014 tentang Organisasi dan Tata kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut :
a. UPT Pengendalian dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (UPT PPMHP) Surabaya
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang teknis pengendalian, pengujian mutu hasil perikanan dan sertifikasi mutu serta penyebaran teknologi pengolahan hasil perikanan. UPT PPMHP mempunyai fungsi :
- Pelaksanaan pengendalian, pengujian dan sertifikasi mutu hasil
- Pelaksanaan kaji terap dan penyebaran teknologi pengolahan hasil perikanan
- Pelaksanaan ketatausahaan dari rumah tangga
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PPMHP terdiri atas :
- Kepala UPT
- Sub Bagian Tata Usaha - Seksi Pengendalian Mutu - Seksi Pengujian Mutu
b. UPT Pengendalian dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (UPT PPMHP) Banyuwangi
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang teknis pengendalian, pengujian mutu hasil perikanan dan sertifikasi mutu serta penyebaran teknologi pengolahan hasil perikanan. UPT PPMHP mempunyai fungsi :
- Pelaksanaan pengendalian, pengujian dan sertifikasi mutu hasil perikanan
- Pelaksanaan kaji terap dan penyebaran teknologi pengolahan hasil perikanan
- Pelaksanaan ketatausahaan dari rumah tangga
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PPMHP terdiri atas :
- Kepala UPT
- Sub Bagian Tata Usaha - Seksi Pengendalian Mutu - Seksi Pengujian Mutu
c. UPT Pengembangan Budidaya Air Payau (PBAP) Bangil
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang kaji terap dan diseminasi teknologi, produksi, pelayanan usaha dan jasa perikanan budidaya air payau. UPT PBAP mempunyai fungsi :
- Pelaksanaan kaji terap dan diseminasi teknologi perikanan buidaya
- Pelaksanaan produksi budidaya ikan air payau
- Pelaksanaan pelayanan pengujian penyakit ikan dan lingkungan secara laboratoris
- Pelaksanaan penyediaan benih ikan air payau - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PBAP terdiri atas :
- Kepala UPT
- Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Produksi dan Penerapan Teknologi - Seksi Pelayanan Usaha dan Jasa
d. UPT Pengembangan Budidaya Air Tawar (PBAT) Umbulan
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang kaji terap dan diseminasi teknologi, produksi, pelayanan usaha dan jasa perikanan budidaya air tawar. UPT PBAT mempunyai fungsi :
- Pelaksanaan kaji terap dan diseminasi teknologi perikanan buidaya air tawar
- Pelaksanaan produksi induk, calon induk, benih dan budidaya budidaya ikan air tawar
- Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PBAT terdiri atas :
- Kepala UPT
- Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Produksi dan Penerapan Teknologi - Seksi Pelayanan Usaha dan Jasa
e. UPT Pengembangan Budidaya Laut (PBL) Situbondo
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang kaji terap dan diseminasi teknologi, produksi, pelayanan usaha dan jasa perikanan budidaya laut. UPT PBL mempunyai fungsi :
- Pelaksanaan kaji terap dan diseminasi teknologi perikanan buidaya
- Pelaksanaan produksi benih dan budidaya ikan laut - Pelaksanaan penyediaan benih ikan laut
- Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PBL terdiri atas :
- Kepala UPT
- Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Produksi dan Penerapan Teknologi - Seksi Pelayanan Usaha dan Jasa
f. UPT Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (PTPB) Kepanjen Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang bimbingan serta pelatihan teknis dan manajerial perikanan budidaya.
UPT PTPB mempunyai fungsi :
- Penyusunan kurikulum dan silabi pelatihan perikanan budidaya
- Pelaksanaan bimbingan dan pelatihan teknis dan manajerial perikanan budidaya
- Pelaksanaan produksi benih dan budidaya ikan air tawar
- Pelaksanaan penyediaan induk, calon induk dan benih ikan air tawar - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PTPB terdiri atas :
- Kepala UPT
- Sub Bagian Tata Usaha - Seksi Pelatihan
- Seksi Operasional dan Pelayanan
g. UPT Pengembangan Teknologi Penangkapan Ikan (PTPI) Probolinggo Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang kaji terap serta melaksanakan bimbingan dan pelatihan teknis perikanan tangkap. UPT PTPI mempunyai fungsi :
- Penyusunan kurikulum dan silabi pelatihan perikanan tangkap
- Pelaksanaan bimbingan dan pelatihan teknis dan manajerial
- Pelaksanaan kaji terap teknologi dibidang penangkapan ikan - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PTPI terdiri atas :
- Kepala UPT
- Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Sarana dan Pengembangan Teknologi - Seksi Pelayanan Jasa
h. UPT Pelabuhan Perikanan (PP) Tamperan
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang pengelolaan pelabuhan perikanan, pengawasan penangkapan ikan dan pelayanan teknis kapal perikanan. UPT PP mempunyai fungsi :
- Pelayanan tambat labuh, bongkar muat dan kesyahbandaran pelabuhan perikanan
- Fasilitasi pengawasan sumber daya ikan, pembinaan mutu dan pemasaran hasil perikanan dan perbaikan kapal
- Pelaksanaan koordinasi urusan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan dan keselamatan kerja (K5) kawasan pelabuhan perikanan - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PP Tamperan terdiri atas :
- Kepala UPT Pelabuhan Perikanan - Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Jasa Kepelabuhanan
- Seksi Sarana dan Prasarana Pelabuhan i. UPT Pelabuhan Perikanan (PP) Muncar
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang pengelolaan pelabuhan perikanan, pengawasan penangkapan ikan dan pelayanan teknis kapal perikanan. UPT PP mempunyai fungsi :
- Pelayanan tambat labuh, bongkar muat dan kesyahbandaran
pelabuhan perikanan
- Fasilitasi pengawasan sumber daya ikan, pembinaan mutu dan pemasaran hasil perikanan dan perbaikan kapal
- Pelaksanaan koordinasi urusan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan dan keselamatan kerja (K5) kawasan pelabuhan perikanan - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PP Muncar terdiri atas :
- Kepala UPT Pelabuhan Perikanan - Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Jasa Kepelabuhanan
- Seksi Sarana dan Prasarana Pelabuhan j. UPT Pelabuhan Perikanan (PP) Mayangan
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang pengelolaan pelabuhan perikanan, pengawasan penangkapan ikan dan pelayanan teknis kapal perikanan. UPT PP mempunyai fungsi :
- Pelayanan tambat labuh, bongkar muat dan kesyahbandaran pelabuhan perikanan
- Fasilitasi pengawasan sumber daya ikan, pembinaan mutu dan pemasaran hasil perikanan dan perbaikan kapal
- Pelaksanaan koordinasi urusan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan dan keselamatan kerja (K5) kawasan pelabuhan perikanan - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PP Mayangan terdiri atas :
- Kepala UPT Pelabuhan Perikanan - Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Jasa Kepelabuhanan
- Seksi Sarana dan Prasarana Pelabuhan k. UPT Pelabuhan Perikanan (PP) Bulu
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang
pengelolaan pelabuhan perikanan, pengawasan penangkapan ikan dan
- Pelayanan tambat labuh, bongkar muat dan kesyahbandaran pelabuhan perikanan
- Fasilitasi pengawasan sumber daya ikan, pembinaan mutu dan pemasaran hasil perikanan dan perbaikan kapal
- Pelaksanaan koordinasi urusan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan dan keselamatan kerja (K5) kawasan pelabuhan perikanan - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas Susunan organisasi UPT PP Bulu terdiri atas :
- Kepala UPT Pelabuhan Perikanan - Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Jasa Kepelabuhanan
- Seksi Sarana dan Prasarana Pelabuhan
l. UPT Pelabuhan dan Konservasi Sumberdaya Perikanan dan Kelautan Bawean
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang pengelolaan pelabuhan perikanan, pelayanan teknis kapal perikanan, pengawasan serta konservasi sumberdaya perikanan dan kelautan. UPT Pelabuhan dan Konservasi Sumberdaya Perikanan dan Kelautan Bawean mempunyai fungsi :
- Pelayanan tambat labuh, bongkar muat dan kesyahbandaran pelabuhan perikanan
- Pelaksanaan pengawasan sumberdaya ikan serta konservasi pesisir dan laut
- Pembinaan mutu dan pemasaran hasil perikanan dan perbaikan kapal
- Pelaksanaan koordinasi urusan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan dan keselamatan kerja (K5) kawasan pelabuhan perikanan - Pelaksanaan ketatausahaan dan rumah tangga,dan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas
Susunan organisasi UPT Pelabuhan dan Konservasi Sumberdaya
- Kepala UPT Pelabuhan Perikanan - Sub Bagian Tata Usaha
- Seksi Operasional Pelabuhan - Seksi Konservasi dan Pengawasan B. Pelayanan SKPD
1. Sesuai dengan PP No. 38 Tahun 2007, bahwa Urusan Pemerintah terdiri atas urusan Pemerintahan yang sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah dan urusan pemerintahan yang dibagi bersama antar tingkatan dan/atau susunan pemerintahan. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintahan daerah provinsi mengatur dan mengurus urusan pemerintahan yang berdasarkan kriteria pembagian urusan pemerintahan yang terdiri atas urusan wajib dan urusan pilihan. Urusan pilihan sebagaimana dimaksud adalah urusan pemerintahan yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi, kekhasan, dan potensi unggulan daerah yang bersangkutan. Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur adalah bertugas untuk menyelenggarakan urusan pilihan bidang kelautan dan perikanan sebagaimana telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
2. Pelayanan Publik di bidang perikanan dan Kelautan, dilakukan dengan :
- Kaji terap Teknologi Periikanan dan Kelautan
- Melakukan sosialisasi tentang teknologi perikanan dan kelautan;
- Pelayanan Fasilitasi Prasarana perikanan dan kelautan, yaitu Fasilitasi Pelabuhan Perikanan dan Prasarana Budidaya;
- Pelayanan Fasilitasi Usaha;
- Pelayanan usaha pemanfaatan asset daerah melalui pengujian
mutu laboratorium,uji kualitas air, serta jasa usaha yang meliputi
penyewaan gedung/bangunan, peralatan serta pejualan
benih/bibit, yang telah dilakukan di 12 (Dua belas) UPT lingkup
Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur sehingga hal ini
oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur sebagai berikut :
No. Uraian Target Th. 2015 Realisasi (s/d) Mei % PENDAPATAN ASLI DAERAH 11.184.024.000 6.293.520.254 56,27 I. RETRIBUSI DAERAH 11.164.024.000 6.242.748.186
A. Retribusi Jasa Usaha 11.164.024.000 6.242.748.186 44,12 Retribusi Pemakaian Kekayaan
Daerah : 10.236.284.000 5.745.080.686
- Lahan, Bangunan, lain-lain 784.000.000 282.013.100
- Jasa Laboratorium 9.452.284.000 5.463.067.586
Retribusi Penjualan Produksi Usaha
Daerah 927.740.000 497.667.500
B. Retribusi Perijinan Tertentu - -
- Ijin Usaha Perikanan - -
II. LAIN-LAIN PENDAPATAN ASLI DAERAH YANG SAH
20.000.000 50.772.068 Pendapatan dari pengembalian
belanja
Hasil pengelolaan Dana Bergulir
Pendapatan sewa Pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan Lain – lain penerimaan daerah
- 5.000.000 15.000.000 - -
12.643.550 - 5.087.100 491.868 19.906.000
J U M L A H 11.184.024.000 6.293.520.254 56,27
BAB III
TUJUAN, STRATEGI DAN PROGRAM KEGIATAN TAHUN 2016
3.1. TUJUAN
Dalam rangka merealisasikan visi dan misi Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur maka ditetapkanlah tujuan pembangunan daerah yang akan dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. Tujuan ini ditetapkan untuk memberi arah terhadap program / kegiatan SKPD secara umum. Penetapan tujuan dan sasaran didasarkan pada identifikasi faktor- faktor kunci keberhasilan (Critical Success Factor) yang ditetapkan setelah penetapan visi dan misi. Penetapan tujuan akan mengarah kepada perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalam rangka merealisasikan Visi dan Misi. Sedangkan sasaran menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan terfokus yang bersifat spesifik, terinci, terukur dan dapat dicapai.
Tujuan dan sasaran Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 sesuai dengan Rencana Strategis Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019, yaitu :
a. Tujuan : Meningkatkan kapasitas pelaku usaha perikanan dan kelautan Sasaran : Meningkatnya kelas kelompok perikanan dan kelautan
b. Tujuan : Meningkatkan ketersediaan pangan dari sektor perikanan dan kelautan
Sasaran : Meningkatnya produksi perikanan dan kelautan
c. Tujuan : Meningkatkan mutu dan pemasaran produk hasil perikanan dan kelautan
Sasaran : Meningkatnya nilai tambah produk hasil perikanan dan kelautan d. Tujuan : Mewujudkan pengelolaan kawasan pesisir yang lestari dan
berkelanjutan
Sasaran : Meningkatnya pemulihan dan perlindungan wilayah pesisir
3.2. STRATEGI PEMBANGUNAN
Untuk mewujudkan visi dan misi yang diemban oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur, maka sasaran strategis yang akan dilaksanakan adalah :
a. Meningkatnya kelas kelompok perikanan dan kelautan b. Meningkatnya produksi perikanan dan kelautan
c. Meningkatnya nilai tambah produk hasil perikanan dan kelautan d. Meningkatnya pemulihan dan perlindungan wilayah pesisir e. Meningkatnya rehabilitasi hutan mangrove dan terumbu karang.
3.3. INDIKATOR KINERJA UTAMA
Adapun target Indikator Kinerja Utama yang ingin dicapai pada tahun 2016 adalah sebagai berikut :
NO. URAIAN Target
Th. 2016 1. Persentase kelompok perikanan dan kelautan yang naik
kelas (%)
5,00 2. Persentase peningkatan produksi perikanan tangkap
(%) 1,50
3. Persentase peningkatan produksi perikanan budidaya
(%) 2,00
4. Persentase peningkatan produksi garam rakyat (%) 10,00 5. Nilai tambah produk hasil perikanan dan kelautan
(Rp. Triliun) 10,20
6. Persentase penurunan tingkat kerusakan ekosistem
mangrove (%) 0,02
7. Pesentase penurunan tingkat kerusakan ekosistem
terumbu karang (%) 0,002
3.4. PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2016
Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur memerlukan anggaran
sebesar Rp. 309.111.710.000,- untuk mendukung 10 (sepuluh) program/ kegiatan pembangunan perikanan dan kelautan sebagai berikut :
1. Program Pengembangan Budidaya Perikanan 2. Program Pengembangan Perikanan Tangkap
3. Program Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Perikanan
4. Program Pengembangan Kelautan, Pesisir, Pulau-Pulau Kecil dan
5. Program Peningkatan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan 6. Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat
7. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
8. Program Peningkatan sarana dan prasarana aparatur
9. Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Daerah
10. Program Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Dokumen Penyelenggaraan Pemerintah
Selain itu, penjabaran program ke dan kegiatan-kegiatan juga memperhitungkan permasalahan sebagai berikut :
1) Terbatasnya kemampuan SDM perikanan dan kelautan
2) Kualitas dan kuantitas benih dan induk menurun, utamanya yang bernilai ekonomis tinggi;
3) Harga pakan pabrikan tinggi sehingga menyebabkan biaya produksi tinggi;
4) Masih ada sarana dan prasarana pelabuhan yang belum dapat dioperasionalkan secara optimal karena belum sempurna;
5) Terbatasnya kualitas dan kuantitas bahan baku;
6) Masih sering terjadi pengrusakan wilayah pesisir dan sumber daya ikan oleh masyarakat.
Penjabaran masing-masing Program dan Kegiatan Pembangunan Tahun 2016 adalah sebagai berikut :
1. Program Pengembangan Budidaya Perikanan
Program direncanakan mendapat alokasi dana sebesar Rp. 75.500.000.000,- untuk mendukung kegiatan :
a. Program Anti Kemiskinan (APP) bidang perikanan sebesar Rp. 1.000.000.000,-
b. Optimalisasi UPTD bidang perikanan budidaya sebesar Rp. 1.000.000.000,-
c. Pengelolaan produksi perikanan budidaya sebesar Rp. 10.000.000.000,- d. Pengelolaan dan pengembangan sarana dan prasarana budidaya sebesar
Rp. 15.000.000.000,-
e. Pengelolaan kesehatan ikan budidaya dan lingkungan sebesar Rp. 1.200.000.000,-
f. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Budidaya Air Payau Bangil sebesar Rp. 13.000.000.000,-
g. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Budidaya Air Tawar Umbulan sebesar Rp. 14.500.000.000,-
h. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Budidaya Air Laut Situbondo sebesar Rp. 13.000.000.000,-
i. Fasilitasi pengembangan kawasan Agropolitan dibidang budidaya perikanan sebesar Rp. 1.000.000.000,-
j. Pembentukan dan pengembangan klaster komoditas perikanan unggulan berpotensi ekspor sebesar Rp. 300.000.000,-
k. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya Kepanjen sebesar Rp. 5.500.000.000,-
2. Program Pengembangan Perikanan Tangkap
Dukungan dana yang direncanakan sebesar Rp. 168.000.000.000,- digunakan untuk menunjang kegiatan :
a. Fasilitasi eksploitasi dan aplikasi teknologi perikanan tangkap sebesar Rp. 15.000.000.000,-
b. Pengelolaan operasional pelabuhan perikanan dan PPI sebesar Rp. 1.000.000.000,-
c. Pengembangan sarana dan prasarana perikanan tangkap sebesar Rp. 124.500.000.000,-
d. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Teknologi Penangkapan Ikan sebesar Rp. 3.500.000.000,-
e. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Mayangan sebesar Rp. 6.000.000.000
f. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Muncar sebesar Rp. 6.000.000.000,-
g. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Tamperan
sebesar Rp. 6.000.000.000,-
h. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Bulu sebesar Rp. 4.500.000.000,-
i. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan dan Konservasi
Sumberdaya Perikanan dan Kelautan Bawean sebesar Rp. 1.500.000.000,-
3. Program Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Perikanan
Anggaran yang direncanakan guna mendukung program tersebut sebesar Rp. 14.000.000.000,- yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan :
a. Pendidikan kemasyarakatan produktif dalam rangka pengembangan kelautan pesisir dan pulau-pulau kecil dan pengawasan sumberdaya perikanan dan kelautan sebesar Rp. 4.000.000.000
b. Pendidikan kemasyarakatan produktif dalam rangka pengembangan budidaya perikanan sebesar Rp. 4.000.000.000
c. Pendidikan kemasyarakatan produktif dalam rangka pengembangan perikanan tangkap sebesar Rp. 3.500.000.000,-
d. Pendidikan kemasyarakatan produktif dalam rangka optimalisasi pengolahan dan pemasaran hasil perikanan Rp. 2.500.000.000,-
4. Program Pengembangan Kelautan, Pesisir, Pulau-Pulau Kecil dan Pengawasan
Program tersebut rencana alokasi anggaran sebesar Rp. 7.000.000.000,- dengan rencana kegiatan :
a. Pengelolaan pengawasan dan pengendalian sumberdaya perikanan dan kelautan sebesar Rp. 3.000.000.000,-
b. Pengelolaan kelautan, pesisir dan pulau-pulau kecil sebesar Rp. 4.000.000.000,-
5. Program Peningkatan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
Program tersebut direncanakan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp. 9.500.000.000,- yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan :
a. Pengembangan pengolahan dan jaminan mutu hasil perikanan sebesar Rp. 1.000.000.000
b. Pengembangan usaha perikanan dan kelautan sebesar
c. Penguatan dan pengembangan pemasaran produk perikanan dalam dan luar negeri sebesar Rp. 3.000.000.000,-
d. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pengendalian dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Surabaya sebesar Rp. 2.500.000.000,-
e. Pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Pengendalian dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Banyuwangi sebesar Rp. 2.000.000.000,-
6. Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat
Program ini direncanakan mendapatkan anggaran sebesar Rp 5.000.000.000,- yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan
pemberdayaan usaha garam rakyat sebesar Rp. 5.000.000.000,- 7. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Program ini diusulkan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 14.000.000.000,- yang berisi kegiatan pelaksanaan administrasi
perkantoran sebesar Rp. 14.000.000.000,-
8. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Program tersebut alokasi dana direncanakan sebesar Rp. 14.000.000.000,- yang akan digunakanuntuk mendukung kegiatan :
a. Penyediaan peralatan dan kelengkapan sarana sebesar Rp. 5.500.000.000,-
b. Pemeliharaan peralatan dan kelengkapan saranan sebesar Rp. 8.500.000.000
9. Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Daerah Program ini dialokasikan dana sebesar Rp. 611.710.000,- yang digunakan untuk kegiatan :
a. Koordinasi dan konsultasi kelembagaan pemerintah daerah sebesar Rp. 400.000.000,-
b. Peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur sebesar Rp. 211.710.000,-
10. Program Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Dokumen Penyelenggaraan Pemerintahan
Program ini dialokasikan dana sebesar Rp 1.500.000.000 yang digunakan untuk kegiatan :
a. Penyusunan dokumen perencanaan sebesar Rp. 1.000.000.000,-
b. Penyusunan laporan hasil pelaksanaan rencana program dan anggaran sebesar Rp. 200.000.000,-
c. Penyusunan, pengembangan, pemeliharaan dan pelaksanaan sistem
informasi data sebesar Rp. 300.000.000,-
RENCANA KINERJA TAHUN 2016
DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN PROVINSI JAWA TIMUR
NO TUJUAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR TARGET
2016 PROGRAM 2016 ANGGARAN 2016 1 Meningkatkan
kapasitas pelaku usaha perikanan dan kelautan
1 Meningkatnya kualitas kelas
kelompok perikanan dan kelautan
1 Persentase kelompok perikanan dan kelautan yang naik kelas
5,0 % 1. Program Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Perikanan
Rp 14.000.000.000
2 Meningkatkan ketersediaan pangan dari sektor perikanan dan kelautan
2
Meningkatnya produksi perikanan dan kelautan
2 Persentase peningkatan produksi perikanan tangkap
1,5 % 2. Program
Pengembangan Perikanan Tangkap
Rp 168.000.000.000
3 Persentase peningkatan produksi perikanan budidaya
2,0 % 3. Program
Pengembangan Perikanan Budidaya
Rp 75.500.000.000
4 Persentase peningkatan produksi garam rakyat
10 % 4. Program
Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat
Rp 5.000.000.000
3 Meningkatkan mutu dan pemasaran produk hasil perikanan dan kelautan
3 Meningkatnya nilai tambah produk hasil perikanan dan kelautan
5 Nilai tambah produk hasil perikanan dan kelautan
Rp 10,20 Trilun
5. Program Peningkatan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
Rp 9.500.000.000
4 Mewujudkan pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan yang berkelanjutan
4 Meningkatnya pemulihan dan perlindungan wilayah pesisir
6 Persentase penurunan tingkat kerusakan ekosistem mangrove
0,02 % 6. Program
Pengembangan Kelautan, Pesisir.
Pulau-Pulau Kecil dan Pengawasan
Rp 7.000.000.000
7 Persentase penurunan tingkat kerusakan
ekosistem terumbu karang
0,002 %
JUMLAH Rp 279.000.000.000
Lembar 1 dari 8
SKPD : DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN PROVINSI JAWA TIMUR
LOKASI TARGET CAPAIAN
KINERJA
KEBUTUHAN DANA /
PAGU INDIKATIF SUMBER DANA TARGET CAPAIAN
KINERJA PAGU INDIKATIF
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
2.05.0100.01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Indeks kepuasan masyarakat/aparatur terhadap pelayanan administrasi perkantoran dan kenyamanan kantor (%)
80% Rp 14,000,000,000 APBD 100% Rp 6,001,353,039
Persentase pegawai yang mendapatkan pelayanan administrasi perkantoran (%)
80% 90%
Persentase pegawai yang puas terhadap pelayanan perkantoran (%)
80% 100%
2.05.0100.02 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Persentase sarana dan prasarana yang layak fungsi (%)
85% Rp 14,000,000,000.0 APBD 100% Rp 6,942,344,408
Jumlah peralatan dan kelengkapan sarana yang tersedia (Unit)
12 unit 16 unit
Persentase pemenuhan peralatan dan kelengkapan sarana SKPD (%)
85% 90%
2.05.0100.02.031 Pemeliharaan Peralatan dan Kelengkapan sarana dan Prasarana
Jumlah peralatan dan kelengkapan sarana yang terpelihara (Unit)
Jatim 12 unit Rp 8,500,000,000 APBD 16 unit Rp 2,942,344,408 a 1
2.05.0100.07 Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Daerah
Persentase kelembagaan yang layak fungsi (%)
Jatim 85% Rp 611,710,000 APBD 100% Rp 1,350,000,000
Persentase kesesuaian kelembagaan pemerintah daerah dengan aturan yang berlaku (%)
85% 100%
Jumlah koordinasi dan konsultasi (Kali)
130 kali 150 kali
Jumlah pegawai yang mengikuti pembinaan peningkatan kapasitas SDM (Orang)
400 orang 76 orang
Persentase pegawai yang mengikuti pendidikan formal/non-
5% 5%
DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN 2017
RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SKPD TAHUN 2016 PROVINSI JAWA TIMUR
KODE
URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN
DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN
PERKIRAAN MAJU TAHUN 2017
JENIS KEGIATAN SKPD PENANGGUNG
JAWAB
Rp 4,000,000,000 a 1 1
2.05.0100.02.012 Penyediaan Peralatan dan Kelengkapan Sarana dan Prasarana
Jatim Rp 5,500,000,000.0
14,000,000,000
Rp Rp 6,001,353,039 a
2.05.0100.01.019 Pelaksanaan Administrasi Perkantoran
Jatim
500,000,000
Rp a 1
1
2.05.0100.07.002 Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Jatim Rp 211,710,000
400,000,000
Rp Rp 850,000,000 a
APBD 2.05.0100.07.001 Koordinasi dan
Konsultasi Kelembagaan Pemerintah Daerah
Jatim INDIKATOR KINERJA
PROGRAM/KEGIATAN CATATAN PENTING
RENCANA TAHUN 2016
APBD
APBD
APBD
Lembar 2 dari 8
LOKASI TARGET CAPAIAN
KINERJA
KEBUTUHAN DANA /
PAGU INDIKATIF SUMBER DANA TARGET CAPAIAN
KINERJA PAGU INDIKATIF
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
KODE
URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN
DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN
PERKIRAAN MAJU TAHUN 2017
JENIS KEGIATAN SKPD PENANGGUNG
JAWAB INDIKATOR KINERJA
PROGRAM/KEGIATAN CATATAN PENTING
RENCANA TAHUN 2016
Jumlah pegawai yang mengikuti pendidikan/pelatihan formal (Orang)
10 orang 26 orang
2.05.0100.08 Program Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Dokumen Penyelenggaraan Pemerintahan
Persentase dokumen penyelenggaraan pemerintahan (%)
100% Rp 1,500,000,000 APBD 100% Rp 3,345,896,961
2.05.0100.08.001 Penyusunan Dokumen Perencanaan
Jumlah dokumen perencanaan SKPD yang tersusun (Dokumen)
Jatim 5 dokumen Rp 1,000,000,000 APBD 1 dokumen Rp 1,815,000,000 a 1
Jumlah dokumen pelaporan SKPD yang tersusun (Dokumen)
3 dokumen 2 dokumen
Jumlah dokumen evaluasi (hasil pelaksanaan evaluasi program/kegiatan) yang tersusun (Dokumen)
2 dokumen 2 dokumen
Jumlah dokumen pelaporan keuangan/anggaran (Dokumen)
1 dokumen 1 dokumen
Jumlah update database SKPD (Triwulan)
4 triwulan 4 triwulan
Jumlah aplikasi statistik perikanan dan kelautan (Aplikasi)
1 aplikasi 0 aplikasi
2.05.0100.20 Program Pengembangan Budidaya Perikanan
Jumlah produksi perikanan budidaya (Ton)
1.077.540 ton Rp 75,500,000,000 1.282.594 ton Rp 81,580,405,592
Jumlah paket hibah (Paket)
5 paket 8 paket
Jumlah pertemuan (Kali)
2 kali 3 kali
Jumlah operasional UPTD Perikanan Budidaya (UPTD)
3 UPTD 3 UPTD
Jumlah pembangunan dan rehabilitasi UPTD Perikanan Budidaya (UPTD)
3 UPTD 3 UPTD
Jumlah pertemuan / sosialisasi (Kali)
32 kali APBD 14 kali
500,000,000
Rp a 1
2.05.0100.07.002 Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Jatim Rp 211,710,000 APBD
605,000,000
Rp a 1
1
2.05.0100.08.003 Penyusunan, Pengembangan, Pemeliharaan dan Pelaksanaan Sistem Informasi Data
Jatim Rp 300,000,000
200,000,000
Rp APBD Rp 925,896,961 a
APBD 2.05.0100.08.002 Penyusunan Laporan
Hasil Pelaksanaan Rencana Program dan Anggaran
Jatim
3,025,000,000
Rp a 1
2.05.0100.20.010 Optimalisasi UPTD Bidang Perikanan Budidaya
UPT Perikanan Budidaya 2.05.0100.20.009 Program Anti
Kemiskinan (APP) Bidang Perikanan
Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo , Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota
1,000,000,000 Rp
10,000,000,000
Rp Rp 13,276,176,000 a 1
32,705,775,200
Rp a 1
2.05.0100.20.044 Pengelolaan Produksi Perikanan Budidaya
Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten
1,000,000,000
Rp APBD
APBD