• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jaka Wahyu Rahmanto 1, Imam Qalyubi 2. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya Surel : 1,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jaka Wahyu Rahmanto 1, Imam Qalyubi 2. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya Surel : 1,"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

MENTRADISIKAN INFLUENCER MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM STRATEGI PEMASARAN BISNIS

KEDAI PRAMUKA DI MASA PANDEMI COVID-19 Traditioning Influencers Through Instagram Social Media In Business

Marketing Strategies Of The Scout Shops During Covid-19 Pandemic Jaka Wahyu Rahmanto

1

, Imam Qalyubi

2

1,2

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya Surel : [email protected]

1

, [email protected]

2

Received : Accepted:

ABSTRACT. The business marketing strategy of the scout shop used influencers via Instagram social media during the covid-19 pandemic (a case study in the Pramuka Jawara scout shop). This study uses primary and secondary data with a qualitative research design. The population used is the scout shop owner, the scout champion, and the visitors who are by the objectives and benefits of the research. The number of informants in this study amounted to 7 people (one owner and five visitors). The sample used a purposive sampling technique where the sampling was based on considerations to obtain the research's objectives and benefits. The research results showed that the reason for the Jawara scout shop to switch from conventional to digital marketing through Instagram social media is that firstly, consumers prefer to use social media Instagram because of the development of technological advances. Secondly, by using social media, Instagram marketing, the cost of marketing costs can be reduced and positively influenced in the advancement of product marketing for scout Jawara scouts shop during the covid-19 pandemic. The existence of this influencer has a positive impact on the progress of the scout champion scout shop. Because currently, consumers know this business from influencers, and the role of place variables in the marketing mix can make visitors come back to scout champion scout shop because an atmosphere is an attractive place for consumers, and the price is also by consumers' pocket.

Keyword: Social media, influencer, marketing

ABSTRAK. Strategi pemasaran bisnis kedai pramuka menggunakan

influencer melalui media sosial instagram di masa pandemic covid-19

(studi kasus di kedai pramuka jawara scout). Penelitian menggunakan

(2)

data primer dan sekunder dengan desain penelitian kualitatif. informan yang digunakan yaitu owner kedai pramuka jawara scout dan pengunjung yang sesuai dengan tujuan dan manfaat peneleitian. Jumlah informan pada penelitian ini berjumlah 7 orang (2 Owner dan 5 pengunjung). informan menggunakan teknik purposive sampling dimana pengambilan informan yang didasarkan kepada pertimbangan guna mendapatkan tujuan dan manfaat penelitian. Hasil yang didapatkan disimpulkan bahwa alasan kedai pramuka jawara scout beralih dari cara konfensional ke cara digital marketing melalui media sosial instagram, pertama karena berkembangnya kemajuan teknologi, konsumen lebih banyak memilih menggunakan media sosial Instagram kedua dengan menggunakan media sosial marketing Instagram biaya cost marketing lebih dapat ditekan, dan memberikan pengaruh positif dalam kemajuan pemasaran produk kedai pramuka jawara scout di masa pandemic covid-19. Adanya Influencer ini memberikan dampak yang positif terhadap kemajuan kedai pramuka jawara scout. Karena saat ini konsumen mengetahui bisnis ini dari Influencer, dan juga peran variable tempat dalam marketing mix bisa membuat pengunjung untuk datang kembali ke kedai pramuka jawara scout karena suasana tempat yang menarik bagi konsumen dah harganya juga sesuai dengan kantong konsumen.

Kata Kunci : Media sosial, influencer, pemasaran

PENDAHULUAN

Memasuki era perdangan bebas, persaingan di dunia bisnis pun semakin ketat. Tidak hanya bersaing dalam mencari kesempatan kerja, orang-orang juga berpikir untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.

Tidak heran jika jumlah Usaha kecil dan Menengah terus berkembang.

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan (Wahyudi & Sukmasari, 2018).

Manfaat dari internet saat ini juga telah berkembang untuk berbagai

aspek kehidupan. salah satunya media sosial, dimana kedudukan media

sosial merupakan sarana sosialisasi dan interaksi, dapat digunakan oleh

(3)

setiap orang untuk melihat berbagai macam informasi mengenai sebuah produk dan informasi lainnya. Semua pelaku usaha dapat dengan mudah memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran produknya, hal tersebut menjadi sebuah daya tarik bagi pelaku usaha dalam menjadikan media sosial sebagai media promosi yang unggul karena mampu menampilkan profil dan jenis produk dari jenis usaha yang dikembangkan, karena mampu menjadi alat pelayanan, transaksi dan komunikasi dengan konsumen secara online (Kurniawan, 2017).

Adanya pandemi covid-19 yang terjadi saat ini membuat keresahan pada masyarakat dan pelaku usaha. Peraturan perundang-undangan no.21, 2020 tentang kegiatan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) berdampak pada banyaknya kerugian kepada pelaku usaha, diantara pelaku usaha tersebut ada yang bias bertahan, namun ada juga yang mengambil langkah untuk melakukan pemutusan hubungan kerja karyawannya, guna mengurangi kerugian pelaku usaha akibat penyebaran Covid-19 ini (Miladiah & Riyanto, 2020).

Sebagai pebisnis, terutama yang bergerak di dunia digital tentu

memiliki berbagai strategi dalam memanfaatkan media social sebagai

media pemasaran yang efektif untuk menggapai konsumen. Di masa

pandemi seperti sekarang, banyak pelaku usaha baru yang menjajaki

berbagai media social yang ada untuk menawarkan produknya, karena

usaha secara offline belum dapat dimaksimalkan karena adanya

kebijakan PSBB atau Perilaku kebiasaan baru yang belum mampu

dijalankan dengan baik. Karena itu perlu sebuah strategi khusus yang

dilakukan pelaku usaha dalam memanajemen usahanya agar mampu

menjadi pilihan pertama bagi konsumennya.(Akhmad, 2015)

(4)

Intagram merupakan sebuah aplikasi dari smartphone yang diperuntukkan untuk media sosial. Instagram juga mampu memberikan inspirasi dan kreativitas bagi penggunanya, karena Instagram memiliki fitur yang dapat membuat foto lebih indah, artistic dan menjadi lebih indah (Atmoko, 2012). Instagram merupakan aplikasi yang paling disukai saat ini, dikarenakan Instagram merupakan aplikasi yang berfokus pada gambar dan video. Fitur lain yang ada dan sangat diminati didalam Instagram ketika kita memposting apapun yang ingin di posting dalam intagram tersebut disebut fitur snapgram, secara tidak langsung snapgram tersebut mempromosikan apa yang mereka rekam dalam fitur snapgram itu (Handika & Darma, 2018).

Seiring dengan perkembangan waktu beberapa orang sudah mengetahui bahwa Instagram dapat dimanfaatkan sebagai media untuk memasarkan suatu produk, guna untuk lebih menyempurnakan Instagram itu sebagai media bisnis harus didukung dengan teori marketing mix, digital dan internet marketing, teori ini sangat dibutuhkan agar pemilik sebuah usaha mengetahui bagaimana cara untuk memulai Instagram sebagai media marketing. Instagram marketing ini tentu harus di dukung dengan adanya pengaruh influencer. Influencer merupakan orang yang berperan sebagai pemberi pengaruh dikarenakan pandangan, nasehat atau pendapatnya, yang mampu memberikan pengaruh dalam keputusan untuk membeli sebuah produk. Influencer tersebut dapat memberi pengaruh yang sangat kuat kepada pengikutnya yang ada di Instagram,pada saat influencer memposting brand endorse-nya (Handika & Darma, 2018).

Kedai Pramuka Jawara Scout merupakan sebuah bisnis jual beli

produk atribut perlengkapan pramuka yang berdiri sejak tahun 2012

(5)

sampai dengan sekarang. Pada awal 2012 sampai dengan tahun 2018 kedai pramuka jawara scout menjalani usaha dengan cara offline marketing yang merupakan sebuah cara dalam usaha bisnis di mana transaksi produk yang di perjual belikan secara langsung antara penjual dan pembeli di satu tempat yang sama dan dalam waktu yang sama, atau cara transaksi suatu barang atau jasa yang dilakukan di dunia nyata dengan cara bertatap muka secara langsung. Ketika muncul isu pandemic covid-19 di Indonesia, kedai pramuka jawara scout terus memikirkan bagaimana untuk tetap dapat mempertahankan usahanya.

Salah satunya dengan menawarkan atau mempromosikan serta bertransaksi jual beli secara online salah satunya melalui aplikasi media social Instagram.

Definisi operasional berguna untuk pembaca, agar mudah memahami kata-kata yang dianggap asing secara operasional, berdasarkan karakterisktik yang diamati, secara cermat terhadap suatu objek atau fenomena (Hidayat, 2014). Strategi Pemasaran merupakan teknik yang digunakan perusahaan untuk mengukur dan menimbang dalam mengambil keputusan, baik dari segi pengeluaran, operasional pemasaran, yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bisnis Kedai Pramuka merupakan suatu kegiatan yang memproduksi atau menjual barang-barang hasil produksi berupa perlengkapan pramuka meliputi atribut serta buku pembelajaran yang akan dijual ke konsumen yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin.

Influencer adalah individu atau sebuah kelompok yang berpengaruh

terhadap orang, seperti artis-artis atau public pigure yang pada saat ini

merupakan sebagai acuan dari kalangan masyarakat. Misalnya seperti

pada saat artis/ public pigure (influencer) memposting sebuah produk di

(6)

suatu tempat yang mereka kunjungi otomatis pengikutnya sebagian akan mengunjungi tempat tersebut secara tidak langsung. Influencer itu sendiri sebagai magnet yang bertujuan untuk menguntungkan tempat yang mereka kunjungi. Media Sosial Instagram adalah sebuah aplikasi dimana aplikasi tersebut lebih memfokuskan kepada Foto ataupun Video, yang mana foto dan video tersebut di posting sesuai dengan keinginan dari pemilik akun dari Instagram tersebut. Instagram sendiri saat ini sudah mulia berkembang sebagai media promosi yang tentunya lebih memudahkan pebisnis untuk memasarkan produk pada bisnisnya.

METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Informan yang akan digunakan yaitu owner Kedai Pramuka Jawara Scout dan pengunjung yang sesuai dengan tujuan dan manfaat penelitian. Informan di dapat dengan menggunakan teknik purposive sampling dimana pengambilan informan yang didasarkan kepada pertimbangan guna mendapatkan tujuan dan manfaat penelitian.

Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara wawancara, angket terbuka, observasi, dan gabungan dari ketiganya, secara langsung dari informan (Sugiono, 2016).

HASIL PENELITIAN

Perkembangan ekonomi di era globalisasi sekarang membuat

segalanya menjadi terbarukan, termasuk strategi penawaran dan

pemasaran saat ini. Potensi Pendidikan karakter melalui gerakan

Pramuka bagi anak di usia 10-25 tahun menjadikan peluang bisnis

(7)

untuk penyediaan berbagai macam keperluan dalam menunjang Pendidikan karakter yang banyak dilakukan di alam terbuka. Seiring dengan perkembangan jaman bisnis kedai pramuka ini mulai meninggalkan cara konvensional dan beralih ke digital marketing.

Semenjak adanya digital marketing mulailah berfungsinya social media sebagai sarana media marketing salah satunya aplikasi media sosial Instagram ( Gumilar , 2016) .

Kedai Pramuka Jawara Scout yang berlokasi di kota Muara Teweh, menurut ownernya yaitu sudah sangat memanfaatkan social media untuk kegiatan marketingnya. Secara tidak langsung dengan social media marketing ini dapat membuat konsumen untuk tertarik dalam suatu produk yang ada didalamnya, sesuai dengan teori “ social media marketing merupakan bentuk pemasaran langsung atau tidak langsung untuk membangun kesadaran, dan tindakan untuk suatu merek. Bisnis, orang, atau badan lain dan dilakukan dengan menggunakan alat-alat dari web social “ (Rahman, 2019) Pada saat ini owner dari Kedai Pramuka Jawara Scout sudah menggunakan Instagram sebagai media promosinya dan didorong factor hadirnya Influencer yang lebih memberikan dampak yang positif pada Kedai Pramuka Jawara Scout.

Alasan Kedai Pramuka Jawara Scout menggunakan Influencer

sebagai pendorong dari dari kegiatan promosinya dikarenakan

Influencer ini secara tidak langsung dapat memberikan pengaruh

terhadap niat membeli produk, dan langkah ini sangat tepat. Alasan lain

dikarenakan cost untuk membuat suatu promosi tidak sedikit, maka

seiring dengan berkembangnya jaman dan adanya aplikasi Instagram,

promosi Kedai Pramuka Jawara Scout tidak perlu lagi memerlukan cost

(8)

yang besar, dan dengan menggunakan Instagram ini bisa lebih cepat tertuju kepada konsumen.

Konsep perilaku konsumen merupakan penyederhanaan dari cara konsumen sebagai individu dalam mengambil keputusan. Bagi seorang manajer sangatlah penting untuk memahami perilaku individu dengan baik agar bisa mendapatkan nilai yang tinggi di pasar dan dianggap mampu dalam pengeloaan bisnisnya. Peran media social dalam pemasaran terdiri dari 5 point ( Neti , 2011) .

1) Media sosial mampu memberi identitas mengenai produk yang ada dalam bisnisnya.

2) Media sosial mempunyai peran sebagai penelitian pemasaran dalam upaya menggali informasi tentang keperluan konsumen.

3) Media sosial bisa dijadikan media komunikasi antara penjual dan pembeli, dengan tujuan menjaga dan mempertahankan hubungan yang baik dengan konsumen.

4) Media sosial dapat mendekatkan perusahaan dengan konsumen.

Konsumen mampu mengelola waktu yang digunakan untuk melihat produk secara langsung, karena media sosial dapat menampilkan produk setiap waktu.

5) Media sosial dalam pemasaran bertujuan untuk membangun costumer engagement.

Dari hasil wawancara dengan owner, peneliti menemukan keselarasan dengan teori dari yang dikemukanan (Neti, 2011) yaitu:

▪ Informan 2 sampai 5 sudah mengetahui identitas dari Kedai

Pramuka Jawara Scout adalah sebagai tempat menjual perlengkapan

pramuka yang ada di kota Muara Teweh.

(9)

▪ Pada saat informan 2 sampai 5 datang ke Kedai Pramuka Jawara Scout ini sudah dipastikan informan tersebut akan berbelanja, dari hasil belanjanyalah pihak Kedai Pramuka Jawara Scout mengetahui apa yang disukai dan dibutuhkan oleh konsumen (data dari penjualan terbanyak).

▪ Saat kedai pramuka Jawara Scout memposting foto produknya di Instagram atau dengan bantuan influencer tentu secara tidak langsung ini bertujuan untuk mengingatkan dan berkomunikasi kepada konsumen bahwa Kedai Pramuka Jawara Scout memiliki Info terbaru mengenai tempatnya baik dari segi Produk, harga ataupun promosi diskon atau promosi dari sebuah event.

▪ Setelah komunikasi antara Kedai Pramuka Jawara Scout dengan Informan dengan baik pastinya Kedai Pramuka Jawara Scout selalu memposting produknya yang bertujuan untuk mengingatkan konsumen untuk berkunjung kembali.

▪ Terjadinya custumer engagement yang mendalam dengan informan.

Dengan demikian Informan tidak lagi membeli dengan mempertimbangkan dari segi harga.

Hasil dari penelitian ini dari sisi Owner Kedai Pramuka Jawara

Scout adalah informan 1 ini sudah menerapkan marketing mix dengan

baik dan sudah memikirkan strategi untuk jangka pendek dan jangka

Panjang untuk Kedai Pramuka Jawara Scout kedepannya. Kedai

Pramuka Jwara scout tidak hanya menggunakan satu pendekatan,

informan mengkombinasikan beberapa pendekatan baik konvensional

maupun digital, dan baru-baru ini informan mulai mengambangkan

strateginya dengan memanfaatkan marketing mix yang dikolaborasikan

dengan dunia digital. Alhasil memberikan dampak yang sangat positif

(10)

terhadap Kedai Pramuka Jawara Scout. Jika informan tidak melakukan strategi ini tentu Kedai Pramuka Jwara Scout akan terkalahkan oleh jaman dan berakhir tutup. Setelah strategi tersebut berjalan informan mulai memberdayakan Influencer untuk meningkatkan penjualan produk dan mempromosikan produk Kedai Pramuka Jawara Scout ke kalangan publik.

Hasil penelitian dari sisi pengunjung Kedai Pramuka Jawara Scout yaitu dari informan 2 sampai 5 memberikan hasil yang sama pada pertanyaan mereka mengetahui Kedai Pramuka Jawara Scout ini dari Instagram. Alas an informan mau berkunjung ke Kedai Pramuka Jawara Scout adalah dikarenakan faktor tempat diurutan pertama lalu influencer, promosi dan produk. Terakhir informan tetap akan berkunjung kembali dikarenakan sudah nyaman dengan suasana tempatnya yang membuat mereka untuk berkunjung kembali dan Kedai Pramuka Jawara Scout ini selalu berinovasi dalam membuat produknya sehingga membuat informan untuk selalu berkunjung kembali.

Lampiran dokumentasi influencer dalam instagram.

(11)
(12)

KESIMPULAN

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mengapa strategi pemasaran Kedai Pramuka Jawara Scout beralih dari cara konvensional ke Instagram marketing yaitu : Didasari oleh kemajuan teknologi yang saat ini konsumen lebih condong menggunakan sosial media khususnya Instagram, karena konsumen sudah mulai jenuh menggunakan cara konvensional dan kurang memberikan dampak positif dalam perkembangan teknologi di jaman sekarang, ini diperkuat juga dengan hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan informan ke 2.

“sebenarnya kami sudah membuat brosur dan disebarkan ke sekolah-

sekolah yang menjadi sasaran pemasaran dari toko kami, tetapi belum

memberikan dampak positif karena perubahan pola masyarakat yang

sudah ke era teknologi digital ditambah dengan masih belum

berakhirnya pandemi covid-19 ini menjadikan masyarakat lebih

memilih memanfaatkan media social dalam mencari informasi untuk

bertransaksi, juga berkaca pada beberapa bisnis lain yang sudah

memanfaatkan media sosial, selain itu keberadaan sosial media

marketing khususnya Instagram mampu lebih menekan cost dalam

pembiayaan marketing dalam menjalankan bisnis di masa pandemic

covid-19”. Manfaat dari adanya Influencer dapat lebih meningkatkan

pemasaran di media social Instagram, karena adanya Influencer ini

memberikan dampak yang positif terhadap kemajuan Kedai Pramuka

Jawara Scout. Karena saat ini konsumen mengetahui Kedai Jawara

Scout ini dari Influencer, dan juga peran variable tempat dalam

marketing mix bias membuat pengunjung untuk datang kembali ke

Kedai Pramuka Jawara Scout karena tempat yang strategis dan menarik

bagi konsumen juga harganya sesuai dengan kantong konsumen.

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Akhmad, K. A. (2015). Pemanfaatan Media Sosial bagi Pengembangan Pemasaran UMKM (Studi Deskriptif Kualitatif pada Distro di Kota Surakarta). Duta Com Journal, 9(1), 43–43.

Atmoko, B. D. (2012). Instagram handbook. Jakarta: Media Kita.

Gumilar, G. (2016). Pemanfaatan instagram sebagai sarana promosi oleh pengelola industri kreatif fashion di kota Bandung. JIPSI- Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi UNIKOM, 5(2).

Handika, M. R., & Darma, G. S. (2018). Strategi Pemasaran Bisnis Kuliner Menggunakan Influencer Melalui Media Sosial Instagram. Jurnal Manajemen Bisnis, 15(2), 192–203.

Hidayat, A. (2014). Pengertian Definisi Operasional Variabel. Diakses dari damayantihilda4. wordpres. com/2013/04/14/variable- penelitian ….

Kurniawan, P. (2017). Pemanfaatan media sosial Instagram sebagai komunikasi pemasaran modern pada Batik Burneh.

Competence: Journal of Management Studies, 11(2).

Miladiah, A. F., & Riyanto, S. (2020). Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Pemasaran Sayuran Oleh Sayurkita. Mlg Saat Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 1(3), 172–179.

Neti, S. (2011). Social media and its role in marketing. International Journal of Enterprise Computing and Business Systems, 1(2), 1–15.

Rahman, T. (2019). Pengaruh content marketing terhadap keputusan pembelian dengan minat beli sebagai variabel intervening:

Studi pada konsumen Caffe Go-Kopi di Kota Malang [PhD Thesis]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Sugiono, S. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R &

D. Bandung: Alfabeta.

Wahyudi, H. S., & Sukmasari, M. P. (2018). Teknologi dan Kehidupan

Masyarakat. Jurnal Analisa Sosiologi, 3(1).

Referensi

Dokumen terkait

berbeda dengan tempat lainnya Aspek Iklim DIMUNGKINKAN untuk memperlihatkan lokalitas sebuah bangunan tinggi (apartemen). Hasil studi literatur terhadap negara-negara lain

Tentang : Hasil Pendidikan dan Latihan {rofesi Guru (PLPG) Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Kementerian Pendidikan Nasional Angkatan 3 Rayon 06 UNP Kuota Tahun

Kamus data dibuat berdasarkan berdasarkan arus data yang mengalir di data flow diagram, maka nama arus data juga harus dicatat di kamus data sehingga dalam membaca

Lokasi Penempatan : Waktu selesai kegiatan : Tanggal Pelaksanaan : (HARI - BULAN - TAHUN) KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN HASIL. Pemeriksaan dan pembersihan fan air filter Pemeriksaan

Kriteria evaluasi yang digunakan pada penelitian ini adalah DeLone & McLean Model merupakan model untuk mengukur kesuksesan implementasi sistem informasi

Niissä zymografiageelien näytteissä, jotka ovat FCS:a sisältäneestä viljelmästä, havaitaan 24 tunnin kohdalla MMP-9:n aktiivisuutta kuvat 3 ja 8, mahdollisesti myös kuva 5, Liite

menunjukkan sikap yang kurang baik terhadap SADARI dengan mengatakan bahwa SADARI itu tidak penting untuk dilakukan pada masa remaja.Berdasarkan uraian tersebut maka peneliti

Melalui wawancara mendalam terhadap delapan penyandang kanker serviks yang berasal dari Bandung, Bekasi, Karawang, Indramayu, Cirebon dan Pangandaran diperoleh pemahaman