• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI DIRI MADRASAH MAS GLUMPANG TIGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "EVALUASI DIRI MADRASAH MAS GLUMPANG TIGA"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI DIRI MADRASAH

MAS GLUMPANG TIGA

KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PIDIE

2020

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

EDM ini telah disyahkan dalam Rapat Pleno Madrasah yang dihadiri oleh Kepala Madrasah, Guru,

Tempat : MAS Glumpang Tiga

Kecamartan : Glumpang Tiga

Kabupaten/kota : Pidie

Glumpang Minyeuk,...2020

Ketua Komite

Drs. H. Umar Ibrahim

Kepala Madrasah

Diauddin, S.Pd NIP.19671021999051001

(3)

KATA PENGANTAR

Assalamu ‘alaikum Wr Wb.

Dengan mengucap puja dan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala yang senantiasa memberikan limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Penyusunan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dengan lancar dan tanpa hambatan yang berarti.

Evaluasi Diri Madrasah ini kami susun secara strategis, realistis, transparan dan partisipatif dengan harapan dapat digunakan sebagai acuan untuk mencapai tujuan dan cita – cita pemangku kepentingan di MAS Glumpang Tiga yang telah ditetapkan. Karena itu, mudah-mudahan dalam pelaksanaannya tidak ada hambatan yang berarti sehingga dapat berjalan lancar di dalam mencapai sasaran yang kita harapkan bersama.

Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Madrasah, Pengurus Komite, Guru dan Murid serta pemangku kepentingan lainnya atas bantuan pemikiran, masukan dan saran yang disampaikan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan EDM ini tepat pada waktunya.

Kami sadari bahwa penyusunan EDM ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mohon maaf apabila dalam penyusunan EDM ini terdapat kekurangan dan kehilafan. Kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan demi kesempurnaan penyusunan EDM ini. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus meng-update EDM ini setiap tahun, sehingga EDM ini sesuai harapan Madrasah dan masyarakat.

Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa memberikan kemudahan di dalam merealisasikan dan menjalankan program EDM yang berlaku per tahun ini.

Terima kasih.

Wassalamu ‘alaikum Wr Wb

Glumpang Minyeuk,...2020

Penyusun Tim TPM

(4)

LATAR BELAKANG

Kebijakan pembangunan pendidikan nasional sebagaimana digariskan dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional (2014-2019) diarahkan pada upaya mewujudkan daya saing, pencitraan publik, serta akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan. Tolak ukur efektivitas implementasi kebijakan tersebut dilihat dari ketercapaian indikator-indikator mutu penyelenggaraan pendidikan yang telah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam delapan (8) Standar Nasional Pendidikan (SNP). Tidak dipungkiri bahwa upaya strategis jangka panjang untuk mewujudkannya menuntut satu Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) yang dapat membangun kerja sama dan kolaborasi di antara berbagai institusi terkait dalam satu keterpaduan jaringan kerja nasional. Dengan kata lain diperlukan pengembangan sistim penjaminan mutu pendidikan. Tata kerja yang dibangun mengisyaratkan adanya serangkaian proses dan prosedur untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data mengenai kinerja dan mutu tenaga pendidik dan kependidikan, program, dan lembaga beserta rekomendasinya. Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP/EQAS – Educational Quality Assurance System) sedang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Proses penjaminan mutu mengidentifikasi aspek pencapaian dan prioritas peningkatan, penyediaan data sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan serta membantu membangun budaya peningkatan mutu berkelanjutan. Pencapaian mutu pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah dikaji berdasarkan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Empat hal penting yang perlu dilakukan dalam penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, yaitu (1) Pengkajian mutu pendidikan, (2) Analisis dan pelaporan mutu pendidikan, (3) Peningkatan mutu merujuk pada Standar Nasional Pendidikan, dan (4) Penumbuhan budaya peningkatan mutu berkelanjutan.

Salah satu aspek dalam pengembangan sistim penjaminan termasuk peningkatan mutu pendidikan adalah Evaluasi Diri Madrasah (EDM) sebagai cara menumbuhkan budaya peningkatan mutu berkelanjutan di Madrasah. EDM dilaksanakan oleh setiap Madrasah sebagai satu kebutuhan untuk meningkatkan kinerja dan mutu Madrasah secara berkelanjutan.EDM merupakan mekanisme evaluasi internal yang dilakukan oleh kepala

(5)

Madrasah bersama pendidik atau guru, komite Madrasah, orang tua, dengan bantuan pengawas.Hasil Evaluasi Diri Madrasah dimanfaatkan sebagai bahan untuk menyusun program pengembangan Madrasah dan laporan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga tentang pencapaian Madrasah untuk pengembangan lebih lanjut. Laporan EDM disusun untuk menindaklanjuti hasil temuan yang didapatkan melalui instrumen Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dengan merujuk pada delapan SNP, yaitu Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian. Butir-butir instrumen Evaluasi Diri Madrasah difokuskan pada aspek-aspek kehidupan Madrasah yang paling esensial, yaitu kondisi-kondisi yang berkaitan dengan mutu pelayanan belajar-mengajar.Sistim penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah di Indonesia beroperasi dalam suatu manajemen pendidikan dan pemerintahan yang mendelegasikan sebagian besar tanggung jawab implementasinya kepada pemerintahan provinsi, kabupaten/kota, penyelenggara pendidikan swasta (yayasan pendidikan), dan satuan pendidikan (madrasah).Oleh karena itu, diyakini bahwa upaya keberhasilan inovasi pendidikan sangat ditentukan oleh adanya komitmen, profesionalisme, kerjasama, dan kolaborasi semua pemangku kepentingan pendidikan.

Tujuan EDM

1). Mengetahui semua potensi Madrasah untuk dapat diolah dan Dikembangkan

2). Sebagai pedoman operasional dalam mengelola Madrasah selama satu tahun pelajaran dan tahun – tahun berikutnya.

3). Memiliki tolak ukur keberhasilan/ketidakberhasilan dalam mengelola Madrasah selama satu tahun pelajaran.

4). Mengetahui permasalahan yang timbul di Madrasah yang kemudian menjadi hambatan, peluang atau ancaman pengembangan Madrasah

Landasan Hukum

Landasan hukum penyusunan RKM ini sebagai berikut :

1. UU nomor 20 Tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional pasal 4 (Pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas publik).

(6)

2. Undang–undang nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembanginan Nasional.

3. PP nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 53 (setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun).

4. Permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang standar pengelola pendidikan. Madrasah membuat rencana kerja jangka menengah (RKJM) 4 tahun. Rencana kerja tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKA/S) dilaksanakan berdasarkan RKJM. RKJM/T disetujui saat dewan pendidikan setelah memperhatikan pertimbangan dari komite Madrasah dan disahkan berlakunya oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

5. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional 2014 – 2019.

6. Peraturan Pemerintah nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.

7. Permendiknas nomor 11 tahun 2009 tentang Kriteria Penilaian Akreditasi.

8. Peraturan Pemerintah No.17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

9. Peraturan Pemerintah nomor 66 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

(7)

PROFIL MADRASAH

IDENTITAS MADRASAH

NPSN : 10113802

Nama Madrasah : MAS Glumpang Tiga

Alamat : Jl. Banda Aceh-Medan Km.130 Gampong

jeumpa

Kelurahan/Desa : Gampong Jeumpa

Kecamatan : Glumpang Tiga

Kabupaten/Kota : Pidie

Provinsi : Aceh

Jenjang : MA

Status : Swasta

Tahun Berdiri Hasil Akreditasi

: :

2001 A

PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

No INDIKATOR KRITERIA JUMLAH

(Orang) 1 Kualifikasi Pendidikan Guru <= SMA Sederajat 0

D1 -

D2 -

D3 0

S1 32

S2 -

S3 -

Jumlah 32

2 Sertifikasi Sudah 7

Belum 25

Jumlah 32

3 Gender Pria 4

Wanita 28

Jumlah 32

4 Status Kepegawaian PNS 6

GTT 26

(8)

No INDIKATOR KRITERIA JUMLAH (Orang)

GTY -

Honorer -

5 Pangkat / Golongan II a -

II b -

II c -

II d -

III a (impassing) - III b (impassing) - III c (impassing) - III d (impassing) 2 IV a (impassing) 4

IV b -

Diatas IV b -

Non PNS -

Jumlah 0

DATA PESERTA DIDIK DAN ROMBONGAN BELAJAR

URAIAN KELAS

TOTAL

X XI XII

ROMBEL 1 1 2 4

LAKI-LAKI 12 13 18 48

PEREMPUAN 6 2 12 20

TOTAL MURID 18 15 30 68

TOTAL ROMBEL 1 1 2 4

(9)

KONDISI SARANA DAN PRASARANA

Jumlah Peserta didik 68 Orang

Jumlah Peserta didik Pria 48 Orang

Jumlah Peserta didik Wanita 20 Orang

Jumlah Guru 32 Orang

Jumlah Rombel 4 Rombel

RUANG KELAS

(diisi jumlah seluruh ruang kelas yang ada dan seluruh perabot di seluruh kelas) Kriteria Satuan

Kondisi

Jumlah Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat

Jumlah total ruang kelas kelas 5 4 - 5

Kapasitas Maksimum orang 45 - - 45

Ratio Luas ruang kelas orang/m2 1.23 - - 1.23 Perabot

Jumlah kursi peserta didik buah 80 40 - 120

Jumlah meja peserta didik buah 80 40 - 700

Jumlah kursi guru buah 5 - - 5

Jumlah meja guru buah 5 - - 5

Jumlah Lemari di kelas buah - - - -

Jumlah Papan Pajang buah - - - -

Jumlah Papan Tulis buah 5 - - 5

Jumlah Tempat sampah buah 3 - - 3

Jumlah Tempat cuci tangan buah 2 - - 2

Jumlah Jam Dinding buah 5 - - 5

Jumlah Stop Kontak Listrik buah 5 - - 5

Jumlah kipas angina buah - - - -

Jumlah AC buah 1 - - 1

Jumlah hotspot buah - - - -

Jumlah TP-Link buah - - - -

Jumlah lampu TL buah - - - -

Jumlah pintu buah 5 - - 5

Jumlah ventilasi buah - - - -

Jumlah lantai buah 1 - - 1

Jumlah teras buah - - - -

(10)

4. PERPUSTAKAAN

Kriteria Satuan

Kondisi

Jumlah Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat BUKU

Buku teks pelajaran eksemplar - -

Buku panduan pendidik eksemplar - -

Buku pengayaan judul - -

Buku referensi judul - -

Sumber belajar lain judul - -

PERABOT

Rak Buku set 8 - - 8

Rak Majalah buah - - - -

Rak Surat Kabar buah - - - -

Meja baca buah - - - -

Kursi baca buah - - - -

Kursi kerja buah 1 - - 1

Meja kerja/sirkulasi buah - - -

Kursi Kerja buah 1 - - 1

Lemari Katalog buah 1 - - 1

Lemari buah 1 - - 1

Papan pengumuman buah - - - -

Meja multimedia buah - - -

MEDIA

PEMBELAJARAN

Peralatan multimedia Unit 1 - - 1

(11)

PERLENGKAPAN LAINNYA

Buku inventaris Buah 1 - - 1

Tempat sampah Buah 1 - - 1

Kotak kontak Buah - - - -

Jam dinding Buah 1 - - 1

Kipas angina Buah 1 - - 1

5. LABORATORIUM IPA

Kriteria Satuan

Kondisi

Jumlah Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat Luas bangunan

Laboratorium IPA m2

PERABOT

Lemari buah

PERALATAN PENDIDIKAN

Model kerangka manusia buah Model tubuh manusia buah

Globe buah

Model tata surya buah

Kaca pembesar buah

Cermin datar buah

Cermin cekung buah

Cermin cembung buah

Lensa datar buah

Lensa cekung buah

Lensa cembung buah

Magnet batang buah

Poster IPA set

Kit Panas dan Hidrostatika Set

Kit Optik Set

Kit Listrik Set

Kit Mekanika Set

Garputala pada kotak Buah

Slinki Buah

Catu Daya Tegangan Rendah Buah

Neraca Buah

Respirometer Buah

Kotak Genetika 5 warna Buah MODEL, Kulit Manusia. Buah MODEL, Jantung Manusia Buah MODEL, Torso Wanita Buah

(12)

MODEL, Telinga Manusia Buah MODEL, Mata Manusia Buah MODEL, Otak Manusia Buah KUADRAT, fleksible Tipe

Lipat Buah

EOSIN, BG 25 gr Buah

Iodine crystals (I2), BG, 500 g Botol Calcium Oxide (Ca O), T, 500

g Botol

Sodium Hydroide, T, 500 g,

NA OH Botol

Penghubung Selang Bentuk Y Buah

Benedict, 500 ml Buah

Akuarium Buah

Cawan Petri Buah

Gelas Kimia Buah

Kaki Tiga Buah

Kasa baja, Tahan Karat Buah Jam henti, dual dial Buah

Plat Tetes Buah

Lumpang dan alu Buah

Pipa Kaca Buah

Pipet Tetes Buah

Batang pengaduk kaca Buah

Statif segi 4 Buah

Klem Universal Buah

Boss head Buah

Tabung Reaksi, Medium Wall buah Penjepit tabung reaksi buah Carta, Perkembanganbiakan

hewaan tinggi Buah

Carta, Perkembanganbiakan

hewan rendah Buah

Carta, Perkembanganbiakan

tumbuhan generative Buah Carta, Daur hidup parasite

(malaria) Buah

Carta, Perkembanganbiakan

vegetative Buah

Auxanometer Buah

MIKROSKOP, Lanjutan Buah MIKROKOP, untuk peserta

didik buah

Kaca penutup Buah

Kaca pembesar Buah

(13)

Kaca benda buah Carta, Bagian Tubuh

Tumbuhan Buah

Carta, Hukum Mendel Buah Carta, Sistem Saraf Manusia Buah Carta, Sistem Pencernaan

Manusia Buah

Carta, Sistem Sirkulasi Darah

manusia Buah

Carta, Sistem Ekskresi

Manusia Buah

Thermometer , -10-110

derajatC Buah

7. RUANG PIMPINAN

Kriteria Satuan

Kondisi

Jumlah Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat BANGUNAN

Luas Bangunan m2

Lebar minimum m

PERABOT

Kursi pimpinan buah

Meja pimpinan buah

Kursi dan meja tamu set

Lemari buah

Papan statistik buah

PERLENGKAPAN LAINNYA

Simbol kenegaraan set

Tempat sampah buah

Mesin ketik/komputer set

Filing kabinet buah

Brankas buah

Jam dinding buah

Mesin scanner buah

Kipas angina buah

Foto para kepala madrasah buah Foto pengurus yayasan buah

Bagan organisasi buah

Foto pendiri madrasah buah Bak pencuci tangan (wash tub) buah

(14)

Ruang Guru

Kriteria Satuan

Kondisi

Jumlah Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat BANGUNAN

Luas bangunan m2

Ratio Luas/Guru org/m2

PERABOT

Kursi kerja buah

Meja kerja buah

Lemari/loker buah

Papan statistik buah

Papan pengumuman buah

PERLENGKAPAN LAINNYA

Tempat sampah buah

Tempat cuci tangan buah

Jam dinding buah

Penanda waktu/bel/lonceng buah

Telepon buah

Alamri/rak raport buah

Televisi buah

Kipas angina buah

Lampu buah

Papan jadwal buah

RUANG UKS

Kriteria Satuan

Kondisi

Jumlah Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat BANGUNAN

luas m2 - - 1

PERABOT

Tempat tidur set 1 - - 1

Almari buah 1 - - 1

Meja buah 1 - - 1

Kursi buah 2 - - 2

PERLENGKAPAN LAINNYA

Buku catatan kesehatan murid buah 1 - - 1

Peralatan P3K set 1 - - 1

Tandu set - - - -

Selimut buah 1 - - 1

Tensimeter buah 2 - - 2

Termometer badan buah 1 - - 1

(15)

Timbangan badan buah 1 - - 1

Pengukur tinggi badan buah 1 - - 1

Tempat sampah buah 1 - - 1

Tempat cuci tangan buah - - - -

Jam dinding buah 1 - - 1

Telepon buah - - - -

Keterangan:

MTs. Wachid Hasyim belum mempunyai ruang UKS sampai hari ini. Namun UKS menggunakan Ruang Sumber Pendidikan Inklusif. Namun kami berupaya membangun ruang UKS.

10. JAMBAN

Kriteria Satuan

Kondisi

Jumlah Baik Rusak

Ringan

Rusak Berat BANGUNAN

Jamban Peserta didik Laki-laki Unit 4 - - 4

Jamban Peserta didik

Perempuan Unit 4 - - 4

Jumlah jamban guru Unit 2 - - 2

PERLENGKAPAN LAINNYA

Kloset buah 6 - - 6

Tempat air buah 6 - - 6

Gayung buah 6 - - 6

Gantungan pakaian buah 6 - - 6

Tempat sampah buah - - - -

Luas lahan-1 m2 110 - - 1

Luas lahan-2 m2 126 - - 1

Luas lahan-3 m2 84 - - 1

Taman tempat 5 - - 5

Pengeras suara Buah 4 - - 4

Tape recorder Buah 2 - - 2

KONDISI MADRASAH

1. Madrasah kami berada di kawasan pertanian, yang sebagian besar penduduk di sekitar madrasah bekerja di bidang petani dan sejenisnya.

2. Peserta didik kami sebagian besar berasal dari MA di sekitar madrasah kami dan dimana orang tuanya sebagian besar berpendidikan SMP/MTs. Selebihnya orangtuanya berpendidikan SLTA dan bahkan tidak sedikit yang berpendidikan sarjana (S-1).

3. Tingkat hormat dan kepatuhan murid kepada guru masih bagus.

(16)

a. Orangtua yang broken home.

b. Kedua orangtua bekerja

c. Kurang adanya kepedulian orangtua terhadap pentingnya pendidikan sehingga ada kecenderungan menyerahkan sepenuhnya pendidikan perilaku putra/putrinya kepada madrasah.

d. Salah memilih teman bermain di lingkungan tempat tinggal.

e. Wawasan dan pengetahuan orangtua yang masih terbatas.

f. Mayoritas pendidikan orangtua/wali murid lulusan SD/MI dan SMP/MTs

(17)

BAB 3

KONDISI MADRASAH SAAT INI

1. STANDAR ISI

KOMPONEN INDIKATOR

1.1.Kurikulum sudah sesuai dan relevan

Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP.

Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan

kebutuhan pembelajaran.

Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

1.2.Madrasah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan

pengembangan pribadi peserta didik.

Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

1. Standard Isi

1.1.Kurikulum sudah sesuai dan relevan

1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KTSP dokumen 1

KTSP dokumen 2

Notulen Rapat Sosialisasi KTSP

KEKUATAN

(1) Madrasah kami telah memiliki tim pengembang kurikulum yang dikuatkan dengan SK Kepala Madrasah. Jenis kurikulum yang kembangkan pada tahun pelajaran 2020/2021 adalah kurikulum K- 13 untuk semua mata pelajaran baik umum dan agama bagi peserta didik

(2) Madrasah kami sudah dan selalu melakukan sosialisasi kurikulum kepada setiap stakeholder setiap tahun di forum rapat awal tahun pelajaran dengan agenda penyampaian program madrasah 1 (satu) tahun ke depan, termasuk kepada peserta didik.

(3) Madrasah kami menyusun dan mempunyai K-13 Dokumen 1 dan dokumen 2 lengkap dengan silabus dan RPP semua mata pelajaran, termasuk muatan lokal dan global.

(4) Madrasah kami sudah menyusun kurikulum muatan lokal, muatan global dan kurikulum berbasis pendidikan karakter.

(5) Madrasah kami memiliki kurikulum yang memuat 5 kelompok mata pelajaran yaitu:

a. Agama dan akhlak mulia;

(18)

b. Kewarganegaraan dan Kepribadian;

c. Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi;

d. Estetika;

e. Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan;

(6) Kurikulum madrasah kami dikembangkan berdasarkan 7 prinsip- prinsip pengembangan kurikulum:

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentigan

peserta didik dan lingkungan 2. Beragam dan terpadu

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan

seni

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan 5. Menyeluruh dan berkesinambungan 6. Belajar sepanjang hayat

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah (7) Madrasah kami menyusun dan menerapkan kurikulum yang

memuat 10 mata pelajaran, di antaranya:

1. Pendidikan Agama Islam 2. PKn

3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Seni Budaya 7. Penjaskes 8. TIK

(8) RPP tersedia untuk semua mata pelajaran

(9) Dokumen kurikulum disahkan oleh Kemenag sebelum diberlakukan

(10) Kurikulum di madrasah kami disosialisasikan kepada guru dan tenaga kependidikan (warga madrasah)

(11) Madrasah kami sudah memiliki tim Pengembang Kurikulum (12) Madrasah kami menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal

(KKM)

dengan memperhatikan unsur:

Karakteristik peserta didik/Intake peserta didik Karakteristik mata pelajaran/kompleksitas Kondisi Madrasah/daya dukung

KELEMAHAN

Materi pembelajaran LMS kami belum seleuruhnya lengkap di awal tahun

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

1. Madrasah menfasilitasi ruang, waktu, tenaga terampil dan lainnya untuk guru yang lambat menyusun LMS

2. Meningkatkan pemantauan terhadap dokumen guru di dalam memberikan tugas, khususnya Non- Struktur.

(19)

1.1.Kurikulum sudah sesuai dan relevan

1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik K13 Dokumen 1 (muatan

lokal dan prog pengembangan diri) K13 Dokumen 2

Perangkat Pembelajaran Mulok:

- Bahasa Jawa - Aswaja

Notulen rapat penyusunan Mulok

KEKUATAN

Madrasah kami menyusun dan mengembangkan silabus mata pelajaran muatan lokal dengan melibatkan pihak:

 Kepala madrasah

 Guru

 Komite madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan

 Kepala Kantor Kementerian Agama melalui Pengawas dan Kasi Pendidikan Madrasah.

Kurikulum kami memuat muatan lokal yang sudah disesuaikan

dengan kebutuhan daerah yaitu bahasa Jawa dan Aswaja

Madrasah kami memiliki kalender pendidikan yang memuat

pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun:

 Awal tahun pelajaran

 Minggu efektif

 Pembelajaran efektif

 Hari libur.

Madrasah kami memiliki standar kelulusan dan kenaikan kelas.

Kurikulum di madrasah kami memuat pengembangan diri yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik yaitu

Literasi dan Budi pekerti

Peringatan Hari Besar Islam/Nasional Study Lapangan

Pengajian Keliling Uji Talenta

Solat duha dan dhuhur berjama’ah.

Mengaji bersama beserta pengkajiannya LDKS

Persami Ziaroh wali KELEMAHAN

Karakter dalam kurikulum madrasah kami belum seluruhnya terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

1. Kurikulum Pengembangan Diri berbasis lokal, nasional dan global akan disempurnakan sebelum memasuki tahun pelajaran 2020/2021 oleh tim pengembang kurikulum.

2. Di dalam pelaksanaan K-13 akan dilakukan evaluasi secara serius khususnya program Pengambangan Diri.

1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan

1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.

(20)

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Buku Kerja 1

Buku Kerja 2

Kuku Kerja 3

Buku Kerja 4

Buku Catatan Guru Mapel

KEKUATAN

a. Kurikilum di madrasah kami memuat Layanan pembelajaran, perbaikan, pengayahan/percepatan

b. Madrasah kami mengalokasikan waktu yang cukup untuk setiap mata pelajaran, muatan local dan pengembangan diri sesuai struktur kurikulum yaitu :

1. Penambahan jam maksimal 4 jam pelajaran

2. Tiap Jampel 45 menit sebelum istirahat dan 35 menit setelah istirahat

3. Muatan lokal 2 jam pelajaran

4. Pengembangan diri setara 2 jam pelajaran 5. Minggu efektif (48 - 60) minggu per tahun KELEMAHAN

Dalam Kurikulum di madrasah kami program remedial dan pengayaan belum berjalan secara sistematis

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menyelenggarakan program remedial dan pengayaan yang diberlakukan untuk semua Mapel.

1.2. Madrasah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.1. Madrasah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program BP/BK dalam RPL

Jadwal Kegiatan Konseling Daftar hadir kegiatan

Buku Catatan Pelanggaran Laporan penyelenggaran

BP/BK

KEKUATAN

a. Madrasah kami menyelenggarakan kegiatan pengembangan diri dalam bentuk Konseling bagi semua peserta didik, di antaranya:

1. Konseling bakat dan minat belajar 2. Konseling pribadi

3. Konseling social 4. Konseling karir

b. Kegiatan Bimbingan/Konseling (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi)

KELEMAHAN

Madrasah kami belum melaksanakan kekuatan poin a dan b di atas secara sempurna yang dibuktikan dengan administrasi BP/BK

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah mendorong BP/BK menyempurnakan kegiatan bimbingan & konseling yg dibuktikan dg administrasi

1.2. Madrasah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik

1.2.2. Madrasah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Program Kegiatan Ekstra Daftar hadir Peserta

Daftar hadir Pembina

KEKUATAN

A. Kurikulum sekolah kami memuat program kegiatan ekstra kurikuler

(21)

Jurnal Kegiatan Jadwal kegiatan

Silabus ekstra kurikuler Daftar buku/alat praktek ekstra kurikuler

Buku/alat kegiatan SK Pembina Deskripsi Tugas Dokumentasi kegiatan ekstra

Laporan Bulanan

B. Madrasah kami menyelenggarkan kegiatan ekstra kurikuler antara lain:

I. Berbasis Lokal 1. Paskibraka 2. Tilawatil Qur’an II. Berbasis Global

1. Praktikum computer

C. Madrasah kami sudah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan kebutuhan peserta didik

D. Madrasah kami sudah mengorganisasikan kegiatan ekstrakurikuler E. Madrasah kami sudah menjalankan kegiatan ekstra sesuai jadwal F. Madrasah membuat penilaian kegiatan ekstra kurikuler.

G. Madrasah kami sudah melakukan evaluasi kegiatan ekstra kurikuler.

H. Madrasah membuat laporan kegiatan ekstra kurikuler.

KELEMAHAN

Madrasah belum sempurna dalam menyediakan silabus dan sarpras ekstra kurikuler

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

1. Menyempurnakan ketersediaan silabus untuk semua jenis ekstra kurikuler

2. STANDARD PROSES

KOMPONEN INDIKATOR

2.1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar

Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL) &

panduan KTSP dan K-13.

Pengembangan Silabus dilakukan oleh guru dalam MGMP internal.

(22)

2.2. RPP dirancang untuk mencapai

pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran.

RPP memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tahap intelektual, minat, bakat, motivasi belajar, potensi, kemampuan sosial, emosional, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai-nilai, dan lingkungan peserta didik.

2.3. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat

2.3.1. Guru menggunakan buku panduan, buku

pengayaan, buku referensi, dan sumber belajar lain dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.

2.4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif,

menantang dan memotivasi peserta didik

Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.

Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi, serta mendapatkan konfirmasi.

2.5. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan

Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi

perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.

Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.

2. Standard Proses

2.1.Silabus sudah sesuai/relevan dengan standard

2.1.1. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL) &

panduan KTSP dan K13.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

KTSP dan K-13 dokumen 2 Silabus

KEKUATAN

1. Madrasah kami mengembangkan silabus secara mandiri oleh Kelompok Kerja Guru Mata Pelajaran (KKGMP) yang berpedoman kepada standar isi, standar kompetensi lulusan, dan panduan penyusunan kurikulum KTSP dan K-13.

2. Silabus yang dibuat mengarah pada pencapaian SKL

3. Silabus memuat identitas mata pelajaran atau tema pelajaran, SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

4. Di madrasah kami semua mata pelajaran memiliki silabus KELEMAHAN

Silabus yang dikembangkan belum sepenuhnya mempertimbangkan situasi dan kondisi madrasah, khususnya peserta didik I=inklusif

Tahapan Pengembangan

(23)

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Rekomendasi

Madrasah tetap menfasilitasi peningkatan pengembangan silabus melalui melalui kegiatan workshop KKGMP

2.1.Silabus sudah sesuai/relevan dengan standard

2.1.2. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

KTSP dan K-13 dokumen 2 Silabus

KEKUATAN

1. Di madrasah kami dalam menyusun silabus menggunakan panduan silabus yang disusun BSNP sebagai referens

2. Sekitar 70% (30 orang) guru di madrasah kami menyusun dan mengkaji silabus secara mandiri dan melalui MGMP/KKGMP 3. Semua guru mereviu silabus setiap tahun.

KELEMAHAN

Sekitar 30% (10 orang) guru menyusun silabus dengan mencontoh yang sudah ada dengan editing yang disesuaikan kebutuhan dan kondisi

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menfasilitasi 30% guru untuk penyusunan silabus melalui kegiatan workshop MGMP/KKGMP

2.2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif & sesuai dg kebutuhan peserta didik 1.2.1 Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan

pembelajaran.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KTSP dan K-13 Dokumen

2 RPP

KEKUATAN

1. Di madrasah kami dalam menyusun RPP berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran:

1) Memperhatikan perbedaan individu siswa 2) Bisa mendorong partisipasi aktif siswa

3) Mengembangkan budaya membaca dan menulis 4) Bisa memberikan umpan balik dan tindak lanjut

5) Ada keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD (untuk KTSP), KI

(untuk K-13), materi pelajaran dan pengembangannya, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian; dan sumber belajar

6) Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.

2. RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD.

3. RPP memuat: identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar

4. RPP disusun untuk setiap KD yang untuk satu kali pertemuan atau lebih.

(24)

5. 100% (38 orang) guru di madrasah kami menyusun RPP dan mereviu setiap tahun

6. 100% (38 orang) guru di madrasah kami menyusun Prota, Prosem, Minggu Efektif dan Pemetaan KD

7. Sekitar 70% guru di madrasah kami menerapkan prinsip-prinsip PAKEM/CTL

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

2.2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif & sesuai dg kebutuhan peserta didik 1.2.2 RPP memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tahap intelektual, minat, bakat,

motivasi belajar, potensi, kemampuan sosial, emosional, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai-nilai, dan lingkungan peserta didik..

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KTSP dan K-13 Dokumen

2 RPP

KEKUATAN

Sekitar 70% guru di madrasah kami dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, kebutuhan khusus, kecepatan belajar dan latar belakang budaya.

KELEMAHAN

Sekitar 20% guru di madrasah kami dalam menyusun RPP belum memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tahap

intelektual, minat, bakat, motivasi belajar, potensi, kemampuan social, emosional, gaya belajar, dan kebutuhan

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menfasilitasi perbaikan penyusunan dan pelaksanaan RPP dengan mengikut sertakan guru pada diklat-diklat sehingga mereka mampu menyusun RPP dengan memperhatikan perbedaan karakteristik, gender, dll

2.3. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat

2.3.1. Guru menggunakan buku panduan, buku pengayaan, buku referensi, dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Notula Rapat

Penentuan buku teks Buku teks pelajaran Buku referensi Buku kunjungan Perpustakaan

Buku kegiatan Lab IPA

KEKUATAN

1. Madrasah kami menentukan buku teks melalui rapat guru dan komite madrasah.

2. Sumber belajar yang tersedia di madrasah kami antara lain: buku teks, buku referensi, perpustakaan, sudut baca di setiap kelas, perpustakaan dan sumber belajar lain

3. Buku teks agama dan mata pelajaran UN di madrasah kami cukup untuk satu buku per siswa (1 : 1)

KELEMAHAN

(25)

1. Tidak semua guru memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran

2. Tidak semua guru menggunakan laboratorium IPA sebagai sumber belajar dan alat dalam proses pembelajaran.

3. Tidak semua guru memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menfasilitasi, mendorong dan monev guru dalam menggunakan sumber dan media pembelajaran

2.4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi peserta didik

2.4.1. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Silabus RPP Promes Prota

KEKUATAN

1. 100% guru melaksanakan pembelajaran sesuai RPP yg disiapkannya

2. Dalam proses pembelajaran guru menggunakan metode interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi anak didik 3. Dalam proses pembelajaran di madrasah kami guru melalui

langkah-langkah pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, dan penutup.

KELEMAHAN

Dalam proses pembelajaran sebagian guru belum menggunakan metode yang interaktif,inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi anak didik

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah selalu monev dan mendampingi guru agar mahir dalam menggunakan metode PAKEM dan CTL disamping mengikutsertakan mereka dalam diklat PAIKEM/CTL

2.4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi peserta didik

2.4.2. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi, serta mendapatkan konfirmasi.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Silabus

RPP

Lembar kegiatan siswa

KEKUATAN

Di madrasah kami sekitar 80% (32 orang ) guru mengelola kelas secara efektif dan memberi kesempatan yang sama kepada para siswa untuk melakukan/menerapkan 5M (Mengamati, Menanya,

Mengumpulkan Data, Mengasosiasikan, dan Mengomunikasikan/Menyimpulkan)

KELEMAHAN

Di madrasah kami sekitar 20% (8 orang) guru belum mengelola kelas secara efektif dan memberi kesempatan yang sama kepada para siswa untuk 5M.

(26)

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah mendorong, mendampingi dan melakukan monev kepada guru di dalam menyelenggarakan pembelajaran yang menggunakan pendekatan 5M dan bahkan mengikutkan mereka pada diklat CLT/5M 2.5. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan

berkelanjutan

2.5.1. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program Supervisi

Buku supervisi

KEKUATAN

1. Di madrasah kami mempunyai program kerja untuk supervisi dan evaluasi proses pembelajaran

2. Di madrasah kami Kepala madrasah melakukan supervisi proses pembelajaran melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi proses pembelajaran

KELEMAHAN

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

2.5. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan

2.5.2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Madrasah dan Pengawas.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program Supervisi

Buku supervisi

KEKUATAN

1. Pelaksanaan supervisi di madrasah kami dilakukan secara berkala oleh kepala madrasah

2. Hasil suipervisi dan evaluasi proses pembelajaran langsung ditindaklanjuti oleh kepala madrasah dan/atau Wakamad Kurikulum melalui kegiatan pendampingan internal (individu/kelompok) dan/atau mengikutkan mereka dalam pelatihan tentang penyelenggaraan pembelajaran.

KELEMAHAN

1. Hasil supervisi tidak diminta oleh pemangku kepentingan (dalam hal ini pengurus Yayasan)

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah akan mendorong pengurus yayasan melakukan pembinaan kepada seluruh unsur madrasah khususnya dalam peningkatan proses pembelajaran

(27)

3. STANDARD KOMPETENSI LULUSAN

KOMPONEN INDIKATOR

3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan

Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL

Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.

Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.

3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat

Madrasah mengembangkan kepribadian peserta didik.

Madrasah mengembangkan keterampilan hidup.

Madrasah mengembangkan nilai-nilai agama, budaya, dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima.

3. Standard Lulusan

3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan

3.1.1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan di SKL

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik DKN

Buku Rapor Dakol UN

KEKUATAN

Peserta didik kami memiliki kompetensi cukup. Karena itu, peserta didik mampu memperoleh pengalaman belajar dengan nilai rata-rata di atas 7,00 (lihat KKM). Hal itu terjadi karena mereka belajar secara aktif, kreatif dan inovatif di dalam menerapkan 5M serta mampu berpikir logis di bidang IPTek. Adapun kelompok mata pelajaran IPTek, di antaranya: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika dan TIK.

KELEMAHAN

1. Rata-rata nilai UN dan UAMBN masih belum KKM sekalipun diselenggarakan pembekalan dan pendalaman materi selama lebih dari 6 bulan dalam setahun.

2. Rata-rata nilai semua mata pelajaran semester 1 dan 2 untuk setiap jenjang kelas asih belum menunjukan nilai authentic, meskipun ujian di madrsah kami diselenggarakan secara mandiri dan online.

Mandiri artinya penyelenggaraan UTS dan UAS tidak bergabung dengan MKKM, kecuali UAM, UN dan UAMBN.

3. Pembinaan mapel olympiade IPA, Bahasa, PAI dan Matematika masih belum berjalan dengan maksimal meskipun sudah terkelola secara baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa latar belakang, di antaranya: guru pembina sering kali disibukan dengan tugas-tugas administrasi pembelajaran dan administrasi lainnya, semangat belajar murid masih belum dimunculkan secara maksimal,

kesadaran tentang pentingnya prestasi belajar masih belum muncul secara total.

(28)

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

1. Madrasah akan mendorong BP/BK untuk melakukan Bimbingan dan konseling kepada setiap siswa dalam hal bakat dan minat.

2. Madrasah meningkatkan kinerja para pembina dalam menyelenggarakan kegiatan ekstra kurikuler khususnya Bina olympiade IPA, Bina Kompoetensi bahasa Indonesia, Bina olympiade Bahasa Inggris, Praktikum computer, Bina Olympiade Matematika dan Bina Olympiade PAI.

3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3.1.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Hasil tugas/pekerjaan siswa Catatan prestasi siswa Karya tulis ilmiah siswa

Dokumen Lomba

Olimpiade Sains

KEKUATAN

A. Setiap peserta didik memiliki kemampuan dasar untuk menganalisis gejala alam dan sosial melalui berbagai kegiatan baik yang diselenggarakan oleh madrasah maupun kegiatan yang dilakukan oleh guru mata pelajaran. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan madrasah guna membentuk peserta didik memiliki kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial, di antaranya:

1. Pengajian keliling (Istigosah, yaasin, Tahlil atau Kataman Al- Qur’an) yang diwajibkan sebulan sekali untuk setiap jenjang kelas ke rumah orangtua/wali murid.

2. Ta’ziah ke orangtua/wali murid yang meninggal dunia

B. Kegiatan Pembiasaan yang menghasilkan peningkatan kompetensi dengan cara mencari informasi dari berbagai sumber, di antaranya:

1. Semua peserta didik memanfaatkan Perpustakaan Madrasah secara mandiri.

2. Semua peserta didik memanfaatkan Perpustakaan sesuai dg jenis tugas yg diberikan oleh guru mata pelajaran.

3. Semua peserta didik kelas Percontohan (Pc) memanfaatkan Perpustakaan Kelas sesuai dg kepentingan & tugas yang diberikan.

4. Semua peserta didik bisa mengakses internet.

5. Semua peserta didik kelas Percontohan (Pc) bisa memanfaatkan materi pelajaran dalam program Simdik Online yang dikemas dalam bentuk LMS (Learning Material System).

6. Semua peserta didik bisa memanfaatkan media massa baik cetak dan elektronik di luar madrasah.

KELEMAHAN

(29)

1. Belum ada peserta didik yang mampu membuat karya tulis yang terpublikasi di majalah atau media massa lainnya

2. Kegiatan-kegiatan lomba internal masih jauh dari kesempurnaan baik sarpras, lokasi/tempat, tatib, guru, peserta lomba dan juri.

3. Hasil Uji Talenta internal masih jauh dari rekor Kota, sehingga peluang untuk mendapatkan prestasi juara masih kecil.

4. Beberapa peserta didik yang memiliki bakat dan minat tinggi tersendat oleh factor biaya tambahan, karena dana BOS dan BOPDA tidak mampu meng-cover penyelenggaraan kegiatan- kegiatan tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar, mengingat sebagian dari peserta didik berasal dari

kkeluarga kurang mampu.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

1. Madrasah melakukan pembinaan lebih intensif sebelum diselenggarakan Uji Telenta dan lomba internal yang didukung oleh sarpras, lokasi/tempat, tatib, guru, peserta lomba, juri, materi Uji Talenta dan sehingga hasil

sesuai dengan harapan

3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan

3.1.3. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik

Program pembiasaan Pajangan di kelas Hasil karya siswa Dokumentasi kegiatan olahraga, upacara, pramuka, pentas seni dan lainnya

KEKUATAN

1. Kegiatan Pembiasaan yang bertujuan untuk pengembangan karakter peserta didik, di antaranya:

A. Kegiatan pembiasaan Rutin

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara reguler dan terus menerus di madrasah kami. Tujuan dari kegiatan pembiasaan ini adalah untuk membiasakan peserta didik melakukan sesuatu dengan baik. Adapun jenis

kegiatannya, di antaranya:

1) Semua peserta didik kami berdoa sebelum memulai kegiatan belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan peserta didik berdoa sebelum memulia segala aktifitas. Kegiatan dilaksanakan setiap pagi secara terpusat—dipandu dari ruang informasi setiap pagi oleh petugas yang terjadwal 2) Semua peserta didik kami membaca Asmaul Husna sebelum

tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik untuk berdzikir, mengingat nama–nama Allah.

Kegiatan ini dilaksanakan di tiap-tiap kelas yang dipandu oleh guru mata pelajaran yang mengajar di jam pertama.

3) Semua peserta didik kami melakukan tadarus Al-Qur’an dan menaftsirkan khusus juz amma minimal 1 (satu) surat setiap pagi setelah selesai berdo’a.

4) Semua murid menjalankan sholat Dhuha berjama’ah terjadwal.

5) Semua murid menjalankan sholat Dhuhur berjamaah terjadwal

6) Semua peserta didik kami berdoa di akhir pelajaran

(30)

7) Semua peserta didik kami melakukan infaq sekali setiap minggu; yang dipandu oleh wakasek humas dan dijalankan oleh pengurus OSIS yang didampingi oleh Ka.BAU.

8) Semua peserta didik kami peduli pada kebersihan kelas, teras kelas, toilet peserta didik dan halaman madrasah.

B. Kegiatan Pembiasaan Spontan

Kegiatan pembiasaan spontan di madrasah kami merupakan kegiatan yang dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh waktu, tempat dan ruang. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendidikan secara spontan kepada para peserta didik di madrasah kami, terutama membiasakan dalam bersikap sopan santun, dan sikap terpuji lainnya, di antaranya:

1) Lebih dari 90% peserta didik kami mengucapkan salam dan bersalaman kepada guru, karyawan dan sesama peserta didik.

2) Lebih 90% peserta didik kami bersikap sopan santun 3) Lebih 90% murid terbiasa membuang sampah di tempatnya.

4) Murid terbiasa antri ketika di kantin membeli minuman/kue.

5) Semua murid kami terbiasa antri ketika semua pintu toilet tertutup karena ada orang di dalamnya.

6) Murid kami terbiasa minta izin masuk/keluar kelas/ruangan.

C. Kegiatan Pembiasaan Terprogram

Kegiatan Pembiasaan Terprogram di madrasah kami merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap disesuaikan dengan kalender pendidikan. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik dan personil sekolah aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan madrasah sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing. Adapun macam-macam kegiatan pembiasaan yang terprogram dan dijalankan di madrasah kami, di antaranya:

1) Outbond dan LDKS 2) Study Lapangan

3) Memperingati Hari-hari Besar Nasional dan Islam 4) Uji Tallenta Umum dan Agama

5) Pentas Seni dan Wisuda Akhirusana

6) Jalan Sehat Berhadiah Akhir Tahun Pelajaran 7) Ziaroh Wali

8) Kegiatan Pembiasaan Keteladanan.

Kegiatan ini berbentuk perilaku nyata sehari-hari yang dapat dijadikan teladan (idola) yang dilakukan baik oleh guru dan karyawan maupun oleh murid. Adapun jenis kegiatannya, di antaranya:

a. Berpakaian rapi

b. Memakai aksesori wajar dan pantas c. Datang tepat waktu

d. Berbahasa dengan santun, baik dan benar e. Rajin membaca

f. Bersikap ramah

g. Tidak menggunakan HP saat proses pembelajaran h. Dan lain-lain

(31)

2. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.

Kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di madrasah kami, di antaranya:

1. Membuat kerajinan tangan dari bahan-bahan bekas oleh semua peserta didik

2. Membuat design grafis dengan program corell dan photoshop oleh beberapa murid yang terlatih.

3. Praktek IPA sesuai Pokok Bahasan yang ada dengan menggunakan sarpras yang ada kususnya tempat, bahan, dan alat yang dibutuhkan

3. Pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya. Berikut kegiatan yg dilakukan oleh peserta didik di madrasah:

a. Lomba tari, pidato bahasa Asing, band pelajar, menyanyi dan albanjari di acara Uji Talenta agama dan Umum.

b. Penugasan mengamati senitron di Televisi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

c. Penugasan membaca cerpen yang ditulis dalam bahasa Inggris sederhana untuk mata pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Arab.

4. Kegiatan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang dilakukan di madrasah kami, di antaranya:

a. Infaq mingguan; artinya semua peserta didik berinfaq melalui pengurus OSIS yang dikelola bersama Ka.BAU dan Wakasek Humas.

b. OSIS menjalankan berbagai program yang dicanangkan, di antaranya: Satgas harian dan Piket Pengurus OSIS.

c. Kegiatan Jum’at Bersih oleh peserta didik

d. Kegiatan Outbond untuk semua siswa dan LDKS oleh semua pengurus OSIS, Satgas dan Paslit.

KELEMAHAN

Kegiatan pembiasaan masih belum mencapai 100% sempurna karena self-awareness (kesadaran diri) sebagian peserta didik masih belum muncul walaupun semua guru mata pelajaran, wali kelas, wakasek kesiswaan, BP/BK, unsur-unsur yang ada di madrasah kami hingga kepala madrasah secara ajek dan berkesinambungan melakukan sosialisasi, menasehati dan langsung ikut seta secara aktif dalam kegiatan pembiasaan. Kelemahan yang nampak yaitu berdo’a bersama baik di awal dan di akhir pelajaran. Sebagian besar peserta didik belum bisa menciptakan suasana tenang dan kidmat saat berdo’a berlangsung. Hal ini dipicu oleh beberapa factor, di antaranya: guru yang ada di dalam kelas kurang peduli, sebagian guru belum berada di dalam kelas karena terlambat datang dan lainnya, peserta didik

menganggap bahwa berdo’a merupakan hal biasa.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah akan memperkuat implementasi program pembiasaan yang dipelopori oleh guru dan semua unsur madrasah guna mempengaruhi peserta didik tentang pentingnya kegiatan pembiasaan.

(32)

3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.1. Madrasah mengembangkan kepribadian peserta didik.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Daftar hadir siswa

Buku Pembinaan siswa Buku Konseling BP/BK Dokumentasi kegiatan sosial keagaman

KEKUATAN

Madrasah menyelenggarakan kegiatan social dan agama guna membentuk akhlak mulia peserta didik, sikap saling menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras dan golongan sosial ekonomi di masyarakat, di antaranya: pembagian zakat fitrah, Bhakti social, istigosah/pengajian keliling, mendatangkan pelatih paduan suara dari lintas agama dan kegiatan bimbingan/konseling.

KELEMAHAN

Para peserta didik belum seluruhnya memahami dan mampu

menerapkan tentang makna disiplin, toleransi, kejujuran, kerja keras, dan perhatian kepada orang lain.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah kami meningkatkan pemberian bimbingan & konseling kepada murid guna memahami dan semakin mampu menerapkan makna disiplin, toleransi, kejujuran, kerja keras, dan perhatian kepada orang lain.

3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.2. Madrasah mengembangkan keterampilan hidup.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program ekstra kurikuler

Daftar hadir kegiatan

KEKUATAN

1. Madrasah kami sudah menyediakan/menyelenggarakan kegiatan pengembangan ketrampilan hidup sesuai program, berupa:

ii. Desain grafis dan sablon - English and Arabic Conversation iii. Operating komputer - Olympiade IPA, Mtk, PAI

iv. Fotografi - Prakarya v. Dan lain-lain

KELEMAHAN

1. Belum seluruhnya dari jumlah peserta didik mengikuti kegiatan pengembangan ketrampilan hidup

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah akan terus mendorong siswa tentang pentingnya keterampilan hidup melalui kegiatan ekstra kurikuler yang disediakan agar bakat dan minat siswa tergali dan tersalurkan.

3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.3. Madrasah mengembangkan nilai-nilai agama, budaya, dan pemahaman atas sikap yang dapat

diterima.

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kegiatan Pembiasaan

Dokumentasi kegiatan sosial keagaman Buku konseling

KEKUATAN

Di madrasah kami sebagian besar peserta didik menjalankan dan mengamalkan ajaran Islam, hidup berbudaya dan mampu

mengedepankan toleransi.

KELEMAHAN

(33)

1. Sebagian kecil peserta didik di madrasah kami masih berperilaku kurang islami.

2. Sebagian kecil peserta didik di madrasah kami kurang bisa mematuhi norma/aturan yang berlaku di madrasah karena terpengaruh oleh teman bergaul mereka dan kebiasaan orang tua mereka.

3. Sebagian kecil peserta didik di madrasah kami belum mampu berperilaku islami secara konsisten.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menfasilitasi dalam peningkatan penerapan nilai agama dan budaya melalui kegiatan pembiasaan.

4. STANDARD PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

KOMPONEN INDIKATOR

4.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai

Jumlah pendidik memenuhi standard

Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standard 4.2. Kualifikasi pendidik dan tenaga

kependidikan sudah memadai

Kualifikasi pendidik memenuhi standar Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar

4.3. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai

Kompetensi pendidik memenuhi standar Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar

4. Standard Pendidik dan Tenaga Kepedidikan

4.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1.1. Jumlah pendidik memenuhi standard

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik SK guru

Buku Induk Guru File Guru

KEKUATAN

i. Jumlah pendidik dan kualifikasi pendidikan:

a. Jumlah guru tidak tetap 22 orang (68%). Mereka sudah memiliki NUPTK dan NRG. Mereka semua sudah bersertifikasi pendidik dan menerima Tunjangan Profesi Guru (dari jumlah itu, ada 7 orang sudah menerima SK dan menerima Tunjangan Impassing).

b. Ada 5 orang guru, di SIMPATIKA, masih berstatus PegId.

2. Kesesuaian kualifikasi pendidikan dengan mata pelajaran yang diampu:

Guru mapel yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya:

a. 1 orang guru (3%); guru mata pelajaran Kesenian.

(34)

b. Guru mapel yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya 32 orang guru (97%).

KELEMAHAN

Pendidik di madrasah kami belum memberikan layanan pembelajaran dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik.

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menfasilitasi dalam memberikan layanan pembelajaran dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik dengan cara monev, visitasi kelas, memberi pendampingan, mengadakan pelatihan internal dan mengikutkan guru di pelatihan atau workshop yang diadakan oleh instansi terkait. Kegiatan-

kegiatan tersebut sudah termasuk bagi peserta didik berkebutuhan khusus, disamping mengangkat coordinator inklusif.

4.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1.2. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standard

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik SK Tenaga Kependidikan

Buku Kepegawaian File Tenaga Kependidikan

KEKUATAN

Tenaga kependidikan berjumlah 10 orang, dengan rincian: 3 orang (30%) memenuhi standar yang ditentukan; Sedangkan 7 orang (70%) tidak memenuhi standar, namun mereka memiliki kompetensi dan keterampilan memadahi sesuai dengan tugas-tugas yang diemban.

Berikut kami paparkan secara rinci tentang Tenaga kependidikan yang memenuhi standar:

1 orang teknisi computer. Pendidikan S-1 ilmu informatika.

2 orang Staf Wakil Kepala Madrasah bidang kurikulum. orang lainnya berpendidikan S-1 yg bertugas sebagai operator Simdik online.

1 orang BP/BK berpendidikan S-1

1 orang teknisi computer. Pendidikan D-IV ilmu informatika.

1 Pustakawan, S-1 dengan keterampilan khusus & bersertifikat.

2 orang laborang IPA.

1 Satpam berpendidikan SLTA.

1 Pesuruh (petugas kebersihan) berpendidikan SLTP.

1 sopir madrasah KELEMAHAN

Di madrasah kami 2 orang tenaga kependidikan belum sesuai dengan standar yang ditentukan

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

Madrasah menfasilitasi penambahan jumlah tenaga kependidikan sesuai standar yg ditentukan dan kemampuan

4.2. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.2.1. Kualifikasi pendidik memenuhi standar

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik SK Kepala Sekolah

SK guru KEKUATAN

(35)

Buku Induk Guru File Guru

a. Kualifikasi akademik kepala madrasah S-1,

- Di madrasah kami kualifikasi guru: berijazah S1 32 orang KELEMAHAN

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

4.3. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.3.1. Kompetensi pendidik memenuhi standar

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Daftar Hadir Guru &

Pegawai

Buku Catatan Penilaian Guu & Pegawai

KEKUATAN

1. Di madrasah kami kepala madrasah memenuhi syarat minimal kompetensi (kepribadian, manajerial, leadership, kewirausahaan, supervisi dan sosial) yang ditentukan

2. Di madrasah kami pendidik memenuhi syarat minimal kompetensi (pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial) yang ditentukan 3. Di madrasah kami lebih dari 90% pembina ekstra kurikuler

memenuhi syarat minimal kompettensi (pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial) yang ditentukan

KELEMAHAN

1. Ada 1 guru mata pelajaran belum memenuhi kompetensi minimal pendidik, yakni guru mata pelajaran Kesenian dan Prakarya.

2. Ada 2 pembina ekstra kurikuler belum memenuhi kompetensi minimal.

(36)

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Rekomendasi

Madrasah memfasilitasi penyesuaian kompetensi pendidik baik guru mata pelajaran dan guru/pembina ekstra kurikuler dengan cara menempuh pendidikan Sarjana S-1 dan/atau mengikuti pelatihan-pelatihan

4.3. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.3.2. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar

Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Daftar Hadir Guru &

Pegawai

Buku Catatan Penilaian Guru dan Pegawai Buku Kepegawaian

KEKUATAN

1. Di madrasah kami tenaga kependidikan memenuhi syarat minimal kompetensi yang ditentukan:

i. Kompetensi tenaga Administrasi:

1). Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian

(37)

2) Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi social

3) Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi teknis

B. Kompetensi Konselor/BP:

1) Konselor/BP kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian 2) Konselor/BP kami sudah memenuhi kompetensi sosial 3) Konselor/BP kami belum memenuhi komopetensi pedagogik 4) Konselor/BP kami belum memenuhi kompetensi profesional C. Kompetensi Petugas perpustakaan:

1) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi pengelolaan informasi

2) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi kependidikan

3) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian

4) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi social

D. Kompetensi Petugas laboratorium computer:

1) Petugas laboratorium komputer kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian

2) Petugas laboratorium komputer kami sudah memenuhi kompetensi sosial

3) Petugas laboratorium komputer kami sudah memenuhi Kompetensi administrasi

4) Petugas laboratorium komputer kami belum memenuhi kompetensi profesional

E. Kompetensi penjaga madrasah:

1) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi kepribadian 2) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi social 3) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi teknis 4) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi profesional F. Kompetensi Laboran IPA

1) Petugas Laboran IPA kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian

2) Petugas Laboran IPA kami sudah memenuhi kompetensi sosial

3) Petugas Laboran IPA kami sudah memenuhi Kompetensi administrasi

4) Petugas Laboran IPA kami belum memenuhi kompetensi profesional

KELEMAHAN

Tahapan Pengembangan

Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4

Rekomendasi

(38)

5. STANDARD SARANA DAN PRASARANA

KOMPONEN INDIKATOR

5.1. Sarana sekolah sudah memadai

Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan, jumlah ruangan, persyaratan untuk sistem ventilasi, dan lainnya.

Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.

Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk

buku pelajaran.

5.2. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik

Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar

Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.

5. Standard Sarana dan Prasarana 5.1. Sarana sekolah sudah memadai

5.1.1. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan, jumlah ruangan, persyaratan untuk sistem ventilasi, dan lainnya.

(39)

4. Kondisi keramik lantai BAIK

5. Perabot: 3 set meja-kursi, 3 kursi tamu, 1 almari, 1 printer, 2 laptop, 1 kipas angin dan 1 jam dinding

6. Perlengkapan lain: 1 set simbol kenegaraan, 1 tempat sampah, 1 kalender pendidikan dan 1 pigora lambang NU 3. Ruang Wakasek Urusan Humas dan Bendahara madrasah

1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai

4. Kondisi keramik lantai BAIK

5. Perabot: 2 set meja-kursi pimpinan, 4 buah meja-kursi tamu, 5 almari, 2 laptop, 1 kipas angin, 1 jam dinding, 2 kursi sofa dari besi stainless dan 1 brankas besi

6. Perlengkapan lain: 1 set simbol kenegaraan, 1 tempat sampah, foto pengurus yayasan, 1 buah lambing NU dan 1 buah kalender pendidikan.

4. Ruang Wakamad Urusan Sarana-Prasarana:

1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai

4. Kondisi keramik lantai BAIK

5. Perabot: 1 meja-kursi, 1 kipas angin, 1 jam dinding.

6. Perlengkapan lain: 1 tempat sampah, 1 set symbol kenegaraan, 1 buah lambang NU dan 1 buah kalender pendidikan.

5. Ruang Wakamad Urusan Kesiswaan dan Ka.TU:

a) Fasilitas pencahayaan sudah memadai b) Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai c) Ventilasi sudah memadai

d) Kondisi keramik lantai BAIK

e) Perabot: 3 meja-kursi, 1 kipas angin, 1 jam dinding.

f) Perlengkapan lain: 1 tempat sampah, 1 set symbol kenegaraan, 1 buah lambang NU dan 1 buah kalender pendidikan.

6. Ruang Tata Usaha:

1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai

4. Kondisi keramik lantai BAIK

5. Perabot: 3 meja-kursi, 2 laptop, 1 kipas angin, 2 telepon, 1 jam dinding, 1 almari, 1 set pusat informasi, 2 kursi tamu, 1 printer.

6. Perlengkapan lain: 1 tempat sampah, 1 set symbol kenegaraan, 1 buah lambang NU, 1 buah kalender pendidikan,

7. Ruang Koordinator Inklusif dan BP 1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai

4. Kondisi keramik lantai BAIK

5. Perabot: 2 set meja-kursi kerja, 2 laptop, 2 printer, 4 set computer server, 1 kipas angin, 1 jam dinding, 1 almari, 2 buah kursi tamu dan 2 almari arsip.

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Aman dan Kumalasari (2008:1) keberhasilan pembelajaran dipengaruhi dua variabel yakni ketersediaan dukungan input serta kualitas proses pembelajaran. Input

melalui tes lisan. b) Menyusun indikator proses dan hasil belajar berdasarkan kompetensi pengetahuan yang akan dinilai melalui tes lisan. c) Menentukan kriteria kunci yang

Di Madrasah Al-Karim dalam proses pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 (K-13). Dalam hal ini tentu media pembelajaran sangat penting dan sangat mendukung saat proses

Selanjutnya, penyelenggaran program Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Idi Rayeuk Aceh Timur yang berkaitan dengan proses yang meliputi perencanaan, kompetensi guru,

Selanjutnya, penyelenggaran program Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Idi Rayeuk Aceh Timur yang berkaitan dengan proses yang meliputi perencanaan, kompetensi guru,

Hasil musyawarah warga Madrasah Ibtidaiyah Ihyaul Islam tanggal 03 Januari 2023; MEMUTUSKAN Menetapkan KEPUTUSAN KEPALA MADRASAH MIS IHYAUL ISLAM NOMOR :

Hasil penelitian: 1 Problematika pembelajaran tahfidzul Qur’an peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Jember yaitu : a Faktor waktu; b Kurang melakukan muroja’ah; c Kurang

b Menyusun RPP Matematika yang sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan dan skenario pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT c Menyiapkan sumber