EVALUASI DIRI MADRASAH
MAS GLUMPANG TIGA
KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PIDIE
2020
LEMBAR PENGESAHAN
EDM ini telah disyahkan dalam Rapat Pleno Madrasah yang dihadiri oleh Kepala Madrasah, Guru,
Tempat : MAS Glumpang Tiga
Kecamartan : Glumpang Tiga
Kabupaten/kota : Pidie
Glumpang Minyeuk,...2020
Ketua Komite
Drs. H. Umar Ibrahim
Kepala Madrasah
Diauddin, S.Pd NIP.19671021999051001
KATA PENGANTAR
Assalamu ‘alaikum Wr Wb.
Dengan mengucap puja dan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala yang senantiasa memberikan limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Penyusunan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dengan lancar dan tanpa hambatan yang berarti.
Evaluasi Diri Madrasah ini kami susun secara strategis, realistis, transparan dan partisipatif dengan harapan dapat digunakan sebagai acuan untuk mencapai tujuan dan cita – cita pemangku kepentingan di MAS Glumpang Tiga yang telah ditetapkan. Karena itu, mudah-mudahan dalam pelaksanaannya tidak ada hambatan yang berarti sehingga dapat berjalan lancar di dalam mencapai sasaran yang kita harapkan bersama.
Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Madrasah, Pengurus Komite, Guru dan Murid serta pemangku kepentingan lainnya atas bantuan pemikiran, masukan dan saran yang disampaikan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan EDM ini tepat pada waktunya.
Kami sadari bahwa penyusunan EDM ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mohon maaf apabila dalam penyusunan EDM ini terdapat kekurangan dan kehilafan. Kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan demi kesempurnaan penyusunan EDM ini. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus meng-update EDM ini setiap tahun, sehingga EDM ini sesuai harapan Madrasah dan masyarakat.
Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa memberikan kemudahan di dalam merealisasikan dan menjalankan program EDM yang berlaku per tahun ini.
Terima kasih.
Wassalamu ‘alaikum Wr Wb
Glumpang Minyeuk,...2020
Penyusun Tim TPM
LATAR BELAKANG
Kebijakan pembangunan pendidikan nasional sebagaimana digariskan dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional (2014-2019) diarahkan pada upaya mewujudkan daya saing, pencitraan publik, serta akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan. Tolak ukur efektivitas implementasi kebijakan tersebut dilihat dari ketercapaian indikator-indikator mutu penyelenggaraan pendidikan yang telah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam delapan (8) Standar Nasional Pendidikan (SNP). Tidak dipungkiri bahwa upaya strategis jangka panjang untuk mewujudkannya menuntut satu Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) yang dapat membangun kerja sama dan kolaborasi di antara berbagai institusi terkait dalam satu keterpaduan jaringan kerja nasional. Dengan kata lain diperlukan pengembangan sistim penjaminan mutu pendidikan. Tata kerja yang dibangun mengisyaratkan adanya serangkaian proses dan prosedur untuk mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data mengenai kinerja dan mutu tenaga pendidik dan kependidikan, program, dan lembaga beserta rekomendasinya. Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP/EQAS – Educational Quality Assurance System) sedang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Proses penjaminan mutu mengidentifikasi aspek pencapaian dan prioritas peningkatan, penyediaan data sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan serta membantu membangun budaya peningkatan mutu berkelanjutan. Pencapaian mutu pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah dikaji berdasarkan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Empat hal penting yang perlu dilakukan dalam penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, yaitu (1) Pengkajian mutu pendidikan, (2) Analisis dan pelaporan mutu pendidikan, (3) Peningkatan mutu merujuk pada Standar Nasional Pendidikan, dan (4) Penumbuhan budaya peningkatan mutu berkelanjutan.
Salah satu aspek dalam pengembangan sistim penjaminan termasuk peningkatan mutu pendidikan adalah Evaluasi Diri Madrasah (EDM) sebagai cara menumbuhkan budaya peningkatan mutu berkelanjutan di Madrasah. EDM dilaksanakan oleh setiap Madrasah sebagai satu kebutuhan untuk meningkatkan kinerja dan mutu Madrasah secara berkelanjutan.EDM merupakan mekanisme evaluasi internal yang dilakukan oleh kepala
Madrasah bersama pendidik atau guru, komite Madrasah, orang tua, dengan bantuan pengawas.Hasil Evaluasi Diri Madrasah dimanfaatkan sebagai bahan untuk menyusun program pengembangan Madrasah dan laporan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga tentang pencapaian Madrasah untuk pengembangan lebih lanjut. Laporan EDM disusun untuk menindaklanjuti hasil temuan yang didapatkan melalui instrumen Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dengan merujuk pada delapan SNP, yaitu Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian. Butir-butir instrumen Evaluasi Diri Madrasah difokuskan pada aspek-aspek kehidupan Madrasah yang paling esensial, yaitu kondisi-kondisi yang berkaitan dengan mutu pelayanan belajar-mengajar.Sistim penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah di Indonesia beroperasi dalam suatu manajemen pendidikan dan pemerintahan yang mendelegasikan sebagian besar tanggung jawab implementasinya kepada pemerintahan provinsi, kabupaten/kota, penyelenggara pendidikan swasta (yayasan pendidikan), dan satuan pendidikan (madrasah).Oleh karena itu, diyakini bahwa upaya keberhasilan inovasi pendidikan sangat ditentukan oleh adanya komitmen, profesionalisme, kerjasama, dan kolaborasi semua pemangku kepentingan pendidikan.
Tujuan EDM
1). Mengetahui semua potensi Madrasah untuk dapat diolah dan Dikembangkan
2). Sebagai pedoman operasional dalam mengelola Madrasah selama satu tahun pelajaran dan tahun – tahun berikutnya.
3). Memiliki tolak ukur keberhasilan/ketidakberhasilan dalam mengelola Madrasah selama satu tahun pelajaran.
4). Mengetahui permasalahan yang timbul di Madrasah yang kemudian menjadi hambatan, peluang atau ancaman pengembangan Madrasah
Landasan Hukum
Landasan hukum penyusunan RKM ini sebagai berikut :
1. UU nomor 20 Tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional pasal 4 (Pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas publik).
2. Undang–undang nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembanginan Nasional.
3. PP nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 53 (setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun).
4. Permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang standar pengelola pendidikan. Madrasah membuat rencana kerja jangka menengah (RKJM) 4 tahun. Rencana kerja tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKA/S) dilaksanakan berdasarkan RKJM. RKJM/T disetujui saat dewan pendidikan setelah memperhatikan pertimbangan dari komite Madrasah dan disahkan berlakunya oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
5. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional 2014 – 2019.
6. Peraturan Pemerintah nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.
7. Permendiknas nomor 11 tahun 2009 tentang Kriteria Penilaian Akreditasi.
8. Peraturan Pemerintah No.17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
9. Peraturan Pemerintah nomor 66 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
PROFIL MADRASAH
IDENTITAS MADRASAH
NPSN : 10113802
Nama Madrasah : MAS Glumpang Tiga
Alamat : Jl. Banda Aceh-Medan Km.130 Gampong
jeumpa
Kelurahan/Desa : Gampong Jeumpa
Kecamatan : Glumpang Tiga
Kabupaten/Kota : Pidie
Provinsi : Aceh
Jenjang : MA
Status : Swasta
Tahun Berdiri Hasil Akreditasi
: :
2001 A
PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
No INDIKATOR KRITERIA JUMLAH
(Orang) 1 Kualifikasi Pendidikan Guru <= SMA Sederajat 0
D1 -
D2 -
D3 0
S1 32
S2 -
S3 -
Jumlah 32
2 Sertifikasi Sudah 7
Belum 25
Jumlah 32
3 Gender Pria 4
Wanita 28
Jumlah 32
4 Status Kepegawaian PNS 6
GTT 26
No INDIKATOR KRITERIA JUMLAH (Orang)
GTY -
Honorer -
5 Pangkat / Golongan II a -
II b -
II c -
II d -
III a (impassing) - III b (impassing) - III c (impassing) - III d (impassing) 2 IV a (impassing) 4
IV b -
Diatas IV b -
Non PNS -
Jumlah 0
DATA PESERTA DIDIK DAN ROMBONGAN BELAJAR
URAIAN KELAS
TOTAL
X XI XII
ROMBEL 1 1 2 4
LAKI-LAKI 12 13 18 48
PEREMPUAN 6 2 12 20
TOTAL MURID 18 15 30 68
TOTAL ROMBEL 1 1 2 4
KONDISI SARANA DAN PRASARANA
Jumlah Peserta didik 68 Orang
Jumlah Peserta didik Pria 48 Orang
Jumlah Peserta didik Wanita 20 Orang
Jumlah Guru 32 Orang
Jumlah Rombel 4 Rombel
RUANG KELAS
(diisi jumlah seluruh ruang kelas yang ada dan seluruh perabot di seluruh kelas) Kriteria Satuan
Kondisi
Jumlah Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat
Jumlah total ruang kelas kelas 5 4 - 5
Kapasitas Maksimum orang 45 - - 45
Ratio Luas ruang kelas orang/m2 1.23 - - 1.23 Perabot
Jumlah kursi peserta didik buah 80 40 - 120
Jumlah meja peserta didik buah 80 40 - 700
Jumlah kursi guru buah 5 - - 5
Jumlah meja guru buah 5 - - 5
Jumlah Lemari di kelas buah - - - -
Jumlah Papan Pajang buah - - - -
Jumlah Papan Tulis buah 5 - - 5
Jumlah Tempat sampah buah 3 - - 3
Jumlah Tempat cuci tangan buah 2 - - 2
Jumlah Jam Dinding buah 5 - - 5
Jumlah Stop Kontak Listrik buah 5 - - 5
Jumlah kipas angina buah - - - -
Jumlah AC buah 1 - - 1
Jumlah hotspot buah - - - -
Jumlah TP-Link buah - - - -
Jumlah lampu TL buah - - - -
Jumlah pintu buah 5 - - 5
Jumlah ventilasi buah - - - -
Jumlah lantai buah 1 - - 1
Jumlah teras buah - - - -
4. PERPUSTAKAAN
Kriteria Satuan
Kondisi
Jumlah Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat BUKU
Buku teks pelajaran eksemplar - -
Buku panduan pendidik eksemplar - -
Buku pengayaan judul - -
Buku referensi judul - -
Sumber belajar lain judul - -
PERABOT
Rak Buku set 8 - - 8
Rak Majalah buah - - - -
Rak Surat Kabar buah - - - -
Meja baca buah - - - -
Kursi baca buah - - - -
Kursi kerja buah 1 - - 1
Meja kerja/sirkulasi buah - - -
Kursi Kerja buah 1 - - 1
Lemari Katalog buah 1 - - 1
Lemari buah 1 - - 1
Papan pengumuman buah - - - -
Meja multimedia buah - - -
MEDIA
PEMBELAJARAN
Peralatan multimedia Unit 1 - - 1
PERLENGKAPAN LAINNYA
Buku inventaris Buah 1 - - 1
Tempat sampah Buah 1 - - 1
Kotak kontak Buah - - - -
Jam dinding Buah 1 - - 1
Kipas angina Buah 1 - - 1
5. LABORATORIUM IPA
Kriteria Satuan
Kondisi
Jumlah Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat Luas bangunan
Laboratorium IPA m2
PERABOT
Lemari buah
PERALATAN PENDIDIKAN
Model kerangka manusia buah Model tubuh manusia buah
Globe buah
Model tata surya buah
Kaca pembesar buah
Cermin datar buah
Cermin cekung buah
Cermin cembung buah
Lensa datar buah
Lensa cekung buah
Lensa cembung buah
Magnet batang buah
Poster IPA set
Kit Panas dan Hidrostatika Set
Kit Optik Set
Kit Listrik Set
Kit Mekanika Set
Garputala pada kotak Buah
Slinki Buah
Catu Daya Tegangan Rendah Buah
Neraca Buah
Respirometer Buah
Kotak Genetika 5 warna Buah MODEL, Kulit Manusia. Buah MODEL, Jantung Manusia Buah MODEL, Torso Wanita Buah
MODEL, Telinga Manusia Buah MODEL, Mata Manusia Buah MODEL, Otak Manusia Buah KUADRAT, fleksible Tipe
Lipat Buah
EOSIN, BG 25 gr Buah
Iodine crystals (I2), BG, 500 g Botol Calcium Oxide (Ca O), T, 500
g Botol
Sodium Hydroide, T, 500 g,
NA OH Botol
Penghubung Selang Bentuk Y Buah
Benedict, 500 ml Buah
Akuarium Buah
Cawan Petri Buah
Gelas Kimia Buah
Kaki Tiga Buah
Kasa baja, Tahan Karat Buah Jam henti, dual dial Buah
Plat Tetes Buah
Lumpang dan alu Buah
Pipa Kaca Buah
Pipet Tetes Buah
Batang pengaduk kaca Buah
Statif segi 4 Buah
Klem Universal Buah
Boss head Buah
Tabung Reaksi, Medium Wall buah Penjepit tabung reaksi buah Carta, Perkembanganbiakan
hewaan tinggi Buah
Carta, Perkembanganbiakan
hewan rendah Buah
Carta, Perkembanganbiakan
tumbuhan generative Buah Carta, Daur hidup parasite
(malaria) Buah
Carta, Perkembanganbiakan
vegetative Buah
Auxanometer Buah
MIKROSKOP, Lanjutan Buah MIKROKOP, untuk peserta
didik buah
Kaca penutup Buah
Kaca pembesar Buah
Kaca benda buah Carta, Bagian Tubuh
Tumbuhan Buah
Carta, Hukum Mendel Buah Carta, Sistem Saraf Manusia Buah Carta, Sistem Pencernaan
Manusia Buah
Carta, Sistem Sirkulasi Darah
manusia Buah
Carta, Sistem Ekskresi
Manusia Buah
Thermometer , -10-110
derajatC Buah
7. RUANG PIMPINAN
Kriteria Satuan
Kondisi
Jumlah Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat BANGUNAN
Luas Bangunan m2
Lebar minimum m
PERABOT
Kursi pimpinan buah
Meja pimpinan buah
Kursi dan meja tamu set
Lemari buah
Papan statistik buah
PERLENGKAPAN LAINNYA
Simbol kenegaraan set
Tempat sampah buah
Mesin ketik/komputer set
Filing kabinet buah
Brankas buah
Jam dinding buah
Mesin scanner buah
Kipas angina buah
Foto para kepala madrasah buah Foto pengurus yayasan buah
Bagan organisasi buah
Foto pendiri madrasah buah Bak pencuci tangan (wash tub) buah
Ruang Guru
Kriteria Satuan
Kondisi
Jumlah Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat BANGUNAN
Luas bangunan m2
Ratio Luas/Guru org/m2
PERABOT
Kursi kerja buah
Meja kerja buah
Lemari/loker buah
Papan statistik buah
Papan pengumuman buah
PERLENGKAPAN LAINNYA
Tempat sampah buah
Tempat cuci tangan buah
Jam dinding buah
Penanda waktu/bel/lonceng buah
Telepon buah
Alamri/rak raport buah
Televisi buah
Kipas angina buah
Lampu buah
Papan jadwal buah
RUANG UKS
Kriteria Satuan
Kondisi
Jumlah Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat BANGUNAN
luas m2 - - 1
PERABOT
Tempat tidur set 1 - - 1
Almari buah 1 - - 1
Meja buah 1 - - 1
Kursi buah 2 - - 2
PERLENGKAPAN LAINNYA
Buku catatan kesehatan murid buah 1 - - 1
Peralatan P3K set 1 - - 1
Tandu set - - - -
Selimut buah 1 - - 1
Tensimeter buah 2 - - 2
Termometer badan buah 1 - - 1
Timbangan badan buah 1 - - 1
Pengukur tinggi badan buah 1 - - 1
Tempat sampah buah 1 - - 1
Tempat cuci tangan buah - - - -
Jam dinding buah 1 - - 1
Telepon buah - - - -
Keterangan:
MTs. Wachid Hasyim belum mempunyai ruang UKS sampai hari ini. Namun UKS menggunakan Ruang Sumber Pendidikan Inklusif. Namun kami berupaya membangun ruang UKS.
10. JAMBAN
Kriteria Satuan
Kondisi
Jumlah Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat BANGUNAN
Jamban Peserta didik Laki-laki Unit 4 - - 4
Jamban Peserta didik
Perempuan Unit 4 - - 4
Jumlah jamban guru Unit 2 - - 2
PERLENGKAPAN LAINNYA
Kloset buah 6 - - 6
Tempat air buah 6 - - 6
Gayung buah 6 - - 6
Gantungan pakaian buah 6 - - 6
Tempat sampah buah - - - -
Luas lahan-1 m2 110 - - 1
Luas lahan-2 m2 126 - - 1
Luas lahan-3 m2 84 - - 1
Taman tempat 5 - - 5
Pengeras suara Buah 4 - - 4
Tape recorder Buah 2 - - 2
KONDISI MADRASAH
1. Madrasah kami berada di kawasan pertanian, yang sebagian besar penduduk di sekitar madrasah bekerja di bidang petani dan sejenisnya.
2. Peserta didik kami sebagian besar berasal dari MA di sekitar madrasah kami dan dimana orang tuanya sebagian besar berpendidikan SMP/MTs. Selebihnya orangtuanya berpendidikan SLTA dan bahkan tidak sedikit yang berpendidikan sarjana (S-1).
3. Tingkat hormat dan kepatuhan murid kepada guru masih bagus.
a. Orangtua yang broken home.
b. Kedua orangtua bekerja
c. Kurang adanya kepedulian orangtua terhadap pentingnya pendidikan sehingga ada kecenderungan menyerahkan sepenuhnya pendidikan perilaku putra/putrinya kepada madrasah.
d. Salah memilih teman bermain di lingkungan tempat tinggal.
e. Wawasan dan pengetahuan orangtua yang masih terbatas.
f. Mayoritas pendidikan orangtua/wali murid lulusan SD/MI dan SMP/MTs
BAB 3
KONDISI MADRASAH SAAT INI
1. STANDAR ISI
KOMPONEN INDIKATOR
1.1.Kurikulum sudah sesuai dan relevan
Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP.
Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan
kebutuhan pembelajaran.
Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.
1.2.Madrasah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik
Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan
pengembangan pribadi peserta didik.
Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.
1. Standard Isi
1.1.Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KTSP dokumen 1
KTSP dokumen 2
Notulen Rapat Sosialisasi KTSP
KEKUATAN
(1) Madrasah kami telah memiliki tim pengembang kurikulum yang dikuatkan dengan SK Kepala Madrasah. Jenis kurikulum yang kembangkan pada tahun pelajaran 2020/2021 adalah kurikulum K- 13 untuk semua mata pelajaran baik umum dan agama bagi peserta didik
(2) Madrasah kami sudah dan selalu melakukan sosialisasi kurikulum kepada setiap stakeholder setiap tahun di forum rapat awal tahun pelajaran dengan agenda penyampaian program madrasah 1 (satu) tahun ke depan, termasuk kepada peserta didik.
(3) Madrasah kami menyusun dan mempunyai K-13 Dokumen 1 dan dokumen 2 lengkap dengan silabus dan RPP semua mata pelajaran, termasuk muatan lokal dan global.
(4) Madrasah kami sudah menyusun kurikulum muatan lokal, muatan global dan kurikulum berbasis pendidikan karakter.
(5) Madrasah kami memiliki kurikulum yang memuat 5 kelompok mata pelajaran yaitu:
a. Agama dan akhlak mulia;
b. Kewarganegaraan dan Kepribadian;
c. Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi;
d. Estetika;
e. Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan;
(6) Kurikulum madrasah kami dikembangkan berdasarkan 7 prinsip- prinsip pengembangan kurikulum:
1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentigan
peserta didik dan lingkungan 2. Beragam dan terpadu
3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
seni
4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan 5. Menyeluruh dan berkesinambungan 6. Belajar sepanjang hayat
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah (7) Madrasah kami menyusun dan menerapkan kurikulum yang
memuat 10 mata pelajaran, di antaranya:
1. Pendidikan Agama Islam 2. PKn
3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Seni Budaya 7. Penjaskes 8. TIK
(8) RPP tersedia untuk semua mata pelajaran
(9) Dokumen kurikulum disahkan oleh Kemenag sebelum diberlakukan
(10) Kurikulum di madrasah kami disosialisasikan kepada guru dan tenaga kependidikan (warga madrasah)
(11) Madrasah kami sudah memiliki tim Pengembang Kurikulum (12) Madrasah kami menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal
(KKM)
dengan memperhatikan unsur:
Karakteristik peserta didik/Intake peserta didik Karakteristik mata pelajaran/kompleksitas Kondisi Madrasah/daya dukung
KELEMAHAN
Materi pembelajaran LMS kami belum seleuruhnya lengkap di awal tahun
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
1. Madrasah menfasilitasi ruang, waktu, tenaga terampil dan lainnya untuk guru yang lambat menyusun LMS
2. Meningkatkan pemantauan terhadap dokumen guru di dalam memberikan tugas, khususnya Non- Struktur.
1.1.Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik, dan kebutuhan pembelajaran.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik K13 Dokumen 1 (muatan
lokal dan prog pengembangan diri) K13 Dokumen 2
Perangkat Pembelajaran Mulok:
- Bahasa Jawa - Aswaja
Notulen rapat penyusunan Mulok
KEKUATAN
Madrasah kami menyusun dan mengembangkan silabus mata pelajaran muatan lokal dengan melibatkan pihak:
Kepala madrasah
Guru
Komite madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan
Kepala Kantor Kementerian Agama melalui Pengawas dan Kasi Pendidikan Madrasah.
Kurikulum kami memuat muatan lokal yang sudah disesuaikan
dengan kebutuhan daerah yaitu bahasa Jawa dan Aswaja
Madrasah kami memiliki kalender pendidikan yang memuat
pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun:
Awal tahun pelajaran
Minggu efektif
Pembelajaran efektif
Hari libur.
Madrasah kami memiliki standar kelulusan dan kenaikan kelas.
Kurikulum di madrasah kami memuat pengembangan diri yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik yaitu
Literasi dan Budi pekerti
Peringatan Hari Besar Islam/Nasional Study Lapangan
Pengajian Keliling Uji Talenta
Solat duha dan dhuhur berjama’ah.
Mengaji bersama beserta pengkajiannya LDKS
Persami Ziaroh wali KELEMAHAN
Karakter dalam kurikulum madrasah kami belum seluruhnya terintegrasi dalam silabus setiap mata pelajaran.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
1. Kurikulum Pengembangan Diri berbasis lokal, nasional dan global akan disempurnakan sebelum memasuki tahun pelajaran 2020/2021 oleh tim pengembang kurikulum.
2. Di dalam pelaksanaan K-13 akan dilakukan evaluasi secara serius khususnya program Pengambangan Diri.
1.1. Kurikulum sudah sesuai dan relevan
1.1.3. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu, rencana program remedial, dan pengayaan bagi siswa.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Buku Kerja 1
Buku Kerja 2
Kuku Kerja 3
Buku Kerja 4
Buku Catatan Guru Mapel
KEKUATAN
a. Kurikilum di madrasah kami memuat Layanan pembelajaran, perbaikan, pengayahan/percepatan
b. Madrasah kami mengalokasikan waktu yang cukup untuk setiap mata pelajaran, muatan local dan pengembangan diri sesuai struktur kurikulum yaitu :
1. Penambahan jam maksimal 4 jam pelajaran
2. Tiap Jampel 45 menit sebelum istirahat dan 35 menit setelah istirahat
3. Muatan lokal 2 jam pelajaran
4. Pengembangan diri setara 2 jam pelajaran 5. Minggu efektif (48 - 60) minggu per tahun KELEMAHAN
Dalam Kurikulum di madrasah kami program remedial dan pengayaan belum berjalan secara sistematis
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah menyelenggarakan program remedial dan pengayaan yang diberlakukan untuk semua Mapel.
1.2. Madrasah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik
1.2.1. Madrasah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program BP/BK dalam RPL
Jadwal Kegiatan Konseling Daftar hadir kegiatan
Buku Catatan Pelanggaran Laporan penyelenggaran
BP/BK
KEKUATAN
a. Madrasah kami menyelenggarakan kegiatan pengembangan diri dalam bentuk Konseling bagi semua peserta didik, di antaranya:
1. Konseling bakat dan minat belajar 2. Konseling pribadi
3. Konseling social 4. Konseling karir
b. Kegiatan Bimbingan/Konseling (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi)
KELEMAHAN
Madrasah kami belum melaksanakan kekuatan poin a dan b di atas secara sempurna yang dibuktikan dengan administrasi BP/BK
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah mendorong BP/BK menyempurnakan kegiatan bimbingan & konseling yg dibuktikan dg administrasi
1.2. Madrasah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik
1.2.2. Madrasah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Program Kegiatan Ekstra Daftar hadir Peserta
Daftar hadir Pembina
KEKUATAN
A. Kurikulum sekolah kami memuat program kegiatan ekstra kurikuler
Jurnal Kegiatan Jadwal kegiatan
Silabus ekstra kurikuler Daftar buku/alat praktek ekstra kurikuler
Buku/alat kegiatan SK Pembina Deskripsi Tugas Dokumentasi kegiatan ekstra
Laporan Bulanan
B. Madrasah kami menyelenggarkan kegiatan ekstra kurikuler antara lain:
I. Berbasis Lokal 1. Paskibraka 2. Tilawatil Qur’an II. Berbasis Global
1. Praktikum computer
C. Madrasah kami sudah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan kebutuhan peserta didik
D. Madrasah kami sudah mengorganisasikan kegiatan ekstrakurikuler E. Madrasah kami sudah menjalankan kegiatan ekstra sesuai jadwal F. Madrasah membuat penilaian kegiatan ekstra kurikuler.
G. Madrasah kami sudah melakukan evaluasi kegiatan ekstra kurikuler.
H. Madrasah membuat laporan kegiatan ekstra kurikuler.
KELEMAHAN
Madrasah belum sempurna dalam menyediakan silabus dan sarpras ekstra kurikuler
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
1. Menyempurnakan ketersediaan silabus untuk semua jenis ekstra kurikuler
2. STANDARD PROSES
KOMPONEN INDIKATOR
2.1. Silabus sudah sesuai/relevan dengan standar
Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL) &
panduan KTSP dan K-13.
Pengembangan Silabus dilakukan oleh guru dalam MGMP internal.
2.2. RPP dirancang untuk mencapai
pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran.
RPP memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tahap intelektual, minat, bakat, motivasi belajar, potensi, kemampuan sosial, emosional, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai-nilai, dan lingkungan peserta didik.
2.3. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat
2.3.1. Guru menggunakan buku panduan, buku
pengayaan, buku referensi, dan sumber belajar lain dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.
2.4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif,
menantang dan memotivasi peserta didik
Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.
Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi, serta mendapatkan konfirmasi.
2.5. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan
Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi
perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.
Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas.
2. Standard Proses
2.1.Silabus sudah sesuai/relevan dengan standard
2.1.1. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL) &
panduan KTSP dan K13.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
KTSP dan K-13 dokumen 2 Silabus
KEKUATAN
1. Madrasah kami mengembangkan silabus secara mandiri oleh Kelompok Kerja Guru Mata Pelajaran (KKGMP) yang berpedoman kepada standar isi, standar kompetensi lulusan, dan panduan penyusunan kurikulum KTSP dan K-13.
2. Silabus yang dibuat mengarah pada pencapaian SKL
3. Silabus memuat identitas mata pelajaran atau tema pelajaran, SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
4. Di madrasah kami semua mata pelajaran memiliki silabus KELEMAHAN
Silabus yang dikembangkan belum sepenuhnya mempertimbangkan situasi dan kondisi madrasah, khususnya peserta didik I=inklusif
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Rekomendasi
Madrasah tetap menfasilitasi peningkatan pengembangan silabus melalui melalui kegiatan workshop KKGMP
2.1.Silabus sudah sesuai/relevan dengan standard
2.1.2. Pengembangan Silabus dilakukan guru secara mandiri atau berkelompok.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
KTSP dan K-13 dokumen 2 Silabus
KEKUATAN
1. Di madrasah kami dalam menyusun silabus menggunakan panduan silabus yang disusun BSNP sebagai referens
2. Sekitar 70% (30 orang) guru di madrasah kami menyusun dan mengkaji silabus secara mandiri dan melalui MGMP/KKGMP 3. Semua guru mereviu silabus setiap tahun.
KELEMAHAN
Sekitar 30% (10 orang) guru menyusun silabus dengan mencontoh yang sudah ada dengan editing yang disesuaikan kebutuhan dan kondisi
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah menfasilitasi 30% guru untuk penyusunan silabus melalui kegiatan workshop MGMP/KKGMP
2.2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif & sesuai dg kebutuhan peserta didik 1.2.1 Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan
pembelajaran.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KTSP dan K-13 Dokumen
2 RPP
KEKUATAN
1. Di madrasah kami dalam menyusun RPP berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran:
1) Memperhatikan perbedaan individu siswa 2) Bisa mendorong partisipasi aktif siswa
3) Mengembangkan budaya membaca dan menulis 4) Bisa memberikan umpan balik dan tindak lanjut
5) Ada keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD (untuk KTSP), KI
(untuk K-13), materi pelajaran dan pengembangannya, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian; dan sumber belajar
6) Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
2. RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD.
3. RPP memuat: identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar
4. RPP disusun untuk setiap KD yang untuk satu kali pertemuan atau lebih.
5. 100% (38 orang) guru di madrasah kami menyusun RPP dan mereviu setiap tahun
6. 100% (38 orang) guru di madrasah kami menyusun Prota, Prosem, Minggu Efektif dan Pemetaan KD
7. Sekitar 70% guru di madrasah kami menerapkan prinsip-prinsip PAKEM/CTL
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
2.2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif & sesuai dg kebutuhan peserta didik 1.2.2 RPP memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tahap intelektual, minat, bakat,
motivasi belajar, potensi, kemampuan sosial, emosional, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai-nilai, dan lingkungan peserta didik..
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik KTSP dan K-13 Dokumen
2 RPP
KEKUATAN
Sekitar 70% guru di madrasah kami dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, kebutuhan khusus, kecepatan belajar dan latar belakang budaya.
KELEMAHAN
Sekitar 20% guru di madrasah kami dalam menyusun RPP belum memperhatikan perbedaan gender, kemampuan awal, tahap
intelektual, minat, bakat, motivasi belajar, potensi, kemampuan social, emosional, gaya belajar, dan kebutuhan
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah menfasilitasi perbaikan penyusunan dan pelaksanaan RPP dengan mengikut sertakan guru pada diklat-diklat sehingga mereka mampu menyusun RPP dengan memperhatikan perbedaan karakteristik, gender, dll
2.3. Sumber belajar dapat diperoleh dengan mudah dan digunakan secara tepat
2.3.1. Guru menggunakan buku panduan, buku pengayaan, buku referensi, dan sumber belajar lain selain buku pelajaran secara tepat dalam pembelajaran untuk membantu dan memotivasi peserta didik.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Notula Rapat
Penentuan buku teks Buku teks pelajaran Buku referensi Buku kunjungan Perpustakaan
Buku kegiatan Lab IPA
KEKUATAN
1. Madrasah kami menentukan buku teks melalui rapat guru dan komite madrasah.
2. Sumber belajar yang tersedia di madrasah kami antara lain: buku teks, buku referensi, perpustakaan, sudut baca di setiap kelas, perpustakaan dan sumber belajar lain
3. Buku teks agama dan mata pelajaran UN di madrasah kami cukup untuk satu buku per siswa (1 : 1)
KELEMAHAN
1. Tidak semua guru memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran
2. Tidak semua guru menggunakan laboratorium IPA sebagai sumber belajar dan alat dalam proses pembelajaran.
3. Tidak semua guru memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah menfasilitasi, mendorong dan monev guru dalam menggunakan sumber dan media pembelajaran
2.4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi peserta didik
2.4.1. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan yang rencana pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan menantang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Silabus RPP Promes Prota
KEKUATAN
1. 100% guru melaksanakan pembelajaran sesuai RPP yg disiapkannya
2. Dalam proses pembelajaran guru menggunakan metode interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi anak didik 3. Dalam proses pembelajaran di madrasah kami guru melalui
langkah-langkah pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, dan penutup.
KELEMAHAN
Dalam proses pembelajaran sebagian guru belum menggunakan metode yang interaktif,inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi anak didik
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah selalu monev dan mendampingi guru agar mahir dalam menggunakan metode PAKEM dan CTL disamping mengikutsertakan mereka dalam diklat PAIKEM/CTL
2.4. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif, menantang dan memotivasi peserta didik
2.4.2. Para peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk melakukan ekplorasi dan elaborasi, serta mendapatkan konfirmasi.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Silabus
RPP
Lembar kegiatan siswa
KEKUATAN
Di madrasah kami sekitar 80% (32 orang ) guru mengelola kelas secara efektif dan memberi kesempatan yang sama kepada para siswa untuk melakukan/menerapkan 5M (Mengamati, Menanya,
Mengumpulkan Data, Mengasosiasikan, dan Mengomunikasikan/Menyimpulkan)
KELEMAHAN
Di madrasah kami sekitar 20% (8 orang) guru belum mengelola kelas secara efektif dan memberi kesempatan yang sama kepada para siswa untuk 5M.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah mendorong, mendampingi dan melakukan monev kepada guru di dalam menyelenggarakan pembelajaran yang menggunakan pendekatan 5M dan bahkan mengikutkan mereka pada diklat CLT/5M 2.5. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan
berkelanjutan
2.5.1. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan pada setiap tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program Supervisi
Buku supervisi
KEKUATAN
1. Di madrasah kami mempunyai program kerja untuk supervisi dan evaluasi proses pembelajaran
2. Di madrasah kami Kepala madrasah melakukan supervisi proses pembelajaran melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi proses pembelajaran
KELEMAHAN
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
2.5. Supervisi dan Evaluasi Proses Pembelajaran dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan
2.5.2. Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Madrasah dan Pengawas.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program Supervisi
Buku supervisi
KEKUATAN
1. Pelaksanaan supervisi di madrasah kami dilakukan secara berkala oleh kepala madrasah
2. Hasil suipervisi dan evaluasi proses pembelajaran langsung ditindaklanjuti oleh kepala madrasah dan/atau Wakamad Kurikulum melalui kegiatan pendampingan internal (individu/kelompok) dan/atau mengikutkan mereka dalam pelatihan tentang penyelenggaraan pembelajaran.
KELEMAHAN
1. Hasil supervisi tidak diminta oleh pemangku kepentingan (dalam hal ini pengurus Yayasan)
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah akan mendorong pengurus yayasan melakukan pembinaan kepada seluruh unsur madrasah khususnya dalam peningkatan proses pembelajaran
3. STANDARD KOMPETENSI LULUSAN
KOMPONEN INDIKATOR
3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan
Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan SKL
Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.
Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.
3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat
Madrasah mengembangkan kepribadian peserta didik.
Madrasah mengembangkan keterampilan hidup.
Madrasah mengembangkan nilai-nilai agama, budaya, dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima.
3. Standard Lulusan
3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan
3.1.1. Peserta didik memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan di SKL
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik DKN
Buku Rapor Dakol UN
KEKUATAN
Peserta didik kami memiliki kompetensi cukup. Karena itu, peserta didik mampu memperoleh pengalaman belajar dengan nilai rata-rata di atas 7,00 (lihat KKM). Hal itu terjadi karena mereka belajar secara aktif, kreatif dan inovatif di dalam menerapkan 5M serta mampu berpikir logis di bidang IPTek. Adapun kelompok mata pelajaran IPTek, di antaranya: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika dan TIK.
KELEMAHAN
1. Rata-rata nilai UN dan UAMBN masih belum KKM sekalipun diselenggarakan pembekalan dan pendalaman materi selama lebih dari 6 bulan dalam setahun.
2. Rata-rata nilai semua mata pelajaran semester 1 dan 2 untuk setiap jenjang kelas asih belum menunjukan nilai authentic, meskipun ujian di madrsah kami diselenggarakan secara mandiri dan online.
Mandiri artinya penyelenggaraan UTS dan UAS tidak bergabung dengan MKKM, kecuali UAM, UN dan UAMBN.
3. Pembinaan mapel olympiade IPA, Bahasa, PAI dan Matematika masih belum berjalan dengan maksimal meskipun sudah terkelola secara baik. Hal ini disebabkan oleh beberapa latar belakang, di antaranya: guru pembina sering kali disibukan dengan tugas-tugas administrasi pembelajaran dan administrasi lainnya, semangat belajar murid masih belum dimunculkan secara maksimal,
kesadaran tentang pentingnya prestasi belajar masih belum muncul secara total.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
1. Madrasah akan mendorong BP/BK untuk melakukan Bimbingan dan konseling kepada setiap siswa dalam hal bakat dan minat.
2. Madrasah meningkatkan kinerja para pembina dalam menyelenggarakan kegiatan ekstra kurikuler khususnya Bina olympiade IPA, Bina Kompoetensi bahasa Indonesia, Bina olympiade Bahasa Inggris, Praktikum computer, Bina Olympiade Matematika dan Bina Olympiade PAI.
3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan 3.1.2. Peserta didik memperlihatkan kemajuan sebagai pembelajar yang mandiri.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Hasil tugas/pekerjaan siswa Catatan prestasi siswa Karya tulis ilmiah siswa
Dokumen Lomba
Olimpiade Sains
KEKUATAN
A. Setiap peserta didik memiliki kemampuan dasar untuk menganalisis gejala alam dan sosial melalui berbagai kegiatan baik yang diselenggarakan oleh madrasah maupun kegiatan yang dilakukan oleh guru mata pelajaran. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan madrasah guna membentuk peserta didik memiliki kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial, di antaranya:
1. Pengajian keliling (Istigosah, yaasin, Tahlil atau Kataman Al- Qur’an) yang diwajibkan sebulan sekali untuk setiap jenjang kelas ke rumah orangtua/wali murid.
2. Ta’ziah ke orangtua/wali murid yang meninggal dunia
B. Kegiatan Pembiasaan yang menghasilkan peningkatan kompetensi dengan cara mencari informasi dari berbagai sumber, di antaranya:
1. Semua peserta didik memanfaatkan Perpustakaan Madrasah secara mandiri.
2. Semua peserta didik memanfaatkan Perpustakaan sesuai dg jenis tugas yg diberikan oleh guru mata pelajaran.
3. Semua peserta didik kelas Percontohan (Pc) memanfaatkan Perpustakaan Kelas sesuai dg kepentingan & tugas yang diberikan.
4. Semua peserta didik bisa mengakses internet.
5. Semua peserta didik kelas Percontohan (Pc) bisa memanfaatkan materi pelajaran dalam program Simdik Online yang dikemas dalam bentuk LMS (Learning Material System).
6. Semua peserta didik bisa memanfaatkan media massa baik cetak dan elektronik di luar madrasah.
KELEMAHAN
1. Belum ada peserta didik yang mampu membuat karya tulis yang terpublikasi di majalah atau media massa lainnya
2. Kegiatan-kegiatan lomba internal masih jauh dari kesempurnaan baik sarpras, lokasi/tempat, tatib, guru, peserta lomba dan juri.
3. Hasil Uji Talenta internal masih jauh dari rekor Kota, sehingga peluang untuk mendapatkan prestasi juara masih kecil.
4. Beberapa peserta didik yang memiliki bakat dan minat tinggi tersendat oleh factor biaya tambahan, karena dana BOS dan BOPDA tidak mampu meng-cover penyelenggaraan kegiatan- kegiatan tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar, mengingat sebagian dari peserta didik berasal dari
kkeluarga kurang mampu.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
1. Madrasah melakukan pembinaan lebih intensif sebelum diselenggarakan Uji Telenta dan lomba internal yang didukung oleh sarpras, lokasi/tempat, tatib, guru, peserta lomba, juri, materi Uji Talenta dan sehingga hasil
sesuai dengan harapan
3.1. Peserta didik dapat mencapai target akademis yang diharapkan
3.1.3. Peserta didik memperlihatkan motivasi belajar dan rasa percaya diri yang tinggi.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik
Program pembiasaan Pajangan di kelas Hasil karya siswa Dokumentasi kegiatan olahraga, upacara, pramuka, pentas seni dan lainnya
KEKUATAN
1. Kegiatan Pembiasaan yang bertujuan untuk pengembangan karakter peserta didik, di antaranya:
A. Kegiatan pembiasaan Rutin
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara reguler dan terus menerus di madrasah kami. Tujuan dari kegiatan pembiasaan ini adalah untuk membiasakan peserta didik melakukan sesuatu dengan baik. Adapun jenis
kegiatannya, di antaranya:
1) Semua peserta didik kami berdoa sebelum memulai kegiatan belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan peserta didik berdoa sebelum memulia segala aktifitas. Kegiatan dilaksanakan setiap pagi secara terpusat—dipandu dari ruang informasi setiap pagi oleh petugas yang terjadwal 2) Semua peserta didik kami membaca Asmaul Husna sebelum
tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik untuk berdzikir, mengingat nama–nama Allah.
Kegiatan ini dilaksanakan di tiap-tiap kelas yang dipandu oleh guru mata pelajaran yang mengajar di jam pertama.
3) Semua peserta didik kami melakukan tadarus Al-Qur’an dan menaftsirkan khusus juz amma minimal 1 (satu) surat setiap pagi setelah selesai berdo’a.
4) Semua murid menjalankan sholat Dhuha berjama’ah terjadwal.
5) Semua murid menjalankan sholat Dhuhur berjamaah terjadwal
6) Semua peserta didik kami berdoa di akhir pelajaran
7) Semua peserta didik kami melakukan infaq sekali setiap minggu; yang dipandu oleh wakasek humas dan dijalankan oleh pengurus OSIS yang didampingi oleh Ka.BAU.
8) Semua peserta didik kami peduli pada kebersihan kelas, teras kelas, toilet peserta didik dan halaman madrasah.
B. Kegiatan Pembiasaan Spontan
Kegiatan pembiasaan spontan di madrasah kami merupakan kegiatan yang dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh waktu, tempat dan ruang. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendidikan secara spontan kepada para peserta didik di madrasah kami, terutama membiasakan dalam bersikap sopan santun, dan sikap terpuji lainnya, di antaranya:
1) Lebih dari 90% peserta didik kami mengucapkan salam dan bersalaman kepada guru, karyawan dan sesama peserta didik.
2) Lebih 90% peserta didik kami bersikap sopan santun 3) Lebih 90% murid terbiasa membuang sampah di tempatnya.
4) Murid terbiasa antri ketika di kantin membeli minuman/kue.
5) Semua murid kami terbiasa antri ketika semua pintu toilet tertutup karena ada orang di dalamnya.
6) Murid kami terbiasa minta izin masuk/keluar kelas/ruangan.
C. Kegiatan Pembiasaan Terprogram
Kegiatan Pembiasaan Terprogram di madrasah kami merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap disesuaikan dengan kalender pendidikan. Kegiatan ini bertujuan membiasakan peserta didik dan personil sekolah aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan madrasah sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing. Adapun macam-macam kegiatan pembiasaan yang terprogram dan dijalankan di madrasah kami, di antaranya:
1) Outbond dan LDKS 2) Study Lapangan
3) Memperingati Hari-hari Besar Nasional dan Islam 4) Uji Tallenta Umum dan Agama
5) Pentas Seni dan Wisuda Akhirusana
6) Jalan Sehat Berhadiah Akhir Tahun Pelajaran 7) Ziaroh Wali
8) Kegiatan Pembiasaan Keteladanan.
Kegiatan ini berbentuk perilaku nyata sehari-hari yang dapat dijadikan teladan (idola) yang dilakukan baik oleh guru dan karyawan maupun oleh murid. Adapun jenis kegiatannya, di antaranya:
a. Berpakaian rapi
b. Memakai aksesori wajar dan pantas c. Datang tepat waktu
d. Berbahasa dengan santun, baik dan benar e. Rajin membaca
f. Bersikap ramah
g. Tidak menggunakan HP saat proses pembelajaran h. Dan lain-lain
2. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di madrasah kami, di antaranya:
1. Membuat kerajinan tangan dari bahan-bahan bekas oleh semua peserta didik
2. Membuat design grafis dengan program corell dan photoshop oleh beberapa murid yang terlatih.
3. Praktek IPA sesuai Pokok Bahasan yang ada dengan menggunakan sarpras yang ada kususnya tempat, bahan, dan alat yang dibutuhkan
3. Pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya. Berikut kegiatan yg dilakukan oleh peserta didik di madrasah:
a. Lomba tari, pidato bahasa Asing, band pelajar, menyanyi dan albanjari di acara Uji Talenta agama dan Umum.
b. Penugasan mengamati senitron di Televisi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
c. Penugasan membaca cerpen yang ditulis dalam bahasa Inggris sederhana untuk mata pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Arab.
4. Kegiatan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang dilakukan di madrasah kami, di antaranya:
a. Infaq mingguan; artinya semua peserta didik berinfaq melalui pengurus OSIS yang dikelola bersama Ka.BAU dan Wakasek Humas.
b. OSIS menjalankan berbagai program yang dicanangkan, di antaranya: Satgas harian dan Piket Pengurus OSIS.
c. Kegiatan Jum’at Bersih oleh peserta didik
d. Kegiatan Outbond untuk semua siswa dan LDKS oleh semua pengurus OSIS, Satgas dan Paslit.
KELEMAHAN
Kegiatan pembiasaan masih belum mencapai 100% sempurna karena self-awareness (kesadaran diri) sebagian peserta didik masih belum muncul walaupun semua guru mata pelajaran, wali kelas, wakasek kesiswaan, BP/BK, unsur-unsur yang ada di madrasah kami hingga kepala madrasah secara ajek dan berkesinambungan melakukan sosialisasi, menasehati dan langsung ikut seta secara aktif dalam kegiatan pembiasaan. Kelemahan yang nampak yaitu berdo’a bersama baik di awal dan di akhir pelajaran. Sebagian besar peserta didik belum bisa menciptakan suasana tenang dan kidmat saat berdo’a berlangsung. Hal ini dipicu oleh beberapa factor, di antaranya: guru yang ada di dalam kelas kurang peduli, sebagian guru belum berada di dalam kelas karena terlambat datang dan lainnya, peserta didik
menganggap bahwa berdo’a merupakan hal biasa.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah akan memperkuat implementasi program pembiasaan yang dipelopori oleh guru dan semua unsur madrasah guna mempengaruhi peserta didik tentang pentingnya kegiatan pembiasaan.
3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.1. Madrasah mengembangkan kepribadian peserta didik.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Daftar hadir siswa
Buku Pembinaan siswa Buku Konseling BP/BK Dokumentasi kegiatan sosial keagaman
KEKUATAN
Madrasah menyelenggarakan kegiatan social dan agama guna membentuk akhlak mulia peserta didik, sikap saling menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras dan golongan sosial ekonomi di masyarakat, di antaranya: pembagian zakat fitrah, Bhakti social, istigosah/pengajian keliling, mendatangkan pelatih paduan suara dari lintas agama dan kegiatan bimbingan/konseling.
KELEMAHAN
Para peserta didik belum seluruhnya memahami dan mampu
menerapkan tentang makna disiplin, toleransi, kejujuran, kerja keras, dan perhatian kepada orang lain.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah kami meningkatkan pemberian bimbingan & konseling kepada murid guna memahami dan semakin mampu menerapkan makna disiplin, toleransi, kejujuran, kerja keras, dan perhatian kepada orang lain.
3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.2. Madrasah mengembangkan keterampilan hidup.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Program ekstra kurikuler
Daftar hadir kegiatan
KEKUATAN
1. Madrasah kami sudah menyediakan/menyelenggarakan kegiatan pengembangan ketrampilan hidup sesuai program, berupa:
ii. Desain grafis dan sablon - English and Arabic Conversation iii. Operating komputer - Olympiade IPA, Mtk, PAI
iv. Fotografi - Prakarya v. Dan lain-lain
KELEMAHAN
1. Belum seluruhnya dari jumlah peserta didik mengikuti kegiatan pengembangan ketrampilan hidup
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah akan terus mendorong siswa tentang pentingnya keterampilan hidup melalui kegiatan ekstra kurikuler yang disediakan agar bakat dan minat siswa tergali dan tersalurkan.
3.2. Peserta didik dapat mengembangkan potensi penuh mereka sebagai anggota masyarakat 3.2.3. Madrasah mengembangkan nilai-nilai agama, budaya, dan pemahaman atas sikap yang dapat
diterima.
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Kegiatan Pembiasaan
Dokumentasi kegiatan sosial keagaman Buku konseling
KEKUATAN
Di madrasah kami sebagian besar peserta didik menjalankan dan mengamalkan ajaran Islam, hidup berbudaya dan mampu
mengedepankan toleransi.
KELEMAHAN
1. Sebagian kecil peserta didik di madrasah kami masih berperilaku kurang islami.
2. Sebagian kecil peserta didik di madrasah kami kurang bisa mematuhi norma/aturan yang berlaku di madrasah karena terpengaruh oleh teman bergaul mereka dan kebiasaan orang tua mereka.
3. Sebagian kecil peserta didik di madrasah kami belum mampu berperilaku islami secara konsisten.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah menfasilitasi dalam peningkatan penerapan nilai agama dan budaya melalui kegiatan pembiasaan.
4. STANDARD PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KOMPONEN INDIKATOR
4.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai
Jumlah pendidik memenuhi standard
Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standard 4.2. Kualifikasi pendidik dan tenaga
kependidikan sudah memadai
Kualifikasi pendidik memenuhi standar Kualifikasi tenaga kependidikan memenuhi standar
4.3. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai
Kompetensi pendidik memenuhi standar Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar
4. Standard Pendidik dan Tenaga Kepedidikan
4.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1.1. Jumlah pendidik memenuhi standard
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik SK guru
Buku Induk Guru File Guru
KEKUATAN
i. Jumlah pendidik dan kualifikasi pendidikan:
a. Jumlah guru tidak tetap 22 orang (68%). Mereka sudah memiliki NUPTK dan NRG. Mereka semua sudah bersertifikasi pendidik dan menerima Tunjangan Profesi Guru (dari jumlah itu, ada 7 orang sudah menerima SK dan menerima Tunjangan Impassing).
b. Ada 5 orang guru, di SIMPATIKA, masih berstatus PegId.
2. Kesesuaian kualifikasi pendidikan dengan mata pelajaran yang diampu:
Guru mapel yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya:
a. 1 orang guru (3%); guru mata pelajaran Kesenian.
b. Guru mapel yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya 32 orang guru (97%).
KELEMAHAN
Pendidik di madrasah kami belum memberikan layanan pembelajaran dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik.
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah menfasilitasi dalam memberikan layanan pembelajaran dengan kualitas tinggi bagi semua peserta didik dengan cara monev, visitasi kelas, memberi pendampingan, mengadakan pelatihan internal dan mengikutkan guru di pelatihan atau workshop yang diadakan oleh instansi terkait. Kegiatan-
kegiatan tersebut sudah termasuk bagi peserta didik berkebutuhan khusus, disamping mengangkat coordinator inklusif.
4.1. Pemenuhan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.1.2. Jumlah tenaga kependidikan memenuhi standard
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik SK Tenaga Kependidikan
Buku Kepegawaian File Tenaga Kependidikan
KEKUATAN
Tenaga kependidikan berjumlah 10 orang, dengan rincian: 3 orang (30%) memenuhi standar yang ditentukan; Sedangkan 7 orang (70%) tidak memenuhi standar, namun mereka memiliki kompetensi dan keterampilan memadahi sesuai dengan tugas-tugas yang diemban.
Berikut kami paparkan secara rinci tentang Tenaga kependidikan yang memenuhi standar:
1 orang teknisi computer. Pendidikan S-1 ilmu informatika.
2 orang Staf Wakil Kepala Madrasah bidang kurikulum. orang lainnya berpendidikan S-1 yg bertugas sebagai operator Simdik online.
1 orang BP/BK berpendidikan S-1
1 orang teknisi computer. Pendidikan D-IV ilmu informatika.
1 Pustakawan, S-1 dengan keterampilan khusus & bersertifikat.
2 orang laborang IPA.
1 Satpam berpendidikan SLTA.
1 Pesuruh (petugas kebersihan) berpendidikan SLTP.
1 sopir madrasah KELEMAHAN
Di madrasah kami 2 orang tenaga kependidikan belum sesuai dengan standar yang ditentukan
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
Madrasah menfasilitasi penambahan jumlah tenaga kependidikan sesuai standar yg ditentukan dan kemampuan
4.2. Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.2.1. Kualifikasi pendidik memenuhi standar
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik SK Kepala Sekolah
SK guru KEKUATAN
Buku Induk Guru File Guru
a. Kualifikasi akademik kepala madrasah S-1,
- Di madrasah kami kualifikasi guru: berijazah S1 32 orang KELEMAHAN
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
4.3. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.3.1. Kompetensi pendidik memenuhi standar
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Daftar Hadir Guru &
Pegawai
Buku Catatan Penilaian Guu & Pegawai
KEKUATAN
1. Di madrasah kami kepala madrasah memenuhi syarat minimal kompetensi (kepribadian, manajerial, leadership, kewirausahaan, supervisi dan sosial) yang ditentukan
2. Di madrasah kami pendidik memenuhi syarat minimal kompetensi (pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial) yang ditentukan 3. Di madrasah kami lebih dari 90% pembina ekstra kurikuler
memenuhi syarat minimal kompettensi (pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial) yang ditentukan
KELEMAHAN
1. Ada 1 guru mata pelajaran belum memenuhi kompetensi minimal pendidik, yakni guru mata pelajaran Kesenian dan Prakarya.
2. Ada 2 pembina ekstra kurikuler belum memenuhi kompetensi minimal.
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Rekomendasi
Madrasah memfasilitasi penyesuaian kompetensi pendidik baik guru mata pelajaran dan guru/pembina ekstra kurikuler dengan cara menempuh pendidikan Sarjana S-1 dan/atau mengikuti pelatihan-pelatihan
4.3. Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai 4.3.2. Kompetensi tenaga kependidikan memenuhi standar
Bukti-Bukti Ringkasan Deskripsi Indikator Berdasarkan Bukti Fisik Daftar Hadir Guru &
Pegawai
Buku Catatan Penilaian Guru dan Pegawai Buku Kepegawaian
KEKUATAN
1. Di madrasah kami tenaga kependidikan memenuhi syarat minimal kompetensi yang ditentukan:
i. Kompetensi tenaga Administrasi:
1). Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian
2) Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi social
3) Tenaga administrasi kami sudah memenuhi kompetensi teknis
B. Kompetensi Konselor/BP:
1) Konselor/BP kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian 2) Konselor/BP kami sudah memenuhi kompetensi sosial 3) Konselor/BP kami belum memenuhi komopetensi pedagogik 4) Konselor/BP kami belum memenuhi kompetensi profesional C. Kompetensi Petugas perpustakaan:
1) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi pengelolaan informasi
2) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi kependidikan
3) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian
4) Petugas perpustakaan kami sudah memenuhi kompetensi social
D. Kompetensi Petugas laboratorium computer:
1) Petugas laboratorium komputer kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian
2) Petugas laboratorium komputer kami sudah memenuhi kompetensi sosial
3) Petugas laboratorium komputer kami sudah memenuhi Kompetensi administrasi
4) Petugas laboratorium komputer kami belum memenuhi kompetensi profesional
E. Kompetensi penjaga madrasah:
1) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi kepribadian 2) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi social 3) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi teknis 4) Penjaga madrasah kami memenuhi kompetensi profesional F. Kompetensi Laboran IPA
1) Petugas Laboran IPA kami sudah memenuhi kompetensi kepribadian
2) Petugas Laboran IPA kami sudah memenuhi kompetensi sosial
3) Petugas Laboran IPA kami sudah memenuhi Kompetensi administrasi
4) Petugas Laboran IPA kami belum memenuhi kompetensi profesional
KELEMAHAN
Tahapan Pengembangan
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
Rekomendasi
5. STANDARD SARANA DAN PRASARANA
KOMPONEN INDIKATOR
5.1. Sarana sekolah sudah memadai
Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan, jumlah ruangan, persyaratan untuk sistem ventilasi, dan lainnya.
Sekolah memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.
Sekolah memenuhi standar terkait dengan penyediaan alat dan sumber belajar termasuk
buku pelajaran.
5.2. Sekolah dalam kondisi terpelihara dan baik
Pemeliharaan bangunan dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar
Bangunan aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan memberi kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus.
5. Standard Sarana dan Prasarana 5.1. Sarana sekolah sudah memadai
5.1.1. Sekolah memenuhi standar terkait dengan ukuran ruangan, jumlah ruangan, persyaratan untuk sistem ventilasi, dan lainnya.
4. Kondisi keramik lantai BAIK
5. Perabot: 3 set meja-kursi, 3 kursi tamu, 1 almari, 1 printer, 2 laptop, 1 kipas angin dan 1 jam dinding
6. Perlengkapan lain: 1 set simbol kenegaraan, 1 tempat sampah, 1 kalender pendidikan dan 1 pigora lambang NU 3. Ruang Wakasek Urusan Humas dan Bendahara madrasah
1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai
4. Kondisi keramik lantai BAIK
5. Perabot: 2 set meja-kursi pimpinan, 4 buah meja-kursi tamu, 5 almari, 2 laptop, 1 kipas angin, 1 jam dinding, 2 kursi sofa dari besi stainless dan 1 brankas besi
6. Perlengkapan lain: 1 set simbol kenegaraan, 1 tempat sampah, foto pengurus yayasan, 1 buah lambing NU dan 1 buah kalender pendidikan.
4. Ruang Wakamad Urusan Sarana-Prasarana:
1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai
4. Kondisi keramik lantai BAIK
5. Perabot: 1 meja-kursi, 1 kipas angin, 1 jam dinding.
6. Perlengkapan lain: 1 tempat sampah, 1 set symbol kenegaraan, 1 buah lambang NU dan 1 buah kalender pendidikan.
5. Ruang Wakamad Urusan Kesiswaan dan Ka.TU:
a) Fasilitas pencahayaan sudah memadai b) Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai c) Ventilasi sudah memadai
d) Kondisi keramik lantai BAIK
e) Perabot: 3 meja-kursi, 1 kipas angin, 1 jam dinding.
f) Perlengkapan lain: 1 tempat sampah, 1 set symbol kenegaraan, 1 buah lambang NU dan 1 buah kalender pendidikan.
6. Ruang Tata Usaha:
1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai
4. Kondisi keramik lantai BAIK
5. Perabot: 3 meja-kursi, 2 laptop, 1 kipas angin, 2 telepon, 1 jam dinding, 1 almari, 1 set pusat informasi, 2 kursi tamu, 1 printer.
6. Perlengkapan lain: 1 tempat sampah, 1 set symbol kenegaraan, 1 buah lambang NU, 1 buah kalender pendidikan,
7. Ruang Koordinator Inklusif dan BP 1. Fasilitas pencahayaan sudah memadai 2. Penyejuk ruang dengan fan sudah memadai 3. Ventilasi sudah memadai
4. Kondisi keramik lantai BAIK
5. Perabot: 2 set meja-kursi kerja, 2 laptop, 2 printer, 4 set computer server, 1 kipas angin, 1 jam dinding, 1 almari, 2 buah kursi tamu dan 2 almari arsip.