• Tidak ada hasil yang ditemukan

RISALAH RAPAT PANSUS RUU TENTANG PERUBAHAN U.U. NO. 6/1982 TENTANG HAK CIPTA SABTUJ 22 AGUSTUS 1987

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RISALAH RAPAT PANSUS RUU TENTANG PERUBAHAN U.U. NO. 6/1982 TENTANG HAK CIPTA SABTUJ 22 AGUSTUS 1987"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

(1)

...

RISALAH RAPAT PANSUS RUU TENTANG PERUBAHAN U.U. NO. 6/1982

TENTANG HAK CIPTA SABTUJ 22 AGUSTUS 1987

SEKRETARIAT JENDERAL DPR-RI BIRO PERSIDANGAN BAGIAN SEKRETARIAT PANSUS

(2)

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK. INDONESIA RISALAH RAPAT

RAPAT PANSUS RUU TENTANG PERUBAHAN U.U. NO. 6/1982 TENTANG HAK CIPTA

Tahun Sidang ..

Masa Persidangan Rapat ke -

Jenis Rapat

s

i f a t Hari, Tanggal

p u k u 1 T e rn p a t

Ac a r a

K e t u a Sekretaris H a d i r

I. PANITIA KHUSUS :

Anggota~engg~t~.

1987 - 1988

I

12

Rapat Kerja PANSUS dengan Menteri Kehakiman RI.

Terbuka

Sabtu, 22 Agustus 1987 09.45 s/d 13.10 WIB

Ruang Thadarta Samiti I, Gedung MPR-RI, Jakarta.

Pembicaraan Tingkat III RUU ten- tang Perubahan UU No. 6/1982 tentang Hak Cipta.

H. Djamaluddin Tambunan, SH.

Subijanto S, SH.

PANITIA KHUSUS.

- 14 dari 24 orang Anggota Tetap.

5 dari 12 orang Anggota Peng- ganti.

PEMERINTAH cq. Menteri Kehakiman beserta Staf.

1. ·H. ·ojamaluddin Tambunan, ·SIL 2. Novyan Kaman, SH.

3. Soebagjo, SH.

4. Drs. H. Marsoesi 5 . H. Adnan Kohar S . 6. Harry Suwondo, SH.

7. H. Moh. Said Widjajaatrnadja, SH.

8. Ors. HM. Husni Tharnrin Assaat, SH.

9. Moeljadi Djajanegara, SH.

10. Ny. RA. Tuti Zahra Hamid, SH.

11. Soesanto Bangoennagoro, SH.

12. Ir. Reinout Sylvanus.

13. Dudy .•..•.•...

(3)

13. Dudy Singadilaga, SH, MPA.

14. Drs. H.M. Yunus Omar_

- Anggota P-engganti .

1. ... Ch. Muhanunad Muas.

2. Dr. Abdurachman.

3. Nawawi Djufri, BA.

4. Mohammad Noer Madjid, SH.

5. Drs. Ruhani Abdul Hakim.

II. PEMERINT'AH :

1. Ismail Saleh, SH. Menteri Kehakiman Rio 2. Harsono Adisumarto, SH,MPA.: Dirjen Kumdang.

3. Bambang Kesowo, SH.

4. Ny. O.Ch. Besila, SH.

5. Beserta Staf.

: Karo Hukum & Perundang- undang an Setkab.

Direktur Patent dan Hak Cipta.

KETUA RAPAT • • • • o • • • • ·

(4)

KETUA 'RA.PAT ( H.lUamauluddin Tambuna.n, SH ) : Rapa t kami buka kembali.

Assalamu• alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sidtt-ng yang mulia, kita teruskan dengan pembahasam kita mengenai materi RUU ini.

INTK1UPSI FR.AKSI PDI ( Dudy; Singadilaga, SH, MFA ) : Assalamu'alaikum \~arahmatullahi W8_bar~atuh.

·saudara Ketua, Bapak Menteri yang terhormat dan rekan-rekani Anggota Pansus yang kami horma..ti. Mana kala kami membaca resume

pada tanggal 20 Agustus

1987

walaupun kita sudah sahkan, ta.pi ini ada kekurangan untuk tidak menghindarkan, kami i.~gin membRn- tu supaya tidak: menjadi masalah.

Yaitu pada ptiin yang ke-4, resume Kamis 20 Agustus 1987. saya k- kan baca Pasal

1,,

ayat (1),

(2)

dan

(3).

(a). Materi yang diatur dalam:P~sal

15

secara keseluruhan pada prinsipnya disetujui Pa.nsus.

(b). Usul perubahan tedaksional dari Fraksi ABRI mengenr1i pe~u-

- --

bahan ka.limat pasip mejadi kalima.t aktip dan nomering pada ayat (1) angka 1 sampai dengan 6 diserahkan kepada. Timus.

Nah di sini ada kelupaan, Sekretariat dan kita semuanya sebab ada usul dari PDI di hala.man 11 DIM ini silahk~m B8pak-ba- pak membukanya, di sini ada usul PDI yang menyangkut kepent:L,gan nasional yang mendahului kata-kata kepentingan Pendidikan, Ilmu- Pengetahuan dan Kegiatan Penel.itian dan Pengembangan, setelah ka- mi mendapP..tkan penjelasan dari· Pemerint~h, maka materi ini disusyn adalah ditarik oleh PDI. Ini ada catatan dari resume ini karena

tidak ada. Untuk adanya catatan i.11i, maka mohon sup(?.ya ini di can tumkan _sup_aya_na_nti 9.i da~Jam _ _ri_salah itu ada masalp.}1 __ ini.

Sekia.n Saudara Ketua.

KETUA RAP.AT :

Terima kasih, memang itu kelupaan, jadi nanti ak.an disempurna- kan termasuklah dengan yang lain-lain sebetulnya, ka.rena sudah ki-

ta sepakati bahwa prosedur yang diusulkan Bapak Menteri itu kita perlakukan mulai resume t~nggal 20, tapi tadi sudah

ben2r

itu nan-

ti akan menjadi perhatian kami.

J" adi mohon nan ti resume nan ti dikemb~likan kepada k~mi ya.ng sud~.h

disampaikan kepada PemerL."'ltah dan Fraksi-fraksi deng?.n penyempur- naan yang diusulkan. Kalau memang ada.

J"adi nanti • • •

(5)

IN&t\UPSI FRAKSI PERSATUAN PEMBANGUNAN( Drs. HM J"unus Umar ) :

Assalamu'alaikum Warahmatulaahi Wabarakatuh.

Kami juga ingin mengadaka~ koreksi ke·'!il, tapi wal?upun ke- cil ini hal ini supaya menjadi pelajaran bagi terutam~. khususnya service element kita, yaitu di dalam butir (6) pasal 16 yc,itu butir (6). b di situ kami ingi..11 menambahkan saja bahwa yang krl- mi usulkan itu masih kurang, yaitu (b) itu di sini berbunyi usul FPP mengenai nilai-nilai Keagamaan akan diberikan penjelasan da- lam penjelasan. Dan usul perobahan kebijaksanaan Pemerintah, ja- di ini kurang ini saja sedikit, mestinya lengkapkanlah apa yang ada dalam DIM, jadi usul perobahan kebijaksanaan Pemerintah dalam bidang Pertahanan dan Keamanan, jadi kurang saja sedikit Pertahan an dan Keamanan Negara. ~adi harus dilengkapkanlah. J~di kalau orang melihat ini masak kebijaksana2n Pemerintah mau dirobah kate,- nya, jadi masalah itu dilengkapkanlah pada DIM kami, jadi seharus- nya ditambah lagi sesudah kata kebijaksanaan Pemerint~h itu deng- an kata-kata di bidang Pertahanan dan Keamanan Negara. Itu saja.

KETUA RAPAT ;

Terima kasih jadi sama halnya dengBn Fraksi PDI, demikian tapi kami mohon supaya rumusan itu nanti disampaikan kepa.da. Sekre- tariat sebagaimana yang diusulkan, begitu.

Dari Fraksi K2rya Pembangun.an kami tahu memang sud2h s~cmpPi kepada.

kami.

FR.A.KS! KARYA PEMBANGUNAN( Soesa_nto B~ngoennegoro,SH):

Ya sudah sampai kemarin tertulis.

Terima. kasih.

KETUA RA.PAT :

Terima. kasih, kam:i __ ].Ilen<!_nti~..Qe:rba~an .Q.ar_:t F_raksi-fraksi lain Dari Pemer:L.~tah juga sudah saya terima, yang kami tunggukan dari

fraksi ABRI, Fraksi P2 dan Fraksi PDI.

Kita lanjutkan dengan pembahasan ini yaitu deng9n angka 16 di halama.n

18.

Saya persilakan Fraksi ABRI untuk membe~ikan penjeJ ~ s~=mnya.

FRAKSI ABRI, -(Harry Suwondo_., SH ) :

Saudara Ketua, Sa.udara Menteri, rekan-rekan sekalian. Fraksi

ABRI untuk angka 16, ini ada ~ buah usul tapi akan saya SB_tu per satu saja atau pertama kali 2.

Pertama, tent~ng perubahan sebagaimana yang sud~h-sudah meng~

· nai mengubRh ketentuan menjadi dimulai ·dengan ketentuan pasal ·44 saya kira itu diserahkan kepada Timus.

, Yang ke 2 • • • •

(6)

pasal K.etentuan-?idana, oleh karena pasal i..l'li memerluka~ Keten- tuan Pidana, ?Il?.-.ka seharusnya di- sebutkan di situ unsµr-unsur Pi- dana. Di sini hanya disebutkan barang siapa dengs.n tujuc:.n untuk memperoleh keuntungan dengan sengaja melanggar H~k Cipta.

Melanggar itu apa? Perbuatan apaka.h yang dikatak~n mel~n;3g2.r?

...

Ini bergUna untulc tuduhan cTaktsa untuk membuktikan kes!ll~h(?_n da.n untuk pembelaan nanti.

J"adi di sini Fraksi ABRI mengusulkan ay2.t ( 1) barang siapa dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan denga.n sengaja. dan

tan

pa Hak, mengumumkan, memperbanyak ciptaan, atau memberi ijin un- tuk itu dipidana karena salah membajak dengan pidana

5

tahun.

Nah di sini ada hal lagi, saran Fraksi ABRI di dalam RUU di si.~i

ada dan atau denda, ini ada argumentasi Fraksi ABRI ada beberapa Pertama kali, sejak kita mengadakan perobahan, itu kita itu se- olah-olah sudah getem-getem sekali, mangkel sekali terhadap pemb~

jakan-pembajakan dihukum dengan seberat-beratnya.. Tapi akhirnya

h~nya di denda. Da.ri denda itupun saya mendengar, w2,hduh di denda nanti jangan-jangan cuma di denda Rp. 100.000.- N~h ini jadi de- ngan demikian hendaknya jangan di denda dengan •••••••

Kalau melihat sifatnya, pembajakan L~i atau yang kita namakan pem- bajakan nantinya, ini ada 2.

1. sama denganpencurian atau 2. sama. denganpemalsuan.

S.6dangkan pemalsuan dan peneµrian ancaman hukumr~.nnya pidana penjara, maka dari itu Fraksi AB:1I

...

mengh~rapkan supaya anca.man pi- dana itu hanya penjara saja. Dipandang dari sudut teori memPng Hukum Pidana yang di anut oleh Indonesia itu m--isL'J. a.m'.)log deng~n

keadaan di negeri Belanda dan pra.ktek-praktekmya tid2k mempersa- tukan ancaman pidana dengan benda. Artinya tidak dikomolatifk~n,

kecuali hal-hal sampai sekarang ma.sih dipergunaka.n yang mengenai tindak pidana ekonomi, tindak pidana khusus.

Ya memang ada pencurian itupun dijatuhi hukuman denda, tetapi agak lain dengan ini pencurian itu dendanya anc2maimya ada juga- denda.

Jadi berdasarkan argumentasi itu, maka Fraksi ABRI, pertama, menyarankan ancamannya itu hanya pidana penjara saja tidBk dikol!I1l latifkan dan perumusan pelanggaran itu diberikan unsur-unsurnya.

Unsur-unsur yang diambil oleh Fraksi ABRI ini dala.m perumusa.n i tu diambilkan dari pasal 2, pasal 2 itu mengenai fungsi dari perlin- dungan Hek Cipta itu. Di situ ada 2 ata.u

3,

Pertama, mengumumkan Ke-dua memperbanyak, dan ke-tiga memberi ijin untuk itu.

J a.di inilah ••••

(7)

kalau perbuatan itu terbukti, maka bisa dijatuhi pidana.

Jadi Jekso carana menuntut gampang, pembela caranya. meng?dakah pembelaan ga.mpang juga dan jelas.

Sekian terima kasih.

KETUA RA.PAT :

T§rima kasih, saya persilakan rekan Fraksi Kprya Pembanguna.n untuk menanggapinya.

FRAKSI Yt...ARYA PEMBANGUNAN ( Soesanto B~ngunnegoro, SH) : Saudara Pimpinan, Pa.k Menteri sebaga.i wakil Pemerinb~h.

Para rekag Anggota Pansus, Assalamu' alaikum Wara.hnmtulahi Wabarakatuh. D ... lam suasana pagi yang cerah ini, kita tel~h mende- ngarkan uraian-uraian dari Fraksi

ABRI

tentang keinginannya :

1. Rumusan-rumusan ini diperbaiki

2. Intinya adalah memperingan daripada ancaman ya.ng tersirat ini8 dengan mengkaitkan ilmu dan rurnusan-rumusan yang pada umumnya

tel~h terjadi pada delik-deli]! tindak pidana dalam KUHP.

Fraksi Karya memang lama memperdebatkan ini tempo hari, khu- sus mengenai da.n ata~ _Fraksi Karya ingin mencoba memah8.mi runrusan Pemerintah dan tuntutan masyarakat yang selaiha ini memang terhadap keluhan UU Namer

6

tahun

1982

d sangat ring~n dan b~hkan diejek, kalau mereka di denda saja berapapun dendanya itu aka.n dibay~r.

Kita melihat upaya dan atau ini memang satu hal yang membewa ke- majuan, tapi seperti Fraksi ABRI tadi mengatakan, memang di d2lam dunia ilmu teori-teori kepidanaan dengan dibandingkan dengan tindak pidana itu·timbul permasalahan. Tapi kita sambil menunggu penjelasan(jiari Pak Menteri nanti kita bisa mema.hami ini mungkin merupa_ltan lexsepsialis daripada lexgeneralis ya.ng ad? pada KUH Pidana dan memang tidak ada teori-teori yang melarang demikian ini memang, itu alasan daripada__ __ Wraksi .Karya -tidak mempermasal8_h- kari dan atau ini.

Terhadap rumusa.n-rumusan yang diminta dimasukke.n diunsur-un- surnya memang berbeda ini dengan KUHP. Kalau KUHP itu setia.p pasa.l itu sudah harus ada rumusannya, bahwa pencurian itu harus terga.m..., bar rumusannya, lalu penipuan itu harus terga.mbar unsur-unsurnya lalu penggelapan itu harus tergambar unsur-unsurnya. Pembunuhan berencana itu harus terlihat rencananya dan sebagainya.

Tapi kalau ini mungkin, karena seperti Fraksi KarYa selalu mena~

nyakan, misalnya Komputer lu ditanykan.

itu tempo harm program komputer sela-

Sejauh_ ~n~ah ••••

(8)

kan delik terhadap pelanggaran komputer? Suda.h terang dijela.sk8n itu karena kita tempo hari belum melekat pada pasal-pasal tentang pembatasan atau rumusan dimana melanggar.

Ini memang sebaiknya Pak Menteri nanti yang menerangka.n bahwa dimana rumusan ini sudah kita tinggg_l meng cut nantiny~ terha.da.p

r..

setiap pelanggaran yang ada di sini. Walaupun ini belum giliran - nya Fraksi Karya sangat berkepentingan terhadap tadi yang sudah

k~.mi. kataka.n bahwa dari kolega ABRI kalau dan atau ini dituruti dan cuma atau saja itu merupakan pandangan kita keringan~Hm dari- pada jenis hukuman yang diancamkan di sini.

N~h ini Fraksi Karya ber~epentillgan, karena dalam DIH Fra.ksi Karya ini justru Fraksi K~.rya kalau mungkin dan memang adahasrat

daripada Pemerintah lebih memperberat ~aksi Ka.rya akan memasuki bukan diperingan tetapi diperberat. Tetapi sebelum mengE.jukan usul kongkrit apakah Pemerintah dengan ancaman hukuman

'5

tahun danden- da

25

juia yang paling tinggi dan kemudian keb~wahnya dirumuska.n dalam perubahan ini dalam j2.Ilgka panjangnya sudah mengangg~p itu merupakan sarana yang dari pada pencegahan, F'Baksi K~rya n~.nti

mungkin akan berfikir-fikir terha.dap usulnya yang sudah sela.m~

ini diku.m.-mdangkan, tapi jawaban-jawaban untuk mem:inggc_pi Fraksi ABRI semoga akan be~manfaat adanya.

Karena ini termasuk serius kurang lebihnya mohon dima1afkan.

Terima kasih.

KETUA RAPAT :

Terima kasih saya persilakan Fraksi Persatua.n Pembangunan.

FRAKSI PERSATUAN PEMB ... t1 .. NGUNAN ( Drs. BM J'unus- Umar ) :

Terima kasih Bapak Ketua, Rekan-rekan Anggota P?~nsus dan Pak Menteri yang saya hormati, dalam menanggapi saran F-reksi ABRI, dan di dalam DIM kit~ lihat walaupun belum sampai kesitu, tapi patut

- - . - -

kita juga perbandingkan sebentar. J'adi kelihatan baik FKP maupun- FPP mengenai ancaman hukuman ini ya kelihatannya itu semua cende- rung untuk lebih memperberat. Kembali kepada usul Fraksi ABRI. - Di sini kelihatan ABRI lebih condong adanya pemisa.han antara Hukum denda dengan ancaman hukuma.n pidana itu sendiri.

Semuanya ini tentu ada dasar yang kuat. K~rena seja.k semula dike- hendaki di dalam RUU ini untulc memperberat ancaman hukuman itu, terutama di dalam upaya kita untuk betul-betul melindungi H8k Cip- ta. Hak Cipta adalah hak yang khusus, benda yang inmaterial, ti- dak bisa dilimpahkan harta kepada anak dan istri mengenai cipta- an itu.

--Kalau mengenai •••

(9)

kalau ciptaan-itu pada waktu si pencipta hidup saja satu kali dia menciptakannya. 1,'1alaupun dalam pa tung dia bisa. berk~li .. - kali, tapi yang orisinil itu hanya satu kali. J~di di si.Ylilah lexsepesialis perlu diikuti jalan pemikirannya.

Memang kalau bicara soal pidana dari teori-teori pidana dan a.lira.n- aliran para ahli hukum pidana yang kita pernah baca. pelaj2ri, me- mang ada 2 aliran, aliran keras dan aliran yang agak bersifat mendidik. Walaupun kami hanya ~empertanyakan, akan tetapi kami mohon dipertimbangkan, tapi kami dapat memahami dan mengerti se- kali apa yang menjadi landasan atau latar belakang dari saran Fra~

si ABRI ini.

Pasal 44 ayat ( 1) 1..11.i tidak bisa juge_ lepas kaitP..nny~ dengan pasal 42, kala.u ki ta teli tlh redaksinya pasal 44 aya:t ( 1) ba.rang kali untuk refresing ada baiknya, barang siapa dengan tuju~n untul{.

memperoleh keuntungan dengan sengaja, nah ini seng::i .. ja ini ada. mak

sudnya, melanggar Hak Cipta, jadi ini sudah betul-betul suda.h sp_g, sialis itu jelas nyata. Dipidana dengan pidana penjara pRling la.- ma

5

tahun dan atau denda Pa.ling banyak

25

juja rupiah.

Di sini pelanggarannya ini bukan lagi pelanggarr:n yang bersi- fa t umum algemine overgadingn bukan. IlJi sudfth sua.tu pelanggaran yang sengaja jelas-jelas metipasinya untuk keuntung2,n si Pemb~,jPk,

keuntungan pribadi.

Na_h sekarang ki ta dihadapkan secarah pernndangan digabungkan ini tidak salah, begi tupun dipisabkan juga saya kira tidc;,k sal~h

Ini sayt:1. minta kursi Fraksi ABRI karena beliau itu lebih ahli Kalau kita perhatikan yang sepanjang yang k?mi ketahui, sebaga.i

contoh UU Ketenaga Listri...~an, UU Perindustrian kalau tidak slah karena saya tidak membawa. Itu juga pakai serti begL~i jadi satu

itu atau denda paling •••• Tapi di situ disebutkan denda paling re- dah, ki ta di sini paling banyak, Mall 11il_aj. 11q.ng yang

25 __

juga, _ini

- · -

sekarang memang kira-kira wajar, tapi dimasyarakat yang akan da- tang ada. 2 kemungkinan , kalau rupiah kit~ kuat tentu tid~k di- sampai

25

juga~ ·rapi kalau rupiah kita melemah kita lihat sepan- jang

5

tahun terakhir ini,

25

juta ini terlalu kecil.

Jadi kalau misalnya saya membajak suatu ciptaan orang itu bisa mendapat Miyartan. Jadi selalu orang berusaha membajak, s2.ma. saja menyelundup. Penyelundup itu 10 kapal ditangkap ~ ya 7nya lepas masih untung, sebab kami pengamat revolusi, kita pancing 20 pera.- hu ke Singaprua waktu •••• senjata itu yang ada ditangkap kad?..ng-kadang sampai di tangkap, tapi yang lain masih j2lci.n.

Jadi inilah masalah ini kita mohon kepada PihnJc Peme~int~h nanti ten tu ada penj elasannya bahwa Frak-si kecuali _ Fraksi PDI, -~ --Fr8ksi ini nadanya, arahnya dan keinginan saya kira sama mengenai pa.sal

44

ayat (1) ini.

Jadi kembali ••••

(10)

Jadi kembali kalau memang betul-betul sejak sernul~ kita ingin melindungi Hak Cipta itu betul-betul dilindungi, m2ka me- mang ancaman hukuman ini pa.da. hemat ka.mi masih terlalu rend~.h,

begitupun dalam jumlah dendanya.

Sekian , terima kasih untuk sementara.

I\,

KETUA RAP AT :

Silahkan.

INT~1i.UPSI FRAKSI ABHI ( Harry Soewondo, SH ) :

Untuk meralat ada di tilt itu ~ ada kekurangan Fraksi ABRI,

membajak dengan pidana penjara, ketikan peojaranya kurang, jadi di tambah penjeara

5

tahun, kata penjaranya.

Terima kasih.

KETUA RAPAT :

Terima kasih kami persilakan Fraksi PDI.

FR.AKSI PDI ( Dudy Singadilaga, SH, MPA ):

Saudara Ketua, seandai.riya melihat kepada DIM yang ka.mi a.ju- kan, memang kami i.11i menyepakati rancangan daripada. RUU: tersel?ut._

Tapi tidak luput daripada nanti perkembangan pembica.r8~n di da- lam Pa_nsus i..rii nantinya dan setelah ki ta sa tu sama_ l~in termasuk Pemerintah membicarakan RUU yang kita bicara.kan pagi ini.

Sementara. itu untuk menanggapi usul rekan Fre_ksi AB3.I yang perta- ma, yang menyangkut soal di atas pasal yang meng~,jukanrumusan

ketentuan pasal

l+4

kami menyetujui untuk di Timuskan.

Kemudian mengenai pasal 44nya yang tadi satu persatu dis?mpaika.n dari ayat (1), (2) dan (3), maka pertama-tama ka.mi ingin memberi- kan tanggapan pemikiran juga yang berkaitan dengan usul rekan Frak

si ABRI ini.

Sepanjang yang kami ketahui dan dari pendapat uraian Fraksi

-· - - - - · - ·-···--.---· ..

ABRI memang di dalam sistmm Hukum Pidana kita ini yang berlaku di- kita mengenai ancaman pidana te1~hadap sesuatu tindak pidana ini dapat diancamkan baik -1tu sifatnya komu.latif ataupun alternatif.

Dan ini sudah kita ketahui dan itupun t~di diberikan ilustrasi, khy

susnya mengenai ancaman komulatif yaitu di dalam tindBk pidana eko nomi. Tapi kalau alternatif ini sudah begitu adanya.

Tapi mengenai sistim apakah terhad2.p perundang-undang~n mana bila mana kala ada ketentuan pidana, apakah kita akan gunekH.n komul2tif ataupun alternatif tergantung daripada tujuan daripadr:i ketentuan pidana itu yang menyangkut soal tindak pidananya dan anccman yang akan diberikan dan ini adalah ~ewenang daripadA. kita sendiri sela- ku pembuat undang-undang.

w~1aupun •••••

(11)

gaimana tadi diuraikan rekan Fraksi ABRI. T~pi bagailll9:na.pun juga.

tergan tung pada ki ta s endiri~-

N ah di dalam hal ini oleh karena kami yaitu menyepakati apa ye_ng diajukan oleh Pemerintah, dan tentu kami akan mendengar dahulu bagaimana sikap Pemerintah.

NAmun da.lam hal ini nampaknya ada kehendak untuk bukanhend~k men- dasarkan kepada apa yang pernah kita miliki di dala.m oeteur wet umpamanya, ancaman itu yang begitu ringan, tapi kemudi<=tn sete~ ah kita memiliki Undang-undang No. 6 tahun 1982 ini meningkat da.n sekarang i.i."'li narnpak ada kehendak untulc arah memperbe-::-a.t sekeda.r untuk menangkal pelanggaran ::aaripada H3.k Cipta itu d?.n untuk me- numbUhkan

rnsa segan ••••••••••

(12)

rasa sega.n d an ras 3. tn.~ut terhadap sipelanggar ini. Ole h karena i tu kar.ii memaha.rai dan memang di ma. s~a.ra.ka t ini ado.

kecendurangan ma.kin lama. r.i.alcin ba.nyaknya. pelangga.ran-pa- langgaran ini, oleh lrn.rena i tu perlu di ta.ngka.p. Mana..lra.- la. arahnya., npakah arahnya aka.n diringa.nknn akan ditenga.h- kan a.km dibera.tkan, maka ka."lli u inpi n unt!tk secara ya.kin seka.rc.ng mendengar bagn.irn.ana dn.ri pi hnk Pemrimtah i tu sen- diri. Tapi sebagoJ.mana km. alon. ka.r.ii tela.h s ebut di da.lar.i DIM ini, ka.mi r:ier.rnng sudah punya keso.rn.a.an dengan rumusan dari pihak Pererintah ini. Sekio.n Sdr. Ketua terima kasi.h.

KErI'UA RAPAT : Terima k~sih ada 2 3 usul yang disampaikan oleh Fraksi ABRI untuk kita bahas, tidak ketiga-tiga usul itu.

di tanggapa.i oleh Fra.lrni -fra.ksi, ta.pi s en?·aja. s aya bi ar- kan l·rn.rena kita lebih ingin raengetn.hui rn.endenga.r penjeln.san Pemerintn.h nengenai ini yn.i tu ketiga usul i tu n.ddllah Y!Jnf' pertama raenr:enai r:1'.1~1 J.la1'.1 redaksi yang s:1ya ld .. '."''l i tu bis . .J.

k±±:a sud 1t::. ki ta. sepa.ka.ti nnnti untuk di-?T:·IUS'--<·1rc.··1, yarlt_~

kecLn i tu di :iy::tt 1 pas .'11 1i4 yo.nr ole ~1 J"i'ro..lcs 1_ A.'3RI 2t.J.p'.1~rn.

di jelo.sk'.ln Un3Ur2 di t·1npunt:; C.irunUS lean c'.is} tu l.J..:1S'J.r2 pid3.- n3.D y.2. Z e: n.lr.1 j nn yang ke ti (j a d:i. pn s nl lf_L1 -~ D.;·· a. c] i aya. t 2 i tu

r.ic.salc..~1 al ternati p dun lrnuul2tif di t.·?.nbn.h dengn.n uns u.1'." pen-

·oaja..."ka.n yo.np: sec~ra tega.s dilil<J.S1J.ka.n didalru:i a:rat ~ni oleh s eba.gai u.:ml dn.ri Fraksi Al3RI, bo.i k ki ta den "'.:-'Jr pen jelas n.n pihak Pe1nerintah. Say.'l persila.hkn.n bapdr IIen$eri.

HEHT3RI K.8H-LK IFUN : Sdr. Pirapinan d an pn.ra anggota PASUS yc.ng kaui hormati. Terhadap usul Fraksi ARRI yang pertruaa Pe- merintah menyetujui untuk di-TIMUS-lmn. I"Iengenoi usul yang kedua duri Fro.ks ABRI yai tu untuk raerubah katn.2 dengan rengn.ja rnelangg?I' __ :i<:emudian diuraikan sifat pelangg~annya dengan meng kai tlra.n po.da. pas al 2,-Pemeriritah bisa ·faenyetujui dan tingga.l memili h yang ma.na. s aja. yan alm.n dipilih da.n apo.bila Fra.ksi ABRI yang s e j ak seraula memang se It:a-lu men dukung pe doman

tehnik pera.turan perundang-undanga.n yang dikeluarkan Depar- temen Kehak:im.an. Maka khusus dalam. ayat 1 ini, kaJ.au pedo- m.a.n tehniknya i tu berbunyi ; barangsi a.pa melanga.r ke 113 ntuan

dala.~ pasal-p~sal sekian dipidana dst •••••

Jadi bisn juga. ~empergunakan pedoman tehnik ini sebago.imana pun ki ta baca didalam kolom usul Fraksi A.!"3RI dd.seauai kan de- ngan pedoman tehnik pera.turan perunoang-undDlgan. J!Jdi untuk mengakomodir saran d ari Fraksi ABRI bis a juga disebut pa.sa.lnya..

Sehingga tidak ••••~0

(13)

Sehingga tid·ik perlu diuraikan oleh karena mem.ang sistema- tik perundang-undang itu sudah_biasa mengikuti siateitl.

yaitu merever aan halen ataupun juga mengkaitka.n kepada pasal yang dimaksud, itu yang kedua. Sedangkan yang ketiga perierapan stelsel ko~ulatit dan a.lternatip ini sesungguh~

nya dim.a.ksud a.ga.r para. haldm i tu bena.r-bena.r d a.p J.t mer.:iperoleh pedomo.n ba.h~m. mereka. i tu sesua.i dencan keyak.: na.nnya.

Menentukan apakah pidana yang alran dija.tuhkan itu apaka.h da- lam. bentuk pidana penjara., itu aanloop pidana - -, denda.

Ataukah pasal 1 dia.nta.ra kedua.nya ha.l ini tergantung d -:lri sifat pelangaran itu sendiri, bobot pelongaran sendiri dan

jugi taktor2 yang an nanti aka timbul dipersidangan. Ke- bebasan inilah yang juga panting kita berikan kepada hakim untuk menentukan. \Jadi pebgajuan kedua stelsel tersebut dalmn. RUU kali ini memang dima.ksudkan untuk memungkinkan dijatuhkannya pidnna komulatif yang jelaa lebih berat apa- bila dibandingkan dengan stelsel alternatif yang dimilild UU Ha.k Ciptasekarang ini, jadi a.da perubdhan. Dis ar.iping perubahan beratnya. pidana d.3r:h 3 ta.hun mnjadi

5

tahun dan dari

5

juta rupiah menjadi

25

juta rupiah itu 3 tahun de- ngan 5 tahun itu dimaksudkan agar dengandemik:i.an pihak Kepolisian dan Kejaksaan itu r..empunyai dasar hukum yang kuta untuk melakukan penaha.nan.

o

1ah In rena apabila 3 ta- hun sesuai dengan KUHAP, tidal! mungkin seora4:4S itu ditahan

rrpabila rael a.ngga.r Undang-undmlg

Hruc

0!.:PtA-·

Memang didalam stelsel Kitab Undang-undang Hukum Pidona ki- ta, kitab Undang-undang Hukum PidtID.a kita tidak nEnganut sistem petj.jatuhan komulasi a tau koraulatif i tu. Tetapi da- lam praktek dikuar tindak pidana. KUHAP, seper.ti tiddak pi- dana ekonomi, tindak pid 11 a subversi sis tim-htiltUma.n--p1da.ria kom.ulatif tersebut telah diterapka.n,, itu da.n atau. Tni sesuatu hal yang memang perlu kita pel~jnri bersama, yang panting adalah bahwa Pemerintah ingin mengusullmn auatu

ketentuan2 pidana. yang lebih bera.t da.ri Undang-unda.ng Noraor 6 tahun 1982, da.n anca.ma.n pidana dalam RUU ini mema.ng diper- tirub angka.n sud ah c nkup mema.dai. Tapf ., ··- sekedn.r untuk mena.ng- gapi Fra.ksi Ka.rnt Pemba.ngunan juga, ka.lau ingin diperbernt lo.gi a.pa.kah pida.ntl pe njaranya. apa.kah pidan a denda.nya., i tu

tereer~h kepadn kita a.rtinya Pemerintah dengan wakil-wakil ra.kyat, te~serah pada. rakyat berapa yang akan diusulakan

untuk di jatuhkan. _Mem.ang kala.u diinga.t se jara.h m.oneter tadi ha.pa.le ekonom •••••••••

(14)

bapa.k e konor.i ki ta. ini da.ri Fraksi Persa.tuan Pemb mgunan e Dikai tkan dengan inflasi, mungkin saja maks5.mum

25

juta.

rupia\j. i tu nillainya kecil, karena terkena. i ~lasi Tate.- pi r._karena. sud ah didrunpingi dengan pidana penjara kiranya cukup, to.pi apa.pun juga. Pemerintah ini ingib mengembaU.kan da.n untuk 1 tu kiranya. jug a diberika.n kesempata.n kepa.da.

Fraksi2 lain apa.bila. Fraksi Karyn i tu ingin mengusulkan.

Ketentue.n pidana yang lebih berat daripadn yang terdapat dida.lmn RUU ini, jacli masih terbuka. untuk rneningka.tkan, ka- taka.nlah tida.k cukup itu

5

tahun ta.pi bisa. lebih berat lagi.

Ta.pi sekeda.r untuk bahan pe rbandingan yang mungkin juga untuk memutuskan kitn apakah ditingkat PANSUS, apakah nanti di tingka.t PJN JA. Singapura i tu untuk Undang-undang Hak Cipta ini dikenak an hukurnan 2 tahun rn.aks h:ium a.tau 20 ri bu Sirfgapur0 dollar, i tu kalau dikurs kurang lebih 15 juta rupiah.

Ma.laisya 3 tahun maksimum,, sedangkan dendanya.

25

ribu Mo.lai- sta.n dollar, juga kura.ng lebih 15 juta rupiah. Singapura mengikuti s:Lstem alternatif atau ·\Malaisya. mengikuti sis-

- .

tern don a.tau. Men[_tene.1. sis tem hukuman pidana ini sesungguh nya t~rgantung dari kita artinyo. alasan2 pembenaran ldta

justification ldta apa.ka~ sudah jutice five, justification i tu ki ta. i tu menerapknn stelsel ini kor;iula.tif ini, we.la.upun KUHP itu tidak nengikuti sistem komulo.tif. Tata.pi dalruu pralttek diluar KUH~P itu, mengikuti sistem komulntif, oleh karena apa, oleh karena. a.do. ke butuhan, dari cleh ka.rena ad :l

kebutuha.n justification raal{a ki ta terapkan sis tern. komulc.tif itu.dan a.tau. Oleh karena. i tu maka. juga ak kruui tela.h

menga.d·.,_ka.n konsulta.si dengo.n Sdr Ketua. Iv!a.hktltlah Agung demi- kian juga--dengan Sdr. Ketua. Mud a. Bid ang Pidana Mahkama.h Agung.

Dan mereka! - berpendapat b:iliwa ini a.dalah suatu hal yang

~-

bi sa. di terima bi sa dibenarkan ki ta keta.huj_ bahwa Hahkaraah Agung juga. termasuk pengaa-: 1an negara tertinggi dinegara

ki ta, maka sayapun ha.ti !.ha ti dalmn hal ini r.rlnta perti:m.bangon dan tiereka memang bis a raenerima justification a.pa.bi la. mema.ng ada kebutuhan untuk itu. Nah kita ada kebutuhan untuk me- nerapkan ini oleh k·.irena a.lasannya ingin memberikan sesuatu hukumo.n ynng berat,disa..rn.ping pidana penjara juga pica.no. denda.

Kami tadi kemuka.kan bahwo. dilu3.r KUHP i tu ac]a praktek perun- dang-undangan yang r.iengikuti si tem si.s tera kor;1ulati~ i tu,.i

Dan itupun •••••••

(15)

Dan i tupun juga bnsil dari Dewan Perwald.lan Rakyat ki ta. yai tu yang tercc.ntura dalom Undang-unda.ng tentang Lj.ngkun·-~an Hiddp0 Dalo.r.1 Undang-undo.ng tentang Lingkungo.n Hidup Homor

4

tahun

1932 dalru:1 po.sn.f 22 di cn.ntumka.n cis 5-n:' ba.htm b2r'J_ng sio.pa.

...

denc:an sengn.ja r.ieln.ku1mn perbuatan yang ~ienyeba..:kcm r ,_:_ 'lk- nya linckunr:an hlc3up 3.tlu t·';rcer:1a.r-ny8. lin;:kung . .hidup · __ ;yang di3.tur dalan Und'.lng-unr1·:mz ini, ini s5ster.myn. tido.1.r ver~ .. ;ijs pada pasal dianc:J.ra picana den;n.n. pic1n.nn. penjara seln.r;1a-lar.rn.nya 10 ta.bun oan c.tau denda 1 ·:h::-.nyak-bn.nyalmyu 100 j.utn. rupiah.

Ini pro.kn tek perudd t.mg-!...mc3anE~an c:i lunr l~HP, ?'eraerintah me- ngakui 8ahivn. KUB:P tidak menganut sister.1 penjatuhan kor:ml~si,

tetapi di luar KUHP sesuai denga.n kebutb.ha.n ki ta sesui dengan justicefihaticn ki ta dan ju:··a sud ah diiklhti oleh undo.ng-undang yang b terdahulu basil da i Femerintah d ,m DPR yai tu Unda.ng- undang tentang ·Lingkungan Hidup mempergunakan sistem komulo..tif.

Apabila. i tu sud ah pernah ad.a, make. untuk Uncla.ng-und :mg Hak Cipta ini dan ki ta raso.kan memo.ng ad~1 kebutuhan don ki ta ta- nya.lnm masing2 pad a Fraksi apakah a.ca kebutuhan do.n kalau

jawabo.nnya ada kebutuhan dan n:emang dibenarkan di luar KUHP itu ad1 stelsel komulatif apa salahnya juga kita terapkan

stelsel konulatif ini dalom Undang-undang tenta.ng J Hak Cipta~

Der.rl.kian Sdr. Pippinan terima kasih atas perhatiannya.

KETUA RAPAT : Pak Henteri kami masih mengharapko.n pendapa.t pak Hen- teri mengenai usul, mengenai pembajakan yang diusulkan oleh F!'aksi ABRI dalom pasal 44-ayat 2 ini.

FRAKSI ABRI : Has i h a.ya t 1 •

MENTER! KEHAKIM.AN : Masih aya t 1, belum s-~mpai ayat 2 pak m.'lsih ayat 1 dan Fraksi2 juga tadi mo.sih menanggapi ayat 1.

KETUA RAPAT : Terima kasih pak Menteri, denga.n penjelasan itu saya. persilahkan Fra.ksi ABRI saya kiro. sudah delrn.t kepa.d~

pe nye le s ai anny a..

FRAKSI ABRI ( Harry Suwondo,SH) : Sdr. Ketua tentang perumusan ta.di pertama-tama. Peraerinta.h menyetujui ta.pi juga supaya.

dilihat contoh di pedoman ini. Merna.ng di pedoman ini dika ....

taka.n "ho.rang siapa mla.nggar ketentua.n d.tlam pasal-pasal ini '' ini bksa dipergunakan a.pabila pasa.1-pasal didepannya itu su- dah jelas r.ienunjukan pelmggaran yang dilanggar itu.

Misa.lnya pasa.l

5

mengatakan; harus nl3ndaftnrkan, kalau tidak mendaftarka.n dio,ncam bukumon,. ini barang sfrapa r.ielangga.r

ke tent ua.n do.lam

••••••

(16)

ketentuan dala.m pasa.l 5 itu bisa. Juga nanti disini ada yang disebut pasal-pasa.l room.ang betul2 pasal itu sudah dirumuska.n misalnya paslll 16, pa.sal 18 a.yat 3 nantinya

n '··

barang siapa. denga.n s enga.ja mela.ngga.r ketentuan pasal 16, pasal 18, ":.t ini Fraksi ABRI :m.enyetujui karena pasal 16 sudah jelas "perguat an a.pa yang tid ak di bolehkan a.

Tetapi da.la hal pasal

44

a¥at 1 ini belum jelas, unsur a.pa yang dilanggar i tu, memaJ.su a.pa re langgar Rak Cipta.

i tu a.pa. Me langgar Ha.k Cipta a.dalah tiga unsurnya ta.di, msngumumkan, mem.perbanyak a.tau rnem.beri izin untuk itu.

Ini jela.s tertera. dido.lam a.yat 2 pasal 2, ini tentang

perumusan, jadi perumusan ini lebih memberikan unsur2-nya.

Mengenai si f at2, tacU sudah saya ka taka.n bahwa tindak pi- dana ini kita sifatkan seperti pencurian a.tau pemalsua.n.

kalau ki ta ke r.iba.li ke pada. per:nlsuan dan pencurian i tu pid_!!

nanya ha.nya pidana penjara, kecuali pencurian yang bisa di denda tetapi dendanya itu tak berarti.

Maka dari i tu Fra.ksi ABRI menginginkan pidana penja.ro. saja ka.rena lca.la.u diberikan a.lterna.tif, ini dikhawatirkan a.da kekhawaniran. Meskipun diancam 10 tahun ka.la.u tidak a ada.

alternatifnya denda itu bisa hakimnyu itu r.l3njaturhkan ha- 100 ribu rupiah saja. Itu bahannya. dari ha.kim untuk ganti rugi, sehingga. tujuan ki ta untuk mempa rbera.t ancaman i tu a.kan sia-sia, tidal! a.kan tercapai. Dengan a.ncaman

5

tahun

penjara ini, hakim tetap a da kebebasa.n, kebebasan ada kare na hakim diberikan kebebasan untuk rnnjatuhkan pidana. pen-

jara 1 ha.ri s ernpa.i ma.ks imum

5

tahun a.tau ke be bas an.

Kami menginga tkan para dosen-dosen di Fa.kul ta.s Hukur.i yang memberikan pe la.in.ran ten tang kor:mla.si ini. Se ja.k du-lu di ...

pelajarka.n kor.mlasi ini tidak bisa. da.la...r.i hukum yang pokok, nah ini kala. u sekarang .ado. ini hakim a.tau dosen-dosen akan susah mempertanya.kan kepada pertanyaa.n mahasiswanya..

Ini untuk kepentinga.n pra.ktis saja, so.ya kira Fra.lcsi ABRI ingin te tap rengusahakan perunmsan to.di dalam tindaknya i tu -dan penja.ra

5

tahun sa.ja tanpa alternatif denda. Sekian

teriraa kasih.

lmTUA RAPAT (H. DJAHALUDDIN TAMBIDH\N, SH.) : terima kasih.

Sa.ya persilahkan Fraksi Karya Pemba.ngunan.

FRA$.S_I JCA,RYA PEI·IBANGUNl\.J! (.SO~SANTO BA..'t\TGOENUA.GORO _ _, .SH.) :

Fraksi Karya. Pem.bangunan rupo.nya mer.nng ta.di tida.k menang- gapi Pasal 1 dan Pasa.l 2 itu berbeda.

Dal am ••••••••••

(17)

Dalam Pasal 1 itu m:nna.ng aya.t (1 ) nya. i tu otoma.tis pada Pn- sa.l

44

ayat (1) walaupun tidak komulatif tetapi juga tidak ada alternatifnya, lo.ngsurig kepada. hukuman penjara su.lja.

Tete.pi kalau kita kabakan memang Fraksi ABRI dengan tidak me railih komulo.tif' itu r.1er.nng mem.peringan, itu benar untuk ayat

(2). Tetapi untuk ayat (1) r.1e1~w.ng setela:i so.ya pikir dan sn.

ya perhatilmn jadinya nl.er.nng akan r:-.ienjadi lebih bera.t hukur.i- a.n i tu kalau ttc1 ak ada alternatif dendanya. Tetapi r.ieraang

dikha~·mtirkan dengnn al te1.,nn. tif denda. i tu na.nti, dengan keb~

basan haldn yang r.lengatn.k·-"'"; tidak sin.pa.pun yane bisa r.1endik-

. ,. . • • d d

"Ve ci a, ci a 01s a ne~nng 1aen1n .... n.s sa.aa. I ni ner.w.n.~ yang i;ie -

ruang re pot cbn ini. nenn.n_g forselling t1-nbuln;rn. di sini, jo..di

d5. simpi nP" me nghukun 9 up'.l~m. I::mggki n le bf h mAn j adj_ jera. clan tid8.k percuna sidn.ng-si.d8.ng i tu ndak a dn. pemn.su1mn, derif!a.n denda-(Jend a. ya.np: ti nggi l tu jugn. pen~su~-cn.n nega.ra, ko.rena. dj_

sa.nn5n?' nenb1..lat jera, r.iasih hisn. mer:iik;_rlmndend.anyn. itu.

jadi si:: and ainya Pemerint3.h i tu te tap adanya. pidann. penj~a

dan denda tetapi tidak dala.m bentuk alternatif, me:;i.ang itu bisa faha.m, 3eperti pak Dudy do.ri PDI nadi, itu terlepas da- ri prinsip-prinsip apa tetapi ini nemang ka.lau spesialis yang so.ya. nar:m.ka.n tergant ung ki ta nembua. tnya..

Jadi untuk pasal 1 ini memang mungkin ja.lan ke luarnya. duhu-

kum badan penjara dan denda jadi dua-duanya hukurn1n pokok.

Jo.di tida.l{ da.n a.tau memn.ng dan a.tau i tu bisa juga. haldm de- ngan sega.la. pertimba.ngannya cuma.n r.rl.lih a.taunya. i tu sa.ja..

Teto.pi karena ka.mi ta.npa. cll!1iga. denga.n us ah.!l.!.usa.ha. untuk Jµe~

perbe:raa.t ini ki ta sokong, m.akanya kar.rl. terpukau pada a.ya.t (2) ini ta.di kita ka.takan ABRI r.iemperingan kalau mema.ng 1.11 - -t'erriatif harus --penjar·a. tok i tu rne-mang be-ra.f~ tetapi Pernerin-

tah lulu kehilungan dendanya itu. Tetapi kalau sekara.ng ti~

buJ. pmmikiran denda. sn.ja lain, huku..~nnv-11 berbentuk hukuman bada.n dan denda di sini. Ini ha.rang bnru rer:nng, itu salah

satu pertimbangan yang mubgkin bisa timbul di floor ini.

Tenta.ng rumusan untuk menunjuknn ba.hwa. pa.sal ini bisa diper- tahanka.n, usul ya.ng kedua dari pa.k Menteri tadi me:mang i tu sudah cocok seperti uraian ka.m:i untuk tJSngakomodir usul ABRI ini dengan merefer a.tau aanhalen pasnl-pasal yang dim.uka., t~

ta.pi ini juga saya kira masih bisa tetapi dengan Fembuktian bahwa tidak ada cacat-cacat dari pasal-pasal yang dimuka itu

untuk bisa. diper.tahankan yang S.yarat-gyara.tnya merupa.kan pe~

-- --- -

rumusan deli~ yang tidak bakal kurang,

ka.rena • •

(18)

karena hanya direfer tok di sini. Tetapi rnanakala di seper- ti Fra..lrsi ABRI remikirkan Ja.ksa. aka.n suli t membuat tuduhan, itu dengtlrl pengujian yang teliti lagi itu masih ada waktu ki ta di sana, dicoba pasa.l yang diberika.n, dicoba Pasal yang dikwllpulkan, direfer dan diaan hal itu dicoba di da.l.Rm satu tuduhan kemudia.n di tera.pkan kepada n.ncarnnnnya di sini ber ja- la.n apa tidak. In:i. barang baru dari pada n!lnti belakangan.

Tetapi dengan tidak menghormati a.tau dengan tidak prasangka suda.h baDang tentu pak Menteri sudah memikirkan demikian te- tapi ada baiknya untuk itu dicoba lego. Ini ma.kin jelas ti- tik ternngnya sekarang.

Ka.lau sudah selesni parsoalan ABRI ini, da.n saya terima kasih kepada pak Menteri untuk memberikan kemungkinan masih diper- bera.tnya hukuw.a.n-hukuman ini, saya rasa tidak terla.J.u kompleks

pembicaraa..~ ini usul kam.i ini akan kami ketengahkan setelah usulnya Fraksi ABRI mendapat penyelesaian kita. aemua. tetapi kita terima kasih a.tas tanggapan yang sudah ada. Terima kasih Saudara Ketua..

KETUA RAPAT (H. DJAMALUDDIN TAMBUNAN, SH.) : terirna kasih·, ke.r.ii persilahlm.n Fraksi Persatuan Pemba.ngunan.

FRAKSI PERSATUAN PEHBANGUNAN (DRS. H.U. YUNUS UMAR.) terima.

kasih pak Ke tun setelah mendengar pen jelasa.n pak Menter! don juga ttll1ggapan dari Fraksi ABRI dan FKP tadi. Barangkali ma- salah p~sa.l

h4

a.ya. t 1 ini sud ah raendekati penyeles aian, cuma a.da. beberapa. hal yang pa.tut di clearka.n aupa.ya dapat ki ta z:~

nyeleso.ikan dang an cepat. Sa.ya. berterima. kasih sekali kepa.dt.t pak Menteri yang rupa.nya dapat menghaya.ti a.pa. yang hidup di- kalcngan Fra.ksi-fraksi dala.m mambo.has aya t 1 pas al

44

ini.

Kami jugn mema.har.d betapa pentingnya seperti yang dikemuko.kan Fra.ksi ABRI untuk memperbera.t aa.ncruuan hukum.an ini da.n men-

jadi ancmnan hukmn. penjara. Tadi pihl!k Pemerinta.h telah mer.i- beri g&abara.n sekadar untulc koniperatif dengan negara teta:ngga seperti Singa.pura, ~alaisya, m.em.mg ~a.l au ki ta liho. t begi tu kita lebih tinRgi daripada., lebih berat. Tapi kondisi di Si- ngapura da.n Malisya i tu lain, disana. orang takut sekali me- langgnr perunda.ng-undm ga.n yang ada. Karena. sekali nar.JD..nya.

ca.cat dia seumur hidup tidak bisa. bArusaha. lagi, karena d1lan file pemeri ntah i tu ad.a. Jadi oranc t~kut seka.li, i tu mencuri apa.lhagi membajak, jadi jatuh dia tidak akan bisa lagi da.ri Bank tidak a.kan mungkin lagi dapat kredit, usaha juga.

Dis ana duni a. •••••••

(19)

Di~ana dunia bussines itu unptif menc~ri file itu bisa r.dnta.

pa.da insta.nsi :resmi, ka.lau disini orang yang ken10.rin 3 tahun nyelundup sudah hilnnglah kt itu, apnlagi dia bisa menyelun- dup didalam salura.n-sa.luran tertentu. Kalau memang pihak Per.l3rintah suda.'1 dapo.t menerima. apa yang diusulka.n Fraksi ABRI untuk khusus pa.sal ayat 1 ini, mungkin yang berat Fraksi ABRI tetnp r.iengt:e ndaki ancamnn hukuma.n penjara. itu.

Tapi ini saya.kira kalau mungkin ma.salah itu kita terusknn ke ayat-ayat berikutnya. Mungkin ki ta jadi jela.s kalau Frak-

oi tetnp kepo.dn. pendiril1Ilnya tentu tidak akan a.da titik temu.

Senientara ini to.pi kami ya.kin i tu bi so. nan ti me nc '.lri j alo.n keluar a.pa yang diinginkan Fra.ksi ABRI itu bisa ditarapung.

Jadi kembali tadimenpenai paling lama ini ktmli ingin ~eknli

diperbera.tlah ya mungkin sampai 10 tahun don ju0a denda ja.-

ngan paltng banyak, Paling renda.h kalau bi sa.. .Kalau pa.J.j ng banyc itu sud ah tid c.k bisa lebih dari itu hakim nanti, kala.u pali.ng rendah itu lebih mer.1beri kebebasan pada hakim, na.h apuknh ini biasa so.ya engga.k a.nu juga, yah mer.10.11g mungkin tidak biasa..

Ini teori balik, dalom ekonmn.i teori balik, j3.di itulah untuk sementa.ra. ini untuk menanggapi pasal 1 ini. Terima kasih.

KETUA RAPl\.T : Terima. krJ.aih sa.yo. persilahlmn Fra.ksi PDI.

FRi\KSI PDI (DUDY SINGADILA.GA., SH. M:PA) : Terir:ut lcn.sih Sdr. Ketua

pert~ma-ta.ma kar.rl_ menyanpaikan terima kasih atas penjelasan

d~ri Pemerintnh xi; ya.ng remberikan ta...r1gga. pan terhada.p usul

!rc.ksi ABRI. Keraudi an kami turut r.ienanggapi pula atas jawa- ban Fraks:i. ABRI terhad ·1p Pemerinta.h tadi. I\·:enurut hem at ka.r.rl memang kruai biso. bersamaan dan re nyetujui terh!?..dap a.komodasi

daripad a Per.1eri n ta.h terhooap usul

.

-

pe ruba.ha.n reda.ksi • ••••••••

(20)

perubahan redatcsi, rm~usan yang diajiL~an ol_eh_ Fraicsi

.A.3RI dan denean di tun julc untuk menperhatikan kepada pedoman t·eklJ:il( perundang-undangan yang menyangkut soal '··bab keteotuan pidana ini. Kemudian mengenai ancaman ,m.§.

mang kami sangat memahami dan ingin meruberikan pedoman kepada Hakim di Pengadilan untuk bisa diberikan kebe- basan untuk menentu~an ancrunan ta.di terhadap ~elangga.£,

an ini dengan mengintrodusir dan ini tidak kelirunya sebab beberapa hal dengan contoh-contoh yang dioerikan tadi bai1c oleh rekan Fralcsi ABRI maupun dari pihak Pe- merin tah dengan adanya ~i:etentuan pidana yang disebut di dala.rn Undang-undang Lingkungan Hidup U.??lpamanya rnaka

di dalru:J pasal ini kenunz;kinan terhadap sistim koc1ula- tif dan alterna.tif oisa 1dta pergunal~an den~an meEfneri kan kesempatan sebagai pedoman kepada Halcir:1 di dalam

kebebasannya apakah men 13n tukan salal1 satu, apakall an-

C an t un,..,.an .,r~h c.-:11na,n deY'\1a,r-i, aT.)ak:-,.l'"r-.i... J"U

0fl'a

arn.... ::ur .::;. , ap2.i\.o..LJ. an a. :.LJ u ... _ :::w..L ke- dua-duanya. Dal8!.:i hal ini ma.lea iuilah baranglcali yang paling bisa mer::.getengahi· rnenurut heL1at kaui sebagaina- na. yang akan kita anut sebab ini tergantuo~ p.J.da kita

senciiri. Apaica!1 sistim dan a.tau ini ki ta g1~m a~:an tidalc, t etap1 . ' ica..nu . b. isa meiil al 1am1 aan . ' menyepaH:at.i uni:.utc ' . . . ' d" i3un3.- lean dan atau bailc kouulatif ataupun alter·n-atif ini.

Selda.r), terLrn lcasih 33.udara Ketua.

Teriua kasih. S aya persilakan Bapa~-: Len teri un tuk mem- berikan tan ggapcm. __

unsur ••••.••••.•

(21)

itu .. bagaimana .• J adi i~alau kita menbaca pasal l+4 ini a- yat ( 1) Barang siapa denga.n tujuan untulc De!21peroleh ke

Jal.Li a.Ja ~;::ata 11hai: cipta11 di sini. 3 esuai den g:;;,n tek-

• · " .., l • .., d . t• 1 , b ·' . J.-

ni.~ perw1uang-unuangan apaoiJ..a a a is l..l..an .t:..:.K cip0a yang tiuoul di sini malG:l. ki tc:i. ha.1·us ke,~lbali kepada di- u2.na ada pasal yang menyebtit hal~ ci1)ta itu, pasal itu ki ta te~Jukan yai tu pasel.l 2. Ta.di Pei21erin t,:.h tela.11 men~-

\'12..rlrn.n ada dua pilihan yang oisa diteopuh, pert3Da de-

ngan menyebut pasal. Apabila m.eny·ebut pasal maka yang disebut ~

dalah pasal 2. Apa isinya p2.sal 2, yaitu pelang.:;aran dal9n bentul;:: mengunumkan, rneLtperbanyak dan rnei-x1berikan ijin. Itu pasaJ.. 2. J adi a./at ( 1) ini bi~a :rr.ere.ver · J:n.- da pasal 2. ltLl elmilc atau pilihan perta.~a sesuai de- n gan pedo~:.s.n te1rnik perundang-u.n<ie..n~an. Pilihan y.:::ng lcedua adalah nenjabarlrnn, unsur-unsurnya di:-=>ebut. Ha.h unsur-unsur yar1e; disebut ini sudal1 ·-~isebut. oleh Fralcsi

.A.3~1.I yaitu mengunurnkan, ueuiJerbanyalc, ueDberi ijin di dalaa DIH Fra~si .ABIU. Itu adalah pilihan y2ng lcedua.

J"adi Fra~;::si A.JB.I sesung._;uhnya sudah Denangl\:ap intl

. I

daripada ayat ( 1) yaitu dengan rnemberilcein rmrmsan un-

Fraksi A3iU di dal&11 kolo~21 ini adalah un sur-un sur yang terdapat di dalarn pasal 2. Jadi ~Jana yant; rnau Jipilih, terserah saj~, apalcah ny~·out pasal atau menyebut unslld:

unsurnya. Pemerintah rnenerima apa saja dan kalau toh lrnubali pada pedoL:an telrnik juga tidal~ salal1 -1;::arena pa

salnya diseout. Dc:.n yang di.L1alcsud Deuang jusa unsur- lliisur yang terd<ipat da.la.D pasal 2. Ke~~mdLm yanz:: mengg nai stelsel komulatif, kouulatif itu e..dalah "dan/atau.f;

l·:an a •••••••••••

(22)

mul~akan ba.'m·1a Undai.'1g-undan~ tentang Lin;:;kun~an Eidup mempere;un&\:a.n stelsel komu.ls.tif"dan/atau'~ Sekarang Fralc ,_si A33.~ i tu tidal~ ada, h3.D:,,ra satu bahl-:an denda tidak

ada, hanya pen jara .tole begi t:..1. D8nda tidal: ad'.:1, lL.:,,ny.3..

penjara, juga tidal: pakai alternatif, penjara atau b·2Q da tidalc ada sa11a sel~ali, hanya pen j ara tok.

1\: a_h ini sesuatu masalah yang perlu j-iga lei ta baJ.1as le- bih lanjut. PetJerinta.h tidalc l!:.e:)eratan kar,3na ini juga s esua tu hal yan G ki ta beril~an irns ei::1pa tan un tu1c ~Te:Jpela-

ja.ri stelsel mana yc.1ne ciitempl.L.'-1. Pe·~JerintJ.11 hanya in;:_;in

meny·02npai'~can b&13n-bal1.an ba.hua stelsel ini di tera)lcan di luar KUH? ~carena ada l~e.Jutul1an. Satll d:io ked.i1a, me- .Jang Undang-und3l1S kita sudah pernah menerapks.n itu yai tu Undan s-unclan;; ten tang Lingkungon HidUl)• Yan~ ke-

tiga adalal1 sekedar juea taubahan penjelasan ballwa I<:e.- tu.a Hamm.mah. At;tmg dala::i bulan April tanun '87 ini su- dah menGeluarican suatu surat edaran Y3.D0 dituju.kan ke- pada para Ketua Penga:.lilan Tinggi dan Ketua Peng3.dilan Negeri seluruh Indonesia, yaitu Surat .Edaran tent:lng Pe- midanaan terhadarJ para pelanggar hs..k cipta. Di situ.

r:e-

tu.a Hahka.ma..'ri Agur1~ EH~nekankan kepada para Haldn a.s;e.r di dalaci men j atw."1lca11 hulcuu~ pada p~-~ pelar:i_~e;ar h~k <?~)ta

ini benar-bena..r diperhatikan uengenai lcetentuan-lcetentu- an tentan£S peuidanaan yang berlal~u. Intinya adaleh di~

sarna-~can dengan hukwnan-]j.l..Lcuman Ya..Y1g berat seperti koru12 si, subversi, tinclruc pidan a elcon 0L1i, n arlcoti1ca, perkosa- an itu ·uinilai oleh l"'ia.hh:aJJah Agun3 s::;bagai tindak pidana- tindalc pidana yanG perlu diberikan huln.uan yang berat.

para Haldn1 hencla.knya nan t i dala:J 1~1en j atul1}can h:_llnJ.mao i tu

benar-~eoar berat.

It-i..1 •• ~ ••••••

(23)

in£ormasi kasus yang dialami oleh seorang Warga Negara Indonesia di Amerika Serikat yaitu kasusnya Darmawan.

dalam pelanggaran Hak Cipta di Amerika Serikat.

Amerika Serikat menganut sistim komulatif"'1;dan/atau1~ Dar

m~wan diancam dengan hukuman pidana kumulatif hingga sampai 10 tahun dan denda, akhirnya diputuskan yang ber- sangkutan itu pidana bersyarat, tetapi tidak lepas dia tidak lepas dari dendanya. Jadi 10 tahunnya dia lepas.

tidak terkena 10 tahun, tapi dia tidak lepas. jadi dia kena denda US ~oo.ooo ini stelsel kumulati£di!fhingga kemungkinan tindak pidana Hak Cipta ini, baik/dari peng adilan Negeri, Pengadilan Tinggi9 Mahkamah Agung.

Andai kata itu lepas di Pengadilan Negeri kemungkinan di- Pengadilan Tinggi masih bisa dan Mahkamah Agung masih bi- sa. Di sini keuntungan stelsel komulatif, sehingga apa- bila lepas satu masih bisa kena satunya. Sehingga Erpab!

la kasus Darmawan ini saorang warganegara Indonesia yang di Amerika Serikat itu dikenakan pidana demikian, andai- kata ada~ pelanggaran-pelanggaran hak cipta di Indonesia oleh orang-orang asing dan ini s-is-tim pidana ki ta ini mungkin ringan, ini tidak tercapai keinginan Pemerintah untuk lebih memperberat ancaman pidana pelanggaran hak cipta ini sebagai sesuau penyempurnaan dan peningkatan ~

dari Undang-undang yang sekarang masih berlaku.

Dernikian Saudara Pimpinan tanggapan kami dan kami saran- kan agar ini dibahas lagi di _tingkat Panja.

Terima kasih.

KETUA RAPAT :

Sidang yang terhormat, sebelum saya kembalika~ kepada Fraksi ABRI, jadi mengenai yang pertama usul perubaha~

~ ·----·-·

redaksi itu saya kira sudah kita sepakati untuk ditimu~

kan. Tinggal dua usul lagi, usul kedua saya kira nanti Fraksi ABRI sudah juga bisa memberikan kepada kita jalan penyelesaiannya dengan uluran tangan d~rL Pemerintah, Pemerin tah bersedia yang mana saja, qirever .· kepada pasal, pasal 2 dalam hal ini atau diuraikan seperti yang dike-.

hendaki oleh Fraksi ABRI, jadi terserah kepada Fraksi ABRI. Tinggal usul yang ketiga yang oleh Pemerintah tadi kalau masih nanti ternyata berbeda pendapat supaya di- Panjakan saja.

Saya persilakan Fraksi ABRI.

FRAKSI •••••••

Referensi

Dokumen terkait

Uji kompaksi statik disini adalah suatu pengujian dengan menggunakan mold yang sama dengan mold yang digunakan pada uji Standard atau Modified Proctor, dimana

untuk menjaring data kebutuhan pelatihan yang diperlukan oleh guru kimia, dengan maksud untuk memperoleh data awal tentang materi kimia apa yang diperlukan oleh

Wa’alaikum Salam. Terima kasih bung Laurens betapa susahnya membuat argumentasi. Baik berikutnya kami persilakan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan. Pimpinan dan para Anggota yang

Yang kedua, yang ingin kami beri catatan. Ada kesan seolah-olah sekretariat di KPU pun sebagian kawan-kawan yang termasuk cendekiawan mempersyaratkan keuangan yang cukup berat

Hasil dari penelitian komposit serat tangkai ilalang menunjukkan bahwa, kekuatan bending yang paling optimal pada fraksi volume 40% (serat) dan 60% (matrik) yaitu dengan

Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pada konsumsi pakan, bobot badan, konversi pakan, karakteristik karkas, dan persentase kematian antara

Dari mana aku akan mendapat uang untuk beli tiket pesawat ke Jakarta yang harganya tidak murah.. Jika naik bis, harus berangkat sore ini dan belum tentu sampai

Persamaan penelitian ini dengan penelitian Negara (2011) yang berjudul “Karakteristik Diksi dalam Rubrik “Email dari Amerika” Surat Kabar Harian Surya Edisi Tahun 2009”