• Tidak ada hasil yang ditemukan

POTENSI DAN PENGARUH TANAMAN PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "POTENSI DAN PENGARUH TANAMAN PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND."

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2   Prosentase (%) Penurunan
Tabel 4   Prosentase (%) Penurunan
Tabel 5   Prosentase (%) Perubahan

Referensi

Dokumen terkait

Teknologi lahan basah buatan dengan sistem aliran bawah permukaan menunjukkan hasil yang baik dalam menurunkan polutan pada limbah cair domestik, namun perlu

Desain penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu membuatan instalasi pengolahan limbah cair domestik berdasarkan hasil penelitian skala laboratorium (Eryanto,

Berdasarkan hasil pengukuran penggunaan tanaman Iris untuk mengolah air limbah domestik dengan waktu tinggal 3 hari sudah menunjukkan kemampuan yang baik dalam

secara keseluruhan sistem Subsurface Constructed Wetland dengan tanaman Jarak Pagar dapat digunakan sebagai upaya pengolahan limbah domestik di kawasan pesisir. UCAPAN

Wetland adalah suatu lahan yang jenuh air dengan kedalaman air tipikal yang kurang dari 0,6 m yang mendukung pertumbuhan tanaman air emergent misalnya Cattail,

Hasil percobaan menunjukkan bahwa dengan menggunakan tanaman rumput payung dalam sistem lahan basah buatan dapat menyisihkan kandungan pencemar dalam air limbah dengan waktu sampling

Berdasarkan dari hasil studi sebelumnya “Kelayakan Penerapan Pengolahan Air Limbah Domestik Sistem Terpusat dan Lokasi Lahan Basah Buatan di Kota Kendari

Sistem pengolahan air limbah domestik dibagi menjadi dua jenis, yaitu sistem setempat (SPLAD-S) dan sistem terpusat atau komunal