• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komunikasi Strategi Pemasaran PT. Semen

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Komunikasi Strategi Pemasaran PT. Semen"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS MANDIRI

MANAJEMEN INVESTASI

KOMUNIKASI STRATEGI PEMASARAN PT. SEMEN INDONESIA

(Persero) Tbk

NAMA :

Angela Merici Par (150910274)

Nova Ervina Aritonang (150910329)

Sheren Devina Komaling(160910481)

DOSEN : Elva Susanti.S.Si.M.Si.

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

FAKULTAS BISNIS

(2)

KATA PENGANTAR

Segala puji kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memperkenankan kami menyelesaikan makalah mengenai “KOMUNIKASI STRATEGI PEMASARAN PT. SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk”, untuk memenuhi salah satu tugas dari mata kuliah Manajemen Investasi.

Dengan usaha dan referensi dari berbagai sumber, akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Makalah ini tentunya masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saya sangat berharap masukkan dari rekan mahasiswa maupun dari Dosen Pembina, baik berupa kritikan maupun berupa tambahan khususnya untuk pembahasan pada makalah.

Mudah-mudahan isi dari makalah ini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Dosen Mata Kuliah, dan bisa bermanfaat, tidak hanya untuk kami, sebagai penyusun makalah, tapi juga untuk sesama rekan mahasiswa lainnya.

Batam, Januari 2018

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ………..……….…. i

DAFTAR ISI ………...………..……….…. ii

BAB I PENDAHULUAN .….……….……..……….….. 1

I.1 LATAR BELAKANG …...……….……….…... 1

I.2 PROFIL PT SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk ……….. 2

I.3 SEJARAH SINGKAT PT SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk ……...…. 2

I.4 LOKASI PABRIK ………….…..………... 3

BAB II ISI ……….……….. 5

II. 1 SUKSES JALANKAN STRATEGI TRANSFORMASI ...………... 5

DWI SOETJIPTO, DIRUT PT. SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk ... 5

RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI CEO PILIHAN DARI SERIKAT….... 5

PERUSAHAAN PERS (SPS) ………...……….. 5

II. 2 PENJUALAN SEMEN INDONESIA DI WILAYAH SURABAYA, .…….. 5

INDONESIA, SIDOARJO DAN MOJOKERTO HINGGA SEPTEMBER 5 MENCAPAI 1,17 JUTA TON ……….……….. 5

II.3 MARKETING MIX ………...……… 8

II.4 ANALISIS STP ………...……… 11

II.5 MARKET SHARE PT SEMEN INDONESIA ……...……….. 13

II.6 STRATEGI PERUSAHAAN SEMEN INDONESIA... 13

II.7 ANALISIS KESUKSESAN PT. SEMEN INDONESIA …...…………... 14

II.8 3 STRATEGI KUNCI DISTRIBUSI SEMEN INDONESIA……...…... 15

II.9 MENGHADAPI TANTANGAN MEA ……… 16

(MASYARAKAT EKONOMI ASEAN) ………..….……… 16

BAB III PENUTUP ………..………..………….…….. 18

(4)

DAFTAR PUSTAKA ……….………. 20

BAB I PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG

Dalam menghadapi lingkungan kerja yang semakin dinamis dan selalu berubah, maka suatu organisasi atau perusahaan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri baik secara internal maupun ekternal. Hal ini merupakan konsekuensi dari suatu organisasi karena telah memasuki era persaingan yang ketat dan selalu berubah.

Suatu organisasi dapat dikatakan berhasil jika organisasi tersebut dapat melakukan perubahan untuk menghadapi persaingan, tangkas dan cermat, mampu mengembangkan inovasi baru dan selalu siap menghadapi persaingan baru. Akan tetapi tidak semudah yang dilakukan karena perubahan-perubahan yang dilakukan oleh organisasi harus dilakukan dengan melalui berbagai pemikiran dan pertimbangan terlebih dahulu.

Perubahan dapat diartikan membuat sesuatu menjadi berbeda di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Untuk merealisasikan perubahan harus menggunakan rencana yang matang dan penuh perhitungan. Seperti halnya yang dilakukan di PT. Semen Indonesia (persero) Tbk sebelum melakukan suatu perubahan, perusahaan ini dengan terencana dan terarah melakukan kegiatan perubahan yang berorientasi pada tujuan yang ingin dicapai.

Adapun yang melatarbelakangi suatu perubahan dalam organisasi adalah bagaimana kemampuan dari organisasi tersebut dalam bertahan hidup di dalam persaingan yang tinggi dan selalu dinamis baik dari faktor internal maupun eksternal.

Tujuan Perubahan PT. Semen Indonesia (persero) Tbk melakukan perubahan dalam organisasinya adalah mempunyai beberapa tujuan organisasi yang ingin dicapai yang berfungsi untuk tetap survive dan mampu bersaing. Beberapa tujuan perubahan ini adalah sebagai berikut :

1. Perubahan dalam upaya perbaikan kemampuan organisasi untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.

2. Perubahan dalam mengukur kinerja perusahaan berdasarkan peningkatan kapasitas produksi dan laba bersih.

(5)

4. Perubahan dalam implementasi penerapan sistem TI yang terintegrasi

I.2 PROFIL PT SEMEN INDONESIA (Persero) tbk

Susunan Direksi

 Direktur Utama Dwi Soetjipto  Wakil Direktur Utama Rudiantara  Direktur Keuangan Cholil Hasan

 Direktur Litbang & Operasional Suharto  Direktur Pemasaran Irwan Suarly VISI :

Menjadi perusahaan persemenan bertaraf internasional yang terkemuka dan mampu meningkatkan nilai tambah kepada para pemangku kepentingan (stakeholders).

MISI :

 Memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggnakan teknologi yang ramah lingkungan.

 Mewujudkan manajemen perusahaan yang berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis, semangat kebersamaan, dan bertindak proaktif, efisien serta inovatif dalam berkarya.

 Memiliki keunggulan bersaing dalam pasar semen domestik dan internasional.

 Memberdayakan dan mensinergikan unit-unit usaha strategik untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan.

 Memiliki komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan (stakeholders) terutama pemegang saham, karyawan dan masyarakat sekitar.

1.3 SEJARAH SINGKAT

(6)

BUMN pertama yang go public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Sampai dengan tanggal 30 September 1999 komposisi kepemilikan saham berubah menjadi Pemerintah RI 15,01%, Masyarakat 23,46% dan Cemex 25,53%.Pada Tanggal 27 Juli Juli 2006 terjadi transaksi penjualan saham CEMEX S.S de. C.V pada Blue valley Holdings PTE Ltd. Sehingga komposisi kepemilikan saham sampai saat ini berubah menjadi Pemerintah RI 51,01%, Blue Valley Holdings PTE Ltd 24,90%, dan masyarakat 24,09%.Saat ini kapasitas terpasang Semen Indonesia Group (SGG) sebesar 16,92 juta ton semen per tahun, dan menguasai sekitar 46% pangsa pasar semen domestik.

Perseroan memproduksi berbagai jenis semen, antara lain :

1. Semen Portland Tipe I. Dikenal pula sebagai ordinary Portland Cement (OPC), merupakan semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi bangunan yang tidak memerlukan persyaratan khusus, antara lain : bangunan, perumahan, gedung-gedung bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya.

2. Semen Portland Tipe II. Di kenal sebagai semen yang mempunyai ketahanan terhadap sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya untuk bangunan di pinggir laut, tanah rawa, dermaga, saluran irigasi, beton massa dan bendungan.

3. Semen Portland Tipe III. Semua jenis ini merupakan semen yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal yang tinggi setelah proses pengecoran dilakukan dan memerlukan penyelesaian secepat mungkin. Misalnya digunakan untuk pembuatan jalan raya, bangunan tingkat tinggi dan bandar udara.

4. Semen Portland Tipe V. Semen jenis ini dipakai untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/air yang mengandung sulfat tinggi dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan limbang pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan dan pembangkit tenaga nuklir.

5. Special Blended Cement (SBC). Semen khusus yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas dalam bentuk curah.

6. Portland Pozzolan Cement (PPC). Semen Hidrolis yang dibuat dengan menggiling terak, gypsum dan bahan pozzolan. Digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya, jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi dan fondasi pelat penuh.

(7)

Lokasi pabrik sangat strategis di Sumatera, Jawa dan Sulawesi menjadikan Semen Indonesia group (SIG) mampu memasok kebutuhan semen di seluruh tanah air yang didukung ribuan distributor, sub distributor dan toko-toko.

1. Semen Padang.

Semen Padang memiliki 4 (empat) pabrik semen, kapasitas terpasang 5,24 juta ton semen pertahun berlokasi di Indarung, Sumatera Barat. Semen Padang memiliki 5 pengantongan semen, yaitu : Teluk Bayur, Belawan, Batam, Tanjung Priok dan Ciwandan.

2. Semen Indonesia.

Semen Indonesia memiliki 3 pabrik dengan kapasitas terpasang 8,2 juta ton semen per tahun yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur. Semen Indonesia memiliki 2 pelabuhan, yaitu : Pelabuhan khusus Semen Indonesia di Tuban dan Indonesia.

3. Semen Tonasa.

Semen Tonasa memiliki 3 pabrik semen, kapasitas terpasang 3,48 juta ton semen per tahun, berlokasi di Pangkep, Sulawesi Selatan. Semen Tonasa memiliki 7 (tujuh) pengantongan semen, yaitu : Biringkasi, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, Bitung, Palu, Ambon, Celukan Bawang, Bali.

4. Thang Long Cement (TLCC)

(8)

BAB II ISI

II. 1 SUKSES JALANKAN STRATEGI TRANSFORMASI, DWI SOETJIPTO, DIRUT PT. SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI CEO PILIHAN DARI SERIKAT PERUSAHAAN PERS (SPS)

(9)

II. 2 PENJUALAN SEMEN INDONESIA DI WILAYAH SURABAYA, INDONESIA, SIDOARJO DAN MOJOKERTO HINGGA SEPTEMBER MENCAPAI 1,17 JUTA TON.

(10)

berharap melalui program ini dapat memacu serta meningkatkan kontribusi para tokoyang merupakan mitra penjualan utama peruahaan. Melalui dukungan para mitra inilah.Perseroan dapat menjaga posisi sebagai market leader sebesar 44 persen di tingkat nasional”.pungkas AunurCustomer Gathering yang dihadiri 1500 orang ini.

Dirut PT. Semen Indonesia ( Persero ) Unjuk Kebolehan Dalam Pembukaan Kejuaraan Silat Perisai Diri ( PD ) Antar Pelajar Tingkat SMP Dan SMA Se-Kabupaten Indonesia

Kemampuan bela diri silat yang diperagakan Dirut PT. Semen Indonesia ( Persero ) Tbk Dwi Sutjipto dikagumi oleh ratusan peserta kejuaraan silat yang digelar di lapangan basket indoor Semen Indonsia Jumat – Minggu ( 24-26/1 ) lalu.

Unjuk kebolehan Dwi Sutjipta diperagakan waktu melawan salah seorang pelatih silat Perisai Diri ( PD ) Mohamad Wahid. Meskipun dengan tangan kosong orang nomer satu di Semen Indonesia ( SMI ) tampak tangkas berbelit dari sergapan lawan, bahkan sesekali Dwi Sutjipto menyarangkan dengan tendangan dan pukulan.

Unjuk kemampuan itu itu merupakan serangkaian pembukaan kejuaraan silat PD antar pelajar tingkat SMP dan SMA sekabupaten Indonesia yang diselnggarakan oleh SMI. Ketua Pengurus PD SMI Moh. Kharis mengatakan, kejuaraan ini merupakan ajang bagi pecinta silat khususnya Perisai Diri ( PD ). Yang diikuti 120 peserta. Kejuaraan ini diselenggarakan baru kali pertama yang diadakan oleh ranting SMI bekerjasama dengan pengcab Indonesia.

Kejuaraan bertujuan untuk memupuk rasa pesaudaraan antar pelajar, guna membangun krja sama yang baik,untuk membawa harum silat PD di kancah nasional maupun internasional Selain itu kejuaraan ini juga menjadi ajang mencari atlet berbakat sekaligus mengukur keahlian, memupuk jiwa sportif dan satria selama berlaga.

(11)

Program kerja PD, menurut Kharis, PD SMI saat ini melakukan penguatan organisasi dua program startegis. Dari sisi internal , meliputi pengembangan infrastruktur dan organisasi.Di sisi ekternal meningkatkan hubungan baik dengan stakeholder untuk menunjukan eksistensi PD. SMI.

II.3 MARKETING MIX Produk

Perseroan memproduksi berbagai jenis semen. Semen utama yang di produksi adalah Semen Portland Tipe I (OPC). Di samping itu juga memproduksi berbagai tipe khusus dan semen campuran (mixed cement), untuk penggunaan yang terbatas dan dalam jumlah yang lebih kecil daripada OPC. Berikut ini penjelasan mengenai jenis semen yang di produksi serta pengunaannya.

Ordinary Portland Cement Tipe I

Semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi bangunan yang tidak memerlukan persyaratan khusus, antara lain bangunan perumahan, gedung-gedung bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya.

Portland Composite Cement (PCC)

(12)

Super Masonary Cement (SMC)

Adalah semen yang dapat digunakan untuk konstruksi perumahan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton hollow brick, paving block, dan tegel.

Oil Well Cement, Class G-Hsr (HIGH SULFATE RESISTANCE)

Merupakan semen khusus yang digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan kontruksi sumur minyak di bawah permukaan laut dan bumi. OWC yang telah diproduksi adalah Class G, High Sulfat Resistance (HSR) disebut juga sebagai (Basic OWC". Aditif dapat ditambahkan untuk pemakaian pada berbagai kedalaman dan temperature tertentu.

(13)

Adalah semen khusus yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek jembatan Surabaya Madura (Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas dalam bentuk curah.

Price

PT Semen Indonesia pada saat ini masih menetapkan harga pasaran yang masih dapat terjangkau oleh konsumen, harga dari produk Semen Indonesia, Semen Padang, Semen Tonasa dan Semen Thang Long yang masih berada di naungan PT Semen Indonesia masih menetapkan harga berkisar Rp 52.000 hingga Rp 53.000 sesuai dengan jenis dari produk yang dipasarkan. Setiap produk memiliki harga yang berbeda-beda dikarenakan kegunaan yang berbeda pula. Harga dari Semen Indonesia dengan berat 50 kg sebesar Rp 61.000, dan 40 kg sebesar Rp 50.000. Semen Padang berat 50 kg dengan harga Rp 60.000, berat 40 kg dengan harga Rp 49.000. Semen Indonesia dan Semen Tonasa memiliki harga yang tinggi dibanding dengan harga semen lainnya dikarenakan Semen Indonesia dan Semen Padang memiliki konsumen yang tinggi.

Place

Ketepatan waktu pengiriman merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan oleh PT Semen Indonesia (persero) tbk. Untuk menjaga ketersediaan barang demi kepuasan pelanggan. Armada transportasi untuk bagged cement menggunakan truk tronton, trailer, dll. Disesuaikan dengan kondisi jalan dan truk, untuk melayani konsumen proyek atau pabrik diseluruh wilayan pemasaran Semen Indonesia.

Perusahaan Semen Indonesia dalam pendistribusiannya menggunakan jalur darat, laut, gudang penyangga, dan pengantongan semen. Usaha yang saat ini dijalankan perusahaan melalui jalur laut dengan memanfaatkan beberapa pelabuhan di Indonesia seperti Teluk Bayur dengan kapasitas daya angkut kapal mencapai 90.000 ton. Dan di Tuban perusahaan juga memiliki jalur laut yang terletak di pelabuhan Tuban dengan kapasitas daya angkut kapal mencapai max 40.000 ton. Sedangkan di daerah bingkasi perusahan mempunyai jalur air yang terletak di pelabuhan Bingkasi dengan kapasitas daya angkut kapal mencapai 25.000 ton. Pelabuhan Makasar juga merupakan jalur yang digunakan perusahaan Semen Indonesia dalam mendistribusikan produknya, pelabuhan Makasar mampu memberikan daya angkut hanya 20.000 ton, sama dengan kapasitas daya angkut kapal yang terletak di perlabuhan Bingkasi.

(14)

untuk menyimpan semen yang telah dikemas dan siap untuk dikirim ke distributor dan disalurkan untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dengan begitu perusahaan mempunyai stok barang yang masih terdapat didalam gudang apabila suatu saat dalam pengiriman terdapat masalah yang harus dihadapi. PT Semen Indonesia mempunyai gudang penyangga hanya di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan Bali.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan konsumen dengan cepat, PT Semen Indonesia mendirikan pengantongan semen di berbagai provinsi guna mempercepat proses pengemasan dan pendistribusian. Provinsi yang menjadi tempat stategis dalam pengantongan semen dari perusahaan Semen Indonesia antara lain, Aceh, Belawan, Batam, Teluk Bayur, Tanjung Priok, Ciwandan, Pelabuhan Tuban, Pelabuhan Indonesia, Makasar, Bingkasi, Banjarmasin, Samarinda, Bitung, Ambon dan rencana perusahaan akan mendirikan satu pengantongan semen untuk memenuhi kebutuhan semen di daerah Papua.

Promotion

Dalam mempromosikan produknya, perusahaan Semen Indonesia melalau divisi pengembangan pemasarannya melaksanakan srategi komunikasi pemasaran dengan konsumen dalam bentuk atau jenis periklanan (advertising), melalui media cetak maupun elektronik, promosi penjualan (sales promotion) melalui pemberian souvenir pada saat pameran, hubungan masyarakat (humas) melalui media bulletin perusahaan yakni buletin gapura, pelayanan siaga 24 jam bebas pulsa, dan sponsorship melalui partisipasi pada event-event, baik event olahraga, kesenian maupun pergelaran musik, promosi dengan memberikan sumbangan pembangunan infrastruktur dan sebagainya.

II.4 ANALISIS STP Segmetation

PT Semen Indonesia menetapkan beberapa wilayah indonesia sebagai segmen pasarnya. Dalam menemenuhi segemen yang telah ditetapkan tersebut perusahaan Semen Indonesia membangun pabrik pengemasan di Aceh, Belawan, Batam, Teluk Bayur, Tanjung Priok, Ciwandan, Pelabuhan Tuban, Pelabuhan Indonesia, Makasar, Bingkasi, Banjarmasin, Samarinda, Bitung, Ambon guna mempermudah jika suatu saat perusahaan akan melakukan ekspansi pembangunan pabrik baru untuk mencukupi kebutuhan konsumsi semen disetiap segmen yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

(15)

Indonesia meluas pula. Kini perusahaan mampu memasok produknya ke berbagai Negara seperti Singapura, Malaysia, Korea, Vietnam, Taiwan, Hongkong, Kamboja, Bangladesh, Yaman, Norfolk USA, Australia, Canary Island, Mauritius, Nigeria, Mozambik, Gambia, Benin dan Madagaskar, dimana jalur pemasarannya hingga Asia, Australia, Eropa, Afrika dan Amerika

Rencana terbaru dari perusahaan Semen Indonesia adalah membangung pabrik pengemasan produk di Papua Barat guna memberikan pendistribusian ke wilayah papua secara cepat dan merata. Jika dilihat dari segmen perusahaan Semen Indonesia maka dapat dikatakan bahwa Semen Indonesia memandang segmennya berdasarkan geografis.

Targeting

Melihat dari segmen yang ditentukan oleh PT Semen Indonesia tersebut dapat dipastikan bahwa target yang diincarnya adalah seluruh masyarakat yang ada di Indonesia. Mengapa PT Semen Indonesia mengincar seluruh wilayah Indonesia, hal itu disebabkan oleh Indonesia masih merupakan Negara yang Sedang Berkembang dan dapat dipastikan konsumsi akan semen juga akan meningkat. Dalam penelitian bahwa indonesia merupakan negara ke tiga yang memiliki konsumsi semen terendah perkapitanya, tetapi kebutuhan semen meningkat pada tahun ini dikarenakan sedang maraknya bisnis yang bergerak pada bidang propeti. Pada saat ini para pembisnis properti tidak mengeluhkan harga semen yang sedang naik berkisar Rp 1000,- dari biasanya, hal itu dikarenakan kebutuhan akan semen tetap menjadi hal utama dalam membangun proyek-proyek yang sedang berjalan.

Target pasar dari produk PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, ialah semua kalangan masyarakat, dari partai kecil (masyarakat umum) sampai partai besar (contraktor building, pabrikan, dan ready mix) dan dunia.

Positioning

Semen Indonesia adalah perusahaan semen terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar41% pada tahun 2011 dan merupakan induk dari perusahaan Semen Padang dan Semen Tonasa. Pada tahun 2013 bulan Januari Semen Indonesia Group (SGG) mengganti nama naungannya menjadi Semen Indonesia dengan tujuan perusahaan dapat menjadi lebih agresif lagi dalam melakukan ekspansi, dan tujuan dari pergantian nama salah satunya agar tidak timbulnya kesenjangan antar pemegang saham yang berada pada anak-anak perusahaan maupun investor, nama Semen Indonesia juga melambangkan nasionalisme.

(16)

saham terbesar 51%. Dengan begitu posisi Semen Indonesia melonjak naik dan menjadi perusahaan yang terbesar di Asia Tenggara.

II.5 MARKET SHARE PT SEMEN INDONESIA

Semen Indonesia Kuasai 40,89% Pangsa Pasar

Grup Semen Indonesia masih menjadi penguasa terbesar pasar semen di wilayah Indonesia, dengan pangsa pasar (market share) 40,89% pada 2012. Perseroan melalui PT Semen Indonesia Tbk, PT Semen Padang, dan PT Semen Tonasa, berhasil menjual 10,29 juta ton semen.

Angka penjualan Grup Semen Indonesia tersebut meningkat 12,24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 9,16 juta ton. Namun, pangsa pasar BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui PT Semen Indonesia Tbk ini sedikit turun sekitar 1% dibandingkan semester I tahun lalu.

Data Asosiasi Semen Indonesia (AS1) menyebutkan, total konsumsi semen di Tanah Air mencapai 25,89 juta ton, atau naik 15,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 22,49 juta ton. Angka tersebut telah mencapai 48% dari target konsumsi di Tanah Air sebesar 54 juta ton.

Penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sebanyak 8,55 juta ton di pasar dalam negeri, atau dengan penguasaan pangsa pasar 33% pada semester I-2012. Penjualannya naik 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 7 juta ton.

PT Holcim Indonesia Tbk berhasil menjual 4,06 juta semen, atau naik 16,67% dan menguasai market share 15,69%. Produsen semen lainnya, antara lain Bosowa dan Lafarge, menjual 2,98 juta ton di Tanah Air, atau menguasai pangsa pasar 11,53 juta ton.

II.6 STRATEGI PERUSAHAAN SEMEN INDONESIA

(17)

tercapai. Menyadari pentingnya komunikasi pemasaran sebagai alat penyebaran informasi tentang suatu produk dari perusahaan ke masyarakat, PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk (khususnya Divisi Pengembangan Pemasaran) membangun komunikasi melalui strategi komunikasi pemasaran diharapkan dapat menciptakan hubungan komunikasi yang efektif dalam rangka mempromosikan produk kepada konsumen.

Strategi komunikasi pemasaran dalam pelaksanaannya dijalankan melalui proses penentuan segmentasi pasar, penetapan penyampai pesan (komunikator), pengemasan pesan, pemilihan sarana penyampai pesan berupa periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas, penjualan pribadi, serta pemasaran langsung. Kemudian evaluasi sebagai proses akhir dalam strategi komunikasi pemasaran.

Unit analisis dalam penelitian adalah Divisi Pengembangan Pemasaran PT. Semen Indonesia Persero (Tbk). Penetapan informan penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling (sampel bertujuan), sehingga diperoleh informan sebanyak tiga informan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur dan dokumenter.

Teknik analisis data deskriptif kualitatif yang menggambarkan uraian-uraian berdasarkan data yang berkaitan dengan strategi komunikasi pemasaran PT. Semen Indonesia Teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi sumber. Untuk segmentasi sasarannya dapat diketahui bahwa target pasar dari produk PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, ialah semua kalangan masyarakat, dari partai kecil (masyarakat umum) sampai partai besar (contraktor building, pabrikan, dan ready mix) dan dunia. Penetapan komunikator dalam kegiatan komunikasi pemasaran tersebut menempatkan seluruh karyawan PT. Semen Indonesia sebagai komunikator, namun dalam beberapa praktek dan kegiatan seperti dalam sponsorship, periklanan di media cetak maupun elektronik. komunikator yang berperan adalah staff divisi pengembangan pemasaran. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Dalam mempromosikan produknya oleh Divisi Pengembangan Pemasaran PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melaksanakan strategi komunikasi pemasaran dengan konsumen dalam bentuk atau jenis periklanan (advertising) melalui media cetak maupun elektronik, promosi penjualan (sales promotion) melalui pemberian souvenir pada saat pameran, hubungan masyarakat (humas) melalui media bulletin perusahaan yakni Bulletin Gapura, pelayanan siaga 24 jam dan bebas pulsa, dan sponsorship melalui partisipasi pada event-event,baik event, olahraga, kesenian maupun pagelaran musik.

(18)

Suatu perusahaan besar memiliki SD yang kompetitif dan berkualitas. Memaksimalkan keunggulan bersaing diupayakan melalui implementasi program-program penyempurnaan di bidang organisasi, informasi dan sumber daya manusia. Perseroan harus memiliki keunggulan dalam Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang perekayasaan teknis dan jasa konsultasi dalam persemenan serta industri terkait.

2. Kapabilitas

Kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggan, selain didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas juga didukung dengan peralatan-peralatan yang baik dan jumlah yang cukup memadai untuk melayani pelanggan dengan cepat.

Memiliki jangkauan distribusi ke seluruh penjuru dunia pemasaran. Sarana promosi yang menyeluruh ke berbagai media. Kebijakan promosi yang dilakukan Semen Indonesia guna meningkatkan penjualannya yang antara lain: TV pada pesawat terbang, papan nama toko, bilboard, radio, koran, majalah, branding event, bando jalan, dan branding mobile. Selain karena hasil kerja keras seluruh komponen pegawai, direksi dan arahan dewan komisaris serta dukungan para Pemegang Saham Perseroan yang padu dalam pengambilan keputusan penting menyangkut rencana investasi turut memberikan andil dalam memajukan Perseroan, seperti dalam pemberian persetujuan pendirian pabrik baru dan pembangkit tenaga listrik.

3. Kompetensi inti

Penerapan kegiatan operasional yang konsisten dan fokus kepada strategi operasional sebagaimana disebutkan di atas disertai dengan upaya sinergi secara intensif, pada akhirnya mampu menghasilkan kinerja fundamental yang kokoh. Revenue management berarti Perseroan mempriotaskan penjualan produk dengan harga yang reasonable dan pada pasar yang memungkinkan didapatnya harga dengan memberikan profit optimal.

Pemanfaatan lokasi geografis fasilitas produksinya berhasil membawa Perseroan tetap dalam posisi leading di bidang industri semen. Atas kinerja pemasaran yang baik tersebut, Perseroan berhasil memperoleh penghargaan Top Brand Award versi majalah marketing.

II.8 3 STRATEGI KUNCI DISTRIBUSI SEMEN INDONESIA

Pemimpin pasar di industri semen nasional, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), menyiapkan tiga strategi soal distribusi produk untuk memperkokoh posisinya sebagai market leader.

(19)

dan bersaing dengan para kompetitor. "Sampai akhir 2012, Semen Indonesia Group akan memiliki 15 packing plant dan direncanakan pada tahun 2016 keseluruhan berjumlah 29 packing plant," ujar Dwi seusai peresmian Pabrik Tuban IV milik perseroan akhir pekan lalu. Pabrik anyar itu diresmikan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

September lalu perseroan baru saja memulai proyek pembangunan Packing Plant di Banjarmasin dengan nilai investasi Rp 120 M. Targetnya selesai September 2013, sehingga bisa memperkuat distribusi dan pemasaran di wilayah Kalimantan Selatan dan Timur. "Di Sorong, kami juga baru saja merampungkan proyek packing plant yang akan resmi beroperasi pada November 2012. Packing plant di Sorong akan mengefisienkan biaya distribusi, sehingga harga bisa lebih terjangkau untuk semakin menggerakkan perekonomian lokal mengingat semen adalah industri primer penyangga sektor ekonomi lainnya," ujarnya.

Adapun strategi kedua adalah mendirikan pelabuhan khusus (special sea port) semen untuk menjamin kelancaran distribusi dan kecepatan waktu bongkar muat. Saat ini perseroan memiliki delapan pelabuhan yang tersebar di Padang, Tuban, Indonesia, Biringkasi, Dumai, Ciwandan, Banyuwangi, dan Sorong.

Sedangkan yang ketiga adalah senantiasa membina hubungan bisnis yang saling menguntungkan dengan distributor yang memiliki gudang di berbagai lokasi. Saat ini perseroan mempunyai 361 distributor dengan persebaran wilayah di seluruh Indonesia.

(20)
(21)

Periode Akhir: 2017

Pendapatan Lainnya, Total - - -

-Biaya Pendapatan, Total 5645843,

Penelitian & Pengembangan 2211,34 773,63 1962,47 972,65

Penyusutan / Amortisasi 77113,87 46564,71 43142,94 43295,97

Biaya (Pendapatan) Bunga - Net

Operasi -345,7 1702,04 3687,77 4414,85

Pengeluaran (Pendapatan) Tak

Biasa 4611,7 -1517,32 -191,38 -10380,17

Biaya Operasi Lainnya, Total -18763,48 -30715,67 -51459,83 -167145,07

(22)

1 6

Item Luar Biasa 61,82 58,41 125,86 268,52

Dividen per Saham - Terbitan

Primer Saham Biasa - - - 304,92

EPS Dilusi Dinormalisasi 62,38 58,26 125,83 267,39

(23)

II.10 MENGHADAPI TANTANGAN MEA (MASYARAKAT EKONOMI ASEAN)

Menjelang Asean Economic Community 2015, Semen Indonesia pun hendak melakukan ekspansi pasar ke beberapa negara lain di ASEAN. Tapi hal ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Beberapa negara seperti Vietnam dan Thailand telah mengalami surplus pasokan semen. Kondisi ini tentu membuat para pemain di kedua negara mengekspor produk-produknya ke pasar potensial luar negeri. Salah satunya adalah Indonesia.

(24)

fasilitas produksi di lokasi yang strategis. Beberapa tindakan telah dilakukan, di antaranya dengan mengakuisisi Thang Long Cement di Vietnam. Dengan fasilitas produksi ini, Semen Indonesia mampu merambah negara tetangganya seperti Laos, Kamboja, dan Singapura. Tidak hanya itu, Semen Indonesia juga akan merambah Myanmar pada tahun ini. Dengan memiliki basis produksi di Myanmar, BUMN ini dapat masuk ke dalam tujuh dari sebelas negara di ASEAN. Bila kita coba telisik lebih mendalam, keputusan Semen Indonesia untuk mendirikan basis produksi di Myanmar sangat tepat. Myanmar menyimpan potensi yang sangat besar karena lokasinya yang berdekatan dengan 40% penduduk dunia dari lima negara berkembang. Kelima negara itu adalah Bangladesh, China, India, Laos, dan Thailand.

(25)

BAB III PENUTUP

III.1 KESIMPULAN

Berdasarkan uraian maupun penjelasan mengenai profil, strategi pasar serta berita-berita terbaru dari PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, dapat disimpulkan dengan metode Analisis SWOT,

Kekuatan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk

 PT Semen Indonesia merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). PT Semen Indonesia sudah go public dan menjadi BUMN pertama yang menjual sahamnya kepada masyarakat.

 Lokasi pabrik yang strategis. Lokasi yang strategis memberikan keunggulan yang kompetitif dan komepratif dalam manajemen biaya distribusi dan kontiyuitas pasokan.

 Memiliki SDM yang kompetitif dan berkualitas. Perseroan memiliki keunggulan dalam Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang perekayasaan teknis dan jasa konsultasi dalam persemenan serta industri terkait.

 Memiliki jangkauan distribusi ke seluruh penjuru daerah pemasaran. PT Semen Indonesia Tbk mempunyai keunggulan distribusi yang didukung oleh 19 unit gudang penyangga di sejumlah wilayah strategis di Jawa dan Bali.

 Sarana promosi yang menyeluruh ke berbagai media. Kebijakan promosi yang dilakukan Semen Indonesia guna meningkatkan penjualannya yang antara lain: TV pada pesawat terbang, papan nama toko, bilboard, radio, point, koran, majalah, branding event, bando jalan, dan branding mobile.

 Memiliki sumber dana dari pemerintah Republik Indonesia. Sebagai salah satu BUMN di indonesia, tentunya pemerintah akan membantu pendanaan bagi kegiatan operasional perusahaannya.

(26)

 Kebijakan harga yang masih bergantung pada brain. Dimana ditentukan dari pergerakan harga setiap hari.

 Daerah pemasaran yang belum menjangkau seluruh wilayah indonesia. Semen Indonesia memiliki daerah pemasaran hanya di 13 provinsi.

Kesempatan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk

 Rencana pembangunan pabrik baru. Pembangunan pabrik baru untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan semen nasional dan untuk mempertahankan pangsa pasar karena perseroan telah memaksimalkan utilasi pabriknya.

 Rencana pembangunan pembangkit listrik. Sedangkan pembangunan pembangkit listrik untuk mensuplai kebutuhan listrik di pabrik semen dengan harga yang lebih murah dari PLN sehingga dapat menekan biaya produksi kompetitif Semen Indonesia.

 Jumlah penduduk yang meningkat. Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk maka secara tidak langsung permintaan konsumen terhadap kebutuhan hidupnya atas suatu produk akan meningkat pula.

 Perkembangan teknologi. Dengan semakin canggihnya teknologi dan dapat memenuhi kebutuhan manusia secara maksimal sehingga dalam pengolahan bahan baku membuat kuantitas produksi lebih tinggi dan mutu lebih baik.

 Segmen pasar berbagai kalangan dan golongan. Yaitu rumah tangga (>70%). Industri redimen, industri pemakai bahan semen, dan kontraktor

Ancaman PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk

 Pertumbuhan ekonomi. Perekonomian indonesia sudah membaik dari tahun ke tahun dan tentunya dapat berpengaruh pada perusahaan.

 Perkembangan politik yang tidak stabil. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya investor asing yang akan menanamkan modalnya dan hilangnya kepercayaan untuk bekerja sama dengan indonesia.

 Suplai bahan baku batu kapur dari alam yang terbatas. Alam sangat berpengaruh terhadap pemenuhan bahan baku di dalam kegiatan produksi perusahaan.

(27)

DAFTAR PUSTAKA

http://www.semenIndonesia.com

http://ekbis.sindonews.com

http://blog.ub.ac.id/faiq/2012/10/11/strategi-kesuksesan-pt-semen-Indonesia-menjadi-perusahaan-multinasional/

http://www.google.com

http://beritapelabuhan.com/tag/semen-Indonesia/

Soetjipto, Dwi. (2014). Road To Semen Indonesia. Jakarta: Kompas

http://news.liputan6.com/read/35904/ribuan-karyawan-semen-tonasa-menolak-hasil-rups

http://surabaya.tribunnews.com/2012/10/18/tokoh-masyarakat-tolak-pergantian-nama-sg

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan pada PT Semen Baturaja (Persero) Pabrik Panjang

kemudian melakukan survey ke tempat yang akan dituju untuk menentukan media apa yg cocok untuk digunakan, kemudian dilanjut dengan implementasi strategi tersebut

Bank pembangunan daerah adalah bank yang sebagian atau seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah Provinsi. Bank pembangunan daerah ini memiliki kelemahan diantara bank umum

Selanjutnya, Semen Indonesia telah menyusun strategi komunikasi dalam pengelolaan isu pembangunan pabrik semen di Rembang yang dibagi dalam beberapa elemen,

Semen Tonasa memungkinkan pihak perusahaan untuk lebih fokus, tidak terlalu jauh/melenceng dari target, mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi di