• Tidak ada hasil yang ditemukan

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUD"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

MAHASISWA KREATIF PERGURUAN TINGGI NEGERI DI SURABAYA (STUDI DESKRIPTIF TENTANG KEHIDUPAN MAHASISWA KREATIF)

BIDANG KEGIATAN : PKM-P

Diusulkan oleh :

Muhammad Alhada Fuadilah Habib Ketua NIM. 071114030 Angkatan 2011

Nugroho Rinadi Pamungkas Anggota NIM 071114027 Angkatan 2011

Rafelita Nian Sari Anggota NIM 071114019 Angkatan 2011

Siti Muslihatul Mukaromah Anggota NIM. 121114048 Angkatan 2011

Teguh Budisantoso Anggota NIM. 071015080 Angkatan 2010

UNIVERSITAS AIRLANGGA

SURABAYA

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

1 Judul Kegiatan : Mahasiswa Kreatif Perguruan Tinggi Negeri di

Surabaya (Studi Deskriptif Tentang Kehidupan Mahasiswa Kreatif)

2 Bidang Kegiatan : ()PKM-P ( ) PKM-K ( )PKM-KC

(Pilih salah satu) ( ) PKM-T ( ) PKM-M

3. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : Muhammad Alhada

Fuadilah Habib

b. NIM : 071114030

c. Jurusan : Sosiologi

d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Airlangga

e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Desa Ringinanyar,

Kecamatan Ponggok,

Kabupaten Blitar, RT 03, RW 02, No 30; 087855319912

f. Alamat email : [email protected]

4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 4orang

5. Dosen Pendamping

a. Nama Lengkap dan Gelar : Dra. Sutinah, MS.

b. NIDN. : 0016085807

c. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Jl. Mulyosari Tengah VI/1,

Surabaya;

081330431600 6. Biaya Kegiatan Total

a. Dikti : Rp 7.950.000,-

b. Sumber lain (sebutkan . . .) : Rp –

7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan

Surabaya, 2 Oktober 2012 Menyetujui

Wakil Dekan I Ketua Pelaksana Kegiatan

(Dr. Dwi Windyastuti Budi H, Dra.,MA.) (Muhammad Alhada Fuadilah

Habib)

NIP. 196109271988102001 NIM.071114030

Direktur Kemahasiswaan Dosen Pendamping

(Drs. Koko Srimulyo, M.Si.) (Dra. Sutinah, MS.)

NIP. 19660228199021001 NIDN. 0016085807

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN KULIT MUKA………..…... i

HALAMAN PENGESAHAN………...…… ii

DAFTAR ISI………... iii

A. JUDUL PROGRAM………... 1

B. LATAR BELAKANG MASALAH………..…… 1

C. PERUMUSAN MASALAH………..… 2

D. TUJUAN PENELITIAN……… 2

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN……….. 2

F. KEGUNAAN………... 3

G. TINJAUAN PUSTAKA………... 3

H. METODE PENELITIAN………... 4

I. JADWAL KEGIATAN……….. 7

J. RANCANGAN BIAYA………. 8

K. DAFTAR PUSTAKA………... 8

L. LAMPIRAN………... 9

(4)

A. JUDUL KEGIATAN

Mahasiswa Kreatif Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya (Studi Deskriptif Tentang Kehidupan Mahasiswa Kreatif)

B. LATAR BELAKANG MASALAH

Kreativitas merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dipupuk dan ditumbuh kembangkan pada setiap orang agar mereka dapat menciptakan, menemukan atau pun mengkreasikan suatu hal yang unik, menarik, lebih bermanfaat, dan juga tentunya memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Di zaman yang semakin modern seperti sekarang ini, persaingan di segala bidang terutama dalam bidang bisnis sangatlah ketat, sehingga kreativitas merupakan suatu hal yang sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap orang agar dapat memenangkan persaingan dalam dunia kerja. Di samping itu, kebutuhan akan teknologi untuk membantu meringankan pekerjaan manusia sangatlah dibutuhkan, mengingat semakin sibuk dan kompleknya kegiatan atau masalah-masalah yang harus diselesaikan dan dihadapi oleh menusia. Maka dari itu, kreativitas sangatlah dibutuhkan dalam mengatasi dan menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan manusia yang semakin beragam itu.

Mengingat sangat pentingnya kreativitas, untuk itu setiap orang terutama mahasiswa perlu memiliki kemampuan tersebut, karena mahasiswa merupakan seorang intelektual yang harus mampu menciptakan suatu penemuan baru atau pun mengkreasikan suatu hal yang sudah ada menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi umat manusia. Selain itu, kreativitas juga sangat dibutuhkan bagi mahasiswa yang kelak akan bersaing di berbagai bidang terutama dalam bidang bisnis (dunia kerja) agar mereka dapat menguasai pasar dan memperoleh keuntungan yang besar.

Akan tetapi pada kenyatannya, saat ini masih banyak orang-orang terutama pada kalangan mahasiswa yang belum memiliki kemampuan itu. Data yang kami peroleh dari kemahasiswaan Universitas Airlangga menunjukkan, jumlah mahasiswa Universitas Airlangga tahun 2010 sebesar 24.143 mahasiswa, namun pada kenyataanya hanya sebesar 269 mahasiswa yang mengirimkan proposal dan proposal tersebut terpilih sebagai salah satu ide yang memiliki nilai kreatif yang layak untuk didanai oleh Dikti. Hal ini dapat kita pakai sebagai salah satu indikator bahwa tingkat kreativitas di kalangan mahasiswa Universitas Airlangga masih sangat kurang sehingga perlu adanya pembelajaran dari beberapa mahasiswa lain yang memang sudah memiliki kreativitas yang tinggi.

Selain itu menurut Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran di Indonesia pada Februari 2012 masih mencapai 6,32% atau 7,61 juta orang, hal ini menunjukkan bahwa masih terlalu banyaknya masyarakat di Indonesia yang tidak kreatif sehingga mereka tidak bisa menciptakan suatu pekerjaan atau bahkan lapangan kerja baru.

Salah satu tujuan universitas adalah untuk mengembangkan SDM, yaitu mahasiswa yang berkualitas dengan salah satu kunci keberhasilannya adalah kreativitas. Adapun cara yang dapat ditempuh yaitu dengan mengadakan suatu

kegiatan yang bersifat edukatif sehingga kegiatan tersebut dapat

(5)

atau jarak yang lama antara kelulusan dengan mendapatkan pekerjaan masih cukup tinggi. Jumlah pengangguran intelektual di Indonesia mencapai 1,1 juta orang. Jumlah ini meningkat 15,71 persen dibandingkan 2010. (Primartantyo, 2012).

Untuk mengatasi masalah seperti ini salah satu kiat yang dapat dilakukan yaitu dengan belajar dan memahami kehidupan orang-orang sukses yang memiliki kreativitas tinggi dalam mengembangkan usahanya, sehingga kita bisa mencontoh perilaku dan usaha-usaha kreatif yang mereka lakukan. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami akan melakukan penelitian untuk mengungkap kehidupan mahasiswa yang telah sukses menciptakan karya kreatif yang mereka tekuni.

Setelah melakukan penelitian ini, harapan kami yaitu mendapatkan informasi mendalam tentang kehidupan dan seluk-beluk mahasiswa kreatif perguruan tinggi negeri di Surabaya, agar kepribadian yang dapat menumbuhkembangkan kreativitas dalam diri mereka dapat kita pelajari dan kita contoh sehingga kita bisa menjadi sosok kreatif seperti mereka.

C. PERUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Bagaimanakah kehidupan mahasiswa kreatif perguruan tinggi negeri di

Surabaya?

2. Apakah yang melatarbelakangi pembentukan kreativitas pada

mahasiswa kreatif?

3. Apa kontribusi yang mahasiswa kreatif berikan bagi kehidupan

masyarakat?

D. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu:

1. Memahamikehidupan mahasiswa kreatif perguruan tinggi negeri di

Surabaya

2. Mengetahui faktor yang melatar belakangi pembentukan kreativitas

pada mahasiswa kreatif Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya

3. Mengetahui kontribusi yang mahasiswa kreatif berikan bagi kehidupan

masyarakat.

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN

Luaran yang kami harapkan dalam penelitian ini yaitu berupa artikel dan jurnal ilmiah yang dipublikasikan baik dalam bentuk cetakan maupun elektronik, sehingga masyarakat terutama kalangan mahasiswa dapat mengakses dengan mudah dan dengan biaya yang murah. Tujuannya agar mahasiswa dapat membaca dan mengetahui penemuan kami tentang realitas kehidupan mahasiswa kreatif Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya, sehingga mereka dapat mencontoh dan mengambil pelajaran dari kehidupan mahasiswa kreatif tersebut, harapannya agar mahasiswa yang membaca akan termotivasi untuk menjadi sosok yang kreatif.

(6)

F. KEGUNAAN

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dalam penelitian ini yaitu:

1. Setelah mengetahui kehidupan mahasiswa kreatif perguruan tinggi

negeri di Surabaya, masyarakat terutama kalangan mahasiswa yang tidak atau kurang memiliki kreativitas, dapat belajar dan mencontoh kehidupan mahasiswa kreatif, sehingga mahasiswa lain yang kurang kreatif tersebut mendapatkan tips atau cara-cara yang ampuh dalam peningkatkan kreativitas.

2. Memberikan uraian solutif bagi masyarakat terutama mahasiswa dalam

meningkatkan kreativitas mereka.

3. Memberikan motivasi kepada masyarakat terutama mahasiswa agar

terus mengembangkan kreativitasnya, sebab dengan melihat kehidupan orang-orang yang suses mereka akan termotivasi untuk menjadi orang yang susses.

G. TINJAUAN PUSTAKA

Dalam judul penelitian ini terdapat kata kunci utama yang perlu kita bahas lebih lanjut yaitu “Kreativitas”. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam bentuk karya baru maupun sesuatu yang diperbaharuhi dari karya yang sudah ada, yang semuanya itu relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya (Craft, Anna. 2000).

Kreativitas dalam perkembangannya sangat terkait dengan empat aspek, yaitu:

1. Aspek Pribadi: Ditinjau dari aspek pribadi, kreativitas muncul dari interaksi pribadi yang unik dengan lingkungannya

2. Aspek Pendorong: Ditinjau dari aspek pendorong kreativitas dalam perwujudannya memerlukan dorongan internal maupun eksternal dari lingkungannya.

3. Aspek Proses: Ditinjau sebagai proses , menurut Torence (1988) kreativitas adalah proses merasakan dan mengamati adanya masalah, membuat dugaaan tentang kekurangan (masalah) ini, menilai, dan menguji dugaan atau hipotesis, kemudian mengubah dan mengujinya lagi, dan akhirnya menyampaikan hasil-hasilnya

4. Aspek Produk: Definisi produk kreativitas menekuni bahwa apa yang dihasilkan dari proses kreativitas adalah sesuatu yang baru, orisinil, dan bermakna.

Kreativitas tidak serta merta timbul, tetapi melalui proses. Proses kreatif menurut Bobbi De Porter dan Mike Hernacki (2001:301) dalam

bukunya Quantum Learning mengalir melalui lima tahap, antara lain:

(1).Persiapan: Mendefinisikan masalah, tujuan atau tantangan, (2).Inkubasi: Mencerna fakta-fakta dan mengolahnya dalam pikiran, (3).Iluminasi: Mendesak kepermukaan, gagasan-gagasan muncul, (4).Verivikasi: Memastikan apakah solusi itu benar-benar memecahkan masalah, dan (5).Aplikasi: Mengambil langkah-langkah untuk menindak lanjuti solusi tersebut

(7)

menunggu kilatan Ilham. Kreativitas menuntut banyak usaha keras dan mensyaratkan persiapan matang.” Dari uraian diatas dapat kita ketahui bahwa kreativitas dapat dimiliki oleh siapa saja yang menginiginkannya, sehingga kreativitas tidak hanya dimiliki oleh seseorang karena takdir semata (bawaan sejak lahir), akan tetapi kreativitas itu dapat ditumbuh kembangkan dengan usaha keras dan belajar dari kehidupan orang lain yang memiliki kreativitas tinggi.

H. METODE PENELITIAN

Dalam penelitian ini kami menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu sebuah metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif mengenai kata-kata lisan maupun tertulis, dan tingkah laku yang dapat diamati dari orang-orang yang diteliti (Taylor dan Bogdan, 1984:5). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami secara rinci berbagai hal yang berkaitan dengan dinamika kehidupan sosial seseorang /masyarakat serta berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya (dalam hal ini yaitu kehidupan mahasiswa kreatif Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya).

Teknik penentuan informan dalam penelitian ini yaitu menggunakan

teknik purposive sampling. Purposive sampling atau yang disebut

juga judgemental sampling atau sampel pertimbangan bertujuan merupakan

teknik penentuan informan dengan mengambil informan hanya yang sesuai dengan tujuan penelitian. Sampel ini digunakan jika dalam upaya memperoleh data tentang fenomena atau masalah yang diteliti memerlukan sumber data yang memilki kualifikasi spesifik atau kriteria khusus berdasarkan penilaian tertentu, dan tingkat signifikansi tertentu, dalam kaitannya dengan penelitian ini yaitu mahasiswa kreatif perguruan tinggi negeri di Surabaya yang memenuhi syarat/kriteria yang akan kami sampaikan kriterianya di bawah. Teknik ini biasanya dilakukan karena keterbatasan waktu, tenaga, dan dana

sehingga tidak dapat mengambil sampel yang besar seperti “seluruh mahasiswa

kreatif di Surabaya dalam segala bidang” sehingga kami perlu membatasi informan penelitian dengan syarat/kriteria tertentu. Keuntungan dari pada teknik ini adalah terletak pada ketepatan peneliti memilih sumber data (informan) sesuai dengan variabel yang diteliti (Arikunto, 2002). Selain itu menurut pernyataan Strauss (1987) bahwa penelitian kualitatif tidak dapat dipaksakan, tergesa-gesa, dan buru-buru (Denzin, 2009:295). Oleh karena keterbatasan waktu, tenaga, dan dana dalam penelitian ini, maka teknik purposive sampling adalah teknik yang kami rasa paling tepat.

Dalam penelitian kualitatif, jumlah informan tidak dapat ditentukan di awal penelitian, tetapi kita dapat menghentikan penggalian informasi dari informan ketika data sudah jenuh (sudah tidak ditemui variasi data lagi). Akan tetapi yang dapat ditentukan di awal penelitian adalah jenis informan, yakni informan subjek (semua orang yang mengalami secara langsung hal-hal yang

diteliti), informan non-subjek (semua orang yang tidak mengalami secara

langsung hal-hal yang diteliti, tetapi mengetahui berbagai hal yang diteliti), dan informan kunci ( semua orang yang mengetahui benyak hal berkaitan dengan yang diteliti walaupun tidak selalu mengalami secara langsung hal-hal yang diteliti, biasanya orang tersebut mengerti sejarah setting sosial atau realitas

(8)

yang diteliti). Adapun kriteria informan yang akan kami jadikan sebagai informan subjek dalam penelitian ini yaitu:

1. Mahasiswa yang masih berstatus aktif di perguruan tinggi negeri di Surabaya;

2. Mahasiswa yang memiliki karya kreatif yang telah dipublikasikan dan mendapat penghargaan dari badan/lembaga tertentu baik dari dalam maupun dari luar negeri;

3. Karya kreatif tersebut bisa berupa ide/gagasan tertulis, artikel ilmiah, pengabdian masyarakat, karsa cipta, kewirausahaan, penerapan teknologi, hasil penelitian dan karya seni; dan

4. Mahasiswa tersebut pada saat hendak dijadikan objek penelitian masih dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, serta bersedia menjadi informan kami.

Tempat yang kami gunakan dalam penelitian ini yaitu di rumah, dan atau di kos, dan atau di kontrakan, dan atau di kampus mahasiswa kreatif Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya, serta beberapa tempat lain yang sering mereka gunakan dalam beraktivitas. Adapun perguruan tinggi negeri di Surabaya yang kami maksud yaitu: Universitas Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November, dan Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel. Jangka waktu yang kami gunakan untuk menyelesaikan penelitian ini selama empat bulan yaitu mulai dari bulan Januari hingga bulan Mei 2013.

Sementara itu, teknik pengumpulan data yang kami gunakan dalam penelitian ini yaitu:

a. Wawancara Mendalam (Indepth Interview)

Merupakan proses pencarian data (informasi yang dibutuhkan) dengan cara tanya jawab (tatap muka secara langsung) antara pewawancara dengan informan, dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara, di mana pewawancara dan informan terlibat dalam interaksi sosial yang relatif lama dan cukup intensif. Dalam proses wawancara mendalam ini, pewawancara harus menanyakan kepada informan secara detail, menyeluruh, dan akurat tentang informasi yang dibutuhkan agar diperoleh data yang lengkap dan utuh.

b. Pengamatan Terlibat (Participant Observation)

Merupakan suatu pengamatan dengan melibatkan diri dan mengambil peran sosial tertentu secara langsung terhadap informan yang hendak diteliti. Maksudnya yaitu peneliti tidak hanya memperoleh informasi dari hasil pengakuan informan saja, melainkan peneliti juga menyelami kehidupan informan secara langsung (mengikuti keseharian informan) dengan cara tinggal bersama informan atau ikut dalam kegiatan sehari-hari informan sampai mendapatkan semua data yang diinginkan.

(9)

Tahap pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini yaitu: (1)Scalling Measurement, (2) Empirical Generalization, (3) Logical Induction.

Dalam Scalling Measurement, langkah awal yang harus dilakukan yaitu

membuat “Transkrip”. Transkrip adalah uraian dalam bentuk tulisan yang rinci dan lengkap mengenai apa yang dilihat dan didengar baik secara langsung maupun dari hasil rekaman. Untuk wawancara mendalam, transkrip harus dibuat dengan menggunakan bahasa sesuai hasil wawancara (bahasa daerah, bahasa asing, bahasa „khusus‟ dan lain sebagainya). Setelah transkrip selesai dibuat, langkah selanjutnya yaitu membuat kategorisasi data, kategorisasi data yang kami gunakan dalam penelitian ini yaitu berdasarkan “Personal File”, maksudnya adalah menggolongkan data yang ditemukan berdasarkan subyek yang diteliti.

Kemudian langkah selanjutnuya adalah melakukan Empirical

Generalization yaitu analisis terhadap isi transkrip. Adapun analisis yang dilakukan terhadap isi transkrip yaitu:

1. Menangkap makna dari teks untuk menunjukkan bagaimana makna dominan

yang ada dalam teks dan makna yang dapat dipertentangkan yg bersifat spesifik.

2. Menunjukkan makna-makna yang melekat dalam suatu teks, utamanya makna

tersembunyi yang terkandung dalam teks.

3. Menganalisis bagaimana teks berkaitan dengan kehidupan, pengalaman,

kenyataan, dan hal-hal yg bermakna tentang subyek penelitian.

Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan Logical Induction,

dengan mencari pemahaman mendalam terhadap realitas sosial yang diteliti sebagaimana realitas sosial tersebut dipahami oleh subyek penelitian, serta melakukan Interpretasi terhadap makna dibalik perkataan & tingkah laku subyek penelitian.

Strauss mengatakan, tata langkah dan teknik-teknik penelitian kualitatif tidak perlu diikuti secara kaku. Hal ini sesuai dengan pernyataan Diesing (1971:14), bahwa prosedur tidaklah bersifat mekanis atau otomatis, tidak pula merupakan alogaritma yang bisa dipastikan akan memberikan hasil. Tatalangkah lebih dianjurkan supaya diterapkan secara melentur menurut keadaan; urutannya bisa bervariasi, dan dalam tiap langkah terdapat beberapa alternatif (Strauss, 2009:53). Dari sini dapat kita ketahui bahwa metode penelitian kualitatif tidak bersifat kaku sehingga tata urutannya dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada selama hal itu dapat mendukung tercapainya tujuan penelitian.

Penarikan kesimpulan dan verifikasi dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan pemahaman terhadap kehidupan mahasiswa kreatif Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya. Sesuai dengan hakekat penelitian kualitatif, penarikan kesimpulan dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama dengan menarik kesimpulan sementara (tentatif), kemudian seiring dengan bertambahnya data penelitian, maka harus dilakukan verifikasi data dengan cara mempelajari kembali data yang ada. Selanjutnya setelah semua data terkumpul maka dapat dilakukan penarikan kesimpulan akhir untuk mengungkapkan temuan penelitian yang siap untuk dilaporkan dalam laporan hasil penelitian berupa preposisi-preposisi yang menjawab fokus permasalahan.

(10)

I. JADWAL KEGIATAN PROGRAM

No Kegiatan

Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 Bulan ke-4

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Studi Pustaka X

2 Penyusunan

Instrumen Penelitian

X

3 Penentuan

Informan

X

4 Pra lapangan

observasi pendahuluan

X

5 Pengumpulan

data (Indepth Interview)

X X

6 Pengumpulan

data

(Participant Observation)

X X X X

7 Pembuatan

Transkrip

X

8 Analisis data X X

9 Penarikan

Kesimpulan

X

10 Penyelesaian

laporan penelitian

(11)

J. RANCANGAN BIAYA

Rincian biaya dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

No Jenis Anggaran Satuan Jml Biaya Total

A Bahan Habis dan Peralatan

1 Kertas A4 80 gram rim 5 Rp 45,000.00 Rp 225.000.00

2 Sewa Kamera Digital pcs 2 Rp 250,000.00 Rp 500.000.00

3 Baterai pcs 1 Rp 100.000,00 Rp 100.000,00

3 CD-RW pcs 10 Rp 4,000.00 Rp40.000.00

4 Biaya Print pcs 1000 Rp 500.00 Rp 500.000.00

5 ATK + Stasionary kali 1 Rp 150,000.00 Rp150.000.00

6 Fotokopi Angket lmbr 1500 Rp 225,000.00 Rp 225.000.00

7 Penjilidan paket 1 Rp 360,000.00 Rp 360.000.00

8 Souvenir utk informan penelitian paket 1 Rp 750,000.00 Rp 750.000.00

9 Flash Dish 8 Giga pcs 2 Rp 150,000.00 Rp 300.000.00

10 Tape Recorder pcs 2 Rp 300.000,00 Rp 600.000,00

11 Memori Card pcs 2 Rp 100.000,00 Rp 200.000,00

SUB-TOTAL Rp 3.950.000.00 B PERJALANAN

1 Transportasi dan akomodasi paket 1 Rp 2,000,000.00 Rp 2.000.000.00

SUB-TOTAL Rp 2.000.000.00

C LAIN-LAIN

1 Pembelian Buku + Literatur paket 1 Rp 750,000.00 Rp 750.000.00

2 Conecting Internet bln 5 Rp100,000.00 Rp 500.000.00

3 Biaya Komunikasi via telepon bulan 5 Rp100,000.00 Rp 500.000.00

4 Dokumentasi (cetak 2 roll) pcs 100 Rp2,500.00 Rp 250.000.00

SUB-TOTAL Rp 2.000.000,00

TOTAL BIAYA (A+B+C+D) Rp 7.950.000.00

K. DAFTAR PUSTAKA

1. Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta.

2. Craft, Anna. 2000. Membangun Kreativitas Anak. Depok: Inisiasi Press.

3. Denzin, Norman K. dan Yvonna S. Lincoln. 2009. Handbook of Qualitative

Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

4. Hari. 2009. Rangkuman Teknik Sampling Pada Data Kuantitatif dan Cara

Menentukan Ukuran Sampel,

http://har-stkip.blogspot.com/2009/02/rangkuman-teknik-sampling-pada-data.html, September 2012.

5. Nia, 2012. BPS: Jumlah Pengangguran di Indonesia 7,61 Juta,

Turun6%,

http://finance.detik.com/read/2012/05/07/141833/1911053/4/bps-jumlah-pengangguran-di-indonesia-761-juta-turun-6, September 2012

6. Porter, Bobbi De dan Mike Henacki. 2001. Quantum Learning. Bandung:

Kaifa

(12)

7. PPMB UNAIR. Profil Singkat, http://ppmb.unair.ac.id/?view=profil.html&p=3, September 2012

8. Primartantyo, Ukky. 2012. Satu Juta Intelektual di Indonesia

Menganggur,

http://www.tempo.co/read/news/2012/04/13/173396869/Satu-Juta-Intelektual-di-Indonesia-Menganggur, September 2012.

9. Strauss, Anselm dan Juliet Corbin. 2009. Dasar-dasar Penelitian Kualitatif:

Tatalangkah dan Teknik-teknik Teoritisasi Data. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

10.Suyanto, Bagong dkk, 2011. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif

Pendekatan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

11.Torance, 1988. Dalam buku “Pembelajaran Kooperatif”, Ibrahim,

Muslimin dkk. 2000. University Press. Surabaya.

L. LAMPIRAN

1. Biodata Ketua Kelompok

Nama lengkap : Muhammad Alhada Fuadilah Habib

Fakultas/Prodi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/Sosiologi

NIM : 071114030

Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga

Alamat : Desa Ringinanyar, Kecamatan Ponggok,

Kabupaten Blitar, RT 03, RW 02, No 30

No. Telp./HP : 087855319912

Waktu untuk kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Tanda tangan :

2. Biodata Anggota kelompok

Nama lengkap : Nugroho Rinadi Pamungkas

Fakultas/Prodi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/Sosiologi

NIM : 071114027

Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga

Alamat : Kampung Baru, RT 16, RW 08, Buncitan,

Sedati, Sidoarjo

No. Telp./HP : 083849067125

Waktu untuk kegiatan PKM : 6 jam/minggu

(13)

3. Biodata Anggota Kelompok

Nama lengkap : Rafelita Nian Sari

Fakultas/Prodi : Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik/Sosiologi

NIM : 071114019

Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga

Alamat :Jl. Kedung Baruk III no 17 Rungkut

Surabaya

No. Telp./HP : 083831768838

Waktu untuk kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Tanda tangan :

4. Biodata Anggota kelompok

Nama lengkap : Siti Muslihatul Mukaromah

Fakultas/Prodi : Ilmu Budaya/Ilmu Sejarah

NIM : 121114048

Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga

Alamat : Desa Tawang Rejo, Kecamatan Wonodadi,

Kabupaten Blitar

No. Telp./HP : 085755603928

Waktu untuk kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Tanda tangan :

5. Biodata Anggota kelompok

Nama lengkap : Teguh Budisantoso

Fakultas/Prodi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/Ilmu

Komunikasi

NIM : 071015080

Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga

Alamat : Jalan Karangmenjangan No. 68, Surabaya

No. Telp./HP : 085727575950

Waktu untuk kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Tanda tangan :

(14)

6. Biodata Dosen pembimbing

Nama Lengkap dan Gelar : Dra. Sutinah, MS.

NIDN :0016085807

Golongan Pangkat : IV/c

Jabatan Fungsional : Dosen

Jabatan Struktural : Lektor Kepala

Fakultas/Prodi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/Sosiologi

Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga

Bidang Keahlian :Sosiologi Industri, Sosiologi Pembangunan,

dan Metode Penelitian Sosial

Alamat Rumah :Jl. Mulyosari Tengah VI/1, Surabaya

No Tel./HP : 081330431600

Waktu untuk kegiatan PKM : 3 jam/minggu

Referensi

Dokumen terkait

Kedisiplinan harus ditegakkan dalam suatu organisasi sekolah. Tanpa dukungan disiplin guru yang baik, sulit sekolah untuk mewujudkan tujuannya. Jadi, kedisiplinan adalah

Sikap ilmiah berkaitan dengan kegiatan IPA yang dilaksanakan di sekolah. Oleh karena itu, dilakukan perekaman pada saat pelaksanaan pembelajaran untuk. dilihat kemunculan sikap

using predicting through pictures.  The teacher taught pronunciation using repetition drills while teaching vocabulary.  The teacher taught present tense to the

Koil pengapian mengubah sumber tegangan rendah dari baterai atau koil sumber (12 V) menjadi sumber tegangan tinggi (10 KV atau lebih) yang diperlukan untuk menghasilkan loncatan

Dengan ini saya menyatakan bahwa isi intelektual dari skripsi saya yang berjudul “Pengaruh Fraksi Klorofil Spirulina sp terhadap Sifat Listrik dengan Struktur Dye

Megibung adalah tradisi makan bersama-sama yang dilakukan oleh masyarakat

Entrepreneurship function in cooperative is as the maker of decision over deployment of assets, decision of member firm should be aligned with the decision

Jadi konsep HAM di Indonesia bukan saja terhadap hak-hak mendasar manusia, tetapi ada kewajiban dasar manusia sebagai warga negara untuk mematuhi peraturan