• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Yoghurt - Makalah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Makalah Yoghurt - Makalah"

Copied!
145
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Mutiara Dewi
  • Pengajar:
    • Ir. Juniar Atmakusuma, MS
  • Sekolah: Institut Pertanian Bogor
  • Mata Pelajaran: Agribisnis
  • Topik: Analisis Strategi Pengembangan Usaha Yoghurt Pada Rinadya Yoghurt, Kabupaten Bogor
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2009
  • Kota: Bogor

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam sektor industri pengolahan makanan dan minuman. Penelitian ini berfokus pada Rinadya Yoghurt, yang merupakan salah satu produsen yoghurt di Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan usaha, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing perusahaan.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan kontribusi UKM terhadap perekonomian Indonesia dan pentingnya industri pengolahan makanan. Ditekankan bahwa yoghurt sebagai produk susu fermentasi memiliki potensi pasar yang besar, seiring dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengarah pada produk sehat. Hal ini mendorong pertumbuhan produsen yoghurt, termasuk Rinadya Yoghurt, di Kabupaten Bogor.

1.2 Perumusan Masalah

Perumusan masalah mencakup tantangan yang dihadapi Rinadya Yoghurt dalam meningkatkan kapasitas produksi dan menghadapi persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha serta merumuskan alternatif strategi yang sesuai dengan kondisi lingkungan usaha.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal Rinadya Yoghurt serta merumuskan strategi pengembangan yang dapat diterapkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berguna bagi pengembangan usaha yoghurt di Kabupaten Bogor.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi perusahaan dalam pengembangan usaha serta menjadi referensi bagi peneliti lainnya. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dinamika pasar yoghurt dan strategi yang efektif dalam meningkatkan daya saing.

1.5 Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup penelitian mencakup analisis faktor-faktor internal dan eksternal, serta perumusan strategi pengembangan. Penelitian ini tidak mencakup tahap implementasi strategi, yang merupakan tanggung jawab manajemen perusahaan.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka memberikan dasar teori terkait yoghurt, termasuk definisi, tipe, manfaat, dan proses pembuatannya. Informasi ini penting untuk memahami konteks penelitian dan sebagai referensi dalam analisis yang dilakukan.

2.1 Yoghurt

Yoghurt didefinisikan sebagai produk fermentasi susu yang memiliki manfaat kesehatan. Penjelasan ini penting untuk memberikan pemahaman tentang nilai gizi dan potensi pasar yoghurt di Indonesia.

2.2 Tipe Yoghurt

Tipe yoghurt dibedakan menjadi set yoghurt dan stirred yoghurt. Pemahaman tentang jenis-jenis yoghurt ini penting bagi produsen dalam menentukan strategi pemasaran dan pengembangan produk.

2.3 Manfaat Yoghurt

Yoghurt memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan pencernaan dan memperkuat sistem imun. Pengetahuan ini dapat digunakan untuk mempromosikan produk yoghurt kepada konsumen.

2.4 Proses Pembuatan Yoghurt

Proses pembuatan yoghurt meliputi berbagai tahapan yang mempengaruhi kualitas produk akhir. Memahami proses ini penting bagi produsen untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.

2.5 Definisi Industri

Definisi industri memberikan konteks tentang posisi usaha kecil dalam perekonomian. Hal ini penting untuk memahami tantangan yang dihadapi oleh Rinadya Yoghurt dalam bersaing di pasar.

2.6 Hasil Penelitian Terdahulu

Tinjauan terhadap penelitian sebelumnya memberikan wawasan tentang studi yang relevan dan metodologi yang digunakan. Ini membantu dalam merumuskan pendekatan penelitian yang lebih baik.

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Kerangka pemikiran menjelaskan teori yang mendasari penelitian ini, termasuk strategi dan proses manajemen strategis yang digunakan untuk menganalisis Rinadya Yoghurt.

3.1 Kerangka Pemikiran Teoritis

Kerangka pemikiran teoritis mencakup konsep-konsep dasar mengenai strategi dan manajemen strategis. Ini penting untuk memahami bagaimana perusahaan dapat merumuskan strategi yang efektif.

3.1.1 Strategi

Strategi didefinisikan sebagai rencana jangka panjang untuk mencapai tujuan. Pemahaman ini penting bagi Rinadya Yoghurt dalam merencanakan langkah-langkah pengembangan usaha.

3.1.2 Proses Manajemen Strategis

Proses manajemen strategis meliputi analisis, perumusan, dan implementasi strategi. Pengetahuan tentang proses ini penting untuk memastikan keberhasilan pengembangan usaha.

3.2 Kerangka Pemikiran Operasional

Kerangka pemikiran operasional memberikan panduan praktis dalam menerapkan teori ke dalam praktik. Ini membantu dalam merumuskan strategi yang dapat diimplementasikan oleh Rinadya Yoghurt.

IV. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian menjelaskan lokasi, waktu, dan metode yang digunakan dalam penelitian. Ini penting untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian.

4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di Rinadya Yoghurt, Kabupaten Bogor, selama periode Maret hingga Mei 2009. Pemilihan lokasi ini penting karena mencerminkan konteks nyata dari penelitian.

4.2 Metode Penentuan Sampel

Metode purposive sampling digunakan untuk memilih responden yang relevan. Ini memastikan bahwa data yang diperoleh dapat memberikan wawasan yang akurat tentang situasi di lapangan.

4.3 Desain Penelitian

Desain penelitian mencakup pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk analisis data. Pendekatan ini penting untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang kondisi usaha.

4.4 Data dan Instrumentasi

Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Instrumen yang digunakan harus relevan untuk menjamin akurasi data yang diperoleh.

4.5 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data meliputi wawancara dan observasi. Metode ini penting untuk mendapatkan informasi yang mendalam dan kontekstual.

4.6 Metode Pengolahan dan Analisis Data

Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dan analisis tiga tahap formulasi strategi. Ini penting untuk merumuskan strategi yang tepat berdasarkan data yang diperoleh.

V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Bagian ini memberikan gambaran umum tentang Rinadya Yoghurt, termasuk visi, misi, dan struktur organisasi. Informasi ini penting untuk memahami konteks operasional perusahaan.

5.1 Gambaran Umum Rinadya Yoghurt

Gambaran umum mencakup sejarah dan perkembangan Rinadya Yoghurt. Ini penting untuk memahami latar belakang perusahaan dalam industri yoghurt.

5.2 Visi, Misi, dan Tujuan Perusahaan

Visi dan misi perusahaan menggambarkan tujuan jangka panjang dan nilai-nilai yang dianut. Ini penting untuk memastikan bahwa semua strategi yang dirumuskan selaras dengan tujuan perusahaan.

5.3 Lokasi Perusahaan

Lokasi Rinadya Yoghurt di Bukit Asri Ciomas sangat strategis untuk distribusi produk. Ini penting untuk memahami aksesibilitas dan potensi pasar yang ada.

5.4 Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi memberikan gambaran tentang pembagian tugas dan tanggung jawab. Memahami struktur ini penting untuk mengidentifikasi potensi masalah dalam manajemen.

5.5 Produk Perusahaan

Produk yang dihasilkan oleh Rinadya Yoghurt meliputi berbagai jenis yoghurt. Mengetahui produk yang ditawarkan penting untuk memahami posisi kompetitif di pasar.

5.6 Segmenting, Targeting, dan Positioning

Segmentasi pasar, penargetan, dan posisi produk sangat penting untuk strategi pemasaran. Ini membantu perusahaan dalam menentukan audiens yang tepat untuk produk mereka.

VI. ANALISIS LINGKUNGAN PERUSAHAAN

Analisis lingkungan internal dan eksternal memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Rinadya Yoghurt. Ini penting untuk merumuskan strategi yang tepat.

6.1 Analisis Lingkungan Internal

Analisis lingkungan internal mencakup penilaian sumber daya manusia, keuangan, produksi, pemasaran, dan manajemen. Memahami faktor-faktor ini penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan.

6.1.1 Sumberdaya Manusia dan Karyawan

Sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting untuk keberhasilan perusahaan. Penilaian terhadap karyawan membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan.

6.1.2 Keuangan dan Akuntansi

Aspek keuangan dan akuntansi memberikan gambaran tentang kesehatan finansial perusahaan. Ini penting untuk merencanakan pengembangan usaha dan investasi.

6.1.3 Produksi dan Operasi

Analisis produksi dan operasi mencakup efisiensi proses pembuatan yoghurt. Ini penting untuk memastikan bahwa perusahaan dapat memenuhi permintaan pasar dengan baik.

6.1.4 Pemasaran

Strategi pemasaran yang efektif sangat penting untuk menarik pelanggan. Memahami aspek pemasaran membantu dalam merumuskan pendekatan yang tepat untuk meningkatkan penjualan.

6.1.5 Manajemen

Manajemen yang efektif berpengaruh pada keseluruhan kinerja perusahaan. Penilaian terhadap manajemen membantu dalam mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.

6.2 Analisis Lingkungan Eksternal

Analisis lingkungan eksternal mencakup faktor-faktor makro dan industri yang mempengaruhi Rinadya Yoghurt. Memahami faktor-faktor ini penting untuk merumuskan strategi yang responsif terhadap perubahan pasar.

6.2.1 Analisis Lingkungan Makro

Lingkungan makro mencakup faktor ekonomi, sosial, dan politik yang mempengaruhi industri. Analisis ini membantu perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di luar kendali mereka.

6.2.2 Analisis Industri

Analisis industri memberikan gambaran tentang kompetisi dan tren pasar. Memahami dinamika industri penting untuk merumuskan strategi yang kompetitif.

VII. FORMULASI DAN PEMILIHAN STRATEGI

Bagian ini menjelaskan proses identifikasi faktor internal dan eksternal, serta pemilihan strategi yang tepat untuk Rinadya Yoghurt. Ini penting untuk memastikan bahwa strategi yang diambil sesuai dengan kondisi perusahaan.

7.1 Identifikasi Faktor Internal

Identifikasi faktor internal dilakukan untuk menilai kekuatan dan kelemahan perusahaan. Ini penting untuk merumuskan strategi yang memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan.

7.2 Identifikasi Faktor Eksternal

Identifikasi faktor eksternal membantu dalam memahami peluang dan ancaman yang dihadapi perusahaan. Ini penting untuk merumuskan strategi yang responsif terhadap perubahan di pasar.

7.3 Analisis Matrik IFE dan EFE

Matriks IFE dan EFE digunakan untuk menilai faktor internal dan eksternal secara kuantitatif. Analisis ini penting untuk memberikan gambaran yang jelas tentang posisi perusahaan.

7.3.1 Matrik IFE

Matriks IFE digunakan untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal perusahaan. Penilaian ini membantu dalam merumuskan strategi yang memanfaatkan kekuatan.

7.3.2 Matrik EFE

Matriks EFE digunakan untuk mengevaluasi peluang dan ancaman eksternal. Ini penting untuk memastikan bahwa strategi yang diambil sesuai dengan kondisi pasar.

7.4 Matriks IE

Matriks IE digunakan untuk menentukan posisi perusahaan dalam industri. Ini membantu dalam merumuskan strategi yang tepat berdasarkan posisi pasar.

7.5 Matriks SWOT

Matriks SWOT digunakan untuk merumuskan alternatif strategi berdasarkan analisis internal dan eksternal. Ini penting untuk memastikan bahwa strategi yang diambil komprehensif dan terintegrasi.

7.6 Pemilihan Strategi

Pemilihan strategi dilakukan berdasarkan analisis SWOT. Ini penting untuk memastikan bahwa strategi yang diambil dapat meningkatkan daya saing perusahaan.

VIII. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dan saran memberikan ringkasan dari hasil penelitian dan rekomendasi untuk pengembangan Rinadya Yoghurt. Ini penting untuk memberikan arahan bagi perusahaan ke depan.

8.1 Kesimpulan

Kesimpulan mencakup ringkasan temuan utama dari penelitian. Ini memberikan gambaran tentang posisi Rinadya Yoghurt dan strategi yang perlu diterapkan untuk pengembangan usaha.

8.2 Saran

Saran mencakup rekomendasi untuk Rinadya Yoghurt dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan usaha.

Gambar

Tabel 1.  Profil Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia pada Tahun 2006 dan Tahun 2007
Tabel 3. Perkembangan Jumlah Unit Usaha Industri Minuman di Kabupaten Bogor Tahun 2003-2007
Tabel 5. Kandungan Gizi Susu dan Yoghurt per 100 g
Tabel 6. Produsen Yoghurt dan Kapasitas Produksinya di Bogor Produsen Kapasitas Produksi Per Bulan (Liter)
+7

Referensi

Dokumen terkait

ditetapkan oleh manajemen melalui beberapa pertimbangan dan analisis faktor lingkungan internal (kelemahan dan kekuatan) dan faktor lingkungan eksternal organisasi

Menurut Rangkuti (2006), analisis IFAS menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan. Analisis EFAS menggambarkan kondisi eksternal

Metode analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah melakukan analisis lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) perusahaan

Dari hasil analisis faktor lingkungan internal dan eksternal yang telah dilakukan terdapat beberapa faktor internal yang terdiri dari 7 kekuatan dan 5 kelemahan perusahaan

Analisis lingkungan internal bisnis dari sebuah perusahaan digunakan untuk membantu dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada perusahaan, serta membantu

Permasalahan dalam melakukan analisis lingkungan internal perusahaan adalah saat menentukan kekuatan dan kelemahan (sumber daya internal), kita tidak punya dasar yang cukup

Menurut Strauss dan Frost (2012, p74) analisis SWOT mengalir dari analisis situasi yang menguji kekuatan internal perusahaan dan kelemahan yang berhubungan dengan lingkungan,

Faktor Internal, yang berasal dari dalam lingkungan usaha seperti kekuatan dan kelemahan antara lain: 1 kekuatan terdiri dari: • Pelayanan yang bagus kepada pelanggan • Meletakan