• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendugaan Cadangan Karbon Pada Tegakan Eucalyptus IND 61 Umur 5 Tahun di IUPHHK PT.Toba Pulp Lestari, Sektor Tele, Sumatera Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pendugaan Cadangan Karbon Pada Tegakan Eucalyptus IND 61 Umur 5 Tahun di IUPHHK PT.Toba Pulp Lestari, Sektor Tele, Sumatera Utara"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

YOAN EVI FANIA : Pendugaan Cadangan Karbon Pada Tegakan Eucalyptus

IND 61 Umur 5 Tahun di IUPHHK PT. Toba Pulp Lestari, Sektor Tele, SumateraUtara. Dibimbing oleh MUHDI dan KANSIH SRI HARTINI.

Peningkatan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O), hidrofluorokarbon (HFC),

perfluorokarbon (PFC) dan sulfur heksafluorida (SF6) di atmosfer sudah

menimbulkan dampak lingkungan dengan naiknya suhu udara di bumi. Hutan memiliki fungsi ekologis dalam menjaga iklim, hal ini terkait dengan kemampuan hutan untuk menyerap karbondioksida (CO2) dan melepaskan oksigen (O2) dalam

proses fotosintesis.

Penelitian ini menggunakan Eucalyptus IND61 sebagai bahan penelitian yang dimana klon ini merupakan turunan atau klon hibrid dari Eucalyptus grandis dengan Eucalyptus urophylla.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menduga potensi biomassa dan massa karbon tegakan Eucalyptus IND 61umur 5 tahun; (2) menganalisis adanya perbedaan kadar karbon pada batang, ranting dan daun dari Eucalyptus IND 61 umur 5 tahun; (3) mendapatkan model allometrik pendugaan potensi cadangan karbon pada Eucalyptus IND 61 umur 5 tahun. Pelaksaan penelitian dilakukan dengan dua tahap kegiatan, yaitu tahap pertama pengambilan data di lapanagan dan tahap kedua menganalisa biomassa dan karbon bagian-bagian tanaman dilakukan di laboratorium. Peubah yang diukur di lapangan adalah berat basah, sedangkan di laboratorium yang diukur adalah kadar air, kadar zat terbang, kadar abu dan kadar karbon.

Hasil penelitian pada tegakan Eucalyptus IND umur 5 tahun memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan kadar karbon pada batang, ranting dan daun. Massa karbon terbesar terdapat pada bagian batang utama dan yang terkecil terdapat pada bagian daun. Model allometrik terbaik untuk menduga biomassa dan massa karbon Eucalyptus IND 61 umur 5 tahun adalah W=476,238-68,109D+2,675D2 dan C=258,712-37,647D+1,474D2 (W=biomassa; C=karbon; D=diameter), sehingga menghasilkan biomassa dan cadangan karbon Eucalyptus IND 61 umur 5 tahun masing-masing sebesar 100,21 ton/ha dan 47,08 ton/ha.

Kata kunci : Eucalyptus IND 61 umur 5 tahun, hutan tanaman industry, biomassa, karbon

i

(2)

ABSTRACT

YOAN EVI FANIA : Estimation Carbon Stocks of Eucalyptus IND 61 Age 5

Years Stand in IUPHHK PT. Toba Pulp Lestari, Tele District, Sumatera Utara. Supervised by MUHDI and KANSIH SRI HARTINI.

Increasing concentrations of greenhouse gases like carbon dioxide (CO2),methane (CH4),nitrous oxide (N2O), hydrofluorocarbons (HFC),perfluorocarbons (PFC)and sulfur hexafluoride (SF6) in the atmosphere already have environmental impacts caused by rising air temperature at the earth. Forests can absorb greenhouse gases by way of transforming CO2 from the air to deposit the carbon stored in trees.

This research use Eucalyptus IND 61 as material research which is this clon is derivative or hybrid clon from Eucalyptus grandis and Eucalyptus urophylla. The objective of this research are (1) estimating potency of biomass and carbon mass from Eucalyptus IND 61 age 5 years; (2) analyzing the differences in carbon content of stems, twigs and leaves from Eucalyptus IND 61 age 5 years; (3) getting the allometric model to estimating carbon stocks potential of Eucalyptus IND 61 age 5 years. The research was carried out in two stages, namely the first stage were to data in the field and the second stage was analyze of carbon biomass and plant in the laboratory. Parameters measured in the field was wet weight, whereas in the laboratory is measured moisture content, volatile matter content, ash content and carbon content.

The results of the case study on Eucalyptus IND 61 age 5 years stands, showed that there is a differences in carbon content of stems, twigs and leaves. The highest carbon mass is in the main stem of the tree, and the lowest is in the twigs. The best model allometric equations for estimating biomass and carbon mass of Eucalyptus IND 61 age 5 years was W=47.238-68.109D+2.675D2 and C=25.712-37.647D+1.474D2 (W=biomass; C=carbon mass; D=diameter), resulting in biomass and carbon mass of Eucalyptus IND 61 age 5 years 100.21 ton/ha and 47.08 ton/ha respectively.

Keywords : Eucalyptus IND 61 age 5 years, forest community, biomass, carbon

ii

Referensi

Dokumen terkait

Judul : Uji Infeksi Puccinia psidii Penyebab Penyakit Karat Daun Pada Klon Hibrid Eucalyptus grandis xEucalyptus urophylla di PT.. Toba Pulp Lestari Tbk, Kabupaten Toba

Dengan persentase kawasan hutan yang dikelola untuk tujuan produksi hasil hutan melaluiIzin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) dan pembayaran jasa lingkunganmelalui

Biomassa adalah jumlah total bahan organik hidup di atas permukaan tanah pada pohon yang dinyatakan dalam berat kering oven per unit luas jumlah karbon, yang disimpan di dalam

Pendugaan Cadangan Karbon Tegakan Eukaliptus Pada Umur dan Jenis Berbeda Studi di Areal Hutan Tanaman Industri PT.. Toba Pulp Lestari Sektor

Berdasarkan Permenlhk Nomor P.12/Menlhk/2015 tentang pembangunan Hutan Tanaman Industri menyatakan bahwa Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam hutan tanaman industri

Pendugaan Cadangan Karbon Pada Tegakan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Umur 15 tahun di Perkebunan Kelapa Sawit Putri Hijau, Besitang Sumatera Utara. Universitas

Uji Normalitas Data Persamaan Regresi Metode Shapiro Wilk. Kolmogorov-Smirno v

seperti jenis Eucalyptus urophylla , Eucalyptus grandis Eucalyptus saligna , Eucalyptus deglupta dan Eucalyptus pelita merupakan jenis cepat tumbuh yang dikembangkan