• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN TUMBUHAN SECARA VEGETATIF B

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGEMBANGAN TUMBUHAN SECARA VEGETATIF B"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

(1)

Tanggobu, Lambuya 07 Maret 2015

(2)

PENDAHULUAN

Sebagai wujud kepedulian terhadap pengembangan dunia pendidikan dan Agribisnis di

wilyah Sulawesi Tenggara, secara khusus Kabupaten Konawe

Kemal and Nasser Institute

bekerjasama dengan

PT.Argo Daya Capital, Syngenta, Kelompok Tani Lalolanu Desa

tanggobu Kecamatan Lambuya, BP3K Kecamatan Lambuya

, serta beberapa Volunter

dari Mahasiswa

Universitas Lakidende

menggelar kegiatan orientasi Agribisnis.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu 07 Maret 2015, dimulai dari pukul 05:30 sampai

dengan 18:00 Wita, dengan mengangkat program pendidikan Agribisnis yang

komprehensif, para peserta yang terlibat dalam kegiatan ini, mendapat materi

pembelajaran tentang budidaya tanaman sawit, Jagung, Ubi dan Pisang, selain itu

peserta juga diperkaya dengan pelajaran pengembangan tumbuhan secara Vegetatif

buatan melalui sambung pucuk.

(3)

Tema

:

(4)

Item Kegiatan Orientasi Agribisnis

Objectives : Menyenangkan, Memahami, mengaplikasikan

WAHANA

ORIENTASI AGRIBISNIS

Wahana 5 Budidaya Tanaman

(5)

WAKTU

AGENDA KEGIATAN

I

II

05:30

06:30 Registrasi Peserta

06:30

07:00 Pembagian Kelompok

07:00

07:20 Long trip menuju areal Kebun Pendidikan PT. Argo Daya Capital.

07:20

08:00 Apel 1 ( Wawasan Kewirausahaan dan Argribisnis)

08:00

11:00 Orientasi Agribisnis

11:00

12:00 Apel 2 ( Evaluasi )

12:00

13:00 Istrahat

13:00

13:30 Pembagian Kelompok Diskusi

13:30

15:00 Persentasi

(6)
(7)

Keterangan :

Berikut adalah dokumentasi kegiatan saat sesi penyambutan peserta, prosesi penyambutan dilakukan oleh Panitia yang berasal dari teman teman Volunter, adapun teman teman Voluneter ini adalah Mahasiswa semester akhir Kampus Universitas Lakidende Kabupaten Konawe.

(8)

Keterangan:

Panitia secara teknis sudah menyiapkan berbagai program yang akan dilakukan oleh peserta dalam sesi penyambutan ini, mulai dari pembentukan kelompok dengan pengacakan peserta agar tidak bergabung dengan satu sekolah saja, mereka juga di wajibkan saling berkenalan satu sama lain dengan anggota kelompoknya, termasuk juga memilih komposisi pengurus di tiap kelompok ( Ketua, Sekretaris, dan divisi divisi ).

(9)

Keterangan:

Hal yang paling di tanamkan dalam setiap pengkaderan adalah sebuah kekompakkan dan sebuah pembentukan team work.

Kerjasama, komunikasi yang konstruktif, pembagian tugas adalah sebuah item materi yang di transformasikan oleh panitia kepada peserta dalam sesi penyambutan ini.

(10)
(11)

Keterangan:

Setelah Proses Penyambutan selesai, langkah berikutnya para peserta di ajak untuk melakukan

sebuah long trip masuk ke areal perkebunan PT. Argo Daya Capital. Proses long trip dilakukan

secara bertahap, sesuai dengan nomor urut kelompok.

Agar perjalanan menjadi lebih bersemangat peserta di ajak bernyanyi dalam melakukan perjalanan ini, Irfan salah satu peserta yang juga terlibat dalam perjalanan ini menuturkan bahwa dirinya sangat senang bisa menikmati kegiatan di sesi awal ini, dirinya merasa tidak sabar ingin segera sampai ke areal perkebunan dan melakukan aktivitas orientasi Agribisnis.

(12)
(13)

Keterangan:

Proses perjalanan memakan waktu sekitar 20 menit dari Lokasi Penjemputan yang terletak di areal Lapangan Desa Tanggobu, kecamatan Lambuya ke areal rumah dua perkebunan PT.Argo Daya Capital.

Setelah tiba di lokasi, para peserta disambut oleh team yang sudah siap dengan hidangan sarapan pagi, dimana sarapan ini kemudian dibagikan kepada semua peserta yang sudah tiba dilokasi kegiatan.

Proses pembagian sarapan ini berlangsung cukup tertib, adapun PIC yang bertugas dalam item kegiatan ini adalah Pepi dan Feryanus ( Team Volunter ), panitia senantiasa melakukan komunikasi yang efektif kepada para peserta, termasuk himbauan untuk senatiasa menjaga kebersihan di areal perkebunan, olehnya diperlukan kesadaran dan Disiplin bagi semua team dan peserta untuk bisa menjaga kebersihan areal perkebunan dari sampah plastik dan sisa makanan.

(14)

Keterangan :

Setelah sarapan agenda selanjutnya adalah Apel Pembukaan, dimana dalam Apel ini para peserta mendapat arahan dari team penyelenggara yang di wakili oleh Tedi Hendratno, adapun point yang disampaikan dalam apel ini adalah : arahan tentang semua rangkaian kegiatan yang berlangsung dari event Orientasi Agribisnis.

(15)

Keterangan :

Kanda Tedi Hendratno Juga memberikan motivasi kepada semua peserta untuk senatiasa bersemangat dari setiap item kegiatan yang harus di lalui oleh peserta, serta mengambil ilmu dari para mentor yang nantinya akan membimbing di setiap wahana yang sudah di siapkan, Tedi Juga menekankan untuk melakukan sebuah riset dari setiap wahana yang dilalui sebab nantinya di sesi kedua kegiatan ini, semua peserta di wajibkan untuk menyusun sebuah laporan hasil kegiatan yang wajib di persentasikan di hadapan peserta lainnya.

(16)

WAHANA 1

(17)

KETERANGAN :

kegiatan sambung pucuk adalah wahana pertama yang akan di te temui oleh peserta dalam kegiatan orientasi Agribinis ini, kegiatan berlangsung di halaman depan rumah 1, dekat rumah pembibitan satu.

Proses Pelatihan di pandu oleh Ibu Neni Kepala BP3K Kecamatan Lambuya. Ibu Neni selain sibuk sebagai kepala BP3K , dirinya juga adalah seorang aktivis lingkungan di wilayah Kabupaten Konawe, dirinya sering membawakan materi tentang kegiatan agribisnis, baik untuk kalangan pelajar maupun Mahasiswa.

---

Setiap peserta yang memasuki Wahana satu ( Wahan sambung Pucuk ) akan mepelajari tentang bagaimana teknik sambung pucuk pada tanaman, teori detail tentang hal hal yang berkaiatan dengan pengembangan tumbuhan melalui sistem Grafting ini.

(18)

KETERANGAN :

(19)

KETERANGAN :

(20)

WAHANA 2

(21)

KETERANGAN :

(22)

KETERANGAN :

Wahana Budidaya pembibitan dibawakan oleh Kanda Ahmad Syam, dirinya adalah manager kebun PT.Argo Daya Capital, dalam sesi ini dirinya selain melakukan persentasi juga mengajak peserta untuk

(23)

KETERANGAN :

Dalam proses pembelajaran di wahana ini, para peserta sangat antusias mengkuti jalannya kegiatan, hal ini di tandai dengan banyaknya peserta yang bertanya secara detail mengenai langkah langkah yang dilakukan dalam proses pembibitan.

Peserta juga sangat bersemangat dalam sesi praktek, hampir dari setiap anggota kelompok melakukan parktek proses pembibitan, dari pemilihan tanah untuk media tanam, serta pemindahan tanaman semai ke dalam poliback yang sudah disiapkan.

Setelah proses pembibitan selsai, para siswa menandai hasil pembibitan mereka, adapun penandaan ini dilakukan sebagi sebuah signt untuk di chklist kembali kedaan pembibitannya pada pertemuan berikutnya saat berkunjung kembali ke areal perkebunan PT.Argo Daya Capital.

(24)

WAHANA 3

(25)
(26)

KETERANGAN :

(27)

KETERANGAN :

Selain mendaatkan gambaran tentang Tanaman Sawit berikut prospek yang di dapatkan dari pembagian satu kelompok satu tanaman sawit yang wajib di tanam.

(28)

WAHANA 4

(29)

KETERANGAN :

Untuk memulai kegiatan berkebun Ubi, para peserta di tahap awal melakukan proses penyiapan lahan, dimana proses pembukaan lahan pada intinya untuk mebersihkan lahan dari segala gulma ( Tumbuhan penggangu ) dan akar akar tanaman sebelumnya, dimana tujuan dari pemberihan ini juga untuk memudahkan perakaran tanaman berkembang serta menghilangkan tumbuhan inang bagi hama dan penyakit yang mungkin ada.

Adapun team yang terlibat dalam wahana ini adalah Feryanus ( Volunter Mahasiswa Lakidende ), Odi dan Haikal.

(30)

KETERANGAN :

(31)

KETERANGAN :

(32)

WAHANA 4

(33)

KETERANGAN

Pisang adalah tanaman buah, sumber vitamin, mineral dan karbohidrat. Adapun sayarat tumbuh tanaman ini jika di tinjau dari aspek Iklim, maka pisang sangat cocok di tanam di daerah dengan Iklim tropis basah, lembab dan panas mendukung pertumbuhan pisang, serta dengan kondisi Kecepatan angin tidak terlalu tinggi dan Curah hujan optimal adalah 1.520 – 3.800 mm/tahun dengan 2 bulan kering.

Adapun pendamping yang bertanggung jawab di wahana berkebun pisang adalah Kanda Odi dan Kanda Feryanus. Hal yang pertama dilakukan oleh para pendamping sebelum kegiatan penanaman pisang dilakukan adalah penjelasa secara detail terlebih dahulu tentang tanaman pisang termasuk syarat tanamnya.

Proses menanam pisang dilakukan secara berkelompok, dimana setiap siswa di wajibkan membawa satu anak pohon pisang, dan kedepannya jika tanaman pisang ini sudah berbuah, maka para peserta dapat memanen dari tanaman pisang yang mereka tanam.

(34)

KETERANGAN :

(35)

KETERANGAN :

(36)

WAHANA 5

(37)

KETERANGAN :

(38)

KETERANGAN :

(39)

KETERANGAN :

(40)
(41)

KETERANGAN :

(42)

KETERANGAN :

Kegiatan Makan siang dilakukan bersama sama, adapun tempat makan siang di dalam rumah 1, proses makan siang di awali dengan nataan terlebih dahulu Dos makan siang sesuai dengan jumlah peserta, kemudian peserta di persilahkan memasuki rumah dan duduk sesuai dengan penataan makanan.

Setelah di pastikan semua peserta telah mendapatkan makan siang, Panitai mengarahkan peserta untuk melakukan Doa bersama terlebih dahulu sebelum melakukan santap siang.

(43)
(44)

KETERANGAN :

Kegiatan Sholat berjamaah merupakan salah satu agenda wajib dari kegiatan Orientasi Agribisnis, adapun tujuannya dilakukan kegiatan ini adalah : selain karena memang sebagian besar dari peserta adalah muslim, kegiatan sholat berjamaah adalah bagian dari pembinaan kerohanian.

Diharapkan lewat kegiatan sholat berjamaah ini menumbuhkan nilai nilai spritual dalam diri mereka yang nantinya akan berefek pada kepekaan emosional, menanamkan nilai nilai keikhlasan dalam bekerja dan beraktivitas serta semangat untuk terus belajar dari waktu kewaktu.

(45)

KETERANGAN :

Selain kegiatan Sholat Berjamaah, rangkaian lain yang dilakukan dalam rangka pembinaan kerohanian ini adalah mendengarkan KULTUM, adapun KULTUM untuk kesempatan tersebut dbawakan oleh Irfan Mansur siswa perwakilan SPMA.

Dalam KULTUM nya, Irfan menjelaksan bahwa hendaknya kita sebagai generasi muda senatiasa bersemangat dalam menjalani aktivitas kita, terutama kegiatan belajar sebab kegiatan ini adalah kegiatan utama yang harus kita lakukan sebagai seorang pelajar.

(46)

KETERANGAN :

(47)
(48)

KETERANGAN :

(49)

KETERANGAN :

(50)

KETERANGAN :

(51)
(52)

KETERANGAN :

Kegiatan Diskusi dibuka oleh K” Sri Narti Volunter dari Kampus Universitas Lakidende, proses diskusi dimulai dari pukul 14:00 sampai dengan pukul 17:00 , adapun tema tema yang di angkat oleh kelompok Pemakalan adalah :

1. Kelompok satu mebawakan tema tentang Ubi Kayu dengan fokus pada pembahasan : Kurangnya Kesadaran masyarakat terhadap hasil pasca panen. 2. Kelompok dua membawakan tema Pengelolahan

jagung dengan fokus pada pembahasan : (1). Bagaimana teknik pengelolaan Jagung . (2). Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kualitas produksi jagung.

3. Kelompok tiga membawakan tema Jagung Harga ekonomis manfaat fantastis dengan fokus pada pembahasan : Bagaimana masyarakat dapat menjadikan jagung sebagai makanan alternatif pemgganti beras.

4. Kelompok empat membawakan tema tentang tanaman Ubi kayu dengan fokus pada pembahasan : (1). Apamanfaat dan keunggulan ubi kayu, (2). Apa potensi pengembangan komoditas dari Ubi kayu, (3). Bagaimana pengelolahan tanah.

(53)

KETERANGAN :

(54)

KETERANGAN :

(55)
(56)

KETERANGAN :

(57)

KETERANGAN :

(58)

KETERANGAN :

(59)

Referensi

Dokumen terkait

Perumusan masalah dari tesis ini adalah apakah faktor-faktor yang menentukan terpilihnya kepala desa di kecamatan Jekulo, dan apakah kebijakan camat Jekulo

Penalaran karangan ialah proses berpikir logis untuk mengkaji hubungan-hubungan fakta yang terdapat dalam karangan sampai menghasilkan suatu simpulan yang berupa pengetahuan

Hasil dari study tour yang dilakukan nantinya diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang berguna bagi mahasiswa/mahasiswi Prodi Akuntansi Universitas Ma Chung, baik

sebagai berikut: sebuah struktur yang sangat organik dengan minimal formalisasi; spesialisasi pekerjaan yang tinggi berdasar pendidikan formal; para spesialis akan memiliki

Kelima; bahan baku untuk industri rakik lokan di Kampung Tanjung Medan umumnya selalu tersedia dengan kualitas sangat baik, bahan baku dibeli pada orang lain yang

Dalam upaya pengembangan literasi informasi terdapat beberapa potensi yang belum secara optimal dimanfaatkan, potensi tersebut antara lain potensi kewenangan,

Aplikasi yang dibangun diharapkan dapat mendukung informasi diantaranya sistem input registrasi akun, sistem input dan proses data jadwal keberangkatan, serta sistem input

Tugas akhir yang berjudul “Analisis Pemilihan Moda Transportasi Alternatif Akibat Gangguan Operasional Kereta Commuter Indonesia Pada Rute Red Line Jakarta Kota -