DAFTAR PUSTAKA Buku
Anwar, Y., & Adang. (2013). Sosiologi untuk Universitas. Bandung: Refika Aditama.
Basrowi & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Bertrand, A.L. (1980). Sosiologi: Kerangka Acuan, Metode Penelitian, Teori-teori tentang Sosialisasi. Kepribadian dan Kebudayaan. Surabaya: PT. Bina Ilmu.
Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana.
Caturwati, E. (2003). Lokalitas, Gender dan Seni Pertunjukan di Jawa Barat. Yogyakarta: Aksara Indonesia.
Craib, I. (1986). Teori-teori Sosial Modern Dari Parsons Sampai Habermas. Jakarta: Rajawali
Creswell, J.W. (2010). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hamilton, P. (1990). Talcott Parsons dan Pemikirannya Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Harsojo. (1988). Pengantar Antropologi. Bandung: Bina Cipta.
Haryanto, S. (2012). Spektrum Teori Sosial: dari Klasik hingga Postmodern. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Herimanto dan Winarno. (2011). Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Ismawati, E. (2012). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Yogyakarta: Ombak.
Jazuli, M. (2014). Sosiologi Seni. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Kayam, U. (1981). Seni Tradisi Masyarakat. Jakarta: PT Jaya Pirusa.
Koentjaraningrat. (1974). Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia.
Koentjaraningrat. (2002). Pengantar Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Koentjaraningrat. (2005). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Liliweri, Alo. (2014). Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung: Nusa Media.
Malihah, E & Kolip, U. (2011). Pengantar Antropologi. Bandung: CV, Maulana Media Grafika.
Malihah, E & Kolip, U. (2011). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Kencana.
Moleong, L.J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Muin, Idianto. (2013). Sosiologi untuk SMA/MA Kelas X Kelompok Peminatan Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Erlangga
Narwoko, J.D., & Suyanto, B. (2011). Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Kencana.
Prasetya, Tri Joko. (2011). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Puar, Irama wan dan Etty Saringendyanti Puar. (2009). Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Visi Media.
Raco, J. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Grasindo.
Ranjabar, J. (2013). Sistem Sosial Budaya Indonesia Suatu Pengantar. Bandung: Alfabeta
Ritzer, G. (2012). Teori Sosiologi Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rohidi, R. (2000). Kesenian Dalam Pendekatan Kebudayaan. Bandung: STSI
Sedyawati, E. (1981). Pertumbuhan Seni Pertunjukan. Jakarta: SinarHarapan.
Setiadi & Kolip. (2011). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Kencana.
Soekanto, S. (2006). Sosiologi suatu pengatar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Soekanto, S. (2007). Sosiologi suatu pengatar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Soekanto, S. (2011). Mengenal Tujuh Tokoh Sosiologi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N.S. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sulaeman, M. (2010). Ilmu Budaya Dasar Suatu Pengantar. Bandung: PT Refika Aditama.
Tuti, A dan Ahimsa, P. (2004). Jejak Masa Lalu Sejuta Warisan. Yogyakarta: Kunci Ilmu.
Wiranata, A.B. (2011). Antropologi Budaya. : PT Citra Aditya Bakti.
Yoeti, A. (1985). Melestarikan Seni Budaya Tradisional yang Nyaris Punah. Jakarta: Proyek Penulisan dan Penerbitan Buku/Majalah Pengetahuan Umum dan Profesi.
Zeitlin, I.M. (1995). Memahami Kembali Sosiologi. Yogyakarta: Gajah Mada.
Jurnal
Alim, Syahirul, dkk. (2014). Eksistensi Kesenian Ludruk Sidoarjo di Tengah Arus Globalisasi Tahun 1975-1995. Jurnal Program Studi Sejarah. 2 (2), hlm. 194-206. ISSN 2337-9707
Budhisantoso. (1994). Kesenian dan Kebudayaan. Wiled, Jurnal Seni. STSI:
Surakarta
Cahyono, Agus. (2006). Pola Pewarisan Nilai-nilai Kesenian Tayub. Jurnal Pengetahuan dan Pemikiran Seni. VII (1), hlm. 23-36
Filosuf, R.R dan V. Indah Sri Pinasti, M.Si. (2014). Eksistensi Kesenian
Tradisional Begalan dalam Upacara Perkawinan Masyarakat Desa
Kedondong Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. Jurnal Pendidikan
Sosiologi.3 (5), hlm. 2-10
Hufad, Achmad. (2005). Sosialisasi dan Akulturasi Nilai-Nilai Budaya Lokal
(Kasus pada Keluarga Inti Orang Menes di Banten). XXIV (3), hlm. 46-55
Pasaribu, Payerli dan Yetno. (2015). Eksistensi Seni Pertunjukan Tradisional
Kuda Lumping di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa. Jurnal
Antropologi Sosial dan Budaya. 1 (1), hlm. 17-28
Prabowo. (2015). Pelestarian Kesenian Kuda Lumping oleh Paguyuban Sumber Sari di Desa Pandansari Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. 06 (01), hlm. 104-112
Ruyadi, Yadi. (2010). Model Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Budaya
Lokal (Penelitian terhadap Masyarakat Adat Kampung Benda Kerep
Cirebon Provinsi Jawa Barat untuk Pengembangan Pendidikan Karakter di
Sekolah). Proceeding of The 4th International Conference on Teacher
Education; Join Conference UPI & UPSI Banung. 8 (10), hlm. 576-594
Suneki, Sri. (2012). Dampak Globalisasi Terhadap Eksistensi Budaya Daerah.
Tarmizi, Pebrian. (2010). Fungsi Kesenian Dendang Dalam Upacara Adat
Perkawinan Di Desa Gunung Ayu Kota Manna Bengkulu Selatan. Jurnal
Penelitian UNIB. XVI (1), hlm. 48-55. ISSN 0852-405X
Zulfa dan Kaksim. (2014). Sistem Pola Pewarisan Tradisi Malamang di Kota Padang. Jurnal Kajian Budaya. 10 (20), hlm. 57-72
Skripsi
Naufal, R. (2014). Pertunjukan Gendreh Pada Acara Hiburan Di Kampung Cikadu Indah Kecamatan Panimbang Pandeglang Banten.(Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Novianti, Silvia. (2007). Teknik Permainan Toleat Gaya Asep Nurbudi Di Kabupaten Subang. (Skripsi).Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Rahayu, Rita. (2013). Ajén éstétika kasenian toléat di kabupatén subang pikeun bahan pangajaran nulis ésséy di sma kelas xii. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Saputro, G.A. (2013). Tindakan Sosial Komunitas Seni Sinar Betawi Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Betawi. (Skripsi). Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Di Terbitkan.
Sasmita, Sanusi Ahmad. (2014). Kesenian Sisingaan Group Putra Mekar Jaya Pada Acara Khitanan Di Kapubaten Subang. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Siswaya, Utami D. A. (2013). Kesenian Bangreng Kempring Panglipur Lara Dalam Acara Hiburan Panen Padi Di Kampung Jayanti Puspajaya Kecamatan Puspahilang Kabupaten Tasikmalaya. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Sukmana, Warya Muhamad. (2014). Kesenian Karinding Group Komunitas Kaulinan Barudak Langensari (Kalasar) Pimpinan Uteng Suhendar Di Desa Langensari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Sulistyo, D.W. (2011). Peranan Sanggar Bima dalam Upaya Melestarikan Kesenian Tradisional Wayang Kulit. (Skripsi). Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Triesnawati, Navy, R.P. (2013). Kesenian Tayub Di Lingkung Seni “Mekar
Pusaka Gentra Buana” Desa Kosar II Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten
Subang. (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Tesis
Farabi, M.A. (2014). Komunikasi Budaya Masyarakat Kampung Mahmud (Studi Kasus tentang Pewarisan Nilai Budaya dari Tokoh Adat ke Generasi Muda di Kampung Mahmud Kabupaten Bandung). (Tesis). Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung.
Internet