• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persepsi Dukungan Sosial sebagai Mediator Pengungkapan Diri dan Kesejahteraan Subjektif pada Pengguna Instagram

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Persepsi Dukungan Sosial sebagai Mediator Pengungkapan Diri dan Kesejahteraan Subjektif pada Pengguna Instagram"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Data Demografis Responden Penelitian  Karakteristik  Frekuensi  Persentase  Jenis Kelamin    Laki-Laki  107  22.96%    Perempuan  Usia    18 tahun    19 tahun    20 tahun    21 tahun  Pendidikan    S1    D4    D3    SMA  359 111 110 94 151 440 4 1
Tabel  2.  Hasil  Analisis  Regresi  Sederhana  Pengaruh  Pengungkapan Diri Terhadap Kesejahteraan Subjektif
Tabel  4.  Analisis  Regresi  Linier  Sederhana  Pengaruh  Persepsi  Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Subjektif
Gambar  1.  Peran  persepsi  dukungan  sosial  sebagai  mediator pengungkapan diri dan kesejahteraan subjektif

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kontrol diri dengan pengungkapan diri pada remaja pengguna facebook

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan : (1) ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan kesejahteraan

Tujuan utama penelitian untuk menguji secara empirik hubungan spiritualitas, resiliency of self efficacy dan dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis

empat variabel yakni spiritualitas, resiliency of self efficacy , dukungan sosial dan. kesejahteraan psikologis

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara dukungan sosial teman sebaya dengan pengungkapan diri pada mahasiswa tahun pertama

Berdasarkan hasil uji regresi karakteristik keluarga, komponen dukungan sosial, komponen modal sosial terhadap kesejahteraan subjektif, diperoleh nilai nilai adjusted

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara dukungan sosial teman sebaya dengan pengungkapan diri pada mahasiswa tahun pertama

Studi hubungan antara perbandingan sosial di Instagram dan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa psikologi