TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Makassar No: 516/Pid.Sus/2015/PN.Mks)
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Hasil analisis atas Putusan Hakim Nomor: 34/Pid.sus/2013/PN Malang tentang perkara penyalahgunaan Narkotika Golongan I dalam perspektif asas kepastian hukum
Sama halnya perkawinan antara dua orang WNI atau seorang WNI dengan WNA adalah sah bilamana dilakukan menurut hukum yang berlaku di Negara dimana perkawinan itu
Hal ini terdapat dalam hal mengingat dan terdapat 1 (satu) poin hal memberatkan serta 3 (tiga) poin hal yang meringankan. g) Hari dan tanggal diadakannya musyawarah mejelis
35 Tahun 2009 tentang Narkotika adalah orang yang menggunakan Narkotika tanpa hak atau melawan hukum sedangkan pengertian setiap orang dalam unsur ini menunjuk
Kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian adalah bahwa penerapan hukum pidana baik secara formil maupun materil dalam Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Kewenangan
1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4
Yang dimaksud dakwaan berbentuk alternatif yaitu dakwaan pilihan yang artinya antara dakwaan satu dan yang lainnya bersifat saling mengecualikan. Karena disebut dakwaan
Dan yang disebut penyalah guna menurut Pasal 1 angka (15) Undang- undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika adalah orang yang menggunakan Narkotika tanpa hak atau