• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi fatwa DSN-MUI no. 21/DSN-MUI/X/2001 tentang pedoman umum asuransi syari’ah di Asuransi Syari’ah Mubarakah Cabang Semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Implementasi fatwa DSN-MUI no. 21/DSN-MUI/X/2001 tentang pedoman umum asuransi syari’ah di Asuransi Syari’ah Mubarakah Cabang Semarang"

Copied!
99
0
0

Teks penuh

Loading

Referensi

Dokumen terkait

2 Tahun 1992 tentang usaha perasuransian adalah “ Asuransi atau pertanggungan adalah Perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung

Namun ide dari asuransi itu sendiri tidak di tolak oleh beliau, dengan syarat konsepnya disesuaikan dengan konsep syariah, untuk menjawab hal tersebut maka Dewan Syariah Nasional

perusahaan asuransi perspektif Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.05/2015 dan Fatwa DSN-MUI Nomor 21/DSN-MUI/X/2001 adalah penghentian polis asuransi terhadap

WDEDUUX¶ untuk kumpulan dana dari nasabah yang diniatkan untuk menolong sesamanya, adapun rekening tijarah yang dikumpulkan dari para peserta atau nasabah

Dana Tabarru’ selain didapatkan dari pembagian premi, dana Tabarru’ juga didapatkan dari beralihnya atau berubahnya akad tijarah menjadi akad Tabarru’ (dan

Asuransi Syariah Allianz Life Indonesia Semarang apabila ditinjau secara umum berdasarkan Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri Keuangan sudah sesuai dengan peraturan

adalah tidak diperbolehkan jika akad hibah tersebut diubah menjadi akad yang memang tujuannya adalah mendapatkan keuntungan secara materiil atau akad tijarah.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis mengangkat tiga permasalahan yang menjadi pokok pembahasan dalam skripsi ini diantaranya adalah bagaimana keabsahan