• Tidak ada hasil yang ditemukan

pmh 2011 2012 bmkg edit 12 sep11 baru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "pmh 2011 2012 bmkg edit 12 sep11 baru"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

DAERAH JLH JLH JLH JLH ZOM TIPE HUJAN ZOM NON ZOM (LOKAL)

SUMATERA 79 54 25

JAWA 152 150 2

BALI 15 15

NTB 21 21

NTT 23 23

KALIMANTAN 34 22 12

SULAWESI 55 42 13 7

MALUKU 10 9 1 2

PAPUA 18 6 12

(3)

REKAPITULASI

 

PEMUTAKHIRAN

 

ZOM

 

MENGGUNAKAN

 

NORMAL

 

1981

2010

Perubahan jumlah zom 220 – 342 Kasus khusus:

Jawa: 

1. Penyempitan daerah non Zom di Bogor  (4 zom >>>> 2 zom)

2. Hilangnya daerah non Zom di Cilacap.

Sulawesi & Maluku :

7 Zom di Sulawesi (6 Sulsel, 1 Sulut) & 2 di Maluku memiliki Pola  Musim Terbalik

Kalimantan:

(4)
(5)
(6)

SULAWESI

(7)

Identifikasi

 

Kasus

 

khusus/

 

Pola

 

Lokal:

Daerah

daerah

 

yang

 

kering

 

sepanjang

 

tahun:

Sulawesi

 

(Luwuk

 

+

 

Palu)

1

 

Zom

 

di

 

Sumatera

 

Daerah

daerah

 

yang

 

basah

 

sepanjang

 

tahun:

Sepanjang

 

pantai

 

Barat

 

Bukit

 

Barisan

 

+

   

(8)

PRAKIRAAN

MUSIM HUJAN 2 0 1 1 / 2 0 1 2

DI INDONESIA

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

BMKG

(9)

PRAKIRAAN

AWAL MUSIM HUJAN 2011/2012 PADA 342 ZOM DI INDONESIA

DAERAH TAHUN 2011 TAHUN 2012 JLH

AGT SEP OKT NOP DES MAR APR MEI

SUMATERA 9 15 17 13 54

JAWA 7 73 53 17 150

BALI 7 5 3 15

NTB 1 17 3 21

NTT 1 13 9 23

KALIMANTAN 3 17 2 22

SULAWESI 4 13 12 6 6 1 42

MALUKU 1 2 4 1 1 9

PAPUA 1 4 1 6

JUMLAH 9 29 131 121 43 6 2 1 342

PROSEN 2.6 8.5 38.3 35.4 12.6 1.7 0.6 0.3 100

(10)

PRAKIRAAN

SIFAT HUJAN MUSIM HUJAN 2011/2012 PADA 342 ZOM DI INDONESIA

DAERAH AN N BN JLH

SUMATERA 7 39 8 54

JAWA 5 124 21 150

BALI 3 12 15

NTB 4 17 21

NTT 6 17 23

KALIMANTAN 8 14 22

SULAWESI 7 33 2 42

MALUKU 8 1 9

PAPUA 3 3 6

(11)

PERBANDINGAN AWAL MUSIM HUJAN 2011/2012 TERHADAP RATA-RATANYA (1981-2010)

PADA 342 ZOM DI INDONESIA

DAERAH MAJU SAMA MUNDUR JLH

SUMATERA 2 28 24 54

JAWA 18 98 34 150

BALI 2 11 2 15

NTB 2 16 3 21

NTT 6 11 6 23

KALIMANTAN 5 12 5 22

SULAWESI 6 27 9 42

MALUKU 9 9

PAPUA 1 1 4 6

(12)

KESIMPULAN

Awal” Musim Hujan 2011/ 2012 di sebagian besar daerah 

diprakirakan pada bulan Oktober (131 ZOM atau 38.3 %) dan 

November (121 ZOM atau 35.4%) 

Sifat hujan” Musim Hujan 2011/ 2012  di sebagian besar 

daerah diprakirakan NORMAL (267 ZOM atau 78.1%)

Dibandingkan dengan rataratanya (1981  2010), awal 

Musim Hujan 2011/ 2012 di sebagian besar daerah Sama 

dengan rata‐ratanya (213 ZOM atau 62.3%) dan Mundur (87 

ZOM atau 25.4%)

Sebanyak 9 ZOM (7 ZOM di Sulawesi dan 2 ZOM di Maluku), 

awal Musim Hujan diprakirakan berkisar pada bulan Maret, 

April, dan Mei 2012. Kesembilan ZOM tersebut memiliki pola  hujan “kebalikan dengan pola monsun

(13)
(14)

Referensi

Dokumen terkait

5. Pemeriksa dan pengawas berperan sebagai team sehingga sangat dituntut untuk melakukan kerjasama dengan baik. Ruangan tes harus bebas dari suara bising dan

Staf ACICIS UMM dan seluruh Dosen dan Dekanat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menyambut mahasiswa baru ACICIS angkatan 33 di Universitas Muhammadiyah Malang. Pada

[r]

Evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi harus menyimpulkan hasil penilaian atas fakta obyektif unit-unit kerja di Lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi dan

[r]

Peningkatan skor rata-rata aspek tokoh pada Tindakan Siklus I sebesar 0,1 (kondisi awal 2,9 meningkat menjadi 3). Peningkatan aspek tokoh ini menunjukkan bahwa siswa sudah

Fenomena mengenai rendahnya tingkat kemampuan siswa terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia terlihat dari nilai ujian nasional siswa dimana nilai mata pelajaran

Pemilihan bahasa Sasak sedang yang terdapat dalam percakapan tersebut terjadi berdasarkan stratifikasi sosial masyarakat Desa Sengkol Kecamatan Pujut. Pada percakapan