• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PENGGUNAAN BETON PRECAST DI PROYEK KONSTRUKSI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI PENGGUNAAN BETON PRECAST DI PROYEK KONSTRUKSI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

iv

EVALUASI PENGGUNAAN BETON

PRECAST

DI PROYEK KONSTRUKSI

Azis Mudzakir Adiasa, Dimas Kurniawan Prakosa

Jati Utomo D. H *), Tanto D. S. *)

Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Jalan Prof. Soedarto, SH. Tembalang, Semarang, 50239

Telp. (024) 7474770 Fax: (024) 7460060

Abstrak

Plat pracetak merupakan salah satu metode dalam pelaksanaan pembangunan gedung. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan beton pracetak dibanding dengan beton konvensional pada proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan beton pracetak, menganalisa aspek waktu, biaya, pekerja, dan dampak lingkungan pemakaian beton pracetak pada bangunan gedung. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah studi pustaka, interview kepada para pelaku konstruksi (kontraktor, konsultan, pemborong, dan pengawas), dan observasi lapangan dari keempat proyek pembangunan gedung dua sampai tiga lantai, meliputi dua rumah tinggal, satu ruko dan satu bangunan sekolah. Hasil analisa dan perhitungan didapat penggunaan elemen pracetak hanya sebesar 10,95%. 93,75% pelaku konstruksi (kontraktor dan konsultan gedung) serta 37,50% pelaku konstruksi (pemborong dan pelaksana pembangunan rumah dan ruko) mengetahui akan metode pracetak, yang berarti pekerjaan gedung dengan menggunakan elemen pracetak masih sedikit meskipun sudah banyak kontraktor dan konsultan mengetahui tentang pracetak dan pengetahuan pemborong serta pelaksana pembangunan rumah tentang pracetak masih sedikit. Hasil perbandingan antara metode plat pracetak Flyslab dengan metode konvensional didapatkan rata-rata reduksi sebagai berikut : durasi pekerjaan antara 3,94% - 72,97%, jumlah pekerja antara 51,33% - 87,45%, RAB antara 3,05% - 37,57%. Penggunaan kayu sebagai bekisting dan perancah relatif sangat kecil antara 1,09% - 9,89%. Secara keseluruhan berdasarkan acuan buku harga satuan pekerjaan kota Semarang bulan Januari 2014 penggunaan plat pracetak Flyslab akan lebih murah, lebih cepat, pekerja sedikit, dan lebih ramah terhadap lingkungan bila dibanding dengan plat konvensional cor di tempat.

Kata kunci : plat, pracetak, flyslab, RAB

(2)

v

EVALUATION OF UTILIZATION OF PRECAST CONCRETE

IN CONSTRUCTION PROJECT

Azis Mudzakir Adiasa, Dimas Kurniawan Prakosa

Jati Utomo D. H *), Tanto D. S. *)

Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Jalan Prof. Soedarto, SH. Tembalang, Semarang, 50239

Telp. (024) 7474770 Fax: (024) 7460060

ABSTRACT

Precast Plate is one of the methods in the implementation of the construction building. The purpose of this research was to evaluate of utilization of precast concrete compared with conventional concrete in construction projects. Research is aiming todetermine the level of use of precast concrete, analyzing the aspect of time, costs, workers, and the environmental impact of the use of precast concrete in buildings. Implementation method used is the literature study, interviews with the participants construction (contractor, consultant, purveyor and supervisor), and field observations of the four projects building two to three floors, includes two residences, one home store and a school building. The results of the analysis and by computation obtained in the use of precast elements only for 10,95%. 93,75% parcticipant construction (contractor and building consultant) also 37,50% participant construction (purveyor and executive project home and home store) will determine the method of precast, which means construction building using precast elements still slightly though there are many contractor and consultant knowing about the precast and knowledge of purveyor and home construction contractor of precast still slightly. The results of the comparison between the Flyslab precast plate method with conventional method obtained average reduction as follows : the duration of work between 3,94% - 72,97%, The number of workers between 51,33% - 87,45%, budget-estimate plan between 3,05% - 37,57%. The use of timber as formwork and scaffolding relatively very small between 1,09% - 9,89%. Overall based on the book unit of reference price jobs Semarang city January 2014 use of precast Flyslab plate will be cheaper, faster, laborers are few, and more friendly to the environment if compared with conventional cast plate in place.

Key words : budget-estimate plan, flyslab, plate, precast

Referensi

Dokumen terkait

Faktor-faktor yang menjadi penyebab lambat/majunya Proyek Renovasi Gedung Madinah Asrama Haji Donohudan, yaitu: kontraktor kurang melakukan persiapan, adanya kendala

Pada surat keputusan tersebut, dinyatakan bahwa perusahaan jasa pelaksana konstruksi yang berskala besar (khususnya kelas B1) yang berada didalam asosiasi perusahaan

Untuk pekerjaan konstruksi dengan skala kecil seperti pada tiga proyek yang dijadikan studi kasus ini, yaitu Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Bersama Fakultas Teknik

Oleh karena fluktuasi pembiayaan suatu proyek tidak terlepas dari pengaruh situasi ekonomi umum yaitu berupa kenaikan harga material, peralatan dan upah tenaga kerja yang

Penelitian mengenai faktor–faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek ditinjau dari tiap aspek manajemen pelaksanaan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku jasa

Pada semester ini materi yang diajarkan difokuskan pada komponen bagian tengah bangunan meliputi konstruksi dinding, dan bukaan dinding untuk bangunan sederhana tidak

Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti ujian adalah mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan minimal 75% X jumlah pertemuan dan telah menyelesaikan tugas besar

Dinding pengisi dari pasangan bata 1/ 2 batu harus diperkuat dengan kolom praktis, sloof/ rollag, dan ringbalk yang berfungsi untuk mengikat pasangan bata dan menahan/