i
POLITIK HUKUM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK
DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN WONOGIRI
TESIS
Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Ilmu Hukum
Minat Utama : Hukum Kebijakan Publik
Disusun Oleh :
GABRIEL VIAN MUKTI HUTOMO RAHARJO NIM. S311508008
PROGRAM MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
ii
POLITIK HUKUM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK
DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN WONOGIRI
Disusun Oleh :
GABRIEL VIAN MUKTI HUTOMO RAHARJO NIM. S311508008
Telah disetujui oleh Pembimbing
Nama Tanda Tangan Tanggal
Dr. Agus Riwanto, S.H., S.Ag., M.Ag. NIP. 19730804 200012 1 001
... ...
Dr. Sunny Ummul Firdaus, S.H., M.H. NIP. 19700621 200604 2 001
... ...
Mengetahui
Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum
iii
POLITIK HUKUM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK
DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN WONOGIRI
Disusun Oleh :
GABRIEL VIAN MUKTI HUTOMO RAHARJO NIM. S311508008
Telah disetujui oleh Tim Penguji
Jabatan Nama Tanda
Tangan
Tanggal
Ketua Dr. Isharyanto, S.H., M.Hum.
NIP. 19780501 200312 1 002 ... ... Sekretaris Dr. Hari Purwadi, S.H., M.Hum.
NIP. 19641201 200501 1 001 ... ... Anggota
Penguji
1. Dr. Agus Riwanto, S.H., S.Ag., M.Ag.
NIP. 19730804 200012 1 001 ... ... 2. Dr. Sunny Ummul Firdaus, S.H., M.H.
NIP. 19700621 200604 2 001 ... ...
Mengetahui Direktur Program
Pascasarjana,
Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum,
Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd. NIP. 19600727 198702 1 001
iv
PERNYATAAN
Nama : GABRIEL VIAN MUKTI HUTOMO RAHARJO
NIM : S311508008
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa tesis yang berjudul “POLITIK
HUKUM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DALAM
MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN WONOGIRI“, adalah benar-benar karya saya sendiri. Hal yang bukan karya saya, dalam tesis tersebut diberi tanda citasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka.
Apabila benar dikemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik, yang berupa pencabutan tesis dan gelar yang saya peroleh dari tesis tersebut. Selanjutnya untuk menunjukkan keaslian tesis saya, dengan ini saya bersedia di-upload atau dipublikasi website Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret.
Surakarta, Yang Membuat Pernyataan
v MOTTO
Impossible is Nothing
vi
PERSEMBAHAN
Tesis ini saya persembahkan untuk,
Negara Kesatuan Republik Indonesia,
Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri.
Kupersembahkan untuk orang-orang
kuhormati dan kusayangi yang telah memberikan
dorongan dan doa untuk keberhasilanku:
Ayahku YP. Jumadi (Almarhum),
Ibuku Yustina Suhartatik,
Istriku Wuri Daniastuti, dan
vii
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkatnya sehingga tesis yang berjudul “POLITIK
HUKUM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DALAM
MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN WONOGIRI“ ini dapat penulis selesaikan tepat pada waktunya guna memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister Program Studi Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam kesempatan ini, penulis juga bermaksud menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis baik secara materiil maupun moril sehingga penulisan tesis ini dapat terselesaikan dengan baik dan lancar terutama kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Ravik Kasidi, M.S., selaku Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Bapak Prof. Dr. Furqon Hidayatullah, M.Pd., selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.
3. Bapak Prof Dr. Supanto, S.H., M.Hum., selaku Dekan Faskultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.
4. Bapak Dr. Hari Purwadi, S.H., M.Hum., selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Faskultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta sekaligus sebagai Sekretaris (Penguji Tesis) yang telah memberikan arahan, petunjuk dan masukan bagi kesempurnaan penulisan tesis ini sehingga tesis ini dapat tersusun dengan baik dan lancar.
5. Bapak Dr. Isharyanto, S.H., M.Hum, selaku Ketua (Penguji Tesis) yang memberikan kritik dan saran untuk kebaikan tesis ini bagi kesempurnaan penulisan tesis ini sehingga tesis ini dapat tersusun dengan baik dan lancar. 6. Bapak Dr. Agus Riwanto, S.H., S.Ag., M.Ag. selaku Pembimbing Tesis
viii
7. Ibu Dr. Sunny Ummul Firdaus, S.H., M.H. selaku Pembimbing Tesis Kedua yang telah memberikan arahan, bimbingan, petunjuk dan masukan bagi kesempurnaan penulisan tesis ini sehingga tesis ini dapat tersusun dengan baik dan lancar.
8. Bapak dan Ibu Dosen Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, yang telah memberikan ilmu dan bimbingan kepada penulis selama menempuh perkuliahan.
9. Bapak dan Ibu Staf Sekretariat Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah membantu kelancaran administrasi selama penulis menempuh perkuliahan hingga penyelesaian penulisan tesis ini.
10.Bapak dan Ibu Staf Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah membantu penulis mengumpulkan bahan-bahan hukum bagi kelancaran penulisan tesis ini.
11.Keluarga tercinta penulis yaitu Bapak YP. Jumadi (almarhum), Ibu Suhartatik, Bapak Rien Mardjoko, Ibu Ngadinah (almarhum), istriku Wuri Daniastuti, adikku Mikael Voka dan Paulina Viartiek serta anggota keluarga lain yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah memberikan dorongan, motivasi dan doanya selama perkuliahan dan penyelesaian penulisan tesis ini sehingga berjalan dengan baik dan lancar.
ix
13.Teman-teman satu angkatan Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah membantu penulis dalam penyelesaian studi dan penyusunan tesis ini.
14.Semua pihak yang tidak bisa sebutkan satu persatu, yang telah membantu dalam penulisan tesis ini.
Penulis Menyadari bahwa penulisan tesis ini jauh dari sempurna. Karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan pada masa yang akan datang dan semoga tesis ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Surakarta, 10 Mei 2017 Penulis
x Daftar Isi
xi Jenis dan Sumber Data ... Teknik Pengumpulan Data ... Teknik Analisis Data ... HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... Politik Hukum Pada Pembentukan Perundang-undangan Keterbukan Informasi Publik Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik ...
1. Politik Hukum Keterbukaan Informasi Publik di
Indonesia……….
2. Pemetaan Produk Hukum Keterbukaan Informasi
Publik di Indonesia………
Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri Sebagai Wujud Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik...
1. Kebijakan Hukum Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Wonogiri ………... 2. Keterbukaan Informasi Publik di Pemerintahan Daerah
Kabupaten Wonogiri dikaitkan dengan Teori Sistem Hukum dan Teori Hukum Responsif...
a. Substansi Hukum ... b. Struktur Hukum ... c. Budaya Hukum ... d. Hukum Responsif ... 3. Formulasi Kebijakan Yang Ideal...
xii BAB
V. A. B. C.
PENUTUP ... Simpulan ... Implikasi ... Saran ...
139 139 140 140
xiii
DAFTAR GAMBAR
Bagan
Bagan
I.
II.
Laporan Hasil Pemeringkatan Badan Publik Tahun 2015... Alur Kerangka Berpikir...
xiv Data Pengaduan Masyarakat Kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Tahun 2004 Sampai Dengan Tahun 2016... Prinsip Keterbukaan Informasi dalam Produk Hukum Sebelum Dikeluarkannya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik... Sistematika Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik... Produk Hukum Sebelum dan Sesudah Dikeluarkannya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik... Produk Hukum Keterbukaan Informasi Publik di Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri...
xv ABSTRAK
Gabriel Vian Mukti Hutomo Raharjo, S311508008, 2017, Politik Hukum Keterbukaan Informasi Publik Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik di Pemerintah Paerah Kabupaten Wonogiri.
Tesis: Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penelitian ini mengkaji politik hukum pada pembentukan perundang-undangan Keterbukaan Informasi Publik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Penelitian ini juga menganalisis kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri sebagai wujud pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Bentuk penelitian ini adalah prespektif dan evaluatif. Sifat penelitian ini adalah eksplanatif dan eksploratif. Jenis dan sumber data pada penelitian ini terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tertier. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa UU KIP merupakan perwujudan pelaksanaan tugas negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Pemenuhan Informasi Publik merupakan salah satu Hak Asasi Manusia yang dijamin dan dilindungi oleh negara. Pembentukan UU KIP mempunyai makna yang penting secara filosofis, soiologis dan yuridis. Terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik merupakan syarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita-cita bangsa dan negara. Setelah UU KIP diterbitkan dan ditindaklanjuti dengan peraturan pelaksananya merupakan bentuk pelaksanaan pengakuan dan jaminan dari pemerintah terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi. UU KIP dibuat untuk mewujudkan hukum yang responsif yaitu dengan melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan negara untuk mewujudkan tujuan kesejahteraan sosial. Perlunya pelaksanaan Politik Hukum Keterbukaan Informasi Publik melalui kebijakan yang dibuat oleh semua Badan Publik tanpa terkecuali. Kemampuan mengelola informasi dengan sistem dan tata kelola yang baik menjadi faktor penting keberhasilan negara demokratis di era globalisasi. Hal ini didapatkan melalui penerapan keterbukaan informasi yang bertanggung jawab. Pemerintah Daerah Kabupaten Wonogiri perlu membangun sebuah sistem dalam kerangka pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik. Sistem tersebut diwujudkan dalam kebijakan kepala daerah untuk mensinergikan masing-masing peran pemerintahan baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah sampai ke pemerintahan desa dan sektor swasta.
xvi ABSTRACT
Gabriel Vian Mukti Hutomo Raharjo, S311508008, 2017, Legal Policy of Public Disclosure to Create Good Governance at Regional Government of Wonogiri.
Thesis: Post-Graduate Program, Sebelas Maret University, Surakarta.
This study examine the legal policy on legal formation of Public Disclosure to create good governance after the enactment Act of Public Disclosure Number 14 of 2008. This study also analyse the Policy of Regional Government of Wonogiri as the implementation of Public Disclosure. This research is normative research. Prescriptive and evaluative of the research. Eksplanative and eksplorative nature of the research. The conceptual approach to the source material legal of primary, secondary and tertiary. Base on this study showed that the Act of Public Disclosure is a consequense of nation task as mandated in 1945 Constitution. Public Disclosure fulfillment as one of Human Rights which is guaranteed and protected by the state. Fulfillment of Public Disclosure has a philosohical, sociological and juridical meaning. Good Governance is requirement for each goverment to realize the aspirations of society and reach the goal as well as the aspirations of the nation. After the Act of Public Disclosure published and followed up with the implementing regulations is a form of recognition and assurance form the goverment to the citizen rights to gets information. The published of the Act of Public Disclosure to create responsive laws that involving public participation to participated in the state administration to realize the goal of social welfare. The need of implementation of legal policy of Public Disclosure through the policy made by Public Bodies without exception. The ablity to manage information with system and good governance became an important factor of the success of the democratic state in globalization era. This is obtained from responsible Public Disclosure implementation. The Regional Government of Wonogiri need to bulid a system within the framework of implementation of Public Disclosure. This system realized in the policy of regional head to synergize each role of government as central government, provinces government, regional government to village government and private sector.