KURIKULUM SEKOLAH DASAR NEGERI TLOGOWARENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018

30 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

KURIKULUM

SEKOLAH DASAR NEGERI TLOGOWARENG

TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Alamat

: Tlogowareng

Desa

: Karangmojo

Kecamatan : Karangmojo

Kabupaten : Gunungkidul

Provinsi

: Daerah Istimewa Yogyakarta

Telp

: 08179438137

Email

: sd.tlogowareng@yahoo.co.id

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN GUNUNGKIDUL 2017

(2)

REKOMENDASI Yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Nama : NUR HAYATI, M.Pd NIP : 19620904 198201 2 003 Pangkat/Gol.Ruang : Pembina/IV a

Jabatan : Pengawas SD Kecamatan Karangmojo

2. Nama : SUSANTA, S.Pd.MPd

NIP : 19661224 198808 1 001 Pangkat/Gol.Ruang : Pembina/IV a

Jabatan : Kepala UPT Paud dan SD Kecamatan Karangmojo

Setelah mempelajari, baik kandungan isi maupun struktur kurikulum SD Negeri Tlogowarengn, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunungkisul, menyatakan bahwa ;

Telaah sesuai dengan peraturan Mendiknas No.22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan.

Maka kurikulum SD Negeri Tlogowareng, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul dapat dilaksanakan.

Karangmojo, 10 Juni 2017 Kepala UPT Paud dan SD Pengawas SD

Kecamatan Karangmojo Kecamatan Karangmojo

SUSANTA, S.Pd.MPd NUR HAYATI, M.Pd NIP 19661224 198808 1 001 NIP 196209041982012003

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah, maka dengan ini Kurikulum Sekolah Dasar Negeri Tlogowareng disahkan untuk diberlakukan pada tahun pelajaran 2017/2018

Disahkan di Tlogowareng Pada Tanggal 10 Juni 2017 Menyetujui,

Ketua Komite Sekolah Kepala Sekolah

MUSIDI RAHAYU AYATININGSIH, S.Pd NIP - NIP 19730421 199703 2 007

Mengetahui

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul

Kepala Bidang SD

Drs. SUDYA MARSITA,M.M NIP 196310051986031019

(4)

KATA PENGANTAR

Puji sukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmatNya sehingga penyusunan Kurikulum Sekolah Dasar Negeri Tlogowareng dapat selesai.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada jajaran pendidikan baik ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Komite SD Tlogowareng serta semua pihak yang telah membantu terselesaikannya Kurikulum ini. Semoga Kurikulum ini bermanfaat bagi dunia pendidikan di Indonesia pada umumnya dan bagi seluruh jajaran SD Tlogowareng pada khususnya. Tegur sapa dari para sidang pembaca yang sifatnya membangun sangat kami harapkan. Ada pepatah yang mengatakan “tak ada gading yang tak retak”.

Demikian pengantar ini kami sampaikan, dan kepada semua pihak kami ucapkan banyak terima kasih.

Karangmojo, 10 Juni 2017

(5)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

HALAMAN PENGESAHAN ii

KATA PENGANTAR iii

DAFTAR ISI iv

BAB I PENDAHULUAN ………..… 1

A. Latar Belakang ……… 1

B. Tujuan Pengembangan Kurikulum SD Tlogowareng……….. 2

C. Prinsip Pengembangan Kurikulum SD Tlogowareng……….. 2

D. Pengertian Istilah ………. 4

1. Kurikulum ……… 4

2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ……… 4

3. Silabus ……….. 4

4. Rencana Pelaksanan Pembelajaran ……….. 4

BAB II TUJUAN PENDIDIKAN ……… 5

A. Tujuan Pendidikan Nasional ……… 5

B. Tujuan Pendidikan Dasar ………. 5

C. Visi dan Misi Sekolah ………. 5

D. Tujuan Sekolah ………. 5

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM ……….. 6

A. Struktur Kurikulum ………. 6

B. Muatan Kurikulum ……….. 9

1. Mata Pelajaran ………. 9

2. Muatan Lokal ……….. 9

3. Pengembangan Diri ………... 9

4. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa ………... 10

5. Pengaturan Beban Belajar ………... 14

6. Ketuntasan Belajar ………... 14

7. Kenaikan Kelas dan Kelulusan ……….... 15

8. Pendidikan Kecakapan Hidup ……… 16

(6)

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN ………... 18 1. Kalender Pendidikan ... 19 2. Perhitungan Hari Efektif... 22

LAMPIRAN

➢ Silabus

(7)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang semula bersifat sentralistik be-rubah menjadi desentralistik. Desentralisasi pengelolaan pendidikan dengan diberikannya wewenang kepada sekolah untuk menyususn kurikulumnya mengacu pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu pasal (3) tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal (35) tentang standar nasional pendidikan. Juga adanya tuntutan globalisasi dalam bidang pendidikan yang mengacu agar hasil pendidikan nasional dapat bersaing dengan hasil pendidikan Negara-negara maju.

Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuh-an dkebutuh-an kondisi daerah perlu segera dilakskebutuh-anakkebutuh-an. Bentuk nyata dari desentralisasi penge-lolaan pendidikan ini adalah diberikannya kewenangan kepada sekolah untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan, seperti dalam pengelolaan kuri-kulum, baik dalam penyusunannya maupun pelaksanaannya di sekolah.

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh karena itu kurikulum disusun oleh satuan pen-didikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan po-tensi yang ada di sekolah.

Pengembangan Kurikulum Sekolah Dasar Negeri Tlogowareng ini mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pen-didikan. Dua dari delapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

(8)

Kewenangan sekolah dalam menyusun kurikulum memungkinkan sekolah menye-suaikan dengan tuntutan kebutuhan siswa, keadaan sekolah, dan kondisi daerah. Dengan demikian, daerah dan atau sekolah memiliki cukup kewenangan untuk merancang dan menentukan hal-hal yang akan diajarkan, pengelolaan pengalaman belajar, cara mengajar, dan menilai keberhasilan belajar mengajar

B. Tujuan Pengembangan Kurikulum SD Tlogowareng

Tujuan pengembangan Kurikulum SD Tlogowareng ini memberikan acuan kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya yang ada di sekolah dalam mengembangkan pogram-program yang akan dilaksanakan.

Selain itu, Kurikulum SD Tlogowareng ini disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :

(a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (b) belajar untuk memahami dan mengahayati

(c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain

(e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

C. Prinsip Pengembangan Kurikulum SD Tlogowareng

1 Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

(9)

2 Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta di-dik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak

diskrimi- natif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi,

dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, pengembangan diri secara terpadu, pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi.

3 Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kuriku-lum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

4 Relevan dengan kebutuhan kehidupan

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, ter-masuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh ka-rena itu, pengembangan ketrampilan pribadi, ketrampilan berfikir, ketrampilan sosial, ketrampilan akademik, dan ketrampilan vokasional merupakan keniscayaan.

5 Menyeluruh dan berkesinambungan;

Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keil-muan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajiakn secara berkesinam-bungan antar semua jenjang pendidikan.

6 Belajar sepanjang hayat

Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pem-berdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antar unsur-unsur pendidikan formal, non formal, dan informal dengan

(10)

memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya

7 Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepen-tingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdaya-kan sejalan dengan motto “Bhineka Tunggal Ika” dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

D. Pengertian Istilah

1. Kurikulum

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu

2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Kurikulum SD Tlogowareng adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh semua stik holder sekolah yang terdiri dari tujuan pendidikan sekolah, struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan, dan silabus

3. Silabus

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/ tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/ bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok /pembeljaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Contoh silabus terdapat pada lampiran

4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, methode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil pelajar. Contoh rencana pelaksanaan pembelajaran SD Negeri Tlogowareng terdapat pada lampiran.

(11)

BAB II

TUJUAN PENDIDIKAN

B. Tujuan Pendidikan Nasional

Pendidikan Nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

C. Tujuan Pendidikan Dasar

Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut

D. Visi dan Misi Sekolah

1. Visi SD Tlogowareng

“UNGGUL DALAM PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK SERTA BERAKHLAK MULIA”

2. Misi SD Tlogowareng

a. Melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien

b. Menumbuhkan semangat untuk berkompetisi dalam peningkatan prestasi dan mutu pembelajaran

c. Mengembangkan kreatifits, bakat dan minat dalam rangka peningkatan prestasi dan kemandirian siswa.

(12)

D. Tujuan Sekolah

a. Siswa kreatif, terampil, dan bekerja untuk dapat mengembangkan diri secara terus-menerus.

b. Siswa memiliki dasar-dasar pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi

(13)

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum

Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut :

1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia

2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian

3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi

4) Kelompok mata pelajaran estetika

5) Kelompok mata pelajaranjasmani, olahraga dan kesehatan Tabel 1. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran

No Kelompok Mata

Pelajaran Cakupan

1 Agama dan

Akhlak Mulia

Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama

2 Kewarganegaraan

dan Kepribadian

Kelompk mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan dan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela Negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelesterian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab social, ketaatan hokum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta prilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

3 Ilmu Pengetahuan

dan Teknologi

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD dimaksukkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berfikir dan berprilaku ilmiah yang kritis,kreatif, dan mandiri.

4 Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan mengapresiasi keindahan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.

(14)

5 Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah

Selanjutnya dalam pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional Pendidikan dijelaskan pula bahwa:

(1) Kelompok Mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama, kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika, jasmani, olahraga, dan kesehatan.

(2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama, akhlak mulia, kewarganegaraan, bahasa, seni dan budaya, dan pendidikan jasmani.

(3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, ketrampilan/kejuruan, muatan lokal yang relevan..

(4) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, seni dan budaya, ketrampilan, dan muatan lokal yang relevan

(5) Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani, olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, dan muatan lokal yang relevan

Struktur kurikulum SDN Tlogowareng meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai kelas I sampai dengan kelas VI.

Struktur kurikulum SDN Tlogowareng disusun berdasarkan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut :

a. Kurikulum SDN Tlogowareng memuat 8 mata pelajaran, 1 muatan lokal dan 3 pengembangan diri.

b. Pembelajaran pada kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IV s.d VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran. c. Alokasi waktu jam pelajaran adalah 35 menit

(15)

Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, Strutur Kurikulum SD Tlogowareng adalah sebagai berikut :

STRUKTUR KURIKULUM SD NEGERI TLOGOWARENG

No. Komponen Alokasi Waktu Kelas I II III IV V VI A. Mata Pelajaran

T

E

MA

T

IK

T

E

MA

T

IK

T

E

MA

T

IK

1 Pendidikan Agama 3 3 3 2 Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 6 6 6 4 Matematika 7 7 7

5 Ilmu Pengetahuan Alam 5 5 5

6 Ilmu Pengetahuan Sosial 3 3 3

7 Seni Budaya dan Ketrampilan 4 4 4

8 Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 4 4 4

B. Muatan Lokal - - - a. Bahasa Jawa 2 2 2 J u m l a h 30 31 32 36 36 36 C. Pengembangan Diri *) 1 Pramuka - - 2 2 2 2 2 TPA 2 2 2 2 2 2 3 Reog 2 2 2 2 2 2

*) Pengembangan diri dilaksanakan di luar jam pelajaran ( sebagai ekstrakurikuler)

B. Muatan Kurikulum di SDN Tlogowareng

Muatan kurikulum SDN Tlogowareng meliputi 8 mata pelajaran, 1 muatan lokal, dan 3 pengembangan diri.

I. Mata Pelajaran

Mata pelajaran di SDN Tlogowareng teriri dari 8 mata pelajaran yaitu : a. Pendidikan Agama

Mata Pelajaran Pendidikan Agama bertujuan :

Mengembangkan ketakwaan kepada Tuhan Yaang Maha Esa.

Menjadikan manusia Indonesia yang taat beragama dan beraklag mulia. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Pendidikan Agama dapat dilihat pada lampiran Paraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006.

(16)

b. Pendidikan Kewarganegaraan

Mata Pelajaran Kewarganegaraan bertujuan :

Berfikir kritis, rasional, kreatif sebagai warga negara.

Berpartisipasi aktif, cerdas, berbangsa dan bermasyarakat.

Berinteraksi dengan bangsa lain secara langsung atau tidak langsung dengan menggunakan teknologi, informasi dan komunikasi.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat dilihat pada lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006.

c. Bahasa Indonesia

Mata Pelajaran Pendidikan Bahasa Indonesia bertujuan :

Dapat berkomunikasi secara aktif dan efisien dengan etika baik lisan maupun tertulis.

Merasa bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.

Untuk meningkatkan kemampuan intelektual serta kematangan emosional dan sosial.

Memperluas wawasan halus budi pekerti dan kemampuan berbahasa. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat dilihat pada lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006.

d. Matematika

Mata Pelajaran Matematika bertujuan :

Memahami konsep matematika dengan tepat dalam pemecahan masalah.

Menggunakan penalaran pada pola dan bersifat melakukan manipulasi matematika dalam pembuatan generalisasi

Memecahkan masalah, memahami masalah, dan menafsirkan solusi yang sesuai.

Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel diagram dan media.

Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan serta memiliki sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Matematika dapat dilihat pada lampiran Paraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006.

(17)

e. Ilmu Pengetahuan Alam

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam bertujuan :

Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa karena keindahan dan keteraturan alam ciptaanNya.

Mengembangkan pengetahuan dan konsep IPA

Mengembangkan konsep ingin tahu, sikap positif dan kesadaran adanya hubungan yang saling mempengaruhi.

Mengembangkan ketrampilan proses

Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam serta keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran IPA dapat dilihat pada lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006.

f. Ilmu Pengetahuan Sosial

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan :

Memahami konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungan.

Memiliki kemampuan dasar untuk berfikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri dan memecahkan masalah serta ketrampilan dalam kehidupan sosial.

Memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.

Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dalam masyarakat yang majemuk.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dapat dilihat pada lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006.

g. Seni Budaya dan Ketrampilan Mata Pelajaran SBK ini bertujuan :

Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan ketrampilan.

Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan ketrampilan.

Kreatif melalui seni budaya dan ketrampilan. h. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

(18)

Mengembangkan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat

Meningkatkan pertumbuhan pisik psikis yang lebih baik.

Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan gerak dasar.

Mengembangkan sikap positif, jujur, disiplin, kerjasama, percaya diri.

Memahami pola hidup sehat, kebugaran dan sikap positif.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dapat dilihat pada lampiran Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006.

2 Muatan Lokal

a Wajib (Bahasa Jawa)

Muatan lokal Bahasa, Sastra dan Bahasa Jawa bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut :

➢ Berkomunikasi secara efektif dan efisien dengan etika dan unggah ungguh yang berlaku, baik secara lisan maaupun tulis.

➢ Menghargai dan bangga menggunakan bahasa jawa sebagai sarana

berkomunikasi dan sebagai lambang kebangsaan serta identitas daerah.

➢ Memahami bahasa jawa dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk

berbagai tujuan.

➢ Menggunakan bahasa jawa untuk meningkatkan kemampuan intelektual,

serta kematangan emosional dan sosial.

➢ Menikmati dan memanfaatkan karya sastra dan budaya jawa untuk

memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa.

➢ Menghargai dan membanggakan sastra jawa sebagai khasanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

3 Pengembangan Diri Ekstrakurikuler

a Pramuka, dengan alokasi waktu 2 x 35 menit. Diikuti oleh siswa kelas III sampai dengan kelas VI

(19)

b TPA, dengan alokasi waktu 2 x 35 menit. Diikuti oleh seluruh siswa kelas I sampai dengan kelas VI

c Reog, dengan alokasi waktu 2 x 35 menit. Diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 sampai kelas VI

Kegiatan Pembiasaan

a Upacara bendera

b Menyanyikan lagu wajib nasional bersama-sama dihalaman sekolah sebelum

masuk kelas

c Menyanyikan lagu daerah setelah selesai pelajaran

d Gerwaca (Gerakan Wajib Membaca 15 menit sebelum pelajaran)

e Berdoa dan memberi salam sebelum dan sesudah pelajaran dimulai

f Sholat dhuhur berjamaah

g Senam pagi setiap hari jumat, minggu 1 dan 3 h Jumat bersih setiap hari jumat, minggu ke 2 dan 4

Pekan Kreativitas

a Porsenitas

5. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan dalam pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah. Guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam KTSP, silabus, dan RPP yang sudah ada. Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa ada 2 jenis yaitu :

a Indikator sekolah dan kelas b Indikator untuk mata pelajaran

Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh kepala sekolah, guru, dan personalia sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana pendidikan budaya dan karakter bangsa dan berkenaan dengan kegiatan sekolah yang telah diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin).

(20)

Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku afektif seorang peserta didik berkenaan mata pelajaran tertentu.

Perilaku yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa bersifat progresif, artinya berkembang semakin kompleks antara satu jenjang kelas dengan jenjang kelas di atasnya, bahkan dalam jenjang kelas yang sama. Guru memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ke perilaku yang lebih kompleks.

Pendekatan pembelajaran yang digunakan menggunakan pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak, dilakukan melalui melalui berbagai kegiatan di kelas, sekolah, dan masyarakat (melalui ekstrakurikuler).

Penilaian dilakukan terus-menerus oleh guru dengan mengacu pada indikator pencapaian nilai-nilai budaya dan karakter, melalui pengamatan perilaku, dan dicatat di buku (model anecdotal record), serta dapat melalui pemberian tugas yang berupa persoalan atau kejadian yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai yang dimilikinya.

Dari hasil pengamatan, catatan anecdotal, tugas, laporan, dsb guru dapat memberikan kesimpulan/pertimbangan yang dinyatakan dalam pernyataan kualitatif sbb :

a. b c D BT \ MT MB MK

Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator.

Mulai Terlihat (peserta didik mulai memperlihatkan adanya tanda- tanda awal perlaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten).

Mulai berkembang (peserta didi sudah memperlihatkan berbagaitanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).

Membudaya (peserta didik terus-menerus memperlihatkan perilayang dinyatakan dalam indikator secara konsisten/membudaya konsisten).

(21)

NILAI DAN DESKRIPSI PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA NO NILAI DESKRIPSI

1. RELIGIUS

Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan agama lain.

2. JUJUR

Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

3. TOLERANSI

Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

4. DISIPLIN

Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh kepada berbagai ketentuan dan peraturan.

5. KERJA KERAS

Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

6. KREATIF

Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7. MANDIRI

Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung dengan orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8. DEMOKRATIS

Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

9.

RASA INGIN TAHU

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.

10.

SEMANGAT KEBANGSAAN

Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang

menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

(22)

AIR kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

12.

MENGHARGAI PRESTASI

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui serta menghormati keberhasilan orang lain.

13.

BERSAHABAT/ KOMUNIKATIF

Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, bekerja sama dengan orang lain.

14. CINTA DAMAI

Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

15.

GEMAR MEMBACA

Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

16.

PEDULI LINGKUNGAN

Sikap, tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam sekitar, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

17. PEDULI SOSIAL

Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan kepada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

‘18. TANGGUNG JAWAB

Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Kuasa.

6. Pengaturan Beban Belajar

Kelas Satu Jam Pelajaran

Tatap Muka/Menit Jumlah Jam Pembelajaran Per minggu Minggu Efektif Per tahun Ajaran Waktu Pembelajaran/Menit Per tahun Jumlah Jam Per Tahun @ 60 Menit I 35 31 35 36750 613 II 35 31 35 37975 633 III 35 32 35 39200 653 IV 35 36 35 44100 735 V 35 36 35 44100 735 VI 35 36 35 44100 735

(23)

6. Ketuntasan Belajar

Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL SDN TLOGOWARENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018

No Komponen Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM)

I II III IV V VI A Mata Pelajaran 1 Pendidikan Agama 75 75 75 75 75 75 2 Pendidikan Kewarganegaraan 75 75 75 75 75 75 3 Bahasa Indonesia 75 75 75 75 75 75 4 Matematika 75 75 75 75 75 75

5 Ilmu Pengetahuan Alam 75 75 75 75 75 75

6 Ilmu Pengetahuan Sosial 75 75 75 75 75 75

7 Seni Budaya dan Ketrampilan 76 76 76 76 76 76

8 Pendidikan Jasmani 76 76 76 76 76 76 B Mulok : a Bahasa Jawa 65 65 65 70 70 70 C Pengembangan Diri 1 Pramuka - - B B B B 2 TPA B B B B B B 3 Reog B B B B B B

7. Kenaikan Kelas dan Kelulusan

Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. Kriteria dan penentuan kenaikan kelas sebagai berikut :

Kriteria Kenaikan Kelas

Siswa dinyatakan naik kelas apabila :

a. Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti.

b. Memiliki nilai rapor di semua kelas yang diikuti. Nilai rapor yang

dimaksud diperoleh dari {(1 x nilai rata-rata ulangan harian) + (1 x nilai rata-rata tugas/PR) + (1 x nilai ulangan tengah semester) + (2 x nilai

(24)

UAS/UKK)} : 5. Pada nilai ulangan harian, siswa yang nilainya ≥ KKM diberi bonus nilai 0,2 (kecuali nilai 100). Hal ini untuk membedakan dengan nilai yang sama dengan KKM tetapi diperoleh melalui perbaikan/remidi. c. Tidak ada nilai di bawah KKM, pada nilai rapor untuk semua mata

pelajaran.

d. Memiliki nilai minimal Baik pada aspek kepribadian dan akhlak mulia pada semester genap, tahun pelajaranjaran 2017/2018

e. Memiliki nilai pengembangan diri minimal Baik .

f. Memenuhi syarat kehadiran minimal 85%.

Penentuan Kenaikan Kelas:

1. Penentuan siswa yang naik kelas / tidak naik kelas, dilakukan oleh sekolah dalam suatu rapat dewan guru.

2. Siswa yang dinyatakan naik kelas, pada rapornya dituliskan naik ke kelas jenjang diatasnya.

3. Siswa yang tidak naik kelas harus mengulang.

Kelulusan

Kriteria Kelulusan :

Sesuai dengan ketentuan PP No. 19/ 2005 Pasal 72 Ayat (1), peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah :

1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

2. Memperoleh nilai minimal Baik untuk seluruh kelompok Mata Pelajaran agama dan akhlaq mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;

3. Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan

4. Lulus Ujian Nasional.

(25)

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL SDN TLOGOWARENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 No Komponen KKM A Mata Pelajaran 1 Pendidikan Agama 71 2 Pendidikan Kewarganegaraan 71 3 Bahasa Indonesia 60 4 Matematika 50

5 Ilmu Pengetahuan Alam 60

6 Ilmu Pengetahuan Sosial 65

7 Seni Budaya dan Ketrampilan 75

8 Pendidikan Jasmani 75

B Mulok :

1 a Bahasa Jawa 70

L. Penentuan kelulusan

1. Penentuan siswa yang lulus dilakukan oleh sekolah dalam suatu rapat dewan guru dengan mempertimbangkan nilai rapor, nilai US/M, nilai ujian sekolah, sikap/kepribadian, dan kriteria kelulusan.

2. Siswa yang dinyatakan lulus diberi ijazah, SKHUS/M, dan rapor sampai dengan semester 2 kelas VI.

3. Siswa yang tidak lulus tidak memperoleh ijazah dan SKHUS/M.

8. Pendidikan Kecakapan Hidup

Pendidikan Bahasa Jawa

Pendidikan kecakapan hidup mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan/atau kecakapan vokasional. Pendidikan kecakapan hidup yang dikembangkan antara lain tata krama pergaulan, penggunaan Bahasa Jawa yang baik dan benar sesuai dengan kaidah setiap hari Sabtu.

(26)

PROGRAM PENDIDIKAN BAHASA JAWA SDN TLOGOWARENG

KELAS KOMPETENSI DASAR

l. ll. lll. lV. V. VI.

• Memahami dongeng hewan yang dibacakan atau melalui

berbagai media mencerminkan sifat baik dan buruk

• Memahami dongeng tentang manfaat tekun bekerja yang dibacakan atau melalui berbagai media

• Memahami wacana dialog yang memuat cangkriman yang

dibacakan atau melalui berbagai media

• Memahami wacana lisan yang memuat paribasan dan

tembung entar yang dibacakan atau melalui berbagai media. • Memahami wacana lisan tentang gamelan yang dibacakan

atau melalui berbagai media

• Memahami wacana lisan yang memuat parikan yang

dibacakan atau melalui berbagai media

9. Keunggulan Lokal dan Global

Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global di SDN Tlogowareng adalah reog yang dilaksanakan melalui kegiatan Pengembangan Diri.

(27)

PROGRAM PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN GLOBAL SDN TLOGOWARENG

KELAS KOMPETENSI DASAR

I - III

• Mengenal berbagai macam alat musik tradisional dan dapat menyebutkan nama – nama alat musik tradisional yang digunakan dalam kegiatan reog

IV - VI

• Mampu memainkan berbagai alat musik tradisional serta dapat mengiringi gerakan reog

(28)

BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. (Kalender Pendidikan terlampir).

Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada SD Negeri Tlogowareng. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada SD Tlogowareng.

Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakannya kegiatan pembelajaran pada SD Tlogowareng. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, libur akhir tahun, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.

(29)

PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

UPT TK DAN SD KECAMATAN KARANGMOJO

SD NEGERI TLOGOWARENG

Alamat : Tlogowareng, Karangmojo, Karangmojo, Gunungkidul, Kode Pos 55891

REKAPITULASI KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) TAHUN PELAJARAN 2017/2018

No Komponen Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM)

I II III IV V VI A Mata Pelajaran 1 Pendidikan Agama 75 75 75 75 75 75 2 Pendidikan Kewarganegaraan 75 75 75 75 75 75 3 Bahasa Indonesia 70 70 70 70 70 70 4 Matematika 64 64 64 70 70 70

5 Ilmu Pengetahuan Alam 69 69 69 70 70 70

6 Ilmu Pengetahuan Sosial 65 65 65 70 70 70

7 Seni Budaya dan Ketrampilan 75 75 75 75 75 75

8 Pendidikan Jasmani 75 75 75 75 75 75 B Mulok : b Bahasa Jawa 65 65 65 70 70 70 C Pengembangan Diri 1 Pramuka - - B B B B 2 TPA B B B B B B 3 Reog B B B B B B

(30)

Jadwal Pengembangan Diri/Ekstrakurikuler : N

o

Pengemban gan Diri

Kelas Pembina Setiap Hari Pukul

1 Pramuka

III –VI 1. Jumilah, S.Pd.SD

2. Aprilian Tri S

3.

Kamis 15.00

2 TPA

I – VI 1. Dwi Astuti, S.Pd.I 2. Sri Kiswati, S.Pd.SD Senin 14.00 3 Reog I - VI 1. Sulistyowati, DW, S.Pd.SD

2. Pak Dwi Utomo

Jumat 15.00

Tlogowareng, Juni 2017 Kepala Sekolah

RAHAYU AYATININGSIH, S.Pd NIP 19730421 199703 2 007

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :