© 2014 Ipsos. Semua hak dilindungi undang-undang. Dokumen ini berisi informasi Rahasia dan Eksklusif milik Ipsos serta tidak boleh diungkapkan atau diperbanyak tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Ipsos.
TripBarometer 2014
2
Daftar Isi
Pendahuluan & Metodologi
Lampiran
Sindrom Setelah Wisata
Naik dan Turun Semangat Wisata
Ringkasan Psikologi Wisata
3
Kerja lapangan: 17 Juli-5 Agustus 2014
39.721
Wawancara
selesai
37.024
Melalui jendela
pop-up di situs
web TripAdvisor
2.697
Dari panel
Ipsos
Ukuran sampel
survei
konsumen:
Ukuran sampel
survei properti:
Secara total,
dilakukan dengan data yang dihitung
53.804
wawancara
untuk mencerminkan pasar
14.083
Wawancara
selesai
Pendahuluan
Tujuan:
TripBarometer dirancang untuk memahami tren baru wisata secara global, regional, dan lokal
dari sudut multidimensi serta mengungkapkan sudut pandang pelaku bisnis dan wisatawan.
Secara khusus, laporan ini dibuat untuk memahami 'Psikologi Wisata':
Apa yang memotivasi wisatawan untuk bepergian?
Apa yang dirasakan wisatawan di berbagai tahap liburan?
Bagaimana liburan mengubah wisatawan?
4
Metodologi
TripBarometer diperkenalkan oleh TripAdvisor pada tahun
2012, dengan tujuan mengukur dan memantau tren global
industri pariwisata di antara pelaku bisnis dan konsumen.
Survei ini merupakan gelombang keempat yang dilakukan
oleh TripBarometer. Gelombang 1 dan 2 studi ini dilakukan
masing-masing pada tahun 2012 dan 2013, sedangkan
gelombang 3 dilakukan oleh Ipsos MORI pada awal
tahun 2014.
Semua wawancara dilakukan dengan metode online,
sebagai berikut:
Penelitian
konsumen dilakukan di 32 pasar, sebagian
besar melalui link pop-up di situs web TripAdvisor
setempat. Di pasar prioritas TripAdvisor, panel online
Ipsos diperluas (bila diperlukan) guna memastikan
minimum 500 tanggapan diraih di setiap pasar
(untuk informasi rinci tentang ukuran sampel yang
dikelompokkan berdasarkan pasar, lihat Lampiran).
Email undangan dikirimkan kepada
pelaku bisnis
akomodasi yang menggunakan layanan gratis
TripAdvisor. Minimum 150 tanggapan diraih di setiap
pasar prioritas (dengan pengecualian pasar di Cina,
yang memperoleh 80 tanggapan).
Agar tetap selaras dengan TripBarometer gelombang
sebelumnya, data survei dihitung untuk mencerminkan
populasi online di seluruh dunia. Selain itu, penghitungan
juga diberlakukan di tingkat negara.
Penghitungan konsumen: Data dihitung untuk
mencerminkan populasi online di setiap negara dan
juga untuk mencerminkan profil responden di negara
tersebut, menurut usia, wilayah, dan gender.
Perhitungan bisnis: Setiap negara telah diberikan bobot
yang sejajar. Bila ukuran basis terlalu kecil, maka negara
yang berada dalam wilayah sama dikelompokkan
bersama dan diberikan bobot sama sebagai satu negara.
Dalam laporan ini, tidak ada data dengan ukuran basis di
bawah 100 yang dilaporkan, kecuali hasil survei bisnis untuk
Cina, yang memperoleh 80 tanggapan. Karena keberagaman
jenis/ukuran properti, data menurut pasar untuk survei
properti juga tidak dilaporkan secara luas.
Dalam laporan ini, yang dimaksud dengan wisatawan adalah
mereka yang telah mencari informasi atau merencanakan
liburan secara online dalam 12 bulan terakhir. Responden
properti adalah yang berada dalam salah satu posisi/jabatan
berikut:
Pemilik, manajer, direktur, General Manager, wakil
direktur utama, dan direktur utama
Manajemen sehari-hari untuk
bisnis, pemasaran, penjualan, iklan
Perbedaan dalam komposisi sampel di seluruh gelombang
lain dijelaskan secara rinci dalam lampiran.
5
Cara membaca laporan ini
Kami menggunakan sejumlah ikon untuk menunjukkan lokasi halaman yang
mengacu pada kuesioner untuk properti atau konsumen:
Kami juga menggunakan sejumlah ikon untuk menunjukkan perbedaan antara
tahap kehidupan wisatawan:
Pelaku bisnis
Konsumen
6
Wisatawan dari tahap hidup lainnya
Dasar: Semua responden konsumen (39.721), Generasi Millenial (8.211), Keluarga (9.326), Tanpa anak (9.908), Pensiunan (8.311)
N.B. Demografi tahap hidup tersebut merupakan karakteristik responden khusus survei ini. Tidak semua responden diklasifikasikan ke dalam salah satu kategori tersebut.
Generasi Millenial
Keluarga
Tanpa anak
Pensiunan
Usia mereka antara 18-34 tahun
dan tanpa anak. Hanya lebih dari separuh kelompok ini adalah wanita (55%).
Hampir separuh dari responden
Generasi Millenial berada di Asia (45%).
Mereka umumnya memilih liburan
kota dan budaya serta cenderung mengambil liburan singkat (48% responden menyebutkan bahwa durasi umum liburan mereka adalah kurang dari seminggu).
Sepanjang perjalanan liburan,
Generasi Millenial cenderung bersemangat, antusias, dan merasa tertantang.
Setelah liburan selesai, Generasi
Millenial cenderung berpikiran lebih terbuka dan menghargai kota mereka.
Usia mereka antara 25-54,
menikah dan memiliki anak berusia di bawah 18 tahun.
Mereka lebih memilih liburan
tropis dan pantai serta cenderung termotivasi untuk menjalin hubungan dan menikmati keharmonisan saat liburan.
Keluarga juga cenderung merasa
lebih dekat dengan orang tersayang di semua tahap liburan.
Setelah perjalanan liburan,
mereka cenderung
mengutamakan hubungannya dengan teman dan keluarga.
Usia mereka antara 35-54 tahun
dan tidak memiliki anak.
Sebagian besar tinggal di Eropa
dan Amerika Utara.
Mereka lebih memilih perjalanan
liburan kota dan budaya, dan jika dibandingkan dengan tahap hidup lainnya, mereka cenderung mengutamakan kemewahan selama liburan.
Mereka cenderung merasa puas di
akhir liburan.
Setelah liburan, pasangan tanpa
anak cenderung lebih ingin melakukan perubahan atas kehidupan mereka setelah perjalanan liburan dibandingkan kalangan pensiunan, namun tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan Generasi Millenial.
Pensiunan berusia lebih dari
55 tahun, dengan dua pertiga kelompok tersebut adalah pria (66%).
Responden kalangan pensiunan
sebagian besar berada di negara maju (AS, Inggris, Kanada, Prancis).
Kalangan pensiunan cenderung
ingin menyelami budaya setempat, dan lebih memilih perjalanan liburan kota dan budaya.
Mereka cenderung percaya diri,
ingin tahu, dan tenang sepanjang perjalanan liburan.
Setelah liburan selesai, kalangan
pensiunan adalah kelompok yang paling kecil kemungkinannya untuk mengubah kehidupan mereka. Namun jika mereka melakukannya, maka mereka adalah kelompok yang kemungkinan besar akan mencoba berbagai makanan baru dalam menu hariannya.
Wisatawan ingin memperluas wawasannya
Motivasi untuk berwisata diukur melalui kerangka
kerja yang telah diuji dari Ipsos
Delapan kategori motivasi dibedakan berdasarkan
dua dimensi, yakni 'pribadi' dan 'sosial'
Wisatawan paling termotivasi untuk 'memperluas
wawasan mereka' dan merasa 'bebas' saat liburan
Namun, tujuan utama manajemen hotel adalah
menawarkan 'keharmonisan' kepada tamu
8
Kerangka kerja untuk memahami motivasi liburan
Pendekatan valid untuk memahami motivasi manusia
Berdasarkan penelitian luas Ipsos di berbagai sektor, kami memahami bahwa konsumen memiliki kebutuhan psikologis berbeda dalam situasi dan kondisi tertentu. Misalnya, wisatawan yang cenderung pergi untuk liburan singkat bersama sekelompok teman ingin memenuhi motivasi berbeda dibandingkan wisatawan yang cenderung bepergian sebagai pasangan untuk liburan tropis dan pantai/laut.
Untuk memahami psikologi wisata pada gelombang survei TripBarometer ini, kami menerapkan kerangka kerja Ipsos. Kerangka kerja ini dapat divisualisasikan sebagai pedoman dengan dua dimensi yang membentuk delapan kategori motivasi. Pedoman tersebut telah disesuaikan secara khusus dalam konteks liburan.
Dua karakteristik wisata mencakup setiap motivasi wisata yang ada di seluruh lingkaran, sehingga kita dapat mengasosiasikan secara tepat posisi responden pada kerangka kerja motivasi.
1. Dimensi vertikal – Pribadi
Dimensi ini menunjukkan gambaran perasaan yang diinginkan oleh wisatawan secara internal. Bagian atas lingkaran (kebebasan) digunakan untuk menjelaskan wisatawan yang menikmati liburan dengan pikiran terbuka serta ingin merasa bebas dan bahagia. Sebaliknya di bagian ujung spektrum (keteraturan), menggambarkan wisatawan yang ingin lebih tenang dan bertindak dengan cara lebih terkendali.
2. Dimensi horizontal – Sosial
Dimensi ini menunjukkan bagaimana wisatawan ingin diperhatikan oleh orang lain. Sisi kiri spektrum (kemewahan) digunakan untuk menjelaskan wisatawan yang menginginkan liburan agar tampil menonjol sebagai individu dan menunjukkan kekayaannya. Sisi kanan (hubungan) menunjukkan motivasi wisatawan yang menginginkan liburan agar mereka dapat menghabiskan waktu bersama pasangan tercinta dan menjalin hubungan.
Orang yang
sama…
namun
situasi
dan
motivasi
berbeda
Dimensi
Sosial
Di
m
ensi
Pr
iba
di
9
Definisi tentang masing-masing motivasi liburan
Membantu saya menikmati hidup sepenuhnya Membuat saya dapat merasa bebas dan benar-benar bahagia Membuat saya dapat menyelami kehidupan dan budaya setempat Membantu saya bertemu dengan orang baru dan membuat kenangan Membuat saya dapat menikmati momen istimewa bersama pasangan tercinta
Membuat saya dapat menjalin hubungan erat dengan orang-orang terdekat Mengembalikan keharmonisan dan keseimbangan Membuat saya dapat merasa dilayani dan diperhatikan Memberi saya waktu untuk merenung dan mendapatkan kembali kendali atas hidup Membuat saya dapat merasa hidup teratur dan menghindari hal tidak terduga Memberikan pengalaman unik dan menarik Memperluas wawasan dan memperkaya pemahaman tentang dunia Memberikan pengalaman berharga Membuat saya dapat merasa istimewa dan memanjakan diri sendiri Memberikan kegembiraan Memberikan tantangan untuk mencoba hal baru
Keteraturan
Kebebasan
Keterlibatan
Kemewahan
Hubungan
Antusiasme
Keharmonisan
Memperluas
wawasan
Motivasi Wisata Secara Keseluruhan
Karakteristik Wisata
Dua karakteristik wisata, berkaitan dengan wisata yang membuat motivasi wisata secara
keseluruhan
Wisatawan memilih karakteristik terbaik sesuai cara yang ingin mereka rasakan saat liburan
Manajemen hotel juga diminta pendapatnya tentang gambaran perasaan yang mereka inginkan
10
Ringkasan
Wisatawan ingin memperluas wawasan mereka
Wisatawan ingin memperoleh pengalaman unik dan menarik saat liburan. Disamping itu, memperluas wawasan dan memperkaya pemahaman mereka tentang dunia merupakan hal penting. Bila digabungkan, motivasi tersebut akan membentuk motivasi liburan terbaik secara keseluruhan: 'Memperluas wawasan'. Tujuh dari sepuluh wisatawan di seluruh dunia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan motivasi wisata mereka yang utama. Motivasi tersebut didukung dengan jenis liburan, karena dua dari tiga wisatawan mengatakan bahwa secara umum mereka menikmati perjalanan liburan kota dan budaya.
Motivasi liburan tertinggi kedua adalah 'Kebebasan', yang didorong oleh kebutuhan untuk menikmati hidup sepenuhnya dan setidaknya, agar dapat merasa bebas dan sangat bahagia. Hampir separuh wisatawan mengatakan bahwa motivasi liburan mereka adalah 'Keterlibatan', yang secara global merupakan motivasi terpopuler ketiga. Motivasi ini adalah tentang perasaan untuk menyelami budaya setempat, bertemu orang baru, dan menciptakan kenangan.
Motivasi ‘Keterlibatan’ diikuti oleh motivasi 'Hubungan’ yang mencakup keinginan untuk menikmati momen istimewa dengan orang tercinta (atribut keempat yang paling banyak dipilih) dan menjalin hubungan erat dengan orang terdekat.
Meskipun ‘Memperluas wawasan’ merupakan prioritas wisatawan secara global, namun ada sedikit perbedaan di antara wisatawan dari berbagai negara. Paling jelas terlihat adalah wisatawan Thailand yang cenderung ingin merasa 'Bebas' dibandingkan wisatawan dari negara lain, sedangkan wisatawan Turki dan Jepang lebih menginginkan 'Antusiasme' saat liburan. Wisatawan Rusia menginginkan perasaan 'Kemewahan' saat liburan, sedangkan wisatawan Italia lebih ingin merasakan
'Keharmonisan'.
Manajemen hotel hanya fokus pada hal mendasar
Meskipun wisatawan ingin 'Memperluas wawasan mereka' saat melakukan perjalanan liburan, namun sebagian besar manajemen hotel cenderung menawarkan 'Keharmonisan' kepada tamu. Motivasi utama manajemen hotel adalah memastikan para tamu merasa dilayani dan diperhatikan. Sebaliknya, wisatawan menempatkan motivasi tersebut sebagai prioritas terakhir mereka. Manajemen hotel saat ini lebih mengutamakan faktor penyebab ketidakpuasan, daripada menyediakan kebutuhan wisata yang lebih kompleks.
Namun, masih ada harapan: Karakteristik terpopuler kedua bagi
manajemen hotel adalah membantu tamu memperoleh pengalaman unik dan menarik, yang merupakan karakteristik teratas bagi wisatawan. Meskipun 'Memperluas wawasan mereka' menempati urutan keempat dalam prioritas motivasi manajemen hotel, namun hampir separuh dari manajemen hotel mengatakan bahwa mereka ingin memberikan perasaan tersebut.
"Kebebasan' dan 'Keterlibatan' merupakan motivasi manajemen hotel teratas berikutnya dan tidak terlalu berbeda dengan keinginan wisatawan. Pengamatan terhadap motivasi tertentu dari kelompok wisatawan akan membantu manajemen hotel untuk lebih memperhatikan pengunjung target mereka.
Sama halnya dengan berbagai kelompok wisatawan, manajemen hotel tidak hanya menghadirkan nuansa "Keharmonisan' secara keseluruhan, namun juga nuansa negara yang berbeda. Wisatawan Thailand dan hotel di Thailand cenderung menawarkan 'Kebebasan', demikian juga dengan Portugal, Brasil, dan Austria. Hotel di Cina dan Maroko memberikan 'Antusiasme'. Hotel di India dan Karibia cenderung menciptakan
'Hubungan', sedangkan hotel di Jepang dan Selandia Baru bisa dikatakan memberikan pelayanan yang paling 'tepat’ dengan kecenderungan untuk ‘Memperluas wawasan’.
11
55
44
45
33
36
21
42
19
18
16
17
6
14
10
12
10
Gambaran perasaan yang diinginkan wisatawan
CQ29a/b. Saat Anda berlibur, manakah dari pernyataan berikut yang paling sesuai untuk menggambarkan perasaan yang Anda inginkan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen (39.721)
Hampir semua wisatawan ingin memperoleh pengalaman unik dan menarik,
menikmati hidup, memperluas wawasan, serta memahami dunia.
Memberikan pengalaman unik dan menarik Memperluas wawasan dan memperkaya pemahaman tentang dunia Membantu saya menikmati hidup sepenuhnya Membuat saya dapat merasa bebas dan benar-benar bahagia Membuat saya dapat menyelami kehidupan dan budaya setempat Membantu saya bertemu dengan orang baru dan membuat kenangan Membuat saya dapat menikmati momen istimewa bersama pasangan tercinta
Membuat saya dapat menjalin hubungan erat dengan orang-orang terdekat Memberikan kegembiraan Memberikan tantangan untuk mencoba hal baru Mengembalikan keharmonisan dan keseimbangan Membuat saya dapat merasa dilayani dan diperhatikan Memberikan pengalaman berharga Membuat saya dapat merasa istimewa dan memanjakan diri sendiri Memberi saya waktu untuk merenung dan mendapatkan kembali kendali atas hidup
Membuat saya dapat merasa hidup teratur dan menghindari hal tidak terduga
Keteraturan
Kebebasan
Keterlibatan
Kemewahan
Hubungan
Antusiasme
Keharmonisan
Memperluas
wawasan
Motivasi Wisata
Secara Keseluruhan
Karakteristik Wisata
(%)
12
Motivasi liburan secara keseluruhan dari wisatawan
CQ29a/b. Saat Anda berlibur, manakah dari pernyataan berikut yang paling sesuai untuk menggambarkan perasaan yang Anda inginkan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen (39.721)
21
21
22
31
47
47
62
71
Keteraturan
Kebebasan
Keterlibatan
Kemewahan
Hubungan
Antusiasme
Keharmonisan
Memperluas
wawasan
Sebagian besar wisatawan ingin 'Memperluas wawasan mereka' saat liburan dan menikmati
‘Kebebasan’. Sedikit wisatawan yang mencari 'Keharmonisan' dan 'Keteraturan'.
13
58
34
42
7
32
30
30
29
28
13
22
15
17
12
8
7
Gambaran perasaan yang diinginkan manajemen
hotel agar dimiliki oleh para tamu
BQ34a/b. Manakah dari pernyataan berikut yang Anda harap dirasakan oleh tamu karena telah menginap di hotel/properti Anda? Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
Merasa 'dilayani dan diperhatikan' merupakan motivasi yang disebutkan paling sedikit oleh
wisatawan. Sebaliknya, motivasi tersebut merupakan motivasi tertinggi yang coba
diberikan oleh manajemen hotel.
Merasa dilayani dan diperhatikan Mengembalikan keharmonisan dan keseimbangan Memperoleh pengalaman unik dan menarik Memperluas wawasan dan memperkaya pemahaman mereka tentang dunia Bertemu orang baru dan menciptakan kenangan Membuat mereka dapat menyelami kehidupan dan budaya setempat Merasa bebas dan sangat bahagia Menikmati hidup sepenuhnya Menikmati momen istimewa bersama orang tersayang Menjalin hubungan erat dengan orang terdekat
Merasa diistimewakan dan dimanja Memiliki pengalaman berharga Meluangkan waktu untuk merenung dan mendapatkan kembali kendali atas hidup mereka Membuat mereka dapat merasa teratur dan menghindari hal tidak terduga Merasa bahagia Merasa tertantang untuk mencoba hal baru
Keteraturan
Kebebasan
Keterlibatan
Kemewahan
Hubungan
Antusiasme
Keharmonisan
Memperluas
wawasan
Motivasi Wisata
Secara Keseluruhan
Karakteristik Wisata
(%)
14
Ketidakcocokan dalam motivasi liburan
CQ29a/b. Saat Anda berlibur, manakah dari pernyataan berikut yang paling sesuai untuk menggambarkan perasaan yang Anda inginkan? BQ34a/b. Manakah dari pernyataan berikut yang Anda harap dirasakan oleh tamu karena telah menginap di hotel/properti Anda? Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083) Dasar: Semua jawaban responden konsumen (39.721)
21
21
22
31
47
47
62
71
Dalam hal penawaran, manajemen hotel meremehkan keinginan wisatawan untuk
'Memperluas wawasan mereka' dan terlalu menganggap penting kebutuhan wisatawan
akan 'Keharmonisan'.
(%)
Manajemen hotel
Wisatawan
Keteraturan
Kebebasan
Keterlibatan
Kemewahan
Hubungan
Antusiasme
Keharmonisan
Memperluas
wawasan
27
73
33
14
34
50
49
45
15
Gambaran perasaan yang diinginkan wisatawan –
menurut negara
CQ29a/b. Saat Anda berlibur, manakah dari pernyataan berikut yang paling sesuai untuk menggambarkan perasaan yang Anda inginkan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen (39.721)
'Memperluas wawasan' merupakan prioritas secara global, namun jika dilihat lebih
dekat lagi akan terungkap sejumlah perbedaan dalam data di antara negara.
Argentina Australia Austria Brasil Kanada Cina Prancis Jerman Yunani India Indonesia Irlandia Italia Jepang Malaysia Meksiko Selandia Baru Portugal Rusia Afrika Selatan Spanyol Swiss Thailand Turki Inggris AS Wisatawan Malaysia menginginkan perluasan wawasan & kebebasan
secara seimbang, karena itu ikonnya berada di antara dua spektrum
16
Gambaran perasaan yang diinginkan hotel kepada
tamunya – menurut negara
Argentina Australia Austria Brasil Kanada Karibia Cina Prancis Jerman Yunani India Indonesia Irlandia Italia Jepang Meksiko Maroko Selandia Baru Portugal Rusia Afrika Selatan Spanyol Thailand Turki Inggris AS
BQ34ab. Manakah dari pernyataan berikut yang Anda harap dirasakan oleh tamu karena telah menginap di hotel/properti Anda? Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
Nilai hotel di Inggris merupakan yang tertinggi untuk penawaran
keharmonisan, dan juga
cenderung mempromosikan
kemewahan dibandingkan
mayoritas negara lain, karena itu ikonnya terletak di antara dua spektrum
'Keharmonisan' merupakan prioritas secara global bagi manajemen hotel, namun
jika dilihat lebih dekat lagi akan terungkap sejumlah perbedaan dalam keragaman
negara.
Naik dan Turun Semangat Wisata
Perasaan senang sebelum kedatangan, puas setelah
kepulangan
Perasaan senang, santai, dan kepuasan merupakan
emosi utama yang dirasakan oleh wisatawan saat
liburan
Selama perjalanan liburan, manajemen hotel
cenderung mengutamakan faktor penyebab
ketidakpuasan dalam memberikan aspek dasar
misalnya proses pemesanan yang lancar & efisien
18
Ringkasan
Perasaan senang memuncak sebelum liburan
Bagi rata-rata wisatawan, perasaan senang merupakan emosi utama yang dirasakan sewaktu merencanakan liburan. Wisatawan Jepang dan Australia merupakan dua bangsa yang wisatawannya paling bersemangat menyiapkan liburan.
Dapat berangkat ke destinasi liburan sudah cukup untuk membuat mereka bersemangat, terutama Generasi Millenial dan wisatawan yang berwisata dengan teman.
Perasaan senang akan menurun selama liburan dan berganti menjadi perasaan santai
Perasaan santai merupakan yang paling sering diungkapkan oleh wisatawan dari negara Eropa seperti Inggris, Irlandia, Jerman, dan Austria. Wisatawan yang lebih memilih liburan tropis, pantai/laut juga cenderung merasa santai selama tahap perjalanan ini.
Wisata berakhir dengan kepuasan
Perasaan puas akan terbentuk selama berlibur dan meningkat saat kepulangan. Wisatawan Brasil cenderung merasa puas saat liburan selesai. Wisatawan juga merasa lebih aman setelah pulang, terutama mereka yang berwisata sendiri.
Usia bukan sekadar pembedaan tahap hidup
Generasi Millenial dan kalangan pensiunan berada di dua spektrum. Selain perasaan senang dan semangat yang lebih tinggi, Generasi Millenial merasa lebih antusias tentang liburan, sedangkan kalangan pensiunan lebih mengutamakan pengendalian diri.
Wisatawan yang berwisata sebagai pasangan dan keluarga selalu
menyampaikan perasaan yang lebih besar untuk lebih dekat dengan orang tercinta.
Kemungkinan akan muncul sejumlah stereotip gender
Dibandingkan pria, wanita lebih cenderung merasa senang, bersemangat, puas, dan lebih dekat dengan orang tercinta saat liburan. Selain itu, pria cenderung lebih terkendali, yakin, aman, berwawasan, dan produktif.
Liburan berbeda, emosi juga berbeda
Selain emosi yang dominan, mereka yang lebih memilih melakukan liburan kota dan budaya cenderung merasa ingin tahu di berbagai tahap liburan dibandingkan rata-rata wisatawan. Wisatawan yang biasanya melakukan perjalanan aktivitas dan petualangan cenderung merasa lebih bersemangat, sedangkan mereka yang biasanya melakukan perjalanan kesehatan dan kesejahteraan merasa lebih bebas, kaya, dan aman. Wisatawan yang bepergian sendiri juga cenderung merasa bebas, sedangkan mereka yang berwisata bersama orang yang mereka tidak kenal jika kembali ke negaranya sering kali merasakan wawasan yang lebih terbuka.
Manajemen hotel dapat berupaya lebih banyak lagi untuk menyenangkan tamu
Saat ini manajemen hotel memprioritaskan faktor dasar, yakni mengurangi stres serta memastikan proses yang lancar dan efisien selama persiapan wisata. Hanya sebagian kecil manajemen hotel yang berhasil membuat tamu merasakan liburan sudah dimulai sejak tahap pemesanan kamar, dan mereka adalah manajemen hotel yang ingin melihat angka tamu setia meningkat lebih tinggi. Manajemen hotel yang secara aktif menghubungi tamu untuk membantu persiapan wisata, ternyata juga hanya sebagian kecil, namun sikap tersebut memberikan lebih banyak tamu setia. Saat ini, resor dan hotel mewah cenderung fokus pada sasaran tersebut.
Fokus pada pengalaman pelanggan yang memuaskan dapat memberikan hasil menguntungkan
Kami memahami bahwa manajemen hotel menargetkan layanan pelanggan yang memuaskan dan terus menjalin hubungan dengan tamu karena pelanggan menginginkan relaksasi selama liburan. Langkah tersebut merupakan cara untuk memperoleh tamu setia dengan jumlah di atas rata-rata.
19 Kedatangan di destinasi liburan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah Pemesanan
Naik-turunnya emosi wisatawan
Pada tahap awal perjalanan, wisatawan merasa sangat senang, lalu perasaan
tersebut menjadi biasa saja menjelang liburan berakhir. Perasaan tersebut
kembali muncul saat akan kembali pulang.
11
24
45
32
36
54
55
31
11
9
12
19
26
47
45
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (± 37.000)
(%, menunjukkan hanya 3 teratas dari 15 emosi)
20 Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah Pemesanan
25
12
10
21
25
34
25
17
18
13
29
Naik-turunnya emosi wisatawan
Wisatawan lebih sering bersemangat saat tiba di destinasi liburan, namun rasa
ingin tahu menurun selama kunjungan mereka. Saat kembali ke rumah mereka
akan merasa lebih aman.
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (± 37.000)
Bersemangat
Ingin tahu
Aman
Lebih dekat dengan orang tercinta Bebas(%, menunjukkan 4 hingga 8 dari 15 emosi)
Kedatangan di destinasi
21
Sasaran manajemen hotel sebelum kedatangan
wisatawan
Meminimalkan stres sekaligus memastikan proses pemesanan yang lancar dan
efisien merupakan tujuan utama manajemen hotel selama persiapan liburan, namun
hanya sebagian kecil manajemen hotel yang mencoba melakukannya.
Kedatangan di destinasi liburan
55%
Senang
52
46
31
27
16
Proses pemesanan lancar & efisien Meyakinkan kembali pemesanan Memberikan informasi tentang hotel kepada tamu Saran wisata lainnya Membuat tamu merasa seperti liburan sudah dimulai36
35
31
30
26
Memini-malkan stres yang mungkin terjadi Memberikan informasi tentang hotel kepada tamu Memberikan informasi tentang destinasi Mulai menjalin hubungan Saran wisata lainnya(%)
Pemesanan54%
Senang
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? BQ36. Apa tujuan utama hotel/properti Anda pada masing-masing tahap?
Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (± 37.000), semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
Tujuan utama hotel…
5 teratas
Pemesanan Kedatangan di destinasi
22
Sasaran manajemen hotel setelah kedatangan
Fokus manajemen hotel adalah memberikan layanan pelanggan yang memuaskan
selama kunjungan, namun pihak ketiga menganjurkan dan menawarkan
pengalaman setempat.
50
42
32
27
22
Memberikan 'pelayanan sepenuh hati' untuk menawarkan layanan pelanggan yang memuaskan Terus menjalin hubungan dengan tamu Menganjur-kan dan menawar-kan pengalaman setempat kepada tamu Saran wisata lainnya Memastikan tamu merasa aman dan nyaman Selamamenginap Kembali di rumah
Pulang dari destinasi liburan
57
44
39
28
7
Meminta tamu menulis ulasan secara online Mengucap-kan terima kasih kepada tamu atas kunju-ngannya Menganjur-kan tamu untuk kembali pada kunjungan lain Membantu tamu merasa bahwa mereka masih merasakan liburan Menjalin hubungan erat dengan tamuCQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? BQ36. Apa tujuan utama hotel/properti Anda pada masing-masing tahap?
Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (± 37.000), semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
47%
Puas
45%
Santai
45%
Puas
Tujuan utama hotel…
5 teratas (%) Selama
23
Merasa ingin tahu selama menginap
Keingintahuan wisatawan yang semakin berkurang selama menginap, beserta
motivasi liburan utama (‘memperluas wawasan’) memberikan peluang kepada
hotel untuk memberikan kebutuhan psikologi wisata tersebut.
Kedatangan di destinasi liburan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah Pemesanan
21%
19%
12%
10%
50
42
32
27
22
13
11
Memberikan 'pelayanan dengan sepenuh hati' untuk menawarkan layanan pelanggan yang memuaskan Menganjurkan dan menawarkan pengalaman setempat kepada tamu Memberikan saran wisata lainMemastikan tamu merasa aman dan nyaman Memberikan informasi setempat tentang destinasi liburan Memberikan informasi tentang hotel kepada tamu
Tujuan utama hotel…
(%)CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? BQ36c. Saat tamu menginap, tujuan utama hotel/properti saya adalah …
Dasar: Semua responden konsumen, kecuali TT (± 37.000) BQ36c. Dasar: Semua responden pelaku bisnis (14.083)
Wisatawan merasa ingin tahu…
Terus menjalin hubungan dengan tamu
24
Emosi selama pemesanan – penemuan rinci
Wisatawan paling senang saat memesan paket liburan. Menahan diri, ingin tahu,
dan bersemangat merupakan emosi sekunder.
Pemesanan
54
29
25
25
22
21
21
18
15
13
12
11
7
7
7
0 10 20 30 40 50 60(%)
Kedatangan di destinasi liburan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumahCQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat melakukan pemesanan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (37.266)
Men
ah
an
di
ri
Ing
in ta
hu
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
San
ta
i
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
25
Emosi selama pemesanan – menurut tahap hidup
Generasi Millenial dan kalangan pensiunan memiliki emosi yang lebih labil
selama perjalanan wisata, hal tersebut terlihat pada tingkat
antusiasme, semangat, dan keyakinan.
Pemesanan Kedatangan di destinasi
liburan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat melakukan pemesanan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (37.266)
0 10 20 30 40 50 60
Generasi Millenial
Keluarga
Tanpa anak
Pensiunan
29%
(%)
27%
27%
18%
Men
ah
an
di
ri
Ing
in ta
hu
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
San
ta
i
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
26
52
46
31
27
16
14
12
Tujuan utama manajemen hotel selama
pemesanan – penemuan rinci
Efisiensi dan kepastian merupakan tujuan utama bagi manajemen hotel
selama pemesanan, dengan resor dan hotel mewah menjadi lebih cenderung
memanfaatkan pola pikir semangat wisatawan.
Membuat proses pemesanan selancar dan seefisien mungkin Membuat tamu merasa yakin tentang pemesanan
mereka Memberikan informasi tentang hotel
kepada tamu
Memberikan saran wisata
lain Membuat tamu merasa seperti liburan sudah dimulai Mempromosikan layanan tambahan kepada tamu
(%
)
Memberikan informasi setempat tentang destinasi liburan Selama menginap Pemesanan Sebelum menginapBQ36a. Saat pemesanan, tujuan utama hotel/properti saya adalah untuk… Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
Setelah tamu pulang
Resor = 58%
Resor = 24%
Mewah = 20%
Hostel = 40%
27
Emosi setelah datang – penemuan rinci
Rasa senang masih berlanjut saat wisatawan tiba di destinasi mereka. Momen
tersebut juga merupakan saat mereka merasa sangat bersemangat, santai,
dan bebas.
55
15
12
34
13
17
23
6
13
15
19
24
24
11
6
0 10 20 30 40 50 60 Kedatangan di destinasi liburan Pemesanan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumahCQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat tiba di destinasi wisata? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (37.147)
(%)
Men
ah
an
di
ri
Ing
in ta
hu
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
San
ta
i
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
28
17%
Emosi setelah datang – menurut tahap hidup
Generasi Millenial tetap merasa senang dan bersemangat saat tiba di destinasi
liburan, sedangkan kalangan pensiunan merasa lebih berpikiran terbuka dan
santai.
Kedatangan di destinasi liburan Pemesanan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumahCQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat tiba di destinasi wisata? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (37.147)
0 10 20 30 40 50 60 Generasi Millenial Keluarga Tanpa anak Pensiunan
39%
28%
30%
(%)
Men
ah
an
di
ri
Ing
in ta
hu
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
San
ta
i
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
29
36
35
31
30
26
18
13
Tujuan manajemen hotel sebelum menginap
Menurunkan stres dan memberikan saran wisata merupakan tujuan utama
manajemen hotel sebelum menginap. Sedikit manajemen hotel yang secara aktif
menghubungi tamu untuk membangun antusiasme.
Meminimalkan kemungkinan stres (misalnya mengkonfirmasi ulang pemesanan, mena warkan transportasi dari bandara gratis) Memberikan saran wisata lain (misalnya pilihan restoran, objek wisata, rencana perjalanan) Memberikan informasi tentang hotel kepada tamu
(misal, lokasi dan fasilitasnya) Memberikan informasi setempat tentang destinasi (misalnya cuaca, sejarah daerah) Mulai menjalin hubungan dengan tamu (misalnya memperkenalkan staf hotel/resepsionis) Mempromosikan layanan tambahan kepada tamu (misalnya layanan transportasi dari bandara) Secara aktif menghubungi tamu untuk membangun rasa senang terkait liburan mereka berikutnya
(%
)
Selama menginap Pemesanan Sebelum menginapBQ36b. Setelah tamu melakukan pemesanan, sasaran tujuan hotel/properti saya adalah untuk… Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
Setelah tamu pulang
Hotel = 36%
Resor = 25%
Resor = 31%
30
Pemesanan Kedatangan di destinasi
liburan
Emosi selama menginap – penemuan rinci
Perasaan senang wisatawan akan menurun dan rasa santai akan meningkat
selama liburan. Rasa lebih dekat dengan orang tercinta juga akan tumbuh.
Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah
31
12
10
25
10
11
22
10
15
15
26
45
26
24
9
0 10 20 30 40 50 60Men
ah
an
di
ri
Ing
in ta
hu
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
San
ta
i
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda selama menginap? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (37.273)
31
Pemesanan Kedatangan di destinasi
liburan
Emosi selama menginap – menurut tahap hidup
Rasa menjadi lebih dekat dengan orang tercinta terutama diarahkan oleh
keluarga, dibandingkan semua tahap hidup lainnya.
Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda selama menginap? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (37.273)
0 10 20 30 40 50 60
Generasi Millenial
Keluarga
Tanpa anak
Pensiunan
15%
24%
23%
(%)
Ing
in ta
hu
Men
ah
an
di
ri
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
Sa
nt
ai
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
32
50
42
32
27
22
13
11
Setelah tamu pulangTujuan utama manajemen hotel selama menginap
Fokus sasaran manajemen hotel adalah memberikan layanan pelanggan yang
memuaskan selama tamu menginap, terutama dapat dilihat di hotel mewah dan
butik.
Memberikan 'pelayanan dengan sepenuh hati' untuk memberikan pengalaman layanan pelanggan yang memuaskan kepada semua tamu Terus menjalin hubungan dengan tamu (misalnya melalui staf hotel/resepsionis) Menganjurkan dan menawarkan pengalaman setempat kepada tamu (misalnya wisata dan tur setempat, restoran setempat)
Memberikan saran wisata lain
(misalnya pilihan restoran, objek
wisata)
Memastikan tamu merasa aman dan nyaman (misalnya memberikan layanan keamanan selama 24/7) Memberikan informasi setempat tentang destinasi liburan (misalnya cuaca) Memberikan informasi tentang hotel kepada tamu (misal, lokasi dan
fasilitasnya)
(%)
Selama menginap Pemesanan Sebelum menginapBQ36c. Selama tamu menginap, tujuan utama manajemen hotel/properti saya adalah untuk… Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
Hostel = 16%
Losmen/B&B = 35%
Mewah = 65%
Butik = 63%
Resor = 59%
33
Pemesanan Kedatangan di destinasi
liburan
Emosi selama kepulangan – penemuan rinci
Kepuasan akan memuncak di akhir liburan, disertai perasaan santai. Antusiasme
akan menurun namun rasa menahan diri dan keingintahuan meningkat.
Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah
11
20
21
17
9
16
12
10
7
18
47
32
14
20
11
0 10 20 30 40 50 60CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat pulang dari destinasi? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (36.145)
(%)
Ing
in ta
hu
Men
ah
an
di
ri
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
Sa
nt
ai
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
34
Pemesanan Kedatangan di destinasi
liburan
Emosi selama kepulangan – menurut tahap hidup
Kalangan pensiunan merasa lebih tenang dan bertambah pengetahuannya saat
pulang dari destinasi liburan. Perasaan bersemangat akan menurun bagi
Generasi Millenial.
Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumahCQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat pulang dari destinasi? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (36.145)
0 10 20 30 40 50 60
Generasi Millenial
Keluarga
Tanpa anak
Pensiunan
26%
25%
24%
(%)
Ing
in ta
hu
Men
ah
an
di
ri
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
Sa
nt
ai
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
35
Pemesanan Kedatangan di destinasi
liburan
Emosi saat kembali ke rumah – penemuan rinci
Setelah tiba di rumah, perasaan aman akan terbangun, bersama perasaan
kepuasan dan santai.
Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah
9
14
19
18
6
13
11
14
6
29
45
36
12
25
10
0 10 20 30 40 50 60CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat kembali ke rumah? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (36.244)
(%)
Ing
in ta
hu
Men
ah
an
di
ri
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
Sa
nt
ai
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
36
Pemesanan Kedatangan di destinasi
liburan
Emosi saat kembali ke rumah – menurut tahap
hidup
Kembali ke rumah, keluarga merasakan sangat dekat dengan orang tercinta dan
mereka sangat bersemangat, sedangkan kalangan pensiunan cenderung merasa
puas.
Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumahCQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda, bagaimana perasaan Anda saat kembali ke rumah? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (36.244)
0 10 20 30 40 50 60
Generasi Millenial
Keluarga
Tanpa anak
Pensiunan
18%
22%
30%
(%)
Ing
in ta
hu
Men
ah
an
di
ri
Bers
em
an
ga
t
Tert
an
ta
ng
Perca
ya
di
ri
Se
na
ng
Berpi
ki
ra
n
terbu
ka
Produ
kt
if
Antusi
as
Am
an
Pu
as
Sa
nt
ai
Lebi
h dek
at
den
ga
n ora
ng
terci
nt
a
Beba
s
Ka
ya
37
Emosi liburan – menurut negara
Wisatawan Jepang cenderung paling bersemangat sebelum liburan, sedangkan
wisatawan Brasil menunjukkan perasaan sangat puas setelah perjalanan liburan.
Kedatangan di destinasi liburan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah Pemesanan
Senang
Emosi
teratas
Senang
Santai
Puas
Puas
Ne
gar
a T
er
at
as
Ne
gar
a
Terba
w
ah
Jepang
77%
Jepang74%
Inggris & Irlandia60%
Brasil61%
Brasil61%
Brasil
68%
Australia72%
Jerman57%
Argentina & Yunani57%
Amerika Serikat51%
Australia
66%
Amerika Serikat69%
Austria55%
Indonesia & Portugal56%
Italia50%
Indonesia32%
Jerman & Prancis34%
Brasil39%
Turki35%
Cina36%
Thailand
31%
Austria33%
Jepang & Portugal37%
Thailand31%
Thailand31%
Rusia
26%
Rusia32%
Turki35%
Prancis29%
Turki27%
54%
55%
45%
47%
45%
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (± 37.000)
38 Menahan diri 22% Aman 20% Menahan diri 15% Percaya diri 15% Aman 16% Menahan diri 14% Santai 26% Percaya diri 19% Ingin tahu 27% Percaya diri 23% Puas 48%
Lebih dekat dengan
orang tercinta 22%
Puas 46%
Lebih dekat dengan
orang tercinta 27% Senang 34% Bersemangat 28% Senang 60% Bersemangat 37% Senang 60% Bersemangat 27%
Emosi liburan – menurut gender
Wanita cenderung merasa lebih senang dan bersemangat selama perjalanan,
dan pria menunjukkan perasaan lebih yakin dan terkendali.
Kedatangan Selama menginap Berangkat Kembali di rumah Pemesanan
Wanita
Pria
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (± 37.000)
Secara signifikan lebih
tinggi % antara…
39
Emosi liburan – menurut jenis liburan
CQ34. Berdasarkan jenis liburan Anda secara umum, bagaimana perasaan Anda di setiap tahap perjalanan liburan? Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (± 37.000)
Wisatawan yang cenderung melakukan perjalanan kota dan budaya cenderung
merasa ingin tahu selama liburan.
Secara signifikan
lebih cenderung
dibandingkan
rata-rata untuk
merasa…
Kedatangan di destinasi liburan Selama menginap Pulang dari destinasi liburan Kembali di rumah PemesananTropis, pantai/laut
Kota dan budaya
Aktivitas dan
petualangan
Kembali ke alam
Kesehatan dan
kesejahteraan
Percaya diri
23%
Ingin tahu27%
Berpikiran terbuka25%
Aman16%
Puas23%
Senang*
53%
Senang59%
Bersemangat38%
Senang*50%
Bebas35%
Santai
55%
Senang36%
Bersemangat30%
Santai*45%
Bebas35%
Santai
34%
Puas49%
Puas*47%
Produktif13%
Kaya16%
Bersemangat
23%
Puas48%
Puas*45%
Kaya14%
Aman41%
40
76-100%
Tujuan utama manajemen hotel – menurut
proporsi tamu setia
Hotel yang memiliki lebih banyak tamu setia cenderung memberikan suasana
menyenangkan pada tahap pemesanan.
BQ38. Berapa proporsi tamu yang kembali ke hotel/properti Anda untuk kunjungan lainnya? Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083)
8
17
35
38
26-50%
0-25%
Proporsi tamu yang kembali ke hotel…
51-75%
Rata-rata: 37%
tamu setia
Sebelum menginap Selama menginap Setelah tamu pulang Pemesanan51-75%
tamu setia
tamu setia
76-100%
Membuat tamu merasa seperti liburan sudah dimulai 20% Memberikan informasi tentang hotel kepada tamu 33% Secara aktif menghubungi tamu untuk membangun antusiasme 17% Mulai menjalin hubungan 34% Memberikan 'pelayanan dengan sepenuh hati' untuk menawarkan pengalaman layanan pelanggan memuaskan 54% Menjalin hubungan yang erat 51%
Manajemen hotel
cenderung
untuk…
Sindrom Setelah Wisata
Dua dari tiga wisatawan mengatakan bahwa
mereka telah merencanakan lebih banyak liburan
karena hasil liburan tersebut
Liburan paling memungkinkan untuk menyebabkan
perubahan gaya hidup di antara Generasi Millenial
Fokus manajemen hotel setelah tamu pulang adalah
untuk meminta ulasan dan rekomendasi
Wisata akan menyebabkan seseorang lebih sering
42
Ringkasan
Wisatawan akan melakukan lebih banyak perjalanan bahkan jika mereka merasa puas setelah kembali ke rumah
Kecenderungan untuk melakukan lebih banyak wisata merupakan dampak utama setelah liburan, sebagaimana yang dikatakan dua dari tiga wisatawan bahwa mereka tergoda untuk merencanakan liburan saat kembali ke rumah dari perjalanan. Yang paling menonjol untuk melakukannya adalah wisatawan Brasil, Inggris dan Australia serta sedikit kurang terlihat untuk negara Asia. Wisatawan yang melakukan perjalanan kota dan budaya cenderung merencanakan lebih banyak liburan dibandingkan rata-rata.
Masakan dan hidangan setempat akan selalu diingat oleh wisatawan
Sekitar empat dari 10 wisatawan mengatakan bahwa mereka telah
mengkonsumsi masakan/resep baru yang dicicipi pertama kali saat liburan sebagai menu sehari-hari karena perjalanan tersebut. Hal ini khususnya terlihat di antara wisatawan yang melakukan perjalanan kota dan budaya serta lebih menonjol di antara wisatawan Barat, wanita, pensiunan, dan wisatawan tanpa anak, yang mungkin memiliki lebih banyak pendapatan. Meskipun makanan lebih memberikan dampak pada wisatawan, namun beberapa hotel berinisiatif dalam memberikan hadiah penting khas setempat, misalnya sebotol minuman anggur dari daerah setempat, kepada tamu saat mereka pergi.
Memperluas wawasan setelah liburan
Menjadi lebih berpikiran terbuka, menghargai orang lain, dan mempelajari hal baru juga merupakan daftar teratas sebagai perubahan setelah liburan. Perubahan tersebut paling menonjol di antara wisatawan dari pasar yang sedang berkembang (Thailand, Indonesia, Malaysia, Brasil, dan Meksiko), yakni wisatawan yang cenderung melakukan perjalanan aktivitas dan petualangan, serta wisatawan sendiri.
Liburan memberikan dampak yang lebih berkesan bagi Generasi Millenial
Generasi Millenial membuat perubahan gaya hidup paling besar setelah liburan, namun perubahan tersebut akan menurun terhadap tahap hidup
berikutnya. Dampak setelah wisata menunjukkan bahwa Generasi Millenial cenderung lebih aspirasional dan mungkin idealis, karena hampir separuh wisatawan mengatakan bahwa liburan membuat mereka lebih berpikiran terbuka serta menghargai orang lain. Setelah berwisata, mereka juga
cenderung menghargai dan mempelajari kota di negaranya, terinspirasi untuk mempelajari hal baru, atau mulai menjalin hubungan baru dibandingkan tahap hidup lain.
Keluarga telah memahami dampak yang lebih penting dalam membangun hubungan karena liburan, sedangkan pensiunan lebih menikmati tantangan di dapur.
Ulasan online tetap menjadi kunci utama bagi manajemen hotel
Setelah tamu pulang, tujuan utama manajemen hotel adalah untuk meminta ulasan dan rekomendasi online kepada keluarga dan teman. Tindakan tersebut sesuai dengan keinginan wisatawan untuk merencanakan lebih banyak liburan, dan membuatnya semakin lebih penting sebagai alat bantu untuk memikat tamu baru.
Beberapa manajemen hotel selangkah lebih maju untuk membantu wisatawan menciptakan kenangan liburan yang lebih mendalam. Dua dari lima manajemen hotel berterima kasih kepada tamu atas kunjungan mereka, namun jauh lebih sedikit properti yang membantu tamu merasa bahwa mereka masih terhubung dengan liburannya. Tindakan tersebut tidak hanya akan membantu menghasilkan dengan lebih baik ulasan online dan rekomendasi dari mulut ke mulut, namun juga membantu hotel agar tampil menonjol memberikan lebih banyak pilihan.
Menjalin hubungan erat untuk mendapatkan tamu setia
Manajemen hotel yang cenderung mengetahui proporsi di atas rata-rata tamu setia akan berupaya membina hubungan dengan tamu sebagai tujuan utama. Aktivitas lain yang dapat menaikkan rasio pendapatan saat ini cenderung memiliki prioritas yang lebih rendah, misalnya mendorong tamu untuk kembali pada kunjungan lain, dan menyesuaikan penawaran mendatang berdasarkan informasi pribadi pelanggan.
43
Tujuan utama manajemen hotel setelah
kepulangan
CQ35. Berdasarkan semua liburan yang pernah Anda lakukan, apakah ada dari liburan tersebut Anda mencoba untuk melakukan salah satu aktivitas berikut? BQ36d Setelah tamu pulang, tujuan utama hotel/properti saya adalah untuk…
Dasar: Semua jawaban responden konsumen, kecuali TT (36.244), Dasar: Semua jawaban responden pelaku bisnis (14.083) * Hasil TripBarometer 2014 Gelombang 1
Ulasan online penting untuk perencanaan liburan*; dan lebih banyak lagi yang
dapat diselesaikan untuk memahami perencanaan setelah liburan.
Setelah liburan