JAN – DES 20
LAPORAN BERKELANJUTAN
PT. MEGA AUTO FINANCE
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 1
DAFTAR ISI
A. Penjelasan Strategi Berkelanjutan [Halaman 2 - 3]
B. Ikhtisar Aspek Berkelanjutan [Halaman 4 - 7]
C. Profil Singkat Perusahaan [Halaman 8 - 15]
D. Pengantar Direksi [Halaman 17 - 19]
E. Tata Kelola Berkelanjutan [Halaman 21-28]
F. Kinerja Berkelanjutan [Halaman 29 - 41]
G. Lembar Umpan Balik (feedback) untuk Pembaca [Halaman 42 - 45]
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 2
I. STRATEGI KEBERLANJUTAN
PT MAF sebagai salah satu lembaga pembiayaan yang memiliki jaringan yang luas menyadari bahwa untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional, perlu memperhatikan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Sebagai Lembaga Pemerintahan yang berfungsi sebagai regulator bagi Industri Pembiayaan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membentuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51 Tahun 2017, dimana melalui peraturan ini, OJK sebagai badan regulator mulai memfokuskan setiap Lembaga Jasa Keuangan untuk dapat membantu mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, pada tahun 2020 MAF merumuskan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan sebagai wujud kontribusi dalam melaksanakan pembangunan bekelanjutan di Indonesia.
MAF berupaya membangun budaya keberlanjutan baik di internal maupun eksternal meskipun terjadi salah satu tantangan keberlanjutan dan berdampak besar untuk setiap aspek, yaitu pandemi Covid-19. Namun perusahaan telah merumuskan strategi keberlanjutan untuk dapat terus menunjang pencapaian kinerja berkelanjutan Perusahaan dimasa mendatang karena menyadari bahwa peran sosial dan lingkungan hidup sangatlah penting untuk perkembangan Perusahaan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 3
MAF berupaya untuk menyalurkan pembiayaan untuk bidang usaha yang masuk kedalam kategori UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), khususnya yang memfokuskan usahanya dalam bidang pelestarian alam, pengembangan produk daur ulang dan produk organik. MAF juga menyusun produk pembiayaan untuk objek mobil listrik, sehingga dengan demikian Perusahaan secara tidak langsung memiliki peranan dalam upaya mengurangi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan turut serta dalam upaya pemerintah untuk menurunkan tingkat polusi.
Selain itu, strategi keberlanjutan juga kami tegakkan di internal Perusahaan seperti meningkatkan efisiensi dalam hal pengurangan penggunaan kertas, baik untuk media promosi ataupun untuk kegiatan administratif. Mengoptimalkan efisiensi penggunaan tenaga listrik dalam ruangan seperti mewajibkan setiap karyawan untuk mematikan monitor komputer, printer, mesin fax setiap akhir jam kerja, mengurangi penggunaan AC dan lampu di dalam ruangan kantor, dan mengatur penjadwalan penggunaan ruang meeting sehingga penggunaan listrik dapat di kelola, hal ini juga didukung dengan diterapkannya Work From Home (WFH), serta melaksanakan pelatihan-pelatihan internal karyawan agar lebih mengenal dan memahami tujuan dan prinsip penerapan pembangunan berkelanjutan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 4
II. IKHTISAR ASPEK KEBERLANJUTAN
Keterangan 2020 2019 2018
PEMBIAYAAN
Jumlah Kontrak Baru (Unit)
67,423 185,317 145,915
KEUANGAN
Pendapatan (Rp) 500,654,091,280 507,516,825,075 453,125,627,899
Laba Tahun Berjalan (Rp) 21,882,192,851 36,843,789,736 38,125,760,226 Total Aset (Rp) 768,790,925,913 989,339,326,132 1,092,620,680,965 Total Kewajiban (Rp)
LINGKUNGAN
494,834,164,228 729,715,514,733 867,295,084,052 Listrik - HO (Rp) 647,184,765 1,003,882,880 602,243,761Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 5
VISI DAN MISI
Perusahaan sejak tahun 2007 telah menetapkan visi dan misi sebagai pedoman penetapkan strategi dalam kegiatan operasionalnya.
Visi adalah suatu gambaran keadaan yang ingin dicapai oleh Perusahaan pada masa yang akan datang. Dengan demikian, visi yang telah ditetapkan Perusahaan adalah sebagai berikut:
Sedangkan misi merupakan suatu pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh Perusahaan dalam usahanya untuk mewujudkan visi Perusahaan. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju dan menjadi garis besar dalam mencapai visi yang telah ditentukan tersebut.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 6
Menyediakan layanan pembiayaan yang beragam dan lengkap untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
Membangun jaringan bisnis yang handal didukung dengan teknologi terkini agar pelayanan pada pelanggan, dealer dan pihak terkait lainnya dapat diberikan dengan cepat dan tepat
Memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan
Berdasarkan hal tersebut, Perusahaan telah menetapkan misi sebagai berikut:
Membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pelanggan dan dealer
Memberikan nilai tambah yang terbaik kepada para stakeholders yang meliputi pemegang saham, karyawan, pelanggan dan masyarakat sekitar.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 7
NILAI BUDAYA KEBERLANJUTAN
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 8
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 9
SKALA USAHA
KEUANGAN 2020 2019 2018
Total Aset (Rp) 768,790,925,913 989,339,326,132 1,092,620,680,965 Total Kewajiban (Rp) 494,834,164,228 729,715,514,733 867,295,084,052DEMOGRAFI
KARYAWAN
Tingkat Pendidikan Tenaga Kerja Tetap
2018 2019 2020
L P Total L P Total L P Total
Tingkat Pendidikan Lainnya di Bawah SLTA
1 0 1 1 0 1 0 0 0 SLTA 494 17 511 426 14 440 280 12 292 Diploma 112 59 171 97 52 149 86 50 136 Sarjana 275 166 441 260 160 420 272 181 453 Pasca Sarjana 0 0 0 1 1 2 2 3 5 Total 882 242 1124 785 227 1012 640 246 886
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 10
Tingkat Pendidikan Tenaga Kerja Kontrak
2018 2019 2020
L P Total L P Total L P Total
Tingkat Pendidikan Lainnya di Bawah SLTA
4 0 4 2 0 2 0 0 0 SLTA 625 43 668 147 2 89 1561 830 41 871 Diploma 125 32 157 217 55 272 126 43 169 Sarjana 552 98 650 787 245 1032 525 176 701 Pasca Sarjana 0 1 1 2 2 4 2 0 2 Total 130 6 174 1480 248 0 391 2871 148 3 260 1743
Tenaga Manajerial sampai satu level di Bawah Direksi
Divisi 2018 2019 2020
Tetap Kontrak Tetap kontrak Tetap Kontrak
Pemasaran 1 0 0 0 2 1 Operasional 9 0 10 0 11 0 Penagihan 0 0 0 0 0 0 HR dan GA 3 0 4 0 3 1 Keuangan dan Akuntansi 0 0 0 0 4 0 Manajemen Risiko 1 0 1 0 0 0 Audit Internal 1 0 1 0 1 0 Legal 2 0 2 0 1 0 Teknologi Informasi (IT) 2 0 2 0 1 0
Satuan Kerja Lainnya 0 0 2 1 0 0
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 11
Staf dan Tingkat Tenaga Kerja Lainnya
Divisi 2018 2019 2020
Tetap Kontrak Tetap Kontrak Tetap Kontrak
Pemasaran 212 829 247 1727 172 693 Operasional 422 423 384 295 356 218 Penagihan 432 212 376 947 275 801 HR dan GA 6 3 8 39 11 16 Keuangan dan Akuntansi 17 4 23 2 22 2 Manajemen Risiko 0 0 0 1 1 0 Audit Internal 12 3 15 6 11 4 Legal 0 0 1 3 3 1 Teknologi Informasi (IT) 4 6 9 6 12 6
Satuan Kerja Lainnya 0 0 2 3 0 0
Total 1105 1480 1065 3029 863 1741
Data Usia Karyawan
Kategori Usia 2018 2019 2020
L P Total L P Total L P Total
Usia <=25 386 108 494 608 231 839 241 97 338 Usia >25-35 126 1 274 1535 194 3 342 2285 127 8 351 1629 Usia >35-45 515 32 547 689 43 732 563 54 617 >45 up 26 2 28 27 2 29 41 4 45 Total 218 8 416 2604 326 7 618 3885 212 3 506 2629
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 12
Kepemilikan Saham
NAMA JUMLAH LEMBAR SAHAM TOTAL PERSENTASE PT MEGA CORPORA 50.000.000 Rp. 50.000.000.000 50% MARUBENI CORPORATION 27.000.000 Rp. 27.000.000.000 27% WIWI KURNIA 10.000.000 Rp. 10.000.000.000 10% JIMMY PANORAMA 10.000.000 Rp. 10.000.000.000 10% PT MARUBENI INDONESIA 3.000.000 Rp. 3.000.000.000 3%Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 13
Wilayah Operasional
MAF memiliki 137 cabang yang terletak di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Kegiatan Usaha
Kegiatan usaha MAF ialah berusaha dalam bidang pembiayaan, aktivitas keuangan dan asuransi, sesuai dengan yang tercatum pada pasal 3 akta nomor 11 tanggal 16 Januari 2020 yang dibuat dihadapan notaris Dedy Syamri, S.H., di Jakarta Selatan. MCF juga telah memperoleh izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-225/KM.10/2007 tanggal 6 Desember 2007 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan Kepada PT Mega Auto Finance.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 14
Produk dan Jasa
MAF sebagai lembaga pembiayaan menyediakan fasilitas berupa penyediaan dana bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan berupa motor ataupun mobil, baik baru maupun bekas dengan cara angsuran yang terdiri dari 3 pilihan jangka waktu yaitu 12, 24, dan 36 bulan dengan merek Yamaha untuk motor dan segala merek untuk mobil. Agunan dari kredit tersebut adalah Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli yang ditahan dan disimpan oleh MAF. BPKB tersebut akan diserahkan kepada konsumen ketika agunan tersebut telah dilunasi oleh konsumen.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 15
KEANGGOTAAN ASOSIASI
Asosiasi Perusahaan Pembiyaan Indonesia
MAF telah memenuhi kewajibannya untuk ikut serta sebagai anggota asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) sesuai dengan POJK Nomor 28/POJK.05/2014 mengenai Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan yang menyatakan bahwa perusahaan pembiayaan diawajibkan menjadi anggota dari asosiasi terkait. MAF menyadari bahwa APPI merupakan wadah untuk bertukarpikiran dan informasi, serta mengadakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan/memajukan usaha jasa pembiayaan di Indonesia, serta memberikan pendidikan/pelatihan kepada anggotanya untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan sumber daya manusia para anggotanya.
PENGHARGAAN
MAF mendapatkan sejumlah penghargaan sebagai bukti apresiasi dari pihak eksternal terhadap keberhasilan Perseroan dalam menjalankan bisnis, sebagai berikut:
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 16
No.
Penghargaan
Penyelenggara
1. Best in Financial Industry - Multifinance Warta Ekonomi 2. Apresiasi dari Kementerian Dalam
Negeri RI Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kementerian Dalam Negeri RI
3. Senior Secured Term Loan Facillities o Standard Chartered Bank o PT Bank CTBC Indonesia
o Sumitomo Mitsui Trust Bank, Limited Singapore Branch
o Taishin International Bank Co. Ltd. Singapore Branch
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 17
IV. PENGANTAR DIREKSI
Latar Belakang
Melalui penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, kami memahami bahwa intensi pengembangan kegiatan usaha Perusahaan kedepannya wajib untuk memperhatikan kelangsungan lingkungan hidup.
Memenuhi Peraturan OJK tersebut, kami telah menyusun berbagai rencana baik dari jangka pendek maupun jangka panjang untuk ikut andil dalam program Aksi Keuangan Berkelanjutan sebagaimana tercantum dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang kami sampaikan bersamaan dengan Rencana Bisnis Perusahaan.
Selanjutnya, pada kesempatan ini perkenankanlah kami untuk menyampaikan Laporan Berkelanjutan PT. Mega Auto Finance untuk periode Januari – Desember 2020 sebagai upaya kami dalam merealisasikan tindakan-tindakan yang kami sebutkan dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) tersebut.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 18
Komitmen dan Strategi dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan
PT. Mega Auto Finance dalam anggaran dasarnya telah menetapkan ruang lingkup bidang usaha Perusahaan sebagai Perusahaan Pembiayaan, sesuai dengan kegiatan usaha yang diatur dalam POJK No.35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan dengan menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai berikut: o Pembiayaan Modal Kerja;
o Pembiayaan Investasi, dan; o Pembiayaan Multiguna.
Perlu kami sampaikan pula dalam hal ini Perusahaan, hingga saat ini masih menjalankan kegiatan produk pembiayaan terhadap sepeda motor (dalam kondisi baru & bekas), dan juga kegiatan pembiayaan terhadap kendaraan bermotor roda 4 (khusus dalam kondisi bekas / used car), dimana keseluruhan produk pembiayaan tersebut dilakukan dengan jaminan BPKB sebagai Bukti Pemilikan atas kendaraan bermotor tersebut.
Walaupun dari sisi kegiatan usaha Perusahaan tidak memiliki kaitan dengan kegiatan pelestarian lingkungan hidup, namun demikian untuk dapat mendukung kegiatan pembangnan berkelanjutan, Perusahaan terus berupaya untuk merealisasikan berbagai kegiatan yang telah disusun dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) sebagai bagian dari Rencana Bisnis Perusahaan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 20
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 21
V. Tata Kelola Berkelanjutan
TATA KELOLA BERKELANJUTAN
(Sustainability Governance)
Dalam melaksanakan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), PT. Mega Auto Finance berkomitmen untuk menerapkan Tata Kelola Perusahaan sesuai
dengan prinsip-prinsip dan peraturan perundang-undangan yang berlaku umum terutama peraturan perundangan-udangan yang berlaku pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Komitmen ini diterapkan oleh MAF pada seluruh tingkatan dan jenjangan organisasi yang
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 22
bertujuan untuk meningkatan dan mengoptimalkan kinerja Perusahaan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam Perusahaan.
STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN
(Corporate Governance Structure)
Struktur tata kelola perusahaan MAF telah mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yakni terdiri dari Organ Utama Perusahaan yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang bertugas untuk mengambil keputusan penting sesuai dengan anggaran dasar, Dewan Komisaris yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus, dan Direksi bertugas menjalankan pengurusan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 23
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MANAJEMEN
(Management Competency Development)
Dalam rangka meningkatkan kompetensi maupun wawasan bagi Dewan Komisaris, Direksi, pejabat dan karyawan terkait dengan penerapan tata kelola berkelanjutan, MAF telah memfasilitasi pelatihan dan pengembangan kepada seluruh tingkatan dan jenjang organisasi Perusahaan dengan tujuan dapat menciptakan SDM yang produktif dan memiliki daya saing. Pelatihan yang telah dilaksanakan yaitu :
MAF ACADEMY CERTIFIED JOB ANALYST TRAINING FOR TRAINER TRAINING CMO SERTIFIKASI PENAGIHAN SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO SERTIFIKASI DASAR MANAGERIAL
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 24
PENGELOLAAN RISIKO BERKELANJUTAN
(Sustainable Risk Management)
Manajemen risiko merupakan serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan Risiko yang timbul dari kegiatan usaha. Dengan adanya manajemen risiko yang baik dalam perusahaan dapat mendukung proses usaha dan menjaga stabilitas bisnis perusahaan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 25 Dalam kegiatan bisnis, Perseroan menghadapi beberapa risiko yaitu sebagai berikut :
PT. Mega Auto Finance menyadari bahwa penerapan manajemen risiko yang efektif dan baik sangat penting bagi perusahaan. Maka dari itu, penerapan manajemen risiko pada PT. Mega Auto Fiannce disesuaikan dengan tujuan dan kebijakan usaha, ukuran, dan kompleksitas kegiatan usaha perusahaan sesuai dengan POJK terkait tentang Penerapan Manajemen RIsiko bagi LJK Non Bank. Adapun pelaksanaan manajemenrisiko pada PT. Mega Auto Finance dilakukan dengan :
1. Adanya pengawasan aktif Direksi dan Komisaris 2. Membentuk Komite Manajemen Risiko
3. Kebijakan dan prosedur Manajemen RIsiko 4. Proses identifikasi/pengukuran risiko 5. Sistem pengendalian risiko
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 26 Dalam penerapan manajemen risiko, PT. Mega Auto Finance juga telah mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan hidup dalam manajamen risiko aktivitas operasional perusahaan pembiayaan. Pada Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) PT. Mega Auto Finance telah menggariskan tentang upaya-upaya yang diambil dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan terkait aspek ekonomi, social, dan lingkungan hidup. Direksi dan Dewan Komisaris dalam mengelola, melakukan review berkala meninjau efektivitas proses manajemen risiko pada PT. Mega Auto Finance.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 27
PERMASALAHAN PENTING
(Import Case)
Permasalahan dan/atau perkara hukum yang dihadapi oleh PT. Mega Auto Finance sepanjang tahun 2020 adalah sebagai berikut:
PERMASALAHAN HUKUM JUMLAH KASUS
PERDATA PIDANA
Telah mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap :
3
Dalam proses penyelesaian di pengadilan dan di Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 28 Selain perkara hukum diatas, PT. Mega Auto Finance belum memiliki permasalahan penting lainnya terutama yang berkaitan terhadap Keuangan Berkelanjutan. Namun, saat ini PT Mega Auto Finance berupaya mengatisipasi beberapa pemasalahan yang mungkin bisa terjadi, yaitu sebagai berikut:
1. Adanya penerapan keuangan berkelanjutan kepada setiap karyawan
Dalam upaya penerapan keuangan berkelanjutan, PT. Mega Auto Finance berupaya untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran terkait keuangan berkelanjutan terhadap seluruh karyawan. PT Mega Auto Finance akan mengikutsertakan karyawan dalam pelatihan-pelatihan terkait keuangan berkelanjutan.
2. Meningkatkan kesadaran kepada nasabah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung dan menerapkan keuangan berkelanjutan
PT. Mega Auto Finance berupaya untuk mengajak nasabah dan pemangku kepentinganlainnya untuk ikut serta dalam menerapkan keuangan berkelanjutan pada bidang usaha masing-masing. Upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan informasi dan pengetahuan kepada nasabah dan/atau pemangku kepentingan lainnya terkait keuangan berkelanjutan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 29
VI. KINERJA KEBERLANJUTAN
Perusahaan memahami bahwa pembentukan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, ?????
Keuangan Berkelanjutan adalah dukungan menyeluruh dari Sektor Jasa Keuangan untuk Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 30
< 63,62%
< 40,61% Uraian Kinerja ekonomi
1. Kinerja Ekonomi terkait pemberian pembiayaan.
2. Laba Tahun Berjalan 2019 / 2020.
Sejak mewabahnya pandemi Coronavirus Disease 2019 (atau yang disebutsebagai “COVID-19”) sangat memukul pertumbuhan ekonomi nasional, dimana pada tingkat terparahnya rasio pertumbuhan ekonomi nasional sempat menyentuh diangka minus 5,32%, hal ini diperburuk dengan ketidakpastian keuangan secara global dan pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat diluar rumah secara besar-besaran melalui kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) kian memperburuk performance keuangan Perusahaan.
Keterangan 2020 2019
PEMBIAYAAN
Jumlah Kontrak Baru (Unit)
67,423 185,317
Keterangan 2020 2019
PERBANDINGAN LABA (Rp)
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 31
Hingga pertengahan tahun 2020, seiring dengan kemunduran pertumbuhan yang tidak hanya terjadi di dalam negeri, namun juga secara global, secara langsung turut mempengaruhi tingkat pengangguran yang terjadi di masyarakat.
Angka pengangguran diketahui sempat menyentuh angka 5%, dimana hal ini berdampak pada menurunnya daya belimasyarakat.
Hal inilah yang kemudian menyebabkan menurunnya kinerja ekonomi Perusahaan di periode 2019 – 2020. Sehingga menuntut Perusahaan untuk kembali mengatur strategi usahanya agar tetap survive di masa kesulitan ekonomi pada periode tersebut.
Namun demikian, Perusahaan masih tetap mendukung upaya pemerintah dalam kebijakan
countercyclical, dengan menerapkan kebijakan pemberian restrukturisasi bagi para Debitur
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 32
Kinerja sosial,
Perusahaan menempatkan karyawan sebagai investasi berharga, dalam hal ini keberlangsungan dan perkembangan dari setiap karyawan wajib selalu dibimbing progressnya.
Hal ini berangkat dari pemahaman bahwa kesadaran SDM sebagai salah satu stakeholders yang secara langsung mendukung kegiatan operasional Perusahaan. Sehingga dalam hal ini, kedudukan SDM merupakan cerminan perwakilan Perusahaan yang secara langsung melayani para Konsumen.
Dalam penanganan hubungan kerja dengan SDM, Perusahaan selalu berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan regulasi terkait yang berlaku. TIdak hanya itu, Perusahaan juga selalu berupaya untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja, terlebih khususnya selama masa pandemi covid-19 ini.
Beberapa diantaranya adalah dengan memberlakukan kebijakan work from home untuk dapat membatasi jumlah karyawan yang hadir di kantor, memberlakukan pembatasan jumlah tenaga kerja dan membatasi working space dari para karyawan di lingkungan kantor.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 33
Dari sisi pelaksanaan kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-Undangan, Perusahaan dalam kegiatan operasionalnya tidak melakukan perekrutan tenaga kerja dibawah umur, serta tidak memberlakukan jam kerja wajib yang melanggar ketentuan yang telah ditentukan.
Dari sisi pengembangan kualitas SDM, Perusahaan dalam hal ini memberikan kesempatan kerja yang sama kepada siapapun yang memiliki kompetensi dan integritas yang sesuai dengan nilai-nilai utama Perusahaan.
Pengembangan yang dilakukan Perusahaan dilakukan dalam bentuk: - Jadwal pelatihan rutin Corporate Academy.
- Pelaksanaan Sertifikasi yang sesuai dengan jadwal dari lembaga SPPI (Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia), yang berupa:
a. Sertifikasi Dasar Manajerial – yang ditujukan untuk Karyawan dengan level Manajer dan/atau Kepala Cabang.
b. Sertifikasi Tenaga Penagihan – yang ditujukan kepada para Karyawan Internal Collection Perusahaan.
- Sosialisasi rutin atas SOP – Standard Operational Procedure yang diberlakukan.
- Sosialisasi rutin atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang ditujukan kepada unit-unit kerja relevan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 34
Dokumentasi Aktivitas Pelatihan Karyawan
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 35
Memberikan Dana Bantuan untuk
Mendukung Operasi Lilin 2020
• Perusahaan turut berperan dalam
membantu kepolisian dalam rangka
upaya penekanan penyebaran virus
COVID-19 pada perayaan natal dan
tahun baru 2021.
Pemberian Beasiswa 2020
• Perusahaan memberikan bantuan
biaya pendidikan untuk melanjutkan
jenjang pendidikannya, sekaligus
memberikan kesempatan bekerja di
Perusahaan
kepada
kandidiat
berprestasi.
Kinerja di Masyarakat
Pada poin ini Perusahaan menjalankan beberapa program CSR (Corporate Social Responsibility) yang diantaranya mencakup:
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 36
Penyesuaian Jadwal Kerja
•Penerapan jadwal Work From Home. •Membatasi kapasitas karyawan di area kantor. •Mengikuti arahan Pemerintah dalam kebijakan PSBB. Penggunaan Laptop •Mempermudah pelaksanaan WFH. •Secara signifikan mengurangi konsumsi listrik dibanding PC. Mengurangi Penggunaan Air Minum Kemasan
•Tidak lagi menyediakan air minum kemasan di setiap ruang meeting. •Membiasakan karyawan
untuk membawa wadah untuk air minum.
Kinerja di Lingkungan Hidup
Perusahaan memahami bahwa kegiatan efisiensi penggunaan listrik selain memiliki manfaat secara tidak langsung terhadap lingkungan, namun pengaruh yang paling langsung dirasakan adalah adanya penurunan beban produksi dalam hal biaya listrik.
Sebagai bentuk pelaksanaan dari Rencana Aksi Keuangan Bekerlanjutan, sebagaimana disampaikan dalam Rencana Bisnis Perusahaan untuk tahun 2020, salah satu upaya yang dijalankan perusahaan dalam tahap paling awal adalah tindakan efisiensi dalam proses operasional Perusahaan, sebagai berikut:
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 37
Dengan adanya penerapan kebiasaan operasional baru sebagaimana dijelaskan sebelumnya, maka secara langsung pula Perusahaan dapat terus menjalankan pelaksanaan Keuangan Berkelanjutan ini.
Tanggung Jawab Pengembangan produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan.
Bahwa dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tahun 2020, sebagaimana disampaikan Perusahaan dalam Rencana Bisnis Tahunan telah menentukan Rencana Strategis Perusahaan selama beberapa tahun kedepan untuk mendukung Program Keuangan Berkelanjutan, sebagai berikut:
I. Rencana Jangka Pendek
- Melakukan pengurangan penggunaan kertas baik untuk media promosi ataupun untuk kegiatan administratif, serta mengurangi penggunaan tisu sebagai upaya untuk mendukung pelestarian hutan.
Perusahaan saat ini sudah mulai menerapkan pencatatan terhadap penggunaan kertas. Hal ini akan digunakan sebagai bahan studi terkait kebutuhan kertas dari masing-masing unit kerja, sehingga Perusahaan dapat membuat suatu kebijakan pembatasan penggunaan kertas sebagai bahan cetak dalam kegiatan operasional Perusahaan.
Keterangan 2020 2019
PENGGUNAAN LISTRIK
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 38
- Melakukan pengurangan penggunaan botol minum plastik sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik yang sangat sulit untuk diolah secara alami.
Perusahaan sudah tidak lagi menyediakan air minum dalam botol plastik dalam lingkungan kerja. Sehingga untuk kebutuhan air minum, karyawan diwajibkan untuk membawa sendiri wadah/gelas minumnya.
-
Melakukan efisiensi penggunaan tenaga listrik dalam ruangan seperti:a. Mewajibkan setiap karyawan untuk mematikan monitor komputer, printer, mesin fax setiap akhir jam kerja;
b. Mengurangi penggunaan AC dan lampu di dalam ruangan kantor, dan mengatur penjadwalan penggunaan ruang meeting sehingga penggunaan listrik dapat di kelola.
➢ Pagi : Lampu dan AC dinyalakan full sebelum jam 8 pagi sebelum jam masuk kantor.
➢ Siang : Pemadaman Lampu dan AC di seluruh ruang kerja selama jam istirahat makan siang.
➢ Malam : Pengurangan Lampu dan AC di ruang kerja setelah jam 6 sore.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 39
- pelatihan-pelatihan internal karyawan agar lebih mengenal dan memahami tujuan dan prinsip penerapan pembangunan berkelanjutan.
Sebagaimana telah dijelaskan pada poin sebelumnya, berbagai pelaksanaan kegiatan pelatihan yang ditujukan baik kepada para karyawan kantor pusat maupun kantor cabang dilakukan secara rutin setiap tahunnya, sebagai bentuk pertanggung jawaban Perusahaan atas alokasi biaya pelatihan sebagaimana telah ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
- Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).
Setiap tahunnya Perusahaan secara aktif melangsungkan beberapa program-program Corporate Social Responsibility sebagai suatu bentuk tanggung jawab Perusahaan terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 40
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 41
II. Rencana Jangka Panjang
- Menyalurkan pembiayaan untuk kegiatan UMKM yang kegiatan usahanya berkaitan dengan pelestarian alam, (termasuk pemanfaatan produk organik, daur ulang dan usaha-usaha lainnya yang ramah lingkungan).
- Menyalurkan pembiayaan untuk kendaraan yang menggunakan listrik sebagai pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM).
Selama tahun 2020 ini Perusahaan telah melaksanakan rencana jangka pendek untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, namun Perusahaan masih akan terus mempelajari konsep pelaksanaan dari keseluruhan rencana jangka panjang sebagaimana disampaikan dalam RAKB Perusahaan.
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 42
VI. LEMBAR UMPAN BALIK
Pada bagian akhir Laporan Berkelanjutan Perusahaan, dengan ini kami mengharapkan adanya masukan dari pihak pembaca untuk dapat menyampaikan tanggapannya terhadap Laporan Berkelanjutan 2020 yang disampaikan Perusahaan.
Hal ini kami sampaikan demi mewujudkan kualitas pelaporan yang lebih baik di masa mendatang dan sebagai bentuk komitmen Perusahaan untuk dapat selalu meningkatkan kinerja berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
---halaman lembar feedback 1/4---
--- I. PROFIL RESPONDEN a. Nama : ... b. Institusi/Perusahaan : ... c. Nomor Kontak : ... ---
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 43 ---halaman lembar feedback 2/4---
II. KATEGORI RESPONDEN
o Pemerintah o LSM o Akademik o Perusahaan o Masyarakat o Media o Lainnya, (sebutkan) ...
III. ISIAN KUESIONER
1. Apakah laporan ini sudah cukup menggambarkan kinerja Perusahaan dalam kontribusi pada pembangunan berkelanjutan?
- Cukup - Tidak Tahu - Tidak Cukup,
(masukan & saran) ...
2. Apakah laporan ini bermanfaat bagi pembaca? - Setuju
- Tidak Tahu - Tidak Setuju,
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 44 ---halaman lembar feedback 3/4---
--- 3. Apakah laporan ini mudah dimengerti?
- Setuju - Tidak Tahu - Tidak Setuju,
(masukan & saran) ...
4. Mohon berikan komentar/usul/komentar pembaca atas laporan ini: i. ... ... ... ... ii. ... ... ... iii. ... ... ... ... ---
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 45 ---halaman lembar feedback 4/4---
IV. ALAMAT PENGIRIMAN
Adapun form isian ini dapat disampaikan kepada:
PT. Mega Auto Finance Gedung Wisma 76, Lantai 12 Jl. Let. Jend. S. Parman Kavling 76, Slipi, Jakarta Barat.
Kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas saran dan tanggapan yang diberikan oleh pihak pembaca, dan berharap agar kedepannya dapat selalu meningkatkan kualitas dari pelaksanaan ataupun penyampaian laporan keberlanjutan ini.
Hormat kami,
PT. Mega Auto Finance
Jan – Des 20 LAPORAN BERKELANJUTAN 46