Ke-
(gr/L)
Reduksi (%)
Total (%)
substrat)
(ml/menit)
substrat)
0
0,219±0,001
1,982±0,202
6,29±0,16
0,880±0,385
4,267±0,282
-
-
1
0,380±0,02
2,811±0,877
6,27±0,08
0,877±0,546
4,106±0,623
-
-
2
0,407±0,012
2,950±0,359
6,05±0,32
0,851±0,370
3,919±0,572
-
-
4
0,427±0,012
3,053±0,192
5,77±0,18
0,846±0,493
3,890±0,960
-
-
6
0,462±0,005
3,233±0,260
5,70±0,12
0,841±0,087
3,369±0,677
1,432±0,147
10,741±1,099
8
0,704±0,009
4,479±0,810
5,69±0,23
0,808±0,153
3,243±0,692
1,232±0,193
9,236±1,449
10
0,846±0,016
5,210±0,331
5,58±0,53
0,775±0,427
3,166±0,251
1,169±0,115
8,773±0,859
12
0,882±0,028
5,396±0,132
5,47±0,38
0,772±0,518
3,093±0,571
1,131±0,078
8,484±0,583
14
0,843±0,047
5,194±0,131
5,35±0,21
0,736±0,435
2,959±1,569
1,123±0,065
8,426±0,486
16
0,838±0,056
5,169±0,161
5,27±0,22
0,661±0,296
2,842±0,952
1,093±0,077
8,195±0,579
18
0,833±0,047
5,143±0,163
5,20±0,12
0,513±0,434
2,790±0,507
1,077±0,132
8,079±0,986
21
0,833±0,068
5,143±0,273
5,19±0,13
0,294±0,428
1,786±0,627
-
-
24
0,827±0,081
5,112±0,246
5,29±0,45
0,250±0,234
1,504±0,470
-
-
3,791±0,237
Rata-rata Flowrate= total flowrate/18 jam =61,93 ml/menit: 18 jam =3,44 ml/menit
Flowrate/L substrat = 3,44 ml/menit*1000ml/450ml
= 7,64 ml/L/menit = 458,66 ml/L per jam
Catatan= % gula total = g/100 ml dikonversikan ke g/L sehingga % gula total*10
Persentase gula total sisa = (1,504/4,267)*100% = 35,25%
1. Pembuatan larutan stok medium
1.1 Buffer fosfat 0.4 M; pH 6.8; 60 ml (10x)
1. sebanyak 23.22 g K
2HPO
4ditambahkan akuades hingga 300ml
2. sebanyak 18.14 KH
2PO
4ditambahkan akuades hingga 300ml
3. sebanyak 22.86ml larutan K
2HPO
4ditambahkan dengan 37.14 ml larutan
KH
2PO
4pH ditepatkan hingga 6,8
1.2 Unsur makro (100x)
Sebanyak 10 g (NH
4)
2SO
4; 2,5 g MgSO
4.7H
2O; 0,21 g CaCl
2.2H
2O; 0,29
Co(NO
3).6H
2O dan 0,39 Fe(NH
4)
2SO
4.6H
2O ditambahkan akuades hingga
100 ml.
1.3 Unsur mikro
1. Unsur mikro A (10.000x)
Sebanyak 0,262 g Na
2SeO
3dan 0,034 g NiCl
2.6H
2O ditambahkan akuades
hingga 100 ml.
2. Unsur mikro B (100x)
Sebanyak 0,5 g MnCl
2.4H
2O; 0,1 g H
3BO
3; 0,016 g AlK (SO
4)
2.12 H
2O;
0,001 g CuCl
2.2H
2O; 0,5536 g Na
2EDTA.2H
2O dan 0,002 nicotinic acid
ditambahkan akuades hingga 100 ml.
3. Unsur mikro lengkap (100x)
Sebanyak 1 ml larutan unsur mikro A ditambahkan 99 ml unsur mikro B.
2. Pengukuran Yield Asam Organik dan Alkohol
Pengukuran asam organik dilakukan dengan HPLC, sebanyak 1 ml contoh
disentrifugasi dengan kecepatan 6000rpm selama 5 menit. Supernatan yang
diperoleh disaring dengan mikrofilter 0,2µm. Larutan standar 100mM
diinjeksi ke HPLC diikuti injeksi contoh. Konsentrasi contoh diketahui
dengan rumus:
Area contoh
Konsentrasi Contoh
= ---
X
Konsentrasi standar
Area standar
Mol asam organik
Produksi Asam Organik
=
---
3. Seleksi dan Uji Stabilitas Mutan
1. Pembuatan media agar untuk seleksi mutan:
a. Pembuatan media agar steril dengan melarutkan sebanyak
0,5 gram yeast ekstrak; 0,5 gram tripton; 1 ml mikro
elemen; 1 ml makro elemen dan 2 gram agar dalam 60 ml
akuades lalu disterilisasi pada suhu 121
oC selama 15 menit.
Media yang sudah steril ditambahkan buffer fosfat pH 6,8
sebanyak 10 ml dan glukosa 10% (w/v) sebanyak 10 ml.
b. Pembuatan larutan NaBr (1,9551 gr dalam 10 ml akuades)
dan NaBrO
3(2,8671 gr dalam 10 ml akuades)
c. Pembuatan TTC ( 2,3,4,-triphenyltetrazolium chloride) 1%
(1 gr dalam 100 ml akuades)
d. Media agar steril serta larutan NaBr dan NaBrO
3yang steril
dicampurkan dan ditambahkan TTC 1% steril sebanyak 2.5
ml
e. Campuran media agar tersebut dituang pada petri steril ±15
ml, ditunggu sampai agar membeku lalu diwrapping dan
disimpan terbalik.
2.
Tuang 0,1 ml preculture yang sudah diencerkan hingga
pengenceran 10
-4pada medium agar diatas dan disebar merata
dengan spatel drygalski.
3.
Tutup dan biarkan medium meresap hingga sempurna, lalu balik
dan inkubasi selama 48 jam pada suhu 37
oC.
4.
Koloni berwarna merah yang tumbuh pada medium agar diambil
menggunakan tusuk gigi steril dan ditumbuhkan dalam cawan petri
yang berisi medium kompleks dengan metode spot plate. Koloni
dicuplik ke dalam cawan petri berisi medium yang dibagi dalam 12
bagian lalu ditumbuhkan dalam inkubator 37
oC
5.
Bakteri mutan terseleksi ditumbuhkan dalam botol serum yang
mengandung 50 ml media komplek dan diinkubasi pada suhu 37
oC
120 rpm selama 24 jam. Pada akhir fermentasi gas H
2diukur
dengan respirometer dan dicatat volume gas yang dihasilkan.
Fermentasi diulang 5 generasi untuk mengetahui kestabilan
produksi gas yang dihasilkan.
4. Perhitungan Berat Kering Sel
a) Tabung mikro (mikro cup) di oven pada suhu 60
oC selama 20 jam hingga
beratnya stabil. Timbang dan catat berat awalnya.
b) contoh sebanyak 5ml di sentrifuse pada kecepatan 6000 rpm selama 5
menit.
c) Supernatan dibuang dan pelet dalam tabung mikro dioven selama 20 jam
pada suhu 60
oC
d) Sebelum ditimbang, dimasukkan ke desikator ± 30 menit
e) Timbang dan catat berat akhirnya.
f) Berat kering sel = (berat akhir-berat awal)/volume contoh
5. Analisa pH
Analisa pH dilakukan dengan menggunakan pH-meter
a) Contoh yang telah dihomogenkan (medium fermentasi) diambil sekitar 5
ml dan ditempatkan dalam beaker glass ukuran 5 ml
b) Sebelum digunakan, alat dikalibrasi menggunakan buffer pH 7 dan 4 lalu
dibersihkan dengan aquades selanjutnya dilakukan pengukuran pH sampel
c) Setiap kali akan mengukur pH contoh yang lain, sebelumnya pH-meter
dibersihkan dengan aquades
6. Analisis Kadar Gula Total (Apriantono, et al., 1989)
a) Pereaksi yang digunakan adalah pereaksi anthron 0.1% dalam asam sulfat
pekat, larutan glukosa standart 0.2 mg/ml larutan glukosa;
a) Kurva standar dibuat dengan memipet ke dalam tabung reaksi blangko
0,0; 0.2; 0.4; 0.6; 0.8; dan 1,0 ml larutan glukosa standar. Lalu
diambahkan akuades hingga total volum masing-masing tabung reaksi 1,0
ml, kemudian ditambahkan dengan cepat 5 ml pereaksi anthron ke dalam
masing-masing tabung reaksi dan tabung ditutup dan kocok. Setelah itu
dipanaskan dalam air mendidih selama 12 menit, selanjutnya didinginkan
dengan cepat menggunakan air mengalir dan pindahkan ke dalam kuvet
dan baca absorbansinya pada λ 630 nm. Absorbansi yang diperoleh
diplotkan pada grafik untuk memperoleh persamaan linier y=ax+b.
b) Langkah berikutnya adalah penetapan sampel dengan melakukan
persiapan sampel: sampel ditimbang dan ditambahkan akuades 100 ml,
kemudian disaring dengan kertas saring kemudian diambil 1 ml sampel
tersebut dan ditambahkan akuades hingga pengenceran 100 x. Dilakukan
tahapan penambahan anthron sampai pembuatan kurva lagi dan ditentukan
total gula dalam sampel dari persamaan kurva standar
7. Analisis Gula Reduksi
b) Metode yang dipakai pada analisis gula reduksi adalah metode DNS.
Pembuatan reagen DNS dilakukan dengan melarutkan 5gr DNS dan 8 gr
NaOH dalam 150ml akuades (larutan A). Sebanyak 150 gr potasium
sodium tartrat dilarutkan dalam 200ml akuades dengan dipanaskan
(larutan B). Larutan A dan Larutan B dicampur dan ditambahkan 500ml
akuades hingga larut. Larutan DNS disimpan pada botol gelap dan pada
suhu dingin.
c) Kurva standar DNS dilakukan dengan membuat larutan D-glukosa 2000
ppm, kemudian dibuat seri pengenceran 0, 200, 400, 800, 1200, 1600 dan
2000 ppm masing-masing 1 ml. Kemudian ditambahkan 3 ml DNS dan
dipanaskan pada 100
oC selama 5 menit. Setelah dingin diencerkan 5x dan
diukur dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 540nm.
Absorbansi yang diperoleh diplotkan pada grafik untuk memperoleh
persamaan linier y=ax+b.
d) Penetapan sampel dilakukan dengan menambahkan 1 ml sampel dengan 3
ml DNS dan selanjutnya sama seperti pada pembuatan kurva standar.
Absorbansi yang diperoleh diplotkan pada persamaan regresi, sehingga
diperoleh konsentrasi yang ditentukan.
8. Analisa N total
Penetapan kadar N total dilakukan dengan metode Kjeldahl. Metode yang
digunakan adalah sebagai berikut:
a) Sebanyak 8 ml sampel ditimbang (beratnya dicatat) dimasukkan dalam
tabung kjeldahl bersama 0,4 gr selen dan 5 ml H
2SO
4pekat lalu
didestruksi hingga berwarna hijau jernih (kurang lebih 2 jam);
b) Setelah sampel dingin, ditambahkan 20 ml NaOH 30% kemudian
didestilasi denga destilat ditampung pada erlenmeyer yang berisi 10 ml
asam borat 2% yang ditambah indikator BCGMR (Bromcresolgreen
Metil Red) hingga volume destilat mencapai 100ml;
c) Hasil destilasi dititrasi dengan HCL 0,01 N hingga berwarna pink.
d) Volume HCl dicatat untuk menghitung kadar N dengan rumus:
Vol HCl sampel-Vol HCl Blanko
Kadar N
= --- x N HCl x 14 x 100%
1000 x berat sampel
9. Pengukuran gas H
2Pengukuran
jumlah
gas
hidrogen
dilakukan
dilakukan
dengan
menggunakan respirometer. Selang respirometer dihubungkan dengan selang
dibagian atas fermentor. Gas CO
2dan H
2yang terbentuk akan mengalir
melalui selang tersebut ke erlenmeyer yang berisi Ca(OH)
2. Gas CO
2akan
bereaksi dengan Ca(OH)
2membentuk CaCO
3sedangkan gas H
2akan mengalir
ke tabung respirometer yang berisi NaCl jenuh. Reaksinya sebagai berikut:
CO
2(g)+Ca(OH)
2(l)-CaCO
3(s)+H
2O
Jumlah H
2yang dihasilkan ditunjukkan oleh perbedaan volume larutan NaCl
antara dua silinder pada respirometer. Volume H
2yang terukur dihitung
berdasarkan perbedaan volume yang terjadi akibat tekanan gas H
2antara
silinder luar dan silinder dalam.
Perhitungan produksi gas H
2adalah sebagai berikut:
a. Mol H
2= pV/RT pada STP volume=mol x 22,4 L/mol
Mol H
2pada STP= Volume/(22,4 L/mol)
b. Mol Substrat= massa substrat (g)/MR substrat
c. Produkstivitas (Yield) Mol H
2/mol Substrat
Contoh perhitungan volume gas H
2:
Selisih NaCl pada silinder besar dan silinder kecil = 200ml
Jari-jari silinder besar (rSB) = 3,04 cm
Jari-jari silinder kecil (rSK) = 1,68 cm
Maka banyaknya H
2yang terukur oleh respirometer adalah:
Volume silinder: πr
2t dimana
t silinder besar
= t silinder kecil
Volume SB
Volume SK
---
=
---
Π(rSB)
2Π(rSK)
2t
Volume SB
Volume SK
= ---
X (r SK)
2(r SB)
2200 ml
= --- X (1,68)
2=
61 ml
(3,04)
2Gas H2 yang terukur = Volume SB-Volume SK
= 200 ml – 61 ml =139 ml
10. Perhitungan Gas H
2dalam reaktor
Volume gas H
2(dalam reaktor berukuran 900 ml yang berisi 450 ml
substrat)
Vol Gas H2 yang terukur + 450ml
(139+450)ml
=
---
= ---
= 1,31 L H2/L substrat
450ml
450ml
11. Mol H
2Vol Gas H
2(L)
1,31
=
--- =
--- =
0,0584 mol H
222,4
22,4
12. Mol Substrat
Asumsi: dalam medium nira sorgum mengandung gula reduksi (glukosa)
dan sukrosa (dalam 100ml)
Misal Total Gula yang terkonsumsi = 20 g
Gula reduksi yang terkonsumsi = 5 g
Jadi sukrosa terkonsumsi = 20 – 5 = 15 g
Glukosa terkonsumsi
5
Mol Glukosa
=
---
=
--- =
0,0278 mol
MR
180
Sukrosa terkonsumsi
15
Mol sukrosa
=
---
=
--- =
0,0348 mol
MR
342
Tabel Lampiran 2. Data hasil pengoperasian reaktor packed bed kultur sinambung
pada D=0,1/jam dengan substrat nira sorgum.
D = 0,1 ul 1 ul 2 ul 3 Rataan Sdev BK 3,450 3,532 3,769 3,583 0,166 PH 5,70 5,75 5,77 5,74 0,036 Gula Reduksi 0,298 0,255 0,281 0,278 0,022 Gula Total 2,859 2,67 2,709 2,746 0,100 ml/jam H2 617,114 557,431 545,494 573,347 38,371
Gula Reduksi Terkonsumsi (g/L) 5,82 6,25 5,99 6,02 0,217
Gula Total Terkonsumsi (g/L) 14,08 15,97 15,58 15,21 0,998
ml/jam H2 (stlh GC) 359,099 324,369 317,423 333,630 22,328 L H2/L substrat 0,798 0,721 0,705 0,741 0,05 mol H2 0,036 0,032 0,031 0,033 0,002 mol glukosa 0,032 0,035 0,033 0,033 0,001 mol sukrosa 0,024 0,028 0,028 0,027 0,002 mol substrat 0,056 0,063 0,061 0,060 0,003
Y H2/S (mol H2/mol substrat) 0,593 0,536 0,525 0,552 0,04
Y X/S (g/L biomassa/mol substart) 61,071 55,936 61,462 59,489 3,084 mol As Laktat 0,091 mol As Asetat 0,031 mol Etanol 0,143 Y AL/S 1,616 1,445 1,488 1,516 0,089 Y Aa/S 0,547 0,490 0,504 0,514 0,030 Y E/S 2,525 2,259 2,326 2,370 0,138
Tabel Lampiran 3. Data hasil pengoperasian reaktor packed bed kultur sinambung
pada D=0,15/jam dengan substrat nira sorgum.
D=0,15 ul 1 ul 2 ul 3 Rataan Sdev BK (g/L) 3,846 3,789 3,795 3,810 0,031 PH 5,63 5,6 5,6 5,61 0,017 Gula Reduksi (g/100ml) 0,036 0,078 0,081 0,065 0,025 Gula Total (g/100ml) 1,651 1,902 1,79 1,781 0,126 ml/jam H2 1142,33 1046,84 1076,68 1088,62 48,843
Gula Reduksi Terkonsumsi (g/L) 8,440 8,020 7,990 8,150 0,252
Gula Total Terkonsumsi (g/L) 26,160 23,650 24,770 24,860 1,257
ml/jam H2 (stlh GC) 664,722 609,154 626,519 633,465 28,428 L H2/L substrat 1,477 1,354 1,392 1,408 0,06 mol H2 0,066 0,060 0,062 0,063 0,003 mol glukosa 0,047 0,045 0,044 0,045 0,001 mol sukrosa 0,052 0,046 0,049 0,049 0,003 mol substrat 0,099 0,090 0,093 0,094 0,004
Y H2/S (mol H2/mol substrat) 0,702 0,643 0,661 0,669 0,05
Y X/S (g/L biomassa/mol substart) 38,966 41,984 40,603 40,518 1,511 mol As Laktat 0,179 mol As Asetat 0,006 mol Etanol 0,153 Y AL/S 1,811 1,980 1,913 1,901 0,085 Y Aa/S 0,057 0,062 0,060 0,059 0,003 Y E/S 1,546 1,690 1,633 1,623 0,073
Tabel Lampiran 4. Data hasil pengoperasian reaktor packed bed kultur sinambung
pada D=0,2/jam dengan substrat nira sorgum.
D=0,2 ul 1 ul 2 ul 3 Rataan Sdev BK (g/L) 3,583 3,614 3,645 3,614 0,031 PH 5,62 5,65 5,74 5,67 0,062 Gula Reduksi (g/100ml) 0,121 0,143 0,132 0,132 0,011 Gula Total (g/100ml) 2,002 1,815 1,928 1,915 0,094 ml/jam H2 790,197 700,671 748,418 746,429 44,796
Gula Reduksi Terkonsumsi(g/L) 7,590 7,370 7,480 7,480 0,110
Gula Total Terkonsumsi(g/L) 22,650 24,520 23,390 23,520 0,942
ml/jam H2 (stlh GC) 459,816 407,721 435,505 434,347 26,067 L H2/L substrat 1,022 0,906 0,968 0,965 0,06 mol H2 0,046 0,040 0,043 0,043 0,003 mol glukosa 0,042 0,041 0,042 0,042 0,001 mol sukrosa 0,044 0,050 0,047 0,047 0,003 mol substrat 0,086 0,091 0,088 0,088 0,002
Y H2/S (mol H2/mol substrat) 0,518 0,459 0,491 0,489 0,029
Y X/S (g/L biomassa/mol substart) 41,570 39,678 41,387 40,879 1,043 mol As Laktat 0,047 mol As Asetat 0,009 mol Etanol 0,121 Y AL/S 0,540 0,511 0,529 0,527 0,015 Y Aa/S 0,107 0,102 0,105 0,105 0,003 Y E/S 1,400 1,325 1,371 1,365 0,038
Tabel Lampiran 5. Data hasil pengoperasian reaktor packed bed kultur sinambung
pada D=0,15/jam dengan substrat tetes tebu.
D=0,15 Tetes Tebu ul 1 ul 2 ul 3 Rataan Sdev
BK (g/L) 3,789 3,851 4,361 4,000 0,314
PH 5,61 5,77 5,74 5,706667 0,085
Gula Reduksi (g/L) 2,65 2,96 3,01 2,873333 0,195
Gula Total (g/L) 19,82 10,03 15,52 15,12333 4,907
ml/jam H2 879,722 831,975 700,671 804,122 26,370
Gula Reduksi Terkonsumsi(g/L) 8,407 8,097 8,047 8,183667 0,195
Gula Total Terkonsumsi(g/L) 22,85 32,64 27,15 27,54667 4,907
ml/jam H2 (stlh GC) 511,910 484,126 407,721 467,919 15,344 L H2/L substrat 1,138 1,076 0,906 1,039 0,12 mol H2 0,051 0,048 0,040 0,046 0,005 mol glukosa 0,047 0,045 0,045 0,045 0,001 mol sukrosa 0,042 0,072 0,056 0,057 0,015 mol substrat 0,089 0,117 0,101 0,102 0,014
Y H2/S (mol H2/mol substrat) 0,498 0,471 0,396 0,453 0,052
Y X/S (g/L biomassa/mol substart) 42,603 32,986 43,366 39,652 5,785
mol As Laktat 0,025
Y AL/S 0,278 0,212 0,246 0,246 0,033
Tabel Lampiran 6. Data hasil uji stabilitas mutan.
Generasi
Jumlah Gas (ml/24jam)
Rataan
Standar Deviasi
1
409,934±14,735
8,854
2
389,096±4,912
3
406,461±0,000
401,251
4
413,407±9,823
5
387,359±7,367
Tabel Lampiran 7. Data komposisi gas hasil Kromatografi gas (GC).
No
Nama Komponen
Konsentrasi (%)
1.
H
258,19
2.
N
25,41
Tabel Lampiran 8. Hasil analisa statistik pada kultur sinambung
ANOVA
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
L H2/L substrat Between Groups ,690 2 ,345 105,501 ,000 Within Groups ,020 6 ,003 Total ,709 8 Mol H2 Between Groups ,001 2 ,001 80,934 ,000 Within Groups ,000 6 ,000 Total ,001 8
Mol H2/Mol substrat Between
Groups ,050 2 ,025 23,936 ,001 Within Groups ,006 6 ,001 Total ,056 8 ml H2/jam Between Groups 139692,5 87 2 69846,293 105,499 ,000 Within Groups 3972,329 6 662,055 Total 143664,9 16 8
mmol H2/L/jam Between
Groups 1374,530 2 687,265 105,549 ,000
Within Groups 39,068 6 6,511
Total 1413,598 8
Berat Kering Between Groups ,091 2 ,045 4,623 ,061
Within Groups ,059 6 ,010 Total ,149 8 pH Between Groups ,025 2 ,013 6,927 ,028 Within Groups ,011 6 ,002 Total ,036 8 Konsumsi Gula Reduksi Between Groups 7,117 2 3,559 87,294 ,000 Within Groups ,245 6 ,041 Total 7,362 8 Konsumsi Gula Total Between Groups 163,974 2 81,987 71,011 ,000 Within Groups 6,927 6 1,155 Total 170,902 8
Yield Biomassa Between Groups 700,516 2 350,258 79,531 ,000
Within Groups 26,424 6 4,404
Total 726,940 8
Yeld Asam Laktat Between Groups 3,018 2 1,509 295,899 ,000
Within Groups ,031 6 ,005
Total 3,048 8
Yield Asam Asetat Between Groups ,376 2 ,188 619,376 ,000
Within Groups ,002 6 ,000
Total ,378 8
Yield Etanol Between Groups 1,634 2 ,817 94,874 ,000
Within Groups ,052 6 ,009
Dependent Variable
(I) dilution rate
(J) dilution rate
Mean Difference
(I-J) Std. Error Sig. 95% Confidence Interval
Lower Bound Upper Bound Lower Bound Upper Bound Lower Bound
L H2/L substrat D=0,10/jam D=0,15/jam -,666333(*) ,046686 ,000 -,80958 -,52309
D=0,20/jam -,224000(*) ,046686 ,007 -,36724 -,08076
D=0,15/jam D=0,10/jam ,666333(*) ,046686 ,000 ,52309 ,80958
D=0,20/jam ,442333(*) ,046686 ,000 ,29909 ,58558
D=0,20/jam D=0,10/jam ,224000(*) ,046686 ,007 ,08076 ,36724
D=0,15/jam -,442333(*) ,046686 ,000 -,58558 -,29909
Mol H2 D=0,10/jam D=0,15/jam -,029667(*) ,002373 ,000 -,03695 -,02239
D=0,20/jam -,010000(*) ,002373 ,013 -,01728 -,00272
D=0,15/jam D=0,10/jam ,029667(*) ,002373 ,000 ,02239 ,03695
D=0,20/jam ,019667(*) ,002373 ,000 ,01239 ,02695
D=0,20/jam D=0,10/jam ,010000(*) ,002373 ,013 ,00272 ,01728
D=0,15/jam -,019667(*) ,002373 ,000 -,02695 -,01239
Mol H2/Mol substrat D=0,10/jam D=0,15/jam -,117333(*) ,026327 ,010 -,19811 -,03655
D=0,20/jam ,062000 ,026327 ,123 -,01878 ,14278
D=0,15/jam D=0,10/jam ,117333(*) ,026327 ,010 ,03655 ,19811
D=0,20/jam ,179333(*) ,026327 ,001 ,09855 ,26011
D=0,20/jam D=0,10/jam -,062000 ,026327 ,123 -,14278 ,01878
D=0,15/jam -,179333(*) ,026327 ,001 -,26011 -,09855
ml H2/jam D=0,10/jam D=0,15/jam -299,834667(*) 21,008806 ,000 -364,29545 -235,37388
D=0,20/jam -100,717000(*) 21,008806 ,007 -165,17779 -36,25621 D=0,15/jam D=0,10/jam 299,834667(*) 21,008806 ,000 235,37388 364,29545 D=0,20/jam 199,117667(*) 21,008806 ,000 134,65688 263,57845 D=0,20/jam D=0,10/jam 100,717000(*) 21,008806 ,007 36,25621 165,17779 D=0,15/jam -199,117667(*) 21,008806 ,000 -263,57845 -134,65688
69
69
mmol H2/L/jam D=0,10/jam D=0,15/jam -29,743333(*) 2,083478 ,000 -36,13602 -23,35065 D=0,20/jam -9,996667(*) 2,083478 ,007 -16,38935 -3,60398 D=0,15/jam D=0,10/jam 29,743333(*) 2,083478 ,000 23,35065 36,13602 D=0,20/jam 19,746667(*) 2,083478 ,000 13,35398 26,13935 D=0,20/jam D=0,10/jam 9,996667(*) 2,083478 ,007 3,60398 16,38935 D=0,15/jam -19,746667(*) 2,083478 ,000 -26,13935 -13,35398
Berat Kering D=0,10/jam D=0,15/jam -,226333 ,080807 ,070 -,47427 ,02161
D=0,20/jam -,030333 ,080807 ,926 -,27827 ,21761 D=0,15/jam D=0,10/jam ,226333 ,080807 ,070 -,02161 ,47427 D=0,20/jam ,196000 ,080807 ,112 -,05194 ,44394 D=0,20/jam D=0,10/jam ,030333 ,080807 ,926 -,21761 ,27827 D=0,15/jam -,196000 ,080807 ,112 -,44394 ,05194 pH D=0,10/jam D=0,15/jam ,13000(*) ,03496 ,023 ,0227 ,2373 D=0,20/jam ,07000 ,03496 ,192 -,0373 ,1773 D=0,15/jam D=0,10/jam -,13000(*) ,03496 ,023 -,2373 -,0227 D=0,20/jam -,06000 ,03496 ,275 -,1673 ,0473 D=0,20/jam D=0,10/jam -,07000 ,03496 ,192 -,1773 ,0373 D=0,15/jam ,06000 ,03496 ,275 -,0473 ,1673
Konsumsi Gula Reduksi D=0,10/jam D=0,15/jam -2,130000(*) ,164857 ,000 -2,63583 -1,62417
D=0,20/jam -1,460000(*) ,164857 ,000 -1,96583 -,95417
D=0,15/jam D=0,10/jam 2,130000(*) ,164857 ,000 1,62417 2,63583
D=0,20/jam ,670000(*) ,164857 ,016 ,16417 1,17583
D=0,20/jam D=0,10/jam 1,460000(*) ,164857 ,000 ,95417 1,96583
D=0,15/jam -,670000(*) ,164857 ,016 -1,17583 -,16417
Konsumsi Gula Total D=0,10/jam D=0,15/jam -9,650000(*) ,877332 ,000 -12,34189 -6,95811
D=0,20/jam -8,310000(*) ,877332 ,000 -11,00189 -5,61811
D=0,15/jam D=0,10/jam 9,650000(*) ,877332 ,000 6,95811 12,34189
D=0,20/jam 1,340000 ,877332 ,344 -1,35189 4,03189
D=0,20/jam D=0,10/jam 8,310000(*) ,877332 ,000 5,61811 11,00189
D=0,15/jam -1,340000 ,877332 ,344 -4,03189 1,35189
Yield Biomassa D=0,10/jam D=0,15/jam 18,972000(*) 1,713482 ,000 13,71457 24,22943
D=0,20/jam 18,447333(*) 1,713482 ,000 13,18990 23,70477
D=0,15/jam D=0,10/jam -18,972000(*) 1,713482 ,000 -24,22943 -13,71457
D=0,20/jam -,524667 1,713482 ,950 -5,78210 4,73277
D=0,20/jam D=0,10/jam -18,447333(*) 1,713482 ,000 -23,70477 -13,18990
D=0,15/jam ,524667 1,713482 ,950 -4,73277 5,78210
Yeld Asam Laktat D=0,10/jam D=0,15/jam -,384667(*) ,058306 ,001 -,56356 -,20577
D=0,15/jam -1,374667(*) ,058306 ,000 -1,55356 -1,19577
Yield Asam Asetat D=0,10/jam D=0,15/jam ,454333(*) ,014220 ,000 ,41070 ,49797
D=0,20/jam ,409000(*) ,014220 ,000 ,36537 ,45263
D=0,15/jam D=0,10/jam -,454333(*) ,014220 ,000 -,49797 -,41070
D=0,20/jam -,045333(*) ,014220 ,043 -,08897 -,00170
D=0,20/jam D=0,10/jam -,409000(*) ,014220 ,000 -,45263 -,36537
D=0,15/jam ,045333(*) ,014220 ,043 ,00170 ,08897
Yield Etanol D=0,10/jam D=0,15/jam ,747000(*) ,075763 ,000 ,51454 ,97946
D=0,20/jam 1,004667(*) ,075763 ,000 ,77220 1,23713
D=0,15/jam D=0,10/jam -,747000(*) ,075763 ,000 -,97946 -,51454
D=0,20/jam ,257667(*) ,075763 ,033 ,02520 ,49013
D=0,20/jam D=0,10/jam -1,004667(*) ,075763 ,000 -1,23713 -,77220
D=0,15/jam -,257667(*) ,075763 ,033 -,49013 -,02520
* The mean difference is significant at the .05 level.
L H2/L substrat
Tukey HSD
dilution rate
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,10/jam 3 ,74133
D=0,20/jam 3 ,96533
D=0,15/jam 3 1,40767
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
Mol H2
Tukey HSD
dilution rate
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,10/jam 3 ,03300
D=0,20/jam 3 ,04300
D=0,15/jam 3 ,06267
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
Mol H2/Mol substrat
Tukey HSD
dilution rate
N Subset for alpha = .05
1 2 1
D=0,20/jam 3 ,48933
D=0,10/jam 3 ,55133
D=0,15/jam 3 ,66867
Sig. ,123 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
ml H2/jam
Tukey HSD
dilution rate
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,10/jam 3 333,63033
D=0,20/jam 3 434,34733
D=0,15/jam 3 633,46500
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
mmol H2/L per jam
Tukey HSD
dilution rate
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,10/jam 3 33,09667
D=0,20/jam 3 43,09333
D=0,15/jam 3 62,84000
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
Berat Kering Tukey HSD Kecepatan Dilusi N Subset for alpha = .05 1 1 D=0,1 3 3,58367 D=0,2 3 3,61400 D=0,15 3 3,81000 Sig. ,070
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.
pH Tukey HSD
Kecepatan Dilusi
N Subset for alpha = .05
1 2 1
D=0,15 3 5,6100
D=0,2 3 5,6700 5,6700
D=0,1 3 5,7400
Sig. ,275 ,192
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.
Konsumsi Gula Reduksi Tukey HSD
Kecepatan Dilusi
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,1 3 6,02000
D=0,2 3 7,48000
D=0,15 3 8,15000
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.
Konsumsi Gula Total Tukey HSD
Kecepatan Dilusi
N Subset for alpha = .05
1 2 1
D=0,1 3 15,21000
D=0,2 3 23,52000
D=0,15 3 24,86000
Sig. 1,000 ,344
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size =3.
Yield Biomassa Tukey HSD
Kecepatan Dilusi
N Subset for alpha = .05
1 2 1
D=0,15 3 40,51767
D=0,2 3 41,04233
D=0,1 3 59,48967
Sig. ,950 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.
Yeld Asam Laktat Tukey HSD
Kecepatan Dilusi
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,2 3 ,52667
D=0,1 3 1,51667
D=0,15 3 1,90133
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.
Yield Asam Asetat Tukey HSD
Kecepatan Dilusi
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,15 3 ,05933
D=0,2 3 ,10467
D=0,1 3 ,51367
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.
Yield Etanol Tukey HSD
Kecepatan Dilusi
N Subset for alpha = .05
1 2 3 1
D=0,2 3 1,36533
D=0,15 3 1,62300
D=0,1 3 2,37000
Sig. 1,000 1,000 1,000
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 3.
Tabel 9. Hasil uji statistik perbandingan medium nira sorgum dan tetes tebu
ANOVA Sum of Squares df Mean Square F Sig.Berat Kering Sel (g/L) Between Groups ,054 1 ,054 1,092 ,355
Within Groups ,199 4 ,050
Total ,253 5
pH Between Groups ,014 1 ,014 3,721 ,126
Within Groups ,015 4 ,004
Total ,029 5
Gula Reduksi Terkonsumsi (g/L) Between Groups ,002 1 ,002 ,034 ,864
Within Groups ,203 4 ,051
Total ,204 5
Gula Total Terkonsumsi (g/L) Between Groups 10,827 1 10,827 ,844 ,410
Within Groups 51,320 4 12,830
Total 62,148 5
ml H2/L substrat/Jam Between Groups 41108,217 1 41108,217 22,107* ,009
Within Groups 7437,946 4 1859,486
Total 48546,163 5
L H2/L substrat/Jam Between Groups ,203 1 ,203 22,047* ,009
Within Groups ,037 4 ,009
Total ,240 5
mol H2 Between Groups ,000 1 ,000 19,208* ,012
Within Groups ,000 4 ,000
Total ,000 5
mol H2/mol substrat Between Groups ,068 1 ,068 36,943* ,004
Within Groups ,007 4 ,002
Total ,076 5
gr/L Biomass/mol substrat Between Groups 1,125 1 1,125 ,063 ,814
Within Groups 71,503 4 17,876
Total 72,628 5
mol asam laktat/mol substrat Between Groups 4,114 1 4,114 987,438* ,000
Within Groups ,017 4 ,004
Tabel 10. Hasil uji statistik stabilitas mutan
ANOVA Hasil Gas H2
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Between Groups 1182,044 4 295,511 3,769 ,089
Within Groups 392,004 5 78,401
Total 1574,048 9
Multiple Comparisons
Dependent Variable: Hasil Gas H2
Tukey HSD
(I) generasi (J) generasi
Mean Difference
(I-J) Std. Error Sig. 95% Confidence Interval
Upper Bound Lower Bound
generasi 1 generasi 2 20,83795 8,85443 ,265 -14,6816 56,3575 generasi 3 3,47299 8,85443 ,993 -32,0466 38,9926 generasi 4 -3,47299 8,85443 ,993 -38,9926 32,0466 generasi 5 22,57445 8,85443 ,216 -12,9451 58,0940 generasi 2 generasi 1 -20,83795 8,85443 ,265 -56,3575 14,6816 generasi 3 -17,36496 8,85443 ,395 -52,8845 18,1546 generasi 4 -24,31094 8,85443 ,176 -59,8305 11,2086 generasi 5 1,73650 8,85443 1,000 -33,7831 37,2561 generasi 3 generasi 1 -3,47299 8,85443 ,993 -38,9926 32,0466 generasi 2 17,36496 8,85443 ,395 -18,1546 52,8845 generasi 4 -6,94598 8,85443 ,925 -42,4656 28,5736 generasi 5 19,10145 8,85443 ,324 -16,4181 54,6210 generasi 4 generasi 1 3,47299 8,85443 ,993 -32,0466 38,9926 generasi 2 24,31094 8,85443 ,176 -11,2086 59,8305 generasi 3 6,94598 8,85443 ,925 -28,5736 42,4656 generasi 5 26,04744 8,85443 ,144 -9,4721 61,5670 generasi 5 generasi 1 -22,57445 8,85443 ,216 -58,0940 12,9451 generasi 2 -1,73650 8,85443 1,000 -37,2561 33,7831 generasi 3 -19,10145 8,85443 ,324 -54,6210 16,4181 generasi 4 -26,04744 8,85443 ,144 -61,5670 9,4721
Hasil Gas H2 Tukey HSD Generasi N Subset for alpha = .05 1 1 generasi 5 2 387,3598 generasi 2 2 389,0963 generasi 3 2 406,4612 generasi 1 2 409,9342 generasi 4 2 413,4072 Sig. ,144
Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a Uses Harmonic Mean Sample Size = 2,000.