• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PELAKSANAAN PEMBAGIAN WARIS MENURUT HUKUM ISLAM. yang memiliki beberapa arti yakni mengganti, memberi dan mewarisi. 15

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II PELAKSANAAN PEMBAGIAN WARIS MENURUT HUKUM ISLAM. yang memiliki beberapa arti yakni mengganti, memberi dan mewarisi. 15"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Ahli waris dzul arham , yaitu ahli waris yang mempunyai hubungan darah dengan pewaris melalui anggota keluarga perempuan, yaitu cucu dari. anak perempuan, anak saudara

Rule 16 : Ahli Waris Saudara Perempuan Seayah JIKA hanya seorang saudara perempuan seayah DAN tidak bersama saudara seayah laki-laki DAN tidak meninggalkan keturunan

Katakanlah: “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi

14 IF ahli waris = anak laki paman dari bapak sekandung AND IF anak = tidak ada ANDIF cucu = tidak ada ANDIF suami / istri = tidak ada ANDIF bapak / ibu

dalam proses pembagian harta warisan setelah pewaris meninggal dunia akan dilakukan dengan cara musyawarah dengan dihadari semua ahli waris, baik anak laki-laki dan anak

“Ahli waris ialah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan pewaris, beragama Islam dan tidak terhalang karena hukum untuk

huruf (b), “yang dimaksud dengan pewaris adalah orang yang pada saat meninggalnya atau yang dinyatakan meninggal berdasarkan putusan pengadilan beragama Islam, meninggalkan ahli

Akan tetapi terdap permasalahan bagi orang-orang yang seharusnya menjadi ahli waris namun terhijab tertutup oleh saudara pewaris, seperti cucu-cucu yang bapaknya lebih dahulu meninggal