• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

ANALISA DAN DESAIN SISTEM

III.1. Analisis Sistem

Analisis sistem adalah tahapan yang memiliki tujuan untuk mempelajari prosedur yang sedang berjalan saat ini dan kebutuhan pengguna dari aplikasi yang akan di bangun. Dalam analisis sistem ini dilakukan pembahasan yang lebih terperinci agar masalah yang dibahas dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan perancangan aplikasi pendukung keputusan pengalokasian Bibit Kedelai Ke Kelompok Tani Di Kab. Deli Serdang Menggunakan Metode Fuzzy

Logic.

III.1.1. Analisis Masalah

Analisis masalah merupakan tahap pertama dalam tahapan analisis yang bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikan. Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang akan dipecahkan agar sistem dapat terpecahkan secara maksimal.

Setelah melalukan penelitian, penulis dapat menemukan masalah-masalah yang dihadapi dalam pengalokasian bibit kedelai kekelompok tani di Kab. Deli Serdang yaitu sebagai berikut :

(2)

1. Belum adanya sebuah sistem khusus yang terintegrasi sehingga pendataan tidak membutuhkan waktu yang lama.

2. Belum adanya suatu sistem pendukung keputusan yang dapat membantu pengalokasian Bibit Kedelai Ke Kelompok Tani Di Kab. Deli Serdang. 3. Belum adanya suatu sistem yang dapat memberikan informasi

pengalokasian Bibit Kedelai Ke Kelompok Tani Di Kab. Deli Serdang.

III.1.2. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Tahapan analisa kebutuhan sistem memiliki tujuan untuk memodelkan informasi yang akan digunakan dalam tahapan perancangan. Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing tahapannya.

III.1.3. Identifikasi Aktor

Tahapan ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktor-aktor yang nantinya akan berinteraksi dengan sistem. Pada kolom aktor disebutkan aktor yang berperan dalam sistem dan pada kolom lainnya akan menunjukkan deskripsi dari aktor. Tabel 4.1 memperlihatkan aktor yang berperan dalam sistem yang dilengkapi dengan penjelasannya yang merupakan hasil dari proses identifikasi aktor.

Tabel III.1. Identifikasi Aktor

Aktor Deskripsi Aktor

User User merupakan aktor pengguna yang ingin mendapatkan

perhitungan logika fuzzy yang berupa penentuan pengalokasian bibit kedelai ke Kelompok Tani di Kab. Deli Serdang.

(3)

III.2. Penerapan Metode

Adapun tahapan penerapan metode Fuzzy Logic dapat dilihat pada Flowchart berikut :

Start

Menentukan Kriteria dan Sub Kriteria Penilaian Pembobotan Untuk Seluruh Kriteria Berdasarkan Derajat Anggota

Proses Penilaian Kelompok Tani Berdasarkan Kriteria Kelompok Tani

Hasil Rekomendasi

Finish

Gambar III.1. Flowchart Alur Tahapan Metode Fuzzy Logic

III.2.1. Penentuan Kriteria

Pada sistem ini berbasis pengetahuan berisi kriteria pengambilan keputusan dan himpunan fuzzy masing-masing kriteria. Adapun kriteria yang digunakan sebagai bahan dasar penilaian adalah sebagai berikut :

(4)

1. Luas Lahan : Kecil, Sedang dan Besar. 2. Jarak Sumber Air : Dekat dan Jauh 3. Kondisi Tanah : Kurang dan Baik.

4. Jumlah Anggota : Sedikit, Sedang dan Banyak.

Sedangkan semesta pembicaraan yang menjelaskan pengalokasian bibit ke kelompok tani di Kab. Deli Serdang berdasarkan rentang kriteria-kriteria dan nilainya dapat dilihat pada Tabel III.2 sebagai berikut :

Tabel III.2. Semesta Pembicaraan

Input Luas Lahan Jarak

Sumber Air Kondisi Tanah

Jumlah Anggota Kecil 0 - 20m Sedang 20 - 50m Besar >50m Dekat 0 – 50m Jauh >50m Kurang Gersang/Tandus

Baik Subur, berair

Sedikit 0 – 15 Orang

Sedang 15 – 30 Orang

Banyak >30 Orang

III.2.2. Derajat Keanggotaan

Pada fungsi derajat keanggotaan menggunakan Tsukamoto dibagi menjadi keanggotaan jumlah pilihan Luas Lahan, Jarak Sumber Air, Kondisi Atanah dan Jumlah anggota. Dari fungsi keanggotaan akan dihasilkan klasifikasi Kriteria Kelompok Tani pada Table III.3 sebagai berikut :

(5)

Tabel III.3. Klasifikasi Kelompok Tani

Kode Nama Kelompok Tani Variabel Luas Lahan (meter) Jarak Sumber Air (meter) Kondisi Tanah Jumlah Keanggotaan Pasca Panen

1 Maju Jaya 18 26 Berair 16 10

2 Pehulisa 5 7 Subur 7 40

3 Lesatri Tani 8 49 Berair 9 16

4 Juli Tani 7 10 Subur 10 7

5 Karya Sentosa 20 30 Subur 30 19

6 Saroha 13 18 Berair 23 8

7 Sehati 14 20 gersang 27 18

8 Sei Mantri 6 27 gersang 17 11

9 Dame 11 5 Subur 6 20

10 Bela Tani 5 24 Subur 11 27

11 Mekar Mandiri 7 13 gersang 11 16

12 Bersatu 13 13 gersang 16 3

13 Sabar Menanti 23 19 Subur 27 50

14 Sempurna 11 20 Subur 16 18

15 Harapan Jaya 14 29 Subur 24 13

16 Sejahterah 19 4 Berair 36 6

17 Harapan Jaya 3 10 Berair 9 17

18 Harapan Maju 5 17 gersang 10 21

19 Bersinar 11 20 Subur 14 21

20 Seroja 12 2 Subur 30 5

(6)

Fungsi keanggotaan Luas Lahan diambil berdasarkan jumlah pilihan Luas Tanah yang dimiliki Kelompok Tani Di Kab. Deli Serdang tersebut dari rentang 0 – 50 meter lebih.

Tabel III.4. Fungsi Keanggotaan Luas Lahan

Fungsi Keanggotaan Rentang Nilai

Kecil 0 - 20m

Sedang 20 - 50m

Besar >50m

Gambar III.2. Grafik Fungsi Keanggotan Luas Lahan

Fungsi Keanggotaan : ( ) { ( ) ( )⁄ ( ) { ( ) ( )⁄ ( ) { ( ) ( )⁄ 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 1 20 50 > 50 Sedikit Sedang Banyak

(7)

Fungsi keanggotaan Jarak Sumber Air diambil berdasarkan jumlah pilihan Jarak Sumber Air yang dimiliki Kelompok Tani Di Kab. Deli Serdang tersebut dari rentang 0 – 50 meter lebih.

Tabel III.5. Fungsi Keanggotaan Jarak Sumber Air

Fungsi Keanggotaan Rentang Nilai

Dekat 0 - 50m

Jauh >50m

Gambar III.3. Grafik Fungsi Keanggotan Jarak Sumber Air

Fungsi Keanggotaan : ( ) { ( ) ( )⁄ ( ) { ( ) ( )⁄ 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 1 50 > 50 Dekat Jauh

(8)

Fungsi keanggotaan Kondisi Tanah diambil berdasarkan pilihan Kondisi Tanah yang ada pada lahan Kelompok Tani Di Kab. Deli Serdang.

Tabel III.6. Fungsi Keanggotaan Kondisi Tanah

Fungsi Keanggotaan Rentang Nilai

Kurang Gersang

Sedang Berair

Baik Subur

Gambar III.4. Grafik Fungsi Keanggotan Kondisi Tanah

Fungsi keanggotaan Jumlah Anggota diambil berdasarkan jumlah pilihan Anggota yang dimiliki Kelompok Tani Di Kab. Deli Serdang tersebut dari rentang 0-30 meter lebih.

Tabel III.7. Fungsi Keanggotaan Jumlah Anggota

Fungsi Keanggotaan Rentang Nilai

Sedikit 0 – 15 Orang Sedang 15 – 30 Orang Banyak >30 Orang 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 Gersang, Tandus Subur, Berair Kurang Baik

(9)

Gambar III.5. Grafik Fungsi Keanggotan Jumlah Anggota

III.2.3. Studi Kasus

Hasil penilaian Kelompok Tani di Kab. Deli Serdang dapat dilihat pada Tabel III.7 berikut ini :

Tabel III.8. Data Penilaian Kelompok Tani

ID Kelompok Tani Luas Tanah Jarak Sumber Air Jumlah Anggota Kondisi Tanah Pasca Panen

KP001 18 ha 26 M 16 Org Berair 10 Hari

KP002 5 ha 7 M 7 Org Subur 40 Hari

KP003 8 ha 49 M 9 Org Berair 16 Hari

KP004 7 ha 10 M 10 Org Subur 7 Hari

KP005 20 ha 30 M 30 Org Subur 19 Hari

KP006 13 ha 18 M 23 Org Berair 8 Hari

KP007 14 ha 20 M 27 Org gersang 18 Hari

KP008 6 ha 27 M 17 Org gersang 11 Hari

KP009 11 ha 5 M 6 Org Subur 20 Hari

0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 1 20 50 > 50 Sedikit Sedang Banyak

(10)

KP010 5 ha 24 M 11 Org Subur 27 Hari

KP011 7 ha 13 M 11 Org gersang 16 Hari

KP012 13 ha 13 M 16 Org gersang 3 Hari

Setelah mendapatkan nilai dari masing – masing kelompok tani, kemudian mengkelaskan masing-masing kelompok tani berdasarkan subkriteria yang digunakan, berikut hasil pengkelasan dapat dilihat pada Tabel III.8 berikut :

Tabel III.9. Pengkelasan Berdasarkan Derajat Anggota

Kode Luas Tanah Jarak Sumber Air Jumlah Anggota Kondisi Tanah Pasca Panen

KP001 Baik Cukup Cukup Cukup Kurang

KP002 Kurang Baik Cukup Baik Baik

KP003 Cukup Kurang Cukup Cukup Cukup

KP004 Cukup Baik Cukup Baik Kurang

KP005 Baik Cukup Baik Baik Cukup

KP006 Cukup Cukup Cukup Cukup Kurang

KP007 Cukup Cukup Baik Kurang Cukup

KP008 Cukup Cukup Cukup Kurang Cukup

KP009 Cukup Baik Cukup Baik Cukup

KP010 Kurang Cukup Cukup Baik Cukup

KP011 Cukup Baik Cukup Kurang Cukup

(11)

Setelah mendapatkan derajat anggota dari masing-masing kelompok tani, kemudian membuat fuzzyfikasi dari setiap derajat anggota berdasarkan rumus pencarian derajat anggota, berikut hasil fuzzyfikasi dari setiap kelompok tani berdasarkan derajat anggotanya masing-masing dapat dilihat pada tabel III.9 berikut :

Tabel III.10. Hasil Fuzzyfikasi

Kode Luas Tanah Jarak Sumber Air Jumlah Anggota Kondisi Tanah Pasca Panen KP001 0.6 -0.36 -0.05 1 1 KP002 1 0.4 0.4 1 0.66667 KP003 0.2 2.8 0.3 1 -0.05 KP004 0.3 0.25 0.25 1 1.6 KP005 1 -0.2 0.5 1 -0.2 KP006 -0.3 -0.68 -0.4 1 1.4 KP007 -0.4 -0.6 0.2 1 -0.15 KP008 0.4 -0.32 -0.1 1 0.2 KP009 -0.1 0.5 0.45 1 -0.25 KP010 1 -0.44 0.2 1 -0.6 KP011 0.3 0.1 0.2 1 -0.05 KP012 -0.3 0.1 -0.05 1 2.4

(12)

III.2.4. Perangkingan Fuzzy

Setelah mendapat nilai fuzzyfikasi masing-masing kelompok tani, kemudian mencari nilai rangking dari hasil fuzzyfikasi, berikut hasil perangkingan dapat dilihat pada Tabel III.10 berikut :

Tabel III.11. Hasil Perangkingan

Kode Luas Tanah Jarak Sumber Air Jumlah Anggota Kondisi Tanah Pasca Panen Persentase Hasil Rekomendasi KP001 0.6 -0.36 -0.05 1 1 43.80% Dialokasikan KP002 1 0.4 0.4 1 0.66667 69.33% Dialokasikan KP003 0.2 2.8 0.3 1 -0.05 85.00% Tidak Dialokasikan KP004 0.3 0.25 0.25 1 1.6 68.00% Dialokasikan KP005 1 -0.2 0.5 1 -0.2 42.00% Dialokasikan KP006 -0.3 -0.68 -0.4 1 1.4 20.40% Dialokasikan KP007 -0.4 -0.6 0.2 1 -0.15 1.00% Dialokasikan KP008 0.4 -0.32 -0.1 1 0.2 23.60% Dialokasikan KP009 -0.1 0.5 0.45 1 -0.25 32.00% Dialokasikan KP010 1 -0.44 0.2 1 -0.6 23.20% Dialokasikan KP011 0.3 0.1 0.2 1 -0.05 31.00% Dialokasikan KP012 -0.3 0.1 -0.05 1 2.4 63.00% Dialokasikan

(13)

III.3. Disain Sistem

III.3.1. Unified Modelling Language (UML)

Disain sistem yang dilakukan menggunakan metode UML (Unified

Modeling Language).

III.3.1.1. Use Case Diagram

Dalam penyusunan suatu program diperlukan suatu model data yang berbentuk diagram yang dapat menjelaskan suatu alur proses sistem yang akan di bangun. Maka digambarlah suatu bentuk diagram Use Case yang dapat dilihat pada gambar III.5 berikut ini :

(14)

Gambar III.6. Use Case Sistem Pendukung Keputusan Pengalokasian Bibit Kedelai Ke Kelompok Tani Kab. Deli Serdang

III.3.1.2. Class Diagram

Class Diagram adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan

menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Rancangan kelas-kelas yang akan digunakan pada sistem yang akan dirancang dapat dilihat pada gambar III.6 :

Sistem Pendukung Keputusan Pengalokasian Bibit Kedelai Kelompok Tani

Kab. Deli Serdang

Pengguna

Login

Data Pengguna

Data Kelompok Tani

Kireteria Kelomok Tani Pemodelan Kireteria Perhitungan Fuzzy Hasil Fuzzy Laporan

(15)

-1..1 * -1..1 * -1..1 * -1..1 * -1..1 * -1..1 * -1..1 * -1..1 * +tambah() : void +hapus() : void -id_kriteria : string -id_poktani : string -kelas : string -tanggal : string -id_pengguna : string derajat_anggota +tambah() : void +ubah() : void +hapus() : void -id_kriteria : string -nama_kriteria : string -bobot : string kriteria +tambah() : void +ubah() : void +hapus() : void -id_poktani : string -nama_poktani : string -nama_ketua : string -kecamatan : string -desa : string kelompok_tani +tambah() : void +hapus() : void -id_poktani : string -id_kriteria : string -nilai : string kriteria_poktani +tambah() : void +hapus() : void -id_hasil : string -tanggal : string -id_poktani : string -total : string -id_pengguna : string hasil -1..1 * -1..1 * +tambah() : void +ubah() : void +hapus() : void -id_pengguna : string -nama_pengguna : string -level : string -username : string -passwd : string pengguna

Gambar III.7. Class Diagram Sistem Pendukung Keputusan Pengalokasian Bibit Kedelai Kekelompok Tani di Kab. Deli Serdang

III.3.1.3. Sequence Diagram

Rangkaian kegiatan pada setiap terjadi event sistem digambarkan pada

sequence diagram berikut :

1. Sequence Diagram Login

Serangkaian kerja melakukan login dapat terlihat seperti pada gambar III.8 berikut :

(16)

User Form Login

Username, Password

Cek Username, Password

Data Pengguna Data Pengguna

Validasi

Membuka Menu Utama

Gambar III.8. Sequence Diagram Login

2. Sequence Diagram Data Kelompok Tani

Sequence diagram Data Kelompok Tani dapat dilihat seperti pada gambar

III.9. berikut :

User Form Kelompok Tani Proses Tabel Kelompok Tani Klik Menu Kelompok Tani

Kelola Data Kelompok Tani

Proses Data

Proses Menyimpan Data Info Data Kelompok Tani

(17)

3. Sequence Diagram Data Kriteria

Sequence diagram Data Kriteria dapat dilihat seperti pada gambar III.9.

berikut :

User Form Data Kriteria Akses

Get Data PokTani

Data Kelompok Tani

Pilih data PokTani

Get Kriteria

Input Kriteria

Kriteria PokTani Disimpan

Data Kriteria

Gambar III.10. Sequence Diagram Data Kriteria

4. Sequence Diagram Data Pengguna

Sequence diagram Data Pengguna dapat dilihat seperti pada gambar III.10.

berikut :

User Form Pengguna Proses Tabel Pengguna

Proses Data

Proses Menyimpan Data Klik Menu Data Pengguna

Kelola Data Pengguna

Info Data Pengguna

(18)

5. Sequence Diagram Pemodelan Kriteria

Sequence diagram Pemodelan Kriteria dapat dilihat seperti pada gambar

III.12. berikut :

User Form Data Pemodelan Akses

Get Data Kriteria

Data Kriteria

Tampil data pemodelan

Pemodelan Kriteria Disimpan

Data Pemodelan Kriteria

Gambar III.12 Sequence Diagram Pemodelan Kriteria

6. Sequence Diagram Perhitungan Fuzzy

Sequence diagram Perhitungan Fuzzy dapat dilihat seperti pada gambar

(19)

User Form Data SPK Akses

Get Data Kriteria Data Kriteria

Hitung Fuzzy Hasil Fuzzy SPK

Data Pemodelan Kriteria

Get Pemodelan

Hasil SPK Fuzzy

Hasil Fuzzy Disimpan

Gambar III.13. Sequence Diagram Perhitungan Fuzzy

7. Sequence Diagram Hasil Fuzzy

Sequence diagram Form Hasil Fuzzy dapat dilihat seperti pada gambar III.13.

berikut :

User Form Data SPK

Akses

Get Data Hasil

Hasil SPK Fuzzy

Tampil data Hasil Fuzzy

(20)

III.3.1.4. Activity Diagram

Rangkaian kegiatan pada setiap terjadi event sistem digambarkan pada

activity diagram berikut :

1. Activity Diagram Login

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan login user dapat dilihat seperti pada gambar III.15 berikut :

Proses Login

Sistem user

Form Login ditampilkan Klick menu login

Isi Username & password

klick login Memeriksa Validasi

Username dan password

Tidak Valid

Valid

(21)

2. Activity Diagram Kelola Data Kriteria

Activity diagram data kriteria dapat dilihat seperti pada gambar berikut :

Proses Kelola Data Kriteria

Sistem user Tidak Ya Ya Tidak Ya Tidak

Pilih Data Kriteria Mengisi Form Kriteria

Klick Edit Data

Mengubah data kriteria

menampilkan Form Data Kriteria

Tambah data

Klick Simpan

Klick edit data

Klick Hapus

Menghapus data kriteria Klick Menu Data Kriteria

Menyimpan perubahan data kriteria

Menyimpan Data Kriteria

(22)

3. Activity Diagram Data Kelompok Tani

Activity diagram kelola data kelompok tani dapat dilihat seperti pada gambar

III.16 berikut :

Proses Kelola Data Kelompok Tani

Sistem user Tidak Ya Ya Tidak Ya Tidak

Klick Menu Data Kelompok Tani

Data Terpilih dihapus Edit Data

Klick edit data Pilih Data

Data baru disimpan Klick Simpan

Form Kelompok Tani Ditampilkan

Klick Hapus Tambah data

Data Perubahan Disimpan Mengisi Form Kelompok Tani

Mengubah Data

(23)

4. Activity Diagram Data Pengguna

Activity diagram kelola data pengguna dapat dilihat seperti pada gambar

III.18 berikut :

Proses Kelola Data Pengguna

Sistem user Tidak Ya Ya Tidak Ya Tidak Pilih Data Mengisi Form Pengguna

Klick Edit Data

Mengubah Data Pengguna

Menampilkan Form Pengguna

Tambah data

Klick Simpan

Klick edit data

Klick Hapus

Menghapus Data Klick Menu Data Pengguna

Menyimpan Perubahan Data Menyimpan data Pengguna

(24)

5. Activity Diagram Data Pemodelan Kriteria

Activity diagram pemodelan data kriteria dapat dilihat seperti pada gambar

III.19 berikut :

Proses Pemodelan Kriteria

Sistem user

Tidak

Ya

Klick Menu Pemodelan Menampilkan halaman pemodelan

Hasil Pemodelan Disimpan Klick Modelkan

Data Kriteria dikelaskan

Klick Simpan

Gambar III.19. Activity Diagram Pemodelan Kriteria

6. Activity Diagram Data Perhitungan Fuzzy

Activity diagram Perhitungan Fuzzy dapat dilihat seperti pada gambar III.19

(25)

Proses Perhitungan SPK Sistem user Tidak Ya Klick Menu SPK

Tampil Hasil SPK Fuzzy

Klick Simpan Simpan Hasil Fuzzy

Klick hasilkan Fuzzy

Menampilkan Perhitungan SPK

Gambar III.20. Activity Diagram Perhitungan Fuzzy

7. Activity Diagram Hasil Fuzzy

(26)

Proses Hasil SPK Sistem user Tidak Ya Klick Cetak Klick Cetak Data

Tampil Form Hasil SPK

Mengatur Cetakan

Data Di Cetak Dalam Bentuk PDF Klick Menu Hasil SPK

Gambar III.21. Activity Diagram Hasil Fuzzy SPK

III.4. Perancangan Data

Perancangan basis data merupakan tahapan untuk memetakan model konseptual ke model basis data yang akan dipakai. Perancangan basis data terbagi menjadi dua yaitu skema relasi dan perancangan struktur tabel.

III.4.1. Struktur Tabel

Perancangan struktur tabel adalah perancangan tabel-tabel yang akan digunakan pada database. Tabel-tabel yang terdapat dalam basis data yang digunakan dalam sistem ini adalah :

(27)

1. Tabel Data Kelompok Tani

Tabel III.12. Tabel Data Kelompok Tani Nama Tabel = Data_Poktani

Nama Field Type Data Extra Primary

Key Attribut

ID_Kelompok Char(8) Primary

Key Not Null

Nama_Kelompok Varchar(120) Not Null

Nama_Ketua Varchar(80) Not Null

Kecamatan Varchar(120) Not Null

Desa Varchar(120) Not Null

2. Tabel Data Kriteria Poktani

Tabel III.13. Tabel Data Kriteria Kelompok Tani

Nama Tabel = Data_Kriteria_Poktani

Nama Field Type Data Extra Primary

Key Attribut

ID_Kelompok Char(8) Foreign

Key Not Null

ID_Kriteria Char(8) Foreign

Key Not Null

(28)

3. Tabel Data Kriteria

Tabel III.14. Tabel Data Kriteria Nama Tabel = Data_Kriteria

Nama Field Type Data Extra Primary

Key Attribut

ID_Kriteria Char(8) Primary

Key Not Null

Nama_Kriteria Varchar(120) Not Null

4. Tabel Data Pengguna

Tabel III.15. Tabel Data Pengguna

Nama Tabel = Data_Login

Nama Field Type Data Extra Primary

Key Attribut

ID_Pengguna Char(8) Primary

Key Not Null

Nama_Pengguna Varchar(130) Not Null

No_Telp Varchar(20) Not Null

Username Varchar(30) Not Null

Password Varchar(30) Not Null

(29)

5. Tabel Data Pemodelan Kriteria

Tabel III.16. Tabel Data Pemodelan Kriteria Nama Tabel = Data_Pemodelan

Nama Field Type Data Extra Primary

Key Attribut

Kode_Pemodelan Char(8) Primary

Key Not Null

ID_Poktani Char(8) Foreign

Key Not Null

ID_Kriteria Char(8) Foreign

Key Not Null

Model Varchar(30) Not Null

Tanggal Date Not Null

6. Tabel Data Target_Kriteria

Tabel III.17. Tabel Data Target Kriteria Nama Tabel = Data_Target_Kriteria

Nama Field Type Data Extra Primary Key Attribut

ID_Target Char(8) Primary Key Not Null

ID_Kriteria Char(8) Not Null

Nilai Varchar(30) Not Null

7. Tabel Data Hasil Perhitungan Fuzzy

Tabel III.18. Tabel Data Hasil Perhitungan Fuzzy Nama Tabel = Data_Perhitungan

Nama Field Type Data Extra Primary Key Attribut

Kode_Perhitungan Char(8) Primary Key Not Null

ID_Poktani Char(8) Foreign Key Not Null

ID_Kriteria Char(8) Foreign Key Not Null

(30)

8. Tabel Data Hasil Keputusan

Tabel III.19. Tabel Data Hasil Keputusan Nama Tabel = Data_Hasil_Keputusan

Nama Field Type Data Extra Primary Key Attribut

Kode_Hasil Char(8) Primary Key Not Null

Tanggal Date Not Null

ID_Poktani Char(8) Foreign Key Not Null

Nilai_Hasil Varchar(10) Not Null

III.4.2. Normalisasi

Tahap normalisasi ini bertujuan untuk menghilangkan masalah berupa ketidakkonsistenan apabila dilakukannya proses manipulasi data seperti penghapusan, perubahan dan penambahan data sehingga data tidak ambigu.

a. Bentuk Tidak Normal

Bentuk tidak normal dari data hasil perbandingan metode Fuzzy Logic ditandai dengan adanya baris yang satu atau lebih atributnya tidak berisi, dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel III.20. Tabel Hasil Rekomendasi Sistem Bentuk Tidak Normal

ID Nama kelompok Tani Total Persentase Tanggal

1 Maju Jaya 0.438 43.80% 2016-06-20

2 Pehulisa 0.69333 69.33% 2016-06-20

(31)

4 Juli Tani 0.68 68.00% 2016-06-20

5 Karya Sentosa 0.42 42.00% 2016-06-20

b. Bentuk Normal Pertama (1NF)

Tabel III.21. Tabel Hasil Rekomendasi Sistem Bentuk 1NF

Nama kelompok Tani Total Persentase Tanggal

Maju Jaya 0.438 43.80% 2016-06-20

Pehulisa 0.69333 69.33% 2016-06-20

Lesatri Tani 0.85 85.00% 2016-06-20

Juli Tani 0.68 68.00% 2016-06-20

Karya Sentosa 0.42 42.00% 2016-06-20

c. Bentuk Normal Kedua (2NF)

Tabel III.22. Tabel Hasil Rekomendasi Sistem Bentuk 2NF

Nama kelompok Tani Total Persentase

Maju Jaya 0.438 43.80%

Pehulisa 0.69333 69.33%

Lesatri Tani 0.85 85.00%

Juli Tani 0.68 68.00%

(32)

III.4.3. Perancangan Struktur Menu

Perancangan struktur menu merupakan jalur pemakai (konsumen

interface) yang mudah dipahami dan mudah digunakan. Struktur menu dari

aplikasi sistem pendukung keputusan ini adalah sebagai berikut :

III.4.3.1 Struktur Menu Admin

Perancangan Menu File Data Pengguna Log Out Data Data PokTani Data Kriteria Poktani Hasil Rekomendasi SPK SPK Fuzzy Data Kriteria Basis Aturan Cetak Cetak Data PokTani Cetak Rekomendasi

Gambar III.22. Struktur Menu Admin

III.5. Perancangan User Interface

Perancangan tampilan yang dirancang adalah sebagai berikut :

III.5.1. Perancangan Home Utama

Adapun rancangan Form Home Utama dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :

(33)

Gambar III.23. Rancangan Tampilan Form Home Utama

III.5.2. Perancangan Login User

Adapun rancangan Form Login User dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :

(34)

III.5.3. Perancangan Form Data Kriteria

Adapun rancangan Form Data Kriteria dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :

Gambar III.25. Rancangan Tampilan Form Kriteria III.5.4. Perancangan Form Data Kelompok Tani

Adapun rancangan Form Data Kelompok Tani dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :

(35)

Gambar III.26. Rancangan Tampilan Form Kelompok Tani

III.5.5. Perancangan Form Pemodelan Kriteria

Adapun rancangan Form Pemodelan Kriteria dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :

(36)

III.5.6. Perancangan Form Cetak Laporan

Adapun rancangan Form Cetak Laporan dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :

Gambar

Gambar III.1. Flowchart Alur Tahapan Metode Fuzzy Logic
Tabel III.2. Semesta Pembicaraan
Tabel III.8. Data Penilaian Kelompok Tani
Tabel III.9. Pengkelasan Berdasarkan Derajat Anggota
+7

Referensi

Dokumen terkait

Regionalisme kritis lebih dari gerakan arsitektur yang hanya ingin mengalami romantisme arsitektur masa lalu, namun gerakan arsitektur sebagai respon pada masalah-masalah baru

Hasil telitian didapatkan rerata jumlah platelet di penderita pre-eklampsia lebih rendah dibandingkan dengan kelompok pembanding, tetapi secara statistik tidak mempunyai perbedaan

Kelas S3 : Lahan mempuyai faktor pembatas yang sedang, lebih dari satu faktor dan faktor pembatas ini akan sangat berpengaruh terhadap produktivitasnya, faktor pembatas

kemudian akan menempel di permukaan kristal asam urat yang telah terbentuk sebelumnya, sehingga tidak jarang ditemukan batu saluran kemih yang intinya terjadi

Citra input pada proses ekstraksi fitur merupakan citra objek kandidat puting payudara yang telah diproses pada tahapan sebelumnya. Kandidat-kandidat puting

Hasil penelitian menemukan bahwa aspek motivasi dan kognitif lebih banyak mempengaruhi kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP 1 Pakenjeng dibandingkan aspek

Manggabarani (2020) yang menyatakan bahwa Risiko Likuiditas (LDR) berpengaruh positif terhadap return saham. Artinya good corporate governance tidak berpengaruh terhadap return

1) Rasio odds X1 sebesar 0.671 berarti sekolah yang memiliki rombongan belajar melebihi 36 siswa cenderung memiliki peringkat akreditasi lebih tinggi 1.49 kali