LEMBAR PENGESAHAN
PELAPORAN DATA POTENSI PENYEDIAAN LAHAN PERUMAHAN TAHUN 2017
KOTA/KABUPATEN: PROVINSI:
1. Nama
:
2. NIP
:
3. Jabatan
:
4. Instansi/SKPD
:
5. Nomor Telepon
:
………….., ……….. 2017 Dinas/Badan CAP/STEMPEL (………)*) Data dan lembar pengesahan disampaikan kepada Direktorat Rumah Umum dan Komersial, Cq. Subdit Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan.
LEMBAR PENDATAAN
POTENSI PENYEDIAAN LAHAN PERUMAHAN TAHUN 2017
PETUNJUK PENGISIAN
- Satu form pendataan berlaku untuk satu persil/bidang tanah yang direncanakan dan diperuntukkan sebagai lokasi pembangunan perumahan
- Diperbolehkan untuk menggandakan form pendataan sesuai dengan jumlah persil/bidang tanah yang dimiliki - Mohon diisi dengan memberikan tanda (√) pada kotak yang telah disediakan
- Mohon untuk melampirkan fotokopi dokumen-dokumen yang terkait dengan persil/bidang tanah yang didata - Berkas dapat dikirimkan melalui alamat email [email protected] atau dibawa langsung saat pelaksanaan
I. INFORMASI UMUM TANAH
1. Jalan/No. : 2. RT/RW : 3. Desa/Kelurahan : 4. Kecamatan : 5. Kabupaten/Kota : 6. Titik koordinat : LU : LS : BT : BB : 7. Luas Tanah/Lahan/Kavling (m2) : 8 Batas-Batas Tanah/Lahan/Kavling : Utara : Barat : Selatan : Timur :
9. Pemilik tanah/aset : ☐ Pemerintah
☐ Pemerintah provinsi
☐ Pemerintah kota/kabupaten ☐ BUMN
☐ BUMD 8. Instansi pengelola tanah/aset :
II. ADMINISTARTIF / LEGALITAS
A. STATUS KEPEMILIKAN TANAH 1. Status tanah ☐ Hak Milik
☐ Hak Guna Bangunan (Atas Tanah Negara)
☐ Hak Guna Bangunan (Atas Hak Pengelolaan)
☐ Hak Pakai (Atas Tanah Negara) ☐ Tidak Mempunyai Hak (Liar)
2 Asal Usul
Perolehan Tanah ☐ Tanah Negara yang tidak ada pemakainya
☐ Tanah Negara berupa badan hukum (BUMN/BUMD)
☐ Tanah Negara yang dikuasai oleh masyarakat hukum adat sebagai hak ulayat ☐ Dilaksanakan melalui mekanisme ganti rugi
3 Legalitas kepemilikan
☐ Bersertifikat atas nama pemerintah/pemda. No: ☐ Belum atas nama pemerintah/pemda, SPH No: ☐ Lampiran copy bukti kepemilikian/peguasan tanah
4 Sengketa ☐ Tidak sengketa
☐ Sengketa dengan: ………. ☐ Perkara di pengadilan
B. KETERSEDIAAN DOKUMEN PERENCANAAN 1. Ketersediaan
rencana tata ruang ☐ Memiliki Perda RTRW (No...
Tahun...Tentang...)
☐ Memiliki Perda RDTR (No...
Tahun...Tentang...)
☐ Memiliki Perda RTBL (No...
Tahun...Tentang...)
☐ Memiliki Dokumen RTRW Dan Dalam Proses / Tidak Dalam Proses ;
☐ Memiliki Dokumen RDTR Dan Dalam Proses / Tidak Dalam Proses ;
...
☐ Memiliki Dokumen RTBL Dan Dalam Proses / Tidak Dalam Proses ;
...
☐ Tidak Memiliki Perda/Dokumen RTRW
☐ Tidak Memiliki Perda/Dokumen RDTR
☐ Tidak Memiliki Perda/Dokumen RTBL
Catatan : bila ada hal lain yang perlu di sampaikan terkait dengan RTRW/RDTR/RTBL
... ... Kesesuaian lahan dengan peruntukan perumahan/ permukiman dalam RTRW/RDTR/RTBL
☐ Sesuai dengan peruntukan RTRW ☐ Sesuai dengan peruntukan RDTR ☐ Sesuai dengan peruntukan RTBL ☐ Tidak sesuai dengan peruntukan RTRW ☐ Tidak sesuai dengan peruntukan RDTR ☐ Tidak sesuai dengan peruntukan RTBL
Catatan : bila ada hal lain yang perlu di sampaikan terkait dengan kesesuaian RTRW/RDTR/RTBL
...
...
☐ Lampiran copy Keterangan Rencana Kota (KRK) yang berisi mengenai kesesuaian RTRW/RDTR/RTBL ; ADA / TIDAK ADA
No Surat
:......
2. Dokumen RP3KP(RP4D)
☐ Memiliki Perda RP3KP (No...
☐ Memiliki Dokumen RDTR Dan Dalam Proses / Tidak Dalam Proses ;
...
☐ Tidak Memiliki Dokumen/Perda RP3KP
Catatan : bila ada hal lain yang perlu di sampaikan terkait dengan RP3KP
... ... Kesesuaian lahan dengan peruntukan perumahan/ permukiman dalam RP3KP (RP4D)
☐ Sesuai dengan peruntukan RP3KP ☐ Tidak sesuai dengan peruntukan RP3KP
Catatan : bila ada hal lain yang perlu di sampaikan terkait dengan kesesuaian RP3KP
...
...
☐ Lampiran copy Surat Keterangan yang berisi mengenai kesesuaian RP3KP ; ADA / TIDAK ADA No Surat :...... 3. Ketersediaan rencana tapak (siteplan)
☐ Sudah memiliki siteplan ☐ Belum memilki siteplan
Catatan : bila ada hal lain yang perlu di sampaikan terkait dengan siteplan
...
...
III. TEKNIS DAN EKOLOGIS
A. KONDISI FISIK TANAH/LAHAN/KAVLING 1 Dimensi tanah /lahan/kavling Luas ; ... m2 Lebar ; ... m Panjang ;... m 2 Bentuk tanah/lahan/ kavling ☐ Persegi Panjang ☐ Persegi Empat ☐ Jajaran Genjang ☐ Lainnya ; ... Sketsa tanah/lahan/kavling 3 Pemanfaatan Tanah /Lahan/Kavling Eksisting
☐ Berupa tanah darat :
☐ Pertanian Lahan Kering / Tegalan
☐ Produktif
☐ Non-Produktif
☐ Kebun Campuran
☐ Produktif
☐ Non-Produktif
☐ Kebun/Perkebunan
☐ Produktif
☐ Non-Produktif
☐ Hutan*
☐ Produktif
☐ Non-Produktif
☐ Hutan Lindung/Konservasi**(Dibutuhkan Alih Fungsi Ke Area Pemanfaatn Lain --> PP No. 104 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan Dan Fungsi Kawasan Hutan)
☐ Semak Belukar
☐ Tanah kosong/terbuka
☐ Digunakan ; ...
☐ Tidak digunakan
☐ Bangunan Hunian
☐ Permanen
DIHUNI / TIDAK DIHUNI
☐ Semi Permanen☐ Berupa tanah non-darat/basah :
☐ Sawah Irigasi Teknis**
☐ Produktif
☐ Non-Produktif
☐ Sawah 1/2 Irigasi Teknis**
☐ Produktif
☐ Non-Produktif
☐ Sawah Non-Teknis
☐ Produktif
☐ Non-Produktif**(Dibutuhkan Alih Fungsi Lahan Pertanian PL2B --> PP No. 1 Tahun 2011 Tentang Penetapan dan Alih Fungsi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan & Permentan
No:07/PERMENTAN/OT.140/2/2012 Tentang Pedoman Teknis Kriteria Dan Persyaratan Kawasan, Lahan, Dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan
☐ Kolam Ikan/Tambak
☐ Produktif
☐ Non-Produktif
☐ Hutan Bakau/Rawa******(Dibutuhkan Alih Fungsi Ke Area Pemanfaatn Lain --> PP No. 104 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan Dan Fungsi Kawasan Hutan)
DIHUNI / TIDAK DIHUNI
☐ Sementara
DIHUNI / TIDAK DIHUNI
☐ Bangunan Non-Hunian ;
...
☐ Masih difungsikan/digunakan
☐ Tidak difungsikan/digunakan
☐ Lainnya ;
...
☐ Masih difungsikan/digunakan
☐ Tidak difungsikan/digunakan 4. Kelerengan/Kontur/ Kemiringan Tanah/ Lahan/Kavling ☐ Datar (0% – 8%) ☐ Landai (9% – 15%)Perlu Rekayasa Teknis system terasering dengan metode cut & fill mengikuti kelerengan alamiah ☐ Agak curam (16% - 25%) Tidak di perkenankan ☐ Curam (26% - 45%) Tidak di perkenankan ☐ Sangat curam (>45%) Tidak di perkenankan 5. Jenis Tanah/Lahan/ Kavling
☐ Tanah lahan gambutPerlu Rekayasa Teknis ; pengupasan lapisan gambut, menggunakan konstruksi kayu, di perlukan cerucuk sebelum pondasi
☐ Tanah rawaPerlu Rekayasa Teknis ; menggunakan konstruksi panggung dan tidak di perkenankan untuk di urug, di perlukan cerucuk sebelum pondasi
☐ Tanah keras dan padat
☐ Tanah batu keras
☐ Tanah liat/lempungPerlu Rekayasa Teknis ; di perlukan cerucuk sebelum pondasi
☐ Tanah kapurPerlu Rekayasa Teknis
☐ Tanah pasirPerlu Rekayasa Teknis
6. Kelerengan/Kontur/ Kemiringan Tanah
☐ Datar (0% – 8%) ☐ Landai (9% – 15%)
Perlu Rekayasa Teknis system terasering dengan metode cut & fill mengikuti kelerengan alamiah ☐ Agak curam (16% - 25%) Tidak di perkenankan ☐ Curam (26% - 45%) Tidak di perkenankan ☐ Sangat curam (>45%) Tidak di perkenankan
7. Penanganan Yang Perlu di Lakukan terhadap tanah/ lahan/kavling sebelum pembangunan (land clearing)
☐ Lahan Siap Bangun
☐ Pembersihan semak belukar/tanaman/pohon/puing-puing bangunan, pengupasan lapisan gambut, pembongkaran bangunan/pondasi , dan lain-lain
☐ Perlu perataan, urugan, cut & field, terasering
Catatan : Land clearing dilakukan oleh pemekarsa (pemohon) yang merupakan bagian dari pengadaan tanah/lahan/kavling
B. LOKASI TANAH/LAHAN/KAVLING 1. Jarak lokasi ke
pusat kegiatan dan atau pelayanan kota
☐ Pusat Kegiatan (Pusat Perdagangan/Niaga) ☐ < 5 Km
☐ 5 – 10 Km ☐ 10 - 15 Km ☐ > 15 km
☐ Pusat Pelayanan (Kantor Pemerintah/Pemda) ☐ < 5 Km ☐ 5 – 10 Km ☐ 10 - 15 Km ☐ > 15 km 2. Kedudukan lokasi Tanah/lahan/Kavling dalam lingkup kota
☐ Strategis (berada pada pusat kegiatan kota)
☐ Kurang strategis (berada pada sub pusat kegiatan kota) ☐ Tidak strategis (berada pada pusat kegiatan lokal)
3. Risiko bencana di lokasi tanah/lahan/ kavling dan kawasan sekitarnya
Pilih risiko bencana yang terdapat pada lokasi tanah/ lahan/kavling ☐ Banjir
☐ Rob
☐ Tanah longsor/gerak ☐ Tanah labil
☐ Daerah patahan gempa ☐ Tidak ada resiko bencana ☐ Erupsi
☐ Erosi ☐ Abrasi
4. Lokasi tanah/lahan/ kavling pada daerah sempadan/terlarang
☐ Sempadan Sungai ☐ Sempadan Pantai ☐ Sempadan Danau
Garis Sempadan ; 100 m atau berdasarkan ketentuan tata ruang (zonasi)
☐ Masuk dalam zona merah KKOP ☐ Dilalui/Dibawah jalur
SUTT/SUTET
☐ Zona latihan militer ☐ Zona terlarang lainnya
C. DAYA DUKUNG INFRASTRUKTUR DAN KAPASITAS TANAH/LAHAN/KAVLING 1. Jalan Sebagai Akses
Utama ke Lokasi Tanah/lahan/Kavling ☐ Arteri (lebar > 8 m) …… m ☐ Kolektor, (lebar > 7 m) …… M ☐ Lokal, (lebar > 5 m) …… m ☐ Lingkungan, (lebar < 5 m) …… m ☐ Lokal, (2 m < lebar < 4 m) …… m 2. Aksesibilitas sarana transportasi umum ke Lokasi Tanah/ Lahan/Kavling
☐ Tersedia angkutan umum yang melewati lokasi tanah/lahan/kavling ☐ Bus Angkutan dalam kota
☐ Bus Antar kota
☐ Bus ¾ Angkutan dalam kota ☐ Mini Bus Angkutan dalam kota ☐ Tidak tersedia angkutan umum
3. Prasarana
Transportasi sekitar lokasi Tanah/Lahan/ Kavling
☐ Terminal Antar Kota ; Jarak ... Km ☐ Berfungsi
☐ Tidak Berfungsi
☐ Terminal Dalam Kota ; Jarak ...Km ☐ Berfungsi
☐ Tidak Berfungsi
☐ Halte Bus ; Jarak ... Km ☐ Berfungsi
☐ Tidak Berfungsi
☐ Pangkalam Ojek ; Jarak ...Km
4. Sistem Drainase di sekitar Lokasi Tanah/ lahan/Kavling
☐ Saluran Sisi Jalan; Ki .... m / Ka ...m ☐ Mengalir/Tidak Mengalir
☐ Saluran Sekunder ; ...m ☐ Jarak dengan lokasi : ...m ☐Mengalir/Tidak Mengalir
☐ Saluran Primer ; ...m ☐ Jarak dengan lokasi : ...m ☐ Mengalir/Tidak Mengalir
☐ Danau/Embung/Waduk ☐ Luas ; ... Ha ☐ Berair/Tidak Berair
5. Prasarana Air Bersih sekitar lokasi Tanah/ Lahan/Kavling ☐ Air Tanah ☐Dangkal < 40 m ☐Dalam/Artesis > 40 m Jarak ke lokasi ; ... Km Perkiraan Debit ; ...
Apabila Telah Dimanfaatkan
a) Kapasitas/Debit ; ...
b) Sistem ditribusi ; Perpipaan/Non-Perpipaan ; ...
c) Pengelola ; Pemerintah/Swasta/Swakelola
Apabila Akan/Rencana Dimanfaatkan a) Tahun Rencana ;
b) Rencana Kapasitas/Debit ; ...
c) Rencana Sistem ditribusi ; Perpipaan/Non-Perpipaan d) Pengelola ; Pemerintah/Swasta/Swakelola
☐ Air Permukaan ☐ Sungai
Jarak ke lokasi ; ... Km
Perkiraan Debit ; ...
Dapat dimanfaatkan* /Tidak dapat dimanfaatkan * Apabila Telah Dimanfaatkan
a) Kapasitas/Debit ; ...
b) System ditribusi ; Perpipaan/Non-Perpipaan ;...
c) Pengelola ; Pemerintah/Swasta/Swakelola * Apabila Akan/Rencana Dimanfaatkan
a) Tahun Rencana ;
b) Rencana Kapasitas/Debit ; ...
c) Rencana System ditribusi ; Perpipaan/Non-Perpipaan d) Pengelola ; Pemerintah/Swasta/Swakelola
☐ Danau/Embung
Jarak ke lokasi ; ... Km
Perkiraan Debit ; ...
Dapat dimanfaatkan* /Tidak dapat dimanfaatkan * Apabila Telah Dimanfaatkan
a) Kapasitas/Debit ; ...
b) System ditribusi ; Perpipaan/Non-Perpipaan c) Pengelola ; Pemerintah/Swasta/Swakelola * Apabila Akan/Rencana Dimanfaatkan
a) Tahun Rencana ;
c) Rencana System ditribusi ; Perpipaan/Non-Perpipaan d) Pengelola ; Pemerintah/Swasta/Swakelola ☐ Jaringan PDAM Jarak ke lokasi ;...Km Kapasitas produksi ;... Cakupan pelayanan ; ...% 6. Prasarana Energy/Listrik sekitar lokasi Tanah/Lahan/ Kavling
☐ Dilalui oleh jaringan ditribusi 20 kV ☐ Belum terpasang/pelanggan PLN
☐ *Daya terpasang...
*Apabila lokasi/tanah/kavling telah terpasang/pelanggan PLN
☐ Gardu Distribusi Terdekat...
☐ Belum dilalui oleh jaringan ditribusi 20 kV
☐ Gardu Distribusi Terdekat...
7. Prasarana
Pengolahan Limbah sekitar lokasi Tanah/ Lahan/Kavling
☐ Masuk dalam cakupan pelayanan pengolahan limbah kawasan (skala kota) ☐ Jarak IPAL ke lokasi ; ...
☐ Kapasitas pelayanan ;... ☐ Sitem Pelayanan Perpipaan ☐ Sitem Pelayanan Truk Tangki
☐ Masuk dalam cakupan pelayanan pengolahan limbah lokal (septic tank komunal)
☐ Jarak septic tank komunal ke lokasi ; ... ☐ Kapasitas septic tank komunal ;...
☐ Jumlah hunian yang dilayani oleh 1 unit septic tank komunal ;... ☐ Tidak Masuk dalam cakupan pelayanan pengolahan limbah
kawasan/komunal
8. Prasarana
Pengolahan Sampah sekitar lokasi
Tanah/Lahan/Kavling
☐ Terdapat sistem pengelolaan dan pengolahan sampah
☐ Sistem pengelolaan dan pengolahan sampah ; 3R / terpadu ☐ Jarak TPS dengan lokasi ; ... ☐ Kapasitas TPS ; ... ☐ Tidak ada system pengelolaan dan pengolahan sampah
☐ Cara penanganan sampah ; ... ☐ Jarak TPS ilegal dengan lokasi ; ...
9. Prasarana
Komunikasi sekitar lokasi Tanah/Lahan/ Kavling
☐ Dilalui oleh jaringan telepon ☐ Belum terpasang/pelanggan
Telkom
☐ Jumlah saluran ;...
*Apabila lokasi/tanah/kavling telah terpasang/pelanggan Telkom
☐ Telah mendapatkan layanan selular/signal
☐ Jarak BTS terdekat ;...
☐ Belum dilalui oleh jaringan Telepon
☐ Belum mendapatkan layanan selular/signal
10. Sarana Pendidikan sekitar lokasi
Tanah/Lahan/Kavling
☐ TK
☐ Jumlah ; ... unit (radius 300 m) ☐ Jarak terdekat ;...km
☐ SD/SD sederajat
☐ Jumlah ; ... unit (radius 750 m) ☐ Jarak terdekat ;...km
☐ SMP / SMP sederajat
☐ Jumlah ; ... unit (radius 1,5 km) ☐ Jarak terdekat ;...km
☐ SMA / SMA sederajat
☐ Jumlah ; ... unit (radius 1,5 km) ☐ Jarak terdekat ;...km
☐ Perguruan Tinggi
☐ Jumlah ; ... unit ☐ Jarak terdekat ;...km ☐ Tidak Terdapat Sarana Pendidikan
11. Sarana Kesehatan sekitar lokasi Tanah/ Lahan/Kavling
☐ Praktek Dokter
☐ Jumlah ; ... unit (radius 500 m) ☐ Jarak terdekat ;...km
☐ Balai Pengobatan/Pustu/BKIA+RS Bersalin/Apotek ☐ Jumlah ; ... unit (radius 1,5 km)
☐ Jarak terdekat ;...km ☐ Puskesmas ☐ Jumlah ; ... unit ☐ Jarak terdekat ;...km ☐ Rumah Sakit ☐ Jumlah ; ... unit ☐ Jarak terdekat ;...km ☐ Tidak Terdapat Sarana Kesehatan
12. Sarana Peribadatan sekitar lokasi
Tanah/Lahan/Kavling
☐ Masjid/Musholla
☐ Jumlah ; ... unit (radius 300 m) ☐ Jarak terdekat ;...km
☐ Gereja
☐ Jumlah ; ... unit (radius 300 km) ☐ Jarak terdekat ;...km
☐ Tidak Terdapat Sarana Peribadatan
D. KONDISI LINGKUNGAN DI SEKITAR TANAH/LAHAN/KAVLING 1. Dominasi Kegiatan
sekitar lokasi Tanah/ Lahan/Kavling ☐ Hunian/Rumah ☐ Perdagangan ☐ Industri ☐ Perkantoran ☐ Pendidikan
☐ Pertanian Lahan Basah ☐ Pertanian Lahan Kering ☐ Perkebunan
☐ Hutan
2. Tata letak bangunan dan kavling sekitar lokasi Tanah/Lahan/ Kavling ☐ Kavling ☐ Teratur ☐ Tidak Teratur ☐ Bangunan ☐ Teratur ☐ Tidak Teratur 3. Kepadatan dan ketinggian bangunan sekitar lokasi tanah/lahan/kavling ☐ Kepadatan (dominan) ☐ Tidak Padat ☐ Padat ☐ Sangat Padat ☐ Ketinggian (dominan)
☐ 1 lantai (lantai dasar + 1 lantai atas) ☐ 2 lantai (lanati dasar + 2 lantai atas) ☐ 3 lantai (lantai dasar + 3 lantai atas) ☐ > 3 lantai ; ...lantai 5. Kepadatan Penduduk di sekitar lokasi tanah/lahan/kavling ☐ Rendah < 150 jiwa/ha ☐ Sedang 151 - 200 jiwa/ha ☐ Tinggi 201 – 400 jiwa/ha ☐ Sangat Padat > 400 jiwa/ha
6. Sumber dan tingkat pencemaran air, udara, gangguan
Sumber Pencemaran
☐ Pabrik dan/atau industri, (rumah potong hewan, penyamakan kulit dan pabrik yang menghasilkan produk dari binatang; industri karet,
suara atau gangguan lain pada atau sekitar lokasi
kimia dan pupuk, pewarnaan atau pencucian tekstil; pabrik kertas, sabun dan cat; dan pabrik gas ) dan/atau kegiatan pertambangan ☐ Tempat pembuangan sampah, terutama apabila proses pemusnahan
melibatkan pembakaran
☐ Sungai yang dikotori air selokan, atau instalasi pengolahan tinja yang tidak berjalan dengan sempurna
☐ Peternakan, terutama babi dan kambing, yang dipelihara secara berdesak-desakan dan dalam keadaan kotor.
☐ Asap lalu lintas kendaraan bermotor dan kereta api dengan bahan bakar batubara
IV. PENANGGUNG JAWAB PELAPORAN DATA
Nama :
Jabatan :
Instansi :
No. Telepon :
Tanda Tangan :
Mohon untuk melampirkan fotokopi dokumen terkait seperti dalam tabel berikut:
Lampiran Ada Tidak ada Keterangan
Copy sertipikat ☐ ☐
Data RTRW terkait ☐ ☐
Site plan ☐ ☐
Foto-foto lokasi ☐ ☐
Foto Udara via drone