• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah field research (penelitian lapangan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah field research (penelitian lapangan)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

35 BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Pendekatan Penelitian

1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang dilakukan adalah field research (penelitian lapangan) yaitu dengan terjun secara langsung ke lapangan untuk menggali permasalahan yang diteliti mengenai permasalahan Pemahaman Mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Banjarmasin Tentang Sukuk Tabungan. Adapun sifat penelitian ini adalah studi sampling.

2. Pendekatan Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti mengambil penelitian berupa deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui. Penulisan ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin tentang sukuk tabungan

(2)

B. Lokasi Penelitian

Tempat yang digunakan dalam penelitian ini adalah pada Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani, KM 4,5 Banjarmasin.

C. Subjek dan Objek Penelitian

1. Subjek Penelitian

Subjek penelitian adalah sumber utama data penulisan yang memiliki data mengenai variable-variabel yang diteliti. Subjek penulisan ini adalah mahasiswa aktif di dalam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin yang beralamat di jalan A. Yani Km. 4,5, yaitu 1.106 mahasiswa yang terdiri dari 465 orang mahasiswa angkatan 2016/2017 dan 641 orang mahasiswa 2017/2018 yang masuk dalam penulisan penulis. 2. Objek Penelitian

Objek dalam penelitian adalah sasaran atau tujuan utama penelitian. Objek yang diteliti adalah pemahaman mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin tentang sukuk tabungan.

(3)

D. Populasi dan Sampel

Populasi adalah sekelompok subjek atau data dengan karakteristik tertentu (Fakhry Zamzam, 2018, hlm. 99). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

Sampel adalah bagian dari populasi. Dalam definisi sederhana sampel sejumlah data yang dipilih dari populasi sebagai bahan kajian penelitian (Lubis, 2018, hlm. 20). Teknik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan Random sampling, teknik sampling yang diberi nama random sampling ini diberi nama demikikan karena didalam pengambilan sampelnya peneliti mencampur subyek-subyek didalam populasi sehingga semua subyek dianggap sama. Dengan demikian maka peneliti memberi hak yang sama kepada setiap subyek untuk memperoleh kesempatan dipilih menjadi sampel.

Pada penelitian ini peneliti menggunakan rumus slovin dalam penentuan jumlah sampel dengan tingkat toleransi kesalahan (error tolerance) 10% sebagai berikut:

Rumus

Dimana :

Ukuran sampel N = Ukuran sampel

(4)

E = Batas toleransi kesalahan (error tolerance) (Juliansyah, 2011, hlm. 158). Dimana:

dibulatkan menjadi 92.

E. Data dan Sumber Data

1. Data

Data merupakan unit informasi yang direkam media yang dapat dibedakan dengan data lain, dapat dianalisis dan relevan dengan problem tertentu.(Tanzeh, 2009, hlm. 53)

Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah:

a. Gambaran umum lokasi penelitian, yaitu Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

(5)

c. Sejauh mana Pemahaman-Pemahaman mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin tentang sukuk tabungan.

d. Faktor yang paling memengaruhi Pemahaman mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dalam usahanya memahami sukuk tabungan

2. Sumber Data

Sumber data merupakan subjek dari mana data dapat diperoleh, dalam penelitian ini terdiri atas :

a. Responden, yaitu para pihak (mahasiswa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

b. Dokumen, yaitu data profil tentang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

F. Metode Pengumpulan Data

Untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan beberapa teknik sebagai berikut:

(6)

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya (Sugiyono, 2017, hlm. 142). Dalam penelitian ini angket digunakan untuk memperoleh data tentang pemahaman mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin tentang sukuk tabungan. Dalam kuesioner ini penulis menggunakan skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan repsepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomina sosial. Dalam penelitian, fenomina sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti, yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian. Dengan skala likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan.

Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan skala likert dengan empat alternatif jawaban, sehingga responden tinggal memberi tanda centang (√ ) pada jawaban yang tersedia. Kuesioner terdiri dari pernyataan-pernyataan favorable. Pernyataan favorable adalah pernyataan yang sesuai atau yang menggambarkan pemahaman mahasiswa mengenai sukuk tabungan. Setiap pernyataan mempunyai alternative jawaban, yaitu Sangat Paham (SP), Paham, (P), Cukup Paham (CP), Tidak Paham (TP), Sangat Tidak Paham (STP).

➢ Sangat Paham (SP) diberi skor 5 ➢ Paham (P) diberi skor 4

(7)

➢ Cukup Paham (CP) diberi skor 3 ➢ Tidak Paham (TP) diberi skor 2

➢ Sangat Tidak Paham (STP) diberi skor 1

Tabel 3.1 Kisi-Kisi Skala Pemahaman

Variabel Aspek Pemahaman Interpreting ( interpretasi ) Exemplifying ( mencontohkan ) Classifying ( mengklasifikasi ) Summarizing ( meringkas ) Inferring ( menyimpulkan ) Comparing ( membandingkan ) Sumber : Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan G. Teknik Pengolahan dan Analisis Data

1. Pengolahan Data

Data yang baru didapat melalui kuesioner masih merupakan data mentah (raw data), yang memerlukan tahapan pengolahan dahulu baru bisa dianalisis. Dalam penelitian pada umumnya (termasuk penelitian kuantitatif) pengolahan data secara umum dilaksanakan dengan melalui tahapan memeriksa (coding) dan proses pembeberan (tabulating)

a. Editing adalah kegiatan yang dilaksanakan setelah peneliti selesai mengumpulkan data dilapangan.

(8)

b. Tabulasi adalah kegiatan terakhir dari pengolahan data, maksud tabulasi adalah memasukan data pada tabel-tabel tertentu dan mengatur angka-angka serta menghitungnya (Abdullah, 2015, hlm. 272).

2. Analisis Data

Untuk pengujian validitas dan reabilitas dilakukan dengan bantuan program SPSS (Statistical Package for the Social Science) for windows. Teknik analisis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah analisis statistik deskriptif dan mean juga dengan menggunakan program SPSS.

a. Uji Validitas

Uji Validitas adalah untuk menyatakan sejauhmana data yang didapatkan melalui instrumen penelitian (dalam hal ini kuesioner) akan mengukur apa yang ingin diukur (Abdullah, 2015, hlm. 256). Sebuah instrumen dikatakan valid apabila dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Sebuah butir pertanyaan dianggap valid bila koefisien korelasi Product Moment Pearson di mana r-hitung > r-tabel (α=5%; n-2) dan n = jumlah sampel. Adapun teknik korelasi yang digunakan untuk mencari validitas angket adalah dengan teknik korelasi product moment. Rumus korelasi product moment dari Karl Pearson yaitu:

= Keterangan:

(9)

: Koefisien korelasi Antara X dan Y. : Jumlah skor total

Jumlah skor tiap butir

: Jumlah hasil kali skor X dengan Y : Jumlah X dikuadratkan

: Jumlah Y dikuadratkan (Rahmat, 2013, hlm. 160) b. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas adalah suatu nilai yang menunjukan konsistensi suatu alat pengukur dalam mengukur gejala yang sama, setiap alat pengukur seharusnya memiliki kemampuan membertikan hasil pengukuran yang konsisten (Abdullah, 2015, hlm. 256). Hasil pengukuran dapat dipercaya hanya apabila dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran terhadap kelompok subjek yang sama diperoleh hasil relative sama, selama aspek yang diukur dalam diri subjek memang belum berubah. Relative sama berarti tetap adanya toleransi terhadap perbedaan-perbedaan kecil diantara hasil beberapa kali pengukuran.

Formula yang dipergunakan untuk menguji reliabilitas instrument dalam penelitian ini adalah Koefisien Alfa (α) dari Cronbach, yaitu:

(10)

= Reliabilitas instrument atau koefisien korelasi atau korelasi alpa K = Banyaknya bulir soal

= Jumlah varians bulir = Varians total

N = Jumlah responden (Rahmat, 2013, hlm. 166) c. Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Pada statistik deskriptif ini untuk menganalisis pemahaman mahasiswa tentang sukuk tabungan dengan menggunakan teknik Mean. Mean adalah nilai rata-rata atau mean yang didefinisikan sebagai penjumlahan seluruh nilai dibagi dengan N, yaitu jumlah nilai seluruhnya (Morissan, 2012, hlm. 249). Hal ini dapat dirumuskan seperti rumus berikut:

Keterangan:

Me = Mean (rata-rata) ∑ = Eplison (baca Jumlah) Xi = Nilai x ke I sampai n

N = Jumlah Individu (Suqiyono, 2012, hlm. 49) H. Tahapan Penelitian

(11)

Adapun tahapan penelitian ini terbagi dalam beberapa tahap, yaitu: 1. Tahapan Pendahuluan

Pada tahap ini penulis melakukan penelitian pendahuluan yaitu mengamati dan mempelajari objek yang akan diteliti dan yang akan dituangkan dalam bentuk proposal atau desain proposal untuk langsung dimasukan kebagian biro skripsi di fakultas yang jika disetujui akan segera diseminarkan.

2. Tahapan Pengumpulan Data

Pada tahap ini penulis terjun kelapangan untuk mengumpulkan data-data tentang penelitian dengan pola dan teknik yang telah ditetapkan dalam metode penelitian.

3. Tahapan Pengolahan dan Analisis Data

Apabila data sudah terkumpul kemudian data akan diolah dan dianalisis dengan mengunakan teknik yang telah ditentukan untuk mendapatkan kesimpulan akhir dari penelitian ini.

4. Tahapan Penyusunan Akhir

Pada tahap ini penulis melaporkan hasil penelitian yang telah diolah dan dianalisis dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan oleh dosen

pembimbing. Selanjutnya disusun dalam bentuk skripsi dan siap untuk di munaqasahkan di depan tim penguji skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin

(12)

Gambar

Tabel 3.1 Kisi-Kisi Skala Pemahaman

Referensi

Dokumen terkait

 Pada kolom output format -> pilih format output yang diinginkan -> misalnya mp3, dan apabila ingin melakukan sedikit konfigurasi untuk format ini klik Config ->

Berdasarkan uraian diatas maka analisa kelayakan investasi yang akan dilakukan adalah berada pada Painting Shop. Didalam proses painting sendiri terdapat banyak

Teknik ini digunakan dalam menggali data pokok dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung terhadap permasalahan yang akan diteliti yaitu data yang berkenaan

Standar Operasional Prosedur (SOP) Preparasi Conto Mineragrafi yang disusun ini merupakan sebagian dari kegiatan penanganan conto uji secara teknis di LPSDG. LPSDG dalam

Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain pertama Apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan situasional yang terdiri dari perilaku kepemimpinan

Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan untuk menggali dan meneliti

Dari Gambar 13 dan Gambar 14, terlihat bahwa teripang yang ada Negeri Porto merupakan teripang dengan kategori sedang sampai murah dan teripang yang bernilai tinggi atau mahal

Sama seperti siklus I dan II, pada siklus III ini dilakukan perencanaan sebelum melakukan pembelajaran, yaitu mempersiapkan rencana pembelajaran IPA dengan