• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1.1 Waktu dan Tempat. Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Peternakan, Universitas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1.1 Waktu dan Tempat. Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian Peternakan, Universitas"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.  Diagram  Alir  Pembuatan  Puree  Rumput  Laut  (Chaidir,  2007  Modifikasi)
Gambar 2. Diagram Alir Pembuatan Biskuit (Mustika, 2016 Modifikasi) Tepung Mocaf (50%, 40%, 60%) + Tepung

Referensi

Dokumen terkait

Sampel kayu yang telah dikeringkan dengan oven pada suhu 110 ºC selama semalam tersebut dimasukkan ke dalam tabung silinder kuarsa yang dihubungkan pada ujung

Setelah arang tersebut bebas dari ion zat aktivator lalu dikeringkan dengan menggunakan cawan penguap dalam oven selam 12 jam pada suhu 105'^C.. setelah dingin pindahkan

Rangkaian alat dilepaskan kemudian labu lemak yang telah berisi lemak bercampur pelarut dipanaskan pada oven dengan suhu 105°C selama 30 menit 8.. Labu lemak didinginkan

Perawatan dengan perendaman di air dilakukan sampai umur 26 hari, kemudian beberapa sampel dimasukkan ke dalam oven dengan perlakuan suhu ± 60°C selama 24 jam setelah

Hasil residu dari labu lemak dikeringkan dengan waterbath sampai pelarutnya kering, kemudian dikeringkan dalam oven pada suhu 150 o C selama 3 jam, lalu didinginkan

Pada tahap 2 rancangan yang digunakan pada proses pembuatan produk tablet effervescent adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan 1 perlakuan yaitu formulasi

3) Untuk sampel uji yang mengandung padatan terlarut tinggi, dbilas residu yang menempel dalam kertas saring untuk memastikan zat yang terlarut telah benar

Seluruh sampel tanaman kubis dikeringkan dengan menggunakan oven dengan suhu 70 o C selama ±24 jam hingga beratnya konstan untuk menghasilkan berat kering dari tanaman