BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. dan lebih dari 3 kali pada anak, dengan konsisten feses encer, dapat berwarna
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Menurut Daugirdas et al (2007), indikasi hemodialisis kronis adalah hemodialisis yang dilakukan berkelanjutan seumur hidup penderita dengan menggunakan mesin
41 Namun penelitian di Turkey tahun 1996 didapatkan level serum selenium lebih rendah pada kelompok yang. menderita diare cair akut dibandingkan dengan kelompok
Yaitu jenis Escherichia coli yang dapat menyebabkan diare yang akut dan kronis (jangka waktu lebih dari 14 hari) dengan cara melekat pada. mukosa intestinal, dan
Uremia renal terjadi akibat gagal ginjal (gagal ginjal kronis/chronic renal failure atau juga pada kejadian gagal ginjal akut/acute renal failure apabila fungsi ginjal menurun
Pada lesi yang akut yang ditandai dengan kadar IL-4, IL-5, dan IL-13 yang tinggi sedangkan dermatitis atopik yang kronis disertai kadar IL-4 dan IL-13 yang lebih rendah,
Diare akut adalah buang air besar yang terjadi pada bayi atau anak yang sebelumnya nampak sehat, dengan frekuensi 3 kali atau lebih per hari, disertai perubahan tinja menjadi
Saat ini WHO menganjurkan 4 hal utama yang efektif dalam menangani anak- anak yang menderita diare akut, yaitu penggantian cairan (rehidrasi), cairan diberikan secara oral
Menurut Akdis et al (2006) dalam Bieber (2008) dermatitis atopik atau eksema adalah penyakit kulit yang sering dideritai oleh pasien dengan penyakit atopik yang lain seperti asma