• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN DIKLAT 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN DIKLAT 2015"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Jl. Sultan Agung no. 8A Kel. Teluk Kec. Purwokerto Selatan

Telp. (0281) 6847366

PEDOMAN DIKLAT

RUMAH SAKIT

BAGIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN RSU DADI KELUARGA PURWOKERTO

JAWA TENGAH 2015 RUMAH SAKIT

D

K

DADI KELUARGA

(2)

PEDOMAN DIKLAT

RSU DADI KELUARGA PURWOKERTO

RSU DADI KELUARGA PURWOKERTO

JL. Sultan Agung No. 8A Kel. Teluk Kec. Purwokerto Selatan Purwokerto Jawa Tengah

Telp. (0281) 6847366 2015

(3)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

RSU Dadi Keluarga Purwokerto memiliki komitmen dalam pelayanan kesehatan yang salah satu misinya adalah untuk selalu melakukan pendidikan dan pelatihan kepada para karyawan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional. Guna mencapai misi tersebut, bagian diklat senantiasa melakukan upaya di bidang pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi karyawan agar karyawan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Peningkatan kompetensi karyawan dilakukan mulai dari peningkatan kompetensi dasar, teknis, maupun manajerial dan leadership. Peningkatan kompetensi ini dilakukan mulai dari karyawan baru sampai dengan jajaran direksi secara berjenjang dan menyeluruh.

Dalam proses pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan diperlukan pedoman untuk memberikan arah bagaimana pelaksanaan kegiatan diklat. Selain untuk memberikan arah pelaksanaan kegiatan, buku pedoman harus dimiliki oleh setiap rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan Akreditasi Rumah Sakit.

B. Tujuan

Buku Pedoman ini disusun dengan maksud untuk memberikan petunjuk dan penjelasan tentang perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengendalian penyesuaian kurikulum pendidikan sehingga dapat dicapai secara optimal. Tujuan dari buku pedoman ini agar dijadikan sebagai landasan dan pedoman agar diperoleh persepsi yang sama dalam melaksanakan diklat.

C. Ruang Lingkup

Pendidikan dan Pelatihan yang diberikan sesuai dengan strata di RSU Dadi Keluarga Purwokerto. Pendidikan dan pelatihan meliputi :

(4)

2. Diklat Pengembangan untuk karyawan lama (tetap) meliputi fungsional maupun struktural yang diselenggarakan bagian Diklat RSU Dadi Keluarga Purwokerto.

3. Diklat penyegaran untuk karyawan lama RSU Dadi Keluarga Purwokerto. 4. Pendidikan formal bekerjasama dengan institusi pendidikan untuk

karyawan.

5. Diklat memberikan pengalaman klinis untuk siswa didik dari instusi pendidikan yang menjalankan kerja sama.

D. Landasan Hukum

1. UU RI no 13 tahun 2013 tentang Tenaga Kerja. 2. UU Praktek Kedokteran 44 tahun 2009

3. Permenkes 1045/Menkes/Per/XI/2006 tentang Pedoman Organisasi Rumah Sakit di Lingkungan Departemen Kesehatan

4. Peraturan Pemerintah RI No. 32 tahun 1996 tentang tenaga kesehatan 5. Permenkes No.161/MENKES/PER/2012 tentang registrasi tenaga

kesehatan.

6. Petunjuk Pelaksanaan Indikator Mutu Pelayanan Rumah Sakit, WHO-Depkes, 2001

7. Indikator Kinerja Rumah Sakit, Depkes, 2005 8. Standar Pelayanan Rumah Sakit, Depkes, 1999 9. Standar Pelayanan Minimal Rumah sakit th 2008

(5)

BAB II

STRUKTUR ORGANISASI

A. Struktur Organisasi Bagian Pendidikan dan Pelatihan

Struktur bagian diklat di RSU Dadi Keluarga Purwokerto berada di bawah Direktur sebagai berikut :

Salah satu uraian tugas dari bagian diklat di RSU Dadi Keluarga Purwokerto adalah sebagai berikut :

1. Kemapuan mempersiapkan proses penyelenggaraan diklat, mulai dari mempersipakan ruangan sampai berlangsungnya pelaksanaan diklat. 2. Mampu melaksanakan kegiatan diklat, proses mulai dari perencanaan

sampai terselenggaranya kegiatan diklat.

3. Mampu menyelenggarakan kegiatan On The Job Training (OJT). 4. Mampu melakukan perhitungan biaya, bagi karyawan yang mengikuti

pendidikan informal.

5. Mampu membuat database diklat.

6. Mampu melakukan inventarisasi asset diklat. Direktur

Bagian Diklat

(6)

BAB III

FASILITAS DAN TATA LAKSANA DIKLAT A. Standar Fasilitas

Standar fasilitas untuk ruang diklat RSU Dadi Keluarga Purwokerto : 1. Kursi Peserta : 25 Buah

2. Kursi Pengajar : 1 Buah 3. Meja Pengajar : 1 Buah 4. Computer : 1 Buah

5. LCD : 1 Buah

6. Layar/ Screen : 1 Buah 7. Microphone : 2 Buah 8. Sound system : 1 Buah 9. Papan Tulis : 1 Buah

B. Standar Tenaga

Standar tenaga pengajar di rumah sakit terdiri dari :

1. Clinical Instructure (perawat pendidik) level 1 dan 2 yang dibagi menjadi 2 kualifikasi, yaitu :

a. Kualifikasi Umum/lain lain b. Kualifikasi Gawat Darurat

2. Instruktur bidang medis dan penunjang medis, terdiri dari : a. Instruktur tenaga medis

b. Instruktur Laboratorium c. Instruktur Rekam Medis d. Instruktur Farmasi e. Instruktur Fisioterapi f. Instruktur Radiologi 3.Instruktur Umum

a. Instruktur Keuangan

(7)

C. Tata Laksana Diklat (Siklus Diklat)

Tata laksana kegiatan diklat mengikuti siklus diklat yang terdiri dari beberapa kegiatan sebagai berikut :

1. Training Need Assesment (TNA)

TNA merupakan analisis kebutuhan diklat yang bertujuan menemukan suatu kesenjangan dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, sikap dan prilaku karyawan pada suatu unit organisasi kerja yang dapat ditingkatkan melalui diklat.

Dalam melakukan TNA ada beberapa hal yang harus diperhatikan : a. Dasar, Tujuan dan alasan program diklat.

b. Standar kompetensi sesuai bidang masing-masing c. Kebutuhan organisasi

d. Masukan dari hasil evaluasi dan supervisi

e. Masalah masalah yang timbul karena kurangnya kompetensi.

2. Desain Training Program (DTP)

DTP adalah proses merumuskan dan menentukan tujuan pembelajaran, strategi, teknik, dan media yang akan digunakan agar tujuan diklat tercapai. Dalam perencanaan diklat, DTP tertuang dalam kurikulum dan silabus. DTP bertujuan memberikan gambaran pada pelaksanaan diklat.

3. Training Implementation

Adalah tahapan pelaksanaan diklat. Hal hal yang harus diperhatikan : a. Administrasi diklat (daftar hadir, instruktur dan peserta)

b. Pembukaan dan penutupan diklat c. Materi pelajaran

d. Operasionalisasi fasilitas multi media. e. Alat peraga

4. Training Evaluation

Adalah tahapan evaluasi dari hasil pelaksanaan diklat yang terdiri dari : a. Evaluasi proses

(8)

5. Tindak lanjut evaluasi pasca diklat

Adalah tahapan melakukan tindaklanjut dari resume evaluasi pasca diklat. Tindak lanjut dapat dilakukan dalam kegiatan supervisi dan pembinaan.

TNA

(Training Need Assessment)

- Dasar, tujuan dan alasan program diklat

- Standar Kompetensi - Kebutuhan Manager

- Hasil Siupervisi

TINDAK LANJUT

- Evaluasi Pasca Diklat

- Supervisi DTP - Kurikulum, silabus, identifikasi dan koordinasi pengajar Tim - Jadwal Diklat - Seleksi Peserta - Penyelenggara diklat (sarana prasarana, multimedia, konsumsi) - Makalah TRAINING IMPLEMENTATION -Administrasi diklat (daftar hadir

Instruktur & Peserta) -Kontak pengajar

-Pembukaan & Penutupan materi -Operasional fasilitas (multimedia)

-Observer MOT -Alat Peraga TRAINING EVALUATION - Evaluasi Proses Quesioner - Evaluasi Peserta Nilai

(9)

BAB IV

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN A. Strata Diklat

Pendidikan dan latihan di rumah sakit dilaksanakan secara berjenjang dan bertingkat, dimana penyelenggaraan berjenjang setiap level/ tingkat memiliki 2 atau 3 diklat disesuaikan kebutuhan dan harus diikuti oleh karyawan untuk naik ke tingkat berikutnya. Diklat ini terdiri dari atas :

1. Diklat Orientasi

Diklat ini ditujukan bagi karyawan baru masa kerja 0-3 bulan yang berupa pemahaman mengenai orientasi kerja.

2. Diklat Dasar

Diklat ini ditujukan bagi karyawan dengan masa kerja lebih dari 3 bulan . Materi diklat yang diberikan berisi tentang tugas-tugas teknis serta kompetensi yang diharapkan maupun di terima dan dilaksanakan di lapangan.

3. Diklat Penyegaran

Diklat ini ditujukan bagi seluruh karyawan dalam bentuk penyegaran, contohnya diklat cuci tangan, bhd, orientasi karyawan, disaster plan dan mutu. Dengan adanya diklat penyegaran diharapkan karyawan dapat terus mengingat dan mengaplikasikan dalam pekerjaannya.

B. Batasan Operasional 1. Kelompok Karyawan

a. Karyawan baru adalah karyawan rumah sakit yang sedang dalam masa orientasi hingga kontrak.

b. Karyawan lama adalah karyawan yang sudah masuk sebagai karyawan tetap baik fungsional maupun struktural.

c. Karyawan yang mendapat rotasi/promosi adalah karyawan tetap yang dirotasi/ promosi karena kebutuhan organisasi, berhak mendapatkan pelatihan kompetensi teknis sesuai bagian/ tempat baru melalui OJT.

(10)

2. Strata Diklat

a. Diklat Orientasi adalah diklat yang bertujuan agar peserta mengenal dan mengetahui RS dan bagian – bagianya.

b. Diklat Dasar adalah diklat yang bertujuan agar peserta mengenal materi dasar teknis untuk pelaksanaan tugas di lapangan.

c. Diklat Kompetensi Dasar adalah diklat yang beroientasi pada tools kompetensi dasar.

d. Diklat Pengembangan Umum adalah diklat yang berorientasi pada tools kompetensi teknis sesuai bidang tugas karyawan.

e. Diklat Kompetensi Managerial Leadership adalah diklat yang berorientasi pada tools kompetensi managerial leadership sesuai jenjang struktural yang ada.

f. On the Job Training adalah diklat lapangan yang berorientasi pada tools kompetensi teknis sesuai bidang tugas karyawan.

g. Diklat penyegaran adalah diklat kompetensi teknis yang mengacu pada materi diklat pengembangan dan bersifat review terhadap materi diklat pengembangan.

h. Perawatan Dasar I adalah diklat yang bertujuan agar peserta mengenal dan mengetahui lahan kerja di bidang keperawatan. i. Perawatan Dasar II adalah diklat yang bertujuan agar peserta

mengetahui dasar perawatan dan mampu melakukan perawatan dasar.

(11)

BAB V

PELAPORAN EVALUASI DAN TINDAK LANJUT A. Pelaporan

Pelaporan dibuat setelah pelaksanaan diklat dalam bentuk laporan tahunan

B. Evaluasi Pelaksanaan Diklat

Evaluasi dibagi dalam 3 tahap:

1. Evaluasi dengan menggunakan kuesioner diklat 2. Rekapan penilaian pretest dan post test

3. Evaluasi pasca diklat untuk melihat perubahan perilaku peserta diklat setelah 3 bulan di lapangan.

Evaluasi laporan pelaksanaan Program Diklat dibahas dalam rapat yang dipimpin oleh direktur setiap bulan dalam triwulan yaitu mengenai evaluasi pelaksanaan kegiatan, hambatan serta analisa dan saran perbaikan untuk mencapai sasaran.

Setiap akhir tahun Direktur bersama Bidang/Bagian terkait akan mengevaluasi apakah program diklat masih harus dilakukan pemantauan, peningkatan mutu atau dijadikan kegiatan rutin, sehingga mutu kegiatan diklat di RSU Dadi Keluarga Purwokerto dapat terus berkembang sesuai dengan pengembangan pelayanan di rumah sakit.

(12)

BAB VI PENUTUP

Demikian Pedoman Pendidikan dan Pelatihan RSU Dadi Keluarga Purwokerto tahun 2015 untuk dapat dipergunakan, Semoga Tuhan memberi petunjuk. Apabila ada perubahan maka akan diadakan revisi sebagai sarana untuk melakukan perbaikan dalam pengembangan SDM di RSU Dadi Keluarga

Purwokerto, Januari 2015 Mengetaui,

Direktur Kepala Bagian Diklat

RSU Dadi Keluarga

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu upaya yang dilakukan untuk pemberian pelayanan kepada pasien adalah melalui Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) agar pasien dan keluarga

REGIONAL YANG MENYELENGGARAKAN PELAYANAN KESEHATAN JIWA/PSIKIATRI TARGETNYA 20% DARI 110 RSU RUJUKAN REGIONAL CAPAIANNYA 20% (22 RSU) RUJUKAN REGIONAL MASUK DALAM INDIKATOR

b. Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan penelitian dalam rangka peningkatan kompetensi di bidang pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi .. c.

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) merupakan salah satu cara dalam memperoleh aparatur pemerintah yang profesional. Diklat merupakan proses yang terencana dan

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan (pengobatan dan perawatan) di Klinik Darunnajah IAIN Purwokerto, setiap mahasiswa, dosen dan karyawan tidak dipungut biaya

Keberhasilan pelaksanaan upaya Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana tergantung pada komitmen yang kuat dari semua pihak terkait dalam upaya meningkatkan

20 Kinerja Pelayanan Kesehatan dan

40 Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pelayanan kesehatan untuk melakukan pendidikan kesehatan kepada keluarga agar memiliki kesadaran untuk mendukung,