• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menyimpan Harta di Surga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Menyimpan Harta di Surga"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

- 1 -

JADWAL MISA

Misa Harian:

Senin s/d Jumat 06.00 wib

Hari Sabtu :

17.00 wib

Hari Minggu :

06.30 - 09.00 - 17.00 wib

Misa Jumat Pertama :

06.00 - 12.00 - 19.30 wib

Adorasi Ekaristi :

Setiap hari Senin 15.00 s/d 22.00 di Kapel ditutup pukul 22.00 dengan ibadat penutup (completorium)

PENYELIDIKAN KANONIK

(dengan perjanjian) Hari Senin, 17.00 – 18.30 wib

Romo A.S. Gunawan, Pr. Hari Kamis, 17.00 – 18.30 wib

Romo Anton Baur, Pr.

PELAYANAN MISA REQUIEM DI GEREJA

Dapat diselenggarakan pada hari Senin hingga Jumat. Hubungi Sekretariat Paroki.

Website:

www.parokisanmare.or.id

Facebook Group:

SanMaRe

Kontribusi artikel, pengumuman, iklan: [email protected]

31 Juli 2016 Tahun VII – No. 30

Menyimpan Harta di Surga

Injil Lukas (12:13-21) membandingkan mereka yang tujuan dan kepercayaan hidupnya digantungkan pada kepemilikan materi, yang dilambangkan dengan orang kaya yang bodoh (16-21), dengan mereka yang menyadari ketergantungan total mereka pada Allah (21), yang kebebasannya dari kepemilikan materi melambangkan harta mereka di surga (33-34)

Yesus menggambarkannya dengan kisah tentang seorang petani makmur yang memutuskan untuk menimbun panenannya yang berlebih. Orang kaya ini memutuskan untuk membangun lumbung-lumbung baru untuk penyimpanan panenannya itu. Kelihatannya Yesus ingin menyarankan bahwa orang ini sebaiknya membagikan kelimpahannya dengan orang miskin.

Ketagihan seseorang untuk menimbun bukan hanya menyebabkan seseorang meletakkan ‘barang-barang’ di tempat seharusnya Tuhan berada, tetapi sebuah kelakuan ini adalah pengabaian total

(2)

2

-terhadap kebutuhan orang lain.

Kepemilikan dan ketamakan menjadi lebih penting daripada orang-orang. Dengan kata lain, “keterpakuan terhadap harta milik” merusak hubungan. Orang yang melakukan interupsi terhadap pengajaran Yesus tidak menyadari bahwa dia mengganggu dengan tidak pada tempatnya. Dia tidak dapat mempunyai ’sambungan’ yang baik dengan dunia luarnya karena ada yang mendesak di dalam dirinya dan kebutuhan pribadinya.

Yesus menggunakan ”sikap keterpakuan terhadap milik” orang ini untuk bercerita tentang sesuatu yang dapat membahayakan jiwa manusia. Hubungan keluarga orang ini jelas-jelas sedang panas karena masalah kepemilikan materi. Siapapun yang tergantung hanya pada barang-barang duniawi pada akhirnya akan kalah, meskipun mungkin kelihatan sukses. Kematian menjumpai orang dengan banyak harta tetapi hidupnya sia-sia (13-21).

Covet, iri, adalah keinginan yang salah akan milik orang lain atau sikap bersungut-sungut akan apa yang diberikan Allah padanya. Yesus menekankan perintah ”Jangan ingin akan milik sesamamu,” dia juga menyatakan hidup seseorang tidak tergantung dari apa yang dimilikinya. Yesus melihat hati manusia – "dimanakah hartamu?" Harta secara khusus berhubungan dengan hati, di sanalah ada keinginan dan harapan, tempat kemauan dan pusat perhatian kita. Apa yang paling sering kita letakkan di hati kita merupakan harta kita yang terbesar.

Kemakmuran dan ketamakan

Dalam banyak masyarakat, kekayaan diartikan sebagai tanda-tanda Allah berkenan, dan kemiskinan serta kesulitan hidup adalah tanda-tanda Allah tidak berkenan. Yesus tidak mengatakan bahwa menjadi makmur itu salah. Walaupun menang, Matius, Markus, Lukas semuanya mencatat kata-kata Yesus, ”Lebih sukar bagi seekor unta untuk masuk lubang jarum daripada bagi seorang kaya untuk masuk Kerajaan Allah.” Tetapi, Yesus tidak mengatakan menjadi kaya itu salah. Yang salah adalah ketamakan. Kerakusan, ketamakan dapat membuat kekayaan yang seharusnya menjadi berkat malah menjadi beban kebutuhan untuk ingin lebih lagi, lebih lagi, tanpa ada akhirnya. Peringatan Yesus adalah, ”Awas kalian... hati-hati... supaya hal-hal lahiriah milikmu tidak malah balik memiliki kamu. Hidup bukan tetang barang-barang, hal-hal lahiriah, bukan tentang milik!”

Perikop Yesus jelas-jelas suatu peringatan bahwa kerakusan dapat membawa kita kepada suatu titik dimana arti kehidupan menyusut menjadi hanya hal-hal materi, [yang terlihat, terasakan]. Kekuatan pendorong untuk hidup adalah mencari ”lebih” – sebuah pencarian untuk ”barang-barang”, ”hal-hal duniawi”. Ketamakan, sesungguhnya telah melawan perintah, ”Kamu tidak boleh menyembah Allah lain selain Aku” dan karenanya dalam Kolose (3:5) dikatakan: ”Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat, dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala.”

Injil Yesus menantang ”mentalitas injil kemakmuran.” Yesus tidak bicara melawan kekayaan materi, tetapi mengutuk keperbudakan dan keterantaian (keterikatan) oleh kekayaan. Kekayaan menjadi berkat saat dibagikan dengan orang lain, dan menjadi sandungan dan penjara bagi mereka yang tidak punya kebijaksanaan untuk membaginya dengan sesamanya.

Kita bukan pemilik, tetapi administrator, dari segala hal yang ada pada kita: Hal-hal ini, selanjutnya, bukan untuk dianggap sebagai milik eksklusif kita, tetapi sarana yang melaluinya Tuhan memanggil setiap orang diantara kita menjadi abdi Penyelenggaraan Tuhan untuk tetangga kita. Sebagaimana diingatkan dalam Katekismus Gereja Katolik, bahwa hal-hal lahiriah yang dimiliki mempunyai nilai sosial, menurut prinsip tujuan untuk umum. (Lihat KGK No. 2404)

(3)

- 3 -

Romo, saya pernah mendengar istilah

Dewan Paroki dalam Gereja Katolik.

Siapakah mereka itu sebenarnya?

Dewan Paroki, secara sederhana, adalah para pengurus Gereja Katolik dalam sebuah paroki. Gereja Katolik memiliki sebuah struktur umat beriman yang sangat istimewa. Semuanya itu diperuntukkan demi pelayanan rohani umat beriman dan pewartaan yang menyeluruh. Saya akan memberikan beberapa istilah yang digunakan dalam Gereja Katolik universal terkait dengan istilah Paroki dan Dewan Paroki.

Paroki adalah persekutuan umat Allah yang dibentuk secara tetap dalam lingkup Keuskupan, dengan

batas-batas geografis yang ditentukan oleh Uskup, dan yang reksa pastoralnya dipercayakan oleh Uskup kepada pastor-pastor bersama dengan dewannya.

Dewan Paroki adalah badan pastoral yang didalamnya para pastor bersama-sama dengan wakil-wakil

umat melaksanakan tugas dan panggilan untuk terlibat dalam tritugas Kristus, yakni menguduskan, mewartakan dan menggembalakan.

Dewan Paroki terdiri dari Dewan Paroki Harian (DPH), Dewan Paroki Inti, dan Dewan Paroki Pleno. Dewan Paroki Harian adalah badan pelaksana harian. Dewan Paroki Inti adalah badan koordinatif, terdiri

dari DPH, Koordinator Wilayah dan Ketua-ketua Seksi. Dewan Paroki Pleno adalah badan musyawarah paroki, terdiri dari: Dewan Paroki Inti, Ketua-ketua Lingkungan, Ketua-ketua Komunitas Kategorial dan Pimpinan Komunitas Biarawan/Biarawati.

Kurang lebih, strukturnya adalah demikian. Dan, yang pasti adalah bahwa Dewan Paroki itu terdiri dari kita semua yang tinggal dalam sebuah paroki. Masa bakti pelayanan Dewan Paroki adalah tiga (3) tahun. Mungkin, suatu hari nanti, Anda pun akan terlibat dalam kepengurusan Gereja Katolik di paroki kita tercinta ini. Pastinya, harus selalu ada regenerasi pelayanan di dalam Tubuh Gereja. Mari kita saling mendoakan agar Gereja kita selalu dan semakin tumbuh subur dalam iman dan karya pelayanan. Amin.

OMK DAYS 2016 – “The Spirit of God”

Dalam rangka memperingati ulang tahun St. Maria Regina keenam, Panitia HUT SanMaRe berkerjasama dengan OMK SanMaRe mengadakan kegiatan:

1) Olahraga

 Futsal (24 & 31 Juli)  Tenis Meja (6 & 7 Agustus)

 Badminton (23, 30 Juli & 6, 13 Agustus)  Gowes Sehat (30 Juli)

Informasi dan pendaftaran: Stefanie – 081289951170 2) Seni

 Lomba Fotografi (selama rangkaian HUT SanMaRe/OMK Days)  Lomba Mural (13 Agustus)

Informasi dan pendaftaran: Morla – 081316155595 3) Entrepreneurship Day

Info stand: Thalia – 081311332763

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: Instagram: @omksanmare

Tasya Kusuma: 081290631696

Diasuh oleh Romo Anton Baur, Pr

Pertanyaan silakan dikirimkan ke: [email protected]

umat bertanya

(4)

4

-Surat Keprihatinan Uskup Agung Jakarta

Pandangan Gereja Katolik soal Hukuman Mati

Pada hari-hari ini, televisi, koran dan mass media lain, dipenuhi lagi dengan berita mengenai hukuman mati dan eksekusi yang segera akan dilaksanakan. Saya pribadi amat sedih setiap kali melihat atau membaca berita itu dan diberitakan dengan cara yang bagi saya mencederai kemanusiaan yang adil dan beradab.

Katekismus Gereja Katolik menyatakan: Pembelaan kesejahteraan umum masyarakat menuntut agar penyerang dihalangi untuk menyebabkan kerugian. Karena alasan ini, maka ajaran Gereja sepanjang sejarah mengakui keabsahan hak dan kewajiban dari kekuasan politik yang sah, menjatuhkan hukuman yang setimpal dengan beratnya kejahatan, tanpa mengecualikan hukuman mati dalam kejadian-kejadian yang serius (KGK 2266). Menurut

Katekismus ini, hukuman mati diperbolehkan dalam kasus-kasus yang sangat parah kejahatannya. Namun, apabila terdapat cara lain untuk melindungi masyarakat dari penyerang yang tidak berperi-kemanusiaan, cara-cara lain ini lebih dipilih daripada hukuman mati karena cara-cara ini dianggap lebih menghormati harga diri seorang manusia dan selaras dengan tujuan kebaikan bersama (bdk KGK 2267).

Dalam ensiklik Evangelium Vitae yang diterbitkan tahun 1995, Paus Yohanes Paulus II menghapuskan status persyaratan untuk keamanan publik dari hukuman mati ini dan menyatakan bahwa, dalam masyarakat modern saat ini, hukuman mati tidak dapat didukung keberadaannya. Berikut kutipannya: “Adalah jelas bahwa untuk tercapainya maksud-maksud ini, jenis dan tingkat hukuman harus dengan hati-hati dievaluasi dan diputuskan, dan tidak boleh dilaksanakan sampai ekstrem dengan pembunuhan narapidana, kecuali dalam kasus-kasus keharusan yang absolut: dengan kata lain, ketika sudah tidak mungkin lagi untuk melaksanakan hal lain untuk membela masyarakat luas.” (EV 56).

Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Indonesia sekarang ini juga sedang meng-advokasi seorang yang sudah dijatuhi hukuman mati dalam kasus yang serupa. Menurut kesaksian keluarga dan saksi-saksi lain, aparat salah menangkap orang. Sementara itu kampanye untuk menghapus hukuman mati di Indonesia akan terus dilancarkan, meskipun kita tahu perjuangan ini akan memakan waktu, tenaga, pengorbanan yang tidak sedikit. Kita dukung berbagai komunitas yang dengan gigih, memperjuangkan penghapusan hukuman mati, tanpa kecewa kalau gagal.

Semoga hidup manusia semakin dihormati dan martabatnya semakin dijunjung tinggi. Hanya dengan dasar hormat terhadap kehidupan dan martabat manusia, keadaban publik akan dapat dibangun.

Jakarta, 27 Juli 2016 + I. Suharyo

Uskup Keuskupan Agung Jakarta

PESAN GEMBALA

(5)
(6)

6

-Agenda Tahun Suci Luar Biasa Kerahiman Allah

1. Gerakan Rohani Pekan Pertama Agustus & September

Adorasi, Rekoleksi, Novena, Amal Kasih*

 5 Agustus, 2016, Jumat Pertama Adorasi,

 6 Agustus 2016, Sabtu Novena dan Amal Kasih*.

 7 Agustus 2016, Minggu Amal Kasih*.

 Rekoleksi 17 Agustus 2016.Pukul 19.00.Kerahiman Allah dalam Dunia OMK dan Mahasiswa.

Tema:“DALAM KERAHIMAN ALLAH, MENJADI ORANG MUDA KATOLIK

YANG KREATIF DAN BERGUNA BAGI BANGSA”

Pembicara:

1. RD. Antonius Haryanto, Komisi Kepemudaan KWI. 2. Arswendo Atmowiloto, Budayawan.

Moderator: Albert Kuhon, Jurnalis senior.

 Rekoleksi 3 September 2016. Kerahiman Allah dalam Kehidupan Anak Sekolah dan Remaja.

*Amal Kasih dinyatakan dalam amplop putih, tersedia di pintu Gereja. 2. Sakramen Tobat (Mohon Partisipasi Umat)

 11 Agustus 2016 di Wilayah V, pkl. 19.00 – 22.00

Tempat: Rumah Bp. Agung dan Ibu Ester (Ketua lingkungan Agatha) Kav. Rawa Blubuk, Graha Bintaro no. 41 Rt.04/01 Pondok Kacang Barat. Mohon partisipasi umat di wilayah V untuk dapat mengikuti acara tersebut  8 September 2016 di Wilayah 5, pkl. 19.00 – 22.00.*

* Bila ada perubahan akan diberitahukan

3. Ziarah 9 gereja di Keuskupan Agung Jakarta

Mengikuti Buku Panduan Gerakan Rohani Keuskupan Agung Jakarta.

Pendaftaran Calon Anggota THS-THM

Telah dibuka kembali pendaftaran calon anggota Tunggal Hati Seminari - Tunggal Hati Maria (THS-THM) gelombang 5. Pendaftaran setiap selesai misa di depan aula atau menghubungi Kak Felix (087871738449) atau Ibu Hesti (085946302639).

THS-THM adalah kegiatan rutin di bawah koordinasi Bina Iman Remaja SanMaRe untuk

pembinaan mental dan iman melalui olah raga pencak silat.

(7)

- 7 -

 JADWAL LITURGI 

HARI MINGGU BIASA XIX, 07 Agustus

Bacaan:

Keb.18: 6-9; Mzm 33:1,12,18-19,20,22 ;

Ibr 11:1-2, 8-19 (ibr. 11:1-2,8-12); Luk 12:32-48

(Luk 12:35-40)

Saran

Lagu

:

PS 535, 381, 690, 691, 840, 960

HARI RAYA SANTA MARIA DIANGKAT KE

SURGA, 14 Agustus

Bacaan:Why. 11:19a; 12:1-6a,10ab; Mzm. 45:10c-12,16; Ul:10d; 1Kor. 15:20-26; Luk. 1:39-56

Saran

Lagu

:

PS 625, 633, 634, 637, 641, 674, 675,

861, 953

Sabtu, 06 Agustus, pukul 17.00

Koor dan Tatib:

St. Yohanes de Brito

Lektor: Benedicta Gita Adinda / Mariska Vergina

Putra/i Altar: Andreas Widiatmoko Prabowo

,

Ignatius Prayogo

,

Fransisca Mariana Rasendrya

Z.

,

Maria Kiara Anindita

,

J. Marie Yohana

,

Patricia

Dias Riandari

,

Jonathan Mark

,

Lidwina Gea

Ekartama

,

Andreas Mado Laba

,

F. Narendra

Narthapandya

Prodiakon:

Heribertus Darno

,

Agus Munandar

,

Esther Meinelsa Manurung

,

Rinto Setiono

,

Royandi Ernestus DP

,

Gunawan Wibowo

,

A.

Fadjar AS

,

Haryono Widarta

Sabtu, 13 Agustus, pukul 17.00

Koor dan Tatib:

WILAYAH 6

Lektor: Marta Francisca / Chresentia Flavia D

Pemazmur: Margaretha Sandy

Putra/i Altar: Antonius Totonafo Harefa

,

Bernadette

Nathania Sukieche

,

Fransiska Wahyuni Novita

Kristiyani Br. M

,

Estherania N

,

Immanuel

Xestopongiamura

,

M. Carolina Itu Leba

,

Benedict

Matthew Sukieche

,

M.Carmelita Ome Leba

Prodiakon:

Lucas Hanifa Natahusada

,

Yadi

Djuhandi

,

Ping Julianto Widjaja

,

Willem Dagi

,

Yuliana

Yelly

,

Agnes A. Sayan Rampisela

,

Albertus Sugianto

Supriadi

,

Wahid Gunawan

Minggu, 07 Agustus, pukul 06.30

Koor dan Tatib:

St. Albertus Agung

Lektor: Frederica P.J.M / Maria F. Kristiono

Putra/i Altar: Robertus Darren Radyan

,

Timotius

Gerwyn

,

Joety Johannes Aaron Bongku

,

Margaretha Velicia

,

Aurelia Anindita Herputri

,

Michael Rama Aviandri Santoso

,

Marcus Aurelius

Brehatamaja D.D.

,

Genoveva Audrey Divavolney

D.

,

Katarina Sari Kusuma Dewi Mursito

,

Elisabeth

Novadiana Kurniasavitri

Prodiakon:

Daniel Bala Batti

,

Lily Irene Tantra

,

Hartawan Makmur

,

Heru Santosa

,

Georgino

Godong

,

Temmy Royani

Minggu, 14 Agustus, pukul 06.30

Koor dan Tatib:

WILAYAH 7

Lektor: Cicilia Nina/ Christoporus Saras Damai

Susetyo

Pemazmur: Hari Sujatmoko

Putra/i Altar: Marian Kinarkinanti Aditya

,

Renata

Majandra Aditya

,

Maximillian Guido Yosa Adiyatma

,

Valentinus Ayodya Koesyudawisama

,

Claudia

Michelle Ivane

,

P. Jason Bhaskara

,

E. Anggitasari

Hartawan

Prodiakon:

Yohannes Pudjiastoto

,

Irwan Wijaya

,

Agustono Widjaja

,

Helfina M. Tisnakusuma

,

Indri

Prijatmodjo

,

Maryono Suwargo

Minggu, 07 Agustus, pukul 09.00

Koor dan Tatib:

Sta. Yosephine Bakhita

Lektor: L Wiyono / Chresentia Flavia D

Pemazmur: Diandra Forceila

Putra/i Altar: Michael Cathney

,

Rafael Christian

,

Giacinta Maretha Prita Pradita

,

Gabriela

Alexander Putri

,

Helena Keren Immanuela

,

Yohanna Emarina

,

Nicholas Yabes Condi

,

Gregorius Rio Alfrian

Prodiakon:

Paul August Liqui

,

Soetojo Dharmadi

,

Tjhong Vincentius

,

Hesti Purbaningsih

,

Gatot

Minggu, 14 Agustus, pukul 09.00

Koor dan Tatib:

WILAYAH 8

Lektor: Alphonsus R. Seto Adi Wicaksono / Boyke

Indrasakti Aveanti

Pemazmur: Yuli

Putra/i Altar: Th. Carissa Indurasmi

,

N. Eldrian

Rumawas

,

T. Alana Dewi

,

M. Abhiseka Pramono

,

H.

Amithya da Rato

,

Santos Ferdinand Tambunan

,

Jessica Nadia Agustin

,

P. Winton Fernandes

,

M.

David Christopher

,

Gabriel Nathaniel Orion

(8)

8

-Kusumo Atmojo

,

Bayu Rajasa

,

Arden Andreas

Barus

,

Fifi Amaliawaty

,

Florentina Ratna Supeni

H.

,

Grace Theresia Supit

,

Yasinta Fatmawati

,

Saly

Listiyadhi

,

Didi Hartanto

,

Yosep Yendi

,

Rudyanto

Gunawan

,

Dwi Respati

,

F. A. Soedjarno

,

Donanta

Octaviardi

,

Noegroho Tjiptorahardjo

,

Kamilus

Arifin

,

Petrus Lazarus Mardjono

,

Hendrawan

Thiodorus

Supriyanto

,

Yustinus F. Irjayanto

,

Ag. Bertha

Tabarani

,

A. Haryanto

,

Anna Retno Hapsari

,

Josz

Juswanto

, F

X Andri

,

Probel Gultom

,

J. Sumardi

,

Cynthia Catharina

,

Prima Widi Hatmi

,

Ronald C.

Sampayan

,

Th. Erwin Kurniawan

,

Y. Budi Purwanto

,

Yustinus T. Mudjihardjo

,

A. Darmawan

,

Metty

Suprapti

,

Antonius E. Nelwan

,

Joachim Sulistyo

,

G.

Suyanto Utomo

Minggu, 07 Agustus, pukul 17.00

Koor dan Tatib:

St. Fransiskus Xaverius

Lektor: Henrica Nugraheni / Marcellina Kullit

Putra/i Altar: Feodora Susan

,

Devosia Klaudia

A.S

,

A. Adrian Nathaniel

,

Ferdinand Harly

Kusnadi

,

DeBritto Maurizt Angara Sitorus

,

A.

Abimayung Prayudi

,

A. Rangga Hapsoro W

,

Gabriela Liviana

,

B. Awinna Resy Cristi Br. Pinem

Prodiakon:

Yoseph Martahan Sitorus

,

Ignatius

Sudarmadi

,

Adrianus

Nggala

,

George

Pangemanan

,

Andreas FK

,

Gunawan Gunarso

,

Didik Wiryawan AP

,

Floribertus Rismantoro

,

Gregorius Suyanto Utomo

,

Joannes Suharno

Minggu, 14 Agustus, pukul 17.00

Koor dan Tatib:

WILAYAH 1

Lektor: Benedicta Gita Adinda / Connita Yongkong

Pemazmur: Destasia D. Asri Rosari

Putra/i Altar: A. Widiatmoko Prabowo

,

Ignatius

Prayogo

,

Fr. Mariana Rasendrya Z.

,

Maria Kiara

Anindita

,

Josephine Marie Yohana

,

Patricia Dias

Riandari

,

Jonathan Mark

,

Brigitta Merlyn Bulu

,

H.

Pavel Galis Hening

,

E. Pendar Gandlewa Hening

Prodiakon:

H. Darno

,

Agus Munandar

,

Esther

Meinelsa Manurung

,

Rinto Setiono

,

Royandi Ernestus

DP

,

Gunawan Wibowo

,

A.Fadjar AS

,

Haryono

Widarta

,

D. Bala Batti

,

Lily Irene Tantra

 PENGUMUMAN 

1. Pendaftaran Putra Putri Altar baru dibuka dari tanggal 3 Juli s/d 14 Agustus 2016,

tempat pendaftaran di depan aula SanMaRe setelah misa.

2. Baptis bayi akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2016, penyuluhan baptis

bayi pada tanggal 7 Agustus 2016. Formulir pendaftaran dapat diambil di Sekretariat

SanMaRe.

3. PDKK mengundang bapak/ibu untuk mendengarkan firman Tuhan pada hari Kamis, 4

Agustus pukul 19.30 di Aula SanMaRe, firman dibawakan oleh ibu Lisna G. Arifin.

Diundang semua umat

Lowongan Pekerjaan. Dibutuhkan karyawan part time sebagai Asisten dokter gigi di daerah Bintaro utama 3,

syarat: Wanita, SMA/SMK diutamakan yang single. Untuk Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi drg. Lannita H. 0812 8606 6660

Lowongan Pekerjaan. Dibutuhkan: 1. Accounting, Wanita, usia max 35 tahun, min D3 Accounting,

berpengalaman min. 2 tahun. 2. Tenaga Administrasi, Wanita, usia max 35 th, bisa Komputer, berpengalaman

3. Supervisor Sipil, Pria, usia max 40 tahun, Pend min. D3, latar belakang Teknik Bangunan, pengalaman min 4

tahun, pernah mengawasi proyek, mampu menganalisa bangunan dan penangannya, mampu membuat RAB. Surat lamaran, CV dan foto kirim ke email [email protected] atau ke alamat: PT House Care Indonesia, Komp. Pertokoan Emerald Avenue Blok EB/B-07, Bintaro Jaya, Tangerang.

IKLAN BARIS – Wahana bagi umat yang ingin mengiklankan informasi lowongan pekerjaan atau mencari pekerjaan. Materi

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini sejalan dengan teori expectancy dalam konteks perilaku dimana motivasi individu sangat dipengaruhi oleh persepsi individu bahwa suatu perilaku tertentu akan

Pelaksanaan kegiatan, setelah bahan dan peralatan disiapkan, maka tahap selanjutnya adalah tahap pelaksanaan kegiatan yaitu dilakukan kegiatan berupa pengoperasian/

Sebagai bagian dari anak bangsa, Lembaga kajian Pelopor Maritim (PORMAR) Indonesia, adalah sebuah lembaga kajian di bidang maritim yang beranggotakan para pakar, praktisi,

bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 16 ayat (1) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 tahun 2010 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan

Hasil pengujian didasarkan pada hasil uji dengan menggunakan Crosstabs (tabel silang) serta melihat hasil uji Pearson Chi- Square yang dibandingkan dengan nilai

pembuangan dan itu mengakibatkan dampak bagi lingkungan di sekitar tetapi sekarang banyak ditemukan cara atau solusi untuk menangani dampak-dampak yang dihasilkan oleh limbah,

Sebagai langkah pemanfaatan yang berkelanjutan maka dirumuskan potensi perairan sesuai dengan kemampuan lahan di wilayah calon kawasan konservasi perairan daerah Kabupaten

Tipe Penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini ialah fenomelogi yaitu penelitian pengumpulan data dengan wawancara dan data secara tertulis hal ini dibuat