• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Biomedik Transpor Membran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Biomedik Transpor Membran"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

BIOMEDIK

BIOMEDIK

(BLOK 2)

(BLOK 2)

TRANSPOR MELALUI MEMBRAN SEL

TRANSPOR MELALUI MEMBRAN SEL

KELOMPOK 6

KELOMPOK 6

ANDI

ANDI HUSNUL HUSNUL HASANAH HASANAH J11112259J11112259 RENNY

RENNY INDRIJANI INDRIJANI Z. Z. J11112260J11112260

LISA J11112261

LISA J11112261

FLORENSIA

FLORENSIA WODA WODA SEKU SEKU ERO ERO J11112262J11112262 ANUGERAH

ANUGERAH RAMADHANI RAMADHANI J11112263J11112263 CISILIA

(2)

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.

memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.

Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai tugas mata kuliah blok 2 (Biomedik), dengan judul Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai tugas mata kuliah blok 2 (Biomedik), dengan judul

“Transpor Melalui Membran Sel”

“Transpor Melalui Membran Sel”di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddindi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin

Terima kasih disampaikan kepada Bapak Muhtadin Asnady Salam sebagai dosen yang Terima kasih disampaikan kepada Bapak Muhtadin Asnady Salam sebagai dosen yang mengajar blok biomedik bagian biologi.Dan juga teman-teman yang memberikan dukungan berupa mengajar blok biomedik bagian biologi.Dan juga teman-teman yang memberikan dukungan berupa partisipasi dalam penyusunan makalah.

partisipasi dalam penyusunan makalah.

Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat dan berguna bagi kehidupan masyarakat. Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat dan berguna bagi kehidupan masyarakat. Makassar, 9 Oktober 2012 Makassar, 9 Oktober 2012

(Tim penyusun) (Tim penyusun)

(3)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

Kata

Kata pengantar pengantar ... ... ii Daftar

Daftar isi isi ... ... iiii Pendahul Pendahuluan uan ... 1... 1 Pembahasan ... Pembahasan ... Kesimpulan ... 10 Kesimpulan ... 10 Daftar P

(4)

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

Setiap sel yang hidup harus selalu memasukkan materi yang diperlukan dan membuang Setiap sel yang hidup harus selalu memasukkan materi yang diperlukan dan membuang sisa-sisa metabolismenya. Untuk mempertahankan konsentrasi ion-ion di dalam sitoplasma, sel sisa-sisa metabolismenya. Untuk mempertahankan konsentrasi ion-ion di dalam sitoplasma, sel  juga selalu mema

 juga selalu memasukkan dan mengesukkan dan mengeluarkan ion-iluarkan ion-ion tertentu. Pengatuon tertentu. Pengaturan keluar masuknyran keluar masuknya materia materi dari dan menuju ke dalam sel sangat dipengaruhi oleh permeabilitas membran.

dari dan menuju ke dalam sel sangat dipengaruhi oleh permeabilitas membran.

Membran plasma merupakan selaput sel di sebelah luar sitoplasma. Berbagai Membran plasma merupakan selaput sel di sebelah luar sitoplasma. Berbagai organel yang terdapat di dalam sitoplasma memiliki membran yang strukturnya sama organel yang terdapat di dalam sitoplasma memiliki membran yang strukturnya sama dengan membran plasma. Membran yang membatasi organel mempunyai struktur dengan membran plasma. Membran yang membatasi organel mempunyai struktur molekul yang sama dengan membran plasma yang terdiri atas molekul-molekul lemak  molekul yang sama dengan membran plasma yang terdiri atas molekul-molekul lemak  dan protein.

dan protein. Walaupun tebal membran plasma hanya ± 0,1 μm, membran plasmaWalaupun tebal membran plasma hanya ± 0,1 μm, membran plasma merupakan penghalang bagi gerakan molekul dan ion zat-zat. Keleluasaan gerak ion dan molekul merupakan penghalang bagi gerakan molekul dan ion zat-zat. Keleluasaan gerak ion dan molekul sangat penting untuk menjaga kestabilan pH yang sesuai, mengendalikan konsentrasi sangat penting untuk menjaga kestabilan pH yang sesuai, mengendalikan konsentrasi ion di dalam

ion di dalam sel untuk kegiatan esel untuk kegiatan enzim, memperoleh nzim, memperoleh zat makanan zat makanan untuk bahan energuntuk bahan energii dan

dan bahbah an an mentah lainnymentah lainnya, serta membuang sisaa, serta membuang sisa-sisa metabolis-sisa metabolisme yang dapat berme yang dapat bersifat racun.sifat racun. Olehnya itu landasan penyusunan makalah ini dibuat untuk memperkenalkan mekanisme Olehnya itu landasan penyusunan makalah ini dibuat untuk memperkenalkan mekanisme yang utuh

yang utuh dalam menjelaskan proses dalam menjelaskan proses transport transport yang terjadi yang terjadi dalam membran. Dimana dalam membran. Dimana prosesproses yang terjadi tidak terlepas dari molekul-molekul lemak dan protein. proses transpor juga akan yang terjadi tidak terlepas dari molekul-molekul lemak dan protein. proses transpor juga akan dikenalkan dalam 2 sifat, yakni semipermeabel dan permeable.

dikenalkan dalam 2 sifat, yakni semipermeabel dan permeable.

Penyajiannya akan disusun secara sistematis dalam makalah ini mulai dari pembagian Penyajiannya akan disusun secara sistematis dalam makalah ini mulai dari pembagian berdasarkan sifat, materi penyusun dan tempat terjadinya. Sehingga mampu memberikan berdasarkan sifat, materi penyusun dan tempat terjadinya. Sehingga mampu memberikan pemahaman yang lebih cepat ditambah lagi dengan kelengkapan gambar yang disertakan.

(5)

PEMBAHASAN PEMBAHASAN

Membran plasma tersusun atas lipid yang merupakan fosfolipid dan protein yang tersebar Membran plasma tersusun atas lipid yang merupakan fosfolipid dan protein yang tersebar di antara bilayer fosfolipid. Protein yang terdapat di antara bilayer fosfolipid disebut protein di antara bilayer fosfolipid. Protein yang terdapat di antara bilayer fosfolipid disebut protein ekstrinsik (perifer) bersifat hidrofilik atau suka air. Protein yang tenggelam di antara bilayer ekstrinsik (perifer) bersifat hidrofilik atau suka air. Protein yang tenggelam di antara bilayer fosfolipid di sebut protein (integral) yang bersifat hidrofobik atau menolak air. Karena susunan fosfolipid di sebut protein (integral) yang bersifat hidrofobik atau menolak air. Karena susunan membran sel yang demikian maka membran sel bersifat semipermeabel atau selektif permeabel. membran sel yang demikian maka membran sel bersifat semipermeabel atau selektif permeabel.

Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara, yaitu dengan transpor pasif  lintas membran. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara, yaitu dengan transpor pasif  untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus.

aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. 1.

1. Transpor Pasif Transpor Pasif 

Transpor pasif merupakan proses perpindahan zat yang tidak memerlukan energi. Transpor pasif merupakan proses perpindahan zat yang tidak memerlukan energi. Perpindahan zat ini terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat atau larutan. Perpindahan zat ini terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat atau larutan. Transpor pasif melalui peristiwa difusi, osmosis, dan difusi terbantu. Macam-macam Transpor pasif melalui peristiwa difusi, osmosis, dan difusi terbantu. Macam-macam transpor pasif:

transpor pasif:

a.

a. DifusiDifusi

Difusi adalah perpindahan zat (padat, cair, dan gas) dari larutan konsentrasi tinggi Difusi adalah perpindahan zat (padat, cair, dan gas) dari larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan dengan konsentrasi rendah (hipotonis) sehingga konsentrasi (hipertonis) ke larutan dengan konsentrasi rendah (hipotonis) sehingga konsentrasi larutannya menjadi sama (isotonis).

(6)

Syarat suatu partikel atau molekul dapat melewati membran sel dengan cara difusi adalah Syarat suatu partikel atau molekul dapat melewati membran sel dengan cara difusi adalah (a) partikel atau molekul tersebut merupakan partikel atau molekul sederhana (b) berukuran kecil (a) partikel atau molekul tersebut merupakan partikel atau molekul sederhana (b) berukuran kecil (c) dapat larut dalam air ataupun lemak.

(c) dapat larut dalam air ataupun lemak.

Difusi termasuk proses transportasi pasif karena tidak memerlukan energi. Energy untuk  Difusi termasuk proses transportasi pasif karena tidak memerlukan energi. Energy untuk  proses difusi berasal dari gerak acak partikel atau molekul yang berdifusi. Transportasi zat proses difusi berasal dari gerak acak partikel atau molekul yang berdifusi. Transportasi zat dengan proses difusi berjalan lambat. Diantara tiga bentuk zat yaitu padat, cair, dan gas, dengan proses difusi berjalan lambat. Diantara tiga bentuk zat yaitu padat, cair, dan gas, molekul-molekul gaslah yang paling mudah berdifusi. Kecepatan difusi dipengaruhi oleh :

molekul-molekul gaslah yang paling mudah berdifusi. Kecepatan difusi dipengaruhi oleh :

 Konsentrasi zat = semakin tinggi konsentrasi zat, semakin cepat terlarut.Konsentrasi zat = semakin tinggi konsentrasi zat, semakin cepat terlarut. 

 Ukuran molekul zat = semakin kecil ukuran molekul zat, semakin cepat proses difusi.Ukuran molekul zat = semakin kecil ukuran molekul zat, semakin cepat proses difusi. 

 Luas bidang permukaan = semakin luas bidang permukaan, semakin lama larutnya.Luas bidang permukaan = semakin luas bidang permukaan, semakin lama larutnya. 

 Suhu = semakin panas suhu, difusi semakin cepat.Suhu = semakin panas suhu, difusi semakin cepat.

b.

b. OsmosisOsmosis

Adalah perpindahan air melalui membran permeable selektif dari bagian yang lebih encer Adalah perpindahan air melalui membran permeable selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya per unit meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeable luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeable selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan

(7)

tekanan turgor. Tekanan osmotic merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini tekanan turgor. Tekanan osmotic merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut tersebut.

bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut tersebut.

Apakah yang terjadi jika sel tumbuhan atau hewan, misalnya sel darah merah Apakah yang terjadi jika sel tumbuhan atau hewan, misalnya sel darah merah ditempatkan dalam suatu tabung yang berisi larutan dengan sifat larutan yang ditempatkan dalam suatu tabung yang berisi larutan dengan sifat larutan yang berbeda-beda? Pada larutan isotonis, sel tumbuhan dan sel darah merah akan tetap normal beda? Pada larutan isotonis, sel tumbuhan dan sel darah merah akan tetap normal bentuknya. Pada larutan hipotonis, sel tumbuhan akan mengembang dari ukuran bentuknya. Pada larutan hipotonis, sel tumbuhan akan mengembang dari ukuran normalnya dan mengalami peningkatan tekanan turgor sehingga sel menjadi keras. normalnya dan mengalami peningkatan tekanan turgor sehingga sel menjadi keras. Berbeda dengan sel tumbuhan, jika sel hewan/sel darah merah dimasukkan dalam larutan Berbeda dengan sel tumbuhan, jika sel hewan/sel darah merah dimasukkan dalam larutan hipotonis, sel darah merah akan mengembang dan kemudian pecah /lisis, hal irri karena hipotonis, sel darah merah akan mengembang dan kemudian pecah /lisis, hal irri karena sei hewan tidak memiliki dinding sel. Pada larutan hipertonis, sel tumbuhan akan sei hewan tidak memiliki dinding sel. Pada larutan hipertonis, sel tumbuhan akan kehilangan tekanan turgor dan mengalami plasmolisis (lepasnya membran sel dari kehilangan tekanan turgor dan mengalami plasmolisis (lepasnya membran sel dari dinding sel) sedangkan sel hewan/sel darah merah dalam larutan hipertonis menyebabkan dinding sel) sedangkan sel hewan/sel darah merah dalam larutan hipertonis menyebabkan sel hewan/sel darah merah mengalami krenasi sehingga sel menjadi keriput karena sel hewan/sel darah merah mengalami krenasi sehingga sel menjadi keriput karena kehilangan air.

kehilangan air.

c.

(8)

Protein transporter untuk grukosa banyak ditemukan pada sel-sel rangka, otot jantung, Protein transporter untuk grukosa banyak ditemukan pada sel-sel rangka, otot jantung, sel-sel lemak dan sel-sel hati, karena sel

sel-sel lemak dan sel-sel hati, karena sel  –  – sel tersebut selalu membutuhkan glukosa untuk sel tersebut selalu membutuhkan glukosa untuk  diubah menjadi energy.

diubah menjadi energy.

Difusi terfasilitasi melibatkan difusi dari molekul polar dan ion melewati Difusi terfasilitasi melibatkan difusi dari molekul polar dan ion melewati membran dengan

membran dengan bantuan protein bantuan protein transpor. transpor. Protein tProtein t ranspor ranspor merentangkanmerentangkan me

membmbraran n sel sehingga menysel sehingga menyediakan suatu meediakan suatu mekanisme untuk pekanisme untuk pergerakan molergerakan molekul. Difusikul. Difusi terfasilitasi juga merupakan transpor pasif karena hanya mempercepat terfasilitasi juga merupakan transpor pasif karena hanya mempercepat proses difusi dan tidak merubah arah gradien konsentrasi.

proses difusi dan tidak merubah arah gradien konsentrasi.

2.

2. Transpor Aktif Transpor Aktif 

Transpor aktif atau pompa ATP adalah pergerakan/perpindahan molekul-molekul zat Transpor aktif atau pompa ATP adalah pergerakan/perpindahan molekul-molekul zat melewati membran dengan menggunakan energi. Sumber energi untuk transpor aktif  melewati membran dengan menggunakan energi. Sumber energi untuk transpor aktif  adalah energi metabolik yang dihasilkan oleh sel dalam bentuk ATP(

adalah energi metabolik yang dihasilkan oleh sel dalam bentuk ATP( Adenosin  Adenosin TriTri Phospat 

Phospat ). Dengan adanya energi tersebut, transpor aktif dapat menggerakkan molekul-). Dengan adanya energi tersebut, transpor aktif dapat menggerakkan molekul-molekul untuk

molekul untuk bergerak bergerak melawan gmelawan gradien radien konsentrasi dari konsentrasi dari konsentrasi rendah konsentrasi rendah keke konsentrasi tinggi dan melewati perbedaan muatan (untuk pengangkutan ion).

konsentrasi tinggi dan melewati perbedaan muatan (untuk pengangkutan ion).

Selain memerlukan energy, untuk daapat memindahkan molekul-molekul dan ion-ion Selain memerlukan energy, untuk daapat memindahkan molekul-molekul dan ion-ion dari tempat berkonsentrasi rendah ke tempat berkonsentrasi tinggi, transpor aktif  dari tempat berkonsentrasi rendah ke tempat berkonsentrasi tinggi, transpor aktif  memerlukan molekul pembawa (carrier) yang berupa protein membran. Dibandingkan memerlukan molekul pembawa (carrier) yang berupa protein membran. Dibandingkan difusi dan osmosis, transpor aktif memiliki beberapa kelebihan antara lain:

difusi dan osmosis, transpor aktif memiliki beberapa kelebihan antara lain: 1.

1. Dapat mengangkut molekul-molekul zat yang berukuran besarDapat mengangkut molekul-molekul zat yang berukuran besar 2.

2. Dapat mengangkut molekul-molekul zat melawan perbedaan konsentrasi (dariDapat mengangkut molekul-molekul zat melawan perbedaan konsentrasi (dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi) dan perbedaan muatan

konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi) dan perbedaan muatan 3.

(9)

Contoh transpor aktif adalah pengangkutan ion Na

Contoh transpor aktif adalah pengangkutan ion Na++ keluar sel-sel epitel usus halus dankeluar sel-sel epitel usus halus dan pemasukan ion K

pemasukan ion K++ kedalam sel-sel epitel usus halus. Konsentrasi ion Nakedalam sel-sel epitel usus halus. Konsentrasi ion Na++ di luar seldi luar sel lebih tinggi dari pada didalam sel, sehingga pengangkutan ion Na

lebih tinggi dari pada didalam sel, sehingga pengangkutan ion Na++ ini melawan gradientini melawan gradient konsentrasi.

konsentrasi. Sementara itu, konsentrasi KSementara itu, konsentrasi K++ di dalam sel lebih tinggi dari pada diluar seldi dalam sel lebih tinggi dari pada diluar sel sehinnga pengangkutan ion K

sehinnga pengangkutan ion K++ juga melawan gradient konsentrasi. Untuk mengangkutjuga melawan gradient konsentrasi. Untuk mengangkut .kedua ion tersebut diperlukan energy berupa ATP. Pengangkutan ion K

.kedua ion tersebut diperlukan energy berupa ATP. Pengangkutan ion K ++ dan Nadan Na++ iniini terjadi secara serentak dan dikenal dengan nama Pompa sodium terjadi secara serentak dan dikenal dengan nama Pompa sodium (natrium)-potasium(kalium). Selain itu lkarena menggunakan ATP pompanya di namakan Na potasium(kalium). Selain itu lkarena menggunakan ATP pompanya di namakan Na ++-K-K++ ATP-ase. Pada peristiwa tersebut pemecahan 1 ATP digunakan untuk memompa 3 ion ATP-ase. Pada peristiwa tersebut pemecahan 1 ATP digunakan untuk memompa 3 ion Na

Na++ ke luar sel dan memasukkan 2 ion Kke luar sel dan memasukkan 2 ion K++ ke dalam selke dalam sel a.

a. EndositosisEndositosis

Jika bahan makanan dalam jumlah yang besar berupa larutan atau partikel Jika bahan makanan dalam jumlah yang besar berupa larutan atau partikel ditransfer ke dalam sel dengan pembentukan kantong membran sel disebut ditransfer ke dalam sel dengan pembentukan kantong membran sel disebut endositosis. Endositosis antara lain pinositosis dan fagositos.

endositosis. Endositosis antara lain pinositosis dan fagositos.

1)

1) PinositosisPinositosis

Pinositosis merupakan suatu gejala bahwa sejumlah kecil medium kultur Pinositosis merupakan suatu gejala bahwa sejumlah kecil medium kultur masuk ke dalam sitoplasma dalam lekukan lekukan membran sel, kemudian masuk ke dalam sitoplasma dalam lekukan lekukan membran sel, kemudian lekukan tadi memisahkan diri membentuk kantong atau gelembung kecil dalam lekukan tadi memisahkan diri membentuk kantong atau gelembung kecil dalam sitoplasma.Proses tersebut seolah-olah sel itu minum, karena itu disebut sitoplasma.Proses tersebut seolah-olah sel itu minum, karena itu disebut pinositosis (Pinos = minum dalam bahasa Yunani).Pinositosis merupakan gejala pinositosis (Pinos = minum dalam bahasa Yunani).Pinositosis merupakan gejala umum yang terjadi pada berbagai macam sel seperti leukosit,sel-sel umum yang terjadi pada berbagai macam sel seperti leukosit,sel-sel

(10)

Pembentukan gelembung pinositosis diduga karena terjadinya kontraksi Pembentukan gelembung pinositosis diduga karena terjadinya kontraksi mikrofilamen intrasel yang ujumgnya menempel pada membran. Di dalam mikrofilamen intrasel yang ujumgnya menempel pada membran. Di dalam gelembung sel dapat pecah menjadi gelembung yang lebih besar . air, garam, dan gelembung sel dapat pecah menjadi gelembung yang lebih besar . air, garam, dan zat lain masuk kedalam sitoplasma dan gelembung pinositosis dengan jalan zat lain masuk kedalam sitoplasma dan gelembung pinositosis dengan jalan difusi, transpor aktif atau dengan cara transpor lain.

difusi, transpor aktif atau dengan cara transpor lain.

2)

2) FagositosisFagositosis

Fagositosis adalah suatu mekanisme pertahanan yang dilakukan Fagositosis adalah suatu mekanisme pertahanan yang dilakukan oleh sel-sel fagosit, dengan jalan mencernamikroorganisme/partikel asing oleh sel-sel fagosit, dengan jalan mencernamikroorganisme/partikel asing hingga menghancurkannya berkeping-keping. Proses fagositosis sama dengan pinositosis hingga menghancurkannya berkeping-keping. Proses fagositosis sama dengan pinositosis tetapi terjadi pada benda padat yang ukurannya lebih besar. Misalnya Rotifera, Ciliata atau tetapi terjadi pada benda padat yang ukurannya lebih besar. Misalnya Rotifera, Ciliata atau organism mikroskopis lain yang ditelan

organism mikroskopis lain yang ditelan oleh Amoeba.oleh Amoeba.

Amoeba memangsa Paramecium dengan cara menggunakan kaki semu kemudian Amoeba memangsa Paramecium dengan cara menggunakan kaki semu kemudian mengurungnya dalam vakuola. Proses ini sama halnya terjadi pada sel-sel darah putih yang mengurungnya dalam vakuola. Proses ini sama halnya terjadi pada sel-sel darah putih yang memangsa bibit penyakit yang berupa bakteri.

(11)

b.

b. EksositosisEksositosis

Eksositosis adalah kebalikan dari endositosis. Padda sel-sel yang mengeluarkan Eksositosis adalah kebalikan dari endositosis. Padda sel-sel yang mengeluarkan protein

protein dalam dalam jumlah jumlah besar, besar, protein protein tersebut pertama-tama tersebut pertama-tama berkumpul berkumpul didalamdidalam sebuah kantong yang dilapisi membran dalam badan golgi yang kemudian bergerak  sebuah kantong yang dilapisi membran dalam badan golgi yang kemudian bergerak  ke permukaan sel dimana membrannya lalu melekat pada membran sel dan ke permukaan sel dimana membrannya lalu melekat pada membran sel dan mengosongkan isinya keluar.

(12)

KESIMPULAN KESIMPULAN

Transpor materi yang terjadi dari dan keluar sel merupakan fungsi peranan yang Transpor materi yang terjadi dari dan keluar sel merupakan fungsi peranan yang dilakukan membran sel yang bersifat selektif permeable yang dalam pembagiannya dapat terjadi dilakukan membran sel yang bersifat selektif permeable yang dalam pembagiannya dapat terjadi secara aktif maupun pasif tergantung dari tempat dan proses terjadinya.

(13)

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA

UPT-MKU.

UPT-MKU.Biomedik Bagian Biologi Biomedik Bagian Biologi . Makassar: Universitas Hasanuddin.. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Anonim.

Anonim. Mekanisme Transpor pada Membran Sel Mekanisme Transpor pada Membran Sel .. http://www.scribd.com/doc/36912786/Mekanisme- http://www.scribd.com/doc/36912786/Mekanisme-Transpor-Pada-Membran-Sel.

Transpor-Pada-Membran-Sel. Diakses 9 Oktober 2012Diakses 9 Oktober 2012

Anonim.

Anonim.FagositosisFagositosis.. http://www.scribd.com/doc/51284418/Fagositosis.http://www.scribd.com/doc/51284418/Fagositosis. Diakses 9 Oktober 2012Diakses 9 Oktober 2012

Anonim.

Anonim. Transpor Transpor Melalui Melalui Membran Membran Sel.Sel.

http://www.crayonpedia.org/mw/6._Transpor_Melalui_Membran_Sel_11.1.

http://www.crayonpedia.org/mw/6._Transpor_Melalui_Membran_Sel_11.1. Diakses 9 OktoberDiakses 9 Oktober 2012

Referensi

Dokumen terkait