• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ekonomi Perdagangan Internasional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Ekonomi Perdagangan Internasional"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas

Diajukan guna melengkapi tugas mata kuliah Ekonomi Perdagangan Internasional

Oleh

Muhammad Ilyas Zainun Nury 110810101133

Amar Ichsan 110810101135

Mochammad Yuli Arifin 110810101143

ILMU EKONOMI STUDI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI

(2)

Kegiatan ekspor impor yang terjadi pada tahun 2004 negara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand masing-masing memiliki total diantaranya adalah sebagai berikut;

Pada total ekspor (621.228.354) ataupun impor (352.396.720) negara Malaysia jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.058.694.504) dan impornya (2.274.094.794). dengan kata lain ekspor dan impor ASEAN-4 lebih tinggi daripada ekspor/impor negara Malaysia.

Total ekspor (194.771.327) ataupun impor (83.206.306) negara Filipina jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.485.151.531) dan impornya (2.543.285.208). dalam arti lain, ASEAN-4 memiliki total ekspor maupun impor yang lebih tinggi daripada negara Filipina.

Pada total ekspor (381.935.968) ataupun impor (724.427.200) negara Singapura jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.297.986.890) dan impornya (1.902.064.314).

Pada total ekspor (443.407.209) ataupun impor (1.466.641.288) negara Thailand jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.236.515.649) dan impornya (1.159.850.226).

Kegiatan ekspor impor yang terjadi pada tahun 2005 negara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand masing-masing memiliki total diantaranya adalah sebagai berikut;

Pada total ekspor (850.596.513) ataupun impor (418.167.077) negara Malaysia jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (829.326.345) dan impornya (2.208.324.437).

Pada total ekspor (234.940.772) ataupun impor (129.649.083) negara Filipina jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.444.982.086) dan impornya (2.496.842.431).

(3)

Pada total ekspor (632.315.728) ataupun impor (1.382.098.902) negara Thailand jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.047.607.130) dan impornya (1.244.392.612).

Kegiatan ekspor impor yang terjadi pada tahun 2006 negara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand masing-masing memiliki total diantaranya adalah sebagai berikut;

Pada total ekspor (798.217.479) ataupun impor (506.186.264) negara Malaysia jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (881.705.379) dan impornya (2.120.305.250).

Pada total ekspor (266.652.240) ataupun impor (74.167.875) negara Filipina jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.413.270.618) dan impornya (2.552.323.639).

Pada total ekspor (3.902.258.358) ataupun impor (1.403.047.514) negara Singapura jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (2.222.335.500) dan impornya (1.223.444.000), perbedaannya lebih besar terjadi pada ekspor dan impor negara Singapura dibandingkan dengan ASEAN-4.

Pada total ekspor (645.453.482) ataupun impor (1.490.201.980) negara Thailand jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.034.469.376) dan impornya (1.136.289.534).

Kegiatan ekspor impor yang terjadi pada tahun 2007 negara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand masing-masing memiliki total diantaranya adalah sebagai berikut;

Pada total ekspor (723.635.505) ataupun impor (567.684.819) negara Malaysia jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (966.287.353) dan impornya (2.058.806.695).

(4)

Pada total ekspor (3.955.627.313) ataupun impor (1.372.498.470) negara Singapura lebih tinggi jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (2.275.704.455) dan impornya (1.253.993.044).

Pada total ekspor (758.430.037) ataupun impor (1.917.391.812) negara Thailand jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (921.492.821) dan impornya (709.099.702)

Kegiatan ekspor impor yang terjadi pada tahun 2007 negara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand masing-masing memiliki total diantaranya adalah sebagai berikut;

Pada total ekspor (723.635.505) ataupun impor (567.684.819) negara Malaysia jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (956.287.353) dan impornya (2.058.806.695). dengan kata lain ekspor dan impor ASEAN-4 lebih tinggi daripada ekspor/impor negara Malaysia.

Total ekspor (338.472.841) ataupun impor (103.002.708) negara Filipina jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.341.450.017) dan impornya (2.523.488.806). dalam arti lain, ASEAN-4 memiliki total ekspor maupun impor yang lebih tinggi daripada negara Filipina.

Pada total ekspor (3.955.627.313) ataupun impor (1.372.498.470) negara Singapura jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.275.704.455) dan impornya (1.253.993.044).

Pada total ekspor (758.430.037) ataupun impor (1.917.391.812) negara Thailand jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (921.492.821) dan impornya (709.099.702).

(5)

Pada total ekspor (418,370,970) ataupun impor ( 178,722,704) negara Malaysia jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1261551888) dan impornya (2447768813). dengan kata lain ekspor dan impor ASEAN-4 lebih tinggi daripada ekspor/impor negara Malaysia.

Total ekspor ( 2.596.053.110) ataupun impor ( 929.345.545 ) negara Filipina jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.341.450.617) dan impornya (2.523.488.806). dalam arti lain, ASEAN-4 memiliki total ekspor maupun impor yang lebih tinggi daripada negara Filipina.

Pada total ekspor (298.734.313) ataupun impor (262.761.101) negara Singapura jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.275.704.455) dan impornya (1.253.993.044).

Pada total ekspor (758.430.037) ataupun impor (1.350.810.) negara Thailand jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (921.492.821) dan impornya (709.099.702).

Kegiatan ekspor impor yang terjadi pada tahun 2002 negara Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand masing-masing memiliki total diantaranya adalah sebagai berikut;

Pada total ekspor (418,370,970) ataupun impor ( 178,722,704) negara Malaysia jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1261551888) dan impornya (2447768813). dengan kata lain ekspor dan impor ASEAN-4 lebih tinggi daripada ekspor/impor negara Malaysia.

Total ekspor ( 2.596.053.110) ataupun impor ( 929.345.545 ) negara Filipina jika dibandingkan dengan total ekspor (1.679.922.858) dan impor(2.626.491.514) ASEAN-4 mengalami perbedaan ekspor (1.341.450.617) dan impornya (2.523.488.806). dalam arti lain, ASEAN-4 memiliki total ekspor maupun impor yang lebih tinggi daripada negara Filipina.

(6)

Referensi

Dokumen terkait

Diajukan untuk Melengkapi Tugas dan Persyaratan Mencapai Gelar Ahli Madya Di Bidang Manajemen Perdagangan Internasional. Fakultas Ekonomi

Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Hukum Internasional Dosen Pengampu : Holyone. Nama

Diajukan untuk Melengkapi Tugas dan Persyaratan Guna Mencapai Gelar Ahli Madya di Bidang Manajemen Perdagangan. Fakultas Ekonomi

Perdagangan internasional merupakan suatu hal yang penting bagi suatu negara.Dengan melakukan perdagangan internasional dengan negara lain akan memberikan keuntungan dan

Perdagangan internasional merupakan suatu hal yang penting bagi suatu negara.Dengan melakukan perdagangan internasional dengan negara lain akan memberikan keuntungan dan

Bedah Kasus/Review jurnal Mata kuliah ini mempelajari berbagai konsep dan ruang lingkup Ekonomi internasional, teori-teori perdagangan internasional, kebijakan perdagangan

Teori: Teori Perdagangan Internasional: Menggunakan teori-teori perdagangan internasional seperti Teori Keuntungan Komparatif dipopulerkan oleh David Ricardo dan Teori Teknologi

Makalah ini berisi tentang integrasi ekonomi regional untuk memenuhi tugas mata kuliah bisnis